PANGANDARANNEWS.COM - Pemerintah Kabupaten Pangandaran memastikan kesiapan pemberangkatan Jemaah Haji Kabupaten Pangandaran 1447 Hijriah/2026 berjalan lancar, mulai dari proses keberangkatan hingga pelayanan kesehatan bagi para jemaah.
Menurut rencana, 217 calon jemaah haji asal Pangandaran akan diberangkatkan melalui Embarkasi Kertajati Majalengka. Dengan titik awal di Asrama Haji Indramayu sebelum menuju Bandara Kertajati, seluruh proses pemberangkatan diharapkan berjalan tertib dengan pengaturan rombongan yang terkoordinasi.
Demikian disampaikan Kasi Haji dan Umroh Kementrian Agama Kabupaten Pangandaran, Imam Mustofa, kesiapan teknis dan alur keberangkatan dan pendampingan jemaah telah dipersiapkan secara matang.
"Kami berharap seluruh rangkaian pemberangkatan dapat berlangsung lancar tanpa hambatan," ungkapnya.(06/05/2026).
Sementara dari sisi kesehatan, kata Imam, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pangandaran juga telah melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi para jemaah. Pemeriksaan kesehatan dilakukan sejak jauh hari, bahkan sejak jemaah dinyatakan masuk dalam daftar keberangkatan.
Imam mengatakan, proses pelepasan pemberangkatan Jemaah Haji Kabupaten Pangandaran 1447 H/2026 secara resmi dilepas oleh Bupati Pangandaran Citra Pitriyami pada hari Rabu, 6 Mei 2026 sore.
Ima mengaku bersyukur karena masalah kesehatan, teman-teman dari Dinkes sudah memantau sejak lama.
"Semua jemaah terus dipantau agar dalam kondisi siap berangkat,” ucapnya.
Sementara Bupati Pangandaran Citra Pitriyami dalam sambutannya mengingatkan, ibadah haji merupakan panggilan dari Allah SWT yang tidak semua orang dapatkan meskipun secara finansial memungkinkan.
Menurut bupati, seperti saat pandemi Covid 19 pada tahun 2020 hingga 2021 yang menyebabkan tidak adanya pemberangkatan haji. Dan kondisi tersebut menjadi pengingat, ternyata kesempatan melaksanakan ibadah haji sepenuhnya merupakan kehendak Tuhan.
“Artinya, ibadah haji ini memang panggilan, namun tidak semua yang mampu bisa berangkat dan tidak semua yang belum berangkat berarti tidak mampu,” tegasnya.
Pada tahun ini, kata bupati, kuota jemaah haji Pangandaran berjumlah 217 jemaah. Sementara pada tahun sebelumnya ada 440 orang, ini menurun lantaran ada penyesuaian kuota secara nasional yang membuat jumlah jemaah mengalami perubahan.
Bupati mengajak seluruh jemaah untuk bersyukur karena telah mendapatkan kesempatan berangkat ke Tanah Suci, hari ini semua sudah dipanggil untuk melaksanakan ibadah haji.
Ia juga menghimbau agar jemaah tidak ragu bertanya kepada petugas apa bila ada kendala, dan yang tak kalah penting untuk tetap menjaga kesehatan selama menjalankan rangkaian ibadah haji yang cukup menguras tenaga.
“Ibu-ibu, Bapak-bapak, jaga kesehatan, karena ibadah haji itu perlu fisik yang kuat," imbuh bupati.
Bupati juga tidak lupa bepesan kepada para petugas haji agar bisa memberikan pelayanan dan pendampingan maksimal selama di Tanah Suci.
Tidak lupa dalam kesempatan tersebut, bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pihak terkait yang telah bekerja keras mempersiapkan proses pemberangkatan haji, mulai dari tahap awal hingga menjelang keberangkatan.
"Atas nama pemerintah daerah saya berharap, seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dengan selamat serta meraih predikat haji yang mabrur," pungkasnya. (hiek)























