Kemenkumham Jabar terima Konsultasi DPRD Pangandaran Terkait Penyusunan Rancangan Peraturan DPRD tentang Tata Tertib DPRD

PANGANDARANNEWS.COM – Bertempat di Ruang Ismail Saleh, Kemenkumham Jabar menerima Konsultasi DPRD Kabupaten Pangandaran yang dilaksanakan secara onsite dengan Pimpinan DPRD, Ketua Pansus Tatib DPRD Kabupaten Pangandaran dan Sekretariat DPRD Kabupaten Pangandaran.(17/10/24)

Pelaksanaan Konsultasi ini sesuai arahan Kepala Kantor Wilayah Masjuno dan sejalan dengan kebijakan Menteri Hukum dan HAM Supratman Andi Agtas yaitu upaya Kemenkumham memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang ditindaklanjuti oleh Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Andrieansjah melalui Kepala Bidang Hukum Lina Kurniasari, Kepala Sub Bidang FPPHD Suhartini dan Perancang Perundang-undangan Zonasi Kabupaten Pangandaran  menyampaikan bahwa pelaksanaan Konsultasi yang dilaksanakan oleh Kanwil Kemenkumham Jabar dan Pemerintah Kabupaten Pangandaran merupakan pelaksanaan dari fungsi Kantor Kemenkumham Jabar dalam melakukan fasilitasi pembentukan produk hukum daerah.

Lina menambahkan Konsultasi pada hari ini didasarkan pada surat permohonan dari DPRD Kabupaten Pangandaran yaitu permohonan konsultasi terkait penyusunan rancangan peraturan DPRD tentang Tata Tertib. Sebagaimana amanat dari Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, Kabupaten, dan Kota,  mengatur bahwa Tata tertib DPRD kabupaten/kota ditetapkan oleh DPRD kabupaten/kota dengan berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan.

Tata tertib DPRD kabupaten/kota paling sedikit memuat ketentuan tentang pengucapan sumpah/janji, penetapan pimpinan, pemberhentian dan penggantian pimpinan, jenis dan penyelenggaraan rapat, pelaksanaan fungsi, tugas dan wewenang lembaga, serta hak dan kewajiban anggota, pembentukan, susunan, serta tugas dan wewenang alat kelengkapan, penggantian antarwaktu anggota, pembuatan pengambilan keputusan, pelaksanaan konsultasi antara DPRD kabupaten/kota dan Pemerintah Daerah kabupaten/kota, penerimaan pengaduan dan penyaluran aspirasi masyarakat, pengaturan protokoler; dan pelaksanaan tugas kelompok pakar/ahli.

Terkait dengan Peraturan  DPRD tentang Tata Tertib ini sebelumnya telah diatur dalam Peraturan DPRD Kabupaten Pangandaran Nomor 1 Tahun 2019. Tentunya pembentukan Peraturan DPRD tentang Tata Tertib yang baru ini perlu disepakati seperti apa perubahannya dibandingkan dengan Peraturan DPRD tentang Tata Tertib yang lama sehingga diperlukan pengaturan Tata Tertib yang baru.***


Pemdes Cimanuk Gaet Pokdarwis Dan Dinas Kehutanan Gencarkan Jumat Menanam

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Pemerintahan Desa (Pemdes) Cimanuk Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya bersama Kelomopok Sadar Wisat (pokdarwis) dan cabang Dinas Kehutanan 6 Wilayah Tasikmalaya, terus menggencarkan penanaman pohon melalui program Jumat Menanam.

Seperti disampaikan Kepala Desa Cimanuk, Anhar, kali ini ada 100 pohon Cemara yang ditanam di kawasan pantai Padabumi agar di kawasan ini semakin hujau dan memberikan udara sejuk pada wisatawan yang berlibur di pantai ini.

"Penanaman pohon akan terus kami gencarkan dan dijadikan agenda rutin yang digelar setiap hari jumat," jelas Anhar.(22/11/24)

Selain membuat kawasan Pantai Padabumi terlihat hijau, kata Anhar, penanaman pohon jenis Cemara Laut ini juga untuk menjaga keseimbangan lingkungan sekaligus mengurangi polusi udara agar pantai semakin hijau serta lebih indah.

Anhar juga berharap dengan semakin rindang dan sejuknya udara, wisata Pantai Padabumi, wisatawan pun semakin betah saat berkunjung ke Pantai Padabumi.

"Semoga ke depannya kunjungan wisata pun akan semakin terus meningkat," ucapnya.  (anwarwaluyo)

Dalam Debat Kedua, Dua Paslon Bupati-Wakil Bupati Pangandaran Kembali Adu Gagasan

PANGANDARANNEWS.COM - Tepat satu minggu jelang pelaksanaan Pilkada tahun 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran gelar Debat Publik Kedua pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran, bertempat di hotel Pantai Indah Timur.(20/11/24)

Dalam debat yang dimulai sekitar jam 19.00 WIB, sesi pertama diawal dengan saling melemparkan dalam tag line masing-masing paslon.

Dalam debat kedua ini kedua yang bertema Peningkatan IPM, Pengelolaan Sumber Daya Alam SDA dan tata ruang, penguatan tata kelola pemerintahan dan kepemudaan kedua paslon pun menyampaikan visi misi masing-masing. 

Di sesi pertama debat, Paslon nomor urut satu Citra Pitriyami dan Ino Darsono yang diberikan pertanyaan oleh oanelis terkait banyaknya BumDes tak berjalan di Pangandaran, calon bupati Citra Pitriyami menyebut jika ia terpilih sebagai Bupati Pangandaran agar Badan Usaha Milik Desa (BumDes) ini bisa lebih dimanfaatkan dan diaktivasi kembali karena ini akan meningkatkan penghasilan desa.

"Kami paslon nomer urut satu berkomitmen agar BumDes bisa diaktivasi dengan pola pengawasan yang intens," kata Citra.

Citra pun berjanji pihaknya akan melakukan investigasi dan pengawasan langsung agar aktivasi Bumdes dapat berjalan dengan baik, dengan pengawasan dan audit langsung ke desa.

Seperti diketahui, dalam sesi ini masing-masing calon diberikan pertanyaan dengan tema yang berbeda, kemudian paslon nomor urut dua diberikan pertanyaan terkait bagaimana menangani bencana alam banjir.

Dalam pemaparannya cabup nomer urut dua Ujang Endin Indrawan menyampaikan, penanganan bencana alam banjir ini harus dimulai dari hulu ke hilir, salah satu caranya dengan menjaga lingkungan atau alam sekitar di hulu dan hilir. 

"Tidak ada oenebangan pohon liar  dan tidak membuang sampah sembarangan," tegas Ujang Endin, atau yang lebih akrab disapa Ue. 

Dalam debat kedua ini tampak suasana pun cukup memanas saat pendukung para paslon saling meneriakan yel-yel dan tagline, sehingga dalam debat ini sempat diinterupsi oleh pembawa acara karena terlalu berlebihan bersorak sehingga mengganggu jalannya debat.(hiek)


Jelang Debat Publik Kedua, KPU Pangandaran Gelar Bintek Kampanye

PANGANDARANNEWS.COM - Sepuluh hari jelang pelaksanaan Pilkada, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran menggelar Bintek Teknis Kampanye Dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Serta Pemilihan Bupati dab Wakil Bupati Pangandaran Tahun 2024 bertempat di Hotel Horison kawasan pantai barat Pangandaran.(18/11/24)

Selain dihadiri Ketua, komisioner KPU, PPK, Pemda dan dan jajaran sekretariat KPU, kegiatan ini juga dihadiri perwakilan pasangan calon serta sejumlah awak media.

Dalam sambutannya Ketua KPU Pangandaran Muhtadin menyampaikan, gambaran pelaksanaan pemilihan yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 Nopember 2024 nanti sudah bisa tergambarkan pada kegiatan simulasi pencoblosan yang dilaksanakan di alun-alun Parigi pada tanggal 11 Nopember 2024 lalu.

Muhtadin mengatakan, 500 lebih petugas PPK harus memahami betul kondisi dan dinamika yang terjadi di lapangan serta diharapkan mampu bekerja dengan dengan sepenuh hati.

"Pastikan para petugas bekerja dengan penuh integritas," tegasnya.

Selanjutnya Muhtadin memaparkan terkait persiapan debat publik kedua yang dilaksanakan hari rabu tanggal 20 Nopember 2024, bertempat di hotel Pantai Indah Timur
kawasan pantai timur.

Muhtadin memastikan tema debat kali ini akan berbeda dengan debat publik pertama, seperti pada debat kedua ini KPU hanya mengijinkan 70 orang pendukung dari masing-masing paslon yang bisa masuk ke ruang debat.

"Tentunya hal ini sudah kami komunikasikan dengan masing-masing paslon," ucapnya.

Muhtadin juga berharap, baik kepada paslon mau pun para pendukung dari masing-masing paslon bisa menghadirkan suasana sejuk serta penuh rasa kekeluargaan dan harmonis.

"Jadikan Pilkada Pangandaran ini menjadi pelajaran cara berdemokrasi yang baik dan santun bagi masyarakat," imbuhnya.

Muhtadin juga meyakini, kedua paslon yang akan berkontesasi pada Pilkada Pangandaran ini semuanya putra daerah yang akan menjungjung tinggi rasa persaudaraan satu dengan lainnya serta bercita-cita luhur untuk memajukan Pangandaran.

"Jadikan Pilkada Pangandaran ini sebagai wahana penyaluran hak politik warga dengan rasa aman, nyaman dan damai," ungkapnya.(hiek)

Pemuda Milenial Deklarasikan FPTS Dukung DOB Kabupaten Tasik Selatan

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Berangkat dari semangat dalam bentuk adanya peran aktif dan keinginan untuk berkontribusi menyambut Daerah Otonomi Baru ( DOB) Kabupaten Tasikmalaya Selatan (Tasela), kalangan Pemuda generasi milenial berkumpul menyatukan pemikiran dan persepsi dengan tujuan adanya peran serta yang berdaya saing positif untuk persiapan pemekaran DOB Tasikmalaya Selatan.

Agenda pertemuan ini digagas seorang motivator yang juga Ketua Karang Taruna Kecamatan Karangnunggal Angga Putra, dengan mengundang para pemikir muda dari 10 kecamatan yang akan tergabung dalam wilayah kabupaten Tasikmalaya Selatan.

Dalam pertemuan yang dilaksanakan di Kafe Dama Karangnunggal, para pemuda menggalang semangat persatuan dan tekad untuk membangun Tasik Selatan dengan resmi mendeklarasikan pembentukan Forum Pemuda Tasik Selatan (FPTS) yang dihadiri perwakilan dari seluruh kecamatan yang berada di wilayah Tasik Selatan.

Angga putra yang ditunjuk sebagai Koordinator Presidium Forum, kepada rekan-rekannya menekankan terkait pentingnya keberadaan FPTS sebagai langkah konkret pemuda untuk menyatukan frekuensi pemuda setasik selatan.

Kata Angga, FPTS ini menjadi wadah strategis bagi pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) pemuda yang berdaya saing, kompeten, dan siap mengambil peran dalam kebijakan pembangunan.

“Pembentukan FPTS ini merupakan langkah konkrit dari sekumpulan pemuda Tasik Selatan untuk menumbuhkembangkan SDM yang berdaya saing dan kompeten," ungkap.Angga.(16/11/24)

Pemuda Tasela, kata Angga, harus saling terkoneksi antara satu kecamatan dengan kecamatan lainnya dalam semangat menyambut mekarnya Tasik Selatan yang sudah di canangkan sejak lama, dan pemuda harus menjadi aktor dalam kebijakan  strategis guna mewujudkan Kabupaten Tasik Selatan yang berkelanjutan.

Hal senada disampaikan Masih salah seorang pelopor FPTS lainnya, Andriana, ia juga menekankan pentingnya pergerakan yang masif dan berkelanjutan.

Menurutnya, FPTS ini tidak boleh hanya berhenti pada pembentukan struktur belaka,
pasalnya ia yang datang dari Kecamatan Parungponteng mengaku siap berkontribusi dan menjadi patriot dalam forum ini untuk mewujudkan Tasela yang berkelanjutan.

Sementara perwakilan dari Kecamatan Bojongasih, Rudi berharap agar FPTS ini mampu bergerak secara konsisten untuk mengawal kebijakan yang berdampak pada kemajuan Tasik Selatan.

Lain lagi yang dismpaikan  Isep dari Kecamatan Pancatengah, FPTS ini harus menjadi ruang silaturahmi antar pemuda lintas kecamatan serta menjadi sarana kontribusi nyata dalam mendukung pemekaran wilayah Tasik Selatan.

Seperti diketahui, dalam deklarasi tersebut juga dirumuskan Dekrit Forum Pemuda Tasik Selatan yang menetapkan, antara lain,
1. Forum Pemuda Tasik Selatan resmi dibentuk pada 16 November 2024 sebagai organisasi pemuda yang berkedudukan di wilayah Tasik Selatan dan akan dilegalisasi secara administrasi.

2. Tujuan forum adalah mengakomodir pemuda Tasik Selatan dengan semangat patriotisme untuk membangun SDM yang berdaya saing dan kompeten demi keadilan dan kemakmuran wilayah.

3. Visi forum dirumuskan dalam kalimat singkat: “Terbinanya Pemuda Tasela yang inklusif dalam bergerak dan eksklusif dalam bertindak demi Tasela yang berkelanjutan.
4. Forum ini merupakan gagasan yang diinisiasi oleh tokoh pemuda dari 10 kecamatan di Tasik Selatan.
5. Hal-hal yang belum tercantum dalam dekrit ini akan dibahas kemudian.

Dalam struktur Wilayah dan Koordinasi untuk menjalankan fungsinya, FPTS membagi wilayah kerja menjadi tiga zona diantaranya.

Zona 1: Kecamatan Cikatomas, Pancatengah, dan Cikalong, menunjuk Riki dari Cikatomas sebagai presidium 1

Zona 2, Kecamatan Parungponteng, Cibalong, Bojongasih, dan Karangnunggal dengan menunjuk Andriana menjadi presidium 2.(anwarwuyo)

Pastikan Pilkada Berjalan Aman Dan Lancar, KPU Pangandaran Gelar Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara

PANGANDARANNEWS.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran hari ini menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara serta penggunaan aplikasi Sistem Informasi Rekapitulasi (Serekap) untuk Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Barat dan Pemilihan Bupati-Wakil Bupati Pangandaran 2024, bertempat di alun-alun Parigi.(11/11/24)

Simulasi ini dihadiri seluruh stake holder, seperti Dandim 0625, Kapolres Pangandaran, pihak keamanan, saksi dari berbagai pasangan calon dan serta pemangku kepentingan lainnya.

Di sela-sela kegiatan, Ketua KPU Pangandaran Muhtadin, kepada awak media menyampaiknan, ini bertujuan untuk mempersiapkan seluruh jajaran penyelenggara pemilu dan masyarakat terkait mekanisme pemungutan suara, penghitungan suara, dan penggunaan aplikasi Serekap yang akan digunakan untuk rekapitulasi suara secara elektronik.

"Kami berharap dengan adanya simulasi ini proses pemilu yang akan berlangsung dapat berjalan lebih lancar, transparan dan akurat," ungkapnya.

Melalui penggunaan aplikasi Serekap, jelas Muhtadin, penghitungan suara dapat dilakukan secara real-time untuk memberikan kemudahan dalam pemantauan hasil pemilu di setiap TPS serta mempercepat proses pengumuman hasil pemilu kepada publik.

Ia juga berharap, dengan kegiatan ini tentunya dapat meningkatkan kesiapan dan pemahaman para petugas untuk memastikan kelancaran jalannya pemilu pada tanggal 27 Nopember 2024 nanti.

Muhtadin menyebut, simulasi yang digelar ini merupakan bagian dari upaya untuk memastikan kelancaran proses pemungutan dan penghitungan suara pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat serta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran 2024.

Menurutnya, simulasi ini sangat penting agar semua pihak, baik petugas di lapangan, pengawas, dan masyarakat dapat memahami mekanisme yang akan diterapkan khususnya dalam penggunaan aplikasi Sistem Informasi Rekapitulasi (Serekap) untuk rekapitulasi suara secara elektronik.

Ia juga mengatakan, dengan adanya aplikasi Serekap ini proses penghitungan suara akan lebih cepat, transparan seeta bisa dipertanggungjawabkan.

"Kami ingin memastikan bahwa hasil pemilu dapat diumumkan dengan akurat dan tepat waktu serta dapat dipantau secara langsung oleh masyarakat,” tegasnya.

Dan ia juga berharap, simulasi ini dapat menjadi langkah awal untuk meminimalisir potensi kendala yang mungkin terjadi saat pelaksanaan pemilu yang sesungguhnya.

"Dengan adanya simulasi ini seluruh penyelenggara pemilu semakin siap serta mampu memiliki pemahaman yang lebih baik dalam menjalankan tugasnya di lapangan,” pungkasnya.(hiek)



Cabup Pangandaran Ujang Endin Diminta Bisa Revitalisasi Pasar Pananjung

PANGANDARANNEWS.COM - Saat melakukan kunjungan ke Pasar Pannjung di Kecamatan Pangandaran Calon Bupati Pangandaran Ujang Endin Indrawan, mendapat sambutan serta harapan para pedagang.

Seperti disampaikan salah seorang pedagang, Jaja, ia berharap agar Pasar Pananjung segera direvitalisasi.

"Kondisi pasar sangat becek kalau musim hujan," ucapnya.(07/11/24)

Sambil menyapa sejumlah warga yang sedang berbelanja, Ujang Endin pun membagikan makanan kepada para pedagang dan pengunjung pasar yang sebelumnya ia beli dari jongko-jongko yang ada di pasar.

Kepada PNews ia mengatakan, sengaja datang ke Pasar Pananjung sambil mengantar istri belanja.

Ia mengaku, banyak permintaan dari para pedagang terkait percepatan revitalisasi dan tentu ini harus direspon positif karena pasar merupakan tempat perekonomian masyarakat mikro dan kecil.

Ujang Endin berharap, agar para pedagang di pasar tradisional ini bisa laku dan tetap menjadi pusat belanja warga sehingga nanti jika ia terpilih revitalisasi pasar ini akan jadi prioritasnya.

"Mudah-mudahan ke depan Pasar Pananjung bisa segera direvatilisasi," ungkapnya.(hiek)



KPU Pangandaran Serentak Lantik 5.418 Anggota KPPS Untuk Pilkada 2024

PANGANDARANNEWS.COM — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran hari ini secara serentak resmi melantik sebanyak 5.418 anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang akan bertugas di 774 TPS dalam Pilkada 2024, bertempat di masing-masing kecamatan se-Kabupaten Pangandaran. (07/11/24)

Dalam press rilisnya Ketua KPU Kabupaten Pangandaran, Muhtadin, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh anggota KPPS yang telah dilantik.

Ia menyebut, pelantikan ini menjadi langkah penting dalam proses penyelenggaraan Pilkada 2024 yang jujur, adil, dan transparan di Kabupaten Pangandaran.

“Kami mengucapkan selamat kepada seluruh anggota KPPS yang telah resmi dilantik pada hari ini," ungkapnya.

Ia juga menekankan bahwa seluruh KPPS ini merupakan ujung tombak penyelenggaraan Pilkada di tingkat TPS, karena KPPS inilah yang akan menjalankan amanah besar dalam memastikan pemungutan dan penghitungan suara berjalan dengan tertib, lancar, dan akuntabel.

"Kppercayaan yang diberikan ini tentu harus dijaga dengan sepenuh hati dan profesional,” imbuhnya.

Saat pelantikan tersebut Muhtadin juga berkesempatan memberikan arahan terkait orientasi tugas yang akan diemban oleh anggota KPPS serta menegaskan pentingnya seluruh anggota KPPS untuk memahami tanggung jawabnya, mulai dari pengaturan logistik TPS, pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara yang sesuai prosedur hingga pengamanan hasil pemilihan.

Anggota KPPS ini, kata Muhtadin, harus bekerja secara teliti, transparan, dan bebas dari segala bentuk intervensi. Dan bimbingan teknis yang akan diberikan hendaknya dijadikan bekal untuk menjalankan setiap tugas secara optimal dengan senantiasa menjunjung tinggi prinsip netralitas dan integritas dalam pelaksanaan Pilkada Pangandaran Tahun 2024 ini.

Ia juga mengatakan, pelantikan KPPS ini menjadi salah satu bukti kesiapan SDM KPU Kabupaten Pangandaran beserta seluruh jajarannya dalam menghadapi Pilkada Serentak 2024.

"Dengan komitmen dan semangat yang ditunjukkan oleh para anggota KPPS, diharapkan seluruh tahapan pemungutan suara di Kabupaten Pangandaran dapat berjalan sukses dan kondusif," tegasnya.***

Puluhan Siswa SDN 2 Bangunjaya Nikmati Makanan Siang Gratis Dari Polres Pangandaran Dan Kodim 0625

PANGANDARANNEWS.COM - Hari ini SDN 2 Bangunjaya Kecamatan Langkaplancar Kabupaten Pangandaran, menjadi lokasi kegiatan makan siang bergizi gratis diselenggarakan Polres Pangandaran.(04/11/24)

Kegiatan ini dipimpin oleh Kasat Binmas Polres Pangandaran, AKP Didi Sutardi, Kapolsek Langkaplancar, IPTU Asep Dadih Mulyawan, serta didukung oleh Bhabinsa Langkaplancar, Sertu Wiji. Sebanyak 80 paket makanan bergizi dibagikan kepada para siswa, memberikan dampak positif bagi kesehatan dan semangat belajar mereka.

Di sela kegiatan Kepala Sekolah SDN 2 Bangunjaya, Saepudin, S.Pd., S.D., M.M., menyampaikan terima kasih kepada Kapolres Pangandaran, AKBP Mujianto, S.I.K., M.H., dan Dandim 0625 Pangandaran, Letkol Inf. Indra Mardianto Subroto, M.I.P., atas perhatian dan dukungan yang diberikan.

"Sinergi antara Polri dan TNI ini sangat berarti bagi pendidikan dan kesejahteraan anak-anak di wilayah Langkaplancar," ucapnya.

Hal senada dismpaikan salah seorang tokoh masyarakat, Dedi Herdian, ia memberikan apresiasi atas kolaborasi antara Polri dan TNI yang nyata serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Kehadiran aparat keamanan di lingkungan sekolah, kata Dedi, membawa suasana aman dan hangat serta menjadi contoh kepedulian sosial yang positif bagi masyarakat.

Para siswa pun tampak terlihat antusias menikmati hidangan bergizi yang disajikan dalam kegiatan ini, dan semoga bisa berkelanjutan demi kesehatan dan pendidikan anak-anak serta mempererat hubungan baik antara masyarakat dan aparat keamanan di Kabupaten Pangandaran.***

Gunakan Teknologi Sidemil, Pengelolaan Data Pemdes Cimari Lebih Efektif

PANGANDARANNEWS.COM/CIAMISNEWS - Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) telah menjadi bagian penting dari Pemerintahan Desa Cimari Kecamatan Cikoneng Kabupaten Ciamis, dengan kemajuan teknologi ini banyak sistem telah dikembangkan untuk membantu pemerintah desa dalam menjalankan tugasnya. 

Dan tentu hal ini juga seiring dengan tuntutan masyarakat yang ingin memperoleh pelayanan dari pemerintah desa  secara cepat dan efektif, oleh sebab itu pelayanan pemerintah di tingkat desa mulai menggunakan sistem berbasis teknologi informasi dengan menerapkan Sistem Informasi Desa Milenial (Sidemil) secara terpadu.

Demikian disampaikan Kepala Desa Cimari, Riki, kepada PNews saat wawancara di ruang kerjanya.(04/11/24)

Setelah menggunakan Sidemil, kata Riki, pelayanan Pemerintah Desa Cimari kepada warga pun akan lebih cepat.

"Salah satu contoh, saat mencari data penduduk tidak perlu bolak balik untuk membuka kartu keluarga," jelasnya.

Sistem Sidemil menurut Riki, memungkinkan pemerintah desa untuk mengelola data penduduk dan administrasi desa dengan lebih efektif serta dapat membantu pemerintah desa dalam mengambil keputusan yang lebih baik dan meningkatkan kualitas layanan publik.

Ia mengatakan, dengan kondisi tersebut pemerintah desa melalui operator IT dan sekretataris desa  mengembangkan kemampuan dalam peningkatan pelayanan melalui Workshop Sistem Informasi Desa.

Riki juga menyampaikan, pemerintah desa merupakan lembaga pemerintah yang paling dekat dengan masyarakat sehingga pelayanan pun harus prima sehingga pelayanan di tingkat desa ini harus bersifat intens.

“Pemerintah desa adalah touchpoint pertama masyarakat dalam mendapatkan pelayanan,"   ungkap Riki.

Pengalaman masyarakat ketika mendapatkan pelayanan di kantor desa ini, menurutnya  mempengaruhi kepuasan masyarakat dan citra pemerintah desa. 

Ia menyebut, Basis Data (Database) merupakan simpanan data yanga harus merujuk pada kondisi riil di lapangan. Karena hal ini menjadi tolok ukur keberhasilan suatu daerah adalah merujuk pada data dan kondisi yang benar-benar valid, dan masyarakat pun menjadi  mudah dalam menghadapi transformasi eta  digital.

Dan untuk mendukung tercapainya kepuasan masyarakat dalam pelayanan publik, maka imbuhnya, pemerintah desa perlu melakukan inovasi atau terobosan terbaru untuk menyelesaikan berbagai macam permasalahan di desa. 

"Dengan aplikasi Sidemil ini masyarakat Desa Cimari pun bisa lebih mudah dalam akses sistem informasi pelayanan desa kami," pungkasnya.(anwarwaluyo)

 

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN