UNTUK REKAM DATA KTP, JEMPLING DATANGI DESA DAN SEKOLAH

PANGANDARAN-untuk akselerasi perekaman data masyarakat wajib KTP, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Pangandaran, dengan program Jemput Bola Keliling (jempling), terus mendatangi desa-desa dan sekolah untuk mempermudah masyarakat yang belum melakukan perekaman datanya.hampir semua desa dikunjungi petugas perekaman.

"Tidak jarang kami di desa sampai jam 8 malam melayani masyarakat. "ungkap Kabid 
Kependudukan, Tatang, saat ditemui di Desa Pangandaran Kecamatan Pangandaran.(20/10)
Entah kenapa, kata Tatang, masyarakat sepertinya enggan untuk datang ke kantor kecamatan, padahal jaraknya relatif dekat.

Dengan, program JEMPLING, lanjut Tatang, dimaksudkan untuk mempermudah, karena petugas yang mendatangi warga tidak sebaliknya.

"Alhamdulillah, selama bulan september sampai dengan tanggal 18 oktober lalu, melalaui program JEMPLING, sebanyak 10 ribu warga sudah terekam datanya. "terang Tatang.

Tatang berharap, seluruh masyarakat bisa memanpaatkan kemudahan ini dengan mendatangi desa atau sekolah bagi siswa, saat ada kunjungan JEMPLING. 

Sementara ditemui di ruang kerjanya, Kepala Desa Pangandaran, Drs. Iwan Herdiawan menyampaikan terimakasih dengan  kegiatan yang dilaksanakan Disdukcapil Pangandaran, sehingga warga yang selama ini belum melaksanakan perekaman data pun bisa terbantu.

"Ini sangat membantu sekali, karena warga pun sangat antusias dan berbondong-bondong datang ke aula desa. "kata Iwan.

Iwan menambahkan, mudah-mudahan disdukcapil bisa secepatnya memenuhi keinginan masyarakat untuk segera bisa memiliki KTP Pangandaran. karena ini sangat penting untuk administrasi warga, terutama saat akan mengurus pernikahan, ibdaha haji, pinjam ke bank dan lain-lain.

"Sekarang kan masyarakat baru bisa memiliki suket (surat keterangan-red) saja. "ujarnya.  (hiek)


Related

berita 8642631889493592171

Posting Komentar

emo-but-icon

item