LAGI, DPKPB PANGANDARAN JADI TUJUAN STUDI BANDING

PARIGI-Banyak hal yang bisa didiskusikan untuk penanganan kebencanaan di masing-masing daerah, seperti bencana banjir, longsor dan lainnya. Dalam beberapa pertemuan antara BPBD yang ada di Jawa Barat, hal-hal yang terkait bagaimana bisa terjadi bencana dan bagaimana pula cara mitigasi dan penanggulangannya, itu selalu jadi bahan yang dibawa ke masing-masing daerah.

Demikian disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Majalengka, DR. H. Toto Sumianto, M.Pd saat berkunjung ke Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) Pangandaran.(4/12)

“Selain tentunya untuk menjalin silaturhmi kunjungan kami juga dalam rangka melakukan studi banding. “ungkap Toto.

Dari beberapa kejadian bencana yang terjadi di Pangandaran dan bagaimana cara penanggulangannya, kata Toto, itu menjadi pengalaman dan pelajaran bagi BPBD Majalengka. Karena, lanjutnya, tipe geografi Kabupaten Majalengka dan Pangandaran hampir sama, lahan yang berbukit-bukit dan tebing dengan tipe tanah yang gembur. 

“Setelah kami berbincang-bincang, banyak hal yang mungkin perlu disikapi dan jadi pedoman, antara lain bagaimana menyikapi bencana banjir dan longsor dari mulai pemetaan kemudian mitigasi dan juga solusinya. “jelas Toto.

Toto menambahkan, dari 11 kecamatan yang ada di Kabupaten Majalengka itu rawan pergerakan tanah dan longsor, dan ini relatif sama dengan kondisi  alam di Pangandaran, mungkin karena hujan terlalu lama sehingga lahan menjadi gembur atau karena memang infrastruktur bangunan rumah tidak memenuhi persaratan sehingga terjadi bencana.

Menurutnya, yang paling utama bagaimana aparat dan masyarakat bisa menjaga lingkungan, karena kalau tidak dijaga banjir longsor mungkin akan terus terjadi.

“Intinya, hal-hal seperti ini sering menjadi bahan diskusi kami BPBD yang ada di daerah, termasuk dengan Pangandaran. “ungkapnya.

Di tempat yang sama, Kepala DPKPB Pangandaran, DR. Drs. H. Nana Ruhena, MM, membenarkan, masalah kebencanaan di masing-masing daerah selalu didiskusi pada setiap pertemuan antara BPBD.  

“BPBD Majalengka merupakan daerah ke 21 yang berkunjung kesini. “terang Nana.

Disoal seringnya menjadi tujuan studi banding, Nana mengatakan, karena BPBD Pangandaran mempunyai inovasi Wisata Edukasi Bencana Goes To School (WEB GTS) yang bisa diterapkan di masing-masing daerah.

Dalam inovasi WEB GTS, kata Nana, pihaknya menekankan hal-hal yang terkait kebencanaan pada siswa sekolah, karena melalui anak informasi tentang kebencanaan akan cepat sampai pada orang tua murid.

Selain WEB GTS, lanjutnya, DPKPB Pangandaran juga mensosialisasikan kebencanaan melalui Bunda Belajar Mitigasi (BBM), dan sekarang sedang mempersiapkan program hotel tangguh bencana.

Dalam program tersebut, terang Nana, seluruh hotel diwajibkan mempunyai dan mempersiapkan penanganan bencana dan kebakaran, sehingga ini akan memberikan rasa aman, nyaman dan tidak ada rasa khawatir pada wisatawan yang menginap di hotel tersebut.
“Dan apa yang kami kerjakan ini semuanya harus bisa dicapai dengan maksimal apa pun keadaaanya. “jelas Nana.

Terkait masalah berita hoax tentang bencana yang terjadi di Pangandaran, menurut Nana, sekarang masyarakat sudah cerdas dan bisa membedakan mana berita benar dan mana berita bohong, karena terbukti Pusdalops sekarang sudah menjadi rujukan informasi kebencanaan, sehingga masyarakat pun tidak gampang percaya dan lebih mempercayai pada informasi yang datang dari pemerintah.

“Dan kepada pelaku hoax, hati-hati sekarang ada undang-undang ITE yang akan menjerat bagi siapa saja penyebar berita bohong. “pungkas Nana. (PNews

SITU CIBEUREUM BANTARKALONG JADI OBYEK WISATA PAFORIT REMAJA

TASIK NEWS-Obyek wisata Situ Cibeureum di Desa Simpang Kecamatan Bantarkalong Kabupaten Tasikmalaya kini menjadi tujuan wisata tempat bermain remaja. Karena selain pemandangannya yang indah, Situ Cibeureum pun merupakan lokasi tujuan wisata yang murah sehingga bisa disukai semua kalangan.

Rata-rata remaja yang datang kesana memanfaakan keindahan alam Situ Cibeureum untuk berswapoto (selfy).

Seperti dikatakan Kepala Desa Simpang, Ade Gatot, pengunjung yang datang didominasi para remaja dari Kota Tasikmalaya dan Ciamis.

Biasanya sekitar jam 4 sore, kata Ade, di jembatan yang ada disana banyak remaja sekedar duduk-duduk sambil menikmati pemandangan air dan hijau hutan.

“Mudah-mudahan ke depannya Situ Cibeureum bisa menjadi asset wisata desa yang mampu dikembangkan untuk menunjang perekonomian. “pungkasnya. (13/11)
-ANWAR WALUYO-
             

KECAMATAN PADAHERANG GELAR RAKOR BAHAS KODUSIFITAS DAERAH

PADAHERANG-Dalam rapat kerja (rakor) yang digelar di Forum Komunikasi Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran di aula kecamatan, dibahas beberapa persolan, seperti penjaringan BPD, PKK, pembuatan KTP dan persoalan lainnya.

Menurut Camat Padaherang, Kustiman S.Sos, MM, seluruh program baik dari pemkab, pemvrop atau dari pusat dalam pelaksanaannya harus benar-benar dilaksanakan sesuai aturtan perundang-undangan.

Dalam rakor yang dihadiri  Danramil Padaherang, Kepala KUA, UPTD Puskesmas, penyuluh agama, PKH, MUI dan kepala desa se-kecamatan, Kustiman juga mengatakan, terkait pembangunan tower, hendaknya para profider berkordinasi dengan muspika.

“Dan terkait pembuatan KTP elektronik, sampai hari ini Disdukcapil masih belum tersedia blanko KTPnya. “ungkap Kustiman.(4/12)

Kustiman menambahkan, untuk para kepala desa dihimbau segera memberika laporan pindah, meninggal dan laporan terkait bencana.

Masih di tempat yang sama, Danramil Padaherang, Kapten Sarwono, mengungkapkan hal-hal yang terkait dengan kebencanaan dan masalah politik menjelang pelaksanaan pileg dan pilpres yang akan dilaksanakan pada tahun 2019 mendatang.

“Walau suhu politik aga memanas, kami berharap jangan sampai ada hal-hal yang diingingkan terjadi di Kecamatan Padaherang. “ungkapnya. 

Sementara menurut Kepala KUA Padaherang, Ma'muri, pentingnya kelengkapan persyaratan nikah dan kalibrasi (arah kiblat), menurutnya, pelaksanaannya sudah selesai.

Ma'muri juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh jajaran yang ikut serta mendukung program yang telah dilaksanakan. Sepertti, pembentukan Kepengurusan MUI mulai dari desa dan MUI kecamatan.

“ Terkait masalah aliran atau faham keagamaan dimohon kepada seluruh Penyuluh Agama desa segera melaporkan hasil di lapangan. “pungkasnya. (NANA HOERUMAN)

3 ESSELON II PEMKAB PANGANDARAN HARI INI DILANTIK BUPATI

PANGANDARAN – Pemkab Pangandaran hari ini (4/12) melantik 3 pejabat eselon II, diantaranya  Jaja Nurulhuda dilantik menjadi Kepala Dinas Komunikasi Informatika Stastistik dan Persandian, Sutriaman menjadi Kepala Dinas Pertanian dan H. Yayat Kiswayat dilantik sebagai Sekertaris DPRD Kabupaten Pangandarandi.

Dalam sambutannya Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata berpesan, pejabat yang sudah dilantik hendaknya bisa bekerja dengan rasa tanggung jawab, karena tiga eselon II ini akan memimpin SKPD dengan peran yang strategis.

Seperti Dinas Komunikasi Informatika Stastistik dan Persandian, kata Jeje, memiliki peran penting pada era digital seperti sekarang ini, sehingga diharapkanaplikasi terkait perijinan dan lainnya harus segera online dan terkoneksi.

“Dinas Komunikasi Informatika Stastistik dan Persandian juga harus bisa menjadi corong pola kebijakan pemerintah yang segera disosialisasikan kepada masyarakat luas. “kata Jeje.

Jeje menambahkan, begitu juga Dinas Pertanian, perannya bagi daerah agraris seperti Pangandaran ini sangat strategis sekali, karena dengan perannya diharapkan Pangandaran mampu swasembada pangan yang telah dicapai dapat terus dipertahankan.

 "Dan untuk Sekretaris DPRD, selain memiliki atasan Bupati ia juga memiliki atasan seluruh  anggota DPRD." Tegas Jeje.

Jeje juga meminta agar ke tiga eselon II terlantik dapat bekerja dengan baik, tegas, disiplin serta  bekerja sesuai tufoksi masing-masing. (PNews)

PEMBANGUNAN PASAR PANANJUNG RENCANANYA MIRIP PASAR MODEREN DI TANGSEL

PARIGI-Hasil kunjungan kerja Wakil Bupati Pangandaran, H. Adang Hadari (24/11) ke pasar modern Bumi Serpong Damai di Tanggerang Selatan (Tangsel) untuk dijadikan bahan perbandingan dengan rencana pembangunan Pasar Pananjung di Kecamatan Pangandaran, akan berbeda dengan rencana awal pembangunan yang sudah dibuat sebelumnya.

Menurut Adang, jika pada rencana awal akan dibangun tiga lantai, kini dirubah menjadi satu lantai saja dan kalau pun diperlukan hanya menjadi dua lantai.

Bangunan pasar yang ada di tanggerang selatan itu, kata wabup, dibangun menyerupai gedung atau hangar tanpa batas penyekat dan tempat jualannya seperti pedagang lapak dengan ukuran 2 x 3 meter dengan harga sewa Rp. 1,5 juta per bulannya. Sementara di sekelilingnya dibuat bangunan permanen untuk rumah toko (ruko) .

“Setelah saya komunikasikan dengan Pa Bupati, beliau menyarankan agar pembangunan pasar Pananjung dibuat seperti pasar modern yang ada di tanggerang selatan saja. “kata Adang.(4/12)

Adang yang ditemui di ruang kerjanya lebih jauh mengatakan, pasar modern di tanggerang selatan tersebut dikelola oleh swasta, tapi tetap pihak pengelola menjalin kordinasi dan komunikasi dengan pemerintah daerah melalui dinas terkait.

Disoal apakah pasar pananjung juga akan diswastanisasikan, Adang menjawab, tentu saja tidak, pasar tersebut tetap akan dikelola pemerintah tapi dengan penataan yang lebih baik lagi.

“Pedagang yang ada disana memang tidak sebanyak yang ada di pasar Pananjung, tapi pasarnya memang bersih, rapih serta penyajiannya pun apik. “kata Adang.

Adang juga mengatakan, pedagangnya sangat disiplin, seperti tidak boleh merokok di tempat jualan apalagi membuang sampah sembarangan.

“Itu memang pasar modern, artinya dari penyajian dan penatakelolaanya memang modern dan professional. “kata Adang lagi.

Walau pun menurut informasi dari dinas perdangannya disana harga jual barang relatif lebih mahal, tapi pembeli yang datang dibuat nyaman dengan penataan pasarnya dengan lantai yang bersih, tidak berbau dan becek. (PNews)

SAMBUT HUT KE 68, SATPOL AIR POLRES CIAMIS GELAR BAKTI SOSIAL DONOR DARAH

PANGANDARAN-Masih dalam rangkaian dalam rangka menyambut ulang tahun ke 68, Satuan Polisi Air Udara(Satpol Airud) Polres Ciamis bekerjasama dengan PMI Kota Banjar menggelar kegiatan bakti sosial donor darah yang dilaksanakan halaman di Mako Sat Pol Air Pangandaran.(3/12)

Kegiatan tersebut diikuti, Kapolsek Pangandaran, Danramil Pangandara,  DanPos AL, Sat Polair Polres Ciamis, Balawista Kab. Pangandaran, Syahbandar, Kemala Bhayangkari ranting Sat Polair Polres Ciamis, Ormas Jaga Lembur, Komunitas Pancing Pangandaran, RM. Karya Bahari 3 juga mendapat sambutan antusias Masyarakat Pangandaran.

Seperti dikatakan Kepala Bagian Oprsional (KBO) Satpol Air Polres Ciamis, Ipda. M. Anang Tri Sodikin SH, kegiatan ini diikuti sekitar 80 orang.

“Tapi karena terkait masalah kesehatan para calon pendonor, ada 38 orang yang bisa menyumbanglan darahnya. “terang Anang.

Anang juga mengatakan, atas nama jajarannya mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat dan institusi yang sudah berpartisipasi untuk terlibat langsung pada bakti sosial dalam rangka menyambut uang tahun Satpol Air. (hiek)

BEBERAPA RUAS JALAN DI DESA NAGROG TAHUN INI MENDAPAT PERBAIKAN

TASIK NEWS-Beberapa ruas jalan di Dusun Mertajaya dan Bedengpanjang Desa Nagrog Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya mendapat perbaikan dengan flat decker,sepanjang 1 meter lebih dan lebar sekira 2,5-3 meter.

Dengan kucuran Dana Desa (DD) sebesar Rp.393,3 juta dikerjakan dengan sistim swadaya masyarakat.

Kepala Desa Nagorg, Enji, yang langsung turun ke lapangan untuk melihat pengerjaan jalan tersebut, mengatakan, keinginan warga untuk memiliki jakan bagus akan segera terlaksana.

“Penggunaan anggaran pun kami lakukan dengan transparan karena siapa pun bisa mengaksesnya. “terang Enji.(2/12)

Enji menambahkan, mudah-udahan setelah jalan di dua dusun ini selesai, untuk tahun 2019 perbaikan jalan akan dialokasikan ke Dusun Ciranca.

“Insaalloh jalan tersebut akan diperbaiki dengan aspal hotmix. “katanya. (ANWAR W)

DISPORA JABAR GELAR JIM 2018, LINTASI OBJEK WISATA PANGANDARAN

PANGANDARAN-Jabar International Marathon (JIM) 2018 hasil kerja sama Dinas Pemuda dan Olahraga (dispora) Jawa Barat dan Pemkab Pangandaran yang digelar tanggal 2 desember mendapat sambutan antusias dari masyarakat, karena selain diikuti atlit dalam negeri juga peserta lomba ini diikuti juga pelari dari mancanegara.

Lombar berskala internasional dengan garis start dan finish di kawasan pantai barat Pamugaran Pangandaran ini mengambil rute sebagian jalan tepi pantai Pangandaran dan Batuhiu Kecamatan Parigi.

Katagori lomba pada JIM tahun ini, antara lain, Full Marathon (42.195K), Half Marathon (21.0975K), 10K dan 5K. Pada kategori full marathon peserta akan melewati rute terjauh, mulai dari Jalan Pamugaran - Cijulang - Parigi - Buni Ayu - Balong Salawe - Batu Hiu - Jalan Raya Cijulang dan kembali di Jalan Pamugaran yang menjadi titik start dan finish.

Menurut Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (dispora) Jabar, Prof. Dr. H. Yudha M. Saputra, M.Ed, dengan rute ini para pelari di sepanjang lintasan akan disuguhi landskap pantai dan pedesaan di sepanjang Pantai Barat Pangandaran.

“Kami akan mengupayakan agar JIM mendapatkan sertifikasi IAAF dalam penyelenggaraan berikutnya. “jelas Yudha.(2/12)

Selain target sertifikasi penyelenggaraan IAAF, kata Yudha, kegiatan ini secara tidak langsung diharapkan dapat membantu meningkatkan angka kunjungan wisatawan ke Pangandaran, dan ini tentunya sejalan dengan program pemprov Jabar dalam pengembangan pariwisata Jabar Selatan.

Total hadiah yang disiapkan, lanjut Yudha, mencapai Rp 619 juta per kategori dengan rincian full maraton Rp 151.650.000, half maraton Rp 83.425.000, 10 kilometer Rp 47.150.000 dan 5 kilometer Rp 27.600.000 masing-masing untuk juara putra dan putri.

“Dan lomba ini terbuka untuk siapa saja, baik dari dalam negeri mau pun mancanegara, dan beberapa atlit dari Kenya dan Angola pun iktu bertanding pada Jabar International Marathon 2018 yang pertama kali kami gelar ini. “pungkasnya. (hiek)


SEJUMLAH PENGENDARA KELUHKAN PENERANGAN DI SEKITAR REST AREA URUG

TASIK NEWS-Minimnya penerangan jalan raya di sekitar Rest Area Urug dikeluhkan beberapa pengendara, karena sudah hampir sebulan Penerangan Jalan Umu (PJU) di kawasan tersebut padam.

Menurut salah seorang pengendara motor asal Kota Tasikmalaya, Yosef, setiap kali pulang dari tempat kerjanya, ia yang berprofesi mekanik di daerah Sukaraja harus hati-hati saat melintas jalur tersebut.

“Sepanjang jalan itu nyaris gelap tanpa penerangan sedikit pun. “ungkapnya.(2/12)

Padahal, kata Yosef, dulunya terang benderang sehingga pengendara yang lewat pada malam hari pun tidak merasa khawatir dan harus ekstra hati-hati saat melintasi jalan itu.

Saat PNews mencoba konfirmasi ke Dinas Perhubungan Kota Tasikmalaya, sayang petugasnya sedang tidak ada  di tempat. (ANWAR W)

PERINGATI HARI JADI KE 68, SATPOL AIR POLRES CIAMIS GELAR BHAKTI SOSIAL DI DUSUN BOJONGJATI

PANGANDARAN-Peringati hari jadinya yang ke 68, satuan Polisi Air Polres Ciamis gelar beberapa rangkaian acara. Seperti, bhakti sosial di Tegal Jambe Dusun Bojongjati Desa Pananjung Kecamatan Pangandaran Kabupaten Pangandaran, wilayah yang terdampak bencana banjir beberapa minggu lalu.

Seperti dikatakan Kepala Bagian Oprasional (KBO) Satpol Air Polres Ciamis, Ipda. M. Anang Tri Sodikin SH, peringatan kali ini harus dijadikan moment untuk membantu sesama, apalagi warga di wilayah tempat bhakti sosial dilaksanakan merupakan warga yang secara langsung beberpa waktu terdapak banjir.

“Kami juga membersihkan mesjid yang selama ini dipergunakan warga setempat beribadat. “kata Anang.(30/11)

Anang mengatakan, ia merasa tersentuh saat mengetahui mesjid Darrul Fallah yang ada di sekitar pemukiman tidak mempunyai pengeras suara yang selama ini berfunsi untuk memanggil umat melaksanakan ibadah atau hal-hal lain saat ada sesuatu yang penting harus disampaikan kepada warga.

Kata Anang, kegiatan bhakti sosial juga diisi dengan membersihkan seluruh ruangan dan lingkungan mesjid karena akibat terendam banjir waktu lalu banyak peralatan mesjid yang rusak dan kotor. Seperti tempat wudlu, toillet dan yang saat ini paling diperlukan, amplifier dan mikrophon.

Anang juga mengatakan, dengan visi-misi Kabupaten Pangandaran hebat, tentunya Satpol Air Polres Ciamis pun harus bisa mengimbangi dan lebih professional khususnya dalam mengamankan teritorial laut dan udara. Salahsatunya dengan memberikan rasa aman pada masyarakat, baik nelayan yang melaut atau warga lainnya.

“Khusus menjelang pemilu yang akan dilaksanakan tahun 2019, kami menghimbau walau berbeda dalam pilihan tapi diharapkan masyarakat bisa tetap menjaga persatuan dan keamanan. “imbuh Anang.

Sementara di tempat terpisah, ketua DKM Mesjid Darul Falah, Jumadi, mengucapkan berterimakasih dengan kegiatan bhakti sosial yang dilaksanakan Satpol Air Polres Ciamis yang sudah membantu membersihkan sarana tempat ibadah yang ada di lingkungannya.

“Memang benar, pasca terendam banjir beberapa waktu lalu banyak fasilitas dan lingkungan mesjid yang kotor dan rusak. “ungkapnya. (hiek)

WARGA SAMBUT BAIK PERBAIKAN JEMBATAN GANTUNG CIWULAN

TASIK NEWS-Akibat diterjang banjir yang terjadi beberapa waktu lalu, sejulah sarana dan prasarana mengalami kerusakan. Seperti jembatan, jalan dan lainnya.

Seperti jembatan gantung yang terbentang di atas sungai Ciwulan yang selama ini digunakan menjadi sarana transportasi warga, langsung dtanggapi pemerintah dengan membangun jembatan baru pengganti jembatan yang rusak.

Masyarakat pun senang dan menyambut baik, seperti diungkapkan salah seorang warga, Encep, mengingat pentingnya jembatan tersebut, langkah sigap pemerintah benar-benar telah membantu kebutuhan warga terkait transportasi umum.

Hal senada dikatakan Hasin, warga Desa Bantarkalong Kecamatan Cipatujah, menurutnya, dengan dibangun kembali jembatan pengganti, jalur lalu-lintas pun diharapkan bisa normal kembali. 

“Kalau perbaikan jembatan sudah beres, nantinya masyarakat tidak usah menggunakan rakit lagi, karena selain ongkosnya mahal juga sangat rentan kecelakaan air. “ujarnya. (ANWAR W)

KADES CIKUPA GALAKAN WARGA TERNAK CACING ANC MERAH

TASIK NEWS-Berternak cacing ANC merah dimaksudkan untuk meningkatkan kreativitas perekonomian dalam usaha meningkatkan kesejahteraan warga masyarakat pedesaan, karena komoditas cacing ANC merah ini sangat penting diproduksi sebab merupakan salah satu bahan dasar pembuatan kosmetik serta untuk pakan ternak.

Demikian dikatakan Kepala Desa Cikupa Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya, Yudha Heryadi saat ditemui PNews usai mengikuti acara pemilihan Kepala BPD, bertempat di aula desa.(28/11)

“Saya terus mendorong warga agar bisa menciptakan lapangan kerja sendiri dengan berternak cacing ANC merah yang mempunyai nilai ekonomis tinggi. “kata Yudha.

Yudha menambahkan, ia ingin warga Desa Cikupa bisa kreatif dengan cara memanfaatkan setiap peluang dan kesempatan yang ada dan bisa dilakukan.

Sementara disoal penilihan BPD di Desa Cikupa, Yudha mengatakan, dengan pemilihan yang demokratis dan transparan, ia yakin, pilihan yang sudah ditentukan warga merupakan pilihan terbaik untuk Desa Cikupa. (ANWAR WALUYO)

KUNJUNGAN MENPAR DAN GUBERNUR JABAR PERTEGAS, PANGANDARAN JADI KEK

PANGANDARAN-Dalam penyelenggaraan dan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Dewan Nasional KEK yang bekerjasama dengan Kementrian Pariwisata hingga saat ini telah tercatat  ada 11 KEK yang sudah ditetapkan. Antara lain, Maloy Batuta Trans Kalimantan, Sorong, Morotai, Bitung, palu, Mandalika, Tanjung Lesung, Tanjung Kalayang, Tanjung Api-Api, Sei Mangkey dan Arun Lhokseumawe.

Demikian disampaikan Menteri Pariwisata Arif Yahya dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Pangandaran (28/11) yang didampingi Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

KEK, kata Arief, merupakan bagian dari infrastruktur kegiatan ekonomi yang akan mendorong kegiatan investasi agar lebih menyebar ke seluruh pelosok Nusantara.

“Sementara di Jawa Barat sendiri ada dua kabupaten yang rencananya menjadi KEK, yakni Kabupaten Sukabumi dan Pangandara. “kata Arief.

Menurut Arief, butuh keseriusan baik dari pemerintah provinsi atau kabupaten agar dua kawasan tersebut bisa ditetapkan sebagai KEK, penetapan KEK perlu kerja keras dari semua pemangku kepentingan, karena banyak keuntungan bagi daerah yang telah ditetapkan KEK.

“Ke depannya pemerintah pusat akan memberikan berbagai bantuan untuk pengembangan kawasan tersebut. “kata Arief lagi.

Hal senada dikatalan Gubernur Jawa Barat, Ruidwan Kamil, menurutnya sangat disayangkan jika objek wisata Kabupaten Pangandaran tidak termasuk jadi KEK yang ke duabelas, padahal untuk penataan pantai barat dan pantai timur yang pada awalnya pemvrop jabar akanb memberi Rp. 40 milyar, sekarang ditambah menjadi 80 milyar.

“Ini merupakan langkah awal saya utnuk mendorong objek wisata Pangandaran masuk dulu pada KEK Jawa barat, karena KEK itu bagai jalan toll untuk menuju kawasan wisata yg berkelas dunia imbuhnya. “tutu Kang Emil, sapaan akrabnya.

Disoal untuk perluasan kawasan renang di pantai barat dan pantai timur, Emil menyampaikan, , perlu dibangun tanggul batu bolder pemecah arus yang menjulur ketengah laut agar arus deras bawah hilang dan jadi aman untuk berenang.

“Dan untuk reklamasi terumbu karang di sekitar pantai cangkrungan, batu layar pantai timur dan pantai barat pasir putih, karna itu wilayahnya SBKSDA nanti saya akan koordinasikan dulu, dan mudah-mudahan bisa secepatnya terealisasikan. “imbuhnya.

Sementara Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata dala sambutannya mengatakan, pekab terus enerus memperbaiki perekonomian dan kesejahteraan nelayan. Seperti dengan pemberian  alat tangkap ikan, mesin dan perahu.

Malah, kata Jeje,  sebagian nelayan kini telah menempati perumahan nelayan baru, Asuransi Jaminan Kesehatan dan asuransi nelayan.

“Dalam penataan PKL telah saya kerjakan dangan membangun 4 gedung pasar wisata dan  Alhamdulillah kondusif walau ada sedikit kekurangan-kekurangan tapi tetap kekurangan itu secara continuity kami laukan perbaikan. “tutur Jeje.

Jeje menambahkan, sebelumnya pihaknya sering bingung terkait penataan kawasan wisata ini, pasalnya untuk melakukan semua itu dibutuhkan anggaran yang besar.

Tapi setelah bertemu dengan menteri pariwisata dan gubernur, kata Jeje, seolah ia terbangun dari mimpi.

“Kini pemerintah tengah membidik KEK di Jawa Barat, yaitu Kabupaten Sukabumi dan Pangandaran, dan tentunya atas nama seluruh masyarakat Pangandaran mengucapkan terimakasih dan mudah-mudahan mimpi kita bersama untuk Pangandaran menjadi wisata kelasa dunia bisa segera terwujud, amin. “pungkas Jeje. (ANTON AS)
 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN