Dalam Acar Pelepasan 22 Siswa Kelas VI, SDN Muktisari Tampilkan Kreasi Seni


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- SDN Muktisari Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya siang tadi menggelar acara kenaikan kelas sekaligus dalam rangka pelepasan siswa kelas VI.(21/06)

Kepada PNews, Kepala SDN Muktisari Ati, SPd mengatakan, dalam acara tersebut siswa dari seluruh kelas tampil dengan kreasi seni masing-masing untuk mengembangkan bakat yang mereka miliki sesuai dengan bakat yang dimilki masing-.masing siswa.

"Ada yang menampilkan pantomim, baca puisi, menyanyi dan penampilan lainnya," ucap Ati.

Ati berharap 22 siswa yang telah lulus semua bisa melanjutkan pendidikannya ke jenjang selanjutnya, seperti ke SMP, Tsanawiyah atau pun ke pesantren.

Ati menyebut, SD Muktisari selama ini siswa-siswanya selalu bisa berprestasi, salah satunya pada ajanh O2SN tahun ini bisa tampil menjadi juara.

"Sekali lagi saya berpesan kepada orangtua siswa agar anak-anaknya bisa melanjutkan sekolah ke tingkat lebih tinggi, kalau bisa hingga ke perguruan tinggi," tegasnya.(anwarwaluyo)





 

Seorang Perangkat Desa Di Karangnunggal Hasilkan Uang Dari Freelance Creator YouTube


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Untuk menjadi salah satu  freelance creator YouTube, seorang kontent creator asal Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya   Windawati, terus menerus mempromosikan wisata kuliner miliknya.

Selain promosi wisata kuliner, kata Windawati, ia juga kebetukan mempunyai usaha di bidang lain, pembuatan soufenir untuk keperluan pernikahan, ulang tahun, wisuda dan acara lainnya.

"Saya bersukur karena berkat dorongan para sahabat saya kini menjadi creator," ungkap Windawati, saat dihubungi PNews melalui telepon celullernya.(20/06)

Meski disibukan dengan pekerjaan sehari-hari di kantor Pemerintahan Desa Karangmekar, ia mengaku senang karena masih punya kesempatan untuk tetap berkarya menjadi kontent creator untuk ikut mempromosikan potensi desa dan usaha kecilnya.

"Mudah-mudahan kesempatan menjadi bagian dari freelancer di Hipwee ini masih tetap ada agar saya yang masih terus belajar seperti ini bisa mengembangkan diri," imbuhnya.

Ia menyebut awal usahanya ini dimulai dari hobi, dan hingga sekarang menjadi ladang usaha yang bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah.


Windawati juga menghimbau kepada siapa saja agar bisa terus berkarya serta bisa menjadi strong women dimana pun berada, sehingga pada momen International Woman’s Day ini di saat ini usia masih muda masih tetap semangat.

Apa arti kebahagiaan bagi wanita masa kini yang tampaknya senantiasa dituntut untuk serba bisa, bagaimana cara menemukan keseimbangan hidup di era modern yang serba cepat ini,  sebagai wanita, menurutnya, ia diciptakan sebagai mahluk Tuhan yang unik, khas dan berharga, dengan tujuan yang mulia agar dapat mencapai potensi sejati.


"ngomong-ngomong bagi siapa saja yang memerlukan produk saya, bisa request sesuai keinginan dan budget kalian dan free kartu ucapan minimal 50k," ucapnya.

Berikut alamat yang bisa dihubungi, 

-WhatsApp 085223048920

#buketkarangnunggal #bukettasik #buketsnack #buketuang #buketboneka #kadoultah #bukettunangan #buketbunga #buketwisuda #buketrokok #buketpernikahan

#skbouquet.Deskripsi Buku

 (anwarwaluyo)

Tanggapi Tabungan Siswa Yang Belum Dibayar, Pemkab Pangandaran Segera Buat Tim Khusus. Masarakat Masih Harus Sabar ?


PANGANDARANNEWS.COM
- Menyikapi tabungan siswa di sekolah yang ramai di publik bahkan di sejumlah media sosial (medos), Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata, dalam rapat kordinasi (rakor) tadi siang di aula setda pun segera membentuk tim khusus untuk menyelesaikan maslalah tabungan siswa ini.(19/06)

Usai rakor, kepada sejumlah awak media bupati menyampaikan, pihaknya sudah mengumpulkan kepala sekokah, komite sekolah dan pihak terkait lainya untuk mendengar kejelasan persoalan ini.

Dalam rakor tadi, Jeje mengaku lebih banyak mendengarkan apa yang sesungguhnya terjadi mengenai tabungan siswa ini,  dan semua ini tentu harus segera bisa diselesaikan.

"Maka saya bentuk tim yang diketuai oleh Inspektur, Pa Apip untuk segera bekerja menyelesaikannya," kata Jeje.

Agar tim bekerja lebih optimal, Jeje juga mengatakan, pihaknya akan melibatkan pengacara atau penggiat hukum dalam tim tersebut dan setiap dua minggu dilakukan evaluasi kerja tim diantaranya untuk membicarakan langkah-langkah selanjutnya, menginpentarisir data dan masukan.

"Total tabungan siswa yang mandeg di dua kecamatan, Parigi dan Cijulang hampir mencapai Rp 5 Miliar." terang Jeje.

Awal permasalahanya memang muncul saat perubahan sistem penggajian berubah menjadi digital, yaitu gaji diterima oleh yang bersangkutan dan tidak melalui kordinator bendahara, dan juga lsaat terjadi pandemi.Covid-19.

Jeje mengatakan, masalah pengembalian tabungan siswa ini memang di sebagian sekolah  ada yang bermasalah namun ada juga yang lancar dalam pengembalianya, tetapi ada juga yang benar-benar macet. Dan uang tabungan siswa yang macet itu kebanyakan di guru ASN yang pensiun, sementara di guru yang masih aktif, relatif sangat kecil.

"Di Kecamatan Cijulang ada yang di guru dan koperasi, sementara di Parigi kebanyakan di koperasi," ucapnya.

Jeje menambahkan, ada dua koperasi guru di Cijulang dan Parigi yang menyatakan siap menjual asetnya untuk menutupi tabungan siswa yang belum terbayar.

Ia juga menegaskan agar koperasi harus segera menyelesaikan secepatnya  penjualan aset tersebut, dan ini akan terus dipantau oleh tim yang sudah dibentuk.

"Semuanya ada tiga koperasi, Cijulang 1 dan Parigi 2, namun ada koperasi di Parigi yang masih pikir-pikir untuk menjual asetnya," ucapnya.

Jeje meminta kejelasan tentang prosedur menabung di sekolah, hingga pengamanan uang tersebut, karena ini harus jelas prosedurnya sehingga jangan sampai terjadi lagi.

Menurutnya, prosedur simpan pinjam di koperasi ini memang terlalu mudah tidak seperti di bank konvensional jika akan pinjm harus melalui survei dan lainnya.

Disoal adanya beberapa laporan masarakat terkait tabungan siswa ke pihak kepolisian, Jeje menilai masalah aduan tersebut ini bukan ranah Pemkab Pangandaran. (hiek)

Akibat Pinjaman Anggota Macet Dan Koperasi Tidak Ada Uang, Tabungan Siswa Jadi Korban ?

 


PANGANDARANNEWS.COM
- Hanya berselang beberpa waktu saja setelah viral masalah Guru Husen yang mengaku kena pungli dan diintimidasi, kembali dunia pendidikan di Kabupaten Pangandaran dibuat viral karena sejumlah tabungan siswa di sekolah tidak bisa diambil saat siswa sudah lulus.

Menurut salah seorang orangtua siswa di Desa Bojong Kecamatan Parigi yang meminta agar tidak ditulis namanya, hingga saat ini tabungan anaknya belum dibayar oleh sekolah padahal anaknya kini sudah duduk di kelas 2 SMP.

"Hingga saat ini yang belum dibayar sekitar Rp20 juta," terangnya

Ia menyebut tidak mau tahu urusan koperasi dan hutang guru yang macet sehingga membuat koperasi kesulitan masalah keuangan, itu urusan koperasi dengan guru.

Jadi, kata dia, ia hanya tahu anaknya itu menabung di sekolah dan ketika anaknya telah lulus kelas 6, ia pun hanya tahu uang tabungan anaknya tersebut di sekolah dan sekolah harus mengembalikan uang tabungan anaknya.

"Soal pinjaman macet guru ke koperasi itu bukan urusan saya, saya hanya tahu selama 6 tahun anak saya nabung di sekolah," imbuhnya.

Ia mengatakan, jadi jangan ada alasan koperasi tidak ada uang karena pinjaman beberapa anggotanya banyak yang macet, lantas tabungan siswa yang nota bene uang masarakat terus dikorbankan. Jadi apa pun persoalan yang terjadi di koperasi jangan dikait-kaitkan dengan tabungan siswa, pasti masarakat tidak akan paham karena masarakat hanya tahu tabungan anaknya ada di sekolah.

"Silahkan urusan pinjaman macet dan tidak adanya uang di sekolah atau di koperasi urus sendiri-sendiri, jangan tabungan siswa yang jadi tumbal," ucapnya.

Jika niat awal menabung di sekolah adalah untuk melatih agar anak menabung sejak usia dini, menurut dia, untuk saat ini ternyata keliru. Karena yang terjadi uang yang terkumpul dari tabungan ratusan bahkan ribuan siswa ini yang nilainya hingga milyaran, sekarang melenceng dari niat baik mendidik anak rajin menabung.

"Tolong jangan ada alasan apa pun, segera kembalikan uang tabungan anak kami," tegasnya.(hiek)

Diduga Akibat Korsleting, Sebuah Sedan Terbakar Di Depan Kantor Desa Kalipucang


PANGANDARANNEWS.COM
- Sebuah sedan warna silver tadi pagi sekitar jam 8.30 terbakar di jalan raya Kalipucang -Pangandaran, tepatnya di depan kantor Desa Kalipucang Kecamatan Kalipucang Kabupaten Pangandaran.(19/06)

Menurut keterangan korban pemilik kendaraan, Indra Nurhasan (33) warga Dusun Banjarsari Rt. 008 Rw. 003 Desa Banjarsari Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis, saat ia sedang mengendarai mobilnya dari arah Banjar menuju ke Pangandaran dengan maksud menjemput saudara untuk diantar ke Pesantren Miftahul Inayah. 

"Tepat di depan kantor BRI Kalipucang tiba - tiba dari dalam mobil mengeluarkan asap hitam kemudian dan saya langsung menepikan mobil saya di depan kantor Desa Kalipucang," terangnya.

Setelah turun dan ketika akan membuka kap mesi, ia tiba - tiba dari depan mengeluarkan api dan ia pun segera berusaha memadamkan api tersebut tapi tidak berhasil dan api semakin membesar membakar seluruh mobilnya hingga menyisakan kerangka saja. 


Menurutnya diduga api tersebut berasal dari konsleting mesin Kondisi, namun pemilik mobil tidak mengalami luka sedikit pun karena saat api menyala korban sudah berada di luar kendaraan. (hiek)

Bersama 29 Kabupaten-Kota Dan 5 Provinsi Lainnya, Pangandaran Raih Sertifikat Eliminasi Malaria


PANGANDARANNEWS.COM
- Beberapa hari lalu Pemerintah Kabupaten Pangandaran  mendapatkan penghargaan di bidang kesehatan, Sertifikat Eliminasi Malaria dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 

Perhargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pangandaran Hj Ida Nurlaela Wiradinata pada acara puncak peringatan Hari Malaria Sedunia 2023 tingkat nasional di Titik Nol Ibu Kota Nusantara, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. (15/06)

Agenda puncak Peringatan Hari Malaria Sedunia Tahun 2023 mengambil tema "Dengan Investasi, Inovasi dan Implementasi Kita Capai Indonesia Bebas Malaria” dan diperingati pada tanggal 25 April setiap tahunnya. 

Sertifkat Bebas Malaria ini diserahkan langsung Direktur Jenderal (Dirjen) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes RI DR. dr. Maxi Rein Rondonuwu, DHSM, MARS, Pemkabi Pangandaran bersamaan 5 provinsi dan 30 kabupaten-kota lainnya.

Seperti dilansir dari portal Porkopinda Pangandaran, Bupati Pangandaran Jeje Woradinata menutirkan, dalam menuju Indonesia Bebas Malaria 2030 pemerintah pusat telah menyusun berbagai strategi sebagai upaya untuk mengeliminasi penyakit tersebut. 

Saat ini, kata bupati, belum semua kabupaten/kota dinyatakan memenuhi syarat paslnya pada tahun 2023 ini Kemenkes RI hanya menetapkan lima provinsi dan 30 kabupaten/kota.

"Dan diantaranya 30 kabupaten-kota ini, Alhamdulillah Pangandaran menjadi salah satu yang mendapat sertifikat eliminasi malaria tersebut," ungkap bupati. (hiek)


Bupati Pangandaran Kesal Masalah Tabungan Siswa Masih Belum Selesai Terbayar


PANGANDARANNEWS.COM
- Persoalan tabungan siswa di SD  khususnya di dua kecamatan, Cijulang dan Parigi kini memasuki babak baru. Beberapa orang tua siswa kini sudah berani melaporkan hal ini ke Polres Pangandaran agar bisa turun menangani terkait tabungan anak di sekolah yang tak kunjung dibayarkan pihak sekolah.

Seperti disampaikan Kasat Reskrim Polres Pangandaran,  AKP Luhut Sitorus, pihaknya saat ini sudah menerima laporan tersebut, dan orang siswa terebut akan datang langsung ke mapolres.

"Saat ini baru ada satu laporan, tapi dalam laporan beberapa orang korban, kejadiannya di SDN 1 Cijulang dan SDN 2 Kondangjajar Kecamatan parigi namun belum ada laporan," ujarnya.(16/06)

Menurutnya ia pun akan segera melakukan pemangilan dulu saksi dan korban, sehingga nanti ada alat buktinya dan setelah itu baru mencari alat bukti lain.

"Intinya kami akan lakukan penyelidikan," tegasnya.

Sementara saat dimunta tanggapannya Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, ..ia mengaku sudah menerima informasi terkait tabungan siswa dan pihaknya pun akan melakukan rapat koordinasi dengan pihak sekolah, koperasi, K3S dan korwil pada senin mendatang.

"Insyaallah semua akan berkumpul, kemudian nanti kita buka permasalahannya seperti apa, jadi nanti keputusannya hari senin,"katanya.

Ia mengatakan, saat ini dalam proses tindak lanjut dan  semaksimal mungkin Disdikpora ingin masalah ini segera tuntas apalagi berkaitan dengan uang orang tua peserta didik.

Namun sampai saat ini, imbuhnya, uang orangtua di SDN 2 Kondangjajar belum bisa dikembalikan karena uangnya masih di koperasi.

Salah salah satu orangtua siswa mengungkapkan, sejak kelas 1 selalu menabung dan sempat  berhenti saat kelas 4 SD, mungkin karena saat itu kondisi pandemi dan koperasi pun mandeg.

"Anak saya lulus tahun ini dan total tabungan anak saya ini Rp.100 juta," ungkapnya.

Orang tua siswa lainnya menambahkan, anaknya yang sekolah di SDN 1 Cijulang, saat akane menarik tabungan anaknya,  pihak sekolah hanya mengatakan bahwa uang tersimpan di Koperasi Tugu Cijulang dan uang tabungan ini akan dikembalikan setelah aset bangunan koperasi terjual.

"Kalau maslah ini tidak ada kejelasan, mungkin saya akan tempuh jalur hukum dan saya juga minta tolong media mengawalnya," ucapnya.

Bukan anaknya saja, tai menurutnya tabungan siswa yang lain pun bernasib sama,  tabungan ini sudah tersendat sejak tiga tahun lalu, anak yang sekarang sudah kelas 3 SMP juga banyak yang belum dikembalikan, namun baru viral sekarang.

"Ada informasi katanya  tabungan seluruh siswa itu mencapai Rp 500-600 juta," jelasnya.

Sementara saat dimintai kentarnya melalui sambungan telepon celullernya, Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata yang masih berada di Kalimantan mengaku kesal medengar persoalan ini yang kunjung selesai.

Ia mengatakan hari senin tanggal 19 juni ia akan pimpin langsung membahas masalah tabungan ini pada rapat kordinasi di aula setda Pangandaran.

Ia menyebut sudah menelpon ke salah seorang komite sekolah, koperasi dan orangtua siswa untuk mengecek, ternyata benar masalah tabungan sekolah ini sudah viral dan menjadi persoalan di masarakat Pangandaran.

"Hari senin nanti saya undang semuanya, mulai dari Kadisdik, komite hingga kepala sekolah untuk membahas persoalan agar persoalan ini cepat selesai," kata bupati. (hiek)

Kalau sementara, kasus itu ada di Kecamatan Parigi dan Cijulang.

Subdit Kamsel Ditlantas Polda Jabar Dan Satlantas Polres Pangandaran Sosialisasikan Aman Saat Berkendara


PANGANDARANNEWS.COM
- Ditlantas Polda Jabar sasar nelayan untuk melakukan sosialisasi keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas, khususnya di wilayah hukum  Pangandaran. Salah satunya dengan menggelar sosialisasi penggunaan helm dan tata tertib keselamatan berkendara bertempat di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Kidang Pananjung, Babakan dan Desa Pangandaran. (15/06)

Dalam sosialisasi tersebut para nelayan dari berbagai kalangan dan komunitas selain diberikan penjelasan terkait pentingnya memiliki kendaraan bermotor dengan surat yang lengkap dan tidak lupa memakai helm saat berkendara juga mendapatkan helm dari polisi sebagai hadiah apabila dapat memberikan jawaban yang diberikan polisi.

Seperti salah satu nelayan di Pangandaran Tia Ardianti (36), ia mengaku sangat senang karena dapat helm gratis dari polisi.

Menurutnya selama mempunyai motor Tia mengaku kalau ia tidak pernah memakai helm kalau berkendara kemana pun yang jaraknya dekat.

"Kalau hanya ke pasar atau ke pantai saya gak pakai helm, namun sekarang sudah punya pasti akan saya pakai," ucapnya.


Di depan para nelayan Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Jabar AKBP Eti Rohaeti menyampaikan, Pangandaran menjadi sasaran sosialisasi ketertiban berlalu lintas bukan hanya hari ini tapi sudah beberapa tahun yang lalu, dan dikhususkan untuk untuk para nelayan.

Nelayan yang biasanya bekerja di lautan, kata Eti, tidak ada aturan atau tata tertib saat mengambil ikan, tentunya pada saat di darat mereka merupakan dibawah tanggung jawab kepolisian dari sisi keselamatan saat berkendara.

"Mereka harus tahu saat berkendara di darat itu ada aturan, terutama saat di jalan raya," kata Eti.

Pihaknya juga memberikan peringatan agar para nelayan, meskipun jarang berkendara tetapi saat naik motor harus taat lalu lintas dan ini harus mereka ketahui, pahami dan laksanakan karena aturan berlalu lintas merupakan hal yang sangat dirasakan manfaatnya oleh para nelayan.

Hal senada disampaikan Kasat Lantas Polres Pangandaran AKP Asep Nugraha, setelah ada sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan efek dan kesadaran saat berkemdara. Karena ini upaya pihak intern satuan lalu lintas dari Ditlantas Polda Jabar untuk bisa melaksanakan himbauan kepada masyarakat dan salah satunya tertib lalu lintas.

Kata Asep, tingkat kesadaran masyarakat Pangandaran dalam menggunakan helm semakin hari semakin meningkat lagi.

"Alhamdulillah ada perkembangan, walaupun tidak signifikan peningkatannya," ucapnya. (hiek)

PHRI Pangandaran Dukung Citilink Buka Rute Dari Bandara Nusawiru


PANGANDARANNEWS.COM
- Perhinpunan Hotel dan Restoran Indonesia BPC Pangandaran memberikan dukungan kepada pihak-pihak yang melakukan lobi dan pengekatan pada Maskapai Penerbangan City ilink agar bisa membuka rute penerbangan ke Bandara Nusawiru Pangandaran.

Seperti disampaikan ketua PHRI Kabupaten BPC Pangandaran Agus Mulyana, aksesbilitas yang semakin mudah menuju Pangandaran tentu akan mendongkrak jumlah arus kunjungan wisatawan.

"Jika jumlah wisatawan meningkat, okupansi hotel juga tentu akan meningkat," kata Agus. (14/6).

Agus menyebut, saat ini minat untuk berlibur ke Pangandaran cukup tinggi, namun masalah aksesbiliti atau jarak dan waktu tempuh yanh lama menjadi hambatan. Dari Bandung saja waktu tempuhnya bisa 6 jam, jadi cukup memakan waktu lama di perjalanan.

"Tentu perjalanan ini akan melelahkan sehingga wisatawan pun tidak bisa berlibur dengan waktu yang cukup lama," jelasnya.

Menurutnya, jika saja Citilink mau membuka rute ke Pangandaran maka harus jelas konektivitasnya apakah dari Jakarta Pangandaran, atau Yogya Pangandaran.

Selain aksesbilitas, Agus mengatakan, kunci utama untuk pariwisata adalah atraksi atau event harus memiliki kalender yang jelas, supaya wisatawan tahu, kapan jadwal festival layang-layang, Pesta budaya dan lainnya.

"Selanjutnya adalah kenyamanan, ini hubunganya dengan pelayanan dan ini berkaitan dengan Sumber daya manusia,"ucapnya.

Hal senada dikatakan salah seorang pengusaha wisata, Edi Nuryadi, ia juga berharap Bandara Nusawiru bisa diaktivasi. sehingga diharapkan wisatawan pun akan semakin banyak, terutama para turis.

Dulu sekitar tahun 90an, kata Edi, jumlah turis asing justru lebih banyak dibanding wisatawan lokal.

"Saat guide itu dicari turis, bukan guide yang nyari turis," katanya. (hiek)

Bupati Pangandran Berharap Layanan Kesehatan Masarakat Bisa Lebih Baik Lagi


PANGANDARANNEWS.COM
- Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata didampingi Wakil Bupati H Ujang Endin Indrawan,  Sekretaris Daerah Musdiana beberapa waktu lalu memimpin Rapat Koordinasi Bidang Kesehatan, bertempat di Aula Setda.(13/06)

Rapat yang rurut dihadiri pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Pangandaran, diantaranya Dinas Kesehatan, RSUD Pandega serta Kepala Puskesmas se-Kabupaten Pangandaran ini, intinya untuk membahas mengenai evaluasi pelaksanaan pelayanan kesehatan yang ada di Kabupaten Pangandaran.

Dalam paparannya Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata menyampaikan, seperti diketahui saat ini nilai Universal Health Coverage (UHC) Kabupaten Pangandaran berada di 98.455, artinya antara 6900 sampai dengan 7000 orang saja yang belum mengikuti kepesertaan BPJS Kesehatan.

Berdasarkan survey yang dilaksanakan secara langsung, terang bupati, untuk Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) pada tahun 2022 di rata-rata Puskesmas di Kabupaten Pangandaran berada di angka 85.

"Artinya lagi ini sudah berada di kriteria baik dan sangat baik, sedangkan untuk RSUD Pandega saat ini berada di angka 80," jelas bupati.

Dengan diadakannya rapat koordinasi ini, bupati berharap pelayanan kesehatan masyarakat ke depannya bisa dilaksanakan lebih baik lagi.

"Karena kesehatan ini merupakan salah satu kebutuhan pokok masarakat," kata bupati. (hiek)

Untuk Ketiga Kalinya di Tahun ini, 700 KPM Desa Sukaratu Tasik Terima Bantuan Pangan


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Pemdes Sukaratu  Kecamatan Sukaresik Kabupaten Tasikmalaya beberapa hari lalu menyalurkan beras bantuan pangan untuk warga, bertempat di Gedung Olah Raga (GOR) Desa Sukaratu.(09/06)

Kepala Desa Sukaratu, Iyus mengaku bersukur dengan adanya program bantuan pangan dari Dinas Sosial yang disalurkan melalui Bulog berupa beras ini, karena bantuan ini tentu sangat membantu masarakat.

"Mudah-mudahan bantuan ini bisa berkelanjutan dan kuota penerimanya bisa bertambah," ungkapnya.

Bantuan pangan dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP) ini, kata Iyus, merupakan P
program dari Badan Pangan Nasional yang disalurkan untuk sekitar 700 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang ada di Desa Sukaratu.

Iyus menyebut penyaluran beras bantuan pangan dari pemerintah yang ketiga kalinya di tahun 2023 ini penyalurannya difasilitasi oleh pemdes, dan tempat penyalurannya pun dilaksanakan di  setempat yang dibagikan langsung di GOR desa.

Iyus menjelaskan, beras bantuan pangan ini bersumber dari pemerintah daerah dan pemdes hanya memfasilitasi penyalurannya saja agar berjalan tertib, rapih dan lancar,  sehingga suasana dalan proses penyalurannya pun kondusif.

"Kami seluruh perangkat desa, BPD serta tokoh masyarakat turun langsung ikut membantu dalam penyalurannya, semoga beras bantuan ini bisa bermanfaat," tegasnya.

Iyus menambahkan, dari jumlah 700 KPM masing-masing keluarga menerima 10 kilogram beras jenis premium, dan selain bisa membantu kebutuhan pokok sehari-hari warga terutama menghadapi musim kemarau sekarang ini bantuan ini juga diharapkan bisa mengendalikan harga beras di pasaran.


Iyus juga sangat berterimakasih kepada pemerintah yang sudah mengadakan program bantuan pangan untuk KPM yang ada di Desa Sukaratu, sehingga masyarakat pun merasa gembira dan antusias menyambut program ini.

"Apa lagi di musim ekstrim seperti sekarang ini, dan warga juga sangat berharap program ini bisa berkelanjutan," tuturnya.(udirustandi-anwarwaluyo)


Tabungan Di Sekolah Sejatinya Mendidik Siswa Belajar Menabung

 


PANGANDARANNEWS.COM  - Tabungan siswa di sekolah sejatinya untuk melatih anak sejak usia dini menabung, menyisihkan sebagian uang jajan yang diberikan orangtuanya.

Namun sayang, tak sedikit nilai luhur ini tercederai karena saat siswa lulus tabungan yang dikumpulkan selama 6 tahun tersebut sulit untuk diambil.

Namun juga tidak semua sekolah seperti itu, salah contoh para siswa SD di lingkup Kordinator Wilayah (Korwil) Pangandaran dan Sidamulih Kabupaten Pangandaran, setiap tahun di bulan juni saat kelulusan kelas VI tabungannya dengan mudah bisa diterima siswa.

Seperti disampaikan Ketua Korwil Pendidikan Pangandaran-Sidmulih, Sahrodin, tabungan siswa ini merupakan sebuah amanat dan nilai kepercayaan masarakat khususnya orangtua siswa yang harus dipegang pengelola pendidikan.

Menurutnya, nilai-nilai kepercayaan ini harus ditumbuhkan oleh pengelola pendidikan sehingga nantinya lahir kepercayaan masarakat pada lembaga pendidikan (sekolah).

Siswa menabung di sekolah sipatnya tidak wajib, namun, kata Sahrodin, menabung ini tentu mempunyai unsur edukasi agar murid belajar menabung sejak usia dini dengan menyisihkan sebagian uang jajannya.

"Jadi subtansi menabung di sekolah adalah mendidik anak menabung," jelas Sahrodin, saat ditemui PNews di ruang kerjanya.(09/06)

Sahrodin


Sahrodin menyebut, ada Rp2 millyar lebih tabungan siswa SD di lingkup Korwil Pangandaran dan Rp 1,4 milyar di seluruh SD Korwil Sidamulih.

Ia menambahkan, dalam pengelolaan tabungan ini tiap sekolah bekerjasama dengan pihak perbankan berbadan hukum sehingga setiap siswa lulus sekolah pun tinggal mengambilnya dari bank dan menyerahkan ke masing-masing siswa.

"Jadi dipastikan tiap sekolah mempunyai rekening tabungan bank untuk menyimpan tabungan siswa tersebut," jelasnya. (hiek)

Bonus Untuk Atlit Berprestasi Di Poprov XIV Belum Cair, Ini Kata Bupati Pangandaran


PANGANDARANNEWS.COM -  Bonus yang akan diberikan kepada atlet yang berprestasi pada perhelatan Porprov XIV Tahun 2022 di Pangandaran,  hingga saat ini belum cair.

Ketua Koni Kabupaten Pangandaran Agus Mulyana, membenarkan, bonus atlet Porprov Jabar tahun 2022 untuk semua atlet jika ditotalkan bonusnya mencapai Rp 1 miliar. Dari perolehan 10 medali emas, 7 perak dan 12 perunggu untuk 11 cabor.

"Secara administrasi surat permohonan bonus sudah kami ajukan ke Pemkab Pangandaran, dan direncanakan bonus akan cair pada tahun ini," terang Agus.(07/06)

Agus berharap mudah-mudahan segera terealisasi karena sudah ada jawaban akan dicairkan tahun ini.

"Saya sangat paham kekecewaan yang dialami para atlet," imbuhnya.

Sementara Ketua National Paralimpik Commite Indonesia (NPCI) Pangandaran Wahyu Hidayah mengatakan, atlet NPCI Pangandaran pada Porprov 2022 berhasil meraih 6 emas, 4 perak dan 9 perunggu. Dia berharap bonus tersebut bisa segera dicairkan.

Jika untuk pencairan bonus memang tidak janji kalau akan dicairkan bulan apa, tapi menurut Wahyu, Pemda Pangandaran berjanji akan memberikan bonus pada atlet yang berprestasi.

"Janji itu disampaikan pada pengukuhan dan pelepasan atlet tahun 2022 yang lalu," jelasnya.

Menanggapi hal tersebut Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata menjelaskan, ada beberapa kendala yang menjadi penyebab bonus atlet Porprov XIV hingga daat ini belum bisa dicairkan.

Jeje menyebut salah satu kendalanya karena anggaran untuk bonus ini belum masuk DPA, artinya akan mengambil dulu uang dari KONI dalam satu atau dua hari ini.

"Kan totalnya hanya Rp 350 juta," katanya saat ditemui di pendopo Parigi. (07/06)

Jeje mengakui jumlah besaran nominal yang akan diterima setiap atlet masih dalam tahap pembahasan dan nantinya akan dihitung dan mencari perbandingan itu. Angkanya belum fix, antara Rp 20 juta atau Rp 25 juta.

"Jadi belum ditentukan nominal pastinya, namun yang terpenting Insaalloh tahun ini cair. " tegasnya. (hiek)

Rebut 3 Medali Emas, Atlit Asal Pangandaran Imas Yuniar Berjaya di ASEAN Para Games 2023 Kamboja


PANGANDARANNEWS.COM
- Tim tenis meja sukses melampaui target medali emas yang dicanangkan pada ASEAN Para Games 2023 Kamboja dari target awal 13 medali emas kini telah meraup 18 medali emas dan 5 perak, dan pencapaian perolehan medali oleh 19 atlet para tenis meja putra dan putri ini akan diproyeksikan selanjutnya untuk masuk ke pelatnas Asian Para Games 2023 Hangzhou mendatang di Kota Solo.

Seperti disampaikan Ketua NPCI Kabupaten Pangandaran Wahyu Hidayah, tambahan medali emas diantaranya disumbangkan oleh Imas Yuniar yang memperoleh 3 emas dari kelas beregu, mixed doubles dan doubles putri cabang olahraga (cabor) tenis meja.

"Alhamdulillah, atlit asal Pangandaran Imas Yuniar, kemarin tanggal 7 Juni mendapatkan medali emas di kelas doubles putri, setelah di final melawan Vietnam," terang Wahyu. (7/6)

Wahyu menyebut hingga saat ini Imas sudah mendapat 3 emas dan melampau target yang diprediksi sebanyak 2 emas, peluang bagi Imas mendulang emas masih terbuka di kelas tunggal putri, dan diharapkan Imas mendapatkan hasil yang terbaik.

Wahyu mengaku sangat bangga memiliki atlet seperti Imas, dan tentu prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi atlet-atlet NPCI Kabupaten Pangandaran lainnya khususnya untuk atlit disabilitas.

Keterbatasan, ungkap Wahyu, ternyata bukan penghalang seseorang untuk menjadi sukses melalui olahraga, dan salah satunya NPCI tentu bisa menjadi pintu pintas untuk meraih kesuksesan tersebut.

Wahyu mengatakan, tim tenis meja Indonesia menurunkan 36 atlet putra dan putri. Dan usai mengikuti ajanh Asean Para Games ini sebanyak 19 atlet rencananya akan mengikuti pelatnas yang dipusatkan di Solo Jawa Tengah untuk persiapan menghadapo even Asian Para Games Hangzhou dan Paralympiade 2024 di Paris.

"Selebihnya para atlit yang tidak ikut pelatnas akan pulang ke daerahnya masing-masing, mungkin diproyeksikan untuk Asean Para Games di Thailand 2025," terangnya.

Ia menambahkan, tim para tenis meja Indonesia memang mendominasi di tujuh nomor yang dipertandingkan sebelumnya. Dan tujuh emas para tenis meja sebelumnya masing-masing disumbangkan Team Men’s Team TT8 (Mohamad Rian Prahasta, Banyu Tri Mulyo, Leonardo Aritonang), Women’s Team TT5 (Leli Marlina, Tarsilem), Women’s Team TT9 (Imas Yuniar, Hana Resti), Men’s Team TT4 (Yayang Gunaya, Adyos Astan, Sunarto), Women’s Team TT8 (Suwarti, Hamida, Siti Fadhillah), Women’s Team TT10 (Sella Dwi Radayana, Cici Juliana), Men’s Team TT8 (Mohamad Rian Prahasta, Banyu Tri Mulyo, Leonardo Aritonang, dan Men’s Team TT 5 (Tatok Hardiyanto, Barce Eynstend Layaba, Sefrianto).

Sementara, untuk medali perak diraih Women’s Team TT 1-3 (Osrita Muslim, Idayani, Listiana Herawati), Team Men’s TT 9 (Kusnanto, Aman Suratman), Team Men’s TT 6-7 (Enceng Mustopa, Rahmad Hidayat, Varly Jerico), Team Men’s TT 10 (Komet AkbAr, Hilmi Azizi), dan Team Men’s TT 1-3 (Andi Santoso, Cahyo Pambudi, Audy Ngangi).

Dan untuk hari ini hari (kamis 8 juni) ada tambahan perolehan 11 medali emas yang diperoleh dari Men's Doubles TT10 (Komet Akbar/Hilmi Azizi), Men's Doubles TT4 (Adyos Astan/Yayang Gunaya), Men's Doubles TT5 (Barce Layana/Tatok Hardiyanto), Men's Doubles TT8 (Banyu Tri/M. Rian), Mixed Doubles T4 (Adyos Astan/Tarsilem), Mixed Doubles T8 (Suwarti/M.Rian), Mixed Doubles TT10 (Sella Dwi/Komet Akbar), Mixed Doubles TT9 (Imas Yuniar/Aman Suratman, Women's Doubles TT10 (Sella Dwi/Cici Juliani), Women's Doubles TT5 (Leli Marlina/Tarsilem), Women's Doubles TT8 (Hamida/Swarti) dan Women's Doubles TT9 (Hana Resti/Imas Yuniar). *PNews*

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN