Pembersih Kaca Mobil Dadakan Di Kota Tasik Manfaatkan Saat Nyala Lampu Merah


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Di saat jalan diguyur hujan seperti pada musim hujan sekarang, tidak sedikit beberapa orang justru mengambil kesempatan untuk mengais rejeki.

Seperti yang dilakukan beberapa pemuda di kawasan lampu merah simpang empat Padayungan Kota Tasikmalaya yang menjadi penyedia jasa membersihkan kaca mobil dadakan, dengan berharap imbalan dari pengendara.

Dengan bermodal kemoceng dan kain lap (kanebo), tanpa berkata-kata dulu mereka pun langsung beraksi dengan mengelap kaca depan mobil di saat kendaraan tersebut berhenti karena lampu merah menyala.

Saat diminta tanggapanya, seorang pengendara mengaku ia tak merasa terganggu dengan kehadiran para pembersih kaca mobil dadakan ini karena para pengendara pun memberi upah ala kadarnya.

"Saya sendiri paling ngasih dua ribu saja," ungkapnya.(24/01)

Lagi pula menurutnya hal seperti ini pun sudah menjadi pemandangan biasa ada kota-kota lain, sama seperti kehadiran pengemis dan pengamen di jalanan.

"Hanya bedanya ini tidak meminta langsung seperti pengemis, tapi ada yang dikerjakan dulu," ucapnya.

(anwarwaluyo)

Pasca Dikelola Pemda, Konsep Obyek Wisata Pantai Madasari Akan Berbeda dengan Pantai Pangandaran


PANGANDARANNEWS.COM
- Pasca diambil alih pengelolaanya obyek wisata pantai Madasari di Kecamatan Cimerak oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran, destinasi wisata yang berada di ujung barat ini akan berkonsep sebagai objek wisata premium.

Menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pangandaran, Kusdiana, saat ini pihaknya terus membahas terkait pengelolaan pantai Madasari ini.

"Kini Madasari sudah tak lagi milik Pemdes Masawah namun telah menjadi obyek wisata yang dikelola Pemda seperti tempat wisata lainnya.

"Mudah-mudahan baik sisi pelayanan, wisata danainnya bisa berjalan maksimal," kata Kusdiana. (24/1)

Untuk keperluan pengembangan saat ini, kata Kusdiana, regulasi mengenai pengelolaan Pantai Madasari,  tengah  dibuat kembali dan diharapkan segera selesai.

"Setelah itu kita akan lakukan sosialisasi dan dan melihat langsung ke lapangan," jelasnya.

Ia mengatakan, termasuk dari masing-masing SKPD terkait juga akan dikerahkan kesana untuk melakukan percobaan, seperti masalah parkir, wisata, keamanan dan lain-lain. Setelah itu pemda pun akan melakukan evaluasi mengenai pengelolaan Pantai Madasari., karena dikhawatirkan ada kekurangan dalam implementasi tersebut.

Kusdiana mengaku jika saat ini kunjungan wisatawan ke Pantai Madasari mengalami kenaikan  yang cukup signifikan.

"Bulan Januari saja ada sekitar 230 ribu wisatawan," terangnya.

Ia menyebut, Pemkab Pangandaran tinggal melakukan penataan kawasan yang sebelumnya dikelola oleh Pemdes Masawah, da setelah dikelola Pemda bisa dipastikan ada bantuan anggaran dari provinsi untuk menata dan melengkapi sarana yang ada.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pangandaran Tonton Guntari, menurutnya Pantai Madasari akan dikonsep menjadi wisata Premium dan akan berbeda dengan Pantai Pangandaran.

"Nantinya untuk wisatawan kelasnya akan beda, karena konsepnya premium," ucapnya.

Ia menyebut kondisi Pantai Pangandaran saat ini memang sudah krodit, sehingga untuk Pantai Madasari masih bisa dipoles mumpung belum seramai atau sekrodit obyek wisatavPantai Pangandaran.

Di pantai Madasari juga nantinya bisa dikelola wisata bentuk lain, seperti area camping ground, sementara untuk fasilitas yang sudah ada,  Pemda tidak akan ikut campur.

"Seperti pada sarana yang sudah dikelola masyarakat, kita paling hanya ikut menambah fasilitas seperti membangun toilet, menyediakan air bersih dan lain-lain," katanya.(hiek)

Diduga Digondol Maling, Ratusan Meter Kabel PJU Di Kabupaten Pangandaran Hilang


PANGANDARANNEWS.COM
- Sepanjang 950 meter kabel lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kabupaten Pangandaran hilang, diduga digondol maling.

Seperti disampaikan Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten  Pangandaran Ghaniyy Fahmi Basyah, ratusan meter kabel tersebut berada di 5 titik, di kawasan Kampung turis pantai Pamugaran sepanjang 500 meter, kawasan sekitar jembatan Wiradinata Ranggajipang sepanjang 200 meter dan TPA Purbahayu sepang 200 meter.

"Selebihnya di Jalan Bangkunkarya Kecamatan Langkaplancar sepanjang 50 meter," terang Ghaniyy. (22/1).

Tak hanya, satu lampu smart PJU yang di Desa Selasari pun tak luput dari aksi pencurian ini.

Ia menjelaskan, waktu hilangnya kabel PJU tersebut antara periode bulan November-Desember 2023, pencurian kabel di Kampung turis kemungkinan dicuri pada13 November 2023. Sementara di depan Jembatan WR Rangga Jipang pada 28 November 2023, di TPA Purbahayu tanggal 25 Desember 2023bdan titik keempat yang hilang ada di Bangunkarya Langkaplancar terjadi pada 25 Desember 2023.

"Data ini berdasarkan hasil laporan yang masuk," ucapnya.

Ghaniiy menyebut pihaknya sudah membuat laporan ke Polres Pangandaran yang dibuat sejak akhir bulan Desember 2023, tepatnya tanggal 28 Desember 2023 lalu.

Sementara saat dikonfirmasi Kasat Reskrim Polres Pangandaran AKP Herman mengaku, pihaknya sudah menerima laporan tersebut sejak akhir Desember 2023 san saat ini sedang dilakukan pendalaman untuk ditindaklanjuti.

"Namun saat ini kami belum bisa memastikan apakah itu aksi pencurian atau bagaimana modusnya karena kami masih melakukan pendalaman," jelasya.(hiek)

Literasi Kuat Pangandaran Melesat, Jadi Tajuk Gebyar Launching Perpustakaan


PANGANDARANNEWS.COM
- Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata siang tadi menghadiri Gebyar Launching Perpustakaan Kabupaten Pangandaran yang bertajuk 'Literasi Kuat Pangandaran Melesat', bertempat di Gedung Perpustakaan Kabupaten Pangandaran, Desa Sukaresik Kecamatan Sidamulih. (18/01) 

Selain dihadiri bupati dan Ibu Hj Ida Nurlela Wiradinata, pada kesempatan tersebut hadir Founder dan Direktur Utama Aksaramaya Sulasmo sudarmo, Komisi IV DPRD Kabupaten Pangandaran, Bunda Literasi Kabupaten Pangandaran Hj. Ida Nurlaela Wiradinata, Sekretaris Daerah Kabupaten Pangandaran, Para Kepala SKPD, Para Camat, Para Kepala Sekolah, Ketua IGTKI Kabupaten Pangandaran, Ketua YPLP PGRI Kabupaten Pangandaran, Perwakilan PGRI Kabupaten, Perwakilan PGRI Kecamatan, dan Para Kepala Desa.


Pada gebyar launching ini juga dihadirkan stand bazar unggulan dari setiap perpustakaan desa, pameran produk Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosisl (TPBIS) dan launching digital pustaka berupa aplikasi iPangandaran. 

Pada kegiatan ini juga diluncurkan aplikasi i-Pangandaran hasil kolaborasi antara Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pangandaran dengan Aksaramaya, aplikasi ini merupakan aplikasi perpustakaan digital yang memungkinkan pembaca untuk mengakses e-Book kapan saja dan dimana saja, dan aplikasi ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pangandaran dengan Aksaramaya sebagai upaya untuk menjaga validasi dari konten digital yang dimiliki oleh Kabupaten Pangandaran. 

Dalam sambutannya Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata berharap dengan hadirnya Perpustakaan Kabupaten Pangandaran akan mampu  memudahkan akses membaca, karena dengan beberapa aplikasi masyarakat Pangandaran akan semakin meningkatkan minat bacanya.

"Alhamdulilah saya senang dan bangga karena hari ini bisa menghadiri Gebyar LaunchingPerpustakaan Kabupaten Pangandaran," ungkapnya.

Perpustakaan ini didirikan, menurut bupati merupakan hal fundamen dalam pembangunan di Kabupaten Pangandaran, karena selain bidang Pendidikan, kesehatan, pembangunan infrastruktur dan penataan wisata tentu perpustakaan merupakan bagian penting dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. ***


Dandim 0625/Pangandaran Sebut, TNI Harus junjung tinggi Netralitas


PANGANDARANNEWS.COM
- Di tahun 2024 ini TNI memiliki kewajiban untuk menjaga stabilitas nasional sehingga serta harus memastikan agar agenda politik lima tahunan nasional ini dapat berjalan dengan aman dan damai.

Demikian amanat Panglima TNI Jendral TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si yang dibacakan Dandim 0625 Pangandaran Letkol Inf Indra Mardiato Subroto,M.IP, saat memimpin upacara bulanan yang digelar di Lapangan Paraduta Siliwangi Makodim di jalan raya Cigugur Dusun Sidahurip Desa Cintakarya Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran. (17/01)

Kata Dandim, stabilitas keamanan nasional harus tetap terjaga baik sebelum, selama, dan setelah rangkaian pesta demokrasi tersebut.

"Netralitas TNI tetap harus kita junjung tinggi," tegasnya.

Dandim juga perintahkan agar seluruh prajurit untuk mengoptimalkan sinergitas antara TNI-Polri, dan seluruh komponen bangsa lainnya dalam menjamin kondusifitas dan keamanan negara.

"Oleh karena itu, saya perintahkan kepada seluruh prajurit dan PNS TNI untuk berpegang teguh pada pedoman netralitas TNI yang telah ditentukan," imbuhnya.

Ia menambahkan, TNI jangan terpengaruh pada berbagai isu yang digulirkan pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab yang akan membuat TNI menjadi korban adu domba yang dibenturkan dengan masyarakat maupun pihak-pihak lainnya.

Ia juga menekankan, segenap prajurit dan PNS TNI harus selalu meneguhkan integritas dan menjaga citra institusi TNI di mata masyarakat, karena hal tersebut dapat diimplementasikan melalui ketaatan pada aturan dan nilai-nilai etika untuk membangun citra positif sebagai penjaga pertahanan negara, pelanggaran hukum, seperti penyalahgunaan wewenang, narkoba, perkelahian dengan masyarakat, main hakim sendiri, Curanmor, insubordinasi dan lain sebagainya.

"Karena semua hal tersebut dapat menggoyahkan pondasi kepercayaan masyarakat serta merugikan reputasi TNI," pungkasnya. ***

FKP Tahun Ini Bahas Ranwal RPJPD Kabupaten Pangandaran Tahun 2025-2045


PANGANDARANNEWS.COM
- Forum Konsultasi Publik (FKP) yang diselenggarakan pada hari Senin tanggal 15 januari 2024 di aula Bappeda Kabupaten Pangandaran, merupakan tahapan perencanaan pembangunan untuk mendorong partisipasi masyarakat serta para pemangku kepentingan dalam menghimpun aspirasi dan menyeleraskan arah kebijakan pembangunan daerah.

Selain dihadiri Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata dan Wakil Bupati Ujang Endin Indrawan, kegiatan ini juga turut dihadiri unsur Perangkat Daerah Provinsi Jawa Barat, Instansi Vertikal, Bappeda Kabupaten/Kota Tetangga, DPRD, Perangkat Daerah Kabupaten Pangandaran, Akademisi, Pemerintahan Desa, Komunitas dan Lembaga Kemasyarakatan.

Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata

Dalam sambutannya Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata mengatakan, FKP ini menjadi hal yang penting karena menjadi titik sambung antara pembangunan yang sudah dilakukan sebelumnya dan sasaran rencana pembangunan daerah pada tahun yang akan datang.

Dengan tema, Peningkatan Daya Saing Daerah, Jeje menyebut, pada tahun 2025 yang akan datang terdapat isu strategis yang dimuat RPJPD 2025-2045.

"Diantaranya, terkait potensi pariwisata dan desa, Inovasi dan UMKM, kualitas Infrastruktur dan Konektivitas, Kemandirian Pangan Daerah, Lingkungan Hidup, SDM berdaya saing serta tata kelola pemerintahan berbasis teknologi dan komunikasi," jelasnya.

Usai kegiatan, dilakukan penandatanganan Berita Acara Hasil Kesepakatan Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal (Ranwal) RPJPD Kabupaten Pangandaran Tahun 2025-2045 dan Rancangan Awal RKPD Tahun 2025 oleh seluruh peserta.***

.

Hadiri Forum Konsultasi Publik RKPD, Ini Pesan Jeje Wiradinata Untuk Bupati Pangandaran Yang Akan Datang

Bupati Pangandaran  Jeje Wiradinata

PANGANDARANNEWS.COM
- Sebagai bupati pertama Kabupaten Pangandaran tentunya harus mampu meletakan fondasi yang kuat untuk sebuah pemerintahan serta tata kelola bernegara yang baik, hal ini menjadi penting karena nantinya akan menjadi mata rantai selanjutnya untuk pemimpin yang yang akan datang sehingga diharapkan pembangunan daerah pun akan terus berlanjut dengan baik.

Hal ini disampaikan Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata saat menghadiri Forum Konsultasi Publik RKPD Tahun 2025 dan RPJPD Kabupaten Pangandaran Tahun 2025-2045, bertempat di aula kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Pangandaran.(15/01)

"Saya ingin meninggalkan legacy yang baik dan memberikan satu sambungan yang baik pula untuk pimpinan daerah setelah saya," ungkapnya.

Selama ini, sebut Jeje, bersama-sama telah membangun hal-hal yang fundamen berkaitan dengan kebutuhan masyarakat, seperti infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan lainnya untuk kemakmuran serta kesejahteraan masyarakat.

Ia berharap penyusunan  Rancangan Awal RPJPD dan RKPD ini akan menghasilkan keputusan terbaik untuk pembangunan di Kabupaten Pangandaran.

"Dan hal ini akan bisa terwujud jika seluruh elemen bisa bersinergi dengan baik, tentu pada tupoksinya masing-masing," imbuhnya.***


Bentuk Kepedulian Pada Lingkungan, Kodim 0625/Pangandaran Gelar Karya Bakti Pembersihan Saluran Air Sungai


PANGANDARANNEWS.COM
- Salah satu bentuk kepedulian pada alam dan lingkungan hidup serta dalam rangka menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah dampak buruk musim hujan, Kodim 0625/Pangandaran kembali melaksanakan Karya Bakti Pembersihan Saluran Air Sungai Mageusen di Kecamatan Kalipucang.(15/01)

Selain anggota TNI, kegiatan ini juga dihadiri sejumlah elemen, diantaranya Polri, BPBD Kabupaten Pangandaran, Basarnas, Intansi terkait lainnya dan warga sekitar aliran sungai.

Di sela kesibukannya meminpin kegiatan bersih-bersih sungai tersebut, Dandim 0625/Pangandaran, Letkol Inf Indra Mardianto Subroto,M.IP, mengatakan, melalui karya bakti ini pihaknya berusaha untuk turut serta menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan khususnya saluran air Sungai Mageusen.

"Kami berharap kegiatan bersih-bersih saluran air ini dapat meminimalisir potensi banjir dan dampak negatif lainnya yang dapat terjadi selama musim hujan," ungkapnya.


Ia juga mengajak kepada semua elemen masyarakat untuk turun tangan dalam menjaga kebersihan lingkungan, sehingga, upaya ini dapat memberikan dampak positif bagi keberlanjutan lingkungan di wilayah Pangandaran.

Menurutnya, kegiatan Karya Bakti Pembersihan Saluran Air Sungai Mageusen ini juga tentu menjadi langkah nyata dalam upaya pelestarian lingkungan yang melibatkan kolaborasi antara Kodim 0625/Pangandaran dengan instansi terkait lainnya dan masyarakat.***

Sinergitas Perangkat Dan Mitra Kerja Desa, Jadi Kunci Kemajuan Desa Cibalong


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Selain menjadi salah satu sarana disiplin dan tanggung jawab pegawai, apel pagi juga bermanfaat untuk mendengar arahan pimpinan.

Hal ini disampaikan Kepala Desa Cibalong Kecamatan Cibalong Kabupaten Tasikmalaya, H Dedi Suryadi. S.pd, usai memimpin apel pagi, bertempat di halaman kantor desa.(15/01)

Menurutnya, kegiatan apel pagi yang wajib diikuti seluruh perangkat desa ini menjadi sarana disiplin pegawai dalam menej atau mengatur waktu serta bisa menjadi ajang evaluasi kegiatan yang telah berjalan.

"Saya sangat berterimakasih kepada seluruh perangkat desa perihal kinerja, dedikasi dan tugas yang telah dilaksanakan dengan baik dan penuh tanggungjawab dalam melayani warga," ungkapnya.

Ia juga menekankan kepada seluruh perangkatnya terkait kedisiplinan dan tanggung jawab pemeliharaan barang-barang milik desa agar senantiasa dijaga dan bertanggung jawab dalam penggunaanya sehingga bisa tercipta kenyamanan dan kebersihan khususnya di lingkungan desa.

Di tahun 2024 ini, kata Dedi banyak sekali yang harus dikerjakan terutama pembangunan fisik atau non fisik dan mudah-mudahan kerja keras kita semua ini sesuai dengan harapan serta menjadi yang terbaik untuk masyarakat.

"Saya menekankan agar seluruh perangkat bisa bekerjasama dengan tupoksinya masing-masing sehingga diharapkan Desa Cibalong ke depannya bisa lebih maju lagi," tegasnya.

Dedi menyebut, ia juga akan  turun langsung ke lapangan untuk mengevaluasi pertumbuhan ekonomi, pendidikan, keagamaan dan lainnya di tengah-tengah masyarakat.

"Kita juga harus terus bersinergi dengan BPD, LPM, tokoh masyarakat, Babimsa, Babimas sehingga pembangunan yang ada di Desa Cibalong bisa berjalan dengan baik," ucapnya.(anwarwaluyo)

Kuasa Hukum Sejumlah Wartawan Apresiasi, Polda Jabar Respon Langsung Laporan Dugaan Oknum Polri Intimidasi Jurnalis


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Tim Kuasa Hukum Arief Cahyadin dari Media Kabar Desa, Buana Yudha S.H.,M.H acungkan jempol terkait kinerja Propam.Polda Jabar terkait adanya dugaan seorang oknum  Polri berpangkat IPDA,inisial (IF) yang bertugas di wilayah hukum Kabupaten dengan dugaan telah melakukan intimidasi terhadap sejumlah wartawan. (13/01)

 Seperti disampaikan Yudha, melalui chat Whatsappnya Propam Polda Jabar langsung menanggapi perseoalan ini dengan cepat, sehingga ia benar-benar bangga pada institusi Polri yang tidak kenal lelah dalam menjalani sebagai tugas abdi negara.

"Twemasuk dalam penanganan kasus yang menimpa sejumlah para rekan-rekan Wartawan di kota Tasikmalaya dan Kabupaten Tasikmalaya," ungkap Yudha bersama tim Adpokat Peradi yang didampingi Galih Hidayat, S.H, Trisetiawati, S.H,Melinda Amelia, S.H,Ripki Rianto, S.H saat di wawancari di kantornya,di jln Letnan Harun.

Yudha menyebut, pihaknya tidak akan tinggal diam untuk melaporkan perkara tersebut karena rakyat Indonesia akan bangga melihat kinerja polisi yang benar-benar sangat cepat dan profesional.

"Kami akan kawal terus kasus yang menimpa para awak media ini," tegasnya.(andi h)


                                        

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN