UPDATE DATA COVID-19 KABUPATEN PANGANDARAN PER TANGGAL 16 PEBRUARI 2021


PANGANDARANNEWS.COM
– Berikut up date grafik data terakit covid-19 di Kabupaten Pangandaran, hingga hari Selasa 15 Pebrurai 2021 pukul 16.00 WIB yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran.

*KASUS KONFIRMASI  COVID-19*

Total    :    999 org

Sembuh         :    603 org

Aktif :      15 org  isolasi RSU, 362 Isolasi Mandiri)

Meninggal :       19 org

WNI      :     999 org

Laki2    :     427 org

Perem :     572 org

Usia

<5                                     :       7 org

5 - 19  :      38 org

20 - 29 :      68 org

30 - 39 :      75 org

40 - 49 :      70 org

50 - 59 :      45 org

60 - 69 :      28 org

70 - 79 :        7 org

*SUSPEK*

1. Total :   761 org

2. Discardid :   742 org

    - Meninggal :     15 org

3. Aktif :       4 org

4  Laki-Laki :   465 org

5. Perempuan :   296 org

6. WNI :   756 org

7. WNA         :       5 org

8. Usia :

< 5 th :     23 org

6-19    :     78 org

20-29 :   242 org

30-39 :   101 org

40-49 :     90 org

50-59 :     89 org

60-69 :     59 org

70-79 :     25 org

>80    :       4 org

*PROBABLE*

1. TOTAL.          : 7

2. MENINGGAL : 4

3. MENUNGGU : 3

*KONTAK ERAT*

TOTAL :  1960 org

Discarded :  1842 org

Aktif :    118 org

*HASIL LAB. SWAB*

Positif    :    999 org

Negatif          : 8.819 org

Menunggu hasil :    118 org

Jumlah          : 9.936 org

*HASIL RAPID TEST*

Reaktif             :       70 org

Invalid  :         0 org

Non Reaktif : 13.385 org

Total      : 13.455 org

Untuk masyarakat yang memerlukan informasi terkait Covid-19 di Kabupaten Pangandaran, bisa menghubungi covid19.pangandarankab.go.id atau di Hotline Call Center : 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran : 085320643695.

Dan ini selengkapnya Up Date Kasus Corona di Kabupaten Pangandaran per 16 Pebruari 2021 :

















MASA JABATAN BUPATI-WAKIL BUPATI PANGANDARAN JEJE WIRADINATA-ADANG HADARI AKAN BERAKHIR BESOK

Sekda Pangandaran: “pelantikan bupati-wakil bupati baru kemungkinan akan dilaksanakan akhir pebruari

Sekda Kab. Pangandaran, Kusdiana
PANGANDARANNEWS.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pangandaran, Kusdiana, saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan, akhir masa jabatan Bupati-Wakil Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata-Adang Hadari, akan berakhir besok tanggal 17 Pebruari 2021, sehingga untuk mengisi kekosongan kepala daerah ini akan diangkat Plh dengan Surat Keputusan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalu Gubernur Jawa Barat.

“Jabatan Plh tersebut akan diisi sekretaris daerah, “jelasnya.(16/02)

Sementara disoal pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih hasil Pilkada tahun 2020, Kusdiana mengatakan, kemungkinan akan dilaksanakan sekitar akhir bula pebruari ini.

Kusdianan mengatakan, setelah diketahui hasil putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa hasil Pilkada Kabupaten Pangandaran, saat ini pihaknya masih menunggu kepetusan dan arahan yang akan dikeluarkan Kemendagri. 

“Ya mungkin tanggal 26 atau 27 bulan ini, pelatinakan Bupati-Wakil Bupati Pangandaran akan dilaksanan, “imbuhnya.

Kusdiana menambahkan, dan dalam jeda waktu dari masa berakhir jabatan bupati periode tahun 2014-2021 tanggal 17 pebruari ke pelantikan bupati-wakil bupati baru tanggal 26-27 pebruari, sekitar 10 hari ini, untuk mengisi kekosongan kepala daerah tersebut akan diisi Plh.  (PNews)


UPAYA PENCEGAHAN COVID-19 PEMDES KEDUNGWULUH GENCAR SOSIALISASIKAN PROKES

PANGANDARANNEWS.COM – Penanggulangan penyebaran ovid-19 bukan hanya tanggng jawab baik pemerintah pusat atau pun daerah, namun hingga ke pemerintahn desa pun dihasuskan terus melakukan sosialisasi terkait protokol kesehatan (Prokes) salah satu upaya untuk memutu mata rantai penyebaran covid di masyarakat.

Seperti yang disampaikan anggota Satgas sekaligus Kepala Desa Kedungwuluh Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran Teti Heryani pada rapat yang digelar di aula desa untuk mensosialisasikan pencegahan Covid-19, berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Pangandaran nomer 4 tahun 2021 dan Intruksi Mentri Dalam Negri nomer 1 tahun 2001, menghimbau agar tetap mejalankan prokes dalam setiap kegiatan di masyarakat.

Tidak terkecuali, kepada tokoh agama dan ketua DKM tiap-tiap mesjid yang berada di wilayahnya, Teti juga menghimbau agar dalam menjalankan kegiatan keagamaan, seperti pengajian  yang dilaksanakan di lingkungan dan mesjid-mesjid supaya betul-betul memperhatikan prokes yang sudah ditentukan.

“Saya juga menghimbau saat mengundang penceramah pengajian jangan dari luar Kecamatan Padaherang dan jumlah jemaah pengajian pun dibatasi, “kata Teti.(16/02)

Sekretaris Dsa (sekdes) Kedungwuluh, Asep Setiawan, menambahkan, warga pun untuk saat ini dilarang ke luar daerah kalau tidak penting, karena jika melanggar akanada sanksi.

“Hindari kerumunan, jangan mengadakan hiburan di tempat hajatan dan lain-lain yang akan menciptakan kerumunan masa, “ungkap Asep.

Pada kesempatan yang sama Asep juga mengintruksikan kepada seluruh warga, dana hibah yang nantinya dialokasikan untuk sarana keagamaan, yakni setiap tugu harus mengumpulkan uang Rp 10 ribu per bulan, intruksi sekdes pun lagsung disambut baik dan gembira oleh warga yang hadir. 

“seperti diketahui, saat ini di Desa Kedunwuluh masih ada yang terpapar covid 19 sejumlah 4 orang, “terangnya. (NANAHOERUMAN)


MK TOLAK GUGATAN PASLON ADANG-SUPRATMAN, KPU PANGANDARAN SEGERA TETAPKAN HASIL PILKADA PANGANDARAN

PANGANDARANEWS.COM – Setelah melalui proses hukum yang panjang, Mahkamah Konstitusi (MK) Republik Indonesia, sekitar pukul 13.00 WIB siang tadi akhirnya menolak permohonan pemohon perkara gugatan Pilkada Pangandaran 2020 dengan Nomor perkara  15/PHPU.BUP-XIX/2020 pada sidang pembacaan putusan dan ketetapan Sesi 2, dengan pihak  pemohon dalam perkara gugatan Pilkada Pangandaran, pasangan calon (Paslon) Bupati-Wakil Bupati Pangandaran nomor Urut 2 Adang Hadari dan Supratman (AMAN), di Gedung MK Jakarta. (15/02)  

Seperti disampaikan Ketua KPU ‎Pangandaran Muhtadin,  hari ini MK telah memutuskan sengketa Pilkada Pangandaran 2020, sehingga dengan putusan MK tersebut gugatan terkait sengketa Pilkada Pangandaran 2020 tidak diterima.

"Hasil putusan MK menyatakan permohonan pihak pemohon dinyatakan tidak diterima, dan putusan ini sudah final serta dinyatakan selesai, “ jelas Muhtadin.

‎Seperti disampaikan Muhtadin, beberpa waktu lalu, proses Sengketa Pilkada Pangandaran 2020 ini sudah dua kali bersidang di MK, diantaranya dalam sidang perdana igelar penyampaian materi pokok gugatan oleh pihak pemohon (Paslon AMAN) lalu pada sidang kedua, pembacaan eksepsi atau jawaban dari pihak termohon (KPU Pangandaran) terhadap materi gugatan pemohon.

“Dengan sudah adanya keputusan dari MK ini, KPU Pangandaran punakan segera menindak lanjuti dengan rapat pleno terbuka untuk penetepan pasangan calon terpilih.(PNews)


UPDATE DATA COVID-19 KABUPATEN PANGANDARAN PER TANGGAL 15 PEBRUARI 2021


PANGANDARANNEWS.COM
– Berikut up date grafik data terakit covid-19 di Kabupaten Pangandaran, hingga hari Sabtu 15 Pebrurai 2021 pukul 16.00 WIB yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran.

*KASUS KONFIRMASI  COVID-19*

Total    :  978 org

Sembuh         :  596 org

Aktif :    22 org  isolasi RSU,  341 Isolasi Mandiri)

Meninggal :    19 org

WNI      :  978 org

Laki2    :  415 org

Perem :  563 org

Usia

<5 : 7org

5 - 19  :    38 org

20 - 29 :    68 org

30 - 39 :    75 org

40 - 49 :    70 org

50 - 59 :    45 org

60 - 69 :    28 org

70 - 79 :      7 org

*SUSPEK*

1. Total : 760 org

2. Discardid : 721 org

    - Meninggal :   15 org

3. Aktif :   24 org

4  Laki-Laki : 464 org

5. Perempuan : 296 org

6. WNI : 755 org

7. WNA         :     5 org

8. Usia :

< 5 th :   23 org

6-19    :   78 org

20-29 : 242 org

30-39 : 101 org

40-49 :   90 org

50-59 :   89 org

60-69 :    59 org

70-79 :    25 org

>80    :      4 org

*PROBABLE*

1. TOTAL.          : 7

2. MENINGGAL : 4

3. MENUNGGU : 3

*KONTAK ERAT*

TOTAL :  1957 org

Discarded :  1842 org

Aktif :    115 org

*HASIL LAB. SWAB*

Positif    :    978 org

Negatif          :8.819 org

Menunggu hasil :    115 org

Jumlah          : 9.912 org

*HASIL RAPID TEST*

Reaktif            :         70 org

Invalid            :           0 org

Non Reaktif : 13.385 org

Total      : 13.455 org

Untuk masyarakat yang memerlukan informasi terkait Covid-19 di Kabupaten Pangandaran, bisa menghubungi covid19.pangandarankab.go.id atau di Hotline Call Center : 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran : 085320643695.

Dan ini selengkapnya Up Date Kasus Corona di Kabupaten Pangandaran per 15 Pebruari 2021 :


















MILENIAL PANGANDARAN GELAR AKSI GALANG DANA UNTU KORBAN BANJIR INDRAMAYU

PANGANDARANNEWS.COM - berawal dari keprihatinan melihat dampak yang terjadi akibat bencana banjir bandang di wilayah Kabupaten Indramayu serta dampak yang ditimbulkan akibat bencana tersebut, dimana ribuan warga betul-betul membutuhkan uluran tangan, sejumlah pemuda yang tergabung dalam milenial Pangandaran (Kader Aswaja PERGUNU, IPNU, IPPNU, BEM STIT NU Al Farabi dan PMII Pangandaran), pada hari miggugu lalu menggelar aksi galang dana untuk korban banjir bandang di Kabupaten indramayu.(13/02).

Menurut kordinator aksi di lapnagan, Tian Kadarisman, kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari,  sabtu dan minggu ini di pusatkan di tiga titik, di bunderan patung marlin Pangandaran, depan Pasar Parigi dan di bunderan cijulang.

Selaian murni panggilan rasa kemanusiaan untuk membantu korban bencana alam, kata Tian, aksi ini juga untuk menumbuhkan rasa kemanusiaan serta bentuk kepedulian sesama umat manusia sebagai makhluk sosial.

“Dalam aksi ini kami juga tetap dalam protokol kesehatan, “ungkap Tian.

Dikatalan Tian, aksi yang dilaksanakan bersama rekan-rekannya ini bertujuan untuk membantu meringankan beban korban terdampak bencana, karena tentu saat ini mereka sangat membutuhkan kebutuhan pokok untuk bertahan hidup pasca terkena musibah bencana banjir.

Dari aksi yang tersebut, terang Tian, ia bersama rekan-rekannya berhsil mengumpulkan uang sebesar Rp.2,742 juta dan satu dus yang berisi baju.

“Atas nama semua kami mengucapkan terimakasih kepada seluruh donatur yang telah memberikan bantuannya, dan secepatnya akan kami salurkan kepada warga terdampak banjir di Indramayu. “ungkapnya lagi.

Hal senada dikatakan Ketua PMII Pangandaran Yusup Sidik, sebagai sesama bangsa dan sesama manusia harus berempati pada terdampak bencana karena tentunya para korban ini sudah menderita kehilangan mulai dari pakaian, bahan makanan, rumah dan yang lainnya.

Kegiatan aksi solidaritas ini juga, imbuh Yusuf, merupakan bagian dari pengamalan nilai dasar pergerakan yang ada di PMII, Hablum Minannas (hubungan dengan sesama manusia).

“Dan tentunya kegiatan ini juga dalam rangka meningkatkan rasa sosial dan solidaritas kita sebagai sesama manusia, “jelasnya.

Sementara Ketua PC IPNU Pangandaran Maftuh Abdurrohman, menambahkan, sudah sehausnya seluruh umat bangkit dan bergerak untuk menolong sebagai upaya mengejawantahkan nilai – nilai keislaman dan kemanusiaan apalagi di masa pandemi ini bisa menjadi bahan evaluasi diri dan menjadi pelajaran agar tetap melakukan kebaikan.

“Mudah-mudahan masyarakat yang terkena banjir di Kabupaten Indrmayu diberikan ketabahan dan semoga kita semua di jauhkan dari segala bencana, “ucapnya. (AGE)




DISKUSI PERDANA MASIKA ICMI PANGANDARAN BAHAS EVALUASI PILKADA SERENTAK TAHUN 2020

PANGANDARANNEWS.COM - Majelis Sinergi Kalam Ikatan Cendikiawan Muslim se-Indonesia (MASIKA ICMI) Kabupaten Pangandaran menggelar diskusi publik bertajuk Evaluasi Pilkada Serentak di tengah Pandemi Covid-19 yang dihadiri Ketua DPRD, KPU dan Ketua Bawaslu Pangandaran, bertempat di Kedai Innovatif Parigi. (12/2)

Kegiatan dengan tetap berpedoman pada protokol kesehatan Covid-19, menurut Ketua Masika ICMI Pangandaram, Ani Ramayanti, dengan tema "Pangandaran Pasca Pilkada" diskusi ini digelar dimaksudkan dalam rangka evaluasi Pilkada oleh masyarakat, Mengingat tahapan pilkada Kabupaten Pangandaran akan segera selesai.

“Dan ini merupakan  kegiatan perdana Masika ICMI Pangandaran, “terang Ani.

Terkait tajuk yang dibahas diskusi saat ini, Ani mengatakan, pilkada merupakan salahsatu konsen Masika ICMI terhadap dinamika sosial politik yang saat ini terjadi di Kabupaten Pangandaran.

Sementara salah satu narasumber, Ketua KPU Pangandaran, Muhtadn menyampaikan, penyelenggaraan pilkada sudah berjalan sukses dan tentu evaluasi pilkada harus dilakukan untuk  catatan dan referensi pelaksanaan Pilkada yang akan datang, terlebih penyelenggaraan pilkada tahun 2020 ini dilaksanakan diera pandemi covid 19.

Diskusi tentang pilkada, kata Muhtadin, tentu sangat penting dalam rangka mengevaluasi dan memberikan catatan-catatan bagi jalannya  perhelatan sebuah pesta demokrasi di daerah.

“Juga yang tak kalah pentingnya keterlibtan masyarakat langsung dalam mengawal proses berjalannya pemerintahan, itu merupakan sebuah keniscayaan, “ujar Muhtadin.

Hal senada dikatakan Ketua Bawaslu Pangandaran Iwan Yudiawan, yang menjelaskan peran bawaslu dalam pemerintah dan dalam pelaksanaan pilkada Pangandaran 2020 yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu. (PNews)


UPDATE DATA COVID-19 KABUPATEN PANGANDARAN PER TANGGAL 13 PEBRUARI 2021


PANGANDARANNEWS.COM
Up date grafik data terakit covid-19 di Kabupaten Pangandaran, hingga hari Sabtu 13 Pebrurai 2021 pukul 16.00 WIB yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran.

*KASUS KONFIRMASI  COVID-19*

Total    :   901 org

Sembuh         :   545 org

Aktif :     21 org  isolasi RSU,  316 Isolasi Mandiri)

Meninggal :     19 org

WNI      :   901 org

Laki2    :   370 org

Perem :   531 org

Usia

<5 : 7org

5 - 19  :    38 org

20 - 29 :    68 org

30 - 39 :    75 org

40 - 49 :    70 org

50 - 59 :    45 org

60 - 69 :    28 org

70 - 79 :      7 org

*SUSPEK*

1. Total :  759 org

2. Discardid :  721 org

    - Meninggal :    15 org

3. Aktif :    23 org

4  Laki-Laki :  463 org

5. Perempuan :  296 org

6. WNI :  754 org

7. WNA         :      5 org

8. Usia :

< 5 th :    23 org

6-19    :    78 org

20-29 :  242 org

30-39 :  101 org

40-49 :    90 org

50-59 :    89 org

60-69 :    59 org

70-79 :    25 org

>80    :      4 org

*PROBABLE*

1. TOTAL.          : 7

2. MENINGGAL : 4

3. MENUNGGU : 3

*KONTAK ERAT*

TOTAL :  1.942 org

Discarded :  1.842 org

Aktif :      100 org

*HASIL LAB. SWAB*

Positif    :       901 org

Negatif          :    8.804 org

Menunggu hasil :       100 org

Jumlah          :    9.805 org

*HASIL RAPID TEST*

Reaktif            :        70 org

Invalid            :          0 org

Non Reaktif : 13.385 org

Total      : 13.455 org

Untuk masyarakat yang memerlukan informasi terkait Covid-19 di Kabupaten Pangandaran, bisa menghubungi covid19.pangandarankab.go.id atau di Hotline Call Center : 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran : 085320643695.

Dan ini selengkapnya Up Date Kasus Corona di Kabupaten Pangandaran per 13 Pebruari 2021 :

















AHMAD SEPTIANA, ANAK PENDERITA BOCOR JANTUNG BERHARAP BANTUAN PEMERINTAH

PANGANDARANNEWS.COM – Seorang bocah berusia 9 tahun, Ahmad Septiana, warga RT 16 RW 05 Dusun Cidahon Desa Kertamukti Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran, menderita bocor jantung sejak lahir saat ini sehingga dibadannya selalu terpasang alat PPN permanen untuk membantu kesehatannya.

“Setaip 5 bulan sekali alat ini harus diganti dengan biaya Rp 7,7 juta yang dibayardari BPJS mandiri, “terang Masinem, ibu sang anak.(11/2)

Masinem menuturkan, sejak umur 1 bulan anaknya harus menjalani perawatan karena hasil pemeriksaan medis ada kebocoran pada organ jantungnya sehingga ia pun harus harus ikhlas menerima takdir ini.

Masinem menjelaskan, saat anaknya berusia 5 bulan ia menolak ketika ditawari oleh salah seorang dokter di RSHS Bandung untuk operasi jantung di Rumahsakit Jantung Harapan Kita di Jakarta, karena pengobatan anaknya tersebut diperkirakan membutuhkan biaya sekitar Rp 300 juta.

Namun walau suaminya hanya seorang penderes (pengrajin gula kelapa), menurut Masinem, ia akan tetap berjuang untuk kesembuhan anaknya.

Masinem menuturkan saat ini usia anaknya sudah menginjak 9 tahun namun sayang tidak banyak perubahan kondisi kesehatan anaknya, karena hingga sekarang  alat bantu detak irama jantung masih terus terpasang di tubuh Ahmad Septiana.

"Saya berharap kepada Bapak Bupati Pangandaran, Pa Jeje Wiradinata atau pemerintah Kabupaten Pangandaran bisa meringankan biaya pengobatan anak saya,  " ungkapnya.  (AGE)




AKIBAT PANDEMI COVID PEDAGANG PISANG DI PASAR PARIGI ALAMI PENURUNAN HASIL PENJUALAN

PANGANDARANNEWS.COM – Pandemi covid19 begitu berdampak bagi para pedagang di pasar tradisional Parigi Kabupaten Pangandaran, penurunan omset penjualan pun tentunya sangat dirasakan para pedagang. Namun walau keadaannya ini terus berjalan, tidak sedikit yang masih bisa  tetap bertahan dari kterperukan ini. Seperti dialami salah seorang pedagang pisang asal Cijulang,  Siti Laelani (48),  yang sudah puluhan tahun bersagang di pasar Parigi dibantu suaminya.

Laelani menuturkan, di masa pandemi corona seperti sekarang ini penghasilannya terus menurun jika dibandingkan pada saat sebelum wabah corona dengan omzet penjualan mampu mencapai Rp 800 ribu hingga Rp 1 juta.

“Sekarang sehari paling tinggi dapat Rp 200 ribu, “terangnya.(8/2)

Salahsatu alasan turun hasil penjualannya mungkin karena para pedagang goreng pisang molen yang biasa berbelanja padanya kini banyak yang libur dan tidak berjualannya beberapa pedagang pisang goreng yang biasa berjualan di sekolah-sekolah.

Ia berharap, mudah-mudahan pandemi covid19 cepat berakhir sehingga usahanya pun bisa bangkit kembali seperti semula.

"Semoga Alloh cepat mengangkat musibah ini agar warga seperti kami bisa usaha kembali untuk menghidupi keluarga, “ungkapnya. (AGE)




WARGA DESA SINDANGSARI KELUHKAN KELANGKAAN GAS 3 KG BERSUBSIDI

PANGANDARANNEWS.COM – Sejumlah warga di Dusun Mekarjaya Desa Sindangsari Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran mengeluhkan sulitnya mendapatkan gas elpiji tiga kilo gram, jika ada pun harnya relatif mahal mencapai kisaran Rp 30 per tabung.

Seperti dikatakan Elan (45), di saat pandemi dengan apa-apa susah ia juga sekarang harus disulitkan karena langkanya gas elpiji yang konon bersubsidi.

“Kalau ada, harganya bisa mencapai sekitar Rp 30 ribuan, jelas orang seperti saya dengan penghasilan rendah merasa terbebani, “ungkapnya.(9/2)

Jika harga tersebut terus bertahan, menurutnya, tentu ini akan sangat berdampak bagi dirinya juga warga lain yang sama-sama berpenghasilan rendah.

Elan juga berharap agar Pemkab Pangandaran bisa mengontrol harga gas elpiji bersubsidi 3 kg khususnya di Kecamatan Cimerak

"Saya merasa keberatan dan terbebani dengan harga gas elpiji tersebut, “imbuhnya

Sementara saat PNews mendatangi salah satu penjual eceran gas elpiji 3 kg bersubsidi, menurut pemilik warung ia membeli gas dari dari mobil pemasok gas elpiji 3 kg dengan harga Rp26 ribu.

"Jadi mungkin wajar bila saya menjual dengan harga Rp 29 - 30 ribu, karena saya juga harus punya untung, " jelasnya. (AGE)


 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN