× Tutup IKLAN KIRI
× Tutup IKLAN KANAN
Mode Gelap
PangandaranNews
PANGANDARANNEWS
IKLAN ADSENSE HEADER (728x90)
TERKINI
Update berita terbaru seputar Pangandaran dan sekitarnya hari ini...
Sinkronisasi Berita HD...

Laporan Utama


WARGA RESAH, TANPA SOSIALISASI SEBELUMNYA TPU DIPATIUKUR DIJADIKAN PEMAKAMKAN JENAZAH KASUS CORONA

Ketua PPM PC Banjar, Ujang S Bachyan
BANJAR PNEWS - Ditengah mewabahnya virus corona di Banjar, kini muncul permasalahan baru seputar jenazah yang meninggal akibat Covid-19 ini. Tidak hanya soal kependudukan saja tapi masalah lokasi pemakaman untuk menguburkan jasad postif kasus corona ini pun Pemkot Banjar
sampai saat ini belum memiliki lokasinya, khusus untuk korban virus Corona.

Terkait kependudukan, seperti dikatakan Dirut RSUD Kota Banjar, dr Eka. masalah kependudukan ini menjadi penting karena RSUD Kota Banjar merupakan salah satu rumah sakit rujukan covid-19 dari beberapa daerah, juga dikatakan juru bicara Central Crisis Copid, H. Tomy Subagja, yang mengatakan bahwa dua yang meninggal dalam kasus Covid-19 dengan status PDP  datang dari luar wilayah Banjar.

Dalam pesan whatsappnya Tomy mengatakan, kedua jenajah tersebut salah satu dimakamkan di Tempat Pemakanam Umum (TPU) yang ada di Kecamatan Cisaga.

"Jenajah yang berasal dari Pangandaran dibawa dan dimakamkan di Pangandaran, sementara yang satunya lagi yang berasal dari Bandung dimakamkan di Kecamatan Cisaga".ujarnya.

Hasil dari penelusuran wartawan PNews di lapangan didapatkan impormasi, pemakaman yang di  laksanakan di TPU di Keamatan Cisaga diduga tida ada, karena menurut informasi pemakamannya h dilaksanakan di TPU Dipatiukur Dusun Banjar Kolot Kelurahan Banjar Kecamatan Banjar Kota Banjar.

Ketua PPM Wil Banjar, Ujang Bachyan yang akrab disapa UJB, kepada PNews mengatakan, Pemkot  Banjar sebelumnya sama sekali tidak mensosialisasikan terkait TPU Dipati Ukur sebagai tempat pemakaman korban kasus  Covid-19.

"Tidak ada imformasi dari awal bahwa TPU Dipati Ukur akan dijadikan tempat pemakaman korban Covid-19, " terang Ujang.(7/4)

Ujang mengatakan, kini warga yang berdomisili di sekitar TPU Dipati Ukur termasuk salah seorang saudaranya, petugas penggali kubur, pun mengaku merasa khawatir dengan adanya pemakaman jenazah covid-19. (TITO)

wisata body rafting Citumang Pangandaran

wisata body rafting Citumang Pangandaran