TMMD KE 106 KODIM 0613 CIAMIS TAHUN 2019 DILAKSANAKAN DI DESA PARAKANMANGGU

Dandim 0613 Ciamis, Letkol Arm Tri Arto Subagio, M.Int.Rel, M.M.D.S
PARIGI-Sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat, Kodim 0613 Ciamis gelar kegiatan operasi bakti TNI dalam berbagai wujud, salah satunya program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).

TMMD merupakan program kerjasama terpadu dan berkelanjutan antara TNI, POLRI, kementrian,/lembaga pemerintah, non kementrian (LPNK) yang mensinergikan program MSG2 instansi untuk membantu meningkatkan percepatan pembangunan di daerah sehingga mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat setempat dengan kriteria sasaran berupa daerah pedesaan hususnya daerah yang tergolong tertinggal/miskin, tetisolasi/terpencil, daerah perbatasan dan daerah kumuh perkotaan,serta daerah lain yang terkena akibat bencana alam.

Demikian disampaikan Dandim 0613 Ciamis, Letkol Arm Tri Arto Subagio, M.Int.Rel, M.M.D.S, kepada Pangandara News, seusai rapat sosialisasi TMMD di aula Setda Pangandaran. (9/9)

" Melalui TMMD kita tingkatkan kebersamaan TNI dan rakyat serta semangat gotong royong dalam kehidupan berbangsa dan bernegara untuk mewujudkan ketahanan nasional "tegas Tri.

Tri juga menerangkan, Program TMMD Koramil 1321 Parigi dan Kodim 0613 Ciamis tahun ini dilaksanakan di Desa Parakanmanggu Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran, dengan rangkaian kegiatan, Pra TMMD dilaksanakan pada tanggal 07 Agustus 2019 dan dilanjutkan dengan pembukaannya tanggal 01 oktober 2019, hingga nanti penutupannya tanggal 31 Oktober 2019.

Sasaran pokok fisik, kata Tri,  antara lain, lanjutan rabat beton jalan Gintung Cipatat sepanjang 370 meter dengan lebar 2,5 meter, jalan Darma Caang-Reruk Ragi, 500 meter, jalan Cikang Leungsir, 240 meter, jalan Genteng Eyep, 477 meter, jalan Puteran kadongdong, 511 meter, pembangunan Gedung Olahraga (GOR) Desa Parakanmanggu, 18 X 11,7 meter serta rehab rumah tidak layak huni (RTLH) milik  ibu Sutijem dan ibu sajem.

“Sementara ujtuk sasaran non fisik, penyuluhan tentang pentingnya hidup sehat, manfaat beras KB, kesadaran hukum, bahaya narkoba, sadar berbangsa dan bernegara, perlunya ketahanan pangan, budidaya ternak dan sunatan madal. “jelas Tri.

Dalam TMMD tahun 2019 ini, personel yang terlibat terdiri dari satgas 150 orang, Pok KMD dansatgas dan staff 15 orang, pol SSK DANSSk & staff 7 orang, SST 1 dan Yon armed 4 30 orang, SST2 dan yon zipur3 30 orang, SST3 dan TNI AD & Al 20 orang, SST4 kodim 0613 Ciamis 23 orang, timluh TNI dan polri 16 orang, tim tecknis zeni +PU 4 orang, tim kes 5 orang - pendukung 150 orang. Masyarakat SAS TMMD 100 orang, dinas Pangandaran 20 orang, ormas Manggala 20 orang, KBT fkppi 20 orang.

Komando dan pengendalian, langsung dari posko utama di Makodim 0613 Ciamis, Posko taktis di Kantor Desa Parakanmanggu, pengendalian pelaksanaan kegiatan oleh Dandim 0613 Ciamis selaku dansatgas TMMD ke 106 tahun 2019 dibantu para perwira staff. “Pengendalian giat pasukan di lapangan dilaksanakan oleh danramil 1321 Parigi selaku dan SSK,  masyarakat dikendalikan oleh camat, kepala desa, unsur muspika dan tokoh masyarakat."jelas Tri lagi.

Lebih rinci Tri menjelaskan, untuk dukungan anggaran dari komando atas, uang saku 150 orang X 32 hari X Rp 15.000 = Rp 72.000.000. uang makan 150 orang X 43 hari X Rp 43.000 = Rp 206.400.000. kodal dan satgas TMMD Rp 5.500.000. kodal dan SSK TMMD Rp 5.000.000. bahan kontak Rp15.000. bahan Duk dalam ops Rp 5.000.000. dokumentasi Rp 4.000.000. Duk kesehatan Rp 3.000.000. serpas TMMD Rp 8.000.000.jumlah Rp 323.900.000.

“Sementara dukungan anggaran dari pemerinta, anatara lain, dari APBD dan provinsi Jabar sebesar Rp 260 juta, APBD Kabupaten Pangandaran Rp 600 juta dan APBdesa Parangkanmanggu sebesar Rp 453.900.500, dengan jumlah total Rp 1.313.900.500.”pungkasnya. (ANTON AS)

PEMKAB PANGANDARAN AKAN REKRUT 500 ORANG UNTUK TENAGA RSUD

PARIGI-Menjelang dioperasikannya Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pangandaran, pada bulan Januari tahun 2020 mendatang, Pemkab Pangandaran pun sudah mempersiapkan baik Sumber Daya Manusia (SDM) mau pun sarana yang diperlukan.

Demikian dikatakan Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata, saat diwawancarai beberapa wartawan seusai upacara Hari Pramuka di lapang alun-alun Parigi.(9/9)

Disoal nama RSUD dengan yang menelan biaya sekitar Rp. 430 milyar ini, Jeje mengatakan, ia telah menyerahkannya pada gubernur Jawa Barat untuk pemberian nama.

“Saat itu gubernur sudah memberikan nama, Pandega,"ucap Jeje.

Pandega itu ada dua makna, terang Jeje,  yang pertama makna sebagai bahasa sunda yang artinya  penjaga. Sedangkan arti yang keduanya jika diambil dari sisi  singkatan, pandega itu kepanjangan dari Pangandaran sehat dan bahagia.

Saat ditanyakan terkait rekrutmen 500 orang pegawai RSUD, Jeje mengatakan, hal itu sudah diserahkan ke Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

“Tapi saya instruksikan agar memprioritaskan yang ada di Pangandaran, “imbuhnya.

Jeje menambahkan, rekrutmen pegawai tersebut nantinya harus bisa memprioritaskan dulu SDM yang ada di Puskesmas-Puskesmas dan di Dinas Kesehatan kabupaten Pangandaran, tapi tentunya yang ada nilai plusnya.

Secara prinsip, lanjutnya,  manusia itu tetap sebagai penentu, artinya untuk sukses RSUD itu tetap tergantung kepada manusianya, the man behind the gun.

“Kita akan mencoba mencari SDM dengan kualifikasi itu."tegas Jeje.

Jeje juga mengatakan, ada beberapa SDM yang akan dimanfaatkan misalnya dari puskesmas A kelebihan bidan, kelebihan perawat dan mereka sudah biasa, intinya tetap mencari yang terbaik.

“Untuk teknisnya rekrutmen itu tetap oleh dinkes dan BKPSDM, sementara saya sendiri sudah menugaskan Pa Wakil Bupati untuk mengawasi rekrutmen itu, "pungkasnya. (ANTON AS)

DPRD PANGANDARAN GELAR PARIPURNA PENGESAHAN PIMPINAN DEPINITIF

PARIGI-Untuk menetapkan pimpinan depinitif untuk periode 2019-2024, beberapa hari lalu Rapat anggota DPRD Kabupaten Pangandaran mengelar rapat paripura yang dihadiri seluruh fraksi, dipimpin ketua DPRD sementara, Asep Noordin H.M.M. (9/9)

Kepada awak media, Asep mengatakan,  rapat tersebut diawali pembahasan rapat paripurna oleh seluruh fraksi serta penetapan pimpinan.

Ketiga calon pimpinan itu, kata Asep, diantaranya, Asep Noordin dari PDIP, Topik Martin fraksi Golkar dan Jalaludin dari fraksi PKB.

“Ketiga calon pimpinan ini pun sudah mendapat rekomendasi dari ketua DPP masing-masing partai, “terangnya.

Dikatakan Asep, setelah diputuskan melalui rapat paripurna ini akan diusulkan ke gubernur melalui bupati.

Dan sesuai ketentuan perundang-undangan, kata Asep lagi,  setelah dari tiga hari penetapan dari gubernur termasuk pengisian nomor register, maka secepatnya bisa dilantik dan pengambilan sumpah janji yang dipandu ketua pengadilan negri.

Asep menambahkan, pihaknya tetap akan berpegang teguh kepada ketentuan dengan membentuk dulu ketua definitip, dan nantinya rancangan tata tertib pun diserahkan pada ketua depinitif yang sebelumnya sudah diambil sumpah dan janjinya.

“Setelah itu pimpinan definitip pun akan membentuk pansus untuk membahas dan menetapkan dan setelah itu dilanjutkan dengan pembentukan alat kelengkapan dewan (AKD-red), komisi-komisi dan AKD lainnya."Pungkasnya.  (ANTON AS).

TK SEJAHTERA CIBONGAS BUTUH PERHATIAN PEMERINTAH

TASIKNEWS- Sekolah Taman Kanak-Kanak (TK) Sejahtera yang berlokasi di Dusun Cibongas Rt. 02 Rw. 01Desa Cibongas Kecamatan Pancatengah Kabupaten Tasikmalaya, saat ini membutuhkan perhatian pemerintah untuk perbaikan bangunan.

Menurut Kepala TK sejahtera, Ida Kardati S.pd, sejak berdirinya tahun 1980 TK Sejahtera sudah dua kali pindah tempat, hingga menempati bangunan yang berada di komplek SD Cibongas Bangunan yang sekarang ini dipergunakan ini, kata Ida, merupakan bangunan bekas rumah dinas yang sudah tidak dipergunakan lagi.

“Kami pun berinisiatif memanfaatkan bangunan itu untuk TK kami. “ungkapnya.(10/9)

Ida yang ditemui di ruang kerjanya, menambahkan, selain infrastruktur yang belum maksimal kondisinya pun sangat memprihatinkan, sehingga kurang diminati anak-anak.
Padahal, lanjutnya, ia sudah mengajukan permohonan dana bantuan, namun hingga saat ini belum ada respon.

“Hanya satu kali saja pernah kami terima bantuan dari Pemda, sarana pasilitas bermain yang seadanya ini, “imbuhnya.

Ida dan tiga orang pengajar lainnya berharap, ke depan TK Sejahtera bisa memiliki bangunan baru yang layak sehingga infrastruktur pendidikan yang seharusnya sudah di rasakan merata di Kabupaten Tasikmalaya bisa juga dirasakan serta diterima manfaatnya agar nantinya mampu melahirkankan Sumber Daya Manusia (SDM) dari daerah.

Sementara salah seorang orang tua murid, menuturkan, ia sangat miris melihat kondisi bangunan tempat putranya menuntut ilmu. Seharusnya ini bisa menjadi perhatian pemerintah agar generasi penurus bangsa bisa diciptakan sejak dini.

“Sejatinya pendidikan harus ditanamkan pada anak-anak sejak kecil, “ucapnya. (MAMAT R-ANWAR W) 



TP PKK KECAMATAN KARANGNUNGGAL JADIKAN RAKOR TAHU INI UNTUK EVALUASI

TASIKNEWS-Untuk lebih meningkatkan peran eksistensi dan peran serta di masyarakat, PKK Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya, beberapa hari lalu melaksanakan rapat kordinasi (rakor) yang digelar di aula kecamatan.(7/9)

Dalam rakor yang dihadiri Ketua PKK Kecamatan Karangnunggal, L Agustini dahliana, juga dihadiri ibu-ibu bhayangkari, ibu ibu Persit, Pengurus PKK Kecamatan, ibu-ibu kepala desa, dan Tim Penggerak (TP) PKK desa se-kecamatan.

Menurut Agustini, ini merupakan tindak lanjut dari rakor PKK tingkat  kabupaten yang telah dilaksanakan sebelumnya. Diharapkan rakor ini akan menjadi wahana efektif membantu kesuksesan Karangnunggal dalam membangun perekonomian atau dalam penyelenggaraan berbagai kegiatan yang dilaksanakan PKK, baik di tingkat Kabupaten, Kecamatan dan Desa.

“Dengan rakor ini, diharapkan menjadi sarana komunikasi, koordinasi dan juga silaturahmi bagi anggota PKK khususnya, dan masyarakat luas pada umumnya, “ungkap Agustini.

Dikatakan Agustini, kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi pada pelaksanaan rakor di 14 Desa yang telah dilaksanakan monitoring sebelumnya, juga dalam rangka menjalin persatuan dan kesatuan demi terwujudnya Kecamatan Karangnunggal yang lebih maju dalam membangun perekonomian masyarakat.

Agustini juga menghimbau, dengan adanya penyelenggaraan rakor PKK tingkat kecamatan ini,  bisa  bersama-sama saling mengevaluasi untuk perbaikan–perbaikan selanjutnya.

Selain itu, Agustini juga berharap dengan kepada Ketua TP PKK desa agar betul–betul terjun langsung ke lapangan dan peduli untuk membina TP PKK RW, RT dan Dasawisma.

Mengingat kegiatan PKK merupakan kegiatan yang bersifat sosial, maka, kata Agustini, diperlukan keikhlasan, kesabaran, pengorbanan baik waktu, tenaga dan biaya untuk memajukan dan memasyarakatkan utamanya keluarga dan masyarakat.

“Kami atas nama pengurus PKK Kecamatan menyampaikan  banyak terimakasih kepada ibu Ketua Tim Penggerak PKK 14 desa atas kerjasamanya sehingga bisa terselenggara rakor ini, “imbuhnya. (ANWARWALUYO)

KEBAKARAN HANGUSKAN 13 KIOS DI PASAR CIKURUB TASIKMALAYA

TASIKNEWS-Sebanyak 13 Kios diluar pasar HPKP Pasar Cikurubuk tepatnya di wilayah Kp Sukajaya RT 03/013 Kelurahan Linggajaya Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya, pada hari Minggu sore (08/09) habis dilalap si jago merah.

Kapolsek Mangkubumi, IPDA. Agus Predi Muharom S.IP, dalam keterangannya mengatakan, kebakaran yang mengakibatkan 13 kios pedagang habis dilalap si jago merah ini diketahui sekitar  pukul 16.00.

"Api juga sempat membakar bagian belakang satu unit kendaraan roda 4 , dan begitu mendapati laporan adanya kebakaran tersebut, kami pun segera menuju ke lokasi kejadian," ucapnya.

Salah seorang saksi mata, Agus Predi, mengatakan, awalnya  ia melihat adanya asap yang keluar dari salah satu warung, selang berapa waktu kemudian api semakin membesar. Setelah diketahui asap itu berasal dari kebakaran, beberapa pedagang yang berada di sampingnya pun berusaha menyelamatkan barang-barang dagangannya.

"Kebakaran tersebut diduga diakibatkan korsleting listrik, “terang Agus. (ANWARWALUYO)

JEJE WIRADINATA: “PENATAAN PANTAI PANGANDARAN MULAI DILAKUKAN, AYO AWASI, TAPI JANGAN DIRECOKI”

PANGANDARAN-Penataan kawasan wisata pantai barat dan timur Pangandaran, saat ini  sudah dimulai dengan waktu 120 hari kalender kerja.

Dengan anggaran Rp 37,3 milyar, yang dibiayai APBD Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran (TA) 2019, ditargetkan bisa selesai pada 10 desember mendatang.

Demikian disampaikan Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata, saat meninjau langsung ke lokasi pengerjaan, beberapa hari lalu. (4/9).

“Penataan obyek wisata Pantai Batuhiu dan Karapyak juga Insaalloh akan dilaksanakan  tahun 2020, ” jelas Bupati.

Selain penataan wisata, kata Jeje, fokus tahun ini masih perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan, termasuk nantinya pengerjaan jalan penghubung dari Pantai Pangandaran ke Pantai Batu Hiu dan jembatan yang menghubungkan Bojongsalawe ke Pantai Batu Karas.

Jeje berharap, semua pihak mendukung serta peduli pada pembangunan yang sedang gencar-gencarnya dilakukan pemerintah ini.

Kata Jeje, silahkan awasi pengerjaannya, tapi jangan direcoki agar semuanya bisa berjalan sesuai rencana,” tegas Jeje.

“Karena saya sendiri akan pantau langsung proses  pembangunannya, saya pastikan semua berjalan sesuai aturan dan rencana awal,”imbuhnya. (PNews)

RATUSAN APOTEKER SE JABAR, JATENG DAN DKI JAKARTA, GELAR PELATIHAN DI PANGANDARAN

Add caption
PANGANDARAN-Sejumlah apoteker yang tergabung dalam Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) se- Jawa Barat, Jawa Tengah dan DKI Jakarta, sabtu malam (7/9), mengikuti pelatihan kepemimpinan profesi bertempat di sebuah hotel di Kabupaten Pangandaran.

Mewakili Pemkab Pangandaran yang menjadi tempat diselenggarakannya acara ini, melalui Sekretaris Dinas Kesehatan, Yadi Sukmayadi M.kes, berkesempatan membuka acara yang diikuti 720 apoteker ini.

Dalam sambutannya, Yadi, menyampaikan, minggu lalu, Pangandaran juga menjadi tempat kegiatan Jumbara Bidan tingkat Provinsi Jawa Barat, yang diikuti 800 bidan, ini semua tentunya selain rahmat juga menjadi kebanggaan masyarakat Pangandaran.

“Pelatihan kepemimpinan profesi apoteker sendirisaya nilai menjadi sangat penting untuk dasar penguatan kelembagaan organisasi, “ujar Yadi.

Yadi juga mengatakan, IAI di Jawa Barat tentunya ingin menguatkan kelembagaann serta mensejajarkannya dengan lembaga kesehatan lainnya yang berujung pada meningkatkan pelayanan di bidang kesehatan.

Yadi juga mengucapkan terimakasih pada pihak penyelenggara yang sudah memilih Pangandaran menjadi tempat kegiatan, dan ini penting karena sebentar lagi Pangandaran  akan mempunyai Rumash Sakit Umum Daerah (RSUD), tentunya akan membutuhkan banyak tenaga medis, termasuk apoteker.

“Mudah-mudahan seluruh peserta pelatihan berkesan di Pangandaran dan mendapatkan ilmu untuk lebih eksis lagi dalam pelayanan kesehatan. “imbuh Yadi. (PNews)

SESUAI PP NOMER 11 TAHUN 2017, DUA PEJABAT ESELON II PANGANDARAN, DIEVALUASI

PARIGI-Dua Jabatan eselon II di lingkup Pemerintah Kabupaten Pangandaran, Kepala Dinas Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) serta Kepala Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah (BPKAD), saat ini dalam evaluasi karena masa jabatannya sudah hampir lima tahun.

Demikian dikatakan Kabid Mutasi Pengembangan Karir dan Penilaian Kinerja BKPSDM Kabupaten Pangandaran, Ganjar Nugraha, saat ditemui di ruang kerjanya. (7/9)

“Hasil evaluasi ini nantinya untuk memutuskan apakah akan terus menjabat diposisi yang sama atau dilakukan rotasi, “jelasnya.

Saat ini, kata Ganjar, bupati sedang mengevaluasi kedua pejabat eselon II tersebut, karena seperti diketehui pada tanggal 5 nopember mendatang masa jabatannya sudah 4 tahun 8 bulan, dan dalam ketentuan untuk Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) paling lama diduduki 5 tahun.

Ganjar menambahkan,  evaluasi dan kajian bupati pada awal bulan ini hasilnya akan dilaporkan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), 

“Ini mengacu pada Peraturan Pemerintah nomor 11 tahun 2017, tentang manajemen ASN. “imbuh Ganjar. (PNews)

NGABUKUTAUN JADI TRADISI MUHARAMAN WARGA CIKALONG

SIDAMULIH-Ada tradisi adat warga Desa Cikalong Kecamatan Sidamulih Kabupaten Pangandaranang, Ngabuku Taun,  yang hingga saat ini masih lestari dan selalu dilakukan warga setiap tahun.

Menurut tokoh budaya setempat, Kang Dedi Wahyudi, Ngabuku Taun, selain untuk menyambut tahun baru Islam 1441 H, juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antar warga dan laporan satu tahun ke belakang dari lumbung padi, baik itu laporan pemasukan, pengeluaran, mau pun pinjaman.

“Acara ini diselenggarakan setiap tahun di bulan muharam, “tutur Dedi. (4/9)

Pada saat acara ini digelar, menurut Dedi, seluruh warga desa pun tidak melakukan aktivitas lain karena semua berkumpul di satu titik untuk mengikuti acara ini.

Masih kata Dedi, acara dimulai pagi hari dengan pengucapan rasa syukur dan doa bersama, tujuannya, agar masyarakat selalu diberi kemudahan dalam melakukan rutinitasnya.

Dedi menambahkan, acara utama ngabukutaun sendiri merupakan laporan pemasukan dan pengeluaran lumbung yang lokasinya ada di sekitar rumah warga selama satu tahun kebelakang, lalu acara pun diakhiri dengan makan bersama.

Ngabukutaun mungkin hampir sama dengan Rapat Anggota Tahunan (RAT-red) koperasi, “terangnya.

Sementara secara terpisah, Bupati Pangandaran, H. Jeje Wirsdinata, yang sengaja hadir dan mengikuti prosesi adat warga Cikalong, menyampaikan, Pangandaran merupakan daerah tujuan wisata, dan sudah seharusnya adat budaya yang ada di tiap-tiap daerah harus hidup, berkembang  dan tetap lestari.

Dikatakan bupati, namu tradisi budaya yang ada di masyarakat harus sejalan juga dengan akidah. Untuk itu, kata bupati, ke depan harus ada pembahasan lebih jauh terkait budaya dan akidah.
Dan keragaman tradisi yang ada di masing-masing daerah sejatinya bisa memperkaya khasanah wisata budaya Pangandaran.

“Pada tanggal 6 hingga 10 nopembermendatang, saya akan membawa buadaya Pangandaran ini pada even beauty contest di tiongkok, “pungkasnya. (PNews)

SEMARAK PAWAI LILIN WARNAI MUHARAMAN DI MEKARJAYA

CIMERAK-Menyambut 1 muharam 1441 H tahun 2019, beberapa hari lalu masyarakat di Dusun Mekarjaya Desa Sindangsari Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran, dimeriahkan dengan ratusan warga berpawai lilin.

Kemeriahan pawai lilin yang diikuti warga dari masing-masing RT ini, sebelumnya pada siang harinya juga digelar berbagai kegiatan lomba, seperti baca Alqur’an, kaligrafi, MHQ surat-surat pendek dan panjang, kitab kuning dan kegiatan lainnya. Bukan hanya siswa-siswi saja, ibu-ibu kade PKK dari masing-masing RT pun tidak kalah seru dan antusias mengikuti lomba senam, masih dalam rangka kegiatan muharaman ini.

Menurut Kepala Dusun Mekarjaya, Dani Adiwijaya yang lebih akrab dengan sapaan, Juseng, ini semua berkat kerjasama yang baik dengan karangtaruna dan seluruh warga dusun.

“Kegiatan ini tidak akan semarak tanpa partisipasi langsung dari warga, “kata Dani.(31/8)

Hal senada dikatakan Ketua Karangtaruna, Aep, rasa kebersamaan dan soliditas yang tinggi warga sehingga acara ini bis bisa berjalan meriah.

“Kami tidak bisa berbuat banyak tanpa keikutsertaan semua warga, “ungkapnya.

Usai pawai lilin dan pembagian hadiah lomba, acara pun diakhiri dengan menikmati suguhan hiburan dangdut yang digelar di halaman bale dusun. (RASIMUN)

WARGA DUSUN CISEMPU UCAPKAN TERIMAKASIH, PEMKAB PANGANDARAN REALISASIKAN JEMBATAN BOJONG

CIMERAK-Pembangunan jembatan Bojong yang menghubungkan dua dusun di Desa Ciparanti di Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran, mendapat apresiasi dari masyarakat. Pasalnya dengan dibangunnya jembatan tersebut membuat akses transportasi lebih kedua dusun, Cisempu dan Citotok, bisa lebih cepat dan efisien.

Seperti dikatakan salah satu warga dusun Cisempu,  Oos Osikin (65), pembangunan jembatan Bojong ini sebetulnya sudah diusulkan sejak Poangandaran masih menjadi bagian dari Kabupaten Ciamis, sebelum pemekaran dulu. Dan sekarang setelah Pangandaran menjadi kabupaten baru terlaksana.

“Selama ini kami hanya bisa menggunakan jembatan gantung dari kayu, “jelasnya. (05/09)

Dikatakan Oos, dengan dibangunnya jembatan Bojong ini diharapkan akan lebih memudahkan masyarakat Cisempu dalam bertransportasi terutama kegiatan roda perekonomian rakyat.

Salah satu contoh, jelas Oos, harga satu truk pasir saat ini untuk sampai di Dusun Cisempu sebesar Rp. 1,2 juta, karena jarak tempuh pengirimannya sangat jauh harus melalui akses jalan desa Limusgede.

“Tapi jika melalui jembatan bojong jarak temp8h pun akan dekat dan diperkirakan harga satu truk pasir pada kisaran Rp. 900, “terangnya.

Atas nama seluruh warga, Oos mengucapkan terimaksih pada Pemkab Pangandaran yang sudah mendengar dan membantu infra struktur membangun jembatan di desanya, dengan sumber dana APBD Kabupaten Pangandaran tahun 2019, sebesar Rp. 3.619 milyar yang dikerjakan PT. Savana Alam Raya, an diperkirakan awal tahun depan jembatan itu sudah bisa dinikmati masyarakat.

“Terima kasih kepada Bapak Bupati dan Wakil bupati  Pangandaran yang sudah bisa merealisasikan keinginan masyarakat, dan semoga kami pun bisa memanfaatkan jembatan ini  untuk kelancaran roda perekonomian pedesaan." pungkasnya. (AGE)


REFLEKSI PEMILU 2019, EVALUASI DAN PERTANGGUNGJAWABAN BAWASLU PADA PUBLIK

PANGANDARAN–Usai pelaksanaan pemilihan umum tahun 2019, pemilihan Legislatif dan pemilihan Presiden dan wakil presiden, untuk mengevaluasi apa saja yang perlu di perbaiki untuk pemilu di masa yang akan datang, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pangandaran adakan kegiatan refleksi pemilu tahun 2019 yang dilaksanakan di Hotel Aquarium Pangandaran. (30/08)

Hadir pada kesempatan acara tersebut, ketua Bawaslu Jawa Barat,  Ketua Bawaslu Kabupaten Pangandaran, Satpol PP, Ormas/ OKP dan dan sejumlah awak media.

Menurut Krtua Bawaslu Pangandaran, Iwan Yudiawan, kegiatan inimerupakan salah satu bentuk pertanggungjawaban Bawaslu kepada publik dan stakeholder terkait, apa yang sudah dicapai dalam proses pengawasan tahapan Pemilu 2019 lalu.

Sementara saat diminta komentarnya, Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Barat, Abdulah Dahlan, menyampaikan, banyak hal yang perlu di evaluasi dari pemilu serentak tahun 2019, sehingga kedepan bisa lebih baik lagi.

Ke dipannya, kata Abdulah, Bawaslu harus sistematis agar kader pengawasan itu tidak instant dan disiapakan menjelang pemilu saja.

Bawaslu akan mulai merancang agar pengawasan ini terdidik sejak awal, kita buat semacam sekolah kader pengawasan yang dirangkul dari kelompok masyarakat di masing-masing daerah.

“Dan bawaslu kabupaten yang menjadi leading sektornya, “jelas Abdulah.

Logikanya, lanjut Abdulah, kalau Bawaslu sudah melakukan hal itu dari sekarang, maka selama empat tahun kedepan ratusan kader pengawasan sudah siap tersedia.

Apalagi kalau berbicara se-Jawa Barat, imbuh Abdulah, Bawaslu juga akan melibatkan seluruh stakeholder yang dianggap penting dalam  partisipasi masyarakat.

“Makanya soal pendidikan politik dan pengawasan menjadi agenda Bawaslu,”imbuhnya. (AGE)

TP PKK KECAMATAN CIBALONG SUKSES GELAR BINA WILAYAH

TASIKNEWS-Beberapa hari lalu, sejumlah kader PKK dari masing-masing desa menhadiri Bina Wilayah Tim Penggerak TP PKK se-Kecamatan Cibalong, yang dilaksanakan di Desa Cibalong.

Selain diikuti ratusan kader, kegiatan ini pun dihadiri Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Tasikmalaya, Dra Hj Ketua, Hj Lina Ruzhan, camat, Kapolsek, Danramil, UPTD pendidikan, UPTD kesehatan, PKH progam keluarga harapan,  UPK  dan para kepala desa.

Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Kabupaten Tasikmalaya, Hj Lina Ruzhan, SE, menyampaikan, tujuan kegiatan ini untuk melihat dan mengevaluasi sejauh mana  PKK dapat dilaksanakan di Kecamatan cibalong, khususnya di Kecamatan Cibalong.

“Termasuk dala pengelolaan tertib administrasinya dan bagaimana dampak manfaat kegiatanPKK  tersebut bisa dirasakan oleh masyarakat. “kata Lina.(6/8)

Selain itu, kata Lina, Bina Wilayah ini yang diikuti 6 desa se-Kecamatan Cibalong ini  dilaksanakan dalam rangka melihat produk makanan hasil olahan yang dihasilkan dari kader PKK.

Di tempat terpisah, atas nama pemerintahan kecamatan, Sekmat Cibalong, Jajang, mengatakan, kegiatan bina wilayah di Kecamatan Cibalong telah sukses dilaksanakan  dan diharapkan dengan kegiatan ini masyarakat Cibalong bisa lebih maju di bidang perekonomian, pendidikan, kesehatan dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Hal senada dikatakan Kepala Desa Cibalong, Rahmat Sutendi, pihaknya mengucapkan terimakasih pada semua pihak yang telah iut mensukseskan kegiatan ini sehingga bisa berjaln aman dan lancar.

“Terimaksih juga kepada seluruh warga yang sudah begitu antusias mengikuti kegiatan ini. “ungkapnya. (ANWARWALUYO)

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN