Sumedi, Warga Panawangan Dambakan Dapat Program Rutilahu Untuk Perbaikan Rumahnya

PANGANDARANNEWS.COM/CIAMIS - Warga Desa Gardu Jaya Kecamatan Panawangan Kabupaten Ciamis bernama Sumedi (54) adalah salah satu warga miskin dan tidak berpenghasilan tetap, bertahun-tahun ia tinggal ikut di gubuk kecil milik orang tuanya.

Di usianya paruh baya ini Sumedi belum pernah mempunyai rumah layak untuk tempat tinggalnya, belakangan ini Sumedi mencoba merenovasi saung sawah miliknya dengan alasan karena sudah mulai merasa tidak nyaman harus satu rumah terus dengan orang tuanya.

Dengan sedikit uang hasil penjualan motornya Sumedi pun mengawali merenovasi rumahnya, dari mulai gotong pasir dan pengerjaannya dirinya benar-benar dikerjakan sendiri dan hanya dibantu istrinya karena memang Sumedi tidak mempunyai uang untuk memberi upah kerja.

Dengan mengandalkan uang Rp4 juta hasil dari penjualan motornya, Sumedi benar-benar sangat kesulitan untuk membangun impiannya untuk mendapatkan rumah layak huni.

Suatu saat Sumedi pernah mencoba mengirimkan foto keadaan rumahnya ke Sekda Ciamis dan anggota DPRD Propinsi Jawa Barat, Didi Sukardi serta ke beberapa pihak yang diharapkan bisa memenuhi impiannya membangun sebuh rumah layak huni untuk berteduh menikmati masa tuanya.

Namun ternyata semua diluar harapan, karena tidak ada satu pihak pun yang mau memperdulikannya bahkan yang diharap wakil rakyat yang notabene sering blusukan dan paling respon terhadap keluhan rakyat kini seolah tutup mata bahkan berhari-hari foto-foto rumah Sumedi yang sudah dikirim yang di iringi permintaan kalimat tolong tidak digubrisnya sama sekali.

Berhubung Sumedi tidak mendapatkan respon posotif akhirnya Sumedi pun mencoba mendatangi pelayanan bidang pemukiman Dinas DPR-KPLH Kabuoaten Ciamis, dan ternyata di DPR KKPLH pun Sumedi tidak mendapat jawaban pasti yangp menggembirakan hatinya.

Menurut Kepala Bidang yang menangani pembangunan Rutilahu, Feni, pengajuan untuk tahun 2025 sudah dikunci dan untuk tahun sekarang pun realisasinya belum pasti.

Selanjutnya Fani menjelaskan, adapun untuk pengajuan permohonan bantuan program rutilahu untuk bapak Sumedi, agar segera mengajukan proposalnya dan ada kemungkinan baru bisa direalisasikan tahun 2026. Namun saat ditanya terkait kepastiannya kapan realisasinya, itu pun belum bisa dipastikan.

Jelas Sumedi pun merasa putus asa, karena ketidakpastian jawaban-jawaban dari pihak pemerintah ini tersebut membuatnya putus asa dalam mewujudkan rumah impiannya.

“saya sudah putus asa karena hingga saat ini belum ada pihak yang benar-benar peduli," ungkapnya.(06/05/25)

Ia pun mengaku khawatir karena sekarang sudah mulai musim hujan, sedangkan kondisi rumah masih benar-benar kumuh dan tidak layak huni.(anwarwaluyo)

PPK Sungai dan Pantai 1 SNVT PJSA Citanduy, Tahun Ini Bangun Pengaman Pantai Bojongsalawe Kab Pangandaran

PANGANDARANNEWS.COM – Proyek pengamanan pantai Bojongsalawe di Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran Tahap IV resmi dimulai, pekerjaan yang menelan miliaran rupiah diawali dengan kegiatan sosialisasi yang digelar di aula kantor Desa Sukaresik Kecamatan Sidamulih.

Seperti diketahui, kegiatan ini merupakan bagian dari lanjutan proyek pengamanan kawasan pesisir selatan Pangandaran yang telah dirintis sejak tahun 2023.

Seperti disampaikan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Sungai dan Pantai 1 SNVT PJSA Citanduy, Dadan Rahmadani, program ini merupakan bentuk upaya konkret untuk mengatasi persoalan abrasi yang kian mengancam kawasan pesisir.

Pada tahun 2023 lalu, kata Dadan, pihaknya mulai pengerjaan ini di kawasan pantai Bojongsalawe, Kecamatan Parigi dan dilanjutkan di Kampung Turis blok Pamugaran Pantai Pangandaran di tahun 2024 karena di sana abrasi sangat signifikan. 

"Prioritas ketiga kini kita fokuskan di Pantai Karangtirta, Desa Sukaresik Kecamatan Sidamulih," terangnya. (05/05/25).

Idealnya penanganan abrasi pantai dilakukan dengan metode vegetatif seperti penanaman pohon, namun, menurutnya, kondisi sedimentasi yang berasal dari laut dan sungai membuat upaya tersebut tidak cukup efektif untuk menahan energi gelombang laut yang besar. Dan kalau hanya tanam pohon, lama-lama akan hilang juga karena abrasi sehingga pendekatan struktural harus diutamakan terlebih dahulu dan setelah itu baru bisa ditanam pohon sebagai pelengkap untuk keseimbangan ekosistem.

Dadan menyebut, pelaksanaan pembangunan dimulai pada 2 Mei dan ditargetkan rampung akhir Desember 2025 dengan diawali dengan pekerjaan penggalian jalur sungai atau muara yang dilanjutkan dengan pemasangan jeti sebagai struktur penahan gelombang.

"Nanti batu-batu untuk proyek ini kita datangkan dari tambang legal, biasanya dari wilayah Tasikmalaya dan Cilacap Jawa Tengah," ucapnya.

Dengan dimulainya tahap keempat ini, pihaknya berharap kawasan pesisir Pangandaran semakin terlindungi dari ancaman abrasi sekaligus mendukung pengembangan pariwisata yang berkelanjutan.(hiek)

Unggul Hampir Di Seluruh Mata Lomba, SDN Jadimulya Sabet Juara Umum FLS2N Kecamatan Cikalong

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Satuan pendidikan di Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya  menyelenggarakan kegiatan seleksi Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) jenjang Sekolah Dasar (SD) tingkat kecamatan yang dilaksanakan pada tanggal 29- 30 April 2025 serta diikuti 46 sakolah, dan setiap sekolah diwajibkan mengikuti semua mata lomba. 

Menurut Kepala SD Jadimulya, Laila Roskiah, S. Pd, penyelenggaraan FLS2N ini bertujuan sebagai wadah dalam penyaluran minat dan bakat siswa dibidang seni untuk meningkatkan  kreativitas, inovasi dan mengasah daya imajinasi peserta didik.

Ia menambahkan, FLS2N merupakan ajang bagi para siswa untuk menunjukkan bakat dan kreatifitasnya.

"Kami berharap prestasi ini dapat memotivasi para siswa untuk terus berkarya dan berprestasi di masa depan,"ungkapnya.(30/04/25)

Laila mengaku merasa bangga dan bersyukur atas prestasi yang diraih oleh para siswanya, karena prestasi ini merupakan hasil kerja keras dan dedikasi dari para siswa, guru, dan orang tua.

Menurutnya, FLS2N merupakan ajang bagi para siswa untuk menunjukkan bakat dan kreatifitasnya sehingga pihaknya berharap prestasi ini dapat memotivasi para siswa untuk terus berkarya dan berprestasi di masa depan.

"Cabang yang diperlombakan, diantaranya menyanyi solo, Seni Tari, Kriya, menulis cerita, mendongeng, Pantomim dan gambar bercerita," terangnya.

Hal senada disampaikan Ketua PGRI H. Edi Permadi, S. Pd. ia mengaku sangat mengapresiasi terhadap siswa siswi SD di Kecamatan Cikalong yang terus pejuang serta bersemangat untuk maju ke tingkat kabupaten. 

Sementara dalam kesempatan tersebut, Ketua Kelompok Belajar Kepala Satuan Pendidikan (KBKSP) Kecamatan Cikalong, Masum  Mahpudin, S. Pd., M. Pd, berkesempatan menyerahkan piala kepada kepada siswa yang berhasil menjadi juara. 

Hasil dari FLS2N ini, peserta dari SDN Jadimulya berhasil menjuarai hampir di setiap jenis lomba dan berhasil menjadi juara umum.(anwarwaluyo)

Kodim 0612/Tasikmalaya Gelar Sosialisasi TMMD Imbangan T.A 2025 di Desa Cikapinis

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Terkait akan dilaksanakannya Program TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) yang tahun ini akan dilaksanakan di Desa Cikapinis sebagai penerima manfaat Program TMMD, pihak Kodim 0612/Tasikmalaya beberapa waktu lalu melaksanakan Sosialisasi TMMD bertempat di Aula Desa Cikapinis Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya. (30/04/2025)

Hadir dalam kegiatan sosialisasi tersebut, Kades Cikapinis Azis Nuryana, Pasiter Kodim 0612/ Tasikmalaya Kapt. Caj. Yedi. S, Dinas PMD yang diwakili Kabid PMD, Camat Karangnunggal, Danramil 1215/Karangnunggal, Kapolsek Karangnunggal, Manager PLN, Para Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua BPD dan Anggota, Ketua Karang Taruna, Linmas, Ormas/LSM,bides/Mantri Desa,Tokoh Agama/Tokoh Masyarakat, Perwakilan Perempuan para Ketua RT/RW, Pokja, Kader dan masyarakat lainnya.

TMMD merupakan program kerjasama antara TNI dan Pemerintah Daerah, yang bertujuan mempercepat pembangunan baik Infrastruktur, Pemebrdayaan, dan sumber daya manusia diwilayah Desa.

Dalam kegiatan tersebut dalam sambutannya Kepala Desa Cikapinis, Azis Nuryana, menyampaikan selamat datang kepada Pasiter dari Kodim 1216 Tasikmalaya, Muspika dan seluruh tamu undangan yg telah hadir dalam acara sosialisasi TMMD ini.

"Kami mohon maap atas segala kekurangan, baik penyambutan serta fasilitas di desa kami, dan terima kasih pula atas kepercayaan TNI atas program TMMD dan dipercaya untuk melaksanakan program ini," ucap Azis.

Azis bersyukur karena dengan adanya kepercayaan ini desanya bisa membangun 3 kilo meter jalan, posyandu 2 unit, Rutilahu 9 dengan jumlah anggaran Rp.1,7 milyar.

Azis berharap dengan adanya program ini sesuai dengan azas dan tujuan awal, yaitu mempercepat pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Desa Cikapinis.

"Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut andil membantu persiapan menyukseskan program TMMD ini, semoga program ini bisa berjalan dan terlaksana sesuai harapan kita semua," imbuhnya.

Hal senada disampaikan Camat Karangnunggal Agus Solihat, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Dandim dan Jajaran, Dinas PMD yang telah mempercayakan TMMD ini dengan lokasi khusus (Lokus) di Kecamatan Karangnunggal tepatnya di Desa Cikapinis.

Berkat kerja keras Kades Cikapinis, kata Agus, tentunya untuk bisa mendapat program ini bersaing dengan 351 desa lainnya di Kabupaten Tasikmalaya.

Ia juga berharap kepada warga masyarakat Desa Cikapinis agar dapat merespon kegiatan ini, karena ini bertujuan untuk meningkatkan Kesejahteraan seluruh warga Desa Cikapinis. 

Agus menambahkan, membangun Infrastruktur itu susah namun yang lebih susah adalah pasca pembangunan, yaitu pemeliharaan hasil dari pembangunan itu sendiri sehingga diharapakan selama proses kegiatan yang di pimipin langsunh oleh kepala desa dapat mendukung dan membantu melalui semangat gotong royong.

"Karena dengan kerjasama atau dikerjakan bersama-sama, insya allah akan menghasilkan pembangunan yang baik dan cepat," ungkapnya.

Agus menyebut, tentunya keberhasilan menjadi Lokus TMMD Ini juga tidak lepas dari peran serta masyarakat dengan proses pengerjaan semangat gotong royong, jangan sampai ketika pekerjaan selesai menyisakan cerita buruk akibat kurang respon dan kurang baik akibat dari semangat gotong royong warga Desa Cikapinis yang kurang.

"Namun saya percaya kepada seluruh warga Desa Cikapinis akan semangat gotong royongnya,"katanya.

Sementara dalam sambutan Dandim 0612/Tasikmalaya melalui Danramil, mengatakan, semua patut bersyukur TMMD 2025 Kodim 0612/Tasikmalaya dapat dilaksanakan di Desa Cikapinis dengan sasaran fisik diantaranya, pengaspalan aspal jalan beton jalur Cimadura dengan panjang 300 meter dan lebar 2,5 m, pembangunan posyandu 2 unit, Rumah tidak layak huni (RTLH) 6 rumah ditambah 1 rumah veteran.

Sementara untuk sasaran Non Fisik, diantaranya Penyuluhan wawasan kebangsaan, penyuluhan bela negara, penyuluhan kesehatan, penyuluhan tentang pertanian, penyuluhan tentang bahaya listrik.

"Semoga TMMD Imbangan tahun anggaran 2025 ini berjalan lancar dan mencapai sasaran sesuai harapan yang telah di rencanakan," tegasnya.

Lanjut Dandim, pencapaian sinergis dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat tersebut secara otomatis menempatkan aparatur pemerintah terutama aparatur pemerintah kabupaten Tasikmalaya dalam posisi memfasilitasi upaya-upaya pembangunan.(anwarwaluyo)

Pemdes Cipaingen Anggarkan DD Tahap 1 Tahun 2025 Bangun Sumur Bor dan MCK

Uus Husaeni
PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Dana Desa (DS) Cipaingen Kecamatan Sodonghilir Kabupaten Tasikmalaya tahap1tahun ini, rencananya akan dialoksikan untuk membangun sumur bor dan Mandi Cuci Kakus (MCK).

Demikian disampaikan Sekretaris Desa (Sekdes) Cipaingen, Uus Husaeni, saat wawancara dengan Pangandaran News, di ruang kerjanya.(30/04/25).

Uus menyampaikan, pembangunan sumur bor dan MCK ini berada di lokasi berbeda yaitu di Dusun Cempaka.

"Rencana pembangunan sumur bor ini merupakan respon atas kebutuhan masyarakat akan air bersih yang memadai," kata Uus.

Keberadaan sumber air bersih yang terbatas, menurutnya, selama ini menjadi kendala bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari baik untuk keperluan rumah tangga seperti memasak, minum, dan mencuci maupun untuk kegiatan pertanian dan peternakan. 

Kata Uus, pemilihan lokasi pembangunan  tersebut didasarkan pada hasil musyawarah desa dan pertimbangan letak geografis serta kepadatan penduduk sehingga diharapkan dengan adanya sumur bor dan MCK. strategis ini akses air bersih bagi masyarakat pun dapat meningkat secara signifikan.

Tak hanya itu, kata Uus, peningkatan akses air bersih ini juga diharapkan dapat berdampak positif bagi peningkatan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat Desa cipaingeun karena ketersediaan air bersih juga diharapkan dapat mendukung perkembangan sektor pertanian dan peternakan sehingga akan berdampak pada peningkatan perekonomian warga. 

Uus menyebut, Pemdes Cipaingen berkomitmen untuk terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program pembangunan yang terencana dan berkelanjutan.

"Dan pembangunan sumur bor dan MCK ini merupakan salah satu wujud nyata komitmen tersebut," tegas Uus.

Ia menambahkan, keberhasilan program ini tentu tidak lepas dari partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat sehingga diharapkan kegiatan ini memerlukan kerjasama dan dukungan dari seluruh masyarakat Desa cipaingeun agar program pembangunan ini dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat yang optimal bagi seluruh masyarakat.

Melalui PNews, Uus juga mengucapkan selamat terpilih Cecep Asep sebagai Bupati- Wakil Bupati Tasikmalaya dengan perolehan suara, selamat mengemban tugas dan semoga senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, serta bimbingan dalam setiap langkah kepemimpinannya.

"Kami atas nama warga Desa Cipaingeun menyampaikan selamat atas terpilihnya Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya dengan perolehan suara terbanyak pada PSU beberapa hari lalu," pungkasnya.(anwarwaluyo)


 

Ini Harapan Warga Desa Sukahurip Pada Bupati-Wakil Bupati Tasik Terpilih, Program Jalan Kasep Mulus Bisa Terwujud

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS -  Sejumlah warga Desa Sukahurip Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya mengeluhkan terkait masih rusaknya jalan kabupaten yang menghubungkan dua kecamatan, Cipatujah dan Bojonggambir.

Rusaknya jalan kabupaten ini hampir merata di seluruh wilayah Kabupaten Tasikmalaya terutama saat musim hujan tiba, jalan akan penuh lobang sehingga pengguna jalan pun harus hati-hati.

Seperti disampaikan Kaur Kesra Desa Sukahurip, Asep, menurutnya sudah bertahun-tahun jalan di Desa Sukahurip ini masih banyak yang rusak. Banyak pengendara yang mengalami kecelakaan karena jalan berlubang dan rusak, apalagi saat malam hari gelap dan sangat membahayakan.

Ia mengatakan, meski sudah lama diajukan untuk diperbaiki namun jalan kabupaten di desanya ini masih belum juga belum ada perbaikan.

"Ada sekitar 10 kilometer yang rusak, dan Pemdes Sukahurip bersama masyarakat sudah melakukan swadaya untuk menutup lubang namun tidak bertahan lama," ungkap Asep.(29/04/25)

Pihaknya berharap pemerintah Pemda Tasikmalaya bisa segera merealisasikan perbaikan jalan yang rusak parah ini, sehingga dapat memudahkan mobilitas masyarakat.

Padahal kata Asep hal ini pernah mendapat tanggapan dari calon Bupati-Wakil Bupati pada acara  debat Pilkada PSU beberapa waktu lalu, yang mengatakan perbaikan jalan kabupaten dilakukan berdasarkan skala prioritas.

Padahal kalau jalan mulus imbuh Asep pasti ekonomi masyarakat pun akan meningkat, jadi harus segera ada upaya perbaikan jalan.

"Jarak tempuh antara Desa Sukahurip dan Desa Bojong Kapol sekitar 20 kilo meter dan jalan baru Tunggul sekitar 10 kilo meter," terangnya.

Asep juga tidak lupa menyampaikan selamat kepada  Bupati-wakil Bupati Tasikmalaya terpilih, Cecep Asep, semoga progam jalan kasep mulus sesuai visi-misi bisa terlaksana.

"Jalan di Desa Sukahurip ini sudah hampir 35 tahun belum ada perbaikan, dan kami berharap kepada bupati dan wakil bupati terpilih program jalan kasep bisa terwujud di desa kami," tegasnya.(anwarwaluyo)

 

Pihak Puskesmas Berharap Masyarakat Jatiwaras Lebih Proaktif Manfaatkan Program CKG

Erfin Pelani
PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Implementasi Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Di Puskesmas Jatiwaras Kabupaten Tasikmalaya merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto telah resmi diluncurkan, program ini bertujuan untuk memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat sejalan dengan komitmen mewujudkan sistem kesehatan yang inklusif dan merata.

Demikian disampaikan Kasubag Kepegawaian Puskesmas Jatiwaras, Erfin Pelani, saat ditemui PNews di ruang kerjanya.(28/04/25)

Dalam implementasi, terang Erfin, CKG di Puskesmas Jatiwaras ini melibatkan penyediaan fasilitas pemeriksaan kesehatan gratis di Puskesmas dan fasilitas kesehatan tingkat pertama yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. 

"Program ini ditujukan untuk berbagai kelompok usia, mulai dari bayi dan anak-anak hingga orang dewasa dan lansia," ucapnya.

Ia menambahkan, CKG ini bertujuan untuk mendorong masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan mereka dengan melakukan pemeriksaan rutin sebagai langkah pencegahan untuk semua kelompok usia termasuk bayi, balita, anak sekolah, remaja, dewasa, dan lansia. 

Ia menyebut, layanan CKG ini mencakup berbagai jenis pemeriksaan, seperti skrining kekurangan hormon, penyakit jantung bawaan, pemeriksaan gizi, telinga, mata, tekanan darah, dan pemeriksaan terkait risiko stroke, jantung, kanker, serta kesehatan mental dan fisik.

"Partisipasi Masyarakat disini masih hanya beberapa orang yang telah memanfaatkan program ini, dan sejauh ini puskesmas juga sudah beberapa kali melakukan sosialisasi dan sudah bekerja sama dengan desa-desa yang ada disini," katanya.

Pihaknya berharap kepada masyarakat agar kedepannya dapat memanfaatkan layanan CKG ini untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin dan deteksi dini terhadap penyakit, sehingga diharapkan dengan program CKG ini masyarakat bisa lebih proaktif lagi.

"Semoga dengan adanya program CKG ini masyarakat dapat lebih proaktif dalam menjaga kesehatan mereka dan meningkatkan kualitas hidup untuk lebih sehat lagi," tegasnya.(anwarwaluyo-udirustandi)


Rencana Reaktivasi PT KAI Banjar-Pangandaran, Dipastikan 4 Ribu KK Akan Terdampak

bangunan-bangunan di atas rel KAI
PANGANDARANNEWS.COM - Isyu terkait reaktivasi kereta api (PT. KAI) jurusan Banjar - Pangandaran beberapa hari lalu menjadi perbincangan di masyarakat usai Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, saat menghadiri Air Show Susi Air menyampaikan kepada sejumlah wartawan yang mengatakan bahwa proses jalur rel sepanjang 82 kilometer ini ditargetkan rampung pada tahun 2025 dan kini tengah memasuki tahap penganggaran melalui APBD Perubahan Jawa Barat.

Saat diminta tanggapannya petugas KNA (Komersial Non Angkutan) PT. KAI wilayah Banjar-Cijulang, Bangbang Turisno, ia mengaku tidak tahu persis apakah rencana reaktivasi rel kereta Banjar - Pangandaran ini memang benar akan dilaksanakan tahun ini seperti disampaikan wagub jabar.

Menurutnya kewenangan tersebut sepenuhnya ada di kantor Daerah Oprasional (DAOP) II Bandung, dan ia mempersilahkan media untuk menemui langsung bagian Humas Daop II di Bandung.

"Saya tidak punya kapasitas untuk memberi tanggapan tentang hal itu, silahkan tanya langsung ke humas di bandung," kata Bangbang.(28/04/25)

Bangbang mengatakan, dalam data yang ia miliki tercatat ada sekitar 3-4 ribu Kepala Keluarga (KK) yang saat ini menempati area bantaran rel kereta api.

Sebenarnya jumlah tersebut bisa lebih jika dihitung jumlah bangunan yang ada di tanah milik PT. KAI ini, namun kata Bangbang, bangunan tersebut ini ada yang di lokasi jarak aman dan tidak aman.

Bangbang menjelaskan, yang disebut jarak tidak aman adalah bangunan yang ada dalam radius 7 meter dari bantaran rel dan bangunan jarak aman adalah yang lokasinya lebih dari 7 meter dari rel.

"Karena ada tanah yang jarak lokasinya hingga 90 meter dari rel, tapi ini masih milik PT KAI," jelasnya.

Bangbang menyebut, tugas dari KNA ini hanya mencatat dan mendata masyarakat yang menempati tanah milik PT KAI, lalu membuat buku kontrak perjanjian dan menerima sewa lahan walau pembayarannya sekarang bisa juga dilakukan secara on line.

Besaran harga sewanya disesuaikan dengan Nilai Jual Obyek Pajak (NJOP) masing-masing lokasi, untuk yang digunakan hunian sebesar Rp5 ribu per meter sementara yang digunakan untuk kebun, sawah dan kolam sebesar Rp1500 per meter.

Bangbang juga mengatakan, dalam kontrak perjanjian antara pengguna lahan dan PT KAI ini, diantaranya pengguna harus membayar sewa, tidak merubah posisi awal, bangunan tidak boleh permanen, apabila PT KAI akan menggunakan kembali tidak ada ganti rugi dan lainnya.

"Namun sekali lagi terkait reaktivasi PT KAI Banjar-Pangandaran ini, silahkan datang saja langsung ke humas daop 2 di Bandung," imbuhnya.

Seperti diketahui, kereta dengan lokomotip diesel dan gerbong terbuat dari kayu jurusan Banjar-Cijulang ini resmi berhenti pada tahun 1983,  saat Gunung Galunggung di Tasikmalaya meletus.

Kereta ini melintasi beberapa statsiun, diantaranya statsiun pemberangkatan di  Banjar, Batulawang, Banjarsari, Cangkring, Cicapar, Padaherang, Ciganjeng, Tunggilis, Kalipucang, Sumber, Ciputrapinggan, Pagandaran, Cikembulan, Ciokong, Cibenda, Parigi dan berakhir di statsiun Cijulang.

Namun seiring berjalannya waktu, dari sejumlah statsiun tersebut hanya menyisakan 4 statsiun saja walau dengan kondisi tinggal puing saja.

"Statsiun Banjarsari, Kalipucang,  Pangandaran dan statsiun Cijulang," ungkap Bangbang.(hiek)


Siap Lahirkan Generasi Hafiz Al-Quran, PPTQ Daarul Hikmah 2 Kini Hadir Di Pangandaran

PANGANDARANNEWS.COM - Berdiri di lahan seluas 2 hektar yang berlokasi di Blok Bojongaren Dusun Tarikolot Desa Pajaten Kecamatan Sidamulih Kabupaten Pangandaran, kini berdiri sebuah  Pondok Pesantren Tahfidzul Quran (PPTQ) Daarul Hikmah 2.

Selain dari para donatur, ponpes yang ada dibawah Yayasan Srisanoesi Affandi ini dalam pembangunan mesjid yang diberi nama Markaz Abdul Aziz Bin Abdullah Ar-Ruwaita Wa Walidaihi dan sejumlah ruang kelas serta asrama ini mendapat bantuan dari World Assembly of Muslim Youth (WAMY).

Seperti disampaikan Pimpinan Pondok Pesantren (Mudir), PPTQ Daarul Hikmah 2 Ustadz Jalaludin S.Pd, sejak didirikan pada bulan juni 2022, SMP IT Daarul Hikmah 2 sudaj mempunyai 30 siswa yang mondok di pesantren.

Jalal mengatakan, setiap siswa yang sekolah di SMP IT ini diwajibkan untuk mondok di pesantren karena para siswa ini harus menjadi.generasi yang hapal.Al-quran.

"Dan kami bersyukur karena selama ini kami bisa bekerja-sama dengan WAMY," ungkap Jalal.(27/04/25)

Dengan adanya gedung dan masjid baru, Ia juga mengajak pada masyarakat untuk bisa memanfaatkanya menjadi sarana ibadah.

"Insaalloh kami hadir dan berkontribusi untuk melahirkan generasi hapal Al quran," tegasnya.

Masih di tempat yang sama, Direktur WAMY Aang Suwandi Lc mengaku pihaknya hingga saat sudah membangun 20 fasilitas ibadah di Kabupaten Pangandaran, salah satunya di Daarul Hikmah 2.

"Jadi WAMI ini sudah lama bekerjasama dengan masyarakat Pangandaran," ucapnya.

Ia juga berharap agar fasilitas masjid pendidikan ini bisa digunakan dengan baik, dan bisa melahirkan generasi cerdas dan berkaratker.

"Sebuah generasi penghapal Al-quran," imbuhnya.

Sementara Ketua Yayasan Srisanoesi Affandu H Juhendi Bsc Sp Mp mengatakan, satuan pendidikan dan ponpes ini berdiri sejak tahun 2022.

"Seluruh bangunan ini berdiri diatas tanah seluas 2 hektar yang merupakan wakaf dan berjuang untuk membangun generasi muda yang cerdas dan berahlaq mulia," ungkap Juhendi.(hiek)

3 Terowongan Di Kecamatan Kalipucang Pernah Jadi Saksi Kejayaan Kereta Api Jalur Banjar-Pangandaran

PANGANDARANNEWS.COM – Ada tiga terowongan di jalur kereta api menuju Kabupaten Pangandaran yang yang dulu pernah berjaya saat kereta api jurusan Banjar Cijulang masih berjlan, ketiga terowongan yang memiliki ukuran panjang dan tinggi berbeda ini tersebut berada di wilayah Kecamatan Kalipucang.

Pertama,  Terowongan Hendrik, memiliki tinggi 5 meter, lebar 4 meter, dan panjang 106 meter. Mulut terowongan bagian selatan dibangun dengan konstruksi batu kali dan bagian langit terowongan dicor beton. Kemudian terdapat saluran drainase pada kedua sisi terowongan berukuran lebar sekitar 20 centimeter dan dalam 20 centimeter. Terowongan ini digali menembus perbukitan dengan kondisi material bebatuan berupa batu breksi.

Kedua, Terowongan KA Wilhelmina, terowongn ini memiliki panjang 1.116 meter dan termasuk terowongan kereta api terpanjang di Indonesia. Untuk mulut terowongan memiliki lebar 400 cm dengan tinggi 450 cm. Bentuk terowongannya memanjang lurus dan titik cahayanya terlihat jauh jika dari muka pertama masuk. Kemudian, di tengah-tengah terowongan terlihat gelap gulita. 

Dan ketiga terowongan Kereta Api Juliana, terowongan ini memiliki panjang 147 meter dan di bagian tengah, terowongan ini berbelok sehingga membatasi jarak pandang dan bagian atas mulut terowongan berbentuk setengah lingkaran dengan bagian bawah berbentuk persegi.

Menurut Kepala Desa Pamotan Kecamata Kalipucang, Andi Suwandi, terowongan kereta api itu yang satu berada di perbatasan Desa Pamotan dan Desa Kalipucang, satu di wilayah Desa Pamotan, dan satu lagi berbatas dengan Desa Emplak

"Dan yang paling panjang yaitu terowongan Wilhelmina ini kita bisa  pemandangannya langsung ke wisata Pantai Karangnini," jelas Andi, lewat sambungan whats appnya, (24/04/25) 

Jika jalur terowongan kereta api ini direaktivasi, kata Andi, penumpang bisa melihat spot pemandangan alam dan laut yang luar biasa karena, setelah terowongan pasti bisa lihat perbukitan dan tempat wisata Pantai Karangnini.

Andi juga mengaku sangat bersyukur jika kereta api Banjar-Cijulang ini bisa diaktivkan kembali  karena dampaknya tetu bisa menghidupkan perekonomian dan wisata Desa,..

Hal senada disampaikan Camat Kalipucang, Bangi, menurutnya  empat bulan yang lalu tiga terowongan itu sempat disurvei PT KAI dan perwakilan Dirjen darat.

Dan beberapa hari lalu juga, imbuh Bangi, ia bersama sama survei ke ketiga terowongan itu dan satu Eks Stasiun KA.

"Kami juga tentu sangat mendukung karena ini akan menjadikan akses lebih bagus ke Pangandaran, semoga bisa menambah daya tarik wisatawan," kata Bangi.(hiek)






Sudah 4 Bulan TPP ASN Pangandaran Belum Cair, Pemkab Janji Akan Dibayar Satu Bulan Dulu

PANGANDARANNEWS.COM – Dilansir dari berita salah satu media on line, sudah empat bulan ini Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) atau Tunjangan Kerja Daerah (TKD) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Pangandaran belum juga dibayarkan, Hal ini tentu menjadi beban tersendiri para ASN, karena mereka sangat mengandalkan TPP sebagai sumber penghasilan tambahan di luar gaji pokok.

Tak hanya itu, bagi ASN yang memiliki kewajiban cicilan ke bank keterlambatan ini menjadi persoalan serius pasalnya sebagian besar ASN ini harus merelakan gaji bulanan yang otomatis terpotong untuk membayar angsuran tanpa adanya pemasukan tambahan dari TPP.

Menanggapi hal tersebut Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Pangandaran, Idi Kurniadi mengatakan, saat ini Pemkab Pangandara berencana akan membayarkan TPP untuk satu bulan terlebih dahulu sebagai langkah awal penyelesaian tunggakan.

TPP ini, kata Idi, memang bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pangandaran dan  rencananya akan dibayarkan dulu untuk satu bulan.

“Untuk membayar TPP ASN ini Pemkab Pangandara membutuhkan anggaran sekitar Rp 5 miliar untuk setiap bulannya,” terang Idi.(23/04/25)

Namun sayang, Idi menyebut, tahun lalu Pemkab Pangandaran mengalami kekurangan PAD sebesar Rp 17 miliar sehingga iniberimbas langsung pada tertundanya pembayaran TPP.

PAD tahun ini juga, imbuh Idi, tidak hanya digunakan untuk membayar TPP namun juga memiliki kewajiban lain yang harus dipenuhi  termasuk pembayaran utang kepada pihak ketiga atau penyedia jasa. 

“Dan dalam kondisi keuangan yang terbatas seperti saat ini pemerintah daerah pun harus menetapkan skala prioritas penggunaan anggaran,”ucapnya.

Sementara itu, salah seorang ASN saat diminta tanggapannya mengaku harus putar otak untuk bisa menutupi  kebutuhan setiap bulannya.

Menurut ASN yang enggan ditulis namanya ini, mungkin hampir sebagian gaji ASN ini sudah diagunkan ke bank sehingga untuk menutupi kebutuhan tiap bulannya hanya mengandalkan TPP

“Maff saya tidak mau berkomentar banyak, namun yang pasti apa yang saya rasakan ini dirasakan juga oleh rekan ASN lainnya,”ucapnya.(hiek)


Agar Arus Wiisatawan Lebih Lancar, DPRD Pangandaran Dorong Pembangunan Tol Getaci Juga Perbaiki Jalan Di Kawasan Emplak

PANGANDARANNEWS.COM - Menanggapi rencana pembangunan jalan tol  Gedebage, Tasikmalaya, Cilacap (Getaci itu) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangandaran berharap ada strategi yang harus disiapkan dan dilakukan terkait kondisi jalan raya menuju Pangandaran, salah satu yang menjadi bahasan adalah kondisi jalan raya di kawasan Desa Emplak sampai Desa Putrapinggan Kecamatan Kalipucang. 

Seperti dismapaikan Ketua DPRD Pangandaran Asep Noordin lewat pesan whats appnya, di jalur tersebut terjadi penyempitan karena jalannya terlalu berkelok kelok serta banyak tikungan tajam Sehingga bus atau truk yang belok itu harus berhenti jika berpapasan dengan kendaraan besar lain dari arah berlawanan.

"Jadi saran kita, jalan itu diperlebar atau kalau tidak tikungan tikungan berbatu itu bisa disodet," katanya.(24/04/25)

Tentu, menurut Asep, ini bisa menjadi solusi karena ada beberapa daerah yang sudah melakukan, seperti tikungan tajam di jalan raya Cilacap Jawa Tengah di sekitar daerah Patimuan. 

"Disana ada tikungan tajam lalu disodet agar jalannya bisa diluruskan. Sekarang jalannya bagus dan lebar," ujarAsep.

Asep mengatalan, hal tersebut tentu akan membantu akses ke obyek wisata di Kabupaten Pangandaran, karena  kekhawatiran ini manakala jalan tol itu sampai ke Kalipucang tentu  volume arus wisatawan ke Pangandaran akan luar biasa.

"Jadi menurut hemat kami, jalan raya itu harus diperlebar atau diluruskan, untuk ini sebaiknya Pemda Pangandaran harus mulai berkomunikasi dengan kementerian PUPR," imbuhnya.(hiek)




Warga Sindangjaya Datangi Desa Untuk Audens Terkait Limbah Peternakan

PANGANDARANNEWS.COM - Masyarakat Desa Purwasari dan Desa Sindangjaya Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran siang tadi mendatangi kantor Desa Sindangjaya, mereka memprotes terkait limbah peternakan ayam yang terletak di perbatasan Kabupaten Pangandaran dan kabupaten Ciamis tepat nya di RT 17 RW 04 Desa Sindangjaya.(23/04/25)

Berawal dari pemberitaan sebuah media masa yang memberitakan dampak aroma tak sedap yang ditimbulkan dari kandang ayam tersebut, sehingga membuat sejumlah warga pun ramai-ramai mendatangi kantor Desa Sindangjaya untuk meminta solusi terkait hal tersebut.

Warga memprotes, karena aroma menyengat yang ditimbulkan dari kotoran dan pakan ayam di dekat pemukiman warga menimbulkan bau tak sedap dan menyebabkan lalat berdatangan.

Dalam aksi yang ditindaklanjuti dengan mediasi oleh pemerintah desa serta disaksikan Camat mangunjaya Sofyan Tanjung, Kapolsek Padaherang, Satpol PP, Babinsa, Dinas Pertanian dan Peternakan Kabuaten Pangandaran, warga meminta pemilik peternakan pun segera memperbaiki sistem pengolahan limbah.

Salah seorang perwakilan warga, Rido berharap agar perusahaan bertanggung jawab atas dampak polusi air dan udara yang di timbulkan dari kandang hayam tersebut.

"Kami menuntut agar pengelolaan limbahnya harus sesuai SOP, karena dambaknya langsung dirasakan kami," ucapnya.

Terutama kalau malam, kata Rido, pernapasan terasa sesak karena aroma bau yang menyengat hidung dan paru-paru.

"Sekali lagi, kami berharap hal ini segera bisa diatasi," tegasnya.

Sementara salah seorang perwakilan dari perusahaan juga sebagai konsultan, Maman, menyebut, pihaknya bersikap welcome terhadap peserta audien.

Maman mengaku senang karena telah dimediasi oleh pemerintah setempat, dan pihaknya pun kedepan siap untuk melakukan perbaikan.

"Sebenarnya, sebelumnya kami pun sudah melakukan langkah langkah dalam menjaga dampak terhadap lingkungan ini," ujarnya.

Sementara dari hasil auden, perusahaan dan warga akhirnya  disepakati dengan membuat kesepakatan tertulis.(Tn)

Peringati Moment Hari Kartini, Petugas Spbu 34.463.19 Pangandaran Kenakan Kebaya

PANGANDARANNEWS.COM - Ada suasana berbeda di SPBU 34.463.19 YANG TERLETAK DI Jalan Merdeka Pangandaran tepatnya di samping RSUD Pandega, bertepatan dengan Hari  Kartini, sejumlah petugas perempuan tampil anggun mengenakan kebaya saat melayani pelanggannya saat mengisi bahan bakar minyak (BBM).(21/04/25)

Di momen Hari Kartini yang jatuh setiap 21 April ini tidak hanya menjadi momen seremonial, namun juga menjadi saat untuk menebar semangat emansipasi dan pelestarian budaya.

Seperti disampaikan Manajer SPBU Pangandaran, Muhammad Apip Triyadi, kegiatan ini merupakan bentuk momen untuk memperingati dan penghormatan atas perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan hak-hak perempuan.

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, kata Apip, para karyawan SPBU 34.463.19 sengaja mengenakan seragam kebaya dan pakaian pangsi selama dua hari, dan ini sebagai bentuk penghormatan kepada perjuangan Ibu Kartini.

“Penggunaan kebaya ini juga menjadi simbol pelestarian budaya serta wujud apresiasi terhadap kontribusi perempuan dalam berbagai bidang, termasuk di sektor pelayanan,”kata Apip.

Apii mengaku senang karena langkahnya ini ternyata mendapat respon positif dari masyarakat., khusunya pelanggan yang juga merasakan terinspirasi oleh semangat Kartini yang tercermin dalam lingkungan kerja SPBU.

Seperti dikatakan seorang ibu yang sedang mengisi BBM sepeda motornya, menurutnya ia sangat terkesan dengan penampilan para petugas yang yang hari ini mengenakan kebaya

“Semoga wanita Indonesia semakin kuat,” ucapnya.(hiek)


 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN