Meski Kondisi Keuangan Daerah Terbatas, Jelang Lebaran Pemkab Pangandaran Berikan Uang Kadedeh Pada Tenaga P3K Paruh Waktu

PANGANDARANNEWS.COM - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) paruh waktu di Kabupaten Pangandaran menerima uang kadeudeuh sebesar Rp 300 ribu dari pemerintah daerah.

Bupati Pangandaran, Hj Citra Pitriyami, saat pertemuan dengan wartawan di Kampung Turis Pangandaran mengatakan, meski kondisi keuangan daerah terbatas PPPK paruh waktu tetap mendapatkan kadeudeuh, meskipun nilainya tidak besar.

“Alhamdulillah tenaga P3K paruh waktu tetap dapat kadeudeuh, walaupun kas daerah kita terbatas,” ujarnya.(07/03/26)

Para tenaga PPPK paruh waktu sudah berstatus ASN ini, kata bupati, sudah sewajarnya menerima perhatian dari pemerintah daerah. Walaupun tidak besar, hanya Rp300 ribu, namun ini bentuk perhatian untuk teman-teman PPPK dari Pemda.

Saat dikonfirmasi, salah seorang tenaga PPPK paruh waktu membenarkan bahwa dirinya telah menerima uang tersebut. Walaupun mereka menilai, nominal yang diberikan belum mempertimbangkan masa kerja sebelumnya.

“Ada yang sudah puluhan tahun mengabdi sebelum diangkat, tapi nominalnya tetap sama,” terang salah satu tenaga P3K yang enggan disebutkan namanya. (hiek)


Hingga Hari H -1 Lebaran 2026, Tidak Terjadi Kepadatan Di Terminal Tipe A Indihiyang Tasikmalaya

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Sebagai terminal terbesar di wilayah Priangan Timur, Terminal Tipe A Indihiang Tasikmalaya, menjelang Hari Raya Lebaran 2026 telah siap siaga melayani jutaan pemudik masyarakat Jawa Barat. Saat ini terminal beroperasi dengan kondisi yang aman, lancar, dan terkendali.(19/03/26)

Berbagai fasilitas pun telah disiapkan untuk kenyamanan perjalanan, termasuk ruang tunggu ber-AC yang nyaman bagi calon penumpang yang sedang menunggu keberangkatan. 

Hingga jam 14.30 WIB, area terminal tampak masih cukup kosong dan belum terjadi lonjakan jumlah penumpang. 

Menurut salah seorang petugas dari Dinas Perhubungan, Zaenal Arifin, puncak arus mudik dan balik diperkirakan akan terjadi setelah Hari Raya, sehingga masyarakat masih memiliki kesempatan untuk melakukan perjalanan dengan lebih santai.

Zaenal mengatakan, arus lalu lintas di sekitar Terminal Tipe A Indihiang saat ini didominasi oleh kendaraan roda dua. Hingga saat ini, tidak ada laporan kecelakaan atau gangguan signifikan yang mengganggu kelancaran perjalanan.

Satu-satunya titik dengan sedikit kemacetan, jelas Zaenal, berada di kawasan Pasar Lewo Limbangan walaupun kondisi tersebut masih dalam batas wajar dan tidak memerlukan tindakan pengalihan jalur. 

"Jalur utama Tasikmalaya-Gentong yang menghubungkan ke Garut juga tetap bebas hambatan, memudahkan akses bagi para pemudik yang akan menuju berbagai daerah di Priangan," terangnya.(19/03/26)

Dari data yang ada, terang Zaenal, kedatangan sebanyak 13 unit bus dengan total 26 penumpang dan keberangkatan debanyak 171 unit bus dengan total 674 penumpang.

Zaenal juga mengajak seluruh masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik, untuk bersama-sama mendukung Terminal Tipe A Indihiang sebagai pusat angkutan utama Tasikmalaya dan sebaiknyanaik turun penumpang hanya di terminal resmi.

"Dan kami mohon untuk tidak menggunakan area layanan PO Budiman dan Primajasa sebagai tempat naik turun penumpang, karena lokasi tersebut hanya difungsikan untuk istirahat, perawatan, dan perbaikan kendaraan," tegasnya.(@nwarwaluyo)


Sambut Idul Fitri, Forum Alumni MTSN Rarangjami 2 Angkatan 2003 Tasik Salurkan Bantuan Kepada Sesama

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Forum Sosononoan Alumni Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTSN) Rarangjami 2 Tasikmadu angkatan 2003, kembali menunjukkan rasa kekeluargaan yang erat dengan menyelenggarakan bantuan kepada salah satu anggotanya yang mengalami musibah. 

Dalam momen penuh kehangatan yang terjadi menjelang bulan Ramadhan, anggota bernama Desi secara langsung menyerahkan bantuan rezeki kepada penerima bantuan, Epul.

Mendapatkan bantuan tersebut, Epul menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas perhatian dan dukungan dari seluruh anggota forum. 

Epul pun menyampaikan terima kasih atas kepedulian terhadapnya, semoga sahabat forum Sosononoan Alumni MTSN Rarangjami 2 angkatan 2003 mendapatkan rezeki yang melimpah, kesehatan yang baik, serta segala kebaikan selalu menyertai semua.

"Semoga sahabat-sahabat kita dilancarkan rezeki, sehat selalu, dan berkah besar menjadi milik kita semua," ungkap Epul.(18/03/26)

Disoal terkait tujuan pemberian bantuan tersebut, salah seorang forum Sosononoan Alumni MTSN Rarangjami 2 angkatan 2003 Desi menjelaskan, ini merupakan bentuk wujud berkah yang ingin dibagikan di bulan Ramadhan. Karena nilai saling membantu dan berbagi menjadi lebih mendalam, apalagi di bulan ramadan.

"Kita sebagai keluarga besar alumni selalu berkomitmen untuk saling support dan berbagi rezeki satu sama lain," ucapnya.

Pada kesempatan lain, seluruh alumni pun bersama-sam Sambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M. Dan segenap keluarga besar Forum Sosononoan Alumni MTSN Rarangjami 2 angkatan 2003 mengucapkan selamat menyambut hari kemenangan, semoga seluruh umat muslim diberikan kemudahan dalam menjalankan ibadah dan diberikan ampunan serta berkah dari Allah SWT.(@nwarwaluyo)

 

 V

Pastikan Pemudik Dan Wisata Aman Dan Nyaman, Polres Pangandaran Dirikan Pos Terpadu Ikan Marlin

PANGANDARANNEWS.COM – Menindaklanjuti instruksi Kapolda Jawa Barat terkait pendirian pos pelayanan bertema khusus, Polres Pangandaran tampil beda dalam Operasi Ketupat Lodaya 2026. Bertempat di jantung wisata. Jadilah Pos Terpadu yang dibangun Polres Pangandaran yang ada di sekitar Bunderan Marlin ini pun menjadi oase yang estetik dan sarat akan kearifan budaya lokal.

Dengan mengusung konsep unik "Masjid Ikan Marlin", pos ini tidak hanya berfungsi sebagai pusat pengamanan dan Pelayanan tetapi juga sebagai destinasi istirahat (rest area) yang sangat ramah bagi para pemudik dan wisatawan.

Demi memberikan kenyamanan maksimal dan menekan angka kelelahan pengendara, Polres Pangandaran pun menyediakan berbagai fasilitas gratis yang bisa dinikmati siapa saja serta tersedia kursi pijat tradisional maupun otomatis serta layanan pemeriksaan kesehatan bagi pemudik yang merasa kurang fit.

Tak ketinggalan, ada juga playground (taman bermain anak) yang ceria serta tempat bersantai dengan suasana outdoor yang nyaman.

Demikian disampaikan Kapolres Pangandaran, Kapolres Pangandaran, AKBP Ikrar Potawari, S.H., S.I.K., M.Si., M.I.K, kepada sejumlah awak media, saat berada di lokasi.

Kapolres mengatakan, pengunjung dapat menikmati Coffee Break khas Sidamulih Pangandaran serta makanan dan minuman secara gratis. 

"Kami juga menyediakan fasilitas WiFi gratis dan charging station,"ujarnya.(18/03/26)

Ia menambahkan, untuk bersantai di pos ini juga disediakan live music, spot foto unik hingga layanan informasi objek wisata untuk membantu navigasi para pemudik maupun wisatawan.

Inovasi pos tematik ini, kata Kapolres, merupakan wujud nyata pelayanan Polri yang humanis dan adaptif terhadap karakteristik wilayah. Dan semua ini tentu sesuai arahan Kapolda Jawa Barat, mendirikan Pos Terpadu dengan tema khusus yang mengangkat kearifan lokal Bunderan Marlin sebagai ikon Pangandaran. 

Dan tujuan utamanya adalah untuk memastikan masyarakat yang melaksanakan mudik maupun wisata merasa aman dan nyaman, saat berada di pos ini.

"Para pengendara pun bisa melepas lelah sejenak sebelum melanjutkan perjalanan," ungkapnya.

Kapolres juga mengatakan, kehadiran pos ini diharapkan dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas akibat faktor kelelahan. 

"Kami ingin kehadiran Polri di lapangan benar-benar dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat."***

Utamakan keselamatan Penumpang, Jelang Mudik, Polres dan Dishub Pangandaran Periksa Kelaikan Bus dan Kesehatan Sopir

PANGANDARANNEWS.COM – Untuk memastikan kelaikan kendaraan bus serta pemeriksaan kesehatan awak kendaraan, beberapa hari lalu Polres Pangandaran bersama Dishub Pangandaran menggelar ramp check atau pemeriksaan  di Terminal Bis Pangandaran.(16/03/26).

Kepada sejumlah wartawan, Kasat Lantas AKP Yudi Risnandar menyampaikan, pemeriksaan ini  dilakukan untuk memastikan kendaraan angkutan penumpang dalam kondisi layak jalan menjelang peningkatan mobilitas masyarakat.

"Selain itu kami juga memeriksa sejumlah komponen kendaraan seperti rem, lampu, dan kondisi ban," jelas Yudi.

Untuk kendaraan yang tidak layak, kata Yudi, pihaknya pun memberikan teguran serta dilakukan penilangan. Dan jika sangat membahayakan keselamatan, dianjurkan segera dibenahi dan diperbaiki. 'Bila memang tidak layak, kendaraan kami tahan agar tidak membawa muatan,” terang Yudi.

Yudi mengatakan, temuan paling banyak pada pemeriksaan kendaraan adalah kondisi ban yang sudah tidak layak pakai. Kebanyakan yang tidak layak itu di bagian ban, kondisi ini sangat membahayakan apabila digunakan perjalanan apalagi untuk jarak jauh.

Ia menambahkan, selain pemeriksaan kendaraan sopir dan kernet bus juga menjalani tes urin yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran untuk memastikan mereka bebas dari penyalahgunaan narkoba dan dalam kondisi sehat saat bertugas.

"Kegiatan ramp check ini berlangsung selama dua hari, 16–17 Maret 2026, dilaksanakan hari Senin dan Selasa dan selanjutnya pemeriksaan juga akan kami lakukan kembali di parkir Eks Pasar Wisata saat libur Lebaran,” ucapnya.(hiek)


Diharapkan Para Pemudik Bisa Lancar, Warga Dusun Sodong Kompak Perbaiki Jalan Secara Swadaya

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Dalam semangat persatuan dan rasa kebersamaan, menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 warga Dusun Sodong, Desa Sodong Hilir, Kecamatan Sodong, Kabupaten Tasikmalaya menggelar gotong royong untuk melakukan perbaikan jalan swadaya di Jalan Raya Sodong Hilir. 

Kegiatan yang dilakukan secara murni dari inisiatif ini, masyarakat mendapat dukungan berupa sumbangan sebesar Rp10 juta dari seorang dermawan yang hanya menyebut dirinya sebagai "hamba Allah".

Menurut salah seorang warga saat wawancara dengan Pangandaran News,  Bah Bima menyampaikan, tingkat antusiasme masyarakat sangat tinggi pada kegiatan ini. 

Bah Bima mengaku sangat bersyukur, karena ada hamba Allah yang memberikan sumbangan untuk perbaikan jalan. 

"Kami tidak menyebutkan nama penyumbangnya, namun semoga Allah SWT memberikan kelancaran rezeki yang semakin mengalir baginya," ujarnya.(17/03/26)

Menurut Bah Bima, perbaikan jalan kabupaten ini dilakukan karena menjelang lebaran pasy banyak masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik. 

"Kami ingin memastikan kondisi jalan ini baik, sehingga para pengendara dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman," tambahnya.(@nwarwaluyo)

 

 

Jelang Libur Libur Lebaran, Pemkab Pangandaran Siapkan Skema Baru Di Kawasan Wisata Pantai

PANGANDARANNEWS.COM - Menjelang libur Lebaran 2026 yang tinggal beberapa hari lagi, Pemerintah Kabupaten Pangandaran mulai berbenah untuk menyiapkan langkah-langkah antisipatif untuk menghadapi potensi membludaknya jumlah kunjungan wisatawan. Salah satu fokus utama pada penataan aktivitas pedagang di kawasan Pantai Barat, dengan tujuan menjaga kenyamanan serta kelonggaran ruang bagi aktivitas wisata para pengunjung.

Seperti disampaikan Kepala Bidang Tata Kelola Destinasi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pangandaran, Irna Kusmawati, penertiban tersebut dilakukan agar wisatawan tetap bisa menikmati area pantai tanpa terhalang oleh lapak pedagang.

Irma mengatakan, beberapa pedagang yang berjualan terlalu ke depan pantai diminta mundur, ada yang tujuh meter atau ada yang sepuluh meter.

"Ini dimaksudkan agar wisatawan tetap punya ruang untuk menikmati pantai," ujar Irna kepada sejumlah wartawan, di gedung Touris Information Center (ITC) Pangandaran (17/03/26).

Tak hanya mengatur jarak lapak, terang Irma pemerintah daerah juga menetapkan aturan terkait penggunaan tikar di area wisata pantai oleh para pedagang. Tikar tidak lagi boleh langsung digelar, sebelum ada wisatawan yang benar-benar memang akan memanfaatkannya sebagai tempat duduk.

"Selain itu, jumlah peralatan yang dibawa pedagang ke area pantai juga akan dibatasi," imbuhnya.

Irma menegaskan, dalam kebijakan tersebut setiap pedagang dibatasi hanya boleh membawa dua payung serta dua set meja dan kursi untuk disewakan kepada pengunjung.

Seperti diketahui, imbuhnya, saat ini terdapat sekitar 446 pedagang yang menggantungkan aktivitas usahanya di kawasan Pantai Barat Pangandaran.

"Dan penataan tidak hanya difokuskan di Pantai Barat, tetapi juga diterapkan di kawasan wisata Batu Karas.

Di lokasi tersebut juga pihaknya akan melakukan penertiban terhadap parkir perahu nelayan yang sebelumnya kerap menjorok ke badan jalan dan mengganggu arus kendaraan.

"Perahu-perahu yang diparkir sampai menjorok ke jalan akan kita tata kembali, karena mengganggu lalu lintas dan yang pasti trotoar harus tetap digunakan oleh pejalan kaki," pungkasnya.(hiek)





Untuk Layani Masyarakat Dan Wisatawan, Dinkes Pangandaran Siagakan Sejumlah Puskesmas Dan Nakes di Jalur Utama

Puskesmas Kalipucang 
PANGANDARANNEWS.COM - Untuk melayani masyarakat maupun wisatawan selama musim mudik dan libur Lebaran 2026, Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran, menyiagakan sejumlah fasilitas kesehatan tingkat pertama. 

Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran, Yadi Sukmayadi, saat ditanya sejumlah awak media, terkait persiapan menjelang libur Hari Raya Idul Fitri tahun ini.

Yadi menyatakan, kesiapsiagaan ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan pelayanan medis yang cepat bagi para pemudik dan pengunjung yang berlibur ke Pangandaran.

Masih kata Yadi, ada sembilan fasilitas kesehatan dan sejumlah tenaga kesehatan (Nakes) disiagakan di jalur utama antara lain Puskesmas Padaherang, Kalipucang, Pangandaran, Sidamulih, Cikembulan, Parigi, Cijulang, Cimerak, dan Langkaplancar.

"Selain di jalur utama kami juga menyiagakan fasilitas kesehatan di jalur non-protokol, seperti Puskesmas Mangunjaya, Selasari, Jadikarya, serta Cigugur," kata Yadi. (16/03/26)

Ia juga memastikan bahwa untuk memberikan pelayanan terbaik, para tenaga medis siap diterjunkan secara penuh. Nakes yang disiagakan di RSUD Pandega, puskesmas, serta layanan PSC 119 meliputi dokter spesialis, dokter umum, perawat, bidan, tenaga administrasi kesehatan, hingga pengemudi ambulans.

"Selain personel, armada pendukung seperti ambulans dan motor reaksi cepat juga disiagakan selama 24 jam untuk memastikan respons cepat dalam kondisi darurat," jelasnya.

Ia menambahkan, aombulans dan unit motor disiapsiagakan untuk mengantisipasi jika ada warga atau wisatawan yang sakit, serta penanganan cepat jika terjadi kecelakaan laut di kawasan wisata.

"Kami berharap fasilitas kesehatan yang disediakan oleh Pemkab Pangandaran ini dapat dimanfaatkan secara optimal para pemudik dan wisatawan sehingga bisa menjamin kelancaran dan keselamatan selama momen Lebaran," ucapnya. (hiek)



Mudik Tanpa Cemas, Kapolres Pangandaran Buka Layanan Penitipan Kendaraan Gratis

PANGANDARANNEWS.COM – Untuk memberikan rasa aman bagi warga yang akan pulang ke kampung halaman jelang arus mudik Hari Raya Idulfitri, Polres Pangandaran menyediakan layanan penitipan kendaraan bermotor secara gratis bagi seluruh lapisan masyarakat.

Seperti disampaikan Kapolres Pangandaran, AKBP Ikrar Potawari S.H., S.I.K., M.Si., M.I.K., program ini bertujuan untuk meminimalisir tindak kriminalitas khususnya pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) saat rumah ditinggal kosong oleh pemudik.

Kapolres menyebut, pihaknya ingin memastikan masyarakat Pangandaran bisa menikmati momen Lebaran dengan tenang. Jangan sampai kegembiraan di kampung halaman, terganggu karena memikirkan keamanan kendaraan yang ditinggalkan di rumah. 

"Silakan titipkan kendaraan Anda di Mapolres atau Polsek jajaran terdekat, kami jamin keamanannya tanpa dipungut biaya sepeser pun," ujar Kapolres.(16/03/26)

Sementara itu, Kasat Sabhara Polres Pangandaran Iptu Jajat Jatnika SH MH menambahkan, untuk teknis penitipan sangatlah mudah warga cukup mendatangi lokasi penitipan dengan membawa dokumen pendukung.

Ajat menjelaskan, dyaratnya cukup membawa fotokopi KTP dan STNK kendaraan sebagai bukti kepemilikan. 

"Nanti petugas kami di Sat Sabhara akan melakukan pendataan dan pengawasan ketat selama 24 jam di area parkir yang telah kami siapkan," jelasnya.

Masyarakat yang berminat disarankan untuk segera menghubungi  Untuk WhatsApp polres Pangandaran 

082-133-118-110 atau datang langsung ke kantor polisi terdekat guna memastikan ketersediaan tempat parkir.***

Pada Ajang Silaturrahmi, Jajaran KPU Pangandaran Sambut Sekretaris Baru

PANGANDARANNEWS.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran beberapa hari lalu melaksanakan kegiatan penyambutan dan perkenalan Sekretaris KPU Kabupaten Pangandaran, M. Thomas lqbal, S.E, bertempat di sekretariat KPU di Dusun Cikangkung Desa Cikembulan Kecamatan Sidamulih(13/03/26).

Dalam kegiatan yang turut dihadiri para Pejabat Struktural, serta staf Sekretariat KPU, Ketua KPU Pangandaran menyampaikan, momen ini menjadi momentum silaturahmi sekaligus perkenalan sekretaris yang baru kepada seluruh jajaran di lingkungan KPU Kabupaten Pangandaran. 

Melalui kegiatan ini, Muhtadin berharap dapat memperkuat sinergi, komunikasi, dan koordinasi antara pimpinan dan jajaran sekretariat dalam mendukung pelaksanaan tugas serta fungsi kelembagaan KPU Kabupaten Pangandaran.

"Semoga dengan kebersamaan dan semangat kolaborasi, KPU Kabupaten Pangandaran dapat terus memberikan pelayanan terbaik dalam penyelenggaraan pemilu yang profesional, transparan, dan berintegritas," ucapnya.(hiek)


Miris, Akibat Jalan Rusak Warga Dusun Ciranca Cipatujah Tandu Pasien Menuju Puskesmas

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Kondisi jalan di Dusun Ciranca Desa Nagrog Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya, terus menjadi momok mengerikan bagi masyarakat terutama ketika membutuhkan akses ke fasilitas kesehatan. 

Dua kasus menyakitkan hati terjadi secara berurutan, saat warga bernama Iyet dan Asep harus digendong oleh keluarga serta warga menggunakan tiang bambu yang dibalut sarung karena tidak ada jalan layak untuk ambulans atau kendaraan lainnya mengakses lokasi.

Jalan yang masih berupa tanah merah dengan permukaan tidak rata dan penuh retakan, membuat mobilitas sangat sulit. Jarak tempuh menuju Puskesmas Cipatujah cukup jauh, sehingga kondisi jalan yang buruk seringkali menyebabkan penundaan penanganan medis. 

Masyarakat bahkan khawatir, jika terjadi kasus darurat pasien tidak akan mendapatkan pertolongan tepat waktu hingga harus dirawat di rumah sakit.

Menurut salah seorang warga, Asep Encep, sejak masa jabatan mantan Bupati Tasikmalaya Ade Sugianto, masyarakat mengaku belum pernah mendapatkan kunjungan atau perhatian terkait kondisi jalan di wilayah ini. 

Saat ini, kata Asep, harapan tertuju pada Bupati Cecep Nurul Yakin dan Wakil Bupati Asep Sopari Al-Ayubi agar memberikan perhatian serius. 

Kritik tajam bahkan dilontarkan oleh salah satu warga, Asep Encep, saat ditemui usai membantu evakuasi pasien,

"Gubernur Jabar Dedi Mulyadi punya slogan ngurus lembur tata kota, tapi aset kesehatan masyarakat desa Nagrog sulit dijangkau. 

Ia menuturkan, Bupati dan Wakil Bupati sering muncul di medsos TikTok, IG, dan FB, tapi kenapa postingan tentang Dusun Ciranca tidak pernah mendapat tanggapan? Apakah pura-pura buta tuli?.

"Jangan-jangan medsos hanya untuk pencitraan aja," ungkapnya. (14/03/26)

Visual yang diunggah akun TikTok @budakangon pada tanggal 28 Januari menunjukkan proses penggendongan pasien dengan menggunakan tiang bambu dan sarung, saat beberapa orang bekerja sama membawanya keluar dari rumah menuju tempat yang dapat dijangkau kendaraan atau langsung menuju fasilitas kesehatan.(@nwarwaluyo)

Wujud Kepedulian Ramadan, FORWAPI Gelar Santunan Anak Yatim di Desa Dawagung Rajapolah

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS — Sebagai wujud memaknai bulan suci Ramadan 1447 Hijriyah/2026 Masehi Forum Wartawan Priangan (FORWAPI) menggelar kegiatan santunan anak yatim, bertempat di GOR Desa Dawagung, Kecamatan Rajapolah. (14/03/26).

Acara yang penuh kehangatan dihadiri oleh Ketua Umum FORWAPI Halim Saepudin, Sekretaris Jenderal Ade Global, Pembina Sunaryo, para pengurus DPP FORWAPI, serta Ketua dan jajaran pengurus DPC FORWAPI dari berbagai daerah termasuk Kota Tasikmalaya, Ciamis, Kota Banjar, dan Pangandaran. 

Turut hadir juga Ketua Umum DPP FORWAPI Forum Wartawan Priangan Timur, Kepala Desa Dawagung Trio Wibowo Budi beserta perangkat desa, BPD, lembaga desa setempat, dan anak yatim yang menjadi penerima santunan.

Ketua Umum FORWAPI Halim Saepudin, dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial keluarga besar FORWAPI sekaligus upaya mempererat silaturahmi antara insan pers dengan masyarakat di wilayah Priangan. 

Halim mengatakan, kegiatan ini bagian dari komitmen FORWAPI untuk hadir di tengah masyarakat tidak hanya melalui karya jurnalistik tetapi juga melalui kegiatan sosial yang memberikan manfaat nyata.

Ramadan harus jadi kesempatan bagi semua untuk meningkatkan kepedulian dan berbagi kebahagiaan dengan anak yatim, dan kegiatan ini merupakan agenda rutin FORWAPI.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh DPC FORWAPI yang telah hadir dan berkontribusi pada keberhasilan acara santunan tersebut," ungkapnya.

Hal senada disampaikan Trio Wibowo Budi, ia  berterimakasih serta apresiasi kepada FORWAPI yang telah memilih Desa Dawagung sebagai lokasi kegiatan. 

Ia juga berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilaksanakan, karena kegiatan semacam ini membantu masyarakat yang membutuhkan.

"Selain itu, kegiatan ini juga bisa mempererat hubungan antara organisasi wartawan dengan masyarakat desa," ucapnya.

Kegiatan diakhiri dengan penyerahan santunan yang berlangsung secara akrab dan penuh kebersamaan.(@nwarwaluyo)

 

 

Hadapi Libur Lebaran, Pemda Pangandaran Fokus Persiapkan Keamanan Objek Wisata

PANGANDARANNEWS.COM - Pangandaran sudah lama dikenal menjadi daerah tujuan wisata, dan menjadi kawasan wisata yang tentunya harus memberikan kenyamanan dan kegembiraan bagi wisatawan. Rasa aman ini tentu menjadi keniscayaan, agar wisataan saat liburan tidak berujung sebuah insiden atau kecelakaan.

Dengan hal tersebut tentu Pemkab Pangandaran pun harus memberikan atensi untuk memastikan keamanan dan kenyamanan wisatawan saat libur lebaran, khususnya pencegahan kecelakaan laut. Pengawasan terkait area aktivitas wisata pun selayaknya diperketat, seiring prediksi meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan ke wilayah tersebut.

Saat diminta tanggapannya terkait hal ini, Bupati Pangandaran Citra Pitriyami mengatakan, manajemen wisata menjadi fokus pemerintah dalam menyambut libur Lebaran tahun ini terutama menyangkut keselamatan dan keamanan wisatawan yang berenang di pantai.

Bukannya tidak beralasan, menurut bupati, karena tahun kemarin banyak kejadian kecelakaan. 

Untuk keperluan tersebut, bupati mengaku sudah meingatkan semua stakeholder terutama Disparbud untuk memastikan kenyamanan wisatawan di Pangandaran terjaga dengan baik.

Kejadian yang terjadi sebelumnya, seperti di Pasir Putih saat wisatawan terseret arus harus, menurutnya, seharusnya sudah bisa diantisipasi dan dihindari sejak dini. 

"Untuk itu, kami sudah mengarahkan SKPD terkait agar bekerja dengan baik di lapangan," ucapnya.(13/03/26)

Selain itu pemerintah daerah pun menjalinkerja sama dengan pemangku kepentingan terkait, seperti Balawista, Basarnas, hingga pelaku wisata agar senantiasa saling menjaga.

Bupati menyebut, pihaknya pun akan menambah spanduk imbauan di lokasi larangan berenang dan pemantauan di zona merah (kawasan dilarang berenang). 

Dan karena keterbatasan personil lifeguard, bupati juga meminta bantuan pelaku usaha wisata untuk saling mengingatkan antara satu dengan lainnya.

Sementara Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari menyampaikan atensi pada yang paling krusial ini,  keselamatan wisatawan dalam melakukan aktivitas di area wisata. "Kami harap tahun ini zero insiden,” ucapnya.

Dalam menjalankan tugasnya Polri tidak bisa berjalan sendiri, sehingga, pihaknya memohon agar semua pihak membantu menjaga keselamatan wisatawan. “Pos-pos pengamanan kami sudah disiapkan di sejumlah titik untuk berbagai laporan,” terangnya.

Dari data yang ada, angka kecelakaan laut di Pantai Pangandaran meningkat pada 2025 dibanding 2024. 

"Ada sembilan korban dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam dan jenis insiden lainnya," jelasnya.(hiek)

Nikmati Hangat Kebersamaan, Forum Sosonoan Alumni MTsN Rarangjami 2 Tasik Angkatan 2003 Gelar Buka Bersama

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Forum Sosononoan Alumni MTSN Rarangjami Tasikmakaya 2 angkatan 2003, kembali menyelenggarakan acara buka bersama (bukber) yang menghadirkan puluhan alumni dari berbagai daerah.

Kegiatan yang digagas pengurus forum yaitu Parid Zaelani, Asep Ridwan, Desi, Neng Rika, Emi, dan  Rina ini mendapatkan sambutan hangat, bahkan beberapa alumni dari Sodong yang jauh juga menyempatkan diri untuk hadir setelah sekian lama tidak bertemu.

salah satu tokoh alumni dan perancang acara, Parid Zaelani,  menyampaikan bahwa bukber bukan hanya sekadar berkumpul makan bersama, namun momen berharga ini juga bertujuan untuk menyambung tali persaudaraan yang sudah ada sejak masa sekolah. 

Dalam sesi bagi hadiah yang diselenggarakan, membuat acara semakin seru dan menjadi yang terbaik.

"Mari kita jadikan momentum ini untuk menjaga silaturahmi antar seluruh alumni kami," ungkap Parid.(13/03/26).

Alumnus lainnya, Asep Ridwan menunjukkan kegembiraannya yang luar biasa saat bisa berkumpul kembali dengan teman-teman seangkatan. 

Menurutnua, acara ini sangat menyenangkan sekali bisa kumpul bareng teman alumni MTSN Rarangjami 2 angkatan 2003. 

"Setelah sekian lama tidak bertemu, acara ini benar-benar memberikan kebahagiaan yang luar biasa," ujarnya penuh semangat.

Lain lagi ungkapan Astri, ia pun menyampaikan rasa bahagianya terutama saat bertemu kembali dengan teman lamanya.

Hal senada disampaikan Viki, salah satu alumni, disini semua teman sahabat tidak ada perbedaan antara alumni satu dengan yang lain di MTSN Rarangjami 2 angkatan 2003.

Sementara itu, Desi bersama Emi dan Neng Rika melakukan siaran langsung (live) melalui akun TikTok untuk mengabadikan momen tersebut.

Ini, Desi, merupakan moment terindah sekali saat bisa kumpul bareng alumni setelah sekian lama.

Dan tentu acara pun semakin meriah, ketika salah satu alumni berdiri dan menyampaikan pantun khusus untuk seluruh peserta:

Bukber bersama alumni ini adalah saat rame-rame dengan balutan rasa persaudaraan yang erat meski jauh berbeda tempat.

"MTSN Rarangjami 2 jadi pangkal cinta, Silaturahmi kita terus terjaga sampai tua nanti," ujarnya.

Usai pantun itu disampaikan, seluruh ruangan penuh dengan tepukan dan sorakan kegembiraan. 

Sementara Emi asyik menikmati secangkir kopi hitam yang dinikmati bersama hidangan bukber yang lezat, mulai dari lauk pauk khas daerah hingga makanan penutup yang menyegarkan.

Masih di tempat yang sama, Desi sebagai anggota panitia penyelenggara mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh alumni yang telah meluangkan waktu untuk hadir. 

Ia mengaku sangat mengapresiasi rekan panitia serta seluruh pihak yang mendukung kelancaran acara, diantaranya EMI, Neng Rika, Ita, Mega, Bu Rina, dan Imas.

Di akhir acara, seluruh Forum Sosononoan Alumni MTSN Rarangjami 2 angkatan 2003 juga mengucapkan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026.

Hari Raya tiba dengan suka cita yang penuh, Alumni kita berkumpul meski dulu berbeda kelas. Minal aidzin walfaizin kita ucapkan dengan tulus, Mohon maaf lahir batin, semoga kita selalu diberkati.

"Kita sebagai alumni MTSN Rarangjami 2 angkatan 2003 adalah teman yang tidak pernah ada batasan," tandasnya. (@nwarwaluyo)

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN