Selain Pariwisata, Wabup Pangandaran Sebut Banyak Potensi Yang Bisa Terus Dikembangkan

Ujang Endin Indrawan
PANGANDARANNEWS.COM -Kabupaten Pangandaran mempunyai sejumlah potensi besar yang bisa dikembangkan, seperti perikanan, pertanian, wisata dan potensi-potensi lainnya yang saat ini masih belum tergali.

Jika potensi-potensi tersebut terus digerakkan tentu ini tidak akan mengganggu Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD), karena seperti potensi wisata ini tinggal bagaimana agar kualitas wisata ini terus berkembang sehingga arus kunjungan wisatawan setiap tahunnya pun akan terus meningkat.

Demikian disampaikan Wakil Bupati Pangandaran Ujang Endin Indrawan, saat ditemui di kediamannya di Desa Margacinta Kecamatan Cijulang.(02/07)

"Jika mengandalkan potensi tambang suatu saat pasti ada habisnya, namun potensi wisata ini tidak akan pernah habis," kata Ujang Endin.

Saat ini, kata Ujang Endin, wisata pantai Pangandaran sudah menjadi destinasi wisata unggulan di Jawa Barat, salah satunya karena pantai Pangandaran airnya bersih dan bisa dipakai berenang.

Namun Ujang Endin menyebut, kawasan wisata pantai ini harus terus bisa dikembangkan secara luas, salah satunya dengan mengajak investor masuk untuk membangun wisata-wisata baru sekitar kawasan wisata yang sudah ada.

Selain mengundang investor, imbuhnya, untuk menarik wisatawan bisa dengan menggelar pertunjukan berkelas nasional bahkan dunia seperti konser musik jazz pantai atau even-even lainnya yang bisa membuat wisatawan ingin datang berkunjung ke Pangandaran.

Pada sektor ekonomi kreatif pun, menurut Ujang Endin, bisa terus dikembangkan salah satunya pembuatan cinderamata. Baik yang bersipat aksesoris atau pun olahan makanan, ini harus dikemas lebih menarik dan ikonik dengan tetap mempertahankan ciri khas Pangandaran.

"Dan yang tak kalah penting, kegiatan para seniman dan pelaku budaya harus diberi ruang yang luas agar mereka bisa terus berjarya dan berkreasi," ujarnya.(hiek)

Untuk Penataan Parkir Di OW Pangandaran, Kadishub Sebut Mulai Bulan Ini Saber Pungli Akan Turun Ke Lapangan

PANGANDARANNEWS.COM - Masih banyaknya keluhan dari beberapa wisatawan terkait duplikasi retribusi parkir di obyek wisata (OW) Pangandaran, tentu hal ini harus jadi catatan Pemerintah Daerah (pemda) untuk terus berbenah agar selain bisa dikelola dengan lebih juga bisa meningkatkan Penghasilan Asli Daerah (PAD) khususnya dari sektor parkir.

Tidak sedikit wisatawan yang mengeluhkan masalah parkir ini di akun media sosial (medsos), yang intinya pengunjung merasa terbebani dengan tidak cukup hanya sekali saja membayar retribusi parkir.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran, Irwansyah menyampaikan, saat ini pengelolaan parkir di OW pantai Pangandaran sudah dialihkelolakan ke pihak ketiga. Sehingga sekarang pemda dalam hal ini Dinas Perhubungan hanya menjalankan fungsi pemantauan dan pengawasan, agar pihak ketiga (vendor) tidak keluar apa yang disepakati bersama.

Menurut Irwansyah paling tidak ada dua keuntungan setelah parkir ini dikelola vendor, salah satunya pemda tidak usah menganggarkan lagi untuk kebutuhan kelengkapan sarana karena hal ini sudah menjadi tanggungjawab vendor.

"Dari sisi PAD juga ada peningkatan, yang tadinya mendapat Rp2 milyar sekarang meningkat menjadi Rp2,3 milyar," terang Irwansyah.(02/07)

Disoal masih banyaknya keluhan pengunjung, ia menjelaskan, sebenarnya beberapa waktu lalu sudah ada moment bagus saat seluruh elemen seperti TNI, Polri, vendor, perwakilan masyarakat dan stake holder lainnya duduk bersama untuk membahas persoalan ini. Namun sayang moment tersebut dimanfaatkan untuk mencari solusi terbaik, karena saat itu banyak yang meninggalkan rungan sebelum acara dimulai.

Irwansyah juga mengatakan petugas yang pekerjakan vendor ini sebagian besar berasal dari warga di sekitar masing-masing titik parkir, dan ini bertujuan untuk memberi kesempatan warga.

Sebenarnya di lapangan petugas parkir tersebut bisa saja menerima jasa dari wisatawan, dengan catatan tidak meminta apalagi memaksa.

"Artinya selain mendapat gaji dari vendor petugas pun bisa menerima jasa langsung dari pengunjung, asal jangan minta saja," ucap Irwansyah.

Ia juga membenarkan saat ini urusan parkir sering dikeluhkan beberapa pengunjung, namun hal ini secara bertahap akan diperbaiki. Salah satunya akan berkordinasi dengan Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (saber pungli), karena jika memang dalam retribusi parkir ini terdapat oknum yang melakukan pungli maka segera akan ditindak. Dan hal ini memang sudah dilaporkan oleh pihak vendor ke saber pungli, sehingga nantinya yang akan turun ke lapangan memantau hal ini tentu langsung oleh saber pungli.

"Dari informasi yang saya dapat, kemungkinan bulan ini saber pungli akan mulai turun ke lapangan," kata Irwansyah.(hiek)

Punya Hobi Camping ? Pantai Madasari Di Pangandaran Wajib Anda Dikunjungi

PANGANDARANNEWS.COM - Satu lagi, obyek wisata pantai terbaik di Pangandaran yang mampu menyajikan panorama indah khas pantai dengan yang akan membuat wisatawan betah berlama-lama untuk menikmatinya.

Adalah Pantai Madasari yang ada di Kecamatan Cimerak dengan deburan ombak laut biru serta hiasan batu karang di tengah laut menjadi ciri khas pantai ini,  dengan suasana alam yang masih asri menjadi pelengkap ketenangan dalam balutan nuansa alam pantai.  

Ada beberapa yang membedakan Pantai Madasari dibandingkan pantai lainnya yang ada di Pangandaran, seperti, keberadaan 11 pulau-pulau kecil yang tersebar di sekitar pantai. Ada pulau Duduk, Pulau Sodong Gede, Pulau Gedogan, Pulau Karang Seugeuh, Pulau Batuleuit, Pulau Karang Tambaga, Pulau Kalapa Satangkal, Pulau Manggar, Pulau Cangkore, Pulau Bale Kambang dan Pulau Legok Bancet. 

11 kecil tersebut mampu menjadi daya pesona khas bagi pengunjung, karena wisatawan bisa melihat dan berfoto dengan latar pemandangan pulau tersebut. 

Selain keindahan panorama alamnya yang menawan, Pantai Madasari ternyata merupakan salah satu tempat terbaik untuk melakukan aktivitas berkemah, karena di obyek wisata ini pun tersedia jasa penyewaan perlengkapan tenda yang bisa disewa para pengunjung. 

Yang tak kalah menarik ketika senja tiba menjelang malam hari, ini merupakan waktu terbaik untuk berburu panorama sun set (matahari tenggelam) yang bisa terlihat langsung sambil menikmati secangkir kopi hangat. Selain menikmati suasana senja di depan tenda, dilanjutkan dengan menyalakan api unggun untuk menambah kehangatan malam. 

Seperti disampaikan salah seorang penjual jasa penyewaan tenda, saat ini sudah banyak komunitas yang sering mengadakan acara  di Pantai Madasari.

Dan bagi Anda yang tertarik mengadakan acara di Pantai Madasari, ucapnya, bisa menghubugi pemerintah setempat sebagai keamanan dengan melakukan perjanjian terlebih dahulu.

"Silahkan datang langsung, dan untuk keperluan kemping silahkan hubungi kami di lokasi," ujarnya.

Sekedar untuk diketahu, lokasi dan rute,  Pantai Madasari berlokasi Desa MasawahnKecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran Jawa Barat. 

Jarak tempuh dari obyek wisata pantai Pangandaran sekitar 40 kilo meter menuju arah barat dan melewati beberapa obyek wisata, seperti Pantai Batuhiu di Desa Ciliang Kecamatan Parigi, Green Canyon dan Pantai Batu Karas di Kecamatan Cijulang.

Dengan lokasi dan jarak tempuh yang cukup jauh ini pengunjung tidak perlu khawatir karena Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran telah membangun jalan baru yang memudahkan akses dari Pantai Batu Karas ke Pantai Madasari dengan waktu tempuh sekitar 15 menit saja dari obyek wisata pantai Pangandaran. Rute perjalanan menuju Pantai Madasari dari arah Pangandaran bisa mengambil jalan menuju Kecamatan Cimerak dengan melewati Jalan Raya Cijulang melewati Pntai Batu Hiu, Green Canyon hingga bertemu dengan Pantai Batu Karas, setelah itu ambil jalur jalan baru ke kanan yang menanjak. 

Sepanjang perjalanan, pengunjung akan melewati hutan di kiri dan kanan bahu jalan dihiasi dengan pepohonan yang rimbun, selamat menikmati. (editor: hiek)

Pemkot Tasikmalaya Terus Optimalkan PAD Dari Sektor Parkir

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Salah satu fungsi parkir adalah untuk meminimalisir permasalahan yang timbul akibat dari penyelenggaraan parkir, sementara dibentuknya Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pelayanan Parkir untuk optimalisasi pendataan ulang petugas parkir dan pengendalian lalu lintas sehingga masyarakat pengguna jasa yang menggunakan jasa pelayanan parkir dapat terlayani dengan baik dan nyaman.

Demikian disampaikan Kepala UPTD Parkir Dinas Perhubungan Kota Tasikmalaya, Uhen, saat ditemui PNews di ruang kerjanya.(30/06)

Selain untuk mewujudkan daerah tertib berlalu lintas, kata Uhen, retribusi parkir juga untuk menunjang peningkatan Penghasilan Asli Daerah (PAD).

Uhen mengatakan, PAD dari retribusi parkir Kota Tasikmalaya setiap tahunnya mengalmi peningkatan, salah satunya daei retribusi parkir tepi jalan umum.

"Potensi parkir ini sangat besar namun saat ini masih belum maksimal," ungkapnya.

Beberapa langkah pun kini sedang diperbaiki, salah satunya saat ini telah diimplementasikan aplikasi petugas parkir dengan menggunakan id card untuk para pengelola parkir.

Ketidakseimbangan antara jumlah dan kapasitas ruang parkir, menurutnya, dapat menimbulkan masalah seperti kemacetan, antrian panjang dan parkir liar. Dan solusinya dengan terus dilakukan pemantauan serta peningkatan komunikasi dengan kordinator lapangan (korlap) melalui UPTD parkir.

Pemkot Tasik sudah berupaya meningkatkan profesionalitas juru parkir melalui berbagai aspek, termasuk keselamatan petugas parkir. Juga rekomendasi meliputi metode pembelajaran yang berbeda, pemahaman konsep, instruksi individua UPTD Parkir.

Ia berharap hal ini bisa lebih efektif dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan keselamatan juru parkir serta memberikan kontribusi positif bagi pengelolaan parkir di kawasan kota Tasikmalaya.

Uhen juga menjelaskan, pengelola parkir kota Tasikmalaya tidak semua di kelola UPTD Parkir, contohnya kompleks Dadaha dikelola UPTD Dadaha, parkir di halaman swalayan dikelola langsung oleh Dispenda.

"Capaian retribusi parkir tahun lalu sebesar Rp3,3 milyar, dari target kesuruhan sebesar Rp3,6 milyar," terang Uhen.

Uhen menyebut saat ini UPTD Parkir sedang melakukan optimalisasi petugas parkir, salah dengan meningkatkan pengawasan di lapangan serta melakukan intensifikasi  ekstensifikasi.

"Mudah-mudahan target 2024 bisa tercapai," imbuhnya.(anwarwaluyo)

Gemma Padaherang Dukung Ujang Endin Indrawan Jadi Bacalon Bupati Pangandaran

PANGANDARANNEWS.COM - Di depan ratusan pendukung yang tergabung dalam Gerakan Mandiri Masagi (Gemma) Kecamatan Padaherang, Bakal Calon (Bacalon) Bupati Kabupaten Pangandaran, Ujang Endin Indrawan menyampaikan bahwa saat ini sudah ada dua nama calon untuk wakilnya di Pilkada 2024 Pangandaran mendatang. 

Ratusan masyarakat perwakilan dari 14 desa di Kecamatan Padaherang yang tergabung Gemma, sepakat serta mendeklarasikan dukungannya pada Ujang Endin Indrawan menjadi calon bupati Pangandaran di Pilkada 2024. 

Seperti diketahui, saat Sekedar Ujang Endin Indrawan sudah mendapat surat rekomendasi dari DPP PAN dan sedang menunggu surat rekomendasi dari partai Gerindra.

Disoal siapa yang akan menjadi bacalon wakil bupati dalam pilkada nanti, menurutnya siapa pun nanti yang akan mendampinginya ia siap dipasangkan dengan siap saja yang penting memenuhi syarat dan ketentuan. 

“Baik persyaratan tekhnis, ideologi, agamis dan elektoral, Elektabilitas dan lainya juga harus bagus,” kata Ujang Endin, saat bersilaturahmi dengan pendukungnya bertempat di gedung Islamic Center Padaherang. (29/06)

Jika melihat dari nama bakal calon yang beredar saat ini, ada terdapat empat nama calon diantaranya, Dadang Okta, Ade Ruminah Triadi Rd dan lainnya.

Ia menyebut, Dadang Okta dan Ade Ruminah sudah mendapat tugas dari partai dan hanya Triadi Rd yang belum mendapat rekomendasi dari partai manapun. 

“Mudah-mudahan Pa Triadi segera mendapatkan surat rekomendasi,” imbuhnya. 

Disoal dukungan dari partai Gerindra, Ujang Endin mengaku saat ini Gerindra belum menentukan sikap karena keempat nama bacalon yang ikut penjaringan hingga saat ini masih menunggu surat penugasan dari partai Gerindra. Dan apabila surat rekomendasi dari Gerindra jatuh padanya,  maka pilihan wakilnya ada tiga nama yaitu Dadang Solihat (Dadang Okta), Ade Ruminah dan Triadi.

"Namun Triadi sampai sekarang belum mendapat rekomendasi dari partai manapun artinya yang memungkinkan tersisa dua nama dan siapa yang akan dipilih nanti, ya ini tergantung bapa-bapak dan ibu semua,” ucapnya.(isis)

Namun Ujang Endin mengaku optimis di bulan juli nanti tiket dari Gerindra akan turun kepadanya, tetapi dia tidak tahu kapan waktu persisnya.

“Insya Alloh (surat rekomendasi dari partai Gerindra) tidak akan lama lagi turun,” kata dia. 

Sejumlah Peserta Saka Wira Kartika Terima Pembinaan Dari Dandim 0625/Pangandaran

PANGANDARANNEWS.COM - Saka Wira Kartika merupakan salah satu satuan karya dalam Gerakan Pramuka yang dibina oleh TNI Angkatan Darat, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan wawasan kebangsaan para peserta dalam bidang kepramukaan dan bela negara.

Demikian disampaikan Dandim 0625/Pangandaran Letkol Inf Indra Mardianto Subroto, M.IP, saat membuka kegiatan pembinaan Pramuka Saka Wira Kartika, bertempat di Lapangan Paraduta Kodim 0625/Pangandaran, Dusun Sidahurip, Desa Cintakarya Kecamatan Parigi.(29/06)

Selain dihadiri Dandim dan peserta Pramuka Saka Wira Kartika, kegiatan yang bertema
"Bersatu dengan Alam Membentuk Generasi Muda yang Berkarakter, Berwawasan Kebangsaan, dan Peduli Lingkungan", juga dihadiri sejumlah tokoh, Kasi Ter Korem 062/TN Letkol Inf Komarudin, Ketua Ranting Saka Wira Kartika Lettu Inf Agus Purwadi, para Kepala Ranting Saka Wira Kartika di Wilayah Kodim 0625/Pangandaran, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Pangandaran, Ketua Kwaran se-Pangandaran, dan DKC Pangandaran.

Kepada awak media Dandim menyampaikan, tujuan kegiatan perkemahan ini untuk membentuk dan membina generasi muda sebagai pemimpin bangsa di masa depan.

Selain itu, imbuh Dandim, kegiatan ini juga bertujuan agar generasi muda memiliki kepribadian yang kuat, bersemangat, berakhlak mulia, ulet, pantang menyerah, disiplin, inovatif dan pekerja keras demi mendorong kemajuan serta keberhasilan pencapaian cita-cita bangsa.

Dandim menambahkan, kegiatan pembinaan ini juga bertujuan memberikan keterampilan kepada generasi muda yang diwadahi dalam lima Krida, diantaranya Krida Navigasi Darat, Krida Mountenering, Krida Pioneering, Krida Survival dan Krida Penanggulangan Bencana.

"Saya berharap kegiatan ini juga dapat membentuk generasi muda yang berkarakter, berwawasan kebangsaan serta peduli lingkungan," ungkapnya.

Dengan adanya kegiatan ini menurutnya, diharapkan rasa cinta tanah air di kalangan generasi muda dapat semakin dipupuk dan ditingkatkan.

"Sehingga mereka siap menjadi penerus bangsa yang tangguh dan berdedikasi tinggi," tegasnya.***

Pemdes Cikukulu Anggarkan DD Bangun JUT Di Kepunduhan Sarakan

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Pemerintah Desa Cikukulu Kecamatan  Karangnungal Kabupaten Tasikmalaya, mengalikasikan Dana Desa (DD) salah satunya

unruk pembangunan rabat Jalan Usaha Tani (JUT) yang berlokasi di Kepunduhan Sarakan.

Seperti disampaikan Kepala Desa Cikukulu, Asep Triana, saat dihubungi PNews lewat sambungan telepon, dengan anggaran sebesar Rp 21,23 juta yang bersumber dari DD ini bisa dibangun JUT sepanjang 100 meter, lebar 1,20 meter dan ketebalan 0,10 meter.

JUT ini, kata Asep, diharapkan bisa menjadi penggerak ekonomi pedesaan, khususya  masyarakat Desa Cikukulu.

"Pengerjaan JUT ini dilaksanakan gotong royong oleh warga," ucapnya.(28/06)

Ia menambahkan, pembangunan JUT ini sangat berdampak positif bagi ekonomi warga serta bermanfaat bagi petani untuk memperlancar transportasi mengngkut hasil bumi.

"Alhamdulilah pembangunan jalan usaha tani ini disambut baik warga, terbukti mereka sangat antusias ikut bergoyong-royong saat proses pengerjaannya," imbuh Asep.

Sementara salah seorang Kepala Kepunduhan Asep Yoni mengatakan, pembangunan infrastruktur ini untuk meningkatkan produktivitas pertanian, mempermudah transportasi hasil pertanian dan aksesibilitas ke lahan pertanian serta meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat di sekitar lahan pertanian.

“Ini sangat berterimakasih kepada Pemdes Cikukulu yang telah mengalokasi sebagan DD tahun ini di dusun kami," ungkapnya. (anwarwaluyo)

DLHK Pangandaran Ajak TNI, Polri Dan Masyarakat Gelar Opsih Di Kawasan Pantai Bojongsalawe

PANGANDARANNEWS.COM - Pemkab Pangandaran melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), ajak TNI, Polri dan masyarakat sekitar melaksanakan Kegiatan Pembersihan Sampah Bersama di sekitar kawasan obyek wisata Pantai Bojongsalawe Kecamatan Parigi. (28/06)

Seperti diketahui, Pantai Bojongsalawe merupakan salah satu destinasi wisata yang ada di Kabupaten Pangandaran dikenal mempunyai keindahan pemandangan pantai serta menjadi spot pemandangan matahari terbenam (sun set).

Tak hanya itu, selain menjadi surga bagi para pecinta kuliner khususnya seafood pantai Bojongsalawe juga menjadi buruan para pemancing mania.

Di sekitar pantai terdapat sejumlah rumah makan view menghadap ke laut lepas, dan siap memanjakan lidah para pengunjung dengan menu seafood ikan laut segar.

Ditemui di tengah-tengah kegiatan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Dedi Surachman, S.Sos., M.M mengatakan, kegiatan ini diharapkan bisa mengurangi dampak lingkungan karena banyaknya sampah di sekitar obyek wisata.

Ia mengaku prihatin melihat sampah yang berserakan, baik sampah dari laut yang terbawa arus sampai kesini sampah plastik bekas makanan dan minuman kemasan.

"Kami harap kegiatan ini dapat mengurangi dampak lingkungan karena sampah," tuturnya.

Ia juga tidak lupa menghimbau kepada masyarakat di sekitar bantaran sungai dan pesisir pantai agat tetap menjaga kebersihan serta tidak membuang sampah sembarangan.***

DPRD Tetapkan Rekomendasi Hasil pemeriksaan BPK Terkait Laporan Keuangan Pemda Pangandaran Tahun 2023

PANGANDARANNEWS.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD) Kabupaten Pangandaran melalui rapat paripurna yang yang pimpin Wakil DPRD Pangandaran M Taupik, SIp, MM beberapa waktu lalu(19/06), menetapkan rekomendasi terhadap laporan hasil pemeriksaan BPK RI atas laporan keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran Tahun 2023.

Rekomendasi ini sendiri merupakan hasil pembahasan yang di lakukan oleh panitia khusus (pansus) III DPRD Kabupaten Pangandaran dipimpin Solihudin.S.Ip yang menyatakan, ada beberapa rekomendasi yang disampaikan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran Yang saat ini mendapatkan predikat opini Wajar dengan Pengecualian (WDP) atas laporan keuangan hasil pemeriksaan BPK RI.

Pada rekomendasi pertama, kata Soehudin, Pemkab Pangandaran harus merasionalisasi anggaran pada tahun anggaran 2024 dan mengoptimalkan pendapatan asli daerah( PAD), selanjutnya Pemkab Pangandaran juga harus segera menyelesaikan piutang PBB P2 dengan melakukan digitalisasi penbayaran pajak PBB P2 dan retribusi daerah.

"Juga perlu adanya peningkatan kapasitas pengelola anggaran yang berkoordinasi dengan badan diklat BPK dan pemerintah daerah agar menyelesaikan utang belanja," ungkap Solehudin.

Solehudin mengatakan, perlu adanya pengawasan terhadap pelaksanaan program dan kegiatan yang di dukung dengan Sistem Pengendali Intern (SPI) yang efektif dan kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta pemerintah daerah juga agar melakukan tindak lanjut atas rekomendasi BPK RI sesuai dengan batas waktu dan ketentuan yang berlaku.

"Dan yang terakhir, apabila dalam waktu 60 hari pemerintah daerah belum menindaklanjuti rekomendasi BPK RI, DPRD meminta BPK RI untuk melakukan klarifikasi dan konfirmasi secara menyeluruh sesuai dengan kewenangannya,  tegas Solihudin.

Sementara Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Muhammad Taufiq.S.Ip., M.Si menambahkan, langkah selanjutnya setelah melakukan penetapan rekomendasi yaitu melaksanakan rapat paripurna dengan pemerintah daerah (eksekutif) dengan agenda penyampaian rekomendasi DPRD kepada pemerintah daerah.

"Selanjutnya DPRD terus melakukan pengawasan terhadap tindak lanjut pemerintah daerah atas laporan hasil pemeriksaan BPK RI tahun 2023 ini," ucap Taupik. (hiek)

Lepas Siswa Kelas XII Dan Kenaikan kelas X & XI, SMK NEGERI Rajapolah Gelar Acara Tasyakur Binni'mah

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Tasyakur Binni'mah Siswa kelas XII merupakan agenda rutin tahunan yang digelar oleh SMK Negeri Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya, sebagai bentuk rasa syukur setelah semua proses pembelajaran kelas XII selesai atau setelah ujian nasional dilaksanakan.

Selain sebagai ajang silaturahmi antar siswa dan sekolah (para guru dan staff), acara ini juga sebagai prosesi melepas siswa kelas XII yang telah menyelesaikan masa belajarnya di jenjang Sekolah Menengah Kejuruan.

Di sela-sela acara, Kepala Sekolah SMKN Rajapolah Dr. Hj. Sri Nurhayati M.si kepada sejumlah wartawan mengatakan, para siswa siswi yang telah menyelesaikan studinya akan kembali ke orang tua dan masyarakat sebagai sosok pribadi yang lebih dewasa dalam berpikir dan bertindak dalam menentukan masa depannya serta untuk bekal dalam melanjutkan ke jenjang pendidikan di perguruan tinggi maupun berwira usaha atau bekerja.

Dalam kegiatan yang dilaksanakan di halaman sekolah ini turut dihadiri
Guru, para staff,  para alumni SMKN Rajapolah, ketua Pelaksana Sovi Maulana Sidiq sekaligus ketua OSIS kelas 11, Babinsa, Bhabinkamtibmas serta tamu undangan lainnya.

Sri Nurhayati mengatakan, tahun ini ada 863 orang siswa dan siswi SMK Negeri Rajapolah yang akan menyelesaikan studinya serta akan melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Apa yang di raih saat ini, kata Sri, bukan akhir dari sebuah perjuangan yang telah di tempuh selama 3 tahun namun ini merupakan titik awal untuk menjalani kehidupan di luar sana.

"Mudah-mudahan dengan bekal ilmu yang telah di peroleh selama 3 tahun di bangku sekolah bisa bermanfaat kalian untuk bekal di masa yang akan datang," ungkapnya.

Terpisah humas SMK Rajapolah Tata, berpesan agar para siswa terus mengejar prestasi untuk mengejar cita-cita di masa yang akan datang.

"Kami juga tidak lupa mengucapkan terimakasih atas kehadiran serta dukungannya demi kelancaran acara ini," ucapnya.(anwarwaluyo)

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN