PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Kawasan favorit warga Tasikmalaya untuk beraktivitas ngabuburit pada bulan suci Ramadhan 1447 H, kini dihadapkan pada persoalan parkir liar yang semakin merajalela.
Berbagai titik lokasi yang ramai dikunjungi mulai dari kawasan jalan baru (JB) depan Tugu Lapangan Alip hingga sekitar Jalan Nagawangi dan pusat perbelanjaan Ramayana, ditemukan banyak kendaraan yang diparkir secara sembarangan.
Rendi, salah satu pengunjung kawasan JB depan Tugu Lapangan Alip, mengaku, lokasi tersebut menjadi tempat pilihan untuk bersantai dan menunggu adzan Maghrib bersama keluarga atau teman-teman. Namun sayang, keasyikan tersebut terganggu dengan kondisi parkir yang tidak teratur.
Menurut Rendi tempat ini memang pas buat ngabuburit dan nongkrong, tapi sayangnya setiap bulan Ramadhan parkir liar selalu menjamur.
"Bukan hanya di sini, jalan Nagawangi juga sama padat dengan kendaraan yang diparkir sembarangan," ungkap Rendi.(28/02/26)
Hal senada disampaikan Tedi, warga asal Cirahong, Tedi, ia berharap agar masalah parkir liar ini bisa mendapatkan perhatian serius dari pihak berwenang.
Kata Tedi, pengaturan parkir oleh petugas yang mengenakan seragam resmi tentu akan memberikan kesan lebih teratur dan profesional.
Tedi menyebut, alangkah baiknya kalau parkirnya diatur dengan benar serta petugasnya menggunakan pakai seragam resmi.
"Tentunya akan terlihat lebih rapi dan resmi, semoga ada tindakan tegas dari instansi terkait," ujarnya, saat ditemui di sekitar kawasan Ramayana.
Sementara dari pengamatan di lapangan menunjukkan, parkir liar tidak hanya mengganggu estetika lingkungan namun juga berpotensi menyebabkan kemacetan lalu lintas dan menyulitkan akses bagi masyarakat lainnya yang ingin beraktivitas di kawasan tersebut.(anwarwaluyo)
