Oleh hiek 18 Mei 2025
PPANGANDARANNEWS.COM -
Memperingati Hari Hipertensi Sedunia, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandega
Pangandaran menggelar acara Ngobrol Bareng Seputar Kesehatan (Ngobatan), dengan
tema “Diet untuk Penderita Hipertensi”. (15/05/25)
Acara ini menghadirkan nara sumber Dwiana Destya Putri, S.Gz, seorang ahli gizi
yang memberikan edukasi langsung kepada masyarakat tentang pentingnya pola
makan sehat bagi penderita tekanan darah tinggi.
Lebih lanjut Dwiana menjelaskan, hipertensi atau tekanan darah tinggi
adalah kondisi ketika tekanan darah seseorang melebihi 140/90 mmHg. Ia menyebut
hipertensi sebagai "silent killer" atau pembunuh diam-diam karena
sering tidak menunjukkan gejala, namun bisa menyebabkan komplikasi serius seperti
stroke dan serangan jantung.
Mengapa diet menjadi penting bagi penderita Hipertensi? menurut Dwiana,
pola makan sangat memengaruhi tekanan darah. Diet yang tepat tidak hanya mampu
menurunkan tekanan darah, tapi juga mencegah komplikasi seperti diabetes dan
penyakit jantung.
Ia juga menekankan pentingnya membatasi konsumsi natrium (garam), dengan batas maksimal konsumsi garam untuk
penderita hipertensi hanya sekitar setengah hingga satu sendok teh per hari.
“ Natrium banyak ditemukan dalam garam dapur, penyedap rasa, makanan
kemasan, roti, kecap, dan saus,” terangnya.
Ia juga menyarakan agar penderita Hipertensi menghindari Lemak jenuh
dan kolesterol tinggi seperti daging merah, jeroan, seafood, mentega dan
gorengan.
Apa yang sebaiknya dikonsumsi? Kata Dwiana, sebaliknya penderita
hipertensi dianjurkan mengonsumsi makanan kaya kalium, magnesium, kalsium,
serta tinggi serat, seperti Buah-buahan, Kacang-kacangan, Kentang dan ubi jalar,
Air kelapa muda, Tahu dan tempe, Yogurt, Ikan berduri lunak dan Beras merah.
“Pola makan ini bisa membantu mengontrol tekanan darah secara alami,” ujarnya.
Gaya hidup sehat sebagai pendukung diet tak hanya dari makanan, Dwiana
juga menekankan pentingnya perubahan gaya hidup, seperti aktif secara fisik dan
rutin berolahraga, menghindari stres, tidak merokok dan tidak mengonsumsi
alkohol atau minuman bersoda serta rutin memantau tekanan darah
Melalui kegiatan ini, pihak RSUD Pandega berharap masyarakat semakin
peduli terhadap kesehatan, khususnya dalam pencegahan dan pengelolaan hipertensi.
“Edukasi seperti ini juga diharapkan dapat mengurangi angka kasus
komplikasi akibat darah tinggi di wilayah Pangandaran dan sekitarnya,”
tegasnya.(hiek)