Masyarakat Cikalong Sambut Bangga Duta Lingkungan Hidup, Menuju Tingkat Provinsi

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Terpilih Duta Lingkungan Hidup Kecamatan Cikalong Tahun 2026 peserta dari Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya dan kini melangkah menuju panggung Provinsi Jawa Barat, tentu menjadi kebanggaan masyarakat Kecamatan Cikalong.

Seperti disampaikan Camat Cikalong, Ucu Mulyana, S.I.P., M.T.P, saat menyambut dan berfoto bersama, ini merupakan kebanggaan sekaligus harapan besar bagi terjaganya kelestarian alam di wilayah Kecamatan Cikalong dan sekitarnya.

Tentu atas nama pemerintah kecamatan, kata Ucu, pihaknya memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terpilihnya Duta Lingkungan Hidup yang berasal dari Kecamatan Cikalong.

"Semoga kehadiran duta ini dapat menjadi teladan sekaligus penggerak bagi seluruh masyarakat, khususnya generasi muda untuk bersama-sama menjaga lingkungan tetap sehat, bersih, dan lestari," katanya.

Camat menjelaskan, lingkup hidup ini merupakan tanggung jawab yang diemban. Dan menjaga lingkungan bukan sekadar menjaga kebersihan sungai, penanaman pohon, namun juga dalam pengelolaan sampah yang bijak.

"Termasuk pula menjaga pantai tetap bersih dan terjaga dari pencemaran, agar kekayaan alam kita senantiasa terjaga dan bermanfaat bagi generasi mendatang," tegasnya.

Ia juga berharap, duta lingkungan hidup Kecamatan Cikalong ini mampu menyebarluaskan semangat peduli lingkungan secara lebih luas kepada masyarakat.

"Sehingga Kecamatan Cikalong dan wilayah Jawa Barat pada umumnya senantiasa asri, bersih, sehat, dan pantai-pantaipun tetap terjaga keindahannya," pungkasnya. (@nwarwaluyo)

 

Kesadaran Masyarakat Pangandaran Dalam Pembuatan Akta Kematian Masih Rendah

PANGANDARANNEWS.COM - Hingga saat ini kesadaran warga Pangandaran untuk tertib administrasi dinilai masih rendah, salah satunya dalam membuat akta kematian.

Warga dinilai belum menganggap  penting membuat akta kematian, padahal sangat diperlukan untuk berbagai urusan.

Demikianlah disampaikan Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan dan Pemanfaatan Data Disdukcapil Kabupaten Pangandaran Andi Purnomo, saat ditemui di ruang kerjanya. (24/07/2026)

Padahal menurutnya, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Pangandaran dalam pengurusan akta kematian ini  tidak sulit serta tak berbayar.

Untuk mengurus akta kematian ini, terang Andi, masyarakat cukup membawa surat keterangan kematian dari rumah sakit jika tempat meninggalnya di rumah sakit atau keterangan kematian dari desa.

"Kemudian persyaratan lainnya membawa Kartu Keluarga dan juga KTP," terangnya.

Andi mengakui, warga yang membuat akta kematian rata-rata ketika ada keperluan saja. Sementara kalau kesadaran untuk merekam e-KTP sudah bagus, tapi kalau membuat akta kematian masih kurang.

Biasanya, akta kematian digunakan untuk sayarat mengurus asuransi dan saat mengurus atau membagikan warisan keluarga.

Sementara untuk keperluan administrasi lainnya seperti penghapusan rekening, Andi mengatakan, untuk penghapusan dari database kependudukan klaim jaminan kesehatan dan lain-lain.

"Pembuatan akta kematian sendiri diperlukan salahsatunya untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan data, oleh orang-orang yang tidak bertanggungnawab," ungkapnya.(hiek)

Sekretaris DPP FORWAPI, Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tasikmalaya

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Peringatan Hari Jadi Kabupaten Tasikmalaya yang ke-394 yang jatuh pada tanggal 26 Juli 2026 disambut hangat oleh berbagai elemen masyarakat, salah satu ucapan tulus datang dari Sekretaris Jenderal DPP FORWAPI (Forum Wartawan Priangan) Ade Kurnia Sudrajat yang turut mendoakan kemajuan dan kesejahteraan Kabupaten Tasikmalaya.


Dengan mengusung tema peringatan Nyorang Mangsa Tasik Raharja, Ade  menyampaikan harapannya agar di usianya yang ke-394 ini Kabupaten Tasikmalaya terus melangkah menuju kemajuan yang gemilang terutama dalam pembangunan dan peningkatan ekonomi masyarakat.

Ia juga berharap, di usia yang ke-394 tahun ini Kabupaten Tasikmalaya semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing, dengan masyarakat yang religius, berbudaya, serta senantiasa bergotong royong mewujudkan Tasikmalaya yang Raharja.  Kurnia.

Ade juga menegaskan pentingnya menjalin sinergitas antara Pemerintah Daerah dan insan pers, demi kemajuan bersama.

"Atas nama DPP FORWAPI menyampaikan wilujeng Milangkala ke-394, bersatu, berkarya, berdaya untuk Tasikmalaya yang Raharja demi Tasikmalaya yang lebih baik," ungkap Ade. (23/07/2026)

Ucapan ini, imbuh Ade, menjadi bukti kebersamaan lintas elemen masyarakatn yang berharap peringatan Hari Jadi ke-394 bukan sekadar perayaan melainkan momentum untuk memperkuat tekad membangun Tasikmalaya yang makmur, adil, sejahtera, dan berdaya saing bagi seluruh rakyatnya. (@nwarwaluyo)

Jajaran Dan Pengurus PGRI Kecamatan Cikatomas Ucapkan Selamat Hari Jadi Kabupaten Tasikmalaya Ke 394

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS — Segenap Keluarga Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya, menyampaikan ucapan selamat dan bahagia atas peringatan Hari Jadi Kabupaten Tasikmalaya yang ke-394 yang jatuh pada 26 Juli 2026.

Selain mengucapkan selamat, Atas seluruh jajaran pengurus, Ketua Ketua PC PGRI Kecamatan Cikatomas, Nana Sukmana, S.Pd, berharap agar di usianya yang ke-394 ini Kabupaten Tasikmalaya semakin maju, sejahtera, dan terus melangkah menuju kemajuan yang gemilang selaras dengan tema Nyorong Mangsa Tasik Raharja.

Sebagai garda terdepan dalam dunia pendidikan di wilayah selatan Kabupaten Tasikmalaya, kata Nana, PGRI Kecamatan Cikatomas berkomitmen untuk terus berkontribusi nyata demi kemajuan pendidikan di daerah ini.

Dan bersama-sama para guru, pihaknya juga bertekad untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, mencerdaskan generasi penerus dan turut membangun Tasikmalaya menjadi daerah yang tidak hanya maju secara pembangunan tetapi juga unggul dalam kualitas sumber daya manusia.

Harapannya, di momen peringatan Hari Jadi ke-394 ini bisa menjadi momentum kebangkitan dan persatuan seluruh elemen masyarakat.

"Dan khususnya di Kecamatan Cikatomas, mampu terus bekerja sama membangun Kabupaten Tasikmalaya yang cerdas, berkarakter, dan sejahtera lahir batin," ujarnya. (@nwarwaluyo)

Kades Hegarwangi, Di Usianya Yang ke-394 Semoga Kabupaten Tasikmalaya Semakin Makmur

 Hegarwangi, Muhammad Taufan Firmansyah
PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS — Pemerintah Desa Hegarwangi, Kecamatan Bantarkalong, menyampaikan selamat Hari Jadi Kabupaten Tasikmalaya yang ke-394, yang jatuh pada tanggal 26 Juli 2026.

Kepala Desa Hegarwangi, Muhammad Taufan Firmansyah, yang akrab disapa Pan-Pan yang juga Ketua APDESI Kecamatan Bantarkalong, kepada Pangandaran News, mengaku bersyukur dan berharap semoga Pemkab Tasikmalaya semakin maju dan masyarakatnya semakin sejahtera.

Ia juga mengatakan, semoga di usia yang semakin dewasa ini pembangunan terus berjalan merata, masyarakat semakin sejahtera, dan perekonomian rakyat terus meningkat pesat.

"Selamat Hari Jadi Kabupaten Tasikmalaya yang ke-394," ungkapnya. (22/07/2026)

Ia juga berharap semangat peringatan Hari Jadi ke-394 ini menjadi momentum kebersamaan dan kerja sama seluruh elemen masyarakat, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa.

Dan khususnya di Desa Hegarwangi dan se-Kecamatan Bantarkalong, imbuhnya, diharapkan dapat terus bersinergi mendukung program pembangunan daerah demi mewujudkan kesejahteraan yang nyata bagi seluruh masyarakat Tasikmalaya.

Dengan semboyan Nyorong Mangsa Tasik Raharja, Panpan mengajak agar semua bisa tetap menjaga persatuan dan terus berkarya demi Tasikmalaya yang lebih baik ke depannya. Muhammad Taufan Firmansyah, akrab disapa Pan-Pan.

"Semoga Kabupaten Tasikmalaya semakin maju, lestari, dan makmur," tegasnya. (@nwarwaluyo)

Setelah 4 Hari Pencarian, Wisatawan Asal Bandung Yang Hilang Terseret Ombak Di Pantai Pangandaran Ditemukan Petugas Gabungan

PANGANDARANNEWS.COM - Sekitar pukul 04.15 WIB, personel gabungan Polres Pangandaran bersama Tim SAR Gabungan melaksanakan evakuasi terhadap korban laka laut yang ditemukan di bibir Pantai Barat Pangandaran.(20/07/2026)

Seperti diketahui, seorang wisatawan bernama Mohamad Rizki (20), warga Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, sebelumnya dilaporkan hilang sejak Jumat sore (17 Juli 2026) setelah terseret ombak saat beraktivitas di Pantai Barat Pangandaran.

Jenazah pertama kali ditemukan warga di bibir pantai, kemudian dilaporkan kepada petugas dan personel gabungan pun segera menuju lokasi untuk melakukan evakuasi dan membawa jenazah ke RSUD Pandega Pangandaran guna pemeriksaan lebih lanjut. 

Setelah dilakukan identifikasi, pihak keluarga memastikan bahwa jenazah tersebut merupakan Mohamad Rizki.

Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari  turut belasungkawa kepada Keluarga korban yang ditinggalkan, serta apresiasi kepada personil SAR gabungan yang telah berhasil menemukan serta meng evakuasi korban kepada pihak medis yang kemudian diserahkan kepada pihak keluarga

"Proses evakuasi korban ini merupakan wujud sinergi Polri bersama Tim SAR Gabungan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,"ucapnya.****

Sekretaris DPP Forwapi, Wartawan Dihargai Karena Karyanya

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS — Sebuah pesan tegas kembali mengingatkan seluruh insan pers untuk menjaga marwah profesi, wartawan dihargai karena karya jurnalistiknya bukan karena kartu identitas pers yang digenggam.

Seperti disampaikan Sekretaris DPP Forwapi sekaligus Pemred Analisa Global, Ade Kurnia, ada yang merasa hebat hanya karena memiliki kartu pers. Lalu menggunakannya untuk mencari keuntungan pribadi dengan menakut-nakuti pihak lain lalu memeras atau mengintimidasi hingga akhirnya merusak nama baik profesi.

Namun sebaliknya, imbuh Ade, wartawan sejati hadir karena semangat berkarya dengan menyajikan tulisan berkualitas, akurat dan terpercaya untuk menyampaikan kebenaran serta menjadi jembatan aspirasi masyarakat.

"Karya adalah identitas seorang wartawan, sementara kartu identitas pers bukan senjata untuk menakut-nakuti melainkan tanda pengakun bahwa ia sebagai jurnalis," tegasnya. (@nwarwaluyo)

Mantapkan Kemampuan Kepala Satuan Pendidikan, KBKSP Cikatomas Gelar Workshop Penyusunan Kurikulum

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS— Kelompok Belajar Kepala Satuan Pendidikan (KBKSP) Kecamatan Cikatomas, hari ini menggelar Workshop Penyusunan Kurikulum Satuan Pendidikan Tahun Ajaran 2026/2027. (20/7/2026). 

Kegiatan yang dilaksanakan di ruang pertemuan Kecamatan Cikatomas ini, dihadiri oleh para kepala sekolah serta tenaga pendidik se-Kecamatan Cikatomas.

Kepada Pangandaran News, Ketua KBKSP, Nana Sukmana, S.Pd, menyampaikan, workshop ini bertujuan untuk memantapkan pemahaman serta kemampuan para pemimpin satuan pendidikan dalam menyusun kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi nyata di lingkungan sekolah masing-masing.

"Sekaligus untuk memastikan keselarasan dengan kebijakan pendidikan nasional," terang Nana.

Dalam kesempatan ini, kata Nana,  narasumber serta pejabat yang hadir menekankan pentingnya penyusunan kurikulum yang tidak hanya berpedoman pada standar yang berlaku. Tetapi juga mampu mengakomodasi potensi, tantangan, dan kearifan lokal yang ada di wilayah Cikatomas. 

Ia juga berharap, kurikulum yang disusun secara terarah dan partisipatif ini dapat meningkatkan kualitas pembelajaran serta menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih baik dan berdaya saing.

Saat workshop berlangsung, tampak para peserta pun antusias mengikuti setiap sesi kegiatan. Mulai dari paparan materi, diskusi, hingga praktik penyusunan draf kurikulum secara berkelompok. Kegiatan juga ini menjadi wadah yang berharga bagi para kepala sekolah untuk saling bertukar pengalaman, menyamakan persepsi, serta menyusun langkah strategis dalam menyempurnakan dokumen kurikulum di satuan pendidikan masing-masing.

Dengan berakhirnya kegiatan ini, Nana berharap setiap satuan pendidikan di Kecamatan Cikatomas telah memiliki arah dan pedoman yang jelas dalam menyusun kurikulum untuk Tahun Ajaran 2026/2027.

"Sehingga pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dapat berjalan lebih efektif, berkualitas, dan mampu melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing," ujar Nana. (@nwarwaluyo)


 

Usung Tema "Bersatu, Bergerak, Berkarya untuk Tasikmalaya Maju Dan Berprestasi", Igora Gelar Jambore 2026

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Bertempat di Pantai Indah Resort Hotel Pangandaran, Ikatan Guru Olahraga Nasional (IGORNAS) Kabupaten Tasikmalaya gelar Jambore, yang akan dilaksanakan selama dua hari  (17–18 Juli 2026)

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan Tasikmalaya, Wandi Herpiandi, S.Pd., M.Si, berkesempatan membaca sambutan Bupati Tasikmalaya, H. Cecep Nurul Yakin.

Sementara Ketua IGORNAS Kabupaten Tasikmalaya, H. Unang Arifi, S.Pd., turut memberikan keterangan pada sesi wawancara dengan awak media.

Dengan mengusung tema kegiatan, Bersatu, Bergerak, Berkarya, untuk Tasik Maju, Tasik Berprestasi, dan Jabar Istimewa, acara pun berlangsung meriah dan semarak.

Kehadiran ratusan guru olahraga yang tampak antusias dan kompak menunjukkan bahwa IGORNAS semakin tumbuh kuat sebagai wadah persatuan para pendidik olahraga, semangat kebersamaan ini diharapkan dapat diterjemahkan ke dalam karya nyata di lingkungan sekolah masing-masing.

Saat diwawancara, Ketua IGORNAS Kabupaten Tasikmalaya, H. Unang Arifi, S.Pd, menyampaikan, jambore ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus pertemuan akbar keluarga besar IGORNAS Kabupaten Tasikmalaya.

Para peserta yang berkumpul ini, kata Unang, bertujuan untuk menyamakan visi, mempererat persaudaraan, serta menyusun langkah bersama dalam memajukan pendidikan jasmani dan olahraga di sekolah-sekolah se-Kabupaten Tasikmalaya.

Mengusung semangat yang tertuang dalam tema, menurutnya, IGORNAS Kabupaten Tasikmalaya menegaskan tekad untuk terus bersatu, bergerak aktif dan berkarya nyata.

Melalui jambore ini Unang juga berharap, lahir berbagai gagasan baru, program kerja unggulan, serta semangat baru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran olahraga, membina bibit atlet, dan turut mewujudkan Kabupaten Tasikmalaya yang maju dan berprestasi.

"Dan ini sejalan dengan semangat Jabar Istimewa," ungkapnya. (17/07/2026)

Ia menambahkan, momentum penyegaran sekaligus bukti nyata kebersamaan IGORNAS Tasikmalaya yang terus bergerak maju bersama.

"Dan dengan persatuan serta kerja keras, cita-cita menjadikan Tasikmalaya yang maju dan berprestasi diyakini dapat terwujud sepenuhnya," tegasnya. (@nwarwaluyo)

 


 

Untuk Sempurnakan Struktur Dan Optimalkan Pelayanan, Pemdes Cijulang Lantik Sejumlah Perangkat Desa

PANGANDARANNEWS.COM/CIAMISNEWS – Bertempat di aula desa Pemdes Cijulang Kecamatan Cihaurbeuti Kabupaten Ciamis, siang tadi melaksanakan pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan perangkat desa. (17/07/2026).

Acara pelantikan ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa Cijulang, Camat Cihaurbeuti beserta jajaran Kasi, anggota Koramil, anggota Polsek Cihaurbeuti, Ketua beserta anggota BPD, Ketua APDESI, kader dan penggerak PKK, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta para tamu undangan lainnya.

Kepada sejumlah wartawan, Kepala Desa Cijulang, Endang Hidayat, S.T, menyampaikan, momen ini menjadi langkah penting sekaligus strategis dalam menyempurnakan struktur organisasi dan memperkuat kinerja pemerintahan desa demi pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

Endang mengatakan, pelantikan ini dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan sekaligus penataan mutasi perangkat desa. Antara lain, Kasi Pemerintahan dimutasi menjadi Sekretaris Desa, menggantikan Sekdes lama yang telah purna bakti, jabatan Kasi Pemerintahan yang kosong diisi oleh Kasi Tata Usaha dan Umum, sementara Kepala Wilayah (Kawil) Dusun dimutasi menjadi Kasi Tata Usaha dan Umum.

"Saat ini kekosongan tersisa hanya pada jabatan Kepala wilayah yang akan segera diisi guna menjamin kelancaran kinerja dan pelayanan masyarakat," jelas Endang.

Ia menyebut, ini menjadi momen penting sekaligus langkah strategis dalam menyempurnakan struktur dan memperkuat kinerja pemerintahan Desa Cijulang. Sehingga diharapkan para perangkat desa yang baru dilantik senantiasa setia kepada Pancasila dan UUD 1945 serta menjalankan tugas dengan jujur, adil, dan tidak memihak.

Endang juga mengatakan, pelantikan ini menegaskan bahwa perangkat desa kini telah sah mengemban amanah untuk mendampingi Kepala Desa dalam menyelenggarakan pemerintahan, membangun wilayah dan melayani kepentingan masyarakat luas.

 
Sementara itu, Camat Cihaurbeuti Hj. Enok Kursilah, S.Sos., M.Si, dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Desa Cijulang yang telah melaksanakan penataan perangkat dengan tertib dan baik.

Dengan adanya pengambilan sumpah dan pelantikan ini, kata Enok, diharapkan seluruh perangkat desa dapat bekerja lebih profesional, bersinergi secara maksimal, serta menjadikan prestasi yang telah diraih sebagai penyemangat untuk meraih pencapaian yang lebih gemilang di masa mendatang.

Ia juga menghimbauan kepada seluruh masyarakat Kecamatan Cihaurbeuti agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta waspada terhadap cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.

"Masyarakat diharapkan senantiasa bersinergi dan menjaga komunikasi yang baik dengan lingkungan serta pemerintahan yang ada," katanya.
(@nwarwaluyo)

Pemda Pangandaran, Kasus Tiket Wisata Sudah Selesai

Syarif Hidayat 
PANGANDARANNEWS.COM - Masalah pemalsuan tiket wisata yang terjadi beberapa waktu lalu, dinggap sudah final. Pasalnya sejumlah tahapan pemeriksaan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Pangandaran lewat Inspektorat, sudah dilaksanakan seluruhnya.

Demikian disampaikan Sekretrais Inspektorat Kabupaten Pangandaran Syarif Hidayat, saat ditemui Pangandaran News di ruang kerjanya. (16/07/2026)

Ia menyebut, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan pada petugas yang diduga melakukan pelanggaran tersebut serta telah menyerahkan rekomendasi hasil pemeriksaan ini ke instansi terkait (Dinas Pariwisata).

"Begitu juga terkait kerugian keuangan negara, sudah dikembalikan ke kas daerah," jelasnya.

Disoal masalah jeratan hukum petugas yang diduga melakukan kesalahan, Syarif mengatakan, hal tersebut sudah menjadi domain Aparat Penegak Hukum (APH).

"Kami ini bukan eksekutor atau APH, kami hanya penyelesaian secara administratif saja," imbuhnya.

Ia menambahkan, dari sisi pelanggaran administratif yang dilakukan oknum petugas tersebut sudah selesai dilaksanakan. Baik kepada pelaku, mau pun terkait kerugian keuangan negara.

Syarif menjelaskan, dari hasil audit yang dilakukan oleh internal Inspektorat Kabupaten Pangandaran tersebut didapat angka kerugian dan harus dikembalikan ke khas daerah. Dari hasil audit yang dilakukan secara internal tersebut, dilakukan sebagai salah satu bentuk pengawasan.

Hasilnya, inspektorat mengeluarkan rekomendasi kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, untuk menindaklanjuti proses pengembalian uang ke kas daerah sebesar Rp 800 juta.

Kepolisian bukan meminta perhitungan kerugian negara, tapi, terang Syarif, melimpahkan kasus ke Inspektorat. Karena berdasarkan hasil penyelidikannya, kasus tersebut bersifat administratif bukan pidana.

Adapun pemberian Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) ke kepolisian, Syarif menyebut, karena permohonan dalam rangka tukar informasi.

"Sudah diberikan, sebagai bentuk pertukaran informasi," ujarnya.

Sementara saat dihubungi lewat telepon selulernya, dosen Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Galuh, Asep Nurdin RA. S.IP., M.Si,  menilai, penyelesaian secara administratif saja belum cukup untuk memulihkan kepercayaan publik terhadap tata kelola destinasi wisata.

Kasus pemalsuan tiket ini, menurutnya, sebetulnya bukan sekadar pelanggaran administratif. Ini menyangkut integritas layanan publik dan citra pariwisata Pangandaran, dan tidak boleh hanya berhenti di pengembalian kerugian negara.

"Tanpa ada efek jera berupa sanksi hukum, maka dikhawatirkan potensi pengulangan masih besar," ujarnya.

Asep mengatakan, Pemda perlu memperkuat 3 hal. Diantaranya, sistem digitalisasi tiket yang terintegrasi dan tidak bisa dimanipulasi, pengawasan internal yang berkala oleh Inspektorat, serta literasi bagi petugas dan wisatawan terkait mekanisme pembelian tiket resmi.

Kepercayaan wisatawan, tegas Asep, adalah modal utama pariwisata.

"Satu kasus kecil bisa berdampak besar terhadap kunjungan, jadi transparansi proses hukum dan perbaikan sistem harus dikomunikasikan secara terbuka ke publik," imbuhnya. (hiek)

Sejumlah Lahan Sawah di Kabupaten Pangandaran, Saat ini Alami Kekeringan

Yadi Gunawan
PANGANDARANNEWS.COM - Sejumlah lahan sawah di beberapa kecamatan di Kabupaten Pangandaran, terancam mengalami gagal panen karena alami kekeringan.

Namun secara valid, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pangandaran Yadi Gunawan, mengaku belum menerima laporan gagal panen di Kabupaten Pangandaran. Akan tetapi, sejumlah area pesawahan milik petani sudah kekurangan pasokan air, sehingga sawah tersebut mengalami retak-retak.

Ia menjelaskan, pasokan air dari Bendungan Manganti (Citanduy) yang biasa digunakan untuk mengairi sawah, saat ini sudah semakin menyusut. Debit airnya semakin menurun, biasanya debit airnya 5 kubik per detik dan itu juga digilir antara Jawa Tengah dan Jawa Barat.

Saat ini, kata Yadi, ada 50 persen pesawahan yang memakai sisten irigasi. Dari total luas lahan, ada sekitar 18 ribu hektar dan rata-rata berada di wilayah utara Pangandaran seperti Padaherang, Mangunjaya dan Kalipucang.

"Sementara sebagian lagi merupakan sawah tada hujan, terutama di wilayah bagian selatan Pangandaran,"terangnya.(16/07/2026)

Walaupun kondisi sawah sudah kering dan retak-retak, namun Yadi menyebut, pihaknya belum menerima ada yang gagal panen.

Yadi juga mengatakan bahwa luas sawah yang kekeringan seluas 52 hektare, Padaherang 29 hektare dan Mangunjaya 10 hektrae.

Dan saat ini Yadi mengaku, pihaknya sudah memberikan bantuan berupa pompa air untuk mengairi pesawahan yang kini mulai mengering.

Namun Yadi mengatakan, jika terjadi gagal panen dalam musim kemarau panjang saat ini, tidak akan berpengaruh pada tingkat konsumen walaupun petani tetap akan merugian.

"Karena dalam dua tahun terakhir ini Kabupaten Pangandaran surplus beras," pungkasnya.(hiek)

Pastikan Pembangunan Tepat Sasaran, Pemdes Cijeungjing Laksanakan Musrenbangdes

PANGANDARANNEWS.COM/CIAMISNEWS – Bertempat di aula desa, siang tadi Pemerintahan Desa Cijeungjing Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis, melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes). (15/02026)

Kegiatan ini menjadi wadah krusial bagi seluruh elemen masyarakat, karena dalam Musrenbang ini bersama-sama menyusun prioritas pembangunan yang benar-benar sesuai kebutuhan warga.

Rapat yang dilimpahkan langsung oleh Ketua BPD Desa Cijeungjing, H. Anwar Baihaqi, MPd pun lengkap dihadiri seluruh perangkat pemerintahan desa dan pemerintah kecamatan, jajaran pejabat terkait, Babinsa, pengurus BPD, LPM, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan warga.

Pertemuan ini mengusung prinsip pembangunan dari bawah ke atas, di mana aspirasi warga menjadi acuan utama penyusunan program kerja. Berbagai usulan dibahas mendalam, mulai dari perbaikan infrastruktur jalan, irigasi, pengembangan ekonomi warga, hingga peningkatan kualitas pelayanan dasar masyarakat.

Menurut salah seorang narasumber, musyawarah seperti ini sangat penting agar pembangunan yang dilaksanakan benar-benar menyentuh kebutuhan nyata di lapangan.

"Artinya, tidak melenceng dari apa yang diharapkan masyarakat," ungkapnya.

Sementara Kepala Desa Cijeungjing, Adang, dalam sambutannya menyampaikan pandangannya terkait maksud digelarnya Musrenbang ini.

Adang mengatakan, kegiatan ini sekaligus menjadi bukti nyata komitmen mendorong tata kelola pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan partisipatif.

Hasil kesepakatan bulat dari musyawarah ini nantinya, kata Adang, akan dijadikan acuan resmi penyusunan dokumen perencanaan desa serta dasar pengajuan alokasi anggaran tahun berjalan.

Dengan kesepahaman yang telah dibangun bersama, Adang juga berharap berbagai program pembangunan di wilayah Desa dan Kecamatan Cijeungjing dapat berjalan lebih efektif, bermanfaat luas.

"Dan yang paling penting, untuk mempercepat peningkatan kesejahteraan seluruh warga," ucapnya. (@nwarwaluyo)

Peringatan HKP Ke 54 Kabupaten Ciamis, Perkuat Sektor Pertanian Untuk Ketahanan Pangan

PANGANDARANNEWS.COM/CIAMISNEWS – Peringatan Hari Krida Pertanian (HKP) ke-54 yang digelar di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama memajukan sektor pertanian sekaligus menjaga ketahanan pangan daerah. (13/07/2026)


Acara tahunan yang diikuti sekitar 2.000 peserta in dan dihadiri langsung oleh Bupati Ciamis H. Herdiat Sunarya, jajaran Forkopimda, serta Ketua KTNA Jawa Barat, berlangsung meriah

Dalam sambutannya, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menyampaikan, kegiatan ini bukan sekadar seremonial belaka melainkan menjadi wujud apresiasi mendalam atas dedikasi para petani serta langkah nyata mendorong pengembangan pertanian berkelanjutan.

Bupati menegaskan, pertanian adalah fondasi utama perekonomian masyarakat Ciamis sekaligus penjamin ketersediaan pangan yang paling andal bagi daerah.

Dan perhelatan ini, menurutnya, bukan sekadar perayaan semata melainkan bukti nyata komitmen semua pihak untuk terus memajukan sektor pertanian.

"Dan tujuan utamanya jelas, meningkatkan kesejahteraan petani dan menjaga stabilitas pasokan pangan daerah di tengah berbagai tantangan yang kita hadapi," ujar bupati.

Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu padu, karena kemajuan pertanian berarti kemajuan seluruh Kabupaten Ciamis. Petani sejahtera, masyarakat makmur.

"Mari bertani, karena bertani merupakan cara terbaik menumbuhkan ekonomi yang lebih baik dan sejahtera bagi kita semua," tegasnya.
 
Sementara hasil pantauan Pangandaran News, jajaran panitia pelaksana telah mematangkan segala persiapan sejak jauh hari untuk menjamin kelancaran kegiatan. Mulai dari pemasangan tenda, penyediaan konsumsi, ketersediaan aliran listrik, hingga kebutuhan penunjang lainnya disiapkan secara menyeluruh.

Hal ini dilakukan agar acara berjalan aman, tertib, dan memberikan manfaat seluas-luasnya bagi seluruh peserta yang hadir.

Salah satu daya tarik utama yang tak luput dari perhatian pengunjung, kehadiran Stand Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kecamatan Banjaranyar. Dengan hiasan bernuansa khas pedesaan dan tulisan "Selamat Datang di Stand KTNA Kecamatan Banjaranyar", paviliun ini berhasil mencuri sorotan banyak pihak.

Di lokasi ini, para petani pun memamerkan berbagai potensi unggulan daerah, antara lain produk olahan madu beserta beragam manfaatnya untuk kesehatan, beragam hasil bumi dan komoditas pertanian lokal berkualitas dan teknik pengelolaan lahan dan pertanian ramah lingkungan yang sedang dikembangkan

Kehadiran stand ini sekaligus membuktikan dukungan nyata pemerintah daerah terhadap kiprah KTNA sebagai mitra strategis pembangunan pertanian serta semangat gotong royong dan inovasi yang ditunjukkan diharapkan dapat menginspirasi seluruh kecamatan di Ciamis untuk terus bergerak maju demi pertanian yang lebih bermartabat dan sejahtera. (@nwarwaluyo)

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN