PANGANDARANNEWS.COM - Sinergitas antara ulama dan umara di tingkat paling bawah, dinilai harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat. 
Ustadz Dani Ramdani, S.H
Demikian disampaikan Sekretaris MUI Kecamatan Pangandaran, Ustadz Dani Ramdani, S.H., dalam acara Pelantikan MUI Desa Pananjung yang digelar di Aula Desa Pananjung.(22/04/26)
Ia menegaskan bahwa urusan keumatan bukanlah tanggung jawab satu pihak saja, melainkan menjadi urusan bersama seluruh elemen terutama pemerintah desa, ulama, dan tokoh masyarakat.
Menurutnya, kolaborasi yang kuat diantara unsur-unsur tersebut menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas sosial.
Urusan keumatan, kata dia, merupakan urusan bersama. Terutama pemerintah, dalam hal ini aparatur desa. Demikian juga ulama dan tokoh masyarakat, karena dua pilar inilah benteng umat terdepan.
"Tanpa keterlibatannya, masyarakat akan mudah bergejolak dan berpotensi terjadi berbagai konflik,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya membangun sinergi sejak dari akar rumput, yaitu di tingkat desa. Kehadiran figur teladan dari kalangan ulama dan umara, dinilai menjadi faktor penting dalam menciptakan ketenangan dan keharmonisan di tengah masyarakat.
Ia menambahkan, keteladanan tersebut tidak hanya sebatas simbolis tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat."Dengan demikian, keberadaan ulama dan pemerintah benar-benar menjadi solusi atas berbagai persoalan umat," imbuhnya.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Desa Pananjung, Dedi menyatakan dukungannya terhadap peran MUI di wilayahnya.
Menurutnya, kesiapan pemerintah desa untuk terus bersinergi dengan para ulama, salah satu satunya dalam memberikan manfaat untuk memperkuat kebersamaan serta menjaga kondusivitas masyarakat di Desa Pananjung.(harisfirdaus)

