PANGANDARANNEWS.COM - Dalam upaya memperkuat peran keagamaan di tengah masyarakat, sebanyak tujuh desa dari total delapan desa di Kecamatan Pangandaran Kabupaten Pangandaran menggelar pelantikan Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk tingkat desa.(21/04/26)
Kegiatan ini dilaksanakan secara bertahap dalam selama sepekan ini dimulai dari Desa Pananjung pada Selasa, 21 April 2026.
Pelantikan yang dilaksanakan di aula Desa Pangandaran tersebut, menjadi pembuka rangkaian kegiatan serupa di desa-desa lainnya. Sementara untuk hari-hari berikutnya, pelantikan dilanjutkan di desa berikutnya secara bergiliran hingga mencakup hampir seluruh wilayah di Kecamatan Pangandaran.
Berbeda dengan periode sebelumnya, pelantikan MUI tingkat desa kali ini tidak lagi dilakukan secara kolektif di tingkat kecamatan namun pelaksanaannya dilakukan secara mandiri di masing-masing desa.
Dalam sambutannya, Ketua MUI Kecamatan Pangandaran, Kiyai Subariyo, menjelaskan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan berbagai elemen di desa.
Menurutnya, pelibatan langsung para alim ulama, tokoh masyarakat serta aparat pemerintahan desa ini tentu akan menciptakan sinergi yang lebih kuat dalam membina kehidupan keagamaan masyarakat.
"Kebutuhan spiritual umat di tingkat desa memerlukan perhatian khusus dan pendekatan yang lebih intensif," ungkapnya.
Dengan adanya kepengurusan MUI yang dilantik langsung di desa, ia berharap berbagai program keagamaan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.
Tidak hanya itu, imbuh Subariyo, pelantikan MUI desa ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat nilai-nilai keislaman serta mempererat kolaborasi antara ulama dan pemerintah desa.
"Dengan sinergi yang baik, diharapkan tercipta masyarakat yang lebih religius, harmonis, dan berakhlak mulia di wilayah Kecamatan Pangandaran," katanya. (harfir)















