Dengan Tema Bersatu Bercerita, MTSN Rarangjami 2 Tasikmalaya Gelar Reuni Angkatan 2003

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Kembali, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTSN) Rarangjami 2 Tasikmalaya menggelar Reuni tahunan untuk angkatan 2003 dengan tema Bersatu Bercerita sukses dilaksanakan.

Selain dihadiri seluruh alumni angkatan tersebut, reuni ini juga turut dahadiri beberapa guru seperti Agus S.Pd., M.Pd.I. dan Hertika yang menyempatkan hadir untuk memberikan pesan semangat dan meresapi suasana kebersamaan yang hangat.

Dan rumah makan Sambal Hejo, sengaja dipilih menjadi lokasi reuni pasalnya tempatnya yang berdekatan dengan sekolah. 

Dihadapan teman-teman alumninya,  Ketua Panitia Reuni, Parid Zaelani menekankan pentingnya kebersamaan untuk memelihara ikatan antar alumni.

"Reuni ini diharapkan bisa menjadi wadah untuk menyatukan kembali hubungan persahabatan yang terputus selama bertahun-tahun," ungkap Parid.(28/12/25) 

Parid juga menyampaikan terima kasih kepada semua alumni dan guru yang telah hadir, sehibmembuat acara ini begitu meriah.

Pihaknya juga berharap reuni tahun ini menjadi awal baru untuk terjalinnya kerja sama antar alumni, baik untuk kepentingan pribadi maupun berkontribusi pada kemajuan almamater.

Selama acara, peserta alumni pun hanyut saling berbagi cerita menarik baik saat masa dulu di sekolah maupun pengalaman hidup setelah lulus serta harapan masa depan. 

Serangkaian kegiatan menarik juga diadakann seperti sesi berbagi pengalaman, permainan nostalgia dan sesi foto bersama untuk mengabadikan momen berharga, turut mewarnai selama kegiatan berlangsung.

Salah satu peserta, Emi Maryani mengaku senang bisa bertemu kembali teman lama yang selama ini berpisah.

"Dan tema Bersatu Bercerita sangat sesuai karena melalui cerita, ikatan persahabatan bisa diperkuat," ujar Emi. 

Di akhir acara, peserta alumni pun berjanji untuk menggelar kegiatan serupa di tahun depan dengan partisipasi yang lebih banyak dan program yang lebih variatif. (anwarwaluyo)


Forwapi Tetapkan Program Unggulan "Sawala Sahabat Wartawan Di Sekolah" Dan Struktur Organisasi 2026

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Forum Wartawan Priangan (FORWAPI) menggelar rapat akhir tahun 2025 untuk membahas dan mematangkan program kerja tahun 2026. Acara yang dihadiri oleh Ketua DPC Ciamis, DPC Banjar, DPC Kota Tasikmalaya, DPC Pangandaran, serta pengurus DPP FORWAPI menghasilkan keputusan penting, antara lain penentuan program unggulan dan struktur organisasi baru.

PROGRAM UNGGULAN "SAWALA SAHABAT WARTAWAN DI SEKOLAH" (SAWAS)

Ketua Umum DPP FORWAPI, Halim Saepudin, menyampaikan bahwa program SAWAS menjadi fokus utama tahun depan. Program ini bertujuan untuk mengenalkan dunia jurnalistik kepada siswa-siswi di sekolah melalui kerja sama dengan Dinas Pendidikan.

"Kami ingin memberikan pemahaman tentang etika jurnalistik dan cara bijak bermedia sosial kepada generasi muda," ujar Halim.

Selain itu, program SAWAS direncanakan memberikan sertifikat kepada peserta yang ditandatangani oleh pihak kepala sekolah dan Dinas Pendidikan. "Kami berharap program ini berjalan lancar dan memberikan manfaat besar bagi dunia pendidikan," tambahnya.

PROGRAM DAN TANTANGAN LAINNYA

Selain SAWAS, FORWAPI juga akan menjalin kerjasama dengan Dinas Pendidikan dan pemerintahan desa untuk program-program pendukung. Media cetak "Coba Priangan" juga diharapkan terus berkontribusi positif bagi masyarakat.

Dalam bidang sosial, FORWAPI secara rutin mengadakan kegiatan santunan kepada yang membutuhkan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Sekretaris Jenderal FORWAPI, Ade Kurnia Sudrajat, menambahkan bahwa tantangan terbesar saat ini adalah meningkatkan partisipasi anggota dan mengelola anggaran secara transparan dan akuntabel. "Dengan semangat kebersamaan, kami yakin FORWAPI bisa terus eksis dan bermanfaat bagi masyarakat Priangan," pungkasnya.

HASIL KEPUTUSAN RAPAT

Salah satu keputusan utama adalah penundaan seminar jurnalistik hingga setelah Hari Raya Idul Fitri.

STRUKTUR ORGANISASI DPP FORWAPI PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2026

1. PEMBINA

- J. Nugraha, S.Pd, MM

- Herni Herliani, S.Pd. M.SI

- Jejen Zaenal, S.KM

- Jejen Setiawan

- Agus Waka

- Ajuh

- Amas

- Cecep Agah Nagoya

2. ADVOKASI & HUKUM

- Agung Pradana, SH, MM

3. KETUA UMUM

- Halim Saepudin

4. SEKJEN

- Ade Kurnia Sudrajat

5. WASEKJEN

- H. Asep Malik K, S.Sos

6. BENDAHARA UMUM

- Ajat Sudrajat

7. BIDANG HUBUNGAN MASYARAKAT (HUMAS)

- Iwan Kurniawan

- Mas Aji

8. BIDANG SUMBER DAYA MANUSIA (SDM)

- Yusep

- Beni

9. BIDANG KESEJAHTERAAN ANGGOTA DAN USAHA

- Sunaryo

- Yana Suryana

10. BIDANG OLAH RAGA

- Umar Sapali

- Edi Supardan

11. BIDANG KEAGAMAAN

- H. Odeng

- Sakiman

12. BIDANG INVESTIGASI

- Iwan MK Tipikor

- Edwin Nur Dian

13. BIDANG DOKUMENTASI & AKOMODASI

- Anwar Waluyo

- Roni Rusliyanto

 Tasikmalaya, 28 Desember 2025

(anwarwaluyo)

Suasana Hangat Penuh Keakraban Warnai Acara Reuni Lintas Angkatan SMPN 1 Pangandaran

PANGANDARANNEWS.COM - Dengan mengambil tema Perbedaan Itu Biasa Kebersamaan Milik Kita, ratusan alumni SMPN 1 Pangandaran siang tadi menggelar acara reuni lqintas angkatan, bertempat di aula SMPN 1 Pangandaran.(27/12/25)

Acara yang diselenggarakan di penghujung tahun 2025 dihadiri ratusan alumni dari berbagai angkatan, mulai dari tahun 70an sampai akhir 90an bahkan ada salah seorang alumni yang mengaku lulusan tahun 1965 ini berlangsung hangat dan penuh dengan tawa dan kekeluargaan.

Masing-masing alumnus pun tampak sangat antusias dan tampak mereka terlihat akrab dan saling bercengkrama satu sama lain, mengenang masa indah sekolah dulu.

Seperti disampaikan Ketua Panitia Reuni Lintas Angkatan Alumni SMPN 1 Pangandaran Drs Utuy BcIP SH, ia menekankan pada rekan - rekan peserta reuni agar ajang ini bisa menjadi tali silaturahmi silatruahmi antar alumni SMPN 1 Pangandaran lintas Angkatan.

Ia mengaku bangga karena pernah menjadi siswa disini dan bersyukur untuk acara reuni tahun ini cukup berhasil, bahkan kegiatan ini akan tindaklanjuti dengan membentuk ikatan alumni secara kelembagaan yang mempunyai dasar hukum.

"Dan ini tentu nantinya bisa menaungi seluruh alumni," ungkapnya.

Utuy yang mengaku alumni lulusan tahun 1972 ini mengatakan, acara reuni sudah setiap tahun dilaksanakan namun untuk tahun ini terasa berbeda karena jumlah yang hadir cukup banyak.

"Tahun kemarin 116 orang, sekarang alhamdulilah mencapai 270 orang yang hadir," terangnya.

Ia menyebut saat ini SMPN 1 Pangandaran sudah sangat jauh banyak perubahan, terutama dari segi fasilitasnya.

Hal senada disampaikan Tim Sarana Prasaraan Reuni Lintas Angkatan Alumni SMPN 1 Pangandaran Agus Teguh Suryaman, menurutnya, reuni ini terselenggara hasil berkolaborasi dari seluruh angkatan yang bersama-sama berkontribusi untuk menyukseskan acara Reuni Lintas Angkatan ini.

Yang menariknya, kata Agus, tindak lanjut dari reuni ini ada keinginan dari seluruh alumni untuk membentuk sebuah organisasi atau lembaga.

"Semacam wadah ikatan alumni SMPN 1 Pangandaran untuk menaungi semua aktivitas kedepan," katanya.

Agus yang merupakan alumni angkatan 95 ini menambahkan, setelah terbentuk organisasi tersebut maka sinergitas antar alumni pun nantinya akan lebih kuat karena wadah ini diprakarsai oleh semua angkatan.

"Kalau dibuat hanya per angkatan saja kan tidak akan terlalu kuat," ucap Agus.

Ia juga mengatakan, kedepanya juga bisa membentuk badan otonom atau yayasan yang nantinya akan menjadi garda terdepan untuk berbagai kegiatan khususnya untuk para alumni.

Kenapa harus berbadan hukum, karena kalau organisasi tidak berbadan hukum, menurutnya, akan menjadi masalah kedepanya. 

"Jadi kalau sudah terbentuk yayasan, bisa berkontribusi untuk kemajuan sekolah, untuk membantu alumni, guru, dari sosialnya maupun financialnya," pungkasnya.(hiek)

Suasana Hangat Dan Akrab Warnai Acara Reuni Lintas Angkatan SMPN 1 Pangandaran

PANGANDARANNEWS.COM - Dengan mengambil tema Perbedaan Itu Biasa Kebersamaan Milik Kita, ratusan alumni SMPN 1 Pangandaran siang tadi menggelar acara reuni lintas angkatan, bertempat di aula SMPN 1 Pangandaran.(27/12/25)

Acara yang diselenggarakan di penghujung tahun 2025 dihadiri ratusan alumni dari berbagai angkatan, mulai dari tahun 70an sampai akhir 90an bahkan ada salah seorang alumni yang mengaku lulusan tahun 1965 ini berlangsung hangat dan penuh dengan tawa dan kekeluargaan.

Masing-masing alumnus pun tampak sangat antusias dan tampak mereka terlihat akrab dan saling bercengkrama satu sama lain, mengenang masa indah sekolah dulu.

Seperti disampaikan Ketua Panitia Reuni Lintas Angkatan Alumni SMPN 1 Pangandaran Drs Utuy BcIP SH, ia menekankan pada rekan - rekan peserta reuni agar ajang ini bisa menjadi tali silaturahmi silatruahmi antar alumni SMPN 1 Pangandaran lintas Angkatan.

Ia mengaku bangga karena pernah menjadi siswa disini dan bersyukur untuk acara reuni tahun ini cukup berhasil, bahkan kegiatan ini akan tindaklanjuti dengan membentuk ikatan alumni secara kelembagaan yang mempunyai dasar hukum.

"Dan ini tentu nantinya bisa menaungi seluruh alumni," ungkapnya.

Utuy yang mengaku alumni lulusan tahun 1972 ini mengatakan, acara reuni sudah setiap tahun dilaksanakan namun untuk tahun ini terasa berbeda karena jumlah yang hadir cukup banyak.

"Tahun kemarin 116 orang, sekarang alhamdulilah mencapai 270 orang yang hadir," terangnya.

Ia menyebut saat ini SMPN 1 Pangandaran sudah sangat jauh banyak perubahan, terutama dari segi fasilitasnya.

Hal senada disampaikan Tim Sarana Prasaraan Reuni Lintas Angkatan Alumni SMPN 1 Pangandaran Agus Teguh Suryaman, menurutnya, reuni ini terselenggara hasil berkolaborasi dari seluruh angkatan yang bersama-sama berkontribusi untuk menyukseskan acara Reuni Lintas Angkatan ini.

Yang menariknya, kata Agus, tindak lanjut dari reuni ini ada keinginan dari seluruh alumni untuk membentuk sebuah organisasi atau lembaga.

"Semacam wadah ikatan alumni SMPN 1 Pangandaran untuk menaungi semua aktivitas kedepan," katanya.

Agus yang merupakan alumni angkatan 95 ini menambahkan, setelah terbentuk organisasi tersebut maka sinergitas antar alumni pun nantinya akan lebih kuat karena wadah ini diprakarsai oleh semua angkatan.

"Kalau dibuat hanya per angkatan saja kan tidak akan terlalu kuat," ucap Agus.

Ia juga mengatakan, kedepanya juga bisa membentuk badan otonom atau yayasan yang nantinya akan menjadi garda terdepan untuk berbagai kegiatan khususnya untuk para alumni.

Kenapa harus berbadan hukum, karena kalau organisasi tidak berbadan hukum, menurutnya, akan menjadi masalah kedepanya. 

"Jadi kalau sudah terbentuk yayasan, bisa berkontribusi untuk kemajuan sekolah, untuk membantu alumni, guru, dari sosialnya maupun financialnya," pungkasnya.(hiek)

Kepala UPTD Parkir Kota Tasikmalaya Himbau Agar Masyarakat Bayar Parkir Ke Petugas Resmi

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta untuk menertibkan sistem parkir di Kota Tasikmalaya, Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Parkir, Uen Haeruman memberikan himbauan tegas kepada masyarakat agar tidak selalu membayar parkir kepada petugas resmi yang telah ditunjuk. 

Ia juga mengatakan, masyarakat jangan sampai membayar kepada parkir liar yang tidak jelas kontribusinya terhadap pembangunan kota.

"Masyarakat diminta mengambil karcis dulu baru membayar parkir kepada petugas utama yang terjun ke lapangan," ucapnya, saat ditemui Pangandaran News disela-sela kesibukannya.(27/12/25)

Menurutnya, pembayaran parkir yang benar selain akan masuk ke kas daerah dan selanjutnya digunakan untuk berbagai program pembangunan kota juga hal ini dapat membantu menciptakan sistem parkir yang lebih tertib dan teratur.

Ia menyebut, pihaknya terus berupaya melakukan sosialisasi tentang pentingnya membayar parkir secara benar serta akan menindak tegas para parkir liar yang merugikan masyarakat dan daerah.

"Kami berharap dengan himbauan ini kesadaran masyarakat akan pentingnya membayar parkir kepada petugas resmi semakin meningkat, sehingga dapat mendukung pembangunan Kota Tasikmalaya," pungkasnya.(anwarwaluyo)

Bupati Pangandaran Lantik 2.730 Non ASN Jadi Tenaga PPPK Paruh Waktu

PANGANDARANNEWS.COM - Siang tadi Bupati Kabuten Pangandaran, Citra Pitriyami melantik serta memberikan Surat Keputusan (SK) kepada 2.730 orang non ASN di lingkungan Pemkab Pangandaran diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu, bertempat di alun-alun Parigi.(24/12/25)

Seperti diketahui, dari jumlah 2.730 PPPK paruh waktu ini terdiri dari tenaga guru sebanyak 469 orang, pegawai kependidikan 346 orang, tenaga kesehatab 378 orang dan tenaga teknis 1.537 orang.

Dihadapan peserta pelantikan,  dalam sambutannya bupati menyampaikan harapannya agar tenaga PPPK Paruh waktu yang baru dilantik ini bisa bekerja dengan baik, profesional dan penuh intergritas.

Saat ini, kata bupati, para tenaga PPPK ini sudah menjadi bagian dari penyelenggaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran.

"Dan saat ini masyarakar Kabupaten Pangandaran perlu mendapat pelayanan terbaik dalam segala aspek," ungkapnya.

Bupati mengatakan, untuk besaran gaji mereka disesuai dengan eksisting kemarin dan ini tergantung pada SKPD masing-masing

Masih di tempat yang sama, Kepala Bidang pengadaan, pengembangan, kompetensi, dan informasi di BKPSDM Kabupaten Pangandaran, Dodi Soleh Hidayat, mengatakan, kinerja PPPK Paruh Waktu kinerjanya sama dengan ASN. Karena, sebetulnya PPPK Paruh Waktu ini adalah ASN sesuai dengan keputusan KepmenPAN-RB nomor 16 Tahun 2025. Mereka menjalankan tugas berdasarkan perjanjian kinerja untuk melaksanakan pekerjaan dalam kurun waktu tertentu, dan ini sesuai ketentuan bahwa PPPK Paruh Waktu ini masa kerjanya ditetapkan setiap satu tahun sekali.

"Namun nanti jika berdasarkan evaluasi kinerja masih dibutuhkan, tentu ada opsi dalam hal ini sesuai ketersediaan anggaran dan kebutuhan pegawai PPPK Paruh Waktu dapat diangkat menjadi PPPK," ucapnya.(hiek)

Diisi Berbagai Kegiatan, Pemdes Cimanuk Gelar Peringatan Hari Ibu Meriah

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Pemerintah Desa Cimanuk, Kecamatan Cikalong, tadi menggelar peringatan Hari Ibu yang jatuh pada tanggal 22 Desember. Acara ini pun diisi dengan berbagai kegiatan, salah satunya adalah lomba tumpeng yang diselenggarakan oleh PKK Desa Cimanuk. Lomba ini diikuti dengan antusias oleh ibu-ibu dari berbagai dusun, di mana setiap dusun mengirimkan dua tim untuk berlomba dalam kreativitas dan cita rasa tumpeng.

Seperti disampaikan Kepala Desa Cimanuk, Anhar, peringatan Hari Ibu ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antar warga desa serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya peran ibu dalam keluarga dan masyarakat. 

Dan acara ini, kata Anhar, menjadi bukti nyata perhatian dan penghargaan Pemerintah Desa Cimanuk terhadap peran serta kontribusi ibu dalam pembangunan desa.

Ia pun tidak lupa menyampaikan apresiasinya yang mendalam terhadap peran ibu, dan hari ini adalah hari saatnya untuk semua berbakti kepada seorang ibu.

"Saya atas nama Pemerintah Desa Cimanuk, mengucapkan Selamat Hari Ibu kepada seluruh ibu hebat," ujarnya.(22/12/25)

*anwarwaluyo*

Kades Cimanuk Inisiasi Jum'at Bersih, Budayakan Hidup Sehat Pada Warga

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Pemdes Cimanuk, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, setiap hari Jumat rutin melaksanakan kegiatan kebersihan.

Kegiatan Jum'at Bersih diinisiasi langsung oleh Kepala Desa Cimanuk, Anhar ini dilaksanakan serentak setiap hari Jumat pagi dengan melibatkan seluruh perangkat desa dan warga.

Kepada Pangandaran NEws, Anhar menyampaikan, pijaknya berharap bisa menciptakan budaya hidup bersih dan sehat di tengah masyarakat.

Sebenarnya kegiatan Jum'at Bersih di Desa Cimanuk ini, kata Anhar, terlahir dari inspirasi pesan Gubernur Jawa Barat yang menyeru seluruh jajaran pemerintahan desa untuk rutin menjaga kebersihan lingkungan. 

"Tujuan utama program ini adalah menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman, baik di area perkantoran balai desa maupun di lingkungan masyarakat secara luas," ungkap Anhar.(19/12/25)

Pada hari pelaksanaan pertama, imbuhnya, kegiatan dimulai tepat pada pukul 08.00 WIB dengan membersihkan area kantor desa. Baik di dalam ruangan maupun di sekitar halaman balai des, yang dilaksanakan oleh perangkat desa.

"Sementara untuk masyarakat membersihkan lingkungan sekitar rumah dan jalan raya di desa," katanya.

Anhar juga menyampaikan apresiasi terhadap semangat gotong royong yang ditunjukkan baik oleh perangkat maupun warga,  karena dampak dari kegiatan Jum'at Bersih ini tidak hanya membuat lingkungan bersih tapi juga menambah kenyamanan warga ketika berkunjung atau membutuhkan layanan di Balai Desa.

" Saya berharap kegiatan ini tidak hanya berjalan sesekali, tapi bisa menjadi budaya yang terus tumbuh dan berkembang di di Desa Cimanuk," ucapnya.(anwarwaluyo)

Kepala UPTD Parkir Pemkot Tasikmalaya, Tanpa Karcis Parkir Resmi Masyarakat Berhak Parkir Gratis

Uhen
PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Pemerintah Kota Tasikmalaya memiliki aturan yang jelas terkait retribusi parkir tepi jalan, di dalam aturan tersebut masyarakat berhak parkir secara gratis jika petugas parkir resmi tidak memberikan karcis. 

Demikian disampaikan Kepala UPTD Parkir Kota Tasikmalaya, Uhen, saat ditemui Pangandaran News di ruang kerjanya.(18/12/25)

Menurutnya, petugas parkir resmi wajib memberikan karcis sebagai bukti legalitas pemungutan biaya retribusi. Meskipun tidak ada peraturan yang secara tegas menyatakan, tanpa karcis maka gratis.

"Jadi karcis itu berfungsi sebagai alat bukti pembayaran, sehingga jika tidak diberikan karcis masyarakat berhak menolak membayar," jelas Uhen.

Selain itu,  kata Uhen, petugas parkir resmi di Dinas Perhubungan Kota Tasikmalaya juga wajib mengenakan seragam dan name tag sebagai tanda pengenal. 

Uhen menyebut, jika masyarakat menemukan petugas parkir yang meminta pembayaran tanpa memberikan karcis maka masyarakat dapat menolak dan melaporkannya ke Dinas Perhubungan Kota Tasikmalaya.

Lebih jauh Uhen mengatakan, saat ini UPTD Parkir Kota Tasikmalaya sedang melakukan upaya untuk mencapai target retribusi parkir sebesar Rp 2 miliar. Salah satu langkah yang diambil, pihaknya dengan rutin melakukan pemantauan ke lapangan untuk memastikan penerapan aturan tanpa karcis parkir gratis dan membiasakan petugas memberikan karcis terlebih dahulu kepada pengguna jasa parkir sebelum menerima uang. 

"Tujuan dari langkah ini salah satunya untuk menghindari terjadinya pungli di sektor parkir," tegasnya.(anwarwaluyo)

Pemdes Santanamekar Selesaikan Proyek Hotmix Jalan Dari Anggaran Banprov 2025

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Pemerintah Desa (pemdes) Santanamekar, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, di bawah kepemimpinan Kepala Desa Ade Saripudin, telah berhasil melaksanakan proyek peningkatan jalan dengan permukaan hotmix yang didanai oleh Bantuan Provinsi (Banprov) Jawa Barat tahun 2025.

Hotmix manual ini diterapkan pada Jalan Desa Adang Hudori, Dusun Leuwibodas RT 001, sepanjang 230 meter dan lebar 2,5 meter dengan menelan anggaran sebesar Rp98 juta yang bersumber dari Bantuan Keuangan Desa tahun anggaran 2025.

Saat wawancara dengan Pangandaran News, Kepala Desa Santanamekar, Ade Saripudin mengatakan, realisasi proyek ini melibatkan partisipasi aktif warga masyarakat.

Selain masyarakat, kata Ade, saat pengerjaan jalan ini pun turut dihadiri berbagai elemen, seperti BPD, LPM, Babinsa, tokoh masyarakat.

Ade juga tidak lupa menyampaikan terima kasih kepada Pemprov Jawa Barat atas kucuran bantuan yang memungkinkan pelaksanaan proyek tersebut, dan berharap semoga jalan yang mulus ini membawa manfaat bagi seluruh warga.

"Kami juga berterimakasih kepada masyarakat yang sudah mendukung serta berpartisipasi sehingga semuanya dapat merasakan langsung manfaatnya," ungkap Ade. (17/12/25)

Ade Saripudin 
Ia menambahkan, dengan visi "Ngurus Lembur Tata Kota, Lembur Diurus Kota Tata," Desa Santanamekar terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakatnya melalui pembangunan infrastruktur.

"Semoga manfaat pembangunan ini sepenuhnya bisa dirasakan oleh seluruh warga Desa Santanamekar," ucapnya.(anwarwaluyo)

 

 

Mulai 1 Desember 2025 RSUD Pandega Pangandaran Umumkan Perubahan Jadwal Dokter Spesialis, Simak Selengkapnya

(hiek) 15 Desember 2025

PANGANDARANNEWS.COM – Pihak manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandega Pangandaransecara resmi mengumumkan perubahan dan penyesuaian jadwal praktik dokter spesialis yang akan mulai berlaku pada 1 Desember 2025, informasi ini disampaikan guna meningkatkan pelayanan serta memberikan kepastian jadwal bagi masyarakat.

Pelayanan dokter spesialis saraf (neurologi) akan dilayani oleh dr. Alfian Dwi Sukma, Sp.N dengan hari praktik Senin, Kamis, Jumat, dan Sabtu.

Untuk layanan kesehatan mata, RSUD menghadirkan dua dokter spesialis dengan pembagian jadwal sebagai berikut:

1. dr. Mia Rachmawati N, Sp.M

Hari praktik, Senin, Selasa, dan Jumat dengan tambahan layanan pada hari Sabtu pada minggu ke-1 dan ke-3

2. dr. Mega Prayoga, Sp.M

Hari praktik, Rabu dan Kamis dengan tambahan layanan pada hari Sabtu pada minggu ke-2 dan ke-4.

Agar pelayanan berjalan optimal, masyarakat diimbau memperhatikan jadwal pendaftaran berikut,

Senin – Kamis: pukul 07.00 – 11.00 WIB

Jumat: pukul 07.00 – 10.00 WIB

Sabtu: pukul 07.00 – 10.30 WIB

Pihak rumah sakit mengimbau pasien untuk datang lebih awal dan memastikan kelengkapan administrasi sebelum mendaftar.

Perubahan jadwal ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pelayanan serta kenyamanan pasien.

Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi bagian informasi atau media resmi rumah sakit tersebut. ***

Peringati Hari AIDS Sedunia, RSUD Pandega Pangandaran Pastikan Pasien Diperlakukan Secara Bermartabat

PANGANDARANNEWS.COM - Peringatan Hari AIDS Sedunia yang selalu diperingati tiap 1 Desember kembali jadi peringatan keras bagi publik Pangandaran, bukan sekadar seremoni namun momen ini menyentil nuran bahwa ternyata HIV/AIDS masih ada, masih mengintai, dan masih dibungkus stigma yang membunuh perlahan.

Tahun 2025 ini, beberapa waktu lalu RSUD Pandega Pangandaran tampil di garis depan dengan mengusung tema internasional, “Mengatasi Gangguan, Mentransformasi Respons terhadap AIDS". Tema ini bukan slogan kosong, tapi teriakan lantang untuk membongkar berbagai hambatan penanggulangan HIV/AIDS, mulai dari diskriminasi, rasa takut berlebihan, hingga minimnya pengetahuan masyarakat.

Seperti disampaikan Direktur RSUD Pandega Pangandaran pada Peringatan dr. Titi Sutiamah pada Hari AIDS Sedunia beberapa waktu lalu, momen ini harus jadi perlawanan bersama dan bukan hanya menjadi rutinitas tahunan tanpa makna. 

Stigma, kata Titi, malah menjadi musuh terbesar yang justru membuat penyebaran HIV/AIDS semakin sulit dikendalikan. D ini bukan sekadar peringatan seremonial, karena saat ini ternyata masih banyak gangguan yang menghambat penanggulangan HIV/AIDS terutama stigma sosial. 

"Kami, RSUD Pandega berkomitmen memberikan layanan tanpa diskriminasi dan memastikan setiap pasien diperlakukan secara bermartabat,” tegasnya.(12/12/25)

Titi menyebut, RSUD Pandega juga mengajak masyarakat untuk berani melangkah lebih jauh tes dini HIV dan ajakan ini disampaikan secara terbuka demi memutus mata rantai penularan sejak awal.

"Ayo lakukan tes, ketahui status kesehatan dan jangan takut karena dengan mengetahui status lebih awal kita bisa mengambil langkah tepat untuk melindungi diri sendiri dan orang-orang di sekitar kita,” imbuhnya.

Di tengah masih kuatnya pandangan miring terhadap Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA), Titi  memastikan pihaknya melakukan pelayanan konseling, tes HIV, hingga pendampingan medis tersedia secara mudah, ramah, aman, dan bebas stigma. 

"RSUD Pandega milik daerah ini ingin menjadi ruang aman bagi siapa pun yang membutuhkan pertolongan," ungkapnya.

Titi juga berharap peringatan Hari AIDS Sedunia di Pangandaran mampu menjadi titik balik, bukan lagi bisik-bisik penuh prasangka tapi menjadi suara lantang melawan ketidaktahuan.

Dengan transformasi respons yang digaungkan, RSUD Pandega menargetkan kesadaran publik meningkat, pencegahan makin masif, dan penanggulangan HIV/AIDS berjalan lebih efektif serta berkelanjutan.

"Pesan kami jelas, lawan stigma, berani tes, dan jangan biarkan HIV/AIDS terus mengintai dalam senyap," tegasnya lagi. (hiek)

Mengapa 1000 HPK Sangat Penting Bagi Anak? Ini Penjelasan Bidan RSUD Pandega Pangandaran

(hiek) 4 Desember 2025

PANGANDARANNEWS.COM - RSUD Pandega Pangandaran kembali menggelar kegiatan edukatif Ngobrol Bareng Seputar Kesehatan (NGOBATAN), dan kali ini dengan mengangkat topik penting seputar tumbuh kembang anak.

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber Mirna Nuraisyah, S.Tr.Keb., Bdn, Bidan RSUD Pandega Pangandaran, yang membahas tema “Mengapa 1000 Hari Pertama Kehidupan Sangat Penting Bagi Anak?”.

Dalam pemaparannya, Mirna menjelaskan, periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) merupakan masa emas sekaligus masa kritis bagi pertumbuhan dan perkembangan anak. Periode ini dimulai sejak terjadinya pembuahan (konsepsi) hingga anak berusia dua tahun. Pada rentang waktu tersebut, perkembangan otak, fisik, kecerdasan, hingga emosi anak berlangsung sangat pesat dan menentukan kualitas hidupnya di masa depan.

1000 HPK ini, kata Mirna, merupakan fondasi utama bagi kehidupan anak. 

"Asupan nutrisi dan stimulasi yang optimal pada masa ini sangat menentukan kesehatan, kecerdasan, serta daya tahan tubuh anak hingga dewasa,” terang Mirna.(4/12/25)

Menurutnya, kekurangan gizi pada masa 1000 HPK dapat menimbulkan dampak jangka panjang bahkan bersifat permanen. Salah satu dampak yang paling sering terjadi adalah stunting, yakni kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis yang menyebabkan tinggi badan anak lebih pendek dari standar usianya. 

"Kondisi ini tidak hanya memengaruhi fisik, tetapi juga kemampuan belajar dan produktivitas anak di masa mendatang," jelasnya lagi.

Mirna juga memaparkan beberapa alasan mengapa 1000 HPK sangat penting, pertama perkembangan otak bayi berlangsung sangat cepat pada periode ini. Miliaran sel saraf terbentuk dan saling terhubung, sehingga menjadi dasar kecerdasan dan kemampuan berpikir anak dn kekurangan nutrisi pada masa ini dapat menghambat pembentukan jaringan otak secara optimal.

Kedua, pertumbuhan fisik anak, termasuk tulang dan organ tubuh, sangat bergantung pada asupan gizi yang cukup. Jika kebutuhan gizi tidak terpenuhi, risiko stunting akan meningkat dan sulit diperbaiki di kemudian hari. Ketiga, pembentukan kecerdasan dan emosi juga terjadi secara intensif. Anak yang mendapatkan nutrisi dan stimulasi yang baik cenderung memiliki kemampuan belajar, kesehatan mental, dan emosi yang lebih stabil.

1000 HPK ini juga, imbuh Mirna, menjadi waktu emas untuk mencegah stunting. Pencegahan bisa dilakukan melalui pemenuhan gizi yang cukup, pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama, MPASI bergizi setelah usia enam bulan, serta stimulasi yang sesuai.

Ia menambahkan, beberapa faktor kunci yang harus diperhatikan selama 1000 HPK. Di antaranya pemenuhan nutrisi ibu hamil, karena kondisi gizi ibu sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang janin. Selain itu, pemberian ASI eksklusif sangat dianjurkan karena ASI mengandung nutrisi lengkap dan mampu meningkatkan daya tahan tubuh bayi.

Setelah bayi berusia enam bulan, pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang bergizi dan seimbang juga menjadi hal penting. Tak kalah penting, stimulasi dini melalui interaksi, komunikasi, dan permainan sederhana dapat merangsang perkembangan otak anak secara optimal.

"Melalui kegiatan NGOBATAN ini, RSUD Pandega Pangandaran, kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan sebagai investasi terbaik untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di masa depan," pungkasnya.

Ketua Kwarran Karangnungal Hari Ini Buka Kegiatan LT 1 Penggalang Pangkalan SMPN 4 Karangnungal

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Ketua Kwarran Ranting Karangnunggal, Ending Abdul Sohiq, S.Pd., M.Pd., Mg., siang tadi menghadiri sekaligus membuka Lomba Tingkat (LT) 1 Penggalang Pangkalan SMP Negeri 4 Karangnunggal, bertempat di Desa Cikapinis.(16/12/25)

Selain Ka Kwarran, LT 1 yang diikuti oleh 14 regu penggalang putra dan putri turut dihadiri Kepala Sekolah SMPN 4 Karangnunggal Gati Durgathy, S.Pd. selaku Mabigus, Kepala Desa Cikapinis Azis Nuryana, Ketua Pelaksana Yayan, S.Pd., M.Pd., Bhabinkamtibmas Desa Cikapinis Aiptu Usep Risdiana, S.I.P., serta para kaka pembimbing pangkalan.

Dalam sambutannya, Ending berkesempatan menyampaikan terima kasih kepada SMPN 4 Karangnunggal yang sudah bisa bekerjasama mendukung program Kwarran salah satunya membina generasi muda melalui kepramukaan. 

"Kegiatan LT 1 hari ini sangat bermanfaat untuk anak-anak anggota gerakan Pramuka," ujarnya.

Ending mengatakan, para peserta LT tentuny akan mendapatkan pengalaman lebih selain kegiatan rutin latihan. Dan ini adalah akumulasi puncak dari kegiatan sehari-hari, sehingga membekali generasi muda dengan pengetahuan dan keterampilan yang berguna untuk persiapan kehidupan di masa depan.

Sementara menurut Ketua Pelaksana, Yayan, tujuan kegiatan LT ini sesuai dengan motivasi Pramuka, yaitu membangun karakter, kerjasama tim, dan jiwa pantang menyerah melalui kegiatan seru dengan slogan Satu untuk Semua, Semua untuk Satu.

"Kita fokus pada pembentukan diri menjadi pemimpin masa depan yang berkarakter, bertanggung jawab, mencintai alam, dan menjadikan tantangan sebagai ajang belajar untuk berkembang," tandasnya.(anwarwaluyo)

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN