JELANG HARI AMAL BHAKTI KEMENAG KE 37, KUA PADAHERANG GELAR RAKOR SATUKAN VISI

PADAHERANG-Dalam rangka menyambut Hari Amal Bhakti Kementerian Agaman yang ke 37, Kantor Urusan Agama  (KUA) Kecamatan Padaherang gelar rapat kordinasi bertempat di aula KUA.(27/11)

Rakor tersebut dihadiri Kepala KUA Padaherang, Drs H Ma'muri, penyuluh Agama, Drs H Dudung, pengawas Madrasah Drs H Tatang Hidayat MPdI dan Kordinator Guru Madrasah. Drs H Sarijan serta para Guru Madrasah se-Kecamatan Padaherang (RA,MI,MTs,MA), P4 (Pembantu Petugas Pencat Perkawinan) dan juga para Penyuluh Agama Harian (PAH).

Dalam rakor tersebut, Kepala KUA, Ma’muri menghimbau kepada seluruh peserta rakor,  selalu bisa bahu membahu mempersiapkan segala sesuatunya, seperti, kegiatan-kegiatan yang akan ditampilkan berikut penganggarannya.

“Baik kegiatan yang ada di tingkat kecamatan atau kabupaten diharapkan bisa lebih meriah dan sukses. “ujar Ma’muri.(NANA HOERUMAN)

AKIBAT JEMBATAN DITERJANG ARUS SUNGAI, AKSES DUA DESA DI CIPATUJAH TERPUTUS

TASIK NEWS-Sebuah jebatan yang di Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya yang menghubungkan Desa Padawaras dan Desa Nagrog nyaris putus hari senin (26/7) putus akibat diguyur hujan semalaman.

Jembatan tersebut tidak bisa digunakan lagi, karena kondisinya hampir putus dan khawatir jika digunakan akan mengakibatkan terjadinya kedcelakaan.

Kepala Desa Padawaras, Yayan Iswadi saat dikonfirmasi, mengatakan, pihaknya secepatnya akan melakukan kordinasi dengan forum kecamatan serta mengupayakan agar jembatan rersebuit bisa secepatnya kembali berfungsi.

“Jembatan tersebut memang sangat vital dan sangat dibutuhkan warga. “kata Yayan.(26/11)

Menurut Yayan, ia juga segera mengkondisikan hal ini dengan kepala Desa Nagrok serta mencari solusi langkah apa yang harus segera dilakukan.

“Mudah-mudah jembatan tersebut bisa segera diperbaiki kembali sehingga dapat difungsikan lagi. “pungkasnya. (ANWAR W)

BAWASLU AJAK SELURUH MASYARAKAT PANGANDARAN DEKLARASIKAN PEMILU DAMAI

PANGANDARAN-Seluruh elemen harus mempunyai serta menyamakan tekad dan komitmen untuk bisa mewujudkan pemilu tahun 2019, bersih dan berintegritas, sehingga bisa menghasilkan kepeminpin yang berintegritas dan  amanah.

Demikian dikatakan ketua Bawaslu Kabupaten Pangandaran, Iwan Yudiawan, dalam acara deklarasi pemilu damai di kawasan Pantai Pamugaran Pangandaran.(27/11)

“Ini merupakan bentuk kerja kami dalam mewujudkan peminpin-pemimpin punya integritas, propesional dan peminpin yang bisa paham terhadap kebutuhan rakyat. “kata Iwan.

Dikatakan Iwan, dan untuk mewujudkan semua ini menjadi tanggungjawab seluruh masyarakat dan bukan hanya kewajiban penyelenggara, karena tanpa keterlibatan masyarakat bawaslu tidak bisa berbuat banyak.

“Saya atas nama bawaslu mengajak kepada seluruh elemen masyarakat mari kita sukseskan dan ciptakan pemilu yang jujur dan bersih. “imbuhnya.

Dalam acara tersebut yang dihadiri Wakil Bupati Pangandaran  H. Adang Hadari, 13 ketua partai politik, ketua KPU Pangandaran, TNI, Polri pun bersama-sama mebacakan deklarasi, antara lain, menjaga dan.melaksanakan kampanye secara santun dan beradab, menolak segala bentuk.politisasi sara mane politik.kampanye hitam tindak kekerasan propokasi, menghormati upaya.hukum yang berlaku dan akan tunduk dan patuh terhadap segala ketentuan yang berlaku. (Tn)

DESA CIDADAP BANGUN LAPANG SEPAK BOLA DAN PUSAT KEGIATAN OLAHRAGA LAINNYA

TASIK NEWS-Tingginya minat masyarakatnya untuk bermain sepakbola dan olahraga lainnya menjadi pertimbangan utama bagi Pemerintahan Desa Cidadap Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya, mengalokasikan anggarannya untuk membangun lapangan olahraga yang berlokasi di Dusun Citoe Mekar.

Bukan tanpa alasan, karena selama ini sejumlah prestasi di bidang sepakbola sudah sering juga ditorehkan warga, khususnya remaja melalui sejumlah turnamen dan kompetisi resmi sepakbola yang dilaksanakan PSSI melalui klub terbaiknya, Putra Bahari (BPFC) dan sejumlah tim kesebelasan yang berasal dari 5 dusun yang ada di Desa Cidadap.

Seperti diungkapkan Kades Cidadap, Nana Sujana, dengan diangunnya fasilitas lapangan olah raga ini bisa menjadi upaya untuk meningkatkan serta kesadaran masyarakat dalam berolahraga, sehingga di kemudian hari dapat meningkatkan prestasi dan kwalitas khususnya atlit sepakbola bahkan bisa juga digunakan untuk ajang pencarian bakat  pemain sepak bola asal Desa Cidadap.

"Rencana ke depannya, seluruh kegiatan olahraga dan kegiatan lainnya nantinya bisa dipusatkan di lapangan ini karena kami bangun sesuai standar nasional. “kata Nana. (ANWAR WALUYO)

KHAWATIR GARIS PANTAI TERUS TERKIKIS, WARGA BATUHIU BERHARAP SEGERA DIBANGUN TPA

PARIGI-Akibat naiknya air laut saat musim pancaroba bulan July 2018 lalu, ternyata berdampak dengan mengakibatkan mengikis bibir pantai di lokasi objek wisata  Batu Hiu dan sepanjang pantai Bojongsalawe Kecamatan Parigi kabupaten Pangandaran.

Menurut salah seorang anggota Kelompok Penggerak Pariwisata (Kompepar) Batu Hiu, Rangga, abrasi ini harus segera ditangani serta membuat tembok penahan air laut (TPA), karena abrasi juga telah mengikis titik penangkaran penyu.

“Ini jelas sangat memprihatinkan, karena apa bila pada air pasang besar berikutnya benteng penangkaran penyu akan ambruk terkena terjangan ganasnya ombak samudra Hindia. “terangnya.(26/11)

Apabila pemerintah terlambat melakukan pembuatan TPA, kata Rangga, tentunya ini   akan berakibat membesarnya anggaran, karena disamping harus mengerjakan TPA juga harus dibuat benteng penangkaran penyu yang dulu dibangun dari CSR perusahaan daihatsu.

Walau di APBD memang belum ada, tapi menurut Rangga, paling tidak Pemkab Pangandaran bisa mengusahaka baik dari Pemvrop Jabar atau anggaran dari pusat.

“Kami juga meminta untuk kesejukan dan keindahan lokasi wisata, sebaiknya Dinas Lingkungan Hidup segera melakukan bersih pantai serta melakukan penghijauan di sepanjang pantai Batu Hiu hingga ke Bojong salawe, “ pungkasnya. (ANTON AS)

TP PKK CIGUGUR RAIH PENGHARGAAN JUARA I TINGKAT KABUPATEN

PANGANDARAN-Bertempat di Gedung Islamic Center Pangandaran, Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Pangandaran  peringati hari Kesatuan Gerak PKK ke 46 tingkat kabupaten. Dalam acara tersebut, Ketua TP PKK, Hj. Ida N Wiradinata, berkesempatan memberikan penghargaan juara  I tingkat kabupaten yang diserahkan pada TP PKK Kecamatan Cigugur.

Dalam sambutannya, Ida mengatakan, kiprah PKK di Kabupaten Pangandaran sangat luar biasa, penuh semangat, berdedikasi dan gigih dalam pengabdiannya pada masyarakat.

“Saya ucapkan terimakasih kepada seluruh kader PKK yang sudah bersinergis untuk membangun Pangandaran hebat. “kata Ida.(26/11)

Ida menambahkan, dengan prestasi menjadi juara I tingkat kabupaten, TP PKK CKecamatan Cigugur, diharapkan menjadi motivasi agar ke depannya bisa lebih baik lagi.

“Dengan lebih meningkatkan pelayanan dan kinerja kader dalam menjalankan 10 program pokok PKK sehingga dapat terwujud kesejahteraan masyarakay. “imbuhnya. (ANTON AS)

TRI HANGGONO ACHMAD: “PANGANDARAN RUN BISA JADI KELENDER KEGIATAN UNPAD”


PANGANDARAN-Pada dasarnya kemajuan masyarakat Jawa barat, khususnya dunia pendidikan menjadi tanggungjawab Universitas Padjadjaran Bandung (Unpad), begitu juga dengan Kabupaten Pangandaran, sejak tiga tahun lalu unpad masuk, ternyata banyak potensi besar yang bisa dikembangkan disini.

Demikian disampaikan Rektor Unpad bandung, Prof. DR. MED. Tri Hanggono Achmad, kepada sejumlah awak media saat ditemui di tengah kegiatan lomba maraton Pangandaran Run di lapang Katapangdoyong kawasan pantai timur Pangandaran.(24/11)

Masih kata Tri, dan dalam proses ini tentunya semua pihak harus terlibat, seperti yang dilaksanakan hari ini, kegiatan ini murni ide anak mahasiswa disini. Dan itu membuktikan kalau bisa difasilitasi ternyata anak-anak yang ada di daerah pun mampu untuk mengembangkan kapasitas kreativitasnya.

“Ide dan kreativitas mereka sangat luar biasa dan bisa terus kita gali. “tutur Tri.

Menurut Tri, dasar penting mereka melakukan ini disamping merupakan wujud kreativitas ekspresinya serta tanggungjawab mereka yang diajarkan tentang bagaimana membangun wilayah. Karena menurut Tri,  mereka tahu pangandaran punya potensi, seperti potensi pantai, adat tradisonalnya baik budaya termasuk makanan.

“Dan itu pula yang yang menjadi dasar kenapa mereka menyelenggarakan kegiatan lomba maraton dan lainnya ini. “imbuh Tri.

Dan di universitas, kata Tri lagi, tinggal menfasilitasinya sehingga dengan tekad ini akan berlanjut dan tidak akan berhenti disini.

Tri mengatakan, ia sangat senang atas dukungan yang luar biasa dari Pemda Pangandaran, sehingga dengan kolaborasi ini baik Unpad atau pun Pemkab pangandaran optimis ke depan kegiatan  ini bisa menjadi kelender tahunan dengan pesertanya bisa lebih tingkatkan di level internasional.

“Dan potensinya bukan hanya makanan, banyak potensi lain, saya bertarget sebetulnya. “ungkapnya.

Tri berharap, kedepan jika mengadakan kegiatan lagi jangan saat week end, sebab jika pada moment itu Pangandaran ramai itu sudah biasa, seharusnya justru dilaksankan pada week day.

Tri menambahkan, Menteri Pariwisata sudah mentargetkan Pangandaran menjadai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), salah satunya karena potensi wisata.

“Dan Unpad hadir disini menghadirkan bidang ilmu untuk bisa mendorong potensi tadi. “tegasnya.

Tri juga berharap, dengan adanya rekor muri ini paling tidak ada dua asfek yang bisa diambil, pertama penghargaan terhadap ide dan kreativitas untuk mendorong potensi bangsa, kedua sebetulnya itu bisa menjadi pendorong lagi bagaimana Pangandaran branding, pindang gunung ini dibranding, sehingga bisa dikenal luas. Dan ini merupakan penghargaan sebuah kreativitas karsa karya tapi bagian juga dari memperkenalkan serta mesosialisasikan.

“Dengan adanya rekor Muri pengenalannya kan lebih luar biasa lagi, tapi kalau ga ada rekor muri dikenal lewat media juga ok. “jelas Tri.

Sementara pada kesempatan lain, dalam sambutannya Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata, memberikan apresiasi pada kegiatan yang dilaksanakan PSDKU Unpad Pangandaran serta berharap kegiatan in bisa menjadi salah satu instrument untuk mempromosikan pariwisata Pangandaran.

“Anak-anak, kalian semua anak yang hebat, teruslah berkarya dan terus asah kreativitasmu. “tegas Jeje.

Jeje menambahkan, atas nama masyarakat dan Pemkab Pangandaran, ia mengucapkan terimakasih dengan segala dukungan dan kontribusi yang telah disubangkan serta iut  menumbuhkembangkan Kabupaten Pangandaran.

“Entah harus bicara apalagi saya, pa rektor ini sangat luar biasa dengan segala upaya dan sumbangsihnya untuk masyarakat Pangandaran, Pak Tri, terimakasih. “ungkap Jeje. (PNews)

DOORPRIZE KELILING EROPA PADA LOMBA MARATHON PANGANDARAN RUN DIMENANGKAN WARGA BATUHIU

PANGANDARAN-Sebanyak 964 peserta terdiri dari pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum tadi pagi (24/11) mengikuti lomba maraton “Pangandaran Run” yang diselenggarakan PSDKU Unpad Pangandaran dalam rangka dies natalis Unpad Bandung dan Milangkala Hari Jadi Kabupaten Pangandaran.

Lomba dengan dua katagori, jarak tempuh 5 kilo meter dan 10 kilo meter ternyata sangat disambut antusias warga..

Menurut Ketua Panitia Penyelenggara, Anggi, rute yang ditempuh peserta lomba dengan menyusuri jalan di sepanjang pantai Pangandaran dengan tempat start dan finish di lapang katapngdoyong.

Anggi juga mengatakan, selain lomba maraton, pada kegiatan ini juga disertakan pemecahan rekor untuk makan sajian pindang gunung sebanyak 2018 porsi yang nantinya akan dikukuhkan di Musium Rekor Indonesia (Muri).

“Kegiatan kami gelar dalam rangka dies natalis Unpad yang ke 61 dan milangkala Hari Jadi Kabupaten Pangandaran ke 6. “jelas Anggi.

Anggi menambahkan, lomba marathon ini untuk memperebutkan total hadiah sebesar Rp. 54 juta dan door price keliling eropa selama 14 hari.

Dari hasil penilaian juri, Anggi menuturkan, yang keluar sebagai pemenang, antara lain, untuk katagori marathon dengan jarak tempuh 5 km putra, juara I Ahmad Soleh Ritonga (Depok), juara II Rifki Fajar (Bandung) dan juara III uhsen (Banjar).

Di kelas 5 km putrid, juara I Widi Hayati (Banjar), juara II Siti Yuni (Bandung) dan juara III Silva Oktaviani (Pangandaran).

Katagori 10 km putra, Juara I Rizki Martin Simbolon (Medan), juara II Ricky Nababan (Medan) juara III Febtri (Bandung).

Katagori 10 km putri, juara I Syifa Amalia (Medan), juara II Zalpa Mutiara P (Bandung) dan juara III Maria Krisyanti (Salatiga).

“Sementara pemenang doorprize jalan-jalan ke eropa dimenangkan oleh perempuan salah seorang warga Batuhiu Desa Ciliang Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran. “terang Anggi. (PNews)

PSDKU UNPAD PANGANDARAN PECAHKAN REKOR MURI DENGAN SAJIAN 2018 PINDANG GUNUNG

PANGANDARAN-PSDKU Universitas Padjajaran Bandung (UNPAD) Pangandaran berhasil mengukir prestasi dan tercatat di rekor Musiu Rekor Indonesia (Muri) karena sudah berhasil mempersebahkan kuliner khas Kabupaten Pangandaran, pindang gunung sebanyak 2018 porsi.

Acara penyerahan piagam rekor Muri tersebut diserahkan perwakilan dari muri, Sri Widayati setelah ia mengecek jumlah sajian mangkuk berisi pindang gunung yang berjejer di atas meja.

“Pada hari ini, sabtu 24 nopember  2018 kami dari muri sengaja datang ke Pangandaran untuk mencatat sebuah prestasi yang spektakuler, yaitu penyajian kuliner pindang gunung terbanyak. “kata Sri.(24/11)

Dikatakan Sri, hari ini pihaknya resmi mengukuhkan sajian 2018 pindang gunung tersebut sebagai rekor dunia dan tercatat sebagai rekor yang ke 8755 di Muri.

Sebenarnya, kata Sri, jumlah sajian tersebut melebihi angka 2018, tapi karena panitia penyelenggara tetap meninginkan agar angka yang tercatat di muri ini mudah diingat dan menjadi pertanda waktu, sehingga yang tercatat tetap 2018 porsi.

“Dan piagam penghargaan muri ini kami anugerahkan langsung pada pihak penyelenggara, PSDKU Unpad Pangandaran. “imbuhnya.

Menurut Sri, pada pemecahan rekor ini memang baru ada di Pangandaran, karena kuliner pindang gunung merupakan makanan khas Kabupaten Pangandaran.

“ Tapi sebelumnya pangandaran juga pernah tercatat di muri dengan rekor rampak ronggeng gunung dengan 873 penari pada 20 september 2015. “terang Sri.

Sebenarnya julah porsi yang terhitung ini lebih dari 2018, tapi panitia tetap meminta untuk anggka 2018 supaya mudah diingat dan juga sebagai pertanda. (PNews)

DESA SIDOMULYO PANGANDARAN JADI TUJUAN STUDY BANDING 10 DESA KEC.CIJEUNGJING KAB. CIAMIS

PANGANDARAN-Desa Sidomulyo Kecamatan Pangandaran Kabupaten Pangandaran mendapat kehormatan menjadi tujuan kunjungan 10 desa se-Kecamatan Cijeunjing Kabupaten Ciamis untuk study banding.

Menurut Ketua Apedsi yang juga ketua rombongan, Asep Didi, selain silaturahmi memang kedatangan bersama rekan-rekannya ini untuk melihat secara langsung aturan-aturan yang ada di Desa Sidomulyo.

“Barangkali hasil dari kunjungan ini ada beberapa peraturan desa yang bisa diterapkan di desa kami. “ungkapnya.(22/11)

Asep menambahkan, kunjungan ini merupakan inisiatifnya bersama dan seluruh kepala desa yang ada di Kecamatan Cijeungjing.

Disoal apa saja yang bisa diambil pelajaran dari hasil kunjungannya, Asep yang merupakan Kepala Desa Cijeungjing, mengatakan, ada  beberapa hal yang mungkin nantinya bisa dibuat aturan di desanya. Seperti, terkait cara pemilihan BPD, tentang harga dasar pembelian barang dan jasa serta tentang tunjangan dan penghasilan kepala desa.

"Di Kabupaten Ciamis, lanjut Asep, kepala desa hanya mendapat penghasilan Rp. 2,7 juta, sementara di Pangandaran bisa mencapai Rp. 5 juta. "terang Asep.

Sementara saat dikonfirmasi, Kepala Desa Sidomulyo, Sugiono, SH, membenarkan, kunjungan ini berawal saat ada beberapa rekan kepala desa Di Kecamatan Cijeungjing yang menghubungi lewat telepon celullernya bermaksud akan berkunjung dan study banding ke desanya.

Walau sebenarnya Desa Sidomulyo mungkin masih kurang layak untuk dijadikan tujuan study banding, namun kata Sugiono, sesama pemerintahan dan kepala desa tidak ada salahnya untuk saling berbagi ilmu atau terkait wawasan kinerja di desanya.

“Intinya kami menyambut baik siapa pun yang datang ke desa Sidomulyo dan tentunya kami pun terima dengan senang hati. “kata Sugiono.

Di tempat terpisah, saat dikonfirmasi lewat telepon celullernya, Kepala Dinas Sosial  Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (SPMD) serta Camat Pangandaran, pihaknya tidak mengetahui adanya kegitan kunjungan tersebut.

“Kami tidak mendapat pemberitahuan baik tertulis atau pun lisan terkait kunjungan tersebut. “jelas Kadis SPMD dan Camat Pangandaran.    (PNews)

PEMDA DAN DPRD PANGANDARAN AKHIRNYA SEPAKAT KEKURANGAN ANGGARAN RSUD MASUK APBD 2019

PARLEMEN-Terkait molornya rapat pariopurna beberapa waktu lalu, ketua DPRD Pangandaran, H. Iwan M Ridwan, S.Pd, M.Pd, menyamoaikan, sidang paripurna yang dimulai beberapa hari sebelunya itu bukan hambatan tapi karena tidak kuorum saja, karena kenyataan hari selanjutnya sidang berjalan lancar, dan interupsi dari fraksi pada sidang itu adalah hal yang biasa.

“Beberapa hari sebelunya memang masih banyak rtekan-rekan yang di lapangan serta ada beberapa fraksi yang masih belum sependapat terkait persetujuan perpanjangan kontrak tahun jamak. “terang Iwan.(15/11)

Khusus  terkait pembangunan RSUD, menurut Iwan, DPRD telah membuat kesepakatan kontrak dengan pihak pemkab itu dua tahun, tapi pemkab/dinkes membuat kontrak dengan Hutama karya (HK), tiga tahun anggaran.

“Pada paripurna fraksi PKB dn PAN mempertanyakan itu, boleh tidak persetujuan perpanjangan kontrak tahun jamak itu di tengah jalan, dan hal itu sudah dijawab. “jelas Iwan.

Tapi kan tidak boleh juga manakala perpanjangan kontraknya disetujui tiga tahun anggaran, dan kontrak berakhir pada bulan juli tahun 2019, tetapi anggaran untuk pembangunan RSUD tidak terpenuhi.

Terkait apa yg disampaikan Fraksi PAN,  Golkar dan PKB, kata Iwan, fraksi tersebut menginginkan kalau DPRD menyetujui perpanjangan kontrak satu tahun lagi, maka konsekwensinya per Juli tahun 2019, seluruh kebutuhan yang tertuang dalam dokumen kontrak, anggaran untuk pembangunan RSUD sebesar Rp. 238 milyar  harus sudah teranggarkan semua, Karna memang kemaren belum.

“Dan Alhamdulillah semua ini dalam rapat paripurna telah disepakati dan terkait kekurangan anggaran telah tertutupi dari bantuan provinsi Rp. 25 milyar serta kekurangan yang Rp. 12 milyar ditutupi dari defisit yang muncul di penerimaan penambahan pembiayaan, jadi sekarang sebetulnya persoalannya sudah clear. “jelasnya lagi.

Iwan juga mengatakan, sebenarnya DPRD hanya berkeinginan bagaimana agar pembangunan RSUD  ini tidak terhambat, karena ini kepentingan masyarakat umum. Dan menurut Iwan, ia pun tidak mau ada anggapan jika DPRD ini dianggap tidak konsisten.

“Sekarang DPRD dan pemerintah sudah seluruh kekurangan biaya untuk pembangunan rumah sakit  dianggarkan pada anggaran tahun 2019. “imbuh Iwan.

Hal senada dikatakan anggota DPRD Pangandaran dari fraksi PKB, Jalaludin, S.Ag. menurutnya,  sebenarnya sejak awal memang ada beberapa faktor ketika penetapan ini agak terlambat. Antara lain, berdasarkan dokumen yang diterima DPRD, terdapat sumber pendapatan yang belum pasti sehingga akhirnya sampai ada lima kali perubahan draff yang diajukan pemerintah daerah.

Yang kedua, lanjut Jalal, sapaan akrabnya, terkait adanya beberapa program yang ditetapkan kepala daerah, sebenarnya ini mengacu kepada perencanaan yang  penganggarannya mengikuti setelah perencanaan kontrak dilaksanakan. Hal inilah yang kemudian menjadi pertanyaan DPRD, karena salahsatunya prasyarat kontrak jamak adalah persetujuan dari DPRD sesuai dengan ketentuan Undang-undang nomer 11 tahun 2012, tapi kenyataannya kontrak pemda dengan Hutaa Karya (HK) itu tiga tahun, padahal dipersetujan pada tahun 2016 dengan PRD, kontrak tersebut hanya dua tahun.

“Hal inilah  yang kami pertanyakan pada paripurna, kenapa tidak sejak awal dan kenapa juga pemda melalui Dinas Kesehatan tidak mengkomunikasikannya pada kami. “unghkapnya.

Menurutnya, ia mengambil sikap tidak berarti mau menghambat pembangunan tapi justru ingin memastikan seluruh kegiatan pembangunan di Kabupaten Pangandaran ini taat pada  perundang-undangan. Kemudian sebenarnya setiap kegiatan itu harus berbanding lurus dengan kemampuan keuangan daerah, yang kemudian tidak berakibat adanya silva yang tidak melambung.

Kata Jalal, DPRD telah menetapkan silva tidak lebih dari Rp 30 milyar, tapi kenyataanya sekarang menjadi Rp. 67 milyar, karena inilah kami menyimpulkan bahwa kegiatan ini adalah melampaui kemampuan keuangan kita, tapi tetap kita harus anggarkan karena itu sudah menjadi kesepakatan dengan pihak lain.

“Hal itu tetap dianggarkan dan kita paksakan, karena meang di sisi lain kami tetap apresiasi terhadap cita cita, harapan dan keberanian langkah yang diambil pemerintah. “kata Jalal lagi. (ANTON AS)

DESA KARANGPAWITAN LANTIK STAF KEUANGAN BARU

PADAHERANG-Untuk mengisi kekosongan staf keuangan desa, Kepala Desa Karangpawitan Kecamatan Padaherang, Adis, melantik Ima Hermina S.Pd menjadi staf keuangan.(13/11)

Pada acara pelantikan yang disaksikan Camat Padaherang, Kustian, S.Sos, BPD, LPM, tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya,  Adis mengatakan, melalui seleksi transparan yang diikuti 12 peserta akhirnya Ima Hermina, S.Pd, yang berhasil lolos.

“Jadi yang dilantik hari murni hasil seleksi yang dilaksanakan Panitia seleksi. “ujar Adis.

Adis juga mengatakan, mudah-mudahan dengan penambahan staf baru di desanya, sistim adimistrasi dan keuangan Desa Karangpawitan bisa lebih baik lagi. Begitu juga dalam pelayanan terhadap warga bisa memberikan yang terbaik.

“Bisa bekerja dengan ikhlas serta bersinergis dengan BPD, LPM, PKK atau lembaga lainnya, karena misi kami menjadi desa terdepan. “pungkas Adis.(I KOSWARA)

PEMUDA KALIBER CIKUPA BERKARYA MENFAATKAN TEMPURUNG KELAPA

TASIK NEWS-Aneka produk unggulan bisa dihasilkan dari bahan sederhana, seperti yang dihasilkan perkumpulan pemuda yang tergabung dalam wadah kaliBER di lingkungan Dusun Kalapicung Desa Cikupa Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya.

Kerya seni, seperti gelas gantung, gantungan kunci dan lainnya berbahan dasar tempurung (batok) kelapa enjadi barang-barang yang punya nilai seni dan ekonomis.

“Pemuda harus bisa berjarya dan menghasilkan sesuatu yang positif. “ungkap Kepala Desa Cikupa, Yudha Heryadi.(20/11)

Yudha menambahkan, pihaknya akan terus mendorong kegiatan pemuda yang ada di desa agar kegiatan positif ini, karena selain bisa ajang kreativitas remaja juga membuka lapangan kerja.

“Dan jika hasil karya ini bisa laku dijual, sudah pasti ini juga akan mengangkat perekonomian desa. “imbuhnya. (ANWAR W)
 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN