DARI TARGET 27,5 MILYAR TAHUN 2019, PAD SEKTOR PARIWISATA PANGANDARAN HANYA CAPAI 67,17 %

PANGANDARAN NEWS-Kepala Bagian Ekonomi Setda Kabupaten Pangandaran, yang juga Ketua Tim Khusus Retribusi Pariwisata, Dadan Sugitsa, ST, mengungkapkan pendapatan asli daerah (PAD) dari penerimaan retribusi sektor pariwisata di Kabupaten Pangandaran hingga 31 Desember 2019 terealisasi 67,17 %  dari total target pendapatan 2019 sebesar Rp 27,5 milyar.

“Tahun ini retribusi wisata hanya mencapai Rp 18,472 milyar, jadi masih ada kekurangan sekitar Rp 9 milyar dari target yang sudah ditentukan, “ungkapnya. (6/1)

Sementara untuk jumlah kunjungan wisatawan, kata Dadan, selama tahun 2019 mencapai 3.776.273 pengunjung, dengan perincian, jumlah 5.770 wisatawan mancanegara (wisman) sebanyak dan wisatawan domestik sebanyak 3.769.503 pengunjung.

Dadan mengatakan, adanya penurunan pendapatan PAD pariwisata tahun 2019  ini, karena pada awal tahun hingga bulan mei lalu tidak banyak wisatawan yang datang yang diakibatan adanya isu tsunami pasca kejadian musibah tsunami yang disebabkan anak gunung Krakatau di selat sunda (Kabupaten Serang, Banten) pada bulan desember 2018 lalu, sehingga hampir selama lima bulan obyek wisata yang ada di Kabupaten Pangandaran pun sepi pengunjung.

Dadan juga mengatakan, sebagai perbandingan PAD yang dihasilkan tahun 2018 lalu, dari target setelah APBD perubahan, sebesar Rp 25 milyar, dan capaiannya sebesar Rp 19, 814 milyar (79,25 %) dengan jumlah wisatawan yang datang sebanyak 4.046.704 pengunjung.

“Tapi kami optimis, setelah penataan di pantai barat dan timur, wisatawan yang datang akan semakin meningkat dengan indikator jumlah pengunjung pada kahir tahun lalu menunjukan tren peningkatan yang cukup signifikan, “imbuhnya.

Dadan menambahkan, dari total pendapatan PAD sektor pariwisata tahun 2019 , sebesar Rp 18,472 milyar, diantaranya, dari Obyek Wisata (OW) Pangandaran Rp 13,326 milyar, OW Karapyak Rp 941,5 juta, OW Pantai Batukaras Rp  2.605 milyar, OW Pantai Batu Hiu Rp 902,5 juta, dan OW Green Canyon sebesar Rp 698 juta. (PNews)

Related

berita 1303889485050480320

Posting Komentar

emo-but-icon

item