Dari Mesjid untuk Masyarakat, Qurban Syar’i dan Transparansi Di Mesjid Jami’ Al-Furqon

PANGANDARANNEWS.COM- Pelaksanaan ibadah qurban di Mesjid Jami’ Al-Furqon, Dusun Karangsari, Desa Pananjung, Kecamatan Pangandaran, menjadi contoh nyata sinergi umat dalam menjalankan ibadah yang tidak hanya memenuhi syariat tetapi juga sarat nilai sosial. 

Dalam kegiatan qurban yang menyembelih empat ekor sapi berukuran besar dari partisipasi aktif masyarakat di empat RT yang ada di sekitar masjid, sejak pagi hari warga sudah berkumpul dan menggemakan takbir menciptakan suasana religius yang hangat dan penuh semangat kebersamaan.

Menurut Imam Mesjid Jami’ Al-Furqon, Ustadz Haris Firdaus, keberhasilan pelaksanaan qurban tahun ini terletak pada keterlibatan semua unsur dengan semangat gotong royong. 

Tak hanya dalam teknis penyembelihan, tetapi juga dalam pengemasan dan distribusi daging qurban yang dibagikan secara merata kepada warga yang membutuhkan.

"Kepanitiaan qurban di Masjid Al-Furqon tidak hanya dijalankan oleh pengurus masjid, tetapi melibatkan jamaah dan masyarakat sekitar secara langsung," terang Haris.(07/06/25)

Haris mengatakan, proses penyembelihan dilakukan sesuai dengan tuntunan syariat Islam, mulai dari pemilihan hewan qurban yang sehat dan cukup umur hingga pelaksanaan penyembelihan yang diawali dengan doa dan takbir. Dan setiap langkah diusahakan mengikuti adab Rasulullah SAW, karena selain aspek keagamaan panitia juga menjunjung tinggi nilai sosil serta memastikan daging qurban tersalurkan secara adil kepada warga sekitar terutama keluarga yang secara ekonomi belum mampu berqurban sendiri.

Ia menyebut, transparansi menjadi nilai penting yang dijaga panitia dalam kegiatan ini, dan shohibul qurban tidak hanya menyerahkan hewan tetapi turut dilibatkan dalam proses penyembelihan dan pembagian. 

Panitia memberikan laporan terbuka mengenai jumlah dan distribusi daging qurban serta dokumentasi kegiatan sebagai bentuk pertanggungjawaban publik, hal ini dimaksudkan untuk membangun kepercayaan dan memperkuat rasa serta saling menghargai antara pemberi dan penerima qurban.

"Kegiatan qurban di Mesjid Jami’ Al-Furqon tahun ini menjadi bukti bahwa pelaksanaan ibadah dapat berjalan secara syar’i sekaligus membangun harmoni sosial," ujar Haris.

Ia menambahkan, sinergi antara pengurus masjid, jamaah, dan masyarakat menunjukkan bahwa nilai keislaman sejati tidak hanya terletak pada ibadah ritual tetapi juga dalam menjaga amanah, transparansi, dan kepedulian terhadap sesama. 

"Kami berharap model seperti ini dapat ditiru oleh komunitas lain dalam memaknai qurban sebagai momentum untuk memperkuat ukhuwah dan memperluas manfaat ibadah kepada masyarakat luas," tegasnya. (hiek)

Dukung Program Hijaukan Bumi Dan Ketahanan Pangan, Pemdes Cimanuk Laksanakan Gerakan Seribu Pohon

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Bertempat di halaman kantor Koperasi Merah Putih, Pemdes Cimanuk Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya bersama warga dan Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kecamatan  Cikalong, melaksanakan gerakan penanaman seribu pohon buah-buahan.(05/06/25)

Menurut Kepala Desa Cimanuk, Anhar, jenis pohon yang ditanam adalah pohon mangga Simanalagi yang memang dikenal memiliki rasa dan kualitas mangga yang baik.

Kepada masyarakat Anhar berpesan untuk merawat dan menjaga pohon-pohon buah yang telah ditanam tersebut, sehingga kedepannya menjadi warisan bagi anak cucu.

“Tolong rawat dan pelihara pohon ini untuk warisan bagi anak cucu kita,” ucap Anhar.

Anhar mengaku sangat mengapresiasi dukungan seluruh elemen masyarakat, sehingga kegiatan pelayanan pemerintahan desa dapat berjalan lancar dan sukses.

“Jaga terus persatuan dan kesatuan, jaga keamanan dan ketentraman, mari kita bekerjasama, bekerja bersama-sama untuk pembangunan Desa Cimanuk dan sekitarnya,” ajaknya.

Di Desa Cimanuk, kata Anhar,  program tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur namun juga berkomitmen kuat menjaga keberlangsungan alam dan ketahanan pangan lokal dengan program hijaukan bumi.

dan sebagai bentuk nyata kepedulian tersebut, imbuhnya, dilaksanakan kegiatan penghijauan dengan menanam pohon mangga di atas lahan milik Pemerintah Desa tepatnya di halaman kantor merah putih.

"Kami siapkan bibit pohon mangga ini sebagai bentuk dukungan terhadap identitas Desa Cimanuk," ujarnya.

Ia menambahkan, penanaman pohon mangga ini tidak hanya penting dari sisi pelestarian lingkungan namun juga membawa harapan besar bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Ke depannya, pohon-pohon ini diharapkan menjadi sumber penghasilan tambahan bagi masyarakat, jadi selain memperkuat ketahanan alam juga bisa menunjang ketahanan ekonomi lokal,” Anhar.

Sementara Camat Cikalong Acep Sofian S.Pd yang turut hadir pada kegiatan tersebut berharap agar pohon buah yang telah ditanam tersebut bisa tumbuh dan berkembang secara maksimal, sehingga hasilnya pun bisa dinikmati bersama.

Untuk diketahui, kegiatan tersebut juga sebagai ucapan selamat atas dilantiknya Bupati-wakil Bupati Tasikmalaya periode 2025 2030, dengan terus menggaungkan semangat pelestarian lingkungan.(anwarwaluyo)


RPM Geruduk Kantor Setda Pertanyakan 100 Hari Kerja Bupati Pangandaran

PANGANDARANNEWS.COM – Tidak seperti hari-hari biasanya, kantor Sekreyariat Daerah (Setda) Kabupaten Pangandaran menjadi ramai, pasalnya ratusan masa aksi yang menamakan diri Rakyat Pangandaran Menggugat (RPM) melakukan aksi demonstrasi ke kantor Bupati Pangandaran.(02/06/25)

Dalam aksinya RPM ingin penjelasan dari Bupati dan Wakil Bupati, program kerja apa saja yang telah dilakukan dalam 100 hari kerja sebagai pemimpin Kabupaten Pangandaran.

Seperti disampaikan koordinator lapangan aksi RPM, Tian Kadarisman, dalam 100 hari kerjanya Bupati dan Wakil Bupati belum sama sekali merelasisasikan program yang tercantum dalam visi misi mereka.

"Dan hari ini kami datang kesini mau mengingatkan bahwa masih banyak polemik yang terjadi, masih banyak kedzaliman- kedzaliman yang ada di Kabupaten Pangandaran," kata Tian kepada sejumlah wartawan.(02/05/25)

Oleh karena itu, kata Tian,  Bupati – wakil bupati Pangandaran harus bisa memperbaiki kinerjanya dan merealisisikan apa yang dijanjkan. Karena menurutnya, visi-misi saat kampanye dulu belum direalisasikanya dan ini sangat menyengsarakan rakyat.

Gesekan sempat terjadi gesekan antara masa aksi dan aparat pengamanan, aksi saling dorong juga tidak bisa dihindari bahkan mereka juga melakukan aksi bakar ban.

Tian mengatakan, pihaknya sudah meminta untuk masuk ke gedung bupati mamum tetap tidak bisa dan tentu ini sebagai bentuk matinya demokrasi di Pangandaran.

“Bupati tidak bisa menerima kami,"teriaknya.

Seperti diketahui, saat aksi berlangsung Bupati Citra Pitriyami sempat keluar dari gedung dan menemui demonstran, namun kondisi malah makin riuh.

"Pada saat bupati muncul sempat kami menyampaikan, biarkan kami memberikan aspirasi dulu dan bupati akan diberi waktu untuk berargumen dengan kami tapi pas penyampaian aspirasi selesai, bupati malah tidak ada," jelas Tian.

Tian menyebut pihaknya juga mendapat ancaman dalam aksi tersebut dan sangat tidak logis, ia juga mengkalim bahwa rekanya ada yang mengalami luka saat bentrok dengan aparat kemanan.

Iapun berjanji akan melakukan aksi serupa dengan masa yang lebih banyak dalam waktu 7 kali 24 jam, karena tidak ada titik temu dalam aksi tersebut.

Dirinya mengatakan, salah satu tuntutan yang disamlaikan adalah soal gaji honorer yang belum juga dibayarkan.

"Logika saja, bagaimana para honorer ini bekerja dengan baik kalau gajinya tidak dibayar," ucapnya.

Sementara Bupati Pangandaran Citra Pitriyami mengatakan, dirinya sudah ada niat bertemu dengan masa demonstran, namun tidak diberi kesempatan untuk berbicara sehingga ia pun memutuskan untuk balik lagi ke dalam gedung, lalu dipanggil balik lagi kesana tapi tetap tidak diberi waktu untuk menjawab. 

“Saya sudah menerima teman-teman yang demonstrasi disana," ungkapnya.

Ia mengaku senang jika bisa berdiskusi dengan masa aksi dan menjadi bahan evaluasi dari kekuranganya selama ini dan ia mengaku membuka ruang diskusi dengan masa aksi, jika melakukan demonstrasi di lain waktu.

"Tapi saya tidak dikasih waktu untuk bicara, saya mau menjelaskan seperti apa ke mereka," tuturnya.(hiek)


Pangandaran Cup 2025 Gebrak Legokjawa, Jadi Buruan Para Pecinta Pacuan Kuda

PANGANDARANNEWS.COM – Beberapa waktu lalu sejumlah kuda balap berkelas internasional berkumpul di lapangan pacuan kuda Legokjawa Kecamatan Cimerak kabupaten Pangandaran untuk ikut memamerkan kehebatannya masing-masing dalam even kejuaraan balap kuda bergengsi, Pangandaran Cup 2025.(01/06/25)

Tontonan adu kecepatan di lintasan ini tentu berhasil menyedot perhatian khalayak luas, mulai dari para pecinta olahraga berkuda hingga masyarakat umum. Apalagi lokasi lapang Pacuan Kuda Legokjawa yang strategis dengan latar belakang keindahan alam pantai menjadi daya tarik tersendiri, membuat para penonton semakin nyaman dalam menyaksikan jalannya perlombaan.

 Seperti diketahui sehari sebelumny pada Sabtu tanggal 31 Mei 2025, kemeriahan telah terasa dengan digelarnya Kejuaraan Horseback Archery (Berkuda Panahan) yang menjadi tambahan variasi dan daya tarik rangkaian acara Pangandaran Cup 2025.

pPanitia penyelenggara pun mengaku optimisme, kejuaraan ini akan terus menjadi agenda tahunan yang berperan penting dalam pembinaan atlet berkuda sekaligus mempromosikan potensi wisata olahraga di Kabupaten Pangandaran.

"Ini bukan hanya soal kompetisi tetapi kita bicara tentang membangun semangat sportivitas dan kecintaan terhadap olahraga berkuda," ucap salah satu panitia pelaksana.

 Ia mengatakan, persiapan yang matang dan antusiasme tinggi dari seluruh pihak yang terlibat tentu menjadi kunci sukses Pangandaran Cup 2025 sebagai pesta olahraga yang meriah, aman, dan meninggalkan kesan mendalam.

Di tempat terpisah, salah seorang penonton asal Kota Bandung, Hariansyah mengaku kagum  dengan atmosfer even pacuan kuda di Pangandaran ini.

Menurutnya, ia sangat terkesan dengan suasana baik di lokasi pacuan atau pun area sekitar lapang pacuan dengan pemandangan pantai dan laut biru.

“Saya berharap semoga acara seperti ini terus rutin digelar setiap tahun," katanya.(hiek)


Diharapkan Menambah Daya Tarik Wisata, Diparbud Dan DKD Kabupaten Pangandaran Akan Gelar Seni Budaya Di Setia Obyek Wisata

PANGANDARANNEWS.COM – Beberapa hari yang lalu, Kepala Dinas Pariwista dan Kebudayaan Kabupaten Pangandraran Nana Sukarna saat menghadiri akstraksi kesenian tradisional sunda seni kecapi suling bertajuk jaipong di obyek wisata Green Canyon Kecamatan Cijulang menyampaikan, pentas kesenian tradisional ini direncanakan akan ditampilkan pada setiap destinasi wisata yang dikelola Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran untuk menghibur menghibur para wisatawan yang datang dari berbagai daerah. 

Salah satunya, kata Nana, penampilan seni kecapi suling bertajuk jaipong yang saat ini digelar di destinasi wisata Green Canyon Kecamatan Cijulang.

“Penampilan seni tradisional Sunda di objek wisata ini hasil kerja sama Pemda dengan Dewan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran, dan jadwalnya Insaalloh pada setiap akhir pekan dan libur panjang,” ungkapnnya.(31/05/25)

Sementara salah seorang pengurus Dewan Kebudayaan Daerah (DKD) Kabupaten Pangandaran, Wawang Dermawan, membenarkan, atraksi kesenian tradisional Sunda yang akan ditampilkan di tiap-tiap objek wisata, tujuannya selain untuk membantu untuk mengangkat seni budaya di Kabupaten Pangandaran juga diharapkan bisa mengkatrol dunia pariwisata.

Ia menyebut, dengan adanya kolaborasi antara DKD dan pemda melalui Dinas Pariwisata diharapkan , bisa memajukan sektor pariwisata ke depan.

"Tentunya dengan menjadikan pariwisata berkelas dunia dengan mengangkat budaya-budaya lokal yang ada di Kabupaten Pangandaran," ucapnya,(hiek)




Apakah Oleh Pemda Atau Vendor Penataan Lokasi Parkir Pasar Wisata? Ini Penjelasan Kadis Perhubungan Pangandaran

Irwansyah
PANGANDARANNEWS.COM - Pengelolaan lahan parkir di lokasi eks Pasar Wisata, masih akan dikelola oleh vendor. 

Dan saat ini di lokasi tersebut masih dalam penggarapan pihak ke tiga untuk membersihkan puing-puing sisa bangunan dan meratakan hingga nanti bisa digunakan parkir, pengerjaan ini hanya sebatas perataan pelataran bekas bangunan dan belum sampai ke pengaspalan apalagi tambahan sarana pelengkap lainnya. 

Demikian dikatakan Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran, Irwansyah, saat ditemui PNews di ruang kerjanya.(28/05/25)

Di lahan seluas 7 hektar ini, kata Irwansyah, nantinya bisa menampung dengan kapasitas sekitar 600 bus dan mobil kecil lainnya.

"Jadi cukup luas juga ya ..," ungkapnya.

Sementara untuk warga yang sebelumnya tinggal di Pasar Wisata ini, jelasnya, ada dua katagori, yakni penghuni dan pedagang. Dan untuk penghuni, Pemda telah menyediakan rokasi di Desa Sukahurip Kecamatan Pangandaran.

Sementara yang dulunya pedagang pakaian, makanan dan kerajinan akan di tempatkan di sebelah barat area parkir.

"Tempat parkir pasar wisata ini nantinya mempunyai tiga pintu di depan, satu untuk masuk dan dua pintu untuk keluar," terangnya.

Ia juga menjelaskan, konsep parkir bis ini nantinya kendaraan khusus bis harus masuk ke tempat parkir pasar wisata dan tidak boleh memarkirkan bis di hotel tempat wisatawan menginap. Dan untuk menuju hotel, wisatawan nantinya akan disediakan sutle yang akan membawa ke hotel masing-masing.

Irwansyah menambahkan, untuk penataan serta penambahan sarana dan pasilitas di lokasi parkir pasar wisata saat ini masih dibahas apakah oleh Pemkab Pangandaran atau oleh vendor.

"Walau saat ini vendor sudah menyampaikan kesanggupannya," kata Irwansyah.(hiek)

Pemdes Hegarwangi Gelar Musdesus Bahas Pembentukan Kopdes Merah-Putih

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Bertempat aula  Desa Hegarwangi Kecamatan Bantarkalong Kabupaten Tasikmalaya, Pemdes Hegarwangi gelar Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) untuk membahas Pembentukan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang turut dihadiri perwakilan Pemerintah Kecamatan, Disperindagkop UKM, Pendamping Desa, BPD, Babinsa, Bhabinkamtibmas serta tokoh masyarakat setempat.(28/05/25)

Menurut Kepala desa Hegarwangi Muhammad Taufan firnayah yang akrab dipanggil Kuwu Pan pan, tujuan Program Kopdes Merah Putih ini untuk memberdayakan masyarakat dalam mewujudkan kemandirian ekonomi pedesaan, dan ini merupakan pilot projec nasional. 

"Saya yakin koperasi ini akan menjadi peluang besar untuk mendorong kemajuan ekonomi desa ," ungkap kepala Taufan.

Dengan dibentuknya Kopdes Merah Putih di Desa Hegarwangi ini, Taufan meyakini bisa menjadi peluang bagi masyarakat Desa Hegarwangi khususnya generasi muda melalui pengurus Kopdes dalam mengaplikasikan ilmu sekaligus belajar menjadi pengusaha dimulai dari tingkat desa. 

Kepada pengurus Kopdes, Taufan mempersilakan untuk menjalankan amanah ini dengan maksimal untuk bersama-sana membangun ekonomi desa secara bersama, dan tentu harus berinovasi sesuai potensi yang ada di Desa Hegarwangi.

Pihaknya juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten dan Pemerintah Pusat, karena dengan adanya program Kopdes Merah Putih secara langsung membuka peluang bagi masyarakatnya dalam mendorong ekonomi kerakyatan.

Di depan peserta Musdesus, Taufan juga berkesempatan menyampaikan selamat atas kemenangan Bupati-Wakil Bupati Tasikmalaya terpilih dalam pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang dilaksanakan beberapa waktu lalu.

"Semoga ini akan membawa perubahan khususnya dalam infaktutur jalan, kasep mulus bisa terwujud di Kabupaten Tasikmalaya," pungkasnya.(anwarwaluyo)


Akibat Diguyur Hujan Terus Menerus, Beberapa SD Di Kabupaten Pangandaran Terendam Banjir

PANGANDARANNEWS.COM - Akibat cuaca ekstrem dan guyuran hujan dalam beberapa hari kebelakang, beberapa Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Pangandaran terendam air sejak hari minggu tanggal 25 mei 2025.

Seperti disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pangandaran, Darso, paling tidak ada dua bangunan SD yang terdampak banjir.

Dua Sekolah tersebut diataranya, SD 1 Maruyungsari di Kecamatan Padaherang dan juga SD 2 Pamotan di Kecamatan Kalipucang.

"Kalau yang di Maruyungsari saat ini sudah mending debitnya turun, tapi kalau yang di Pamotan, info dari kepala sekolahnya katanya saat ini malah naik," kata Darso. (27/05/25)

Kata Darso saat ini ia belum bisa memastikan berapa ketinggian banjir di kedua sekolah tersebut, namun diperkirakan selutut orang dewasa.

Walau bangunan terendam banjir, jelas Darso, untuk SD yang di Maruyungsari kegiatan tetap berjalan. Tapi SD Pamotan saat ini siswa tidak datang ke sekolah,  tapi KBM tetap berjalan dengan pemberian tugas lewat daring.

"Hingga saat ini kami tidak menerima laporan adanya  kerusakan fasilitas sekolah,  akibat banjir di Kalipucang dan Padaherang," inbuhnya.

Sementara laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pangandaran,beberapa wilayah di Kabupaten Pangandaran memang terdampak banjir, diantaranya Desa Cikalong dan Desa Sidamulih Kecamatan Sidamulih, dan Desa Pamotan di Kecamatan Kalipucang, Desa Paledah, Maruyungsari, Sukanegara, Karangpawitan dan Desa Ciganjeng di Kecamatan Padaherang.

Banjir akibat curahan hujan beberapa hari ini, juga mengakibatkan lahan persawahan di Desa Bojong Kecamatan Parigi terendam.(hiek)

Waspada Rabies Ada Di Sekitarmu, Yuk Kenali Gejala Rabies Pada Hewan

Oleh, hiek  27/05/25

PANGANDARANNEWS.COM – Rabies berasal dari kata latin yang artinya “gila”, merupakan virus yang dipindahkan dari gigitan anjing melalui air liur.

Rabies merupakan inveksi virus pada otak dan sistim saraf. Rubah Kucing Kelelawairus penyebab rabies umumnya ditularkan dari gigitan anjing atau hewan lain penular rabies, seperti Rubah, Kucing dan Kelelawar.

Anjing yang mempunayi virus rabies biasanya cebderung berperilaku 
1. Ada perubahan perlikau dan bertingkah aneh 
2. Mengigit dan menjadi busa 
3. Gemetar, kejang, serta mengeluarkan air liur
 4. Bersembunyi dan takut pada cahaya

Rabies tidak bisa disembuhkan, namun bisa dicegah antara lain dengan

1. Jangan ganggu anjing liar
2. Kelola sampah dengan baik, karena aning suka mencari sisa makanan
3. Laporkan ke pihak berwajib jika ada anjing liar berkeliaran.

Jika tergigit hewan penular rabies, lakukan langkah-langkah ini
- Cuci segera luka bekas gigitan dengan menggunakan sabun/detergen di air mengalir selama 15 menit.
- Oles anti septik (obat merah) pada luka bekas gigitan.
- Datang ke Puskesmas atau Rumah Sakit terdekat, luka akan dibersihkan ulang, diberikan vaksin anti rabies (VAR) dan tambahan Serum Anti Rabies (SAR), bila perlu.


Melalui Musdes Khusus, Pemdes Cikalong Bahas Pembentukan Koperasi Merah Putih

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Camat Cikalong Acep Sofian S,Pd, siang tadi menghadiri Musyawarah Desa Khusus (Musdessus) Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di Desa Cimanuk Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya.(27/05/25)

Selain dihadiri camat, dalam musdes yang dibuka oleh Ketua BPD ini juga dihadiri Anggota BPD, Perangkat Desa, Pendamping Desa, Ketua TP PKK Desa, Perwakilan LKD, Bidan Desa, Kelompok Tani, Tokoh Masyarakat dan perwakilan BUMDesa. 

Jepada awak media, Camat Cikalong Acep Sofyan, Musdes khusus dilaksanakan sebagaimana amanat dari Inpres No. 9 Tahun 2025 berkaitan dengan percepatan pembentukan koperasi desa merah putih. 

Kopdes Merah Putih, kata Acep, merupakan kebijakan strategis dari Pemerintah dalam kaitan untuk mendorong pemberdayaan masyarakat desa, penguatan ekonomi kerakyatan, penciptaan lapangan pekerjaan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di desa. 

Ia menambahkan, dalam agenda musdes disepakati terkait kelembagaan koperasi sebaga koperasi bentukan baru dengan nama Koperasi Desa Merah Putih  Desa Cimanuk dengan anggota pendiri adalah seluruh undangan yang hadir.

"Untuk susunan kepengurusan dan pengawas juga menjadi kesepakatan di forum ini, dan dipastikan tidak ada yang memiliki hubungan keluarga," ungkapnya.

Sedangkan untuk jenis usaha yang akan dilaksanakan, jelas Acep, meliputi usaha penyediaan sembako, pergudangan desa, simpan pinjam dan penyediaan sarana prasarana produksi pertanian. 

Acep juga berharap setelah pelaksanaan musdes pemerintah desa segera memfasilitasi pelaksanaan rapat pendiriannya yang akan membahas hal-hal teknis administrasi yang harus dilengkapi untuk pengajuan akta notaris pendirian dengan menghadirkan OPD teknis yang menangani koperasi.

"Dalam rangka memperkuat ekonomi rakyat dari akar rumput,  Presiden Republik Indonesia menegaskan komitmennya terhadap pemberdayaan desa melalui program Koperasi Desa Merah Putih dengan menargetkan terbentuk 70.000 - 80.000 Koperasi Desa di seluruh Indonesia," ucapnya.

Sementara Kepala Desa Cimanuk, Anhar dalam sambutannya memaparkan terkait pembangunan yang sudah dilaksanakan di Desa Cimanuk di tahun lalu serta yang akan dilaksanakan di Tahun ini. 

Anhar berharap, Ketua Koperasi Desa Merah Putih di Desa Cimanuk hasil musdes, Didi Abidin, mampu berkompeten dan siap melaksanakan tugas dengan sebaik mungkin dalam pengelolaan Koperasi.

"Saya berharap, ketua dan seluruh pengurus sudah memiliki pemikiran yang matang dan dapat bekerja secara produktif untuk kemajuan Koperasi Desa Merah Putih di Desa Cimanuk," tegasnya. (anwarwaluyo)

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN