× Tutup IKLAN KIRI
× Tutup IKLAN KANAN
Mode Gelap
PangandaranNews
PANGANDARANNEWS
IKLAN ADSENSE HEADER (728x90)
TERKINI
Update berita terbaru seputar Pangandaran dan sekitarnya hari ini...
Sinkronisasi Berita HD...

Laporan Utama

wisata body rafting Citumang Pangandaran

wisata body rafting Citumang Pangandaran
wisata citumang body rafting pangandaran

Sumringah, Anggota KUD Minasari Pangandaran Terima Cengcelengan THR Nelayan

PANGANDARANNEWS.COM – Beberapa hari menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026 Koperasi Unit Desa (KUD) Minasari Pangandaran membagikan simpanan khusus yang dikenal dengan sebutan Cengcelengan (celengan) kepada para nelayan yang menjadi anggotanya, sekaligus menyalurkan bingkisan lebaran sebagai bentuk apresiasi dan dukungan bagi para nelayan.

Di depan sejumlah nelayan anggota koperasi, Ketua KUD Minasari, Jeje Wiradinata, menyampaikan bahwa tradisi pembagian tabungan ini merupakan bentuk perlindungan ekonomi sekaligus motivasi bagi para nelayan agar terus aktif berkoperasi. 

"Total dana yang dikelola dan dibagikan pada tahun ini mencapai Rp1 miliar," terang Jeje.(11/03/26)

Mengapa disebut cengcelengan, menurut Jeje, jika di bank ini disebut tabungan maka di KUD tabungan ini melekat langsung pada setiap transaksi nelayan. 

Jadi, terang Jeje, setiap kali anggota koperasi menjual ikan, sebagian dari hasilnya otomatis disisihkan untuk ditabung,” jelasnya.

Jeje mengatakan, sistem Cengcelengan ini dirancang agar tidak memberatkan anggota. Dan tabungan tersebut terus akan terakumulasi secara otomatis melalui potongan kecil dari hasil tangkapan yang dijual nelayan melalui KUD. Sehingga, dengan sistem tersebut, para nelayan dapat menerima dana segar saat kebutuhan pokok meningkat menjelang hari raya.

"Jumlah cengcelengan yang diterima anggota l pun bervariasi, tergantung pada intensitas transaksi mereka selama satu tahun," terangnya lagi.

Jeje menyebut, ada yang menerima Rp2 juta, Rp3 juta, bahkan lebih. Dana ini tentu sangat membantu apalagi sebelumnya pada awal Ramadan mereka juga telah menerima pembagian serupa, dan untuk para nelayan tentu bantuan ini hadir pada waktu yang sangat tepat. 

Ia menuturkan, peran KUD Minasari ini tidak hanya sebagai tempat menabung bagi para nelayan. Karena di saat fluktuasi harga komoditas laut seperti ikan kue yang melonjak dari sekitar Rp4.000 menjadi hampir Rp14.000 akibat kelangkaan menjelang Lebaran, makasih KUD mampu berperan menjaga stabilitas ekonomi anggotanya.

Meskipun simpanannya mungkin hanya sekitar Rp100.000, namun kata Jeje, jika anggota meninggal dunia bisa mendapat santunan hingga Rp10 juta. 

Tak sampai disitu, jika anaknya melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi KUD juga menyediakan bantuan beasiswa sebesar Rp5 juta. Inilah kekuatan dana yang kita kelola bersama secara sehat tanpa utang,” tegas Jeje.

Jeje yang telah memimpin KUD Minasari selama 14 tahun, berharap model pengelolaan ekonomi kerakyatan ini dapat menjadi contoh bagi komunitas koperasi lainnya di Indonesia. 

"Karena koperasi bisa menjadi benteng pertahanan ekonomi bagi masyarakat kecil, khususnya nelayan yang memiliki risiko kerja tinggi," tegasnya.

Salah satu anggota KUD Minasari warga Perum Nelayan Parapat, Sunarsih, mengungkapkan kebahagian dan rasa syukurnya karena ada bekal untuk berlebaran.

Sunarsih mengaku senang, karena selain menerima uang tunai dari tabungan ia juga mendapatkan paket bingkisan berisi kebutuhan pokok. 

Alhamdulillah pembagian cengcelengan ini sangat membantu, pasalnya setahun ini hasil tangkapan ikan sedang sedikit atau paceklik," ungkapnya.(hiek)



wisata body rafting Citumang Pangandaran

wisata body rafting Citumang Pangandaran