RSUD Pandega Pangandaran Tangani Sejumlah Wisatawan Pada Libur Nataru, 5 Orang Dilaporkan Meninggal
PANGANDARANNEWS.COM - Saat liburan natal dan tahun baru nataru) beberapa waktu lalu terhitung hingga hari selasa tanggal 6 januari 2026, ada 76 wisatawan yang mendapat pelayanan medis di Rumah Sakit Daerah (RSUD) Pandega Pangandaran. Dari jumlah pasien tersebut mayoritas merupakan korban kecelakaan dan gangguan kesehatan non-kecelakaan yang terjadi selama aktivitas wisata, dan dari jumlah pasien yang ditangani 5 orang dinyatakan meninggal dunia.
Denagn rincian, 2 korban akibat kecelakaan laut, 2 korban kecelakaan terjun payung, dan 1 akibat ganguan kesehatan. Sementara korban dengan kondisi luka ringan tercatat sebanyak 10 orang dan luka sedang sebanyak 17 orang, sementara selain kasus kecelakaan RSUD Pandega juga menangani 44 pasien dengan penyakit non kecelakaan lalu lintas seperti gangguan kesehatan umum yang dialami wisatawan saat berlibur.
Untuk tindak lanjut perawatan, 1 pasien dirawat inap, 1 pasien dirujuk ke rumah sakit lain karena membutuhkan penanganan Pro PCI (Primary Percutaneous Coronary Intervention) atau tindakan jantung lanjutan.
Selain itu, ada 60 pasien dipulangkan karena sudah dalam kondisi membaik dan 9 pasien pulang atas permintaan sendiri (APS).
Se[erti disampaikan Kepala Bidang Pelayanan Medis di RSUD Pandega Pangandaran, Dr. Liza Octa Ferostina, kesiapsiagaan untuk tenaga medis dan fasilitas selama libur Nataru sudah berjalan optimal.
"Kami bersyukur karena seluruh pasien bisa tertangani dengan baik dan cepat," ungkapnya.(07/01/25)
Liza mengimbau agar para wisatawan bias tetap mengutamakan keselamatan saat berlibur di Pangandaran, terutama saat melakukan aktivitas wisata berisiko tinggi.
“seperti berenang di lokasi rawan dan sangat dilarang, hendaknya wisatawan berhati-hati dan selalu kontrol kondisi kesehatan," imbuhya.(hiek)

