KUA KALIPUCANG SERAHKAN HASIL KALIBRASI ARAH KIBLAT 246 TEMPAT IBADAH DAN TPU

PANGANDARANNEWS-Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kalipucang, Drs. H. Ma’muri menyerahkan data dan dokumentasi hasil pengukuran (kalibrasi) arah kiblat kepada Kepala Sekai Bimbingan Masyarakat Islam (Kemenag) Kabupaten Pangandaran, H. Komar ismail, MM. Penyerahan dokumen itu sebagai bukti telah selesainya kalibrasi di setiap tempat ibadah yang ada di Kecamatan Kalipucang.

Menurut Ma’muri, KUA Kecamatan Kalipucang telah mengkalibrasi di 313 lokasi, diantaranya masjid, mushola serta tempat pemakaman umum. Jumlah yang sudah dikalibrasi berada di 67 lokasi, diantaranya Tempat Pemakaman Umun (TPU) dan 246 Masjid dan Mushola baik itu yang ada di tempat umum seperti sekolah dan SPBU, rumah makan yang telah memiliki ijin oprasional maupun yang belum memiliki.

“Dari 313 titik lokasi yang dikalibrasi dikerjakan selama kurun waktu 10 bulan dari target awal 4 bulan, “ujarnya, disela-sela kegiatan rapat dinas Kepala KUA se-kabupaten. (21/11)

Kalibrasi ini,kata Ma’muri, merupakan salah satu inovasi dari KUA di tiap Kecamatan, dan diharapkan dengan inovasi ini bisa menopang sesuai dengan visi misi Kabupaten Pangandaran menjadi daerah wisata dunia, dan ini merupakan bentuk dukungan nyata dari Kemenag mendukung kepada masyarakat setempat atau atau wisatawan mancanegara yang datang ke Pangandaran, khususnya yang akan melaksanakan ibada shalat.

Ma’muri menambahkan, dalam menunaikan sholat perlu ada satu kepastian petunjuk arah kiblat  yang jelas, karena menghadap kiblat merupakan syarat sah dalam shalat kecuali dalam kondisi mudarat.

“Alhamdulilah respon masyarakat dan ulama sangat baik, karena memang merupakan satu amalan yang pertama kali dihisab, ketika ibadah solat diterima insyaaloh seluruh amalpun diterima dan tempat arah kiblat solatpun harus sesuai dengan aturan syariat” jelasnya.

Sebelumnya, lanjut Ma’muri, walau pun tidak terlalu jauh, sekitar 7-10 derajat, banyak arah kiblat tempat ibadah yang tidak sesuai, dan untuk TPU ketidaktetapannya kurang lebih 25 derajat.  (ANTON AS)

DUA SURFER ASAL PANGANDARAN AKAN BERLAGA DI SEA GAMES FILIPINA 2019

PANGANDARANNEWS-Dua atlit Surfing asal Batukaras Kecamatan Cijulang Kabupaten Pangandaran, Nurhidayat Arif, dan Permana Dean, akan berlangga di ajang sea game tahun ini di Filipina.

Menurut salah seorang anggota komunitas surfing Batukaras, Fauzi Algifari, ia meminta dukungan dan doanya dari seluruh masyarakat Kabupaten pangandaran, agar kedua atlet putra daerah ini dapat mengharumkan nama Pangandaran di kancah internasional, khususnya dalam cabang olahraga surfing.

“Dengan segala kerendahan hati, kami mohon dukungan dan doa’ mudah-mudahan kedua surfer kita, Nurhidayat Arif dan Permana Dean, bisa menorehkan prestasi yang bisa membuat kita bangga, “ucap Fauzy, lewat whatsAppnya.  (PNews)

TIM MONEV KARANGNUNGGAL TINJAU PEMBANGUNAN JALAN DI DESA CIBATU

TASIKNEWS-Tujuan Monitoring dan Evaluasi (Monev) merupakan proses yang meliputi perumusan, dan pembangunan suatu sistem, pelaksanaaan, pemantauan, pengumpulan data dan pelaporan pekerjaan yang telah dilakukan.

Demikian disamoaikan Camat Karngnunggal Kabupaten Tasikmalaya, Asep M Dahliana, STP., MM, kepada PNews, saat ditemui di sela-sela kesibukan monev di Desa Cibatu.(27/11)

“Dalam hal ini monev pada pembangunan yang bersumber dari Dana Desa tahap II tahun 2019, “ungkapnya.

Dikatakan Asep, saat tim sedang fokus mengevaluasi dan mengecek pembangunan hasil pekerjaan yang meliputi kualitas dan volume empat lajur jalan rabat beton di Desa Cibatu, apakah kegiatan di lapangan telah sesuai dengan RAB atau perencanaan awal.

Monev ini selain dipimpin langsung camat, katanya, juga didampingi Kapolsek Karangnunggal, AKP H Asep Ishak,  S.,IP, Babinkamtibmas, Babinsa, Kasi PMD, pendamping, Pemdes dan Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa.

Dan dari pemeriksaan satu persatu pembangunan empat lajur jalan tersebut, lanjut Asep, tim menilai cukup baik dan memenuhi standar kwalitas yang ditentukan dan volumenya pun sesuai dengan perencanaan awal, bahkan ada pengembangannya.

“Walaupun dalam hasil pengecekan di lapangan sudah memenuhi standar yang ditentukan, tim berharap pembangunan kedepan tetap harus lebih ditingkatkan dan berpedoman pada aturan yang diberlakukan. “tegasnya.

Sementara pihak Pemdes yang diwakili Ketua BPD Cibatu, mengucapkan terima kasih atas arahan dan koreksi yang telah dilakukan tim monev yang sudah turun langsung ke lapangan untuk mencek
langsung kegiatan pembangunan di Desa Cibatu.

“Semua arahan dan petunjuk tim tentu akan kami perhatikan dan menjadi pedoman, dan ini tentunya demi kemajuan dan kepercayaan masyarakat. “ujarnya. (ANWARWALUYO-UDIRUSTANDI)

PANITIA PEMBANGUNAN MASJID AGUNG AL-HASAN KARANGNUNGGAL GELAR EVALUASI DAN LAPORAN KEUANGAN

TASIKNEWS-Beberapa waktu lalu tokoh masyarakat dan agama berkumpul bersama muspika, para kepala desa, LSM, dan masyarkatlainnya, di gedung da’wah Karangnunggal untuk membentuk Panitia Pembangunan Masjid Besar Al-Hasan Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya.

Dalam kesempatan tersebut, Camat Karangnunggal, Asep M Dahliana, S.Tp., MM, menyampaikan arahannya serta berpesan, untuk mencapai target perlu adanya peningkatan, seperti koordinasi dengan pihak pemerintahan desa pemegang wilayah sehingga mendapat dorongan penuh dari mereka.

“Dan koordinasi dengan para agnia pun agar lebih ditingkatkan lagi, “ungkap Asep.(26/11)

Sementara dalam laporan keuangan hasil infaq dan sodaqoh melalui kupon dan sumbangan dari para agnia, menurut laporan yang dibacakan Ketua Panitia, H. Didi, S.Ag, hingga bulan nopember 2019 ini sudah mencapai 71,4 %.

"Alhamdulillah untuk sisa utang pembelian tanah sudah lunas bahkan tersisa saldo Rp. 107 juta lebih, kami berharap 14 desa yang persentasenya masih kurang dari 50% bisa lebih ditingkatkan lagi, “kata Didi.

Didi mengatakan, seluruh kepengurusan dalam panitia pembangunan Masjid Besar Al-Hasan, memberikan aprasiasi sebesar-besarnya kepada dua Desa yang persentasenya lebih dari 100%, yakni Desa Karangnunggal dan Cidadap.

“Tidak lupa kami juga  sangat  mengapresiasi instistusi Kepolisian Sektor Karangnunggal dengan pimpinannya AKP H. Asep Ishak, S.Ip  dan H. Ayub, pengusaha beras yang sama-sama telah menyumbang 100 sak semen, “imbuh Didi.

Dalam evaluasi dan laporan panitia pembangunan Masjid Besar Al-Hasan, panitia pun memberi kesempatan pada masyarakat yang hadir  untuk menyampaikan saran, masukan bahkan keritikan, agar panitia bisa bekerja lebih hati-hati, teliti, dan lebih transparan.

“Setelah semua pihak sepakatan, marikita tutup pertemuan ini  dengan do'a dan tasiah yang bertujuan untuk memberi semangat dan motivasi kembali dalam mewujudkan target penyelesaian pembangunan masjid besar kita ini, “ ucap sekretaris pembangunan, Dede Sulaeman, S.Ag. (ANWARWALUYO-JAJANG)

DALAM BABAD SUKAPURA, LINGGASARI PERNAH JADI PENDOPO UMBUL SUKAPURA BIHARI

TASIKNEWS-Sukakerta nama yang sudah tidak asing ditelinga, daerah yang menjadi sentra produksi buah manggis dan durian di Kecamatan Jatiwaras, secara histori memiliki magnet yang sangat kuat dalam sejarah perjalanan pembentukan pemerintahan di Kabupaten Tasikmalaya sekarang.

Jauh sebelum menjadi Kabupaten Tasikmalaya ada, dahulu di  masa dimana pemerintahan pernah berpusat di Sukakerta, dari Galunggung ke Sukakerta, dari Rumantak, Sariwangi pindah ke Dayeuh Tengah yang kini secara administratif masuk Kecamatan Jatiwaras. Dan salah satu daerah lagi yang tidak banyak diketahui umum namun juga pernah tercatat dalam sejarah Sukapura, yakni Linggasari.
Pada masa itu, konon pusat pemerintahan dikendalikan dikampung tersebut, salah satu lokasi bekas kantor ( pendopo) para umbul (petinggi) pemerintahan Kabupaten Sukapura saat itu, kini ditempati  keluarga Momon Aji sukmara

"Menurut cerita, katanya sempat terjadi perubahan status di pemerintahan Kabupatian Sukapura, dari status Kawedanaan berubah menjadi Kecamatan dan camat pertamanya Raden Indrapraja VI ", papar Momon, mengawali ceritanya pada PNews.(26/11)

Masih cerita Momon, selanjutnya pemerintahan Kabupatian Sukapura berpindah ke Sukaraja, tepatnya di Leuwiloa lalu berpindah lagi ke Empang di Desa Sukapura Kecamatan Sukaraja. Pada saat berkantor di Linggasari, pusat pemerintahan Kabupatian Sukapura berlokasi di Dayeuh Tengah Desa Kaputihan (dulu masuk wilayah Kecamatan Salopa, setelah terjadi pamekaran Dayeuh Tengah sekarang ini masuk Desa Setiawangi Kecamatan Jatiwaras).

" Lokasi yang ditempati bangunan rumah  ini dulunya bekas pendopo para umbul, " ungkapnya.

Di Dayeuh tengah,tepatnya kini berdiri lembaga  pendidikan MAN Setiawangi, dan tak jauh dari lokasi tersebut terdapat situs makam petinggi pemerintahan bihari, Raden Wirahadikusumah (Entol Wiraha).

Linggsari sendiri mengandung makna, Lingga bermakna ciri dan Sari  arti pokok /bibit. Dilihat dari nama yang disematkan. Dari sejarah yang ada di sana mungkin bisa dipastikan kalau pusat Pemerintahan Kabupatian Sukapura kali pertama berkantor di Linggasari.

Dikatakan Momon Azis Sukmara (48), kabarnya di Sukakerta ada masa pergantian status kepemerintahan dari yang asalnya berbentuk kabupatian hingga berubah menjadi kawedanaan, dan tidak lama kemudian berubah menjadi kecamatan.

"Linggasari statusnya pernah menjadi kecamatan, dan camat yang pertama  memerintahnya, Raden Indrapraja IV, "ungkap Momon lagi.

Di daerah Linggasari sendiri, lanjutnya, ada banyak sejarah yang belum terungkap, salah satunya sejarah Raden Jaya Somantri atau yang dikenal dengan sebutan Eyang Dalema Luhur.
Tidak banyak yang tahu alur sejarah yang sebenarnya, namun banyak orang yang penasaran menelusurinya, seperti apa kaitannya dengan Sukapura-Sukakerta.

Tapi menurut cerita para orang tua dulu, konon Raden Jaya Somantri berasal dari tatar jawa, bukan orang pribumi asli, makamnya pun hanya berupa ciri pohon angsana,  kabarnya sudah ada sebelum masa terbentuknya Kabupatian Sukapura.

"Tapi kalau dilihat dari gelar dan nama yang disandangnya kemungkinan leluhurnya masih keturunana dari sini", pungkas Momon.  (RUSDIANTO)

PORSI APBD TAHUN 2020 PEMKAB PANGANDARAN MASIH FOKUS PADA PERBAIKAN INFRASTRUKTUR

PANGANDARAN NEWS-Usai mengikuti Rapat Paripurna Penetapan Persetujuan DPRD Trehadap Rencana Peraturan Daerah tentang APBD tahun anggaran 2020 menjadi perda, Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata,kepada beberapa awak media menyampaikan terkait RAPBD tahun 2020. Menurutnya, APBD tahun 2020 hampir sama dengan tahun 2019, masih fokus pada perbaikan infrastruktur, penyelesaian pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), layanan pendidikan, kesehatan dan penataan pariwisata.

“Diperkirakan anggaran kita berkurang Rp 100 milyar, karena masih harus menyelesaikan RSUD dan anggaran pilkada, :terangnya.(26/11)

Tapi untuk perbaikan infrastruktur sendiri, ia optimis akan selesai 99,99 % pada anggaran tahun depan, dan hanya akan menyisakan 0,01% kekurangannya.

Buka hanya jalan kabupaten saja yang akan diperbaiki, tapi, kata Jeje, jalan-jalan di desa yang mempunyai nilai ekonomis tinggi bagi masyarakat, tetap akan mendpat porsi anggaran perbaikan.

“Penyusunan APBD ini merupakan yangterakhir dalam kepemimpinan saya dan pa haji Adang, “ungkapnya.

Dikatakan Jeje, untuk APBD tahun 2020 nanti, perbaikan infrastruktur masih mendapat porsi paling besar, sekitar Rp 300 milyar lebih.

Jeje mengakui, jika masuk pada pembahasan anggaran, merupakan saat-saat yang membuatnya pusing, karena harus bijak dalam menyikapi berbagai tuntutan yang belum berbanding lurus dengan keadaan keuangan daerah.

Kahayang loba tapi duitna saeutik...(keinginan banyak tapi keadaan uang sedikit-red), “kelakar Jeje.

Sementara saat dimintai komentarnya, Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Asep Noordin, mengatakan, fokus DPRD tetap pada capaian Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Menurutnya, beban kerja dan anggaran pemda dan DPRD lebih berat, karena kegiatan yang seharusnya dilaksanakan selama 5 tahun, karena harus mengikuti ketentuan harus dilaksanakan 4 tahun saja.

“Sesuai ketentuan tahun besok kita akan mengikuti pilkada serentak, “kata Asep.

Tentunya dengan waktu tersebut pemda dan DPRD harus berpacu bagaimana caranya membuat skala perioritas program kebijakan, efisiensi anggaran dan sebagainya, terutama pada pencapaian visi-misi.

Disoal kebijakan anggaran untuk mobil dinas, Asep mengatakan, walau jumlah anggarannya tidak terlalu besar, sekitar Rp 600 juta, tapi mudah-mudahan ini bisa menjadi proses pembelajaran politik  anggaran terutama dan dalam mendukung skala perioritas.

“Toh mobil yang ada sekarang walau pun mobil buatan tahun 2014, tapi masih layak dan bagus, “ungkapnya.

Dan anggaran untuk pembeilan mobil ini diharap bisa dialihkan untuk mendorong pembangunan inprastruktur yang tidak tersentuh APBD tahun ini, penanggulangan kemiskinan dan lain-lain.
Asep menambahkan, anggaran tahun ini mengalamai devisit sebesar Rp 77 milyar, tentu ini akan ditutup dengan belanja daerah, dan menurutnya, itu sangatrasional. Karena di dalamnya juga terkait pembiayaa untuk penyertaan BUMD BPR dan PDAM.

“Dalam pembiayaan daerah ini yang terepenting bagaimana pemda bisa efektif dan ekonomis dalam mengambil sikap karena yang digunakan merupakan uang rakyat, “pungkasnya. (ANTON AS)

TIM GABUNGAN DAKJAR BNN DAN BNNP JABAR BERHASIL RINGKUS PENGEDAR NARKOTIKA DI KOTA TASIK

TASIKNEWS-Tim gabungan Dakjar BNN RI dan BNNP Jabar pada hari selasa kemarin (26/11) sekitar pukul 14.45 Wib berhasil mengungkap peredaran gelap narkotika dan obat-obatan terlarang jenis PCC, dari pengedar jaringan Joni cs, yang memproduksi barang-barang haram tersebut di sekitar pemukiman warga di Jl. Syech Abdul Muhyi Rt 4/8, Kelurahan Gunung Gede, Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya, dengan menyamar sebagai tempat pembuatan sumpit dan tusuk sate.

Dari keterangan informasi di lapangan, menurut warga sekitar tempat ditangkapnya tersangka tersebut, sudah lama mengetahui merupakan pabrik pembuatan tusuk sate dan sumpit.

Sementara ari hasil penagkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan 1orang yang diduga tersangka bernama Muhamad Djoko Pamungkas (Joko) merupakan penjaga pabrik, beserta beberapa barang bukti, antara lain, PCC Siap edar, PCC Siap Cetak, bahan bahan pembuat PCC (masih dalam tahap penghitungan),7 mesin cetakan obat dan Logo, 1 Oven (pemanas) dan bahan baku obat.

Dari identitas yang didapati petugas, tersangka Joko, kelahiran 30 juni 1995 di Bekasi, dan sekarang beralamat di Binangun Rt 02/04 Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Kuwarasan Kabupaten Kebumen Jawa Tengah.

Dan hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum mengeluarkan keterangan resmi terkait penangkapan pengedar narkotika tersebut. (MAMAT R)

PABRIK TEPUNG AREN DI CIGUGUR CEMARI LINGKUNGAN SEKITAR DAN DIDUGA TAK MILIKI IJIN USAHA

PANGANDARAN NEWS - Keberadaan pabrik tepung aren di Dusun Cigintung, Desa Cimindi,  Kecamatan Cigugur Kabupaten Pangandaran diduga illegal, pasalnya pabrik tersebut sudah beroprasi sekitar tiga tahunan tapi tanpa memiliki ijin yang jelas baik dari dinas perijinan maupun dari dinas lingkungan hidup.

Seperti dikatakan salah seorang warga yang tidak mau ditulis identitasnya, sebenarnya ia dan warga lainnya sudah beberapa kali mengingatkan agar pembuangan limbah pabrik tersebut harus ramah lingkungan, sehingga masarakat sekitar pun tidak merasa dirugikan dengan bau busuk yang menyengat, apalagi pada musim kemarau saat ini.

Menurutnya, warga sering mengingatkan agar pemilik pabrik membuat tempat pembuangan limbah yang benar, agar limbah tidak dibuang seenaknya karena akan mencemari lingkungan sekitar.

“Namun hingga saat ini pemilik pabrik tetap saja tidak ada itikad baik untuk melakukan perubahan", ujarnya.

Ia mengatakan, pabrik tepung aren tersebut sudah terbilang lama beroprasi namun masyarakat merasa sangsi,  apakah punya ijin atau tidak.

Saat PNews mencoba untuk konfirmasi menghubungi pemilik pabrik lewat sambungan telepon sellulernya, ia mengatakan tidak ada waktu untuk dikonfirmasi media dengan alasan sibuk. (AGE)


LOMBA JALAN SANTAI MERIAHKAN HUT PGRI DAN HGN KECAMATAN PADAHERANG

PANGANDARAN NEWS-Dalam rangka menyambut HUT PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN),yang ke 74 tahun 2919, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) cabang Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran, merayakan dengan gebyar jalan santai  yang di ikuti ribuan peserta, di lapang sepakbola.(25/11)

Pada acara yang mengambil tema, “Peran Guru dalam mewujudkan SDM Indonesia Unggul” ini hadir Sekretais Daerah Kabupaten Pangandaran, H. Kusdiana, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, H. Surman, tripika Kecamatan Padaherang dan Ketua PGRI Kecamatan Padaherang,  Yayan Sopandi S.Pd S.IP M.Pd. 

Jalan santai menempuh jarak sekitar 1 kilometer yang diikuti ribuan peserta terdiri siswa-siswi SD,SMP,SLTA, seluruh guru, instansi dan warga masyarakat kecamatan padaherang, ini semakin meraiah karena panitia panyelenggara menydiakan berbagai hadiah dan doorprize.

Pada sambutannya, Sekda Pangandran, menyampaikan, mutu dan kualitas guru yang baik sangat  dibutuhkan, karena ia akan berpengaruh pada kwalitas proses belajar mengajar dalam kelas. Sehingga Untuk itu mutlak peningkatan kualitas pendidik.

“Dan untuk meningkatkan kapasitas dan kofetensi guru bisa dilakukan baik secara formal, seperti dengan program-program yang di agendakan pemerintah melalui forum-forum resmi atau pada non formal. “kata Sekda. (ISIS KOSWARA)

INI LELANG PENGADAAN BARANG DAN JASA PEMKAB PANGANDARAN TAHUN 2019

PANGANDARANNEWS - Unit kerja pengadaan barang dan jasa  (UKPBJ) Kabupaten Pangandaran tahun 2019,  tenderkan 118 paket kontruksi, 7 paket konsultansi dan 22 paket pengadaan barang.

Demikian diterangkan Pimpinan UKPBJ/Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Pangandaran, Didin Solehudin, ssat diteui PNews di ruang kerjanya. (25 /11)

Dikatakan Didin, berdasarkan Surat Keputusan Bupati Pangandaran nomor 027/Kpts  56-Huk/2019 tentang penetapan unit kerja pengadaan barang/jasa (UKPBJ) dan kelompok kerja (Pokja) pemilihan Kabupaten Pangandaran, maka dilaporkan, pertama, dokumen yang masuk ke UKPBJ sampai tanggal 08 November 2019 adalah :  a) kontruksi 118 paket dengan nilai HPS Rp 270.197.911.931,- b) konsultasi 7 paket dengan nilai HPS Rp 3.167.964.850,-  c) pengadaan barang 22 paket dengan nilai HPS Rp 22.483.953.887.

Kedua, paket yang sedang proses tender  a) kontruksi 0 paket dengan nilai HPS Rp 0,-  b) konsultasi 0 paket dengan nilai HPS Rp 0,-  d) pengadaan barang 3 paket dengan nilai HPS Rp 4.159.655.060.

Ketiga, paket yang sudah selesai proses tender  a) kontruksi 118 paket pekerjaan dengan nilai penawaran Rp 254.678.120.843,-  b) konsultansi 7 paket pekerjaan dengan nilai penawaran Rp 3.068.166.250,-  c) pengadaan barang 21 paket pekerjaan dengan nilai penawaran Rp 21.641.535.300,-

“Dan keempat, progres input data SIRUP pertanggal 28 Februari 2019 berdasarkan APBD murni 2019 dengan pagu sebesar Rp 608.689.512.033,- sudah tercapai 100%. "terang Didin.

Didin menambahkan, setelah APBD perubahan 2019 yang telah ditambahkan dengan  sumber dana bantuan keuangan provinsi, maka pertanggal 25 November 2019, progres input data SIRUP terselesaikan 99,69% dengan total input Rp 891.567.058.276,- dari pagu DPPA perubahan Rp 891.567.058.276,- yang dikurangi dana BOS sebesar Rp 38.036.200.000,-

“Dan berdasarkan surat LKPP nomor 7745/D.1.1/08/2018 tanggal 10 Agustus 2018 Hal : tanggapan atas surat Sekertaris Jendral Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan nomor 48341/A.A6/LK/2018 tentang pengaturan pengadaan barang/ jasa di sekolah secara elektronik, maka proses pengadaan barang/jasa di sekolah tidak bisa menggunakan mekanisme sebagaimana diatur dalam Perpres no 16 tahun 2018, " pungkasnya. (ANTON AS)

SDN 2 MEKARSARI TERUS BERBENAH UNTUK KENYAMAN SISWA DAN GURU

PANGANDARAN NEWS-SDN 2 Mekarsari yang terletak jauh dari perkotaan, tepatnya ada di perbatasan Kabupaten Pangandaran dan Kabupaten Tasikmalaya. Sekolah yang didirikan sekitar tahun 1979 dan sudah mengalami 10 kali pergantian kepala sekolah ini mempunyi fasilitas cukup memadai, seperti perpustakaan sekolah, lapangan sepak bola, lapangan Voly ball, Bulutangkis, Basket, fasilitas WC dan cuci tangan, sehingga sekolah ini  masuk pada katagori sekolah unggulan.
Untuk menuju SDN 2 Mekarari ini perlu hati-hati, karena perjalanan untuk menuju sekolah ini melewati jalan berliku dan naik turun.

“Tapi alhamdulillah sekarang jalan menuju sekolah kami sudah lumayan bagus dengan perbaikan cor beton, walau pun belum semua, “ungkap salah seorang guru.(22/11)

SDN 2 Mekarsari yang digawangi 4 guru  PNS, 3 Sukwan dan 1 sukwan penjaga, kini baik di ruangan belajar atau pun halaman sekolah  termasuk perbaikan papan nama sekolah.

”Kami akan merubah wajah lama sekolah ini menjadi wajah baru dengan bantuan seluruh stekorder sekolah,” kata Kepala SDN 3 Mekarsari, Maman.

Sejak bertugas menjadi Kepala SDN 2 Mekarsari, Maman, terus melakukan pembenahan mlai dari jalan masuk ke halaman sekolah dengan jejeran tanaman hias, sehingga menambah sejuk area sekolah. Bahkan Maman pun kerap membawa tanaman bonsay atau tanaman hias dari rumahnya yang berjaraka puluhan kilo meter untuk ditanam di sekolahnya.

Maman mengatakan, SDN 2 Mekarsari ini  dengan akreditasi B merupakan sekolah yang mempunyai halaman luas dibanding 3 sekolah lainnya yang ada di Desa Mekarsari. Sehingga tempat bermain anak-anak pun sangat lapang dan asri, karena di sekeliling halaman ditanami berbagai pohon.

“Sekarang kami sedang membuat papan nama sekolah agar terlihat lebih terlihat mentereng. “kata Maman, saat dijumpai di sela-sela pengerjaan papan nama.

Dengan hurup besar, kata Maman, diharapkan bisa lebih jelas terbaca walau pun dilihat dari jarak jauh.

Sebenarnya, lanjut Maman, anggaran dari Pangandaran Hebat belum bisa mencukupi untuk hiasan halaman dan  taman, tapi karena pengerjaan tersebut dilakukan secara gotong-royong oleh stakeholder sekolah, maka pengerjaannya hampir selesai.

”Dan setelah ini kita pikirkan lagi benteng sekolah untuk yang samping kiri, kanan dan belakang”,imbuhnya.

Disoal prestasi apa saja yang sudah dicaai sekolah, Maman menjelaskan, mekadi juara sepak bola, baca puisi, voly ball dan lomba permainan yang dilakukan mahasiswa KKN ITB beberapa bulan lalu.

Tapi bukan hanya itu, menurut Maman, dengan sekolah bersih dan nyaman dapat menambah semangat para siswa belajar dan para guru mengajar.

“Terbukti dari tahun ke tahun siswa yang mendaftar di sekolah ini terus bertambah. “pungkas Maman. (RASIMUN)

85 KONTINGEN PORSENITAS VIII YANG AKAN BERLAGA DI BREBES, DILEPAS SEKDA PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS-Sekretaris Daerah Kabupaten Pangandaran Drs H Kusdiana MM, di Halaman Kantor Setda melepas kontingen Pangandaran untuk berlaga pada Pekan Olahraga dan Seni Daerah Perbatasan (PORSENITAS) VIII di Kabupaten Berebes, Jawa Tengah.(25/11)

Pada PORSENITAS ada 6 cabang olahraga, diantaranya, Tenis Lapangan, Tenis Meja, Futsal serta olah raga tradisonal balap karung dan balap tarumpah.

Di depan 85 orang peserta kontingan, Kusdiana, mengatakan, keikutsertaan Pangandaran dalam even ini merupakan untuk yang kelima kalinya, dan para atlit sudah dapat mengukur peta kekuatan lawan dan kekuatan sendiri.

“Berikan prestasi yang terbaik, apapun hasilnya dan asah diri untuk meningkatkan kemampuan kita”kata Kusdiana.

Kusdiana juga berpesan, agar selalu bisa menjaga nama baik daerah, dengan selalu menghormati dan saling menghargai serta tidak lupa untuk tetap menjaga hubungan silaturahmi, bertukar pengalaman dengan peserta dari masing-masing daerah.

“Kita harus mampu meraih prestasi dengan mengedepan jiwa sportifitas, kesetiakawanan, kejujuran dan kredibilitas, “imbuhnya.

Sekda juga berharap, seluruh kontingen agar tetap menanamkan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam olahraga, sehingga tetap dapat terintegrasi dalam pelayanan sehari-hari sebagai ASN.

“Saya mengucapkan selamat menjalankan tugas dan semoga kita selalu menjadi yang terbaik, “pungkasnya. (PNews)

PGRI BANTARKALONG GANDENG BANK CIJ GELAR JALAN SANTAI HUTNYA KE 25

TASIKNEWS-Dalam kegiatan Jalan Santai Hari PGRI ke-25, hadir Partnert Sponsor setia, Bank CIJ Cabang Bantarkalong, untuk ikut memeriahkan acara tersebut.

Menurut marketing Bank CIJ, Andi Legiana, acara ini menjadi moment penting bagi pihaknya untuk selalu Berinprovisasi mengenalkan produk-produk terbaru, seperti program sertipikasi dan pembiayaan ibadah haji (Kaidah).

“Bank CIJ selalu terdepan memberi motivasi dengan memberikan aneka doorprice dan hadiah lainnya dalam setiap even, seperti Jalan Santai HUT PGRI kali ini, Kegiatan Karang Taruna, Kegiatan Sosial dan lain-lain, “ungkapnya.(23/11)

Selain menjadi ekspansi dalam pengembangan usaha, Bank CIJ pun, kata Andi, selalu hadir memberi manfaat Sosial bagi masyarakat, seperti memberikan santunan anak yatim dan jompo, menyumbang sarana Keagamaan, dan lain-lain.

Customer Service Bank CIJ, Yayu, menambahkan, ia bersukur karena progres atau target tiap bulannya selalu tercapai dengan berbagai produk yang di tawarkan.

“Salah satu contoh, untuk produk pembiayaan Ibadah Haji, pada bulan ini saja sudah diikuti oleh 60 s/d 70 orang. Itu mungkin dari cara kami sebaik mungkin melayani nasabah, bahkan dengan cara jemput bola dan mempermudah prosesnya."jelasnya.

Salah seorang guru SDN Sirnasari, Haeli, S.Pd, membenarkan, bahkan ia sendiri sudah menjadi anggota penabung Simple dan Berlian dalam kurun waktu 2 tahun.

“Hingga saat ini pelayanan yang diberikan pihak Bank CIJ cukup memuaskan, “katanya. (ANWARWALUYO-UDIRUSTANDI)

BKPRMI KARANGNUNGGAL SUKSES GELAR FASI XI DI DESA CIKUPA

TASIKNEWS-Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) XI Tingkat Kecamatan kali ini digelar di Desa Cikupa Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya.(24/11)

Festival ini mendapat perhatian masyarakat dan para pedagang baik dari desa Cikupa sendiri maupun dari luar desa, yang memenuhi sekita arena kegiatan.

Tahun ini kegiatan FASI yang berlangsung satu hari ini dilaksanakan oleh Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Karangnunggal.

Menurut Panitia Penyelenggara, Pandu Desa, Iman, kegiatan yang mengambil tema, FASI XI akan tercipta santri-santria yang kreatif berprestasi yang berlandaskan Al-Qur'an, diikuti ratusan anak TKA/TPA/TQA dari se-wilayah Kecamatan Karangnunggal, untuk mengikuti lomba mewarnai.

“Alhamdulillah, kegiatan Fasi tahun ini terbilang sukses dan mendapat antusias warga, “kata Iman, lewat telepon celullernya. (ANWARWALUYO)






 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN