BUPATI PANGANDARAN: “DI LAPANGAN IMPLEMENTASI PERDA SANGAT COMPLICATED”

PARIGI- Ada tiga peraturan daerah yang paling mendesak yang harus segera dibuatkan perdanya, diantaranya, perda tentang sempadan sungai, perda tentang pengolahan limbah dan perda tentang kerugian daerah.

Demikian diterangkan Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata saat diwawancarai PNews usai mengikuti rapat paripurna di gedung DPRD Kabupaten Pangandaran.(14/10)

Dikatakan bupati, membuat peraturan daerah itu mudah tapi implementasinya yang sulit, seperti  penyelesaian limbah PT Pecu dan pengerukan sungai Cikidang dan masalah lainnya.

Dilapangkan itu permasalahanya ternyata complicated, karena, kata bupati, dalam aturan ada sempadan sungai, tapi ketika implementasi di lapangan ternyata sempadan sungai itu telah berubah menjadi tanah milik.

Ahirnya, lanjut bupati, ketika waktu pengerukan sungai Cikidang, yang seharusnya sungai itu lebar sekarang sungai jadi sempit karena sempadan sungai itu sudah bergeser sekitar satu meter dari air sungai dan telah berubah menjadi tanah milik masarakat.

“Saya jadi bingung siapa yang salah, "ungkapnya.

Disoal terjadinya kekosongan obat di beberapa puskesmas, bupati mengatakan, itu akan segera i dipenuhi. Dan dalam pemberian  obat kepada pasien jangan sampai  semua penyakit hanya diberi obat parasetamol, yang penting sembuh, seharusnya tidak seperti itu. Menurut bupati, ia ingin memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat.

“Disitulah perlunya segera  dilakukan evaluasi, “kata bupati..

Bupati juga mengatakan, sepeti di daerah terpencil, seperti di Desa Jadikarya, disana hanya ada satu dokter. Dokter gigi tidak ada, karyawan puskesmas cuma sedikit, dan menjadi bahan pertimbangan untuk terus evaluasi.

Bupati berharap, di daerah terpencil biasanya  jarang petugas medis yang mau kerja disana, sehingga  kedepan agar ada petugas mau mengabdi disana.

“Salah satu caranya kemungkinan tunjangannya dinaikan, yang tadinya tunjangan hanya Rp 3 juta bisa kita naikan menjadi Rp 5 juta, " jelas bupati.

Memasuki usia yang ke 7 roda pemerintahan kabupaten Pangandaran, kata bupati, perlu dilakukan perlu evaluasi, dan untuk pelaksanaannya tentunya harus ada ahli tela'ahan, tenaga yang ahli dan  berkaitan dengan evaluasi.

"Dan ini menjadi sSalah satu tugas dan kewajibannya  staff ahli."jelas bupati.

Jadi, lanjutnya, staff ahli itu harus betul-betul staff ahli jangan sampai ada istilah staff ahli itu tempat pembuangan dan bupati juga meminta agar staff ahli sekarang harus consen disana.

Bupati menjelaskan, staff ahli itu ada bidang-bidang, dan tiap-tiap bidang menjadi tugasnya memberikan kajian, seperti langsung terjun ke lapangan untuk melihat dinamika yang ada. Kemudian dilakukan kajian, sehingga bisa memberikan hasil kajian yang tepat untuk dilaksanakan.

“Nah itu hasilnya bisa dijadikan bahan evaluasi. "tegas bupati. (ANTON AS)

BUPATI PANGANDARAN ROTASI 3 PIMPINAN PEJABAT TINGGI PRATAMA ESELON II

PARIGI-Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata didampingi Wakil Bupati, H. Adang Hadari serta disaksikan Sekretaris Daerah, Kusdiana, para asisten dan para kepala, melantik dan mengambil sumpah tiga orang pimpinan pejabat tinggi Pratama Eselon ll di lingkup Pemerintahan Kabupaten Pangandaran, di aula setda.(14/10)

Ketiga pejabat tersebut, antara lain, Irwansyah S.sos dilantik menjadi staff ahli Bupati bidang pemerintahan, hukum dan politik, Drs Syaefuloh MSI, staff ahli Bupati bidang pembangunan, ekonomi dan keuangan dan Dani Hamdani S.Sos menjadi kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

Dalam sambutan bupati, menyampaikan, Pemkab Pangandaran secepatnya akan segera melakukan open bidding karena ada delapan kekosongan pimpinan untuk jabatan eselon ll, diantaranya, satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dinas Perhubungan, Kesatuan Bangsa dan Politik  (kesbangpol) dan Asisten Daerah 1.

“Insya Alloh paling lambat bulan Desember tahun ini semua kekosongan bisa terisi," Kata Bupati. ( ANTON AS )

KARNAVAL BUDAYA DAN PAMERAN PRUDUK UNGGULAN WARNAI HARI JADI KOTA TASIK KE 18

TASIKNEWS-Dalam rangkaian memeriahkan hari jadi Kota Tasikmalaya yang ke 18, usai kegiatan karnaval yang dilaksanakan sepanjang jalan protokol, Wali Kota Tasik, Drs. H. Budi Budiman, pada sore harinya berkesempatan membuka pameran Tasik Kreatif di komplek Lapangan Dadaha.(13/10)

Kegiatan tersebut merupakan ajang mempromosikan hasil produksi makanan olahan,  pembangunan, Industri kreatif dan inovatif  kuliner, sesuai dengan Tema Hari Jadi Kota Tasik ke 18, Tasik Resik, Tasik  Berbudi atau berbudaya digital.

Dalam sambutannya, Budi, menyampaikan, para pelaku Usaha kecil dan mikro (UKM) harus bisa manfaatkan Pameran Tasik Kreatif  inovatif ini agar keberadaann UMKM yang ada di Kota Tasik lebih maju dan sejahtera.

Dalam menghadapi era tekhnologi ini, kata Budi, Pemkot Tasik sudah membina UKM ke arah e-commerce agar UKM bisa memanfaatkan tekhnologi.

Namun Budi menyayangkan pelaksanaan pameran ini sangat singkat dengan hanya waktu 3 hari, sehingga ia pun menyarankan kedepan agar pameran seperti ini bisa sampai 7 hari.

“Pameran ini merupakan ajang evaluasi dan promosi yang harus dimanfaatkan para pelaku UKM, karena saat ini UKM harus bisa berdaya saing dan tidak hanya berbicara kualitas dan kuantitas saja. “kata Budi.

Sementara beberapa pelaku UKM, mengatakan, semoga di hari jadi Kota Tasikmalaya yang ke 18 ini Pemkot bisa lebih dewasa dalam mengetaskan kemiskinan serta lebih memajukan lagi dunia usaha khususnya UKM.

“Kami sangat aspreasi dengan penyelenggaraan pameran  ini apalagi kami juga bisa terhibur dengan pagelaran wayang golek, “ujarnya. (ANWARWALUYO)

PELAJARAN BAHASA INGGRIS UNTUK ANAK HINGGA MANULA, PROGRAM INOVASI YAYASAN LATIFATUL QOLBI

PADAHERANG-salah satu inovasi dan program unggulan di Yayasan Latifatul Qolbi (LQ), tahun ini diluncurkan program bahasa inggris dengan peserta didik muali dari tingkat SD, SLTP, SLTA hingga usia anjut (manula)

Demikian disampaikan Ketua Yayasan LQ, Nana, saat ditemui wartawan PNews di sela-sela kesibukannya.(13/0)

“Ini merupakan inovasi dalam proses belajar mengajar di yayasan kami, “ungkapnya.

Dikatakan Nana, para peserta pun nampak sangat antusias mengikuti seluruh materi belajar yang disampaikan langsung tenaga pengajari Yayan Blues yang sudah berpengalaman di di negara belanda dan eropah.

Pusat pendidikan Yayasan Latifatul Qolbi yang berlokasi di RT 03/01 Desa  Kedungwuluh Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran ini, kata Nana, rencananya akan dijadikan sebuah kampung inggris seperti yang ada di daerah Pare Jawa Timur.

“Mudah-mudahan ini bisa menginsfirasi lembaga pendidikan lainnya di Pangandaran. “pungkas Nana. (NANAHOERUMAN)

AKIBAT KEKERINGAN, WARGA DUSUN MEKARJAYA KESULITAN AIR BERSIH

CIMERAK-Dampak musim kemarau panjang tahun ini benar-benar sangat dirasakan di beberapa daerah, karena bukan hanya sawah-sawah saja yang mengalami kekeringan, juga kesulitan air bersih terjadi hampir di semua wilayah.

Salah satunya di Dusun Mekarjaya Desa Sindangsari  Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran, wilayah yangberbatasan dengan Kabupaten Tasikmalaya. Tampak sawah-sawah ,ilik warga mengalami kekeringan dengan tanahnya terbelah. Begitu juga dengan petani gula kelapa, sudah lama sadapan dari pohon kelapa tidak subur karena tidak banyak mengeluarkan air nira.

Tidak hanya itu, warga pun semakin kesulitan mencari air bersih baik untuk dikonsumsi atau pun sekedar mandi-cuci, karena sumur-sumur di dalam rumah sudah lama mengering. Bahkan air yang ada di bak-bak di mesjid pun sudah lama tidak berisi air.

Masyarakat Desa Mekarjaya yang mayoritas bermatapencaharian menjadi petani, benar-benar sangat merasakan buruknya dampak kekeringan ini.

Menurut salah seorang warga, beruntung masih ada beberapa sumur seperti yang ada di mesjid dan SMPN 3 Cimerak sehingga warga pun sedikit merasa terbantu walau harus mengantri karena banyaknya masyarakat yang datang.

“Di kedua tempat itu airnya pun tidak keluar banyak, “jelasnya.

Ia mengatakan, sayang hingga saat ini belum ada bantuan air besih dari pemerintah, baik bantuan air bersih angsung atau pun alat berupa sumur bor.

“Mudah-mudahan saja Pemkab Pangandaran bisa memberikan perhatian untuk segera memberikan bantuan air bersih secepatnya, “imbuhnya. (RASIMUN)

PENGERJAAN JEMBATAN CIKIDANG RAMPUNG, ARUS KENDARAAN PUN KEMBALI LANCAR

PANGANDARAN-Akses jalan baik menuju atau dari arah Pangandaran ke kota Tasik, Ciamis, Banjar, sekarang sudah bisa dilalui dengan lancar. Karena seperti diketahui, beberapa minggu lalu ada perbaikan jembatan Sungai Cikidang sehingga terjadi kemacetan karena para pengguna jalan harus antri melewati jembatan itu.

Menurut para pekerja proyek jembatan tersebut, walau arus lalu-lintas selalu padat setiap hari pengerjaan jembatan Cijidang ini terus dilakukan dan tidak menemui hambatan.

“Kami terus bekerja siang dan malam agar pengerjaan jembatan ini bisa segera rampung, “ujar salah seorang pekerja, beberapa hari lalu.

Saat ini, lanjutnya, pekerjaan fisik jembatan sudah selesai dan tinggal pengerjaan dan proses finishing, sehingga jembatan pun sekarang sudah bisa dilalui dari kedua arah.

“Mudah-mudahan akhir bulan oktober ini seluruh pekerjaan bisa selesai sehingga pengendaran pun bisa kembali merasakan nyaman karena tidak harus terjebak kemacetan lagi. “imbuhnya. (WILDAN-RADIAN)


SELAIN NYAPEDAH, SEPAK BOLA WARNAI KEGIATAN SABA DESA BUPATI-WAKIL BUPATI PANGANDARAN

CIMERAK-Sudah menjadi agenda rutin bupati dan wakil bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata dan H. Adang Hadari, setiap hari minggu melaukukan kegiatan “saba desa” dengan menaiki sepeda yang diakhri dengan pertandingan sepak bola.

Seperti pada hari minggu kemarin (13/10), bertempat di lapang sepakbola Desa Sindangsari Kecamatan Cimerak, bupati dan wakil bupati bersama pejabat pemkab, anggota DPRD, camat, unsur ulama, Karang Taruna dan tokoh masyarakat menggelar pertandingan sepak bola.

Menurut beberapa warga, ini merupakan tradisi baru cara yang dilakukan pejabat di lingkup Pemkab Pangandaran untuk bisa berbaur langsung dengan masyarakat. Karena melalui pertandingan sepakbola yang dilakukan di setiap daerah kunjungannya, masyarakat bisa mengenal langsung pimpinan dan pejabat yang ada di pemkab, sehingga masyarakat pun sangat antusias menyaksikan pertandingan hingga usai.

“Dan tentu even ini juga menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat, “ungkapnya.

Sementara Bupati dan wakil bupati, pada setiap kunjungan tersebut, selalu menyampaikan, selain bisa bertatap muka dengan warga, juga bisa mendengar harapan, keluhan serta aspirasi masyarakat secara langsung.

“Selain berbaur, kami juga bisa melihat angsung keberhasilan serta kekurangan yang ada di tiap kecamatan bahkan hingga ke pelosok desa. “kata bupati. (RASIMUN)




PESERTA CALON PEGAWAI RSUD PANGANDARAN, IKUTI TES SELAMA 2 HARI

PARIGI-Hari minggu kemarin (13/10) merupakan hari kedua pelaksanaan ujian tulis untuk seleksi penerimaan pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) pandega Kabupaten Pangandaran.  Pemberian soal dengan amplop yang masih bersegel pun langsung diserah-terimakan dari pihak UNPAD  kepada pengawas di setiap ruangan, selang beberapa menit sebelum ujian dilaksanakan dengan disaksikan beberapa awak media di ruangan lantai 3. 

Menurut Kepala Bidang Mutasi dan Pengembangan Karier Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupate Pangandaran,  Ganjar Nugraha, SE,  seluruh mekanisme ujian, seperti pembuatan materi ujian, pemberian nomor, ruangan tempat ujian dan penentuan jam ujiannya pun itu merupakan kewenangannya UNPAD.

Dan pendistribusian lembar jawaban dan soal ujian pun, kata Ganjar, diberikan langsung Panitia (pansel) kepada pengawas dengan kondisi masih disegel dan dibuka bersama dengan peserta ujian yang selanjutnya dibagikan satu persatu ada peserta.

Ujian berlangsung selama dua hari, tanggal 12-13-oktober 2019, dan dalam satu hari ada dua sesi ujian dengan menempati 15 ruangan untuk per sesi dengan jumlah pesertai 30 peserta per ruangannya.

Ganjar menambahkan, minggu tanggal 13 oktober ini merupakan seson terakhir dengan jumlah peserta seluruhnya terdiri dari kesehatan dan non kesehatan, dengan rincian sekitar 500 peserta untuk tenaga kesehatan (nakes), sementara untuk tenaga administrasi merupakan peserta paling banyak.

“Materi ujian prinsipnya sama karena ini merupakan tes kemampuan dasar, dan nantinya  peserta yang lulus akan dipanggil lagi untuk mengikuti test berikutnya. “terang Ganjar.

Ganjar juga mengatakan, dan tes yang akan datang merupakan ujian tes kemampuan bidang, ditambah ada sesi interview, wawancara dantest pendalaman materi tentang formasi yang dilamarnya.

Insaalloh pelasaksanaannya mudah-mudahn bisa dilaksanakan pada bulan ini juga. ”imbuh Ganjar. (ANTON AS).

PELAKSANAAN SELEKSI PEGAWAI RSUD PANGANDARAN DILAKSANAKAN HARI INI


PARIGI-Seleksi penerimaan calon pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Pangandaran dilaksanakan hari ini (12/10) bertempat di gedung UNPAD di Desa Cintaratu Kecamatan Parigi.

Seperti disampaikan salah seorang panitia seleksi (pansel), DR. Drg. Kosterman, MM selaku panitia seleksi perwakilan dari UNPAD, saat ditemui Pnews di ruang kerjanya. Menurutnya, hari ini sabtu tanggal 12 Oktober 2019  merupakan hari pertama testing untuk peserta non kesehatan.

"Dengan menggunakan 15 ruangan untuk jumlah peserta 30 orang tiap ruangannya, “terangnya.

Total peserta testing seluruhnya, kata Kosterman, sebanyak 1655 orang, sementara nantinya jumlah tenaga kerja yang akan diterima RSUD hanya 189 orang dari seluruh formasi.

Kosterman menambahkan, sebelum mengikuti tes, seluruh peserta sebelumnya harus mengisi daptar hadir, dan seluruh peserta juga harus menyimpannya tasnya masing-masing di tempat yang sudah disediakan serta  mematikan (of) hand phonenya pada saat pelaksanaan tes.

Ia juga menyampaikan, testing  dilaksanakan secara tertulis dengan mengisi seluruh lembar jawaban dan tidak menggunakan komputer, karena  di Unpad sendiri tidak memiliki komputer sebanyak sejumlah peserta testing.

Disoal materi testing, Kosterman mengatakan, seluruh materi baik pengadaan mau pun pembuatan soal, seluruhnya dikerjakan pihak Unpad. Distribusi materi testing dilaksanakan berdasarkan berita acara serah terima soal yang masih bersegel saat diserahkan kepada pengawas di tiap ruangan dan dibuka dengan disaksikan dua orang perwakilan peserta.

“Untuk petugas pengawas merupakan gabungan, 15 orang dari Unpad dan 15 orang  lagi dari Pemkab Pangandaran. " Pungkasnya. (ANTON AS)

SETORAN PARKIR NAIK, SEJUMLAH PETUGAS PUN TERCEKIK

TASIKNEWS-Sejumlah petugas parkir di Kota Tasikmalaya mengeluh, pasalnya setoran retribusi yang dihasilkan dari sejumlah tempat parkir dirasakan semakin berat.

Seperti diungkapkan salah seorang juru parkir yang enggan ditulis namanya di kawasan jalan HZ. Mustofa, target pendapatan dari retribusi parkir yang setiap harinya disetorkan ke UPTD Parkir sangat tinggi sehingga terkadang ia sendiri tidak kebagian.

“Kalau sudah begitu saya pun terpaksa tidak membawa uang ke rumah, “ungkapnya.(11/10)

Ia mengatakan, apalagi pada jam-jam tertentu, seperti jam 16 hingga malam hari, lahan parkir tempatnya bekerja tidak jarang diambil alih petugas parkir liar.

Ia berharap mudah-mudahan keluhannya ini bisa didengar pihak yang mempunyai kewenangan, sehingga sisa pendapatan parkir setelah disetorkan pun bisa menambah penghasilannya.

“Selama ini paling besar penghasilan saya hanya Rp 50 ribu yang bisa dibawa ke rumah, “terangnya. (ANWARWALUYO

UNTUK MENINGKATKAN LAYANAN KESEHATAN, DESA TOBONGJAYA SEGERA BANGUN POLINDES

TASIKNEWS-Untuk lebih mengoptimalkan pelayanan di bidang kesehatan masyarakat, Pemerintahan Desa Tobongjaya Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya, segera membangun Poliklinik Desa (Polindes) dengan anggaran bantuan keuangan Pemprov Jabar tahun 2019.

Seperti  diungkapkan Kepaa Desa Tobongjaya, H. Dedi, dengan dibangunnya polindes ini diharapkan mampu memberikan pelayanan yang lebih nyaman dan aman pada warga.

“Tempatnya pun strategis karena berada di pinggr jalan raya depan kantor desa, “ungkap Dedi, kepada PNews di ruang kerjanya.(11/10)

Dikatakan Dedi, Polindes merupakan bentuk peran serta pemerintah desa dalam menyediakan fasilitas layanan kesehatan pada masyarakat serta memberikan pertolongan pertama sebelum dirujuk ke rumah sakit.

“Sekarang pelaksanaan pembangunannya masih pada tahap awal, “terang Dedi.

 Dedi juga mengatakan, mudah-mudahan setelah adanya polindes ini bisa membantu kesehatan warga, sehingga Tobongjaya pun bisa menjadi desa sehat. (ANWARWALUYO)



SELEKSI PENERIMAAN PEGAWAI RSUD PANGANDARAN DILAKSANAKAN 12-13 OKTOBER

PANGANDARAN-Untuk testing penerimaan pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) pandega Pangandaran, diperkirakan akan  dilaksanakan selama dua hari, hari Sabtu dan Minggu (tanggal 12-13 Oktober 2019), bertempat di gedung UNPAD di Desa Cintaratu Kecamatan Parigi.

Demikian disampaikan Kabag tata usaha RSUD pandega Pangandaran, Sarlan SIP, saat diwawancara  di ruang kerjanya kantor UPTD  RSUD pandega Desa Pananjung kecamatan Pangandaran. (9/10)

Menurut Sarlan, hari Rabu tanggal 9 oktober merupakan hari pertama pendistribusian kartu peserta testing kepada 1648 peserta.

"Nanti peserta bisa melihat di kartu tersebut berapa nomer peserta, sesi berapa, jam berapa masuk, hari apa dan di ruang berapa peserta melaksanakan testing, “terangnya.

Dikatakan Sarlan,  pelaksanaan testing akan dilaksanakan di 16 ruangan gedung UNPAD dengan kapasitas satu ruangan sekitar 25 orang peserta.

Sarlan menambahkan, untuk jumlah peserta yang sudah lolos verifikasi administrasi serta memenuhi persyaratan bisa ikut testing, sebanyak  1900 orang dari 3000 orang pelamar berstempel pos.

Sementara untuk panitia seleksi (Pansel) dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM)  dan dinas kesehatan Kabupaten Pangandaran hanya diberi tugas untuk seleksi administrasi saja sedangkan untuk materi testing itu kewenangannya UNPAD Bandung.

“Jadi setelah selesai verivikasi data pansel menyerahkan langsung ke pihak UNPAD, “imbuhnya.

Sementara nominatifnya di list peserta seleksi dibagi menjadi dua bagian, bidang tenaga kesehatan (nakes) dan non nakes.

Sarlan menambahkan, dari seluruh peserta testing nanti  hanya akan diambil 189 orang dari 309 orang setelah dikurangi PNS DAN CPNS tahun 2018, diluar 80 tenaga 80 outshorsing yang diambil dari jalur lelang.

“Sepert untuk tenaga keamanan dan kebersihan, “pungkasnya, ( ANTON AS ).

H. SODIKIN: “PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN HARUS MENJADI TANGGUNGJAWAB SELURUH STAKE HOLDER”

TASIKNEWS-Berbagai upaya terus dilakukan untuk mencapai keberhasilan mutu pendidikan yang lebih meningkat, diantanranya melalui kebersamaan dan sinergitas yang selama dibangun serta melakukan pembinaan rutin terhadap kepala sekolah, guru-guru, komite sekolah bahkan melakukan konsolidasi dengan berbagai steak holder di lingkungan Kecamatan.

Demikian disampaikan Kepala UPT Pendidikan Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya, H. Sodikin, S.Pd, saat ditemui di sela-sela kesibukan dalam kegiatan Pelatihan Kompetensi Guru di SDN Cikalong. (5/10)

Ia pun bersukur karena selama dua tahun berjalan telah menunjukan perubahan warna ke arah yang lebih baik di dilingkungan pendidikan. Dan upaya ini dilakukan, kata Sodikin, untuk menumbuhkan sikap konsistensi kepedulian dan tanggung jawab bersama terhadap kemajuan pendidikan, khususnya di Kecamatan Cikalong.

Progres pencapaian yang ia harapkan, mutu dan kualitas pendidikan bisa sejalan dengan kondisi berkembangan teknologi saat ini, dengan merujuk kepada Peraturan Menteri Pendidikan (permen) nomer 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

“Sebagai patokan dasarnya adalah peningkatan peranserta semua pihak dalam pengendalian mutu pendidikan agar bisa sesuai harapan, “Ujar Sodikin. (ANWARWALUYO)


AKIBAT KONSLETING LISTRIK DUA RUMAH DI PAKALONGAN LUDES DILALAP SI JAGO MERAH

TASIKNEWS-Dua buah rumah masing-masing berukuran 7 x 5 m, milik Munir dan Lomrah, warga Dusun Ciririp Rt. 010 Rw. 005 Desa Pakalongan Kecamatan Sodonghilir Kabupaten Tasikmalaya, habis akibat dilalap si jago merah. (7/10)

Menurut beberapa saksi mata, api diperkirakan akibat konsleting listrik yang menimbulkan percikan api hingga akhirnya membakar rumah beserta isinya.

Dengan kondisi sebagaian besar rumah terbuat dari bahan yang mudah terbakar ditambah angin bertiup yang bertiup kencang, sehingga api pun cepat merambat ke bangunan rumah di sebelahnya.

Diperkirakan api mulai berkobar sekitar pukul 13.30 siang tadi, dan karena usaha pemadaman yang dilakukan babinsa, binmas dan beberapa warga secara manual sehingga api pun baru bisa dipadaman sekitar jam 14.15, “terang salah seorang warga.

“Walau pun tidak ada korban jiwa, tapi akibat kebakaran tersebut diperkirakan korban mengalami kerugian materi puluhan juta. “terangnya lagi. (MAMAT R)



 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN