Minimnya Papan Nama Jalan Di Kawasan Wisata Pantai Pangandaran, Dikeluhkan Pengunjung


PANGANDARANNEWS.COM
- Kembali keluhan dilontarkan oleh wisatawan yang datang ke obyek wisata Pantai Pangandaran terkait minimnya petunjuk/nama jalan yang ada di kawasan wisata, baik itu di pantai timur atau pun barat.

Seperti disampaikan wisatawan asal Majalengka, Pipin Zainal Arifin, saat akan pergi berlibur ke Pangandaran, ia memperoleh referensi dari teman di kantornya untuk tempat menginapnya di salah satu penginapan di jalan Kalenbuaya.

Ipin mengatakan, saat tiba di Pangandaran sekitar jam 19.00 ia pun segera mencari penginapan referensi dari temannya tersebut, dengan mencari nama jalan Kalenbuaya.

"Namun setelah dicari-cari saya tidak menemukan papan nama jalan Kalenbuaya," ungkapnya.(01/07)

Setelah lama berputar-putar mencari nama jalan Kalenbuaya yang tak kunjung ditemukan, ia pun bertanya pada penarik beca motor (bentor) yang sedang parkir. 

Setelah mendapat petunjuk dari penarik bentor, terang Pipin, ia pun bisa menemukan alamat dan penginapan yang dicarinya.

"Padahal saat berputar-putar jalan ini sempat dilalui, namun karena tidak ada papan nama jalan saya pun malah kesasar," ucapnya.

Kepada PNews Pipin pun berharap agar minimnya nama-nama jalan, terutama jalan-jalan yang ada di dalam kawasan wisata bisa menjadi perhatian pihak terkait sehingga kejadian yang dialaminya tidak dialami wisatawan lain. (hiek)






Pada Upacara HUT Bhayangkara Ke-77 Kapolres Pangandaran Tekankan Polri Harus Dekat Dengan Rakyat


PANGANDARANNEWS.COM
- Instruksi dan pedoman dalam pelaksanaan tugas kepada personel Polri, diantaranya untuk terus meninggkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dalam menghadapi tantangan tugas.

Kemudian yang tak kalah penting, strategi pemolisian proaktif, humanis dan profesional dalam cegah dan tangani permasalahan sosial. Kuatkan kualitas yanlik yang modern secara konsisten dan berkelanjutan, kuatkan profesionalisme dalam penegakan hukum (gakkum) dengan prinsip profesional, transparan dan berkeadilan.

Demikian disampaikan  Kapolres Pangandaran AKBP Hidayat, S.H, S.I.K, saat memimpin upacara peringatan HUT Bhayangkara Polri Ke-77 Tahun 2023 di jajaran Polres Pangandaran, bertempat di Alun-alun Kecamatan Parigi. (01/07/2023)

Dalam upacara peringatan Hari Bhayangkara ke 77 ini peserta upacara terdiri dari petugas pengucap Tribrata, barisan Marinir, barisan Kodim, barisan Sat Samapta, barisan Sat Polair, barisan Sat Lantas, barisan Staf Gabungan, 
barisan Polsek Sejajaran, barisan Sat Intelkam, barisan Sat Reskrim dan Sat Resnarkoba, barisan Dishub, barisan Pol PP, barisan PNS, serta barisan perwakilan para pelajar Kabupaten Pangandaran.

"Saya menyampaikan terimakasih kepada seluruh personel Polri yang telah bekerja maksimal dalam memelihara kamtibmas melaksanakan, penegakan hukum serta melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat," tegas kapolres.

Selain itu, kata kapolres, tantangan ke depan adalah dalam menghadapi potensi dan kerawanan kamtibmas yang semakin berkembang serta menguatkan koordinasi dengan TNI, Kementrian/Lembaga, Pemda dan masyarakat guna memelihara keamanan dalam negeri.

Ia juga menekankan anggota Polri harus mendalami potensi kerawanan dan konflik pada setiap tahap Pemilu 2024 secara profesional, dan mengedepankan tindak persuasif serta dukung dan kawal tiap bijak Pemerintah dalam upaya PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional).

"Saya berharap upacara ini menjadi momentum para personel Polres Pangandaran untuk menanamkan nilai-nilai pengorbanan dan keikhlasan dalam pengabdian, guna mewujudkan Polri yang Presisi," tegas kapolres. (hiek)

Pada Idul Adha 1444 H Kodim 0612/ Tasikmalaya Bagikan Sejumlah Daging Kurban


PANGANDARANNEWS.COM /TASIKNEWS
- Komando Distrik Militer (Kodim) 0612/Tasikmalaya berbagi hewan kurban di Hari Raya Idul Adha 1444 Hijriah sebanyak Enam ekor sapi dan satu kambing, kegiatan penyembelihan berlangsung di halaman Koramil 1201/Tawang Kodim 0612/Tasikmalaya Kota Tasikmalaya, Kamis (29/06)

Di sela-sela kesibukannya, Dandim 0612/ Tasikmalaya Letkol Inf Raden Henra Sukmadjidibrata,S.I.P, kepada warga menyampaikan selamat Hari Raya Idul Adha 1444 H, serta mengungkapkan pemotongan hewan kurban ini merupakan pembelajaran bagi semua untuk rela saling berbagi sekaligus untuk memupuk rasa kepedulian terhadap sesama umat muslim.

"Kita juga telah ikut membantu membahagiakan saudara-saudara kita yang kurang mampu pada Hari Raya Idul Adha ini," ungkapnya

Melalui hari raya Idul Adha ini, kata Dandim, juga mengajarkan semua untuk selalu mensyukuri terhadap nikmat yang telah dilimpahkan oleh Allah, sehingga diwajibkan bagi umat muslim yang merasa mampu untuk melaksanakan ibadah kurban.

Masih di tempat yang sama, Koordinator Panitia pelaksana kurban, Danramil Bantarkalong yang merangkap jabatan Pasi Pers Kodim 0612/Tasikmalaya Lettu Inf Mirhamdi Siregar, menambahkan, penyembelihan hewan kurban menyampaikan syukur bahwa Kodim 0612 Tasikmalaya telah melaksanakan penyembelihan hewan kurban.

Hewan kurban yang sembelih ini, kata Mirhamdi, berasal dari orang-orang yang menyisihkan hartanya untuk dibagikan kepada masyarakat.

"Peserta kurban dari lingkungan Kodim 0612 Tasikmalaya sendiri berasal dari pak Dandim, Kasdim, para Pasi, para anggota kodim," jelasnya.

Semenntara untuk sasaran pendistribusian daging kurban ini, terangnya, antara lain untuk warga sekitar Kodim 0612 Tasikmalaya, Keluarga Kodim, Anggota Kodim, para pengemis, para abang becak, yatim piatu, yayasan kaum dhuafa.

"Kita sediakan sebanyak 500 kantong daging," pungkasnya. (anwarwaluyo-udirustandi)

Momen Idul Adha, Bupati Pangandaran Ajak Masarakat Teladani Keikhlasan Nabi Ibrahim


PANGANDARANNEWS.COM
- Pelaksanaan Shlat Sunat Idul Adha tahun 1444 H tingkat Kabupaten Pangandaran dilaksanakan di Masjid Al Hikmah Kecamatan Parigi. (29/06)

Selain dihadiri Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata, Wakil Bupati Pangandaran Ujang Endin Indrawan, Sekda Pangandaran Kusdiana, serta para pejabat Pangandaran lainnya, nampak masarakat pun ikut melaksanakan salat di dalam masjid hingga meluber ke jalan.

Seperti diketahui, Shalat Idul Adha ini biasanya dilaksanakan di Alun-alun Parigi, namun karena tadi malam hujan turun cukup deras hingga membuat lapangan basah maka pelaksanaan shalat pun bergeser ke mesjid.

Dalam sambutannya Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata menyampaikan, peringatan Idul Adha ini bukanlah sekadar penyembelihan hewan kurban tetapi ada nilai-nilai dalam kehidupan yang harus diaktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari.

"Kisah teladan Nabi Ibrahim yang ikhlas menyembelih anaknya sendiri Nabi Ismail, itu merupakan bentuk ketakwaan," ungkap Jeje.


Atas keikhlasan Nabi Ibrahim, Allah SWT mengubah Nabi Ismail menjadi seekor kambing, ini tentu menurut Jeje, sebuah teladan yang diberikan nabi yang memiliki arti cukup mendalam.

"Bahwa semua yang ada di dunia ini merupakan titipan, dan akan kembali kepada Allah SWT," katanya.

Jeje mengingatkan dalam kondisi apapun perintah Allah SWT harus selalu dilaksanakan, tanpa pamrih dan penuh keiklasan.

Dan selama menjabat selama 10 tahun terkahir, Jeje mengaku berusaha memberikan yang terbaik untuk pembangunan Kabupaten Pangandaran.

"Tahun ini alhamdulillah pemda Pangandaran membantu pembangunan 100 masjid yang ada di Pangandaran," ucap Jeje.(hiek)

Pada Momen Idul Adha 1444 H Wabup Tasikmalaya Ajak Masarakat Untuk Tingkatkan Amal Dan Saling Berbagi


P
ANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Idul Adha merupakan momen untuk  saling berbagi sesama umat, dan juga bersukur karena masih diberi kesempatan hingga saat ini untuk merayakan idul adha.

Demikian sambutan Bupati Tasikmalaya yang diwakili Wakil Bupati Drs Cecep Nurul Yaqin pada pelaksanaan shalat Idul Adha 1444 H tingkat kabupaten, bertempat di Masjid Baiturrahman Singaparna. (29/06)

Wabup menyampaikan, atas nama Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mengucapkan selamat hari raya Idul Adha 1444 Hijriah, serta senantiasa mengingatkan agar pada kesempatan yang hanya satu tahun satu kali ini terus meningkatkan kepedulian kepada sesama dengan berbagi melalui ibadah qurban sangat penting untuk dimaknai.

"Berbagi ini menjadi hal yang harus biasa kita lakukan dimanapun dan kapanpun," ungkap wabup.

Ia juga mengajak kepada seluruh masyarakat Tasikmalaya untuk mendoakan para jamaah yang sedang melaksanakan ibadah haji di tanah suci dilancarkan dan kembali ke Indonesia menjadi haji yang mabrur.

"Saya mendoa'kan kepada warga yang belum berkesempatan dapat menunaikan ibadah haji, mudah-mudahan di tahun yang akan datang dapat merasakan menjadi tamu Allah," ucapnya.

Selain wakil bupati dan pejabat di lingkup Pemkab Tasikmalaya, pelaksanaan Idul Adha 1444 H juga dihadiri Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol Inf Raden Henra Sukmadjidibrata S.I.P, yang berkesempatan langsung melaksanakan penyembelihan hewan qurban bertempat di halaman Koramil 1201/Tawang Kodim 0612/Tasikmalaya  yang turut dihadiri oleh Kasdim 0612/Tasikmalaya Mayor  Inf Deni Zenal Mutaqin S.Sos ,Pasi Intel Kodim 0612 Tasikmalaya Kapten Inf Herlan ,Pasi Pers Kodim Lettu inf Mirhamdi Siregar, dan Perwakilan Anggota makodim.(anwarwaluyo)

Dengan Langkah 5G Menuju Pangandaran Tanpa Stunting


PANGANDARANNEWS.COM
- Beberapa hari lalu Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata didampingi Wakil Bupati Ujang Endin Indrawan menggelar rapat kordinas (Rakor) Percepatan Penurunan Stunting sekaligus Launching Inovasi Pangandaran Tanpa Stunting (PATAS), bertempat di Aula Setda. (27/06)  

Dalam rakor tersebut dibahas terkait bagaimana agar Pangandaran bebas stunting (zero stunting), diantaranya dengan langkah 5G (Gaungkan, Gerakan, Generalisir, Gebrak dan Gandakan).

Seperti disampaikan Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata, program PATAS ini nantinya akan dilakukan oleh Kepala Desa di desanya masing-masing, dengan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada 471 orang balita stunted dan 180 orang ibu hamil KEK/Anemia.

"Ayo, kami mengajak pada seluruh pihak untuk terlibat dan bekerjasama mensukseskan program PATAS agar Pangandaran terbebas dari stunting," ucap bupati. (hiek)

Serbuan Maung Asih Kodim 0612/Tasikmalaya Berbagi, Kini Sasar Warga Disabilitas Di Wilayah Koramil 1203/Kawalu


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Walau hujan turun mengguyur Kota Tasikmalaya sejak pagi namun tak mematahkan semangat Kasdim 0612/Tasikmalaya Mayor inf Deni Zenal Muttaqin, S.Sos untuk memimpin langsung kegiatan Serbuan Maung Asih yang diselenggarakan oleh Kodim 0612/Tasikmalaya.(27/06)

Di tengah-tengah kegiatan kepada sejumlah wartawan Deni Zenal Muttaqin mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan sosial yang bertujuan untuk meringankan beban masyarakat yang kurang mampu di wilayah teritorial Kodim 0612/Tasikmalaya.

Serbuan Maung Asih ini, imbuhnya, merupakan bentuk kepedulian Kodim 0612/Tasikmalaya kepada masyarakat, khususnya yang kurang mampu atau masyarakat yang mempunyai riwayat sakit penyandang disabilitas.

Deni Menjelaskan, pada kegiatan hari ini yang disambangi oleh tim Serbuan Maung Asih Kodim 0612/Tasikmalaya pada hari ini Bpk. Erwansah (42 thn) menyandang sakit lumpuh Alamat Jl. Babakan Muncang RT. 001/RW. 001 Kel. Kersamenak Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya dan Ibu Empu (83 thn) menyandang Sakit Lumpuh dan Mata Katarak Alamat Kp. Saguling Cihonje RT. 003/ RW. 007 Kel. Sambong Jaya Kecamatab Mangkubumi Kota Tasikmalaya.

"Adapun bantuan yang kami berikan kepada masyarakat penyadang disabilitas berupa uang kadeudeuh dan Sembako, kami berharap semoga bantuan yang diberikan bisa bermanfaat," ucap Deni.

Dalam kegiatan ini juga turut hadir Babinsa Koramil 1203/Kawalu Serma Jaidin dan Serma Wahyu serta Tim Kesehatan Dari Rs. Ban Galunggung Dr. Deden Danial dan ASN Acep serta Lurah Karsamenak Kecamatan Kawalu  Arif Zaenal, S.H.dan Ketua RW. 007  Dusun Saguling Cihonje Kelurahan Sambongjaya Kecamatan Mangkubumi, Dudung dan didampingi Sekretaris Kelurahah H. Ade,

Di tempat yang sama Lurah Karsamenak Arif Zaenal, S.H, sangat berterimakasih kepada Kodim 0612/Tasikmalaya atas kegiatan Serbuan Maung Asih yang diselenggarakan oleh kodim 0612/Tasikmalaya sangat membantu bagi warga Kelirahan Karsamenak.

"Atas nama.warga saya sampaikan terimakasih, mudah-mudahan semua bantuan yang telah kami terima bermanfaat bagi kami," ungkapnya.(anwarwaluyo)

Jelang Laga di Pepaperda Jabar 2023, Atlet Pelajar Disabilitas Pangandaran Terima Kunjungan Ketua DPRD


PANGANDARANNEWS.COM
- Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Asep Noordin berkesempatan menyambangi atlet pelajar disabilitas yang akan ikut bertanding pada Pekan Paralimpic Pelajar Daerah (Pepaperda) Jabar 2023 di Kabupaten Garut.

Di hadapan para atlit Asep menyampaikan, kedatangannya ini sebagai bentuk perhatian pada para atlet yang akan bertanding besok.

"Mereka harus kita perlakukan sama juga harus terus diberi dukungan, dan saya lihat prestasi yang telah mereka raih juga cukup banyak,” kata Asep (26/06)

Selain bertemu Asep juga menampung aspirasi dari pengurus National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Pangandaran dan mengupayakan untuk memfasilitasi berbagai agenda yang akan dilakukan para atlet disabilitas.

"Mudah-mudahan atlet-atlet kita ini bisa mengharumkan nama Pangandaran baik di kancah nasional maupun internasional,” imbuh Asep.

Menanggapi kedatang Ketua DPRD Pangandaran ini pun tampak disambut baik oleh Ketua NPCI Kabupaten Pangandaran, Wahyu Hidayah dan para atlet yang akan bertanding.

Wahyu pun menyampaikan ucapan terimakasih atas kedatangan Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran sekaligus mengapresiasi kepedulian kepada atlet penyandang disabilitas yang akan bertanding pada Pekan Paralimpic Pelajar Daerah (Pepaperda) Jabar 2023.

Kata Wahyu, selama ini NPCI Kabupaten Pangandaran sudah melakukan upaya-upaya teknis untuk ikut serta pada Pepaperda 2023 ini, dengan mingirimkan 8 atlet, 5 pelatih dan 5 official dengan cabang olahraga yang diikuti, diantaranya tenis meja, catur, renang dan atletik.

"Pada Pepaperda Jabar 2023 kita menargetkan minimal dapat 3 medali emas," ucapnya.

Ia mengaku perlunya dukungan dari berbagai pihak, karena olahraga prestasi itu tidak instan dan perlu pembinaan yang terus menerus.

"Terimakasih kepada Pak Bupati dan Ketua DPRD Pangandaran, yang telah banyak memberikan kebijakaan yang berpihak kepada NPCI khususnya dan umumnya kepada penyandang disabilitas," ungkap Wahyu.(hiek)

Nuansa Budaya Sunda Warnai Acara Perpisahan SMPN 3 Karangnunggal


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Dalam acara pelepasan siswa kelas ini teriring doa' untuk para peserta didik yang telah lulus serta diharapkan bisa meneruskan pendidikannya ke jenjang selanjutnya.

Demikian disampaikan Kepala SMPN 3 Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya, Drs Iyan Rukmayhan, saat menyampaikan sambutannya dalam acara perpisahan kelas 3.

Selain bisa melanjutkan sekolah, Iyan juga berharap agar para siswa menjadi insan yang berguna bagi nusa dan bangsa.

"Kepada anak anak yang telah lulus saya sampaikan teruslah belajar sampai cita cita mu tercapai," ungkapnya.(21/06)

Iyan juga mengucapkan selamat terhadap anak anak didiknya yang lulus dan akan melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi lagi dan teruskan cita-citamu jangan patahkan harapan orang tua serta gapailah cita-cita setinggi langit.


Dalam Acara Pelepasan Siswa Kelas IX dan Kenaikan Kelas VII  dan Kelas VIII SMPN 3 Karangnungga yang dihelat di gedung sekolah beberapa hari lalu, digelar dalam nuansa budaya sunda.

Tampak hadir dalam acara tersebut, Kepala Desa Sarimukti, Ketua MUI Desa Sarimukti, para alim ulama, tokoh masyarakat, tokoh pendidikan, Ketua dan Jajaran Pengurus Komite Sekolah, Pengawas Pembina, serta para orangtua siswa kelas IX.

Acara diawali dengan penampilan kreasi seni sebelum acara formal yang diselingi penampilan siswa yang menjadi juara lomba  di tingkat wilayah dan juara lomba tingkat kabupaten, dan acara diakhiri dengan upacara adat yang berjalan dengan khidmat dalam balutan suasana  mengharukan.  (anwarwaluyo)

Densus 88 Anti Teror Polri Sebut, Ma'had Al Zaytun Jaringan Teror NII KW 9


PANGANDARANNEWS.COM
- Disebut bisa menjadi embrio kelompok teroris, Ma'had Al Zaytun memiliki relasi yang kuat dengan Negara Islam Indonesia Komandemen Wilayah 9 (NII KW 9).

Seperti dilansir dari sebuah media on line, beberapa hari lalu Kasubdit Kontra Radikal Densus 88 Anti Teror Polri AKBP Budi Novijanto menyampaikan, dari penelitian dan pengakuan eks NII KW 9, ditemukan adanya hubungan Al Zaytun dengan NII KW 9 serta  menyebut bahwa Panji Gumilang sebagai pimpinan Al Zaytun adalah pimpinan NII KW 9.

"Dalam ajaran yang dipraktikkan NII KW 9 ini di antaranya, memobilisasi dana dengan mengatasnamakan ajaran Islam yang diselewengkan," papar Budi, saat mengisi seminar dengan topik "di Balik Polemik Pondok Pesantren Al Zaytun Indramayu" yang diselenggarakan oleh BEM UNUSIA. (19/06)

Selain itu, kata Budi, pada ajaran NII KW 9 juga ditemukan adanya penafsiran ayat-ayat Alquran yang menyimpang serta paham takfiri atau menghukumi kafir kelompok-kelompok yang ada di luar NII KW 9. 

Budi menambahkan, NII pernah dipimpin Abdullah Sungkar pada tahun 1993 yang kemudian membentuk Jamaah Islamiyah (JI). Lalu belakangan JI justru membangun afiliasi internasional dengan organisasi militan yang memiliki tujuan global, langkah JI ini menurut Budi sedikit berbeda dengan NII yang masih kukuh dengan tujuannya pada tingkat nasional.

"Setelah Abdullah Sungkar meninggal para pengikutnya berafiliasi dengan kelompok jihad luar negeri dan memilih melakukan teror melawan Amerika Serikat dan sekutunya,"  jelas Budi lagi.

Dalam perjalanannya, anggota-anggota JI yang telah bergabung dengan organisasi militan internasional ini, merekrut aktivis-aktivis NII lainnya yang memiliki pemikiran serupa. Disini bisa melihat bahwa pelaku teror berasal dari akar yang sama yaitu intoleransi, kemudian juga NII pragmatis atau NII KW 9 itu tidak menggunakan cara teror yang melaksanakan aksinya seperti disebut tadi (tidak ia seperti JI).

"Namun yang dilakukan Panji Gumilang adalah menyuburkan perekrutan calon-calon teroris dengan meletakan dasar-dasar militansi serta kebencian kepada NKRI," pungkasnya.(PNews)

Ketua DPRD Pangandaran Sebut, Untuk Dongkrak Kunjungan Wisatawan Pemprov Jabar Perlu Dorong Percepatan Aktivasi Bandara Nusawiru

 


PANGANDARANNEWS.COM – Pemprov Jawa Barat (Jabar) saat ini perlu mendorong percepatan aktivasi Bandara Nusawiru yang ada di Kecamatan Cijulang, karena langkah ini akan menjadi upaya untuk mempermudah aksesibilitas.

Demikian disampaikan Ketua DPRD Kabuaten Pangandaran Asep Noordin HMM, saat diwawancarai sejumlah wartawan usai memimin rapat rapat pariurna di gedung DPRD.(20/06)

Menurutnya, aktivasi Bandara Nusawiru ini menjadi salah satu harapan dalam peningkatan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Pangandaran.

"Karena hingga saat ini pariwisata masih menjadi sektor unggulan Kabupaten Pangandaran dalam menggenjot PAD, sehingga berbagai strategi pun diperlukan untuk meningkatkan kunjungan wisata," ungkapnya.

Dengan menambah rute penerbangan tidak hanya dari Bandung saja namun harus ada seperti rute dari Jakarta-Pangandaran atau Bali-Pangandaran, tentu kata Asep, kunjungan wisata ke Pangandaran pun akan semakin meningkat. Dan peningkatan kunjungan ini tentu akan sangat berdampak baik pada pendapatan masarakat atau pun PAD (Penghasilan Asli Daerah), untuk itu DPRD Pangandaran meminta kepada Pemkab Pangandaran dan Pemprov Jabar untuk melobi maskapai penerbangan agar bisa menambah rute penerbangannya ke Pangandaran.

Beberapa waktu lalu, kata Asep, ia mendapat informasi Pemkab Pangandaran sudah melobi salah satu maskapai penerbangan supaya bisa membuka perjalanan ke Pangandaran, namun Asep mengaku hingga saat belum mengetahui progesnya sampai dimana.

Selain mengaktivasi Bandara Nusawiru, imbuh Asep, untuk mendongkrak arus kunjungan wisatawan perlu juga diadakan event atraction (acara), sehingga wisatawan yang  pun biasanya datang satu kali bisa datang dua sampai tiga kali dalam satu tahun.

“Saat ini saya melihat wisatawan yang datang masih itu-itu saja, tentu frekuensi kedatangannya harus bisa ditambah,” ujarnya.

Asep juga mengaku mendapat informasi, rencananya di dekat kawasn Bandara Nusawiru akan dibangun Terminal Bus tipe A, namun sama hingga saat ini belum terlihat progresnya.

"Keberadaan terminal tipe A tentu diharapkan bisa terintegrasi dengan bandara. sehingga wisatawan atau turis bisa mendapat kemudahan aksesibilitas," pungkasnya. (hiek)

Tabungan Siswa Tak Kunjung Cair, Ini Komentar Ketua Komisi IV DPRD Pangandaran


PANGANDARANNEWS.COM
- Kisruhnya pengembalian tabungan siswa di sejumlah SD Kabupaten Pangandaran yang belum dibayar hingga saat ini membuat para orangtua murid merasa dirigikan, padahal orangtua siswa saat ini sangat membutuhkan karena kini anaknya akan mengikuti Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) 2023.

Menanggapi hal tersebut Ketua Komisi IV DPRD Pangandaran Wowo Kustiwa pun angkat bicara, menururnya permasalahan ini tentu tidak  akan terjadi jika pihak koperasi di Kecamatan Cijulang dan Parigi sebagai pengelola tabungan tersebut melakukan sistem yang ketat terhadap peminjam.

Langkah terbaik mengantisipasi adanya permasalahan tersebut, kata Wowo, ke depannya menejmen koperasi ini  harus meniru sistem perbankan, karena jika tidak permasalahan seperti sekarang pun tentu akan terus terulang.

Dan jika masih menggunakan atau menejmen seperti sekarang, Wowo memastikan para anggota koperasi yang mempunyai pinjaman akan keenakan.

"Buktinya hingga sekarang mereka tidak membayar, padahal hidup dan matinya koperasi ini tergantung penguris dan anggotanya," ujar Wowo, saat ditemui usai mengikuti rapat paripurna di gedung DPRD Pangandaran.(20/06)

Disoal lankah Bupati Pangandaran dengan membentuk tim husus, Wowo berharap mudah-mudahan langkah bupati ini bisa memberikan solusi sehingga tabungan siswa pun segera terbayar.

Wowo juga meyakini, Bupati Pangandaran mempunyai banyak cara untuk menyelesaikan masalah ini dan salah satunya dengan dibentuknya timsus yang benar-benar dihususkan untuk menangani masalah tabungan siswa ini.

Dan terkait batas waktu penyelesaian kasus ini tentu tidak ada batas waktunya, namun paling tidak jika timsus telah dibentuk maka diharapkan secepatnya selesai.

"Karena perintah bupati setiap dua minggu sekali tim harus mengevaluasi dan langkah-langkah apa yang sudah diambil," ungkap politisi PPP ini. (hiek)

Pada Moment World Oceans Day, Ketua DPRD Pangandaran Ajak Pemerintah dan Masarakat Jaga Kebersiahan Laut


Pangandarannews.com - Bertempat di lokasi Pantai Pasir Putih Timur Taman Wisata pantai Pangandaran, pada moment World Oceans Day Tahun ini yang jatuh pada tanggal 8 Juni 2023, Pemerintahan Kabupaten Pangandaran, seluruh stake holder dan masyarakat bersama-sama hadir ke lokasi tersebut untuk memperingati Hari laut. (08/06 )

Tampak Hadir dalam acara tersebut Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Asep Noordin, Wakapolres Pangandaran Kompol Arisbaya, Danpos TNI AL Pangandaran, Satpol Airud, Kepala Resort BKSDA Kusnadi, SP, Pengelola Wisata dari Perum Perhutani, para pemandu wisata dan Pemerhati lingkungan dan masarakat lainnya.

Dalam acara ini seluruh yang hadir berkesempatan melepaskan tukik (anak penyu) yang dilanjutkn dengan kegiatan bersih-bersih di area sekitar pantai dan juga pemulihan ekosistem bawah laut dengan cara melakukan transplantasi terumbu karang langkah ini sebagai cara untuk memperbaiki ekosistem laut pangandaran dengan harapan bisa menjadi spot wisata bawah laut yang indah di masa depan .

Usai kegiatan, kepada awak media Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Asep Noordin yang ikut berpartisipasi dalam acarara memperi ngati hari laut sedunia menyampaikan, laut bagianusia merupakan sumber kehidupan, dan tak hanya itu Laut juga bisa dijadikan sarana rekreasi wisata seperti jadi wahana Watersport seperti Perahu Pesiar, Banana Boat dan Snorkeling.

"Kita menyadari laut ini begitu potensial sehingga kita harus berkomitmen untuk merawatnya bersama-sama," kata Asep.

Asep mengatakan, sudah saatnya masyarakat ikut merawat dan peduli pada laut yang merupakan bagian dari kehidupan manusia, serta berkomitmen untuk menjaga laut pangandaran.

"Jika bukan kita oleh siapa lagi laut akan dipelihara, saya mengajak baik pada pemerintah mau pun masarakat, mari bersama-sama kita jaga kelestarian laut kita," tegasnya.(hiek)

KPU Pangandaran Tetapkan 333.461 DPT Untuk Pemilu 2024


PANGANDARANNEWS.COM
- Komisi Pemilihan Umum (KPU)  Kabupaten Pangandaran hari ini menetapkan Daptar Pemilihan Tetap (DPT) untuk Pemilihan Umum tahun 2024 mendatang, bertempat di ballroom Hotel Horison.(21/06)

Dalam sambutannya Ketua KPU Kabupaten Pangandaran Muhtadin menyampaikan, DPT Kabupaten Pangandaran pada Pemilu 2024 nanti tercatat ada  333.461 pemilih, 166.095 pemilih laki-laki dan 167.366 pemilih perempuan.

Sementara jumlah DPT yang dicoret atau Tidak Memenuhi Syarat (TMS), jelasnya, ada 1.765 orang, dengan alasan  sudah meninggal, terdaptar sebagai TNI-Polri dan lain-lain.

"Data ini berawal dari Data Penduduk Potensial Pemilih dalam Pemilu atau yang disebut DP4," terangnya.

Muhtadin mengatakan, untuk mereka yang genap 17 tahun pada hari pemungutan suara, ini harus tercatat dalam DPT. Dan jika saat hari pemungutan suara belum ada KTP, masarakat bisa membawa surat C6 atau identias lain, seperti Suket, kartu keluarga, paspor dan lain-lain.

Sementara untuk Narapidana, imbuhnya, ada potensi masuk dalam DPT dan jika saat hari pemilihan statusnya sudah bebas atau inkrah.

"Kalau belum bebas maka masuk DPT Khusus di lapas masing masing," ungkapnya.

Masih di tempat yang sama Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pangandaran Iwan Yudiawan mengaku sudah memberikan masukan atau saran perbaikan kepada KPU, terkait dengan  DPT Pemilu 2024.

"Dan ini sudah diselesaikan dan clear," tegasnya. (hiek)

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN