» » Bertugas Di Lokasi Beresiko Tinggi, Puluhan Anggota Balawista Pangandaran Ikut Sertifikasi Profesi Keselamatan Wisata Tirta

Bertugas Di Lokasi Beresiko Tinggi, Puluhan Anggota Balawista Pangandaran Ikut Sertifikasi Profesi Keselamatan Wisata Tirta

Penulis By on 28/04/26 | No comments

PANGANDARANNEWS.COM - Bertempat di gedung Touris Information Center (TIC), 50 anggota Balawista di Kabupaten Pangandaran mengikuti sertifikasi profesi sebagai upaya meningkatkan kompetensi dalam penyelamatan wisatawan di kawasan wisata tirta.

Para anggota Balawista yang menjalani rangkaian uji kompetensi meliputi verifikasi administrasi serta praktik langsung di lapangan, dan kegiatan ini bertujuan memastikan para petugas memiliki kemampuan standar dalam menjalankan tugas penyelamatan di destinasi wisata berisiko tinggi.

Kepada awak media, Ketua Umum Balawista Nasional, Ade Ervin mengatakan, sertifikasi profesi ini merupakan bagian dari penguatan kapasitas anggota Balawista sebagai pemandu keselamatan wisata tirta.

Saat ini, katanya, Balawista melakukan sertifikasi profesi terhadap 50 anggota Balawista. 

"Mereka ini berada dalam wadah organisasi Balawista, dengan profesi sebagai pemandu keselamatan wisata tirta," terang Ade. (28/04/26).

Ade menambahkan, kegiatan ini tentunya menjadi bentuk dukungan Balawista Nasional terhadap pembangunan sektor pariwisatabkhususnya wisata tirta di Indonesia.

Dan pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata juga, menurut Ade, memberikan perhatian besar terhadap aspek keselamatan wisatawan terutama di lokasi wisata yang memiliki tingkat risiko tinggi.

"Keberadaan kami di kawasan wisata tirta ini sangat penting, karena harus bertugas di lokasi yang memiliki potensi bahaya bagi kesempatan wisatawan," imbuhnya.

Masih di tempat yang sama, Dewan Pengarah Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), Anisa Pitri mengungkapkan, pelaksanaan sertifikasi ini dilakukan melalui kolaborasi dengan Kementerian Pariwisata.

Anisa menyebut, proses sertifikasi mencakup tahapan peningkatan kapasitas, seperti upskilling, reskilling, dan upgrading, yang kemudian diakhiri dengan asesmen berbasis kompetensi.

"Kami ingin memastikan, mereka yang sudah mengikuti asesmen benar-benar kompeten dalam menjalankan tugasnya sebagai penyelamat wisata tirta," ungkap Anisa.

Anisa juga berharap, melalui sertifikasi ini seluruh anggota Balawista Pangandaran mampu memberikan pelayanan keselamatan yang profesional.

"Yang pada ujungnya dapat meningkatkan rasa aman bagi wisatawan yang berkunjung di daerahnya masing-masing," ucapnya. (hiek)








 


Baca Juga Artikel Terkait Lainnya