PANGANDARANNEWS.COM —Di tengah pentingnya kelestarian lingkungan dan keberadaan sumber mata air, Pemerintah Desa Selasari, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, mengambil langkah nyata dengan memasang papan himbauan Kawasan Perlindungan untuk melindungi flora dan fauna di kawasan hutan pangkuan desa Selasari.
Seperti disampaikan Kepala Desa Selasari, Udin Tugaswara, A.Md, yang akrab disapa Ugas, pemasangan papan himbauan ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar bersama-sama menjaga kawasan sumber mata air dari aktivitas yang berpotensi merusak lingkungan.
Pesan yang terpampang pada papan tersebut dengan tegas menyampaikan, siapa pun tidak boleh mengganggu flora dan fauna di kawasan sumber mata air yang berada di hutan pangkuan Desa Selasari.
HImbauan ini, menurutnya, bukan sekadar tulisan di atas papan. Tapi pesan tersebut menjadi pengingat bahwa hutan, tumbuhan, satwa liar dan sumber mata air merupakan bagian dari ekosistem yang saling berkaitan dan harus dijaga kelestariannya.
"Keberadaan sumber mata air memiliki arti penting bagi kehidupan," tegasnya.(19/10/2026)
Sementara itu, masih kata Ugas, hutan berperan dalam menjaga keseimbangan lingkungan, mendukung tata air, serta menyediakan habitat bagi berbagai jenis tumbuhan dan satwa. Oleh karena itu, kerusakan kawasan hutan dan gangguan terhadap habitat satwa berpotensi menimbulkan dampak ekologis yang lebih luas.
Ia menambahkan, kesadaran untuk menjaga lingkungan pun perlu dibangun. Tidak hanya melalui kebijakan pemerintah, tetapi juga melalui kepedulian masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui pemasangan papan himbauan tersebut, Pemdes Selasari mengajak masyarakat maupun pengunjung untuk menghormati kawasan perlindungan setempat. Setiap orang diharapkan tidak merusak tumbuhan, mengganggu satwa liarn ataupun melakukan aktivitas yang dapat mengancam kelestarian sumber mata air.
Dan ipaya perlindungan ini, kata Ugas, juga menjadi bagian dari pentingnya menjaga kawasan hutan pangkuan desa agar tetap memiliki fungsi ekologis yang baik.
"Dengan lingkungan yang terpelihara, manfaat sumber daya alam diharapkan dapat terus dirasakan oleh masyarakat hingga generasi mendatang," ungkapnya.
Ia juga mengatakan, pelestarian lingkungan membutuhkan keterlibatan semua pihak. Dan pemerintah desa memiliki peran dalam memberikan edukasi dan imbauan, sedangkan masyarakat menjadi bagian penting dalam memastikan pesan tersebut benar-benar diterapkan di lapangan.
Ia menyebut, papan himbauan Kawasan Perlindungan Setempat yang dipasang Pemdes Selasari diharapkan tidak berhenti sebagai simbol atau penanda kawasan. Namun keberadaannya, diharapkan mampu menumbuhkan budaya peduli lingkungan sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga hutan dan sumber mata air.
"Sebab ketika hutan terjaga, sumber mata air terlindungi, dan habitat satwa tetap lestari, artinya masyarakat turut menjaga masa depan khususnya di lingkungan Desa Selasari," pungkasnya. (@nton AS)

