Sehari Jelang Perayaan Natal, Kunjungan Wisatawan Ke Pangandaran Belum Terlihat Ramai


PANGANDARANNEWS.COM - Sehari menjelang perayaan natal tampak arus kunjungan wisatawan ke obyek wisata pantai Pangandaran belum terlihat padat, padahal wisatawan yang akan merayakan natal ini biasanya akan terjadi peningkatan 2-3 hari jelang perayaan natal tanggal 25 desember.

Seperti disampaikan salah seorang pedagang di kawasan pantai barat, kunjungan wisatawan natal tahun ini memang menurun.

Ia menyebut, entah ini akibat beberapa berita hoaks yang ada di sejumlah media sosial yang kurang berpihak pada dunia pariwisata.

"Mungkin masyarakat termakan hoaks tersebut sehingga membatalkan kunjungannya ke Pangandaran, "ungkapnya.(24/12)

Hal senada disampaikan pemilik rental motor, biasanya wisatawan yang akan merayakan hari natal ini datang ke Pangandaran 2-3 hari menjelang hari perayaan. Dan setelah natal, tanggal 26 desember hingga tahun baru diganti oleh wisatawan yang berlibur menikmati liburan tahun baru.

"Dan kunjungan ini biasanya berlanjut hingga malam pergantian tahun, "jelasnya.

Kunjungan ahir pekan yang kebetulan juga jelang perayaan natal ini, imbuhnya, arus wisatawan tidak lebih ramai dari akhir pekan biasa.

"Saya berharap kunjungan di akhir tahun ada peningkatan, "imbuhnya.

Sementara saat dihubungi lewat telepon celullernya, Ketua PHRI Pangandaran Agus Mulyana menyampaikan, menghadapi libur Nataru pihaknya sudah melakukan persiapan serta melakukan berkoordinasi dengan sejumlah steak holder.

Agus mengatakan, PHRI Pangandaran juga sudah  berkoordinasi dengan sejumlah pihak, sepeeti Dinas Perhubungan provinsi, Kapolres, TNI/POLRI dan steak holder lainnya, terutama untuk rekayasa jalan agar tidak terjadi kemacetan di lokasi obwis, sehingga wisatawan pun akan merasa nyaman saat berlibur di Pangandaran.

"Menjelang Nataru ini PHRI sudah mempersiapkan dari jauh-jauh hari, ini untuk kenyamanan wisatawan, "kata Agus

Disoal beredarnya berita hoaks tentang Pangandaran, Agus memastikan bahwa itu tidak benar.

"Kami juga sudah melakukan kegiatan digitalisasi kepariwisataan, dan ini rangka penangkalan berita hoax, "pungkasnya (hiek)


Jelang Tahun Baru, Bupati Pangandaran Pantau Ketersediaan Barang dan Harga di Pasar Tradisional


PANGANDARANNEWS.COM - Untuk memastikan kondisi di lapangan menjelang Natal dan Tahun Baru terkait ketersediaan komoditas sembako, Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata melakukan pengecekan langsung ke Pasar Pananjung Kecamatan Pangandaran.(24/12) 

Di sela-sela kunjungannya ke pasar tradisional tersebut, kepada awak media bupati menyampaikan, kunjungajungan ke pasar ini dimaksudkan untuk memantau ketersediaan barang  dan juga pergerakan harga-harga sembako.

"Memang ada kenaikan harga khususnya komoditas cabai dan beras, "ucapnya.

Kenaikan harga ini, kata Jeje,  disebabkan beberapa faktor, salah satunya karena menjelang natal dan tahun baru, biasanya pada kesempatan tersebut permintaan tinggi, padahal ternyata masih standar, dan pasokan barang pun menurutnya masih cukup bagus.


Jeje menjelaskan, selama ini komoditi di Pangandaran hampir semuanya dipasok dari luar daerah, seperti sayuran, daging dan telur. 

Ia juga menambahkan, ke depan ia akan bicara serius dengan Kepala Desa Pananjung terkait pasokan barang di sesion (waktu) tertentu, terutama menjelang hari raya dan lain-lain.

Sementara Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM Kabupaten Pangandaran Tedi Garnida menambahkan, kenaikan yang terjadi pada sejumlah komoditas ini dinilai tidak terlalu signifikan, karena terbukti  ini ada beberapa pedagang yang menaikan harga dan ternyata ada juga yang tidak.

Kata Tedi, kenaikan hanya terjadi di kisaran Rp 5 ratus hingga Rp 5 ribu, khususnya di komoiditi bumbu dapur dan beras.

"Yang terpenting ketersediaan barang aman karena percuma juga harga barang murah tapi ketersediaanya tidak ada, "kata Tedi. (hiek)



Capaian Nilai Tertinggi Semester 1 Tahun Ini Di SMAN 1 Pangandaran Didominasi Siswa Putri

PANGANDARANNEWS.COM – Pada rapat Orangtua Siswa dan kenaikan SMAN 1 Pangandaran yang dilaksanakan di hangar kampus sekolah, panitia berkesempatan mengumumkan sejumlah siswa yang mendapat nilai tertinggi di masing-masing kelas. Dan entah kebetulan, siswa peraih nilai tertinggi tersebut didominasi diraih oleh siswa putri.

Menurut Kepala SMAN 1 Pangandaran, Drs. H Sukirman, S.T,M.Si, ia membenarkan capaian nilai tertinggi hasil belajar hampir seluruhnya siswa perempuan.

“Siswa SMAN 1 Pangandaran sendiri dari 1287 seluruh jumlah, 60 % lebih adalah siswa putri, “terangnya kepada PNews usai mengikuti acara rapat orangtua siswa.(22/12)

Sukirman mengatakan, ini terjadi karena biasanya siswa putri ini lebih rajin dibanding siswa putra begitu pun dalam membangun karakter, siswa putri terlihat akan lebih santun.

“Jadi ketika karakter seorang siswa tersebut itu, maka prestasinya pun akan baik, “ujar Sukirman.

Padahal jika menurut teori laki-laki akan lebih pintar, namun kata Sukirman, siswa putri mempunyai kelebihan dalam tingkat kerajinan belajar, begitu juga dalam literasi membaca.

Saat disoal hasil rapat dengan orangtua siswa, Sukirman mengatakan, pihaknya mengajak seluruh masyarakat khususnya orangtua siswa SMAN 1 Pangandaran untuk membangun kebersamaan agar tetap bersama-sama mengawal dan selalu mengawasi siswa.

Jika siswa sedang belajar di sekolah, maka sudah menjadi kewajiban penuh pihak sekolah selain bertugas memberikan pelajaran juga membangun karakter siswa yang handal, cerdas serta berahlak mulia.

Ia juga menyampaikan terimakasih kepada seluruh institusi atau lembaga lain yang telah berkontribusi langsung mencetak siswa-siswi SMAN 1 Pangandaran meraih prestasi bik itu di bidang edukasi, seni atau pun olahraga.

“Berkat latihan dan bimbingannya, banyak siswa kami yang menjadi juara baik itu di tingkat provinsi hingga ke tingkat nasional, “ungkapnya.(hiek) 


Ketua DPP SWI Serahkan SK Pengurus DPD SWI Tasik Raya periode tahun 2022-2027

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS  - Untuk sebuah perubahan paradigma jurnalistik yang sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dan Undang-undang Pokok Pers No 40 Tahun 1999, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Sekretariat Bersama (Sekber) Wartawan Indonesia (SWI) Tasikmalaya Raya, gelar acara Konsolidasi dan Penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengurus DPD SWI Tasikmalaya Raya Periode 2022-2027, bertempat di gedung Bale Morosono, Jln Raya Morosono - Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya.(21/12)

Kegiatan ini turut dihadiri Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota dan Kabupaten Tasikmalaya, Polres Tasikmalaya, Polres Tasikmalaya Kota, Dandim 0612 Tasikmalaya yang diwakili Danramil Rajapolah serta sejumlah KSB Organisasi Pers dan juga KSB Ormas/LSM dan pengurus Padepokan dari berbagai tokoh pegiat seni budaya. 

Penyerahan SK Pengurus DPD SWI Tasikmalaya Raya pun diserahkan langsung oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) SWI, dengan melibatkan Agus Prabowo Selaku Kabid OKK, M.Hendra Gunawan Kabid. Humas, Aldimas Pramudia dan juga Yusdiansyah, diserahkan langsung oleh M.Hendra Gunawan Kabid. Humas DPP SWI kepada Deden Deni, Ketua definitif DPD SWI Tasikmalaya Raya yang didampingi Sekretaris nya Yandi Wardiana S. Sos dan Bendahara nya, Cucu Darmawati

Selain penyerahan SK, kegiatan DPD SWI Tasikmalaya Raya yang didukung oleh PT. PLN persero, Palang Merah Indonesia (PMI) Tasikmalaya, Dinar Optik, Apdesi dan Organda Kabupaten Tasikmalaya itu, juga dilaksanakan bakti social seperti pembagian santunan dalam bentuk Sembako kepada masyarakat dan aksi Donor Darah. 

Ketua DPD SWI Tasikmalaya Deden Deni dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada seluruh elemen baik itu pemerintahan, TNI - Polri, masyarakat, rekan-rekan wartawan dan pihak lainnya yang telah hadir dan ikut mensukseskan acara ini.

"Semoga kedepannya kita semua bisa lebih bersinergi, saling membantu demi membangun bangsa ini kedepan," Ungkap Deni.

Deni juga berharap hadirnya SWI di Tasikmalaya Kota dan Kabupaten ini mudah-mudahan bisa membawa perubahan positif khususnya di profesi kewartawanan yang lebih profesional, bertanggungjawab dan konsekwen terhadap marwah profesi. (anwarwaluyo)


Diskominfo Pangandaran, Kejari Ciamis dan Insan Pers Gelar Diskusi Terkait Peran Kejaksaan Dalam Keterbukaan Informasi Publik

PANGANDARANNEWS.COM - Dinas komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Pangandaran bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Ciamis mengadakan silaturahmi dengan sejumlah untuk membahas terkait Peran Kejaksaan Dalam Keterbukaan Informasi Publik, bertempat di Hotel Rahayu 3 Pangandaran. (21/12)

Dalam pertemuan tersebut beberapa narasumber baik dari Kejari Ciamis atau pun dari Dinas Kominfo Pangandaran memberikan edukasi terkait peran kejaksaan dalam keterbukaan informasi publik lengkap dengan peraturan undang-undang yang berhubungan dengan pers dan beberapa pembahasan lainya, salah satunya terkait berita hoak yang sekarang sering beredar di media social (medsos) khususnya di Kabupaten pangandaran. Selain mendengarkan paparan, dalam acara tersebut juga ada sesi tanya-jawab yang disampaikan para insan pers pada nara sumber.

Menurut kepala bidang informasi, komunikasi publik dan statistik, Dudung, pihaknya merasa prihatin dengan banyaknya berita hoak yang disebar oleh akun yang tidak bertanggung jawab, dan tentu menjadi keresahan di  masyarakat.

Dudung mengatakan, pihaknya sudah diarahkan oleh kominfo Provinsi Jawa Barat membuat satuan tugas (Satgas) untuk  menangani hoak, kalau di Pemprovinsi ada #jabarSabarHoak dan di Kabupaten Pangandaran #PangandaranSabarHoak". 

Sementara menurut Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Ciamis, Andi Manapang, ia mengaku hingga saat ini menjabat belum pernah menangani kasus berita bohong atau hoak. Namun menurutnya berita bohong atau hoak ini sangat berbahaya dan perbuatannya bisa dipidanakan hingga berlaku untuk semuanya termasuk jurnalis karena bisa merugikan pihak lain.

"kami sampai saat ini belum pernah tapi untuk jeratan hukumnya Pasal 26 27 undang-undang ITE dan itu perlu pembuktian yang khusus dari IT dan semuanya dan mungkin untuk saat ini di ciamis dan pangandaran belum ada, "terangnya. 

Andi memnambahkan, semua orang berpotensi untuk membuat berita hoaks termasuk jurnalis, apalagi jurnalis ini berhubungan langsung dengan informasi media. Contohnya, jika mempublikasikan data rahasia dari seseorang namun data pribadi tersebur belum tentu kebenarannya, itu bisa dikatakan berita bohong atau hoaks. Tapi kejaksaan tidak bisa langsung menanganinya karena harus melalui dewan pers dulu, dilihat dari kode etiknya seperti apa dan kalau pidanya dari pihak kepolisian. 

Dalam pelaksanaan tugas jurnalis tetap harus mengedepankan kode etik jurnalistik karena kehidupan pribadi seseorang walaupun seorang pejabat publik, tetap harus dihargai privasinya. Namun dalam berita hiburan seringkali terdapat pelanggaran kode etik jurnalistik dimana jurnalis menulis berita bukan berdasarkan berita faktual dan narasumber terpercaya, melainkan menggabungkan antara opini dan fakta yang seringkali menimbulkan fitnah dan merugikan orang lain.

“Kami berharap Kegiatan seperti saat ini terus dilaksanakan dalam rangka keterbukaan informasi public, karena jurnalis mempunyai peran sangat penting namun tetap harus dalam batas yang ditentukan, tidak berlebihan dan memberitakan berita yang akurat sudah terbukti kebenarannya bukan berita hoak, tegasnya. (bill-TnT) 


RINGs Gandeng BI Tasik Buka Seminar Nasional Ekonomi dan Keuangan Digital di Mangunjaya


PANGANDARANNEWS.COM - Sebagai bentuk upaya untuk meningkatkan pemahaman masyarakat khususnya para pelaku usaha UMKM  dalam penggunaan kanal pembayaran digital di Kabupaten Pangandaran, Yayasan Rumah Insfirasi Bangsa Ciamis ( RINGs ) bersama perwakilan Bank Indonesia (BI)  Tasikmalaya beberapa hari lalu melaksanakan seminar nasional ekonomi dan keuangan digital dengan tema 

“Implementasi Sistem Pembayaran Quick Response Indonesia Standard Bagi Perkembangan UMKM Menuju Masyarakat Cashless di Kabupaten Pangandaran”, bertempat di gedung PUSDAI ALITTIHAD Mangunjaya.(18/12)

Hadir dalam tersebut Deputi Perwakilan BI Tasikmalaya, Nurcahyo, Sekretaris Diskopdain Kabupaten Pangandaran, dra Nani Rusyani MSI, Danramil Padaherang, Perwakilan dari Polsek Padaherang  ketua AMS Kabupaten Pangandaran, Wama yogiswara dan Drs. Agun Gunandjar Sudarsa, Bc.IP.,M.Si yang menjadi nara sumber dalam kegiatan tersebut.

Di depan para peserta seminar, Agun Gunanjar memaparkan,  kegiatan dalam rangka tugas pribadinya yang didesain dan direncanakan sendiri, karena sebagai wakil rakyat setelah selesai melaksanakan rapat-rapat di gedung DPR di Jakarta, dia harus kembali ke raja dan ratunya.

Siapa raja dan ratu tersebut, kata Agun, tentu rakyat yang memilihnya dan sekarang ia hadir sekarang pun dalam rangka menjalankan salah satu tugas wakil rakyat.

"Kedepannya bukan hanya BI yang akan saya bawa, bisa saja nanti saya ajak OJK (Otoritas Jasa Keuangan-red) untuk membubarkan bank emok atau pinjaman pinjaman online, "tegas Agun.

Semantara Sekdis Kopdain Pangandara, Nani Rusyani menyampaikan, dampak dari pandemi covid pada tahun 2019 lalu sangat berdampak pada 10.822 pelaku UMKM di Kabupaten Pangandaran, sehingga harus didukung oleh semua elemen untuk pemulihannya.

"Dan dengan sistem ekonomi digital seperti dalam kegiatan ini bertujuan untuk memulihkan perekonomian rakyat, "katanya.(TnT)

KPU Pangandaran Buka Pendaftaran PPS, Ini Saratnya


PANGANDARANNEWS.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran membuka seleksi penerimaan Panitia Pemungutan Suara (PPS) atau penyelenggara Pemilu tingkat desa.

Hal ini disampaikan Ketua KPU Pangandaran Muhtadin, menurutnya pendaftaran dibuka mulai tanggal 18 sampai samai dengan 27 Desember 2022, dan dilakukan secara online.

Ia menambakan, pendaftaran PPS Pemilu 2024 dilakukan melalui sistem teknologi informasi berbasis web atau Informasi Anggota KPU dan badan Ad Hoc  (SIAKBA).

"Mekanismenya sama dengan seleksi penerimaan calon PPK, penerimaan calon PPS pendaftarannya juga dilakukan secara online lewat web SIAKBA, "jelasnya.(20/12)

Muhtadin menyebut, pendaftaran dapat dilakukan melalui situs https://siakba.kpu.go.id, dn bagi yang berminat dan tidak terakomodir di PPK silahkan mendaftar di PPS tingkat desa.

Hal senada disampaikan Anggota KPU Divisi SDM Sosparmas Maskuri Sudrajat, bagi masyarakat yang kesulitan dapat mendatangi langsung kantor KPU Pangandaran di Jl.Raya Cikembulan No.97 Cikembulan Kecamatan Sidamulih.

Menurut Maskuri pihaknya juga menyediakan help desk untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan dalam pendaftaran secara online.

"Pendaptar bisa berkonsultasi ke petugas di help desk jika menemukan kendala," ungkap Maskuri.

"PPS ini akan ditempatkan di 93 desa dengan total kebutuhan PPS di Pangnadaran sebanyak 279 orang, masing-masing 3 orang tiap desa lalu disiapkan 3 orang  calon PAW, "ucapnya.

Berikut persyaratan yang diperlukan sebagai PPS:

1. Warga Negara Indonesia

2. Berusia Paling Rendah 17 Tahun

3. Setia Kepada Pancasila sebagai dasar negara, UUD 1945, NKRI, Bineka tunggal ika, dan cita-cita proklamasi 17 Agustus 1945

4. Mempunyai Integritas, pribadi yang kuat, jujur dan adil

5. Tidak menjadi anggota partai politik, yang dinyatakan dengan surat penyataan yang sah, atau paling singkat 5 tahun tidak lagi menjadi anggota partai politik yang dibuktikan dengan surat keterangan dari pengurus partai politik yang bersangkutan.

6. Berdomisili dalam wilayah kerja PPS

7. Mampu secara jasmani, rohani, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.

8. Berpendidikan paling rendah SMA atau sederajat

9. Tidak pernah dipidana penjara berdasarkan keputusan pengakdilan yang telah memperoleh kekuasaan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara 5 tahun atau lebih. (PNews)

Polres Pangandaran Terjunkan 255 Personil Dalam Pengamanan Nataru


PANGANDARANNEWS.COM -Dalam rapat kordinasi lintas sektoral yang digelar di aula Polres Polres, Kapolres Pangandaran AKBP Hidayat, SIK, SH menyampaikan, pengamanan Natal dan tahun baru (Nataru) kali merupakan pertamakalinya dilaksanakan langsung oleh Polres Pangandaran, karena sebelumnya dilaksanakan oleh Polres Ciamis.

Hidayat mengatakan, kalau seluruh Polsek yang ada di wilayah hukum Polres Pangandaran tugas pengamanan nataru ini sudah biasa.

"Tapi karena keberadaan Polres  Pangandaran, sehingga ini untuk yang pertama kalinya pengamanan nataru tidal lagi oleh Polres Ciamis, "ungkap Hidayat.(20/12)

Dalam pelaksanaan pengamanan Nataru nanti, kata Hidayata, harus ada pelayanan vaksin terutama di sejumlah obyek wisata.

Kata Hidayat, kendala yang ada sekarang di lapangan diantaranya ada beberapa ruas jalan dengan kondisi kurang baik, seperti jalan longsor yang ada di lokasi KM6 Kalipucang menuju Pangandaran. Ini jelas akan menghambat jalur lalu-lintas baik yang menuju ke Pangandaran atau sebaliknya.

Dalam pengamanan nataru nanti, ucap Hidayat, Polres Pangandaran akan menurunkan anggota sebanyak 225 personil.

"Walau pun Polres Pangandaran masih baru tapi kami akan maksimal dalam pengamanan nataru nanti, "tegasnya.

Wakil Bupati Pangandaran H Ujang Endin Indrawan yang turut hadir dalam rapat tersebut, meminta agar di jalan yang akan menjadi potensi kemacetan, disimpan petugas yang akan mengatur atau mengurai kemacetan.

"Kalau melihat pengalaman yang sudah-sudah biasanya kemacetan ini akan terjadi pada malam tahun baru, "ucapnya.

Sementara Wakil Dandim 0265 Pangandaran Mayor Budi Aryanato menambahkan, semua pihak harus mempunyai visi yang sama, yaitu  bersama-saman untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat.

"Seluruh petugas dan masyarakat harus satu visi dalam menciptakan rasa ini, "ungkapnya.(hiek)

Petani Kapolaga Di Lima Kecamatan Kabupaten Pangandaran Terima Bantuan Sejumlah Alat Pertanian

PANGANDARANNEWS.COM – Bertempat di Sekretariat Nasional Badan Usaha Milik Petani Korwil Provinsi Jawa Barat Dusun Sidahurip RT - 02 / RW - 05 Desa Cintakarya Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran, Kelompok Petani Kapolaga menerima empat jenis bantuan dari pemerintah yang akan disebar di 16  Desa di 5 kecamatan. Dari lima kecamatan tersebut, diantaranya Kecamatan Cimerak,  Cijulang, Parigi, Cigugur dan Kecamatan Langkaplancar. Bantuan yang terdiri dari 4 jenis, diantaranya Mesin Potong rumput, Mesin Spayer, Pupuk Organik Cair, NPK non Subsidi, bersumber dari APBD Tahun anggaran 2022. 

Dalam acara penyerahan bantuan ini turut dihadiri Hj. Ida Nurlaela Wiradinata mewakili Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata, Kepala Dinas Pertanian Sutriaman beserta jajaranya dan ratusan petani kapolaga se-Kabupaten pangandaran. 

Usai menyerahkan bantuan, Kepala Dinas Kabupaten Pangandaran Sutriaman menyampaikan, bantuan-bantuan seperti ini memang sudah ditunggu petani, dan walaupun belum maksimal tapi tentu sangat membantu untuk kebutuhan di lapangan" ungkapnya.

Menurutnya pola budidaya kapolaga di Kabupaten Pangandaran sudah muncul pada kegiatan-kegiatan budidaya kapol sehingga diharapkan sektor ini pemasaran hasil panennya bisa lebih di kuatkan. 

"Mungkin BUMP atau koperasi diharapakn bisa menjadi fasilitator kesulitan atau menyelesaikan masalah-masalah yang ada di lapangan, "ungkapnya. (19/12)

Hal senada disampaikan Ketua Kelompok Tirta Galih, Suryadi, menurutnya ia sangat berterimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Pangandaran atas perhatian khususnya pada petani kapol. 

"Mudah-mudahan bantuan ini bisa menjadi motivasi agar ke depannya petanbi Kapol Pangandaran  lebih maju. " katanya. (bill)


Geliat Pembangunan Di Desa Margalaksana Disambut Antusias Warga

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Pembangunan infrastruktur jalan di Desa Margalaksana Kecamatan Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya yang berlokasi Jalan Tambakbaya - Cipicung Dusun Tambakbaya dan Dusun Pasangrahan merupakan jalan yang menghubungkan antara Desa Margalaksana Kabupaten Tasikmalaya dan Kelurahan Tanjung Kota Tasikmalaya, sehingga jalan tersebut menjadi jalan alternatif bagi warga yang hendak ke Kota Tasikmalaya, begitu sebaliknya. Pembangunan jalan ini memang sudah diprogramkan untuk pembangunan infrastruktur jalan semi hotmix oleh Pemerintah Desa karena jalan tersebut sangat dibutuhkan warga. 

Perbaikan jalan ini tentu disambut antusias warga, pasalnya jalan tersebut sering dilalui dan tidak sedikit warga meluapkan kegembiraannya dengan memposting poto jalan tersebut di beberapa sosial media. 

Saat dijumpai PNews di ruang kerjanya, Kepala Desa Margalaksana Jaja Hidayat S.Pd.i mengatakan,  program pembangunan infrastruktur jalan yang saat ini dalam tahap pengerjaan memang sangat dibutuhkan warga karena ini untuk menunjang semua sektor mulai dari perekonomian, pertanian serta kelancaran beraktivitas warga yang menjadi pengguna jalan tersebut.

“Semua pembangunan yang kami laksanakan ini dapat dicapai dan diwujudkan berkat peran serta semua warga dan Pemerintah Desa, "ungkap Jaja. (18/12)

Jaja mengatakan, pembangunan ini juga untuk mewujudkan program yang telah ditentukan pemerintah pusat serta sesuai komitmen pemerintah agar mengalokasikan Dana Desa (DD) yang dikucurkan ke Desa Margalaksana tepat sasaran dan penerapan secara baik dan maksimal sesuai anggaran yang ada.

Dan semua, kata Jaja juga selaras dengan apa yang diamanatkan Undang-Udang Desa No 6 Tahun 2014 dan PP No 60 Tahun 2014, yang mengamanatkan DD ini diprioritaskan untuk pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat. 

“Dua hal ini harus seimbang karena pembangunan infrastruktur dapat juga mendukung pembangunan apa saja di masyarakat, "imbuhnya.

Jaja menambahkan, dan untuk tahun ini Pemerintah Desa Margalaksana mengalokasikan DD tahap 3 tahun 2022 ke infrastruktur jalan,  untuk memaksimalkan volume pengerjaan ini juga anggarannya ditambah dari Penghasilan Asli Desa (PADes).

Selain jalan yang dibangun dengan perbaikan, menurut Jaja Pemdes Margalaksana juga membangun sarana pendidikan untuk meningkatkan sumberdaya manusia, DD ini sudah dialokasikan yang direalisasikan dengan kegiatan yang dalam tahap pengerjaan dan sudah sesuai perencanaan yang terurai dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Jaja juga berharap, mudah-mudahan Desa Margalaksana bisa lebih maju sesuai komitmen baik Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya agar tahun ke tahun semakin lebih baik.

“Dalam hal pembangunan ini tentu kami juga butuh kerjasama semua aparatur desa, Babinsa, Babinkamtibmas, tokoh masyarakat, Para Alim Ulama, Kepemudaan, ormas dan media agar semua bisa bekerja dengan baik tanpa kendala, “pungkasnya. (amirsaripudin)


Syukuran dan Doa Bersama Awali Pembukaan Akuarium Indonesia Pangandaran


PANGANDARANNEWS.COM - Menjelang masa liburan sekolah, natal dan tahun baru, Aquarium Indonesia Pangandaran yang berlokasi di kawasan Pelabuhan Cikidan Desa Babakan Kabupaten pangandaran adakan soft louncing.(17/12)

Bangunan PIAMARI akuarium Indonesia pangandaran diketahui belum 100% rampung pengerjaan, namun atas tuntutan dari masyarakat kini akuarium raksasa sudah di buka dan mulai bisa di nikmati para wisatawan.

Terlihat dari beberapa bangunan yang masih dalam proses pengerjaan hingga akses jalan menuju lokasi masih belum layak di gunakan para pengunjung.

Seperti disampaikan Kepala Badan Riset dan SDM kelautan Perikanan Kementrian KKP Indonesia, ia mengakui saat ini belum ada perubahan yang signifikan namun karena tuntutan masyarakat yang ingin berkunjung kesini, maka akuarium pun mulai dibuka.

Dikatakan Nyoman, untuk grand louncing diperkirakan akhir bulan maret 2023 atau awal bulan april mendatang yang akan dihadiri langsun oleh Mentri Kelautan dan Perikanan beserta Susi Pudjiastuti selaku inisiator pembangun PIAMARI pada waktu itu.

"Saat grand louncing nanti,  bapak-bapak dan ibu-ibu akan melihat perubahan-perubahan yang benar-benar akan menyajikan nuansa akuarium laut terbesar di Indonesia" katanya.

Untuk saat ini, kata Nyoman, memang belum ada perubahan yang, dan baru ada kolam sentuh, akuarium air tawar yang begitu panjang dan akuarium air laut.

Ia menambahkab, misi dari pembangunan akuarium PIAMARI masih tetap sama, memberikan edukasi dan menjadi daerah wisata dan daerah konservasi untuk masyarakat.

"saya kira ini masih tetap sama sesuai dengan misi yang direncanakan awal, " jelas Nyoman.

Nyoman mengatakan, dan untuk oprasianalisai akuarium ini tentu memerlukan dukungan semua pihak, seperti dukungan dari Pemda Pangandaran serta semua kementerian diharapkan juga turut berperan sehingga nantinya akuarium ini bisa menjadi penggerak ekonomi bagi kemajuan pariwisata di Pangandaran.

Nyoman juga mengatakan, untuk kedepanya Akuarium Indonesia Pangandaran akan dilengkapi dengan digitalisasi yang menyajikan informasi ikan atau ekosistem yang semuanya berbasis touch screen. Sehingga pengunjung yang datang tinggal menyentuh layar yang ada di sini.

"Dan pengunjung pun langsung dapat memperoleh informasi lengkap terkait ikan-ikan yang disajikan di akuarium ini, "jelas Nyoman.

Dilokasi yang sama Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan, namun saat ini sebelum grand louncing semua sudah bisa dinikmati.

Jeje menjelaskan, biaya untuk tiket berpariatif yaitu pada hari sabtu dan minggu sebesar Rp 50ribu.

"Tapi khusus untuk warga Pangandaranalau saya minta subsidi, "ucap Jeje. (Bill)

Aquarium Indonesia Pangandaran Gelar Acara Sukuran dan Doa Bersama

Jeje Wiradinata: "Untuk pengunjung Asal Pangandaran, Ada Subsidi Untuk Pembelian Tiket"


PANGANDARANNEWS.COM
- Setelah terhenti sejak pembangunanya di tahun 2018  kini aquarium piamari yang berlokasi di kawasan Pelabuhan Cikidang di Desa Babakan Kecamatan Pangandaran, telah bertranspormasi menjadi Aquarium Indonesia Pangandaran yang sekarang mulai dibuka untuk umum.

Pembukaan atau soft opening Aquarium Indonesia Pangandaran ini ditandai dengan digelarnya acara sukuran dan doa' bersama tanggal 16 sesember 2022 yang dihadiri perwakilan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian PUPR, Bupati Pangandaran bersama Forkopinda Kabupaten Pangandaran serta sejumlah anak yatim.

Dalam sambutannya Kepala Badan Riset dan SDM kelautan perikanan Kementrian KKP Indonesia, doktor i Nyoman Radiarta, menyampaikan,  pengelolaan aset Piamari menjadi Aquarium Indonesia Pangandaran ini diserahkelolakan sepenuhnya kepada pihak ke 3, perusahaan bernama Tridaksa Banyu Raksa yang berkedudukan di jakarta.

"Perusahan ini nantinya yang akan menjadi pengelola aquarium terbesar se Indonesia ini, "ujar Nyoman.

Diakui Nyoman, saat ini jenis ikan yang ada di akuarium memang belum kumplit, tapi pihak pengelola terus akan menata serta melengkapinya hingga nanti pada bulan Maret 2023 dilakukan grand opening yang akan dihadiri langsung Menteri Kalautan dan Perikanan.

Selain menyediakan aneka sepesies satwa laut, ucapnya, dengan membeli tiket seharga Rp 50 ribu, di Aquarium Indonesia Pangandaran pengunjung bisa bersantai bersama keluarga.

Tak hanya aquarium, disini juga dilengkapi ini dengan sarana hotel yang terletak di bangunan lainnya.

"Tentu ini akan menambah kenyamanan pengunjung, karena selain bisa melihat aneka satwa laut juga menikmati suasana alam pantai Pangandaran, "imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Kabupaten Pangandaran, Jeje Wiradinata, mengatakan, keberadaan Aquarium Indonesia Pangandaran ini tentunya bisa melengkapi destinasi wisata yang ada di pangandaran.

Akuarium ini juga diharapkan bisa menjadi wahana hiburan masyarakat serta bisa menjadi khasanah ilmu pengetahuan bagi para pelajar untuk menambah wawasan terkait kemaritiman, karena Aquarium ini akan menjadi obyek wisata edukasi.

"Dan husus untuk pengunjung asal Pangandaran pemda berjanji akan memberi subsidi sehingga tiket tanda masuk pun bisa terjangkau masarakat, " kata Jeje. (hiek)

Ketua Divisi KPU Pangandaran Ikuti Bintek Penggunaan Aplikasi SILON


PANGANDARANNEWS.COM - Beberapa hari lalu Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan Andis Dedi, Kasubbag Teknis Parhumas, Waluyo beserta Operator menghadiri Bimbingan Teknis penggunaan aplikasi Sistem Informasi Pencalonan (SILON) anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Pemilihan Umum tahun 2024 yang diselenggarakan KPU Provinsi Jawa Barat bersama KPU kabupaten/Kota di Jawa Barat. (15/12). 

Kegiatan ini dibuka langsung Ketua KPU Provinsi Jawa Barat, Rifgi Alimubarok dan dipandu Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Provinsi Jawa Barat, Endun Abdul Hag. Turut hadir Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, dan Partisipasi Masyarakat KPU Provinsi Jawa Barat, Reza Alwan Sovnidar, Ketua Divisi SDM dan Litbang KPU Provinsi Jawa Barat, Undang Suryatna Anwar, Ketua Divisi Perencanaan, Nina Yuningsih, dan Sekretaris KPU Provinsi Jawa Barat, Achmad Syaifudin Rahadhian beserta jajaran sekretariat KPU Provinsi Jawa Barat.

Dalam sambutannya Rifgi berpesan, diharapkan para Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan, Kepala Subbagian Teknis Penyelenggaraan, Partisipasi, dan Hubungan Masyarakat, dan Operator Sistem Informasi Pencalonan (SILON) KPU Kabupaten/Kota yang hadir untuk bersiap menghadapi segala kemungkinan dalam proses tahapan verifikasi administrasi bakal calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Pemilihan Umum tahun 2024. (PNews/KPUPND)


STITNU Al-Farabi Pangandaran Lepas Wisudawan Ke 4 tahun 2022


pangandarannews.com - Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama (STITNU) Al-Farabi Kabupaten Pangandaran melaksanakan kegiatan pelepasan wisudawan dan wisudawati Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) dan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) di Aula Kampus STITNU Al-Farabi.(14/12)

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua STITNU, Drs. Asep Saepurrohman S.Pd.,M.M, Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan, Ahmad Hapidin, S.H., M.Pd, Ketua Prodi Manajemen Pendidikan Islam, Yayat Hidayat, S.Pd.I., M.Pd.I, Ketua Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Imas Masitoh, S.Pd.I., M.Pd, Ketua Ikatan Alumni STITNU Al-Farabi Pangandaran, Soleh Hidayat, S.Pd, seluruh ketua Organisasi STITNU Al-Farabi Pangandaran, dan seluruh wisudawan tahun 2022. 

Menurut Ketua BEM STITNU Ujang Sirojul Fauzi, Kegiatan ini merupakan bentuk wadah silaturahim mahasiswa dengan kampus setelah selesai melakukan kewajibannya. 

Kegiatan ini juga, kata Ujang, merupakan momentum istimewa bagi sahabat-sahabat mahasiswa akhir yang akan diwisuda, karena merupakan akhir dari proses selama 4 tahun lamanya.

"Pasca lulus bukan berarti putus hubungan dengan kampus, tapi harus memiliki kecintaan lebih terhadap almamater dengan menjaga nama baik lulusan” Ujarnya.

Ditempat yang sama Ketua IKA STITNU Soleh Hidayat, S.Pd, menyaampaikan, antara alumni STITNU tidak boleh memutuskan komunikasi dengan kampus, dan ini harus dijadikan sebagai jembatan awal untuk mensosialisasikan kampus dan menjadikan STITNU sebagai kawah candradimuka untuk terciptanya ilmuwan-ilmuwan yang mampu menyongsong kemajuan khususnya di Kabupaten Pangandaran. 

Soleh mengatakan, ada ratusan alumni STITNU Al Farabi Pangandaran yang tersebar di tiap desa di Kabupaten Pangandaran, dan ini tentu menjadi salah satu kekuatan untuk menciptakan tata peradaban Kabupaten Pangandaran yang lebih maju.

"Saya berharap lembaga berkenan memberikan spirit, arahan dan memberikan perintah kepada alumni tentang apa yang harus kita lakukan untuk kampus STITNU Al-Farabi dan Kabupaten Pngandaran ini, " ungkapnya.

Sementara dalam sambutannya Ketua STITNU Al-Farabi Pangandaran Drs. Asep Saepurrohman menyampaikan, lulusan STITNU harus ikut serta dalam sosial kemasyarakatan dan bisa menjadi agen sekaligus leader dalam membawa perubahan positif bagi lingkungan sekitar dan mampu tumbuh walaupun ditanam ditanah yang tandus.

Soleh menegaskan, kedepan STITNU memasuki tahapan akreditasi dan akan melakukan penambahan prodi baru, target 2024 akreditasi B  dan penambahan prodi baru bisa terealisasi, dan 2027  menjadi universitas.

"Sekarang kalian sudah bukan mahasiswa lagi tapi sudah menjadi sarjana, semoga ilmu yang kalian dapat dari STITNU bisa bermanfaat karna selama 4 tahun tidaklah mudah untuk mencapai titik ini, "pungkasnya.(yusupsidik)

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN