SELAIN NYAPEDAH, SEPAK BOLA WARNAI KEGIATAN SABA DESA BUPATI-WAKIL BUPATI PANGANDARAN

CIMERAK-Sudah menjadi agenda rutin bupati dan wakil bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata dan H. Adang Hadari, setiap hari minggu melaukukan kegiatan “saba desa” dengan menaiki sepeda yang diakhri dengan pertandingan sepak bola.

Seperti pada hari minggu kemarin (13/10), bertempat di lapang sepakbola Desa Sindangsari Kecamatan Cimerak, bupati dan wakil bupati bersama pejabat pemkab, anggota DPRD, camat, unsur ulama, Karang Taruna dan tokoh masyarakat menggelar pertandingan sepak bola.

Menurut beberapa warga, ini merupakan tradisi baru cara yang dilakukan pejabat di lingkup Pemkab Pangandaran untuk bisa berbaur langsung dengan masyarakat. Karena melalui pertandingan sepakbola yang dilakukan di setiap daerah kunjungannya, masyarakat bisa mengenal langsung pimpinan dan pejabat yang ada di pemkab, sehingga masyarakat pun sangat antusias menyaksikan pertandingan hingga usai.

“Dan tentu even ini juga menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat, “ungkapnya.

Sementara Bupati dan wakil bupati, pada setiap kunjungan tersebut, selalu menyampaikan, selain bisa bertatap muka dengan warga, juga bisa mendengar harapan, keluhan serta aspirasi masyarakat secara langsung.

“Selain berbaur, kami juga bisa melihat angsung keberhasilan serta kekurangan yang ada di tiap kecamatan bahkan hingga ke pelosok desa. “kata bupati. (RASIMUN)




PESERTA CALON PEGAWAI RSUD PANGANDARAN, IKUTI TES SELAMA 2 HARI

PARIGI-Hari minggu kemarin (13/10) merupakan hari kedua pelaksanaan ujian tulis untuk seleksi penerimaan pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) pandega Kabupaten Pangandaran.  Pemberian soal dengan amplop yang masih bersegel pun langsung diserah-terimakan dari pihak UNPAD  kepada pengawas di setiap ruangan, selang beberapa menit sebelum ujian dilaksanakan dengan disaksikan beberapa awak media di ruangan lantai 3. 

Menurut Kepala Bidang Mutasi dan Pengembangan Karier Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupate Pangandaran,  Ganjar Nugraha, SE,  seluruh mekanisme ujian, seperti pembuatan materi ujian, pemberian nomor, ruangan tempat ujian dan penentuan jam ujiannya pun itu merupakan kewenangannya UNPAD.

Dan pendistribusian lembar jawaban dan soal ujian pun, kata Ganjar, diberikan langsung Panitia (pansel) kepada pengawas dengan kondisi masih disegel dan dibuka bersama dengan peserta ujian yang selanjutnya dibagikan satu persatu ada peserta.

Ujian berlangsung selama dua hari, tanggal 12-13-oktober 2019, dan dalam satu hari ada dua sesi ujian dengan menempati 15 ruangan untuk per sesi dengan jumlah pesertai 30 peserta per ruangannya.

Ganjar menambahkan, minggu tanggal 13 oktober ini merupakan seson terakhir dengan jumlah peserta seluruhnya terdiri dari kesehatan dan non kesehatan, dengan rincian sekitar 500 peserta untuk tenaga kesehatan (nakes), sementara untuk tenaga administrasi merupakan peserta paling banyak.

“Materi ujian prinsipnya sama karena ini merupakan tes kemampuan dasar, dan nantinya  peserta yang lulus akan dipanggil lagi untuk mengikuti test berikutnya. “terang Ganjar.

Ganjar juga mengatakan, dan tes yang akan datang merupakan ujian tes kemampuan bidang, ditambah ada sesi interview, wawancara dantest pendalaman materi tentang formasi yang dilamarnya.

Insaalloh pelasaksanaannya mudah-mudahn bisa dilaksanakan pada bulan ini juga. ”imbuh Ganjar. (ANTON AS).

PELAKSANAAN SELEKSI PEGAWAI RSUD PANGANDARAN DILAKSANAKAN HARI INI


PARIGI-Seleksi penerimaan calon pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Pangandaran dilaksanakan hari ini (12/10) bertempat di gedung UNPAD di Desa Cintaratu Kecamatan Parigi.

Seperti disampaikan salah seorang panitia seleksi (pansel), DR. Drg. Kosterman, MM selaku panitia seleksi perwakilan dari UNPAD, saat ditemui Pnews di ruang kerjanya. Menurutnya, hari ini sabtu tanggal 12 Oktober 2019  merupakan hari pertama testing untuk peserta non kesehatan.

"Dengan menggunakan 15 ruangan untuk jumlah peserta 30 orang tiap ruangannya, “terangnya.

Total peserta testing seluruhnya, kata Kosterman, sebanyak 1655 orang, sementara nantinya jumlah tenaga kerja yang akan diterima RSUD hanya 189 orang dari seluruh formasi.

Kosterman menambahkan, sebelum mengikuti tes, seluruh peserta sebelumnya harus mengisi daptar hadir, dan seluruh peserta juga harus menyimpannya tasnya masing-masing di tempat yang sudah disediakan serta  mematikan (of) hand phonenya pada saat pelaksanaan tes.

Ia juga menyampaikan, testing  dilaksanakan secara tertulis dengan mengisi seluruh lembar jawaban dan tidak menggunakan komputer, karena  di Unpad sendiri tidak memiliki komputer sebanyak sejumlah peserta testing.

Disoal materi testing, Kosterman mengatakan, seluruh materi baik pengadaan mau pun pembuatan soal, seluruhnya dikerjakan pihak Unpad. Distribusi materi testing dilaksanakan berdasarkan berita acara serah terima soal yang masih bersegel saat diserahkan kepada pengawas di tiap ruangan dan dibuka dengan disaksikan dua orang perwakilan peserta.

“Untuk petugas pengawas merupakan gabungan, 15 orang dari Unpad dan 15 orang  lagi dari Pemkab Pangandaran. " Pungkasnya. (ANTON AS)

SETORAN PARKIR NAIK, SEJUMLAH PETUGAS PUN TERCEKIK

TASIKNEWS-Sejumlah petugas parkir di Kota Tasikmalaya mengeluh, pasalnya setoran retribusi yang dihasilkan dari sejumlah tempat parkir dirasakan semakin berat.

Seperti diungkapkan salah seorang juru parkir yang enggan ditulis namanya di kawasan jalan HZ. Mustofa, target pendapatan dari retribusi parkir yang setiap harinya disetorkan ke UPTD Parkir sangat tinggi sehingga terkadang ia sendiri tidak kebagian.

“Kalau sudah begitu saya pun terpaksa tidak membawa uang ke rumah, “ungkapnya.(11/10)

Ia mengatakan, apalagi pada jam-jam tertentu, seperti jam 16 hingga malam hari, lahan parkir tempatnya bekerja tidak jarang diambil alih petugas parkir liar.

Ia berharap mudah-mudahan keluhannya ini bisa didengar pihak yang mempunyai kewenangan, sehingga sisa pendapatan parkir setelah disetorkan pun bisa menambah penghasilannya.

“Selama ini paling besar penghasilan saya hanya Rp 50 ribu yang bisa dibawa ke rumah, “terangnya. (ANWARWALUYO

UNTUK MENINGKATKAN LAYANAN KESEHATAN, DESA TOBONGJAYA SEGERA BANGUN POLINDES

TASIKNEWS-Untuk lebih mengoptimalkan pelayanan di bidang kesehatan masyarakat, Pemerintahan Desa Tobongjaya Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya, segera membangun Poliklinik Desa (Polindes) dengan anggaran bantuan keuangan Pemprov Jabar tahun 2019.

Seperti  diungkapkan Kepaa Desa Tobongjaya, H. Dedi, dengan dibangunnya polindes ini diharapkan mampu memberikan pelayanan yang lebih nyaman dan aman pada warga.

“Tempatnya pun strategis karena berada di pinggr jalan raya depan kantor desa, “ungkap Dedi, kepada PNews di ruang kerjanya.(11/10)

Dikatakan Dedi, Polindes merupakan bentuk peran serta pemerintah desa dalam menyediakan fasilitas layanan kesehatan pada masyarakat serta memberikan pertolongan pertama sebelum dirujuk ke rumah sakit.

“Sekarang pelaksanaan pembangunannya masih pada tahap awal, “terang Dedi.

 Dedi juga mengatakan, mudah-mudahan setelah adanya polindes ini bisa membantu kesehatan warga, sehingga Tobongjaya pun bisa menjadi desa sehat. (ANWARWALUYO)



SELEKSI PENERIMAAN PEGAWAI RSUD PANGANDARAN DILAKSANAKAN 12-13 OKTOBER

PANGANDARAN-Untuk testing penerimaan pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) pandega Pangandaran, diperkirakan akan  dilaksanakan selama dua hari, hari Sabtu dan Minggu (tanggal 12-13 Oktober 2019), bertempat di gedung UNPAD di Desa Cintaratu Kecamatan Parigi.

Demikian disampaikan Kabag tata usaha RSUD pandega Pangandaran, Sarlan SIP, saat diwawancara  di ruang kerjanya kantor UPTD  RSUD pandega Desa Pananjung kecamatan Pangandaran. (9/10)

Menurut Sarlan, hari Rabu tanggal 9 oktober merupakan hari pertama pendistribusian kartu peserta testing kepada 1648 peserta.

"Nanti peserta bisa melihat di kartu tersebut berapa nomer peserta, sesi berapa, jam berapa masuk, hari apa dan di ruang berapa peserta melaksanakan testing, “terangnya.

Dikatakan Sarlan,  pelaksanaan testing akan dilaksanakan di 16 ruangan gedung UNPAD dengan kapasitas satu ruangan sekitar 25 orang peserta.

Sarlan menambahkan, untuk jumlah peserta yang sudah lolos verifikasi administrasi serta memenuhi persyaratan bisa ikut testing, sebanyak  1900 orang dari 3000 orang pelamar berstempel pos.

Sementara untuk panitia seleksi (Pansel) dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM)  dan dinas kesehatan Kabupaten Pangandaran hanya diberi tugas untuk seleksi administrasi saja sedangkan untuk materi testing itu kewenangannya UNPAD Bandung.

“Jadi setelah selesai verivikasi data pansel menyerahkan langsung ke pihak UNPAD, “imbuhnya.

Sementara nominatifnya di list peserta seleksi dibagi menjadi dua bagian, bidang tenaga kesehatan (nakes) dan non nakes.

Sarlan menambahkan, dari seluruh peserta testing nanti  hanya akan diambil 189 orang dari 309 orang setelah dikurangi PNS DAN CPNS tahun 2018, diluar 80 tenaga 80 outshorsing yang diambil dari jalur lelang.

“Sepert untuk tenaga keamanan dan kebersihan, “pungkasnya, ( ANTON AS ).

H. SODIKIN: “PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN HARUS MENJADI TANGGUNGJAWAB SELURUH STAKE HOLDER”

TASIKNEWS-Berbagai upaya terus dilakukan untuk mencapai keberhasilan mutu pendidikan yang lebih meningkat, diantanranya melalui kebersamaan dan sinergitas yang selama dibangun serta melakukan pembinaan rutin terhadap kepala sekolah, guru-guru, komite sekolah bahkan melakukan konsolidasi dengan berbagai steak holder di lingkungan Kecamatan.

Demikian disampaikan Kepala UPT Pendidikan Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya, H. Sodikin, S.Pd, saat ditemui di sela-sela kesibukan dalam kegiatan Pelatihan Kompetensi Guru di SDN Cikalong. (5/10)

Ia pun bersukur karena selama dua tahun berjalan telah menunjukan perubahan warna ke arah yang lebih baik di dilingkungan pendidikan. Dan upaya ini dilakukan, kata Sodikin, untuk menumbuhkan sikap konsistensi kepedulian dan tanggung jawab bersama terhadap kemajuan pendidikan, khususnya di Kecamatan Cikalong.

Progres pencapaian yang ia harapkan, mutu dan kualitas pendidikan bisa sejalan dengan kondisi berkembangan teknologi saat ini, dengan merujuk kepada Peraturan Menteri Pendidikan (permen) nomer 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

“Sebagai patokan dasarnya adalah peningkatan peranserta semua pihak dalam pengendalian mutu pendidikan agar bisa sesuai harapan, “Ujar Sodikin. (ANWARWALUYO)


AKIBAT KONSLETING LISTRIK DUA RUMAH DI PAKALONGAN LUDES DILALAP SI JAGO MERAH

TASIKNEWS-Dua buah rumah masing-masing berukuran 7 x 5 m, milik Munir dan Lomrah, warga Dusun Ciririp Rt. 010 Rw. 005 Desa Pakalongan Kecamatan Sodonghilir Kabupaten Tasikmalaya, habis akibat dilalap si jago merah. (7/10)

Menurut beberapa saksi mata, api diperkirakan akibat konsleting listrik yang menimbulkan percikan api hingga akhirnya membakar rumah beserta isinya.

Dengan kondisi sebagaian besar rumah terbuat dari bahan yang mudah terbakar ditambah angin bertiup yang bertiup kencang, sehingga api pun cepat merambat ke bangunan rumah di sebelahnya.

Diperkirakan api mulai berkobar sekitar pukul 13.30 siang tadi, dan karena usaha pemadaman yang dilakukan babinsa, binmas dan beberapa warga secara manual sehingga api pun baru bisa dipadaman sekitar jam 14.15, “terang salah seorang warga.

“Walau pun tidak ada korban jiwa, tapi akibat kebakaran tersebut diperkirakan korban mengalami kerugian materi puluhan juta. “terangnya lagi. (MAMAT R)



PERINGATI HUT TNI KE 74, AL LANAL BANDUNG AJAK PEMDA DAN MASYARAKAT PANGANDARAN TANAM MANGROVE

PARIGI-Dalam rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) TNI ke 74 tahun 2019, Angkatan Laut (AL) menggelar karya bhakti penanaman pohon mangrove serentak di seluruh Indonesia, dan tahun ini dengan mengambil tema “Selamatkan Bumi Untuk Anak Cucu Kita",

Demikian halnya Pangkalan Laut (Lanal) Bandung bekerja sama dengan Pemkab Pangandaran, yang diikikuti sekitar 400 orang terdiri dari anggota TNI Angkatan Laut, pejabat di lingkup Pemerintahan Kabupaten Pangandaran, Ketua dan anggota DPRD, nelayan, pelajar dan masyarakat umum lainnya, melakukan penanaman mangrove yang berlokasi di pantai Bjongsalawe Desa Karangjaladri Kecamatan Parigi.(7/10)

Hadir dalam kesempatan tersebut, Danlanal Bandung,Kolonel Laut (P) Sunar Solehuddin SH, Bupati  Pangandaran, H. Jeje Wiradinata,-Wakil Bupati H. Adang Hadari,Ketua DPRD Pangandaran, Asep Noordin MM,,Wakil Ketua I DPRD, M. Taufiq, ketua komisi II, H. Endang Hidayat, Kantor Cabang DKP Wilayah Selatan Provinsi Jawa barat, Kepala UPTD PSDKP Wilayah Selatan. Kepala BPDASHL Cimanuk-Citanduy,Kadis Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pangandaran, Rida Nirwana Kristiana, S.Sos., M.Si,-Kasat Pol PP, Drs. Irwansyah S.Sos,KBO patPol Air Polres Ciamis. Ipda Anang Tri Sodikin, SH, Syahbandar Pangandaran, Kepala Pelabuhan Perikanan Cikidang, Camat Parigi,Kepala SMA N 1 Parigi, Kepala Kwarcab Pangandaran, Plt Kepala Desa Karangjaladri,Ketua Pokwasmas Parigi dan Ketu BRukun Nelayan (RN) Bojongsalawe Parigi.

Dalam sambutannya, Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata, menyampaikan, menurut hasil dari berbagai penelitian, hutan mangrove mampu menyerap emisi karbon sebesar 4-5 kali lebih besar dari pada hutan daratan.

Dengan demikian, kata bupati, keberadaan hutan mangrove sangat mendukung upaya penurunan emisi gas rumah kaca sebanyak 26%, karena penanaman mangrove juga sangat berfungsi untuk menjaga keindahan alam sekaligus memperindah pantai yang berada di sekelilingnya.

"Alam yang senantiasa berkomitmen menjaga kita, sudah sepantasnya juga kita harus menjaga kelestariannya, salah satunya dengan menanam sejuta pohon mangrove ini, “kata bupati.

Masih di tempat yang sama, Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Bandung, Kolonel Laut (P) Sunar Solehuddin, S.H, mengatakan, tujuan dari kegiatan penanaman mangrove ini disamping untuk memperkokoh kemanunggalan TNI dan  masyarakat  juga untuk memupuk kerjasama antara Pangkala Laut (Lanal), pemerintah daerah, Dinas Lingkungan Hidup dan seluruh masyarakat.

Sunar menambahkan, penanaman mangrove ini juga selain berfungsi untuk menahan abrasi daerah pantai yang diakibatkan gelombang laut juga untuk menciptakan lingkungan masyarakat yang indah dan asri.

“Dan kegiatan penanaman mangrove ini serentak dilaksanakan tentunya masih dalam rangka rangkaian HUT TNI ke 74 tahun ini. “ungkapnya. (PNews)

PEMPROV JABAR GELONTORKAN Rp. 40 MILYAR UNTUK PEMBANGUNAN BREAK WATER PANGANDARAN

PANGANDARAN-Pembangunan pemecah ombak (break water) sepanjang 120 meter di kawasan pantai barat Pangandaran, difungsikan untuk bisa menjadi pengamanan pantai, penahan arus ombak \aut, memperluas areal renang , diving, meningkatkan daya tarik wlsatawan baik lokal maupun mancanegara serta bisa lebih meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Demikian disampaikan Kepala UPTD Pengelolaan Sumber Daya Air Dinas Sumber Daya Air Pemda Provinsi Jawa Barat, Aseng Supriatna, saat acara sosialisasi Pekerjaan break water, di Desa Pananjung Kecamatan Pangandaran.(4/10)

“Pembangunan break water dengan sumber dana dari APBD Provinsi Jawa Barat tahun 2019 ini seluruhnya menelan anggaran Rp.40 milyar, “terang Aseng.

Untuk pengerjaan fisiknya sendiri, kata Aseng, pihaknya sudah menyiapkan metodenya melalui PCM sehinggapengerjaannya bisa dilaksankan pada bulan oktober ini.

 Lebih jauh Aseng menjelaskan, pada pemecah gelombang ini nantinya dipasang di depan berupa a jack bersudut 8 yang kemudian di belakangnya dibuat balok-balok beton yang berukuran  2 x 2 x 1,5 yang akan disusun, dengan bobot balok tertinggi sekitar 12 ton.

Kajiannya senidiri, ujar Aseng, sudah dilaksanakan tim dari DED (Detail Engineering Design),  Menejmen K ontruksi (MK), tenaga-tenaga ahli agometrik, geolagi, topographi, hidrologi, bathimetri, geotek, pengukuran dan ilmu kelautan yang seluruhnya data laporannya sudah tersaji secara ilmiah.

“Seperti laporannya arus pada kedalaman lepas pantai 200 meter dan jenis tanah yang ada di lokasi juga sudah diketahui dan sudah dikolaborasikan ke dalam perencanaan proyek ini, “terangnya lagi.

Aseng menambahkan, DED pun sudah direview bahkan sudah diperbarui oleh MK dari hasil terakhir pada bulan agustus survey yang dilakukan geologi, geometri dan instansi terkait daya dukung  sipat-sipat gelombang air laut yang ada di lokasi dan lain sebagainya.

“Untuk pembangunan pemecah ombak tahun ini volumenya 120 meter dengan lebar bawah 25-26 meter, “jelas Aseng.

Dengan sisa waktu ke depan sekitar 3 bulan, pihak pelaksana pun mereview dengan metode yang maksimal.

“Dari seluruh anggaran sebesar Rp 40 milyar untuk tahun ini baru dilaksanakan dengan anggaran Rp 16,4 milyar, dan sisanya nanti akan dikerjakan tahun depan. “pungkasnya. (ANTON AS)



WARGA PERTANYAKAN KEKURANGAN VOLUME PEMBANGUNAN TPT DI DESA SUKAJAYA

CIMERAK-Pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) di Rt 02 Dusun Babakan Jaya Desa Sukajaya Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran, menuai pertanyaan dari sejumlah warga. Pasalnya, anggaran yang tertera di papan proyek tidak sesuai dengan volume pengerjaan yang dilaksanakan TPK.

Menurut salah warga, pembangunan dengan anggaran dari Dana Desa (DD) sebesar Rp. 54 juta tersebut ternyata tidak sesuai dengan spespikasi volume pekerjaan seperti yang tertulis di papan kegiatan, sepanjang 50 meter.

Masih kata warga yang enggan ditulis namanya itu, ada kejanggalan dalam pembangunan tersebut, karena warga merasa tidak mungkin pembangunan TPT itu menghabiskan anggaran Rp. 54 juta.

“Kalau memang ada perubahan dari perencanaan awal tentunya itu harus ada persetujuan dari BPD serta  dibuat berita acaranya terus dipublikasikan kepada masyarakat sebelum pelaksanaan kegiatan, "ungkapnya. (03/10)

Jika melihat hasil pekerjaan dengan panjang hanya 20 meter seperti yang ada sekarang, imbuhnya, diperkirakan pembangunan tersebut hanya menghabiskan sekitar Rp 20 juta.

Mungkin ada benarnya apa yang dikatakan warga, karena saat dihubungi PNews, ketua TPK yang merangkap sebagai Kepala Dusun Babakan Jaya, ia tidak bisa menjelaskan secara detail masalah ini karena, menurutnya, kewenangannya ada di bagian perencanaan desa.

“Dikhawatirkan nanti saya salah memberi keterangan pada awak media", ucapnya.

Tidak sampai disitu, saat PNews konfirmasi ke bagian perencanaan Desa Sukajaya,  Dede Wahyu, ia  mengatakan, pembangunan TPT ini memang ada efisiensi dan sisa anggaran akan dilaksanakan lagi pada  perubahan anggaran di bulan oktober.

Dede mengakui, memang pembangunan tersebut hanya menghabiskan Rp 22 juta serta menyisakan  anggaran sekitar Rp. 32 jt, dan sisanya ini masuk pada efisiensi anggaran untuk perubahan.

“Jadi uang sisanya masih ada pada rekening,  mungkin nanti bisa diajukan lagi pada perubahan bulan oktober untuk kegiatan pembangunan lainnya, “jelasnya. (AGE)

TOKOH MUDA M. TAUFAN FIRMANSYAH MASUK BURSA CALON KADES HEGARWANGI

MUHAMMAD TAUFAN FIRMANSYAH SE
TASIKNEWS-Merasa terpanggil untuk ikut membangun desa, Muhammad Taufan Firmansyah SE, siap maju dalam hajat demokrasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Hegarwangi Kecamatan Bantarkalong Kabupaten Tasikmalaya.

Taufan yang sudahlolos dalam seleksi pencalonannya pun semakin antusias memantapkan visi dan misinya untuk  menata perubahan masyarakat Desa Hegarwangi yang religius dan membangun perekonomian masyarakat, pendidikan, kesehatan  membangun masyarakat yang berkeadilan.

Insaaloh, jika terpilih saya akan fokus untuk masyarakat desa yang lebih baik, maju dan untuk kesejahteraan. “ungkapnya.

Saat ditemui di rumahnya di Kampung Cigaru1 RT02 Rw 05 Kedusunnan Bantarwaru, Taufan juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun desa agar manfaat pembangunan yangada di Desa Hegarwangi sepenuhnya bisa  dinikmati warga.

“Kepada seluruh tokoh dan seluruh warga, dengan kerendahan hati saya minta doa’ dan dukungannya pada pilkades yang akan dilaksanakan tanggal 24 oktober mendatang, “imbuhnya. (ANWARWALUYO)



BUPATI PANGANDARAN BUKA TMMD KE 106 KODIM 0613 CIAMIS DI DESA PARAKANMANGGU

PARIGI-Desa Parakanmanggu Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran tahun ini terpilih menjadi lokasi Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-106 untuk wilayah teritorial Kodim 0613 Ciamis, yang dibuka dengan pentas kesenian tradisional, seperti Seni Ibing atau Ronggeng Amen dan lainnya.

Seluruh masyarakat pun menyambut gembira, karena selama tiga puluh hari ke depan, tepatnya hingga tanggal 31 oktober 2019 para prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan melakukan berbagai kegiatan bakti sosial, bazar, pembagian sembako, pelayanan kesehatan, pelayanan KB, donor darah dan pengobatan gratis yang melibatkan Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran.

Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata yang bertindak menjadi insfektur upacara, dalam sambutannya menyampaikan, TMMD merupakan program kerjasama  yang terpadu serta berkelanjutan antara TNI dan pemerintah untuk ikut membantu dalam rangka meningkatkan percepatan pembangunan di daerah.

Bupati juga berharap, kegiatan ini dapat mensinergikan program pembangunan, meningkatkan perekonomian dan juga menjadi ajang untuk mempererat kedekatan warga dengan TNI.
“Kepada seluruh jajaran TNI kami menyampaikan terimakasih, karena TMMD tahun ini digelar di Kabupaten Pangandaran. “ucap Jeje.(2/10)

Sementara Danrem 062 Tarumanegeara, Kolonel Infantri Parwito, mengatakan, selain perang, salah satu kegiatan operasi militer adalah membantu pemerintah dalam percepatan pembangunan.

Dan pembangunan fisik ini, kata Parwito,  hanya sebagai sarana karena tujuan yang paling utama, bergotong royong dalam kemanunggalan TNI dengan rakyat karena selama kegiatan ini berjalan anggota TNI akan menginap di rumah-rumah warga sehingga tujuan membangun rasa kemanunggalan bersama rakyat pun akan tercipta.

“Pada TMMD di Desa Parakanmanggu ini TNI menurunkan 150 pasukan setingkat kompi, “terangnya.

Hal senada dikatakan Dandim 0613/Ciamis, Letkol Arm Tri Arto Subagio, M.Int.Rel., M.M.D.S, ia optimis program TMMD di Pangandaran akan berjalan sesuai rencana dan tepat waktu, karena kegiatan Pra TMMD ini telah dilaksanakan pada tanggal 7 Agustus 2019 lalu.

Kegiatan Pra TMMD tersebut, imbuh Tri, bertujuan untuk menunjang pelaksanaan TMMD ke 106 Tahun 2019 yang akan dilaksanakan mulai hari ini.

Pembangunan yang dikerjakan pada pelaksanaan TMMD di Kabupaten Pangandaran ini berupa pembangunan fisik, diantaranya gedung olahraga dan jalan lingkungan. “jelas Tri.

Sementara pada sesi akhir upacara pembukaan, Bupati Pangandaran pun berkenan menyerahkan program kegiatan TMMD ini kepada Dandim 0613/Ciamis. (ANTON AS)


LILIH SUPARLIH (GALIH) SIAP MAJU PADA PILKADES MANGUNREJA

LILIH SUPARLIH
TASIKNEWS-Salah seorang calon Kepala Desa Mangunreja Kecamatan Mangunreja Kabupaten Tasikmalaya, Lilih Suparlih  yang akrab disapa Galih, merupakan sosok muda yang mempunyai komitmen membangun desa untuk lebih maju, makmur, sehat dan sejahtera. 

“Saya siap maju pada pilihan kepala desa Mangunreja pada pilkades serentak yang akan dilaksanakan tahun 2019 ini, “ucap Galih.(30/9)

Saat dihubungi lewat telepon celullernya, Galih mengatakan, semoga dengan niatnya yang ikhlas serta tulus ini masyarakat bisa memilihnya untuk bersama-sama memajukan Desa Mangunreja. 

Galih menambahkan, ia menyadari sebagai manusia biasa tentunya banyak kekurangan dan kelemahan, tapi mudah-mudahan dengan ketulusan hati, tekad dan keinginan besarnya untuk bersama-sama masyarakat mampu memajukan desa.

Dengan segala kerendahan hati, Galih meminta doa restu dan dukungan dari keluarga, masyarakat, sesepuh ki sunda, pemuda, tokoh ulama dan mayarkat lainnya.

“Mari bersama-sama kita bangun Mangunreja menjadi desa religius dan trampil yang peduli pada kesehatan warga. “pungkasnya. (ANWARWALUYO)

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN