Sempat Dirawat Akibat Penyakit Jantung, Tokoh Pemekaran Kab. Pangandaran, H Adang Hadari, Meninggal Dunia



PANGANDARANNEWS.COM - Tak lama bereselang ditinggal anak sulungnya menghadap Sang Pencipta, salah seorang tokoh Presidium Pemekaran Kabupaten Pangandaran yang juga pernah menjabat Wakil Bupati Pangandaran, H Adang Hadari, tutup usia di usianya yang ke 69, setelah dirawat di Rumah Sakit Santosa Bandung akibat penyakit jantung yang dideritanya.

Menurut salah seorang kerabat, Ujang Idad, saat ditemui di rumah duka di Desa Cibenda Kecamatan Parigi, ia membenarkan sebelum meninggal almarhum dirawat selama 10 hari di Rumah Sakit Santosa.

"Bapak wafar jam 5.50 dini hari jumat tanggal 11 nopember, "terang Idad.(11/11)

Tampak ribuan masyarakat yang ingin melayat memenuhi halaman rumah duka hingga ke jalan raya, sambil menunggu pemberangkatan jenazah yang akan dikuburkan di Desa Margacinta Kecamatan Cijulang, di makam keluarga bersama mendiang istri yang telah lebih dulu wafat beberapa tahun lalu dan makam putri sulungnya.

Seperti diketahui, semasa hidupnya H Adang Hadari dikenal masyarakat dengan pembawaannya kharismatik serta sipat kebapaannya yang selalu ia tunjukan kepada siapa pun yang dijumpainya.

Adang Hadari yang lebih akrab disapa "Bapa Kolot" oleh orang-orang dekatnya dikenal sebagai seorang politisi Partai Golkar sejak masih di Kabupaten Ciamis hingga menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Pangandaran, dengan capaian karier politiknya berhasil menjadi orang nomer dua di Pangandaran.

Sementara dalam acara serah terima jenazah dari pihak keluarga ke Pemda, Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata didampingi Wakil Bupati Ujang Endin Indrawan, Sekda dan sejumlah pejabat, bupati menyampaikan, atas nama pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Pangandaran, ikut berbelasungkawa serta mendoa'kan semoga amal baik almarhum diterima Alloh serta keluarga yang ditinggalkan mendapat ketabahan dan kesabaran.

"Saya atas nama pemerintah daerah menerima jenazah Haji Adang Hadari dari pihak keluarga yang selanjutnya akan segera kami kebumikan sebagaimana mestinya, "ungkap bupati.

Selamat Jalan Bapak Kolot.... (hiek)


Related

berita 9116344520902180137

Posting Komentar

emo-but-icon

item