MELALUI RAPAT PLENO KPU PANGANDARAN TERUS UP DATE DPHP

Dalam proses tahapan pemilu 2019 berbarengan dengan tahapan pilkada Gubernur dan wakil Gubernur Jawa Barat tahun 2018, KPU Pangandaran kembali menggelar Rapat pleno terbuka, di tengah tahapan kampanye pilgub tahun 2018 yang masih berjalan. Rapat pleno yang membahas kali ini untuk membahas Daftar Pemilih Sementara Hasil Perubahan (DPHP) pemilu 2019 dihadiri Panwaslu kabupaten, Ketua Panwaslu kecamatan, pengurus partai politik dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (dsidukcapil) yang di gelar di hotel Horizon Pantai barat Pangandaran. (17/6)

Dalam sambutannya, Ketua KPU Kabupaten Pangandran, Budi Waluyo, menyampaikan, penyusunan DPSH ini bersumber dari Daptar Pemilih Tetap (DPT) pilkada bupati Pangandaran ditambah pemilih pemula.

Budi juga menyampaikan terkait akurasi data yang ada di KPU Kabupaten Pangandaran telah konfirmasikan ke Disdukcapil.

“Selain itu kami juga terus meng-up date dan berkordinasi dengan PPK untuk seluruh data pemilih. “ungkapnya.
Masih kata Budi, pihaknya juga selalu terbuka jika ada tanggapan masyarakat apabila masih terdapat  pemilih yang belum terdaftar.

Dan ternyata dari 528 orang pemilih pemula menurut Budi, yang tidak ada dalam data base Disdukcapil hanya 4 orang, ini disebabkan KTP yang masih Ciamis.

“Menurut Disdukcapill hal tersebut dikarenakan saat ini pembagian blangko KTP dari provinsi belum menyeluruh. “imbuhnya. (Tn)

INI SAMBUTAN IDUL FITRI 1439 h BUPATI PANGANDARAN


JELANG LEBARAN, PEMKAB PANGANDARAN GELAR PASUKAN OPERASI KETUPAT LODAYA 2018

Menjelang libur Hari Raya Idul Fitri 1439 H, ratusan anggiota TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, PMI, Satgas Balawista dan Satgas Jaga Lembur mengikuti gelar pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2018 Kabupaten Pangandaran. (13/6)

Apel gelar Pasukan yang dilaksanakan di halaman gedung kios Pananjung Asri, ini langsung dipimpin Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata didampingi Wakil Bupati, H. Adang Hadari,  Kapolres Ciamis AKBP Tegus Bismo Prakoso, dan Dandim Ciamis 0613 Letkol Arm. Reza Nurpatria, Danpos TNI AL Ipda Dayat Sudrajat, serta Kasat Polair AKP Samuji.

Usai apel, kepada awak media bupati, menyampaikan, pada prinsipnya baik masalah arus mudik atau arus balik, di Pangandaran tidfak menemui masalah karena semua berjalan aman dan lancar.

Namun berdasarkan instruksi Kapolri, lanjut bupati, menjadi hal penting pada titik-titik kerawanan yang harus mendapat konsentrasi semua elemen.

“Tapi berkat koodinasi yang baik TNI-Polri dan jajaran lainnya, Insyaalloh semua bisa dilaksanakan dengan baik," kata Jeje.

Jeje juga mengatakan, di Pangandaran sendiri yang menjadi titik krusial justru terletak pada arus pariwisata, karena dengan membludaknya arus kunjungan wisatawan akan terjadi simpul-simpul kemacetan yang haru segera diantisipasi.

"Saya tegaskan, untuik memberikan rasa aman dan nyaman pengunjung, tidak boleh ada pungutan parkir liar. “tegas Jeje.

Dan lokasi yang akan menjadi kantong-kantong parkir, lanjut Jeje, sudah disiapkan di dua lokasi, Pasar Wisata untuk kendaraan kecil serta kendaraan tamu hotel yang tidak memilki lahan parkir dan Lapangan Katapang Doyong Pantai Timur yang digunakan parkir kendaraan besar.

“Sekitar ratusan ribu pengunjung diperkirakn akan datang ke Pangandaran pada liburan Lebaran nanti. “ungkap Jeje.

Sementara Kapolres Ciamis, AKBP Teguh Bismo Prakoso, mengatakan, untuk pengamanan Lebaran jajaran Polres Ciamis akan mengerahkan 580 anggota, dan untuk di Pangandaran sediri, ada dua pos pengamanan jalur, pos pengamanan pantai, serta 27 pos penjagaan dan pengaturan (gatur).

"Kami semua berkomitmen, dengan kerjasama yang baik seluruh elemen ketertiban dan rasa aman akan selalu terjaga,"ungkapnya. (P News)

IKMAL GELAR DISKUSI RAMADHAN TENTANG MAHASISWA DAN WACANA KEDESAAN

LANGKAPLANCAR-Menjelang satu tahun berdirinya Ikatan Mahasiswa langkaplancar (IKMAL), tepatnya tanggal 29 Juni 2018 nanti, Imam Farid (Mahasiswa pasca sarjana UNSIL) sekaligus ketua IKMAL beserta rekan-rekannya Diki, Ilham, Salim, Sri Tati, Nurlela, Sri Mulyani, Ai Lisna, dan Dede Maspupah selaku pengurus memanfaatkan momentum bulan ramadhan ini untuk mengadakan silaturahmi pengurus dan anggota se-Kecamatan Langkaplancar.

Sebuah warung seblak di Desa Bangunjaya sengaja dipilih menjadi tempat kegiatan yang mengambil tema, "Mahasiswa dan Wacana Kedesaan" ini karena Bangunjaya letaknya strategis serta mudah diakses ke lima belas desa yang ada di Langkaplancar. Mulai dari desa Karangkamiri, Jadikarya, Jadimulya, Jayasari, Bangunjaya, Bangunkarya, Bunguraya, Bojong, Bojong Kondang, Cisarua, Cimanggu, Mekarwangi, Sukamulya, pangkalan, sampai desa Langkaplancar.

Kegiatan yang mengusung tema "Mahasiswa dan Wacana Kedesaan" ini dihadiri sekitar 50 pengurus dan anggota dari seluruh desa yang merupakan almamater perguruan tinggi yang berbeda. Antara lain, IPB, UNPAD, UPI, UIN Bandung, UIN Jogja, IAIN Cirebon, UNSIL, UNIGAL, STISIP Banjar, STIKES, dan kampus lain yang tersebar di seluruh Indonesia.

Menurut Imam farid, dalam silaturahmi kali ini ada tiga hal yang menjadi konsentrasi diskusi yang semuanya tidak keluar dari prinsip-prinsip IKMAL. Antara lain, berdaya saing, berdaya juang dan berdaya guna terutama dalam konteks pengabdian kepemudaan dan kemasyarakatan.

“Yang pertama untuk kontribusi pengabdian serta memposisikan diri sebagai mitra kritis pemerintah untuk membahas wacana mendorong terciptanya pemerintahan desa yang ideal dan transparan dengan membentukan desa binaan yang berfokus pada pengembangan teknologi informasi kedesaan. “papar Imam.(13/6)

Selain itu, lanjut Imam, untuk mendorong budaya literasi dan intelektual, seperti rencana membuat karya tulis berupa buku yang menceritakan tentang Langkaplancar dan segala isinya yang pengerjaannya diamanahkan pada seluruh pengurus dan anggota.

masih kata Imam, dalam konteks pembahasan IKMAL mahasiswa ini berencana sepakat ikut andil dalam mensukseskan pemilihan legislatif yang sudah didepan mata dengan  membuat sebuah formulasi agar masyarakat minimal bisa mengetahui dan menilai bebet dan bobot calon dewan yang akan mewakili suara masyarakat Langkaplancar untuk lima tahun mendatang.

“Mudfah-mudahn dari hasil diskusi ini akan melahirkan gagasan untuk membuat semacam forum pertemuan antara calon dewan dengan rakyat. “imbuh Imam.

Hal senada dikatakan salah satu koordinator desa di IKMAL, Soleh, formulasi ini bisa dibilang sebagai duplikasi dari salah satu acara di salah satu program televisi nasional.

Sementara sekjen ikmal, Sritati, mahasiswa UPI Tasikmalaya, memberikan sedikit penyegaran dengan ice breaking yang cukup menghibur dan mencairkan suasana. (Tn)

HARGA KEBUTUHAN POKOK TERUS NAIK, PASAR DAN TOKO TETAP DIPADATI PENGUNJUNG

Tingginya kebutuhan masyarakat menjelang lebaran semakin terlihat dengan tingkat kesibukan baik di pasar-pasar tradisional atau pun toko grosir yang menyediakan segala kebutuhan lebaran, seperti pakaian, kueh-kueh atau pun kebutuhan pokok lainnnya.

Pasar Pananjung yang merupakan pasar terbesar di Kabupaten Pangandaran, kini sudah nampak ramai dan padat diserbu pembeli, walau dirasakan sebagian pedagang  tahun ini tidak seperti tahun-tahun lalu.

Sudah biasa, menjelang lebaran kebutuhan pokok warga akan meningkat dibarengi harga-harga yang melonjak, tetapi karena mungkin sudah menjadi tradisi menyambut idulfithri masyarakat pun tetap memenuhi pasar dan pusat belanja lainnya.

“Bukannya tidak tahu setiap menjelang lebaran hampir semua harga kebutuhan pasti merangkak naik, tapi mau apa lagi..”ungkap salah seorang ibu di Pasar Pananjung.(12/6)

 (HARIS F)

MENJELANG LEBARAN HARGA CABE MERAH DI PASAR PANANJUNG NAIK DRASTIS

Menjelang lebaran yang jatuh beberapa hari lagi ada sebagian harga kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan, seperti harga cabai merah naik hingga Rp 100 ribu per kg dari yang tadinya kisaran Rp. 60 ribu. Harga pada pedagang di pasar Pananjung Kecamatan Pangandaran ini tentu saja dikeluhkan sebagian konsumen.

"Hari kemarin saya beli masih dengan harga Rp 60 ribu tapi hari ini melonjak drastis hingga Rp.100 ribu, jelas ini sangat mahal," tutur seorang ibu rumahtangga asal Desa Pannanjung, Yeni (35) kepada P News. (12/6)     *HARIS F*

GARA-GARA JANGKAR PUTUS KAPAL COMPRENG NELAYAN CILACAP NYASAR KE PANGANDARAN

Sebuah perahu comreng yang ditumpangi lima nelayan asal Kabupaten Cilacap Jawa Tengah dikabarkan terdampar di Pantai Pangandaran. Menurut nelayan tersebut, ia tengah menangkap ikan di laut lepas hingga larut malam.

“Karena kelelahan hingga kami tertidur dan tidak menyadari jangkar putus hingga perahu kami pun terbawa arus ke pantai Pangandaran. ”terang salah satu nelayan. (12/6)

Dalam kejadian ini beruntung tidak ada korban fisik dari kelima nelayan tersebut yang sekarang langsung ditangani Polair Pangandaran. (HARIS F)

DI PENGHUJUNG KEGIATAN PESANTREN KILAT, YAYASAN AL-HIDAYAH SANTUNI YATIM PIATU

CIJULANG- Acara perpisahan pesantren kilat di Yayasan Al-Hidayah di Desa Margacinta Kecamatan Cijulang Kabupaten Pangandaran dilaksanakan dengan aksi peduli pada sesama untuk kaum dhuafa serta menyantuni anak yatim yang sudah rutin dilakukan setiap tahun disaat bulan suci ramadhan.

Seperti diungkapkan Kepala RA Al- Hidayah, Ayi Rohaeni, dengan pengurus yayasan lainnya, berkomitmen untuk melaksanakan kegiatan ini setiap tahunnya sebagai ungkapan rasa syukur dan peduli,khususnya di wilayah Desa Margacinta.

"Kegiatan ini kami lakukan tiap tahun usai penyelenggaraan pesantren kilat pada bulan ramadhan. ", ungkapnya.(10/6)

Dikatakan Ayi, tahun ini kegiatan pesantren kilat di Yayasan Al - Hidayah diikuti 150 siswa-siswi SD, SMP dan sekolah Kejuruan dengan waktu pelaksanaan 10 hari.

Sementara menurut Ketua Harian Al- Hidayah, Haris Pratama AN, kegiatan ini perlu dilakukan karena bermanfaat untuk menjalin silaturahmi, khususnya dengan masyarakat kurang mampu yang membutuhkan uluran tangan.

"Kami akan selalu berusaha memberikan yang terbaik, khususnya untuk masyarakat sekitar karena memang mereka butuh perhatian dari kita semua", ucapnya.

Haris pun berharap kegiatan ini untuk tahun depan bisa lebih banyak lagi membantu memberikan bantuan pada masyarakat kurang mampu. (AGE)

DPRD KABUPATEN PANGANDARAN GELAR SILATURAHMI DAN BUKA BERSAMA DENGAN AWAK MEDIA

Dalam acara buka bersama dengan sejumlah awak media di rumah makan Kidang mas di kawasan sentral kuliner pamugaran pantai barat, Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, H.  Iwan M. Ridwan, S. Pd, M. Pd, menyampaikan, lebaran 1439 H kali ini berbeda dengan lebaran tahun lalu karena dianggap berat, pasalnya tunjangan hari raya menjadi beban yang harus dipikirkan.(9/6)

Dalam sambutannya dihadapan sekitar 150 undangan yang hadir,  atas nama DPRD, Iwan juga berkesempatan menyampaikan permohonan maafnya dari berbagai kelapaan kepada seluruh hadirin dan pers.

“Sebagai manusia pasti tidak luput dari hilap dan kesalahan, untuk ini saya atas nama pimpinan dan anggota DPRD menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya. “ungkapnya.

Sementara menjelang kumandang adzan maghrib, ketua komisi II, H. Endang Ahmad Hidaya, dalam tausiah singkatnya menekankan pentingnya meningkatkan amalan ibadah terutama di ujung ramadlan ini.

"Saat ini sebaiknya kita lebih meningkatkan amalan ibadah kita, seperti yang dilakukan Rosululloh. " tuturnya di hadapan tidak kurang 150 orang hadirin. (HARIS F)

BARU TAHUN INI, HONORER PENDIDIKAN DI PANGANDARAN DAPAT THR

Hampir di setiap media elektronik akhir-aklhir ini dipenuhi berita terkait Tunjangan hari Raya (THR), baik bagi PNS atau non PNS. Dan banyak daerah yang menjalankan kebijakan pemerintah pusat ini juga tidak sedikit juga daerah yang menolak mengeluarkan THR karena baerbagi alasan.

Beruntung, Kabupaten Pangandaran merupakan salah satu yang mengikuti kebijakan tersebut dengan mengeluarkan THR menjelang Hari Raya Idull Fitri tahun ini.

Khususnya di lingkup pendidikan, Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Kasbupaten Pangandaran, DR. H. M. Agus Nurdin, S.Pd., M.Pd, mengatakan, memeang abru tahun ini Pemkab Pangandaran memberikan THR untuk honorer guru dan tenaga kependidikan.

“Ada 1.738 orang tenaga honorer yang masing-masing akan menerima Rp 500 ribu, hingga keseluruhannya berjumlah Rp. 874 ribu. “terang Agus.(8/6)

Agus berharap, walau pun nilainya relative kecil, tapi mudah-mudahan ini bisa bermanfaat dan bisa lebih baik lagi. (ANTON AS)

HEDY JULIAWANTO: “REGULASI BPD PANGANDARAN MASIH MENGGUNAKAN PERBUP CIAMIS “

Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata minta pada Forum Komunikasi BPD (FK BPD) Kabupaten Pangandaran agar segera berkominaksi dengan Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa terkait penghasilan tetap (siltap) dan tunjangan untuk perangkat desa.

“Ini masalah mudah, tinggal kita buat payung hukumnya karena selama ini siltap tersebut dibayar per triwulan. “terang bupati usai menerima perwakilan FK BPD di ruang kerjanya. (6/6)

Seperti diketahui, siltap yang didapat ketua BPD sebesar Rp. 700 ribu, wakil ketua Rp. 600.000 dan anggota Rp. 500.000 yang selama ini diterima oleh 728 seluruh anggota BPD se-Kabupaten Pangandaran, menurut salah seorang pengurunya, H. Hedy juliawanto, berharap ada kenaikan.

“Minimal Rp. 1,2 juta untuk tiap-tiap anggota. “ungkapnya.

Hedy menambahkan, FK BPD pun berharap agar ada pembinaan, tunjangan dan regulasi untuk keberadaaan BPD.

“Selama ini kami masih menggunakan aturan yang dikeluarkan Kabupaten Ciamis. “terangnya.

saat dikonfirmasi, Sekdis Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Tjomi Suryadi, s.sos menerangkan, Permendagri nomer 110 tahun 2016 merupakan aturan yang  mengatur tentang BPD.

“Mudahan-mudahan setelah dua tahun perda untuk BPD bisa selesai yang selanjutnya diterbitkan perbup untuk mengatur siltap dan tunjangan atau lainnya untuk BPD. “kata Tjomi. (ANTON AS)

FKD KABUPATEN PANGANDARAN GELAR RAKOR JELANG LEBARAN DAN PILKADA

Menjelang libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1439 H dan pelaksanaan Pilkada gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat yang akan dilaksankan 27 juni 2018, Pemerintah Kabupaten Pangandaran menggelar rapat koordinasi (rakor) tingkat Kabupaten bertempat di aula setda. (6/6)

Rakor yang dipimpin langsung Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata dan Wakil Bupati, H. Adang Hadari serta dihadiri seluruh elemen, Sekda, SKPD dan Forum Komunikas Daerah (FKD) ini membahas kesiapan dalam pengamanan lebaran serta evaluasi pelaksanaan pilkada nanti.

Terkait pelaksanaan Pilkada, ketua KPUD Pangandaran menyampaikan terkait capaian atau   progress kesiapan yang telah dan sedang dijalankan pihaknya.

“Kami punya target tingkat partisipasi masyarakat pada Pilkada gubernur tanggal 27 Juni bisa mencapai 85 persen. ”ungkapnya. 

Masih soal pilkada, Ketua Bawaslu Pangandaran menambahkan, fungsi pengawasan merupakan tanggung jawab semua pihak. Baik seluruh stakeholder atau pun masyarakat harus bisa menciptakan suasana aman, nyaman dan demokratis dalam pelaksanaannya.

Sementara terkait masalah keamanan, yang disampaikan Kapolsek Pangandaran, Kompol Suyadi pun memaparkan secara rinci dan terstruktur rencana pengamanan dalam pelaksanaan libur lebaran secara rinci dan terstruktur.

“Pangandaran merupakan daerah tujuan wisata sudah saat libur lebaran nanti akan terjadi arus kunjungan wisata
akan membludak, kami pun terus akan konsentrasi terkait keamanan pengunjung dan lainnya. “papar Suyadi.

Masih di tempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan, drg. Yani A Marzuki mengatakan,  kesiapan timnya dalam menghadapi Hari Raya Idul Fitri tahun ini dengan menyiapkan sejumlah posko kesehatan yang tersebar di titik-titik rawan jalan protokol dan pada jalur menuju objek wisata.

“Kami sudah siapkan tenaga medis yang akan bersiaga selama 24 jam penuh. “tegasnya. (ANTON AS)

SOSIALISASI PENERIMAAN PRAJURIT, TNI AL LANTAMAL III AKAN GELAR BAKTI SOSIAL DI PANGANDARAN

Usai pertemuan dengan delegasi TNI Angkatan Laut (AL) Lantamal III, di ruang kerjanya, Wakil Bupati Pangandaran, H. Adang Hadari, kepada awak media menyampaikan tentang rencana bakti sosial Angkatan Laut Lantamal III yang akan dilaksanakan di Pangandaran, antaranya pengobatan massal, sunatan massal dan sosialisasi penerimaan prajurit.

"Rencananya kegiatan ini akan dilaksanakan bulan Juli 2018 mendatang,"ungkap Adang. (5/6)

Adang juga mengatakan, untuk sosialisasi penerimaan prajurit yang akan dihadiri SMPN 1 Pangandaran dan seluruh perwakilan dari SMA/SMK dan MA rencananya akan digelar di Islamic Center Pangandaran.

Sementara untuk pada kegiatan bakti sosial untuk sekitar 350 keluraga pra sejahtera ini, Pemda Pangandaran akan melibatkan dinas kesehatan dan dinas pendidikan.

“Dinas Kesehatan berkepentingan untuk kegiatan pengobatan dan sunatan massal sedangkan Dinas Pendidikan untuk sosialisasi penerimaan prajurit TNI AL. “terang Adang.

Adang menambahkan, ada sekitar 1700 calon parajurit se-Indonesia yang akan diterima TNI AL tahun ini.(ANTON AS)

PANGANDARAN TERPILIH DARI 5 DAERAH DI JABAR MENJADI USULAN KEK

Dari 5 usulan yang diajukan pemerintah provinsi Jawa Barat yang akan ditetapkan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), antara lain,  Walini Bandung Barat, Aetropolis Kertajati Majalengka, Jatigede Sumedang, Ciletuh Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Pangandaran, akhirnya dipilih dua daerah, Ciletuh Kabupaten Sukabumi dan Pangandaran yang diterima Kementerian Pariwisata, ini sesuai dengan rencana tata ruang Jabar yang akan membuat dua pusat pertumbuhan baru.

KEK adalah sebuah kawasan dengan batasan tertentu yang memilki keunggulan geoekonomi dan geistrategis wilayah serta diberika fasilitas dan insentif khusus sebagai daya tarik investasi
Demikian disampaikan Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata didamping Wakil Bupati, H. Adang Hadari dan Sekda Mahmud, SH, MH di aula kantor bupati.(3/6)

KEK, kata bupati,  nantinya dipersiapkan untuk memaksimalkan kegiatan industri dan kegiatan ekonomi lainnya yang memiliki nilai ekonomi tinggi serta bertujuan mempercepat perkembangan daerah dan sebagai model terobosan pengembangan kawasan untuk pertumbuhan ekonomi, diantaranya industri, pariwisata dan perdagangan sehingga disamping dapat meningkatkan lapangan pekerjaan juga akan berdampak positif pada laju perekonomian daerah.

“Sementara hasil penilaian pihak kementerian ada dua hal yang mendasar, yakni bisnis plan dan master plan yang belum mencerminkan suatu kondisi yang luar biasa dalam pengembangan wisata. “kata bupati.

Dan untuk keperluan dua hal tersebut, menurut bupati, dua bulan lalu pihaknya sudah mendatangkan konsultan dari Hongkong yang hasil penelitiannya nanti akan dipaparkan lagi di kementerian.

Bupati juga mengatakan, sebagai trigger dari program ini adalah PT. Panca Makmur Bersama (PMB) yang mengelola kawasan sekitar 200 hektar menjadi KEK.

Dengan ditetapkannya menjadi Kawasan Ekonomi Khusus, nantinya Pangandaran akan semakin ditata, rapih, nyaman karena akan lebih difokuskan menjadi tempat destinasi wisata, sehingga semakin banyak arus kunjungan wisatawan, maka semakin banyak wisatawan menghabiskan uangnya (spending money).

“Dan tentu ini akan memberi dampak positif pada pendapatan daerah dan  kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. (ANTON AS)

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN