CIMERAK-Pembangunan jalan dengan teknik lapen pada proyek pengerjaan jalan kabupaten Tahun Anggaran 2016 di Kabupaten Pangandaran, dinilai kwalitas pengerjaannya sangat rendah hingga hasilnya pun berumur pendek atau cepat rusak.
Demikian dikatakan salah seorang pengamat pembangunan jalan dan jembatan asaL Kecamatan Langkaplancar, Dani Hamdani, ST. Menurutnya, salah satunya proyek peningkatan jalan Pareang-Cikondang di Kecamatan Cimerak yang dibangun pada bulan oktober hingga desember 2016 silam, saat ini kondisinya sudah memprihatinkan.
"Dengan teknik lapen memang tidak menjamin akan bertahan lama tapi bila dikerjakan dengan baik dan profesional paling tidak akan bertahan selama 2 hingga 3 tahun", ujarnya.(9/6)
Bila bicara teknis, lanjut Dani, memang banyak faktor yang mempengaruhi satu hasil, namun jika pengerjaannya dilakukan dengan profesional, maka bisa dipastikan hasilnya pun harus baik.
“Tidak ada alasan lain, jika memang rekanan mengerjakan proyek jalan tersebut,” tegasnya lagi.
Dani pun sangat setuju apa yang disampaikan Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata, rekanan harus bekerja profesional agar menghasilkan pekerjaan yang berkwalitas.
“Dan diharapkan bupati pun nantinya berani memberikan sanksi kepada para rekanan yang terbukti dalam pengerjaan hasilnya buruk untuk tidak diikut sertakan pada proyek berikutnya. “pungkasnya.
(Budi Setiawan)
