PEMBANGUNAN POSYANDU DI DESA CIKAPINIS UNTUK PROGRAM KELUARGA BAHAGIA

TASIKNEWS-Untuk lebih mengefektifkan lagi kegiatan yang dilaksanakan kader Keluarga Berencanan (KB), tahun ini anggaran Dana Desa (DD) Cikapinis Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya, memproyeksikan salah satu programnya dengan pembangunan posyandu. Gedung yang terletak di Rt 06 Rw 03 Dusun Cipanawar ini nantinya berfungsi menjadi pusat pemeriksaan kesehatan ibu dan bayi.

“Ini merupakan bukti nyata bentuk perhatian pemerintah desa pada warganya, “ungkap Ketua Rw 03, Ela.(14/9)

Sementara menurut Kaur Perencanaan Desa Cikapinis, desa merupakan miniatur negara, artinya jika desanya maju negara pun akan maju.

Ia menambahkan, pemerintah desa dan warga bersama–sama mendukung, melaksanakan, memanfaaftkan dan melestarikan pembangunan yang yang ada di desa.

“Dan pembangunan posyndu ini juga merupakan hasil musyawarah desa dan masyarakat, “imbuhnya. (ANWARWALUYO)
 

SMK SWASTA BOJONGASIH TERAKREDITASI B DAN MAMPU CETAK TENAGA KERJA HANDAL

TASIKNEWS-Walau dengan fasilitas dan bangunan tempat proses kegiatan belajar mengajar siswa masih jauh dari memadai, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Swasta Bojongasih di Desa Girijaya Kecamatan Bojongasih Kabupaten Tasikmalaya, sudah terakreditasi B.

Demikian diungkapkan salah seorang pengajar, Asep Reja Suryadi, kepada PNews saat diwawancara di ruang kerjanya. (13/9)

“Artinya, secara kualitas SMK kami sudah bisa memberi pelayanan pendidikan dengan secara baik terhadap peserta didik, “ungkapnya.

Asep mengatakan, dengan jurusan sesuai minat belajar siswa di SMK Swasta Bojongasih, antara lain, Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran, hingga saat ini sudah ada 90 siswa yang berhasil terserap di lapangan kerja, bahkan diantaranya menjadi pengajar disini.

Sementara untuk masuk menjadi peserta didik baru (PDB), meskipun bukan sekolah negeri, tapi, kata Asep, SMK Bojongasih tidak membebani calon siswa dengan biaya pendaptaran dan biaya pembangunan, sehingga baik para siswa atau orangtua siswa tidak perlu khawatir terkait biaya pendidikan. Dan sudah pasti ini sangat membantu masyarakat untuk menyekolahkan putra-putrinya karena biaya pendidikan di SMK Bojongasih bisa terjangkau semua kalangan.

“Walau begitu tapi kami tetap utamakan pendidikan berkualitas hingga para siswa pun bisa menjadi insan berahlakul karimah, cerdas, teramil dan unggul dalam pengetahuan teknologi, “tegas Asep.

Pada kesempatan lain, Asep pun berharap, agar Pemkab Tasikmalaya bisa lebih memperhatikan keberadaan SMK Bojongasih, karena sementara ini terkesan hanya sekolah negeri saja yang menjadi perioritas pemerintah daerah.  Padahal tugas lembaga pendidikan atau sekolah baik negeri atau bukan, sama-sama untuk mencerdaskan bangsa dan mencetak generasi unggul dalam ilmu pengetahuan.

“Di sekolah kami banyak siswa anak yatim piatu dan dari keluarga kurang mampu, seharusnya pemerintah lebih peka, sehingga sekolah pun bisa berbagi beban dengan pemerintah, “kata Asep lagi. (ANWARWALUYO)






GELIAT PEMBANGUNA DI DESA CIKUKULU TINGKATKAN KESEJAHTERAAN WARGA

TASIKNEWS-Beberapa kegiatan pembangunan baik yang bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD) mau un Dana Desa (DD) Cikukulu Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya, terus dipacu.

Menurut Pjs. Kepala Desa Cikukulu, Ateng Hidayat S IP, tahun 2019 ini ada beberapa titik pembangunan, antara lain, pembangunan sarana dan prasarana olahraga berupa lapang dengan luas 60 x 100 meter yang menelan biaya Rp. 150 juta, pembangunan Madrash Ibtidaiyah (MI), pembangunan tahap II Posyandu di Dusun Sirnasari dan penambahan modal Bumdes.

“Pelaksanaan pembangunan ini ada di beberapa dusun, “terang Ateng.(10/9)

Kepada PNews, Ateng juga mengatakan, semua pembangunan ini bertujuan untuk mempecnatik desa dan kemajuan masyarakat. Mulai dari sektor pendidikan, ekonomi, kesehatan dan olahraga khususnya untuk generasi muda.

Ateng menambahkan, seluruh proses pembangunan dilaksanakan dengan sistim transparansi dan keterbukaan, sehingga seluruh kegiatan pun bisa diawasi langsung masyarakat sebagi penerima azas manfaat pembangunan.

“Karena seperti yang diketahui bersama, pembangunan yang ada di Desa Cikukulu pada intinya untuk kemaslahatan dan meningkatkan masyarakat desa, “kata Ateng lagi.

Hal senada dikatakan Ketua TPK, Iwan Kartiwan, menurutnya kepercayaan warga pada TPK sebagai pelaksana pembangunan tentunya tidak boleh menyimpang dari keinginan masyarakat.

“Baik spek bangunan atau penggunaan anggaran yang ada di Desa Cikukulu harus sejalan dengan apa yang dikehendaki seluruh warga desa. “ungkapnya. (ANWARWALUYO)

SUDAH BEBERAPA HARI TUMPUKAN SAMPAH DI JL.H. JUANDA TASIK MENGGUNUNG

TASIKNEWS-Lambatnya penanganan petugas dari Dinas Kebersihan Kota Tasikmalaya, beberapa hari terakhir mengakibatkan terjadi tumpukan sampah di jalan Ir. H. Juanda, samping Kantor Samsat.

“Sudah empat hari ini sampah rumahtangga ini menumpuk di hingga menimbulkan pemandangan dan bau tidak sedap, “ungkap salah seorang pengguna jalan.(13/9)

Ia menambahkan, gunungan sampah tersebut meluber hingga ke bahu bahkan badan jalan, padahal sampah dari perumahan warga tiap hari semakin bertambah.

“Seharusnya ini jadi perhatian serius pemkot sehingga citra Tasik kota resik pun tidak tercoreng, “imbuhnya. (ANWARWALUYO)

SAAT BERMAIN DI SUNGAI SEORANG ANAK KELAS 5 SD MATI TENGGELAM

PARIGI-Nanda, seorang anak perempuan warga RT 02 RW 05 Dusun  Kalenceuri Desa Parigi Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran, Nanda, meninggal akibat tenggelam ke dalam sungai.(12/9)

Menurut salah seorang warga, Kinkin, sekitar jam 12. 00, ketika mesin huler tempatnya bekerja dimatikan, dari seberang sungai sekitar 20 meter mendengar teriakan dan tawaria anak-anak sedang bermain di sungai, tepat di bawah jodang (alat menangkap ikan).

“Waktu itu Saya mendekati mereka, nampak ada 5 orang anak dengan usia sebaya, saat itu saya tegor agar jangan main di sungai karena berbahaya, “tutur Kinkin.

Tapi saat itu karena mereka sedang asik bermain cuci- cucian baju sambil saling mencipratkan air ke wajah, kata Kinkin, tegurannya pun tidak dihiraukan, sehingga Kinkin pun pergi.

Karena waktu itu istirahat kerja, lanjut Kinkin, kemudian ia pun pergi meninggalkan mereka kemudian pergi untuk istirahat dan minum kopi di bangunan seberang huler.

Tapi selang satu jam, lanjutnya, iakaget karena di sekitar sungai tempat anak=ank berenang tadi sudah banyak orang.

Setelah didekati, beberapa warga mengatakan ada anak tenggelam persis di tempat anak-anak tadi bermain. Dan tidak lama kemudian, beberapa orang warga menyelam berusaha mencari anak yang tenggelam itu

“Sekitar setengah jam kemudian diketemukan tubuh anak pun ditemukan dengan kondisi sudah tidak bernyawa dan langsung dibawa ke puskesmas untuk diberikan pertolongan pertama, " kata Kinkin.
( ANTON AS )

EMHA AINUN NAZIB: “JANGAN MALU MENJADI ORANG DESA...”

MANGUNJAYA-Ada yang beda dengan kegiatan pengajian desa yang rutin diselenggarakan di Desa Mangunjaya Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran kali ini, pasalnya pengajian yang digelar di lapang Dusun Sindangjaya kali ini dihadiri ribuan warga.

Menurut Kepala Desa Mangunjaya, Furqonudin, pengajian kali ini berbarengan dengan menyambut tahun baru islam, pihaknya sengaja menghadirkan penceramah sekaligus budayawan kondang, Emha Ainun Najib (Cak Nun) dan Kiayi Kanjeng.

“Kenapa kami namakan pengajian desa, karena ini merupakan kegiatan rutin bidang agama di Desa Mangunjaya, “jelasnya.(11/9)

Tujuannya, lanjut Furqon, dengan segala kesibukan pembangunan yang ada di desa sejatinya harus dilandasi dengan akhlakul karimah, sehingga momen seperti ini bisa menjadi penggalian potensi desa dengan norma-norma islami.

“Seperti tadi dikatakan Cak Nun, jangan pernah malu menjadi orang desa karena kesempatan sukses akan datang pada siapa saja, “ungkapnya. (Tn)

TMMD KE 106 KODIM 0613 CIAMIS TAHUN 2019 DILAKSANAKAN DI DESA PARAKANMANGGU

Dandim 0613 Ciamis, Letkol Arm Tri Arto Subagio, M.Int.Rel, M.M.D.S
PARIGI-Sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat, Kodim 0613 Ciamis gelar kegiatan operasi bakti TNI dalam berbagai wujud, salah satunya program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).

TMMD merupakan program kerjasama terpadu dan berkelanjutan antara TNI, POLRI, kementrian,/lembaga pemerintah, non kementrian (LPNK) yang mensinergikan program MSG2 instansi untuk membantu meningkatkan percepatan pembangunan di daerah sehingga mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat setempat dengan kriteria sasaran berupa daerah pedesaan hususnya daerah yang tergolong tertinggal/miskin, tetisolasi/terpencil, daerah perbatasan dan daerah kumuh perkotaan,serta daerah lain yang terkena akibat bencana alam.

Demikian disampaikan Dandim 0613 Ciamis, Letkol Arm Tri Arto Subagio, M.Int.Rel, M.M.D.S, kepada Pangandara News, seusai rapat sosialisasi TMMD di aula Setda Pangandaran. (9/9)

" Melalui TMMD kita tingkatkan kebersamaan TNI dan rakyat serta semangat gotong royong dalam kehidupan berbangsa dan bernegara untuk mewujudkan ketahanan nasional "tegas Tri.

Tri juga menerangkan, Program TMMD Koramil 1321 Parigi dan Kodim 0613 Ciamis tahun ini dilaksanakan di Desa Parakanmanggu Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran, dengan rangkaian kegiatan, Pra TMMD dilaksanakan pada tanggal 07 Agustus 2019 dan dilanjutkan dengan pembukaannya tanggal 01 oktober 2019, hingga nanti penutupannya tanggal 31 Oktober 2019.

Sasaran pokok fisik, kata Tri,  antara lain, lanjutan rabat beton jalan Gintung Cipatat sepanjang 370 meter dengan lebar 2,5 meter, jalan Darma Caang-Reruk Ragi, 500 meter, jalan Cikang Leungsir, 240 meter, jalan Genteng Eyep, 477 meter, jalan Puteran kadongdong, 511 meter, pembangunan Gedung Olahraga (GOR) Desa Parakanmanggu, 18 X 11,7 meter serta rehab rumah tidak layak huni (RTLH) milik  ibu Sutijem dan ibu sajem.

“Sementara ujtuk sasaran non fisik, penyuluhan tentang pentingnya hidup sehat, manfaat beras KB, kesadaran hukum, bahaya narkoba, sadar berbangsa dan bernegara, perlunya ketahanan pangan, budidaya ternak dan sunatan madal. “jelas Tri.

Dalam TMMD tahun 2019 ini, personel yang terlibat terdiri dari satgas 150 orang, Pok KMD dansatgas dan staff 15 orang, pol SSK DANSSk & staff 7 orang, SST 1 dan Yon armed 4 30 orang, SST2 dan yon zipur3 30 orang, SST3 dan TNI AD & Al 20 orang, SST4 kodim 0613 Ciamis 23 orang, timluh TNI dan polri 16 orang, tim tecknis zeni +PU 4 orang, tim kes 5 orang - pendukung 150 orang. Masyarakat SAS TMMD 100 orang, dinas Pangandaran 20 orang, ormas Manggala 20 orang, KBT fkppi 20 orang.

Komando dan pengendalian, langsung dari posko utama di Makodim 0613 Ciamis, Posko taktis di Kantor Desa Parakanmanggu, pengendalian pelaksanaan kegiatan oleh Dandim 0613 Ciamis selaku dansatgas TMMD ke 106 tahun 2019 dibantu para perwira staff. “Pengendalian giat pasukan di lapangan dilaksanakan oleh danramil 1321 Parigi selaku dan SSK,  masyarakat dikendalikan oleh camat, kepala desa, unsur muspika dan tokoh masyarakat."jelas Tri lagi.

Lebih rinci Tri menjelaskan, untuk dukungan anggaran dari komando atas, uang saku 150 orang X 32 hari X Rp 15.000 = Rp 72.000.000. uang makan 150 orang X 43 hari X Rp 43.000 = Rp 206.400.000. kodal dan satgas TMMD Rp 5.500.000. kodal dan SSK TMMD Rp 5.000.000. bahan kontak Rp15.000. bahan Duk dalam ops Rp 5.000.000. dokumentasi Rp 4.000.000. Duk kesehatan Rp 3.000.000. serpas TMMD Rp 8.000.000.jumlah Rp 323.900.000.

“Sementara dukungan anggaran dari pemerinta, anatara lain, dari APBD dan provinsi Jabar sebesar Rp 260 juta, APBD Kabupaten Pangandaran Rp 600 juta dan APBdesa Parangkanmanggu sebesar Rp 453.900.500, dengan jumlah total Rp 1.313.900.500.”pungkasnya. (ANTON AS)

PEMKAB PANGANDARAN AKAN REKRUT 500 ORANG UNTUK TENAGA RSUD

PARIGI-Menjelang dioperasikannya Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pangandaran, pada bulan Januari tahun 2020 mendatang, Pemkab Pangandaran pun sudah mempersiapkan baik Sumber Daya Manusia (SDM) mau pun sarana yang diperlukan.

Demikian dikatakan Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata, saat diwawancarai beberapa wartawan seusai upacara Hari Pramuka di lapang alun-alun Parigi.(9/9)

Disoal nama RSUD dengan yang menelan biaya sekitar Rp. 430 milyar ini, Jeje mengatakan, ia telah menyerahkannya pada gubernur Jawa Barat untuk pemberian nama.

“Saat itu gubernur sudah memberikan nama, Pandega,"ucap Jeje.

Pandega itu ada dua makna, terang Jeje,  yang pertama makna sebagai bahasa sunda yang artinya  penjaga. Sedangkan arti yang keduanya jika diambil dari sisi  singkatan, pandega itu kepanjangan dari Pangandaran sehat dan bahagia.

Saat ditanyakan terkait rekrutmen 500 orang pegawai RSUD, Jeje mengatakan, hal itu sudah diserahkan ke Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

“Tapi saya instruksikan agar memprioritaskan yang ada di Pangandaran, “imbuhnya.

Jeje menambahkan, rekrutmen pegawai tersebut nantinya harus bisa memprioritaskan dulu SDM yang ada di Puskesmas-Puskesmas dan di Dinas Kesehatan kabupaten Pangandaran, tapi tentunya yang ada nilai plusnya.

Secara prinsip, lanjutnya,  manusia itu tetap sebagai penentu, artinya untuk sukses RSUD itu tetap tergantung kepada manusianya, the man behind the gun.

“Kita akan mencoba mencari SDM dengan kualifikasi itu."tegas Jeje.

Jeje juga mengatakan, ada beberapa SDM yang akan dimanfaatkan misalnya dari puskesmas A kelebihan bidan, kelebihan perawat dan mereka sudah biasa, intinya tetap mencari yang terbaik.

“Untuk teknisnya rekrutmen itu tetap oleh dinkes dan BKPSDM, sementara saya sendiri sudah menugaskan Pa Wakil Bupati untuk mengawasi rekrutmen itu, "pungkasnya. (ANTON AS)

DPRD PANGANDARAN GELAR PARIPURNA PENGESAHAN PIMPINAN DEPINITIF

PARIGI-Untuk menetapkan pimpinan depinitif untuk periode 2019-2024, beberapa hari lalu Rapat anggota DPRD Kabupaten Pangandaran mengelar rapat paripura yang dihadiri seluruh fraksi, dipimpin ketua DPRD sementara, Asep Noordin H.M.M. (9/9)

Kepada awak media, Asep mengatakan,  rapat tersebut diawali pembahasan rapat paripurna oleh seluruh fraksi serta penetapan pimpinan.

Ketiga calon pimpinan itu, kata Asep, diantaranya, Asep Noordin dari PDIP, Topik Martin fraksi Golkar dan Jalaludin dari fraksi PKB.

“Ketiga calon pimpinan ini pun sudah mendapat rekomendasi dari ketua DPP masing-masing partai, “terangnya.

Dikatakan Asep, setelah diputuskan melalui rapat paripurna ini akan diusulkan ke gubernur melalui bupati.

Dan sesuai ketentuan perundang-undangan, kata Asep lagi,  setelah dari tiga hari penetapan dari gubernur termasuk pengisian nomor register, maka secepatnya bisa dilantik dan pengambilan sumpah janji yang dipandu ketua pengadilan negri.

Asep menambahkan, pihaknya tetap akan berpegang teguh kepada ketentuan dengan membentuk dulu ketua definitip, dan nantinya rancangan tata tertib pun diserahkan pada ketua depinitif yang sebelumnya sudah diambil sumpah dan janjinya.

“Setelah itu pimpinan definitip pun akan membentuk pansus untuk membahas dan menetapkan dan setelah itu dilanjutkan dengan pembentukan alat kelengkapan dewan (AKD-red), komisi-komisi dan AKD lainnya."Pungkasnya.  (ANTON AS).

TK SEJAHTERA CIBONGAS BUTUH PERHATIAN PEMERINTAH

TASIKNEWS- Sekolah Taman Kanak-Kanak (TK) Sejahtera yang berlokasi di Dusun Cibongas Rt. 02 Rw. 01Desa Cibongas Kecamatan Pancatengah Kabupaten Tasikmalaya, saat ini membutuhkan perhatian pemerintah untuk perbaikan bangunan.

Menurut Kepala TK sejahtera, Ida Kardati S.pd, sejak berdirinya tahun 1980 TK Sejahtera sudah dua kali pindah tempat, hingga menempati bangunan yang berada di komplek SD Cibongas Bangunan yang sekarang ini dipergunakan ini, kata Ida, merupakan bangunan bekas rumah dinas yang sudah tidak dipergunakan lagi.

“Kami pun berinisiatif memanfaatkan bangunan itu untuk TK kami. “ungkapnya.(10/9)

Ida yang ditemui di ruang kerjanya, menambahkan, selain infrastruktur yang belum maksimal kondisinya pun sangat memprihatinkan, sehingga kurang diminati anak-anak.
Padahal, lanjutnya, ia sudah mengajukan permohonan dana bantuan, namun hingga saat ini belum ada respon.

“Hanya satu kali saja pernah kami terima bantuan dari Pemda, sarana pasilitas bermain yang seadanya ini, “imbuhnya.

Ida dan tiga orang pengajar lainnya berharap, ke depan TK Sejahtera bisa memiliki bangunan baru yang layak sehingga infrastruktur pendidikan yang seharusnya sudah di rasakan merata di Kabupaten Tasikmalaya bisa juga dirasakan serta diterima manfaatnya agar nantinya mampu melahirkankan Sumber Daya Manusia (SDM) dari daerah.

Sementara salah seorang orang tua murid, menuturkan, ia sangat miris melihat kondisi bangunan tempat putranya menuntut ilmu. Seharusnya ini bisa menjadi perhatian pemerintah agar generasi penurus bangsa bisa diciptakan sejak dini.

“Sejatinya pendidikan harus ditanamkan pada anak-anak sejak kecil, “ucapnya. (MAMAT R-ANWAR W) 



TP PKK KECAMATAN KARANGNUNGGAL JADIKAN RAKOR TAHU INI UNTUK EVALUASI

TASIKNEWS-Untuk lebih meningkatkan peran eksistensi dan peran serta di masyarakat, PKK Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya, beberapa hari lalu melaksanakan rapat kordinasi (rakor) yang digelar di aula kecamatan.(7/9)

Dalam rakor yang dihadiri Ketua PKK Kecamatan Karangnunggal, L Agustini dahliana, juga dihadiri ibu-ibu bhayangkari, ibu ibu Persit, Pengurus PKK Kecamatan, ibu-ibu kepala desa, dan Tim Penggerak (TP) PKK desa se-kecamatan.

Menurut Agustini, ini merupakan tindak lanjut dari rakor PKK tingkat  kabupaten yang telah dilaksanakan sebelumnya. Diharapkan rakor ini akan menjadi wahana efektif membantu kesuksesan Karangnunggal dalam membangun perekonomian atau dalam penyelenggaraan berbagai kegiatan yang dilaksanakan PKK, baik di tingkat Kabupaten, Kecamatan dan Desa.

“Dengan rakor ini, diharapkan menjadi sarana komunikasi, koordinasi dan juga silaturahmi bagi anggota PKK khususnya, dan masyarakat luas pada umumnya, “ungkap Agustini.

Dikatakan Agustini, kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi pada pelaksanaan rakor di 14 Desa yang telah dilaksanakan monitoring sebelumnya, juga dalam rangka menjalin persatuan dan kesatuan demi terwujudnya Kecamatan Karangnunggal yang lebih maju dalam membangun perekonomian masyarakat.

Agustini juga menghimbau, dengan adanya penyelenggaraan rakor PKK tingkat kecamatan ini,  bisa  bersama-sama saling mengevaluasi untuk perbaikan–perbaikan selanjutnya.

Selain itu, Agustini juga berharap dengan kepada Ketua TP PKK desa agar betul–betul terjun langsung ke lapangan dan peduli untuk membina TP PKK RW, RT dan Dasawisma.

Mengingat kegiatan PKK merupakan kegiatan yang bersifat sosial, maka, kata Agustini, diperlukan keikhlasan, kesabaran, pengorbanan baik waktu, tenaga dan biaya untuk memajukan dan memasyarakatkan utamanya keluarga dan masyarakat.

“Kami atas nama pengurus PKK Kecamatan menyampaikan  banyak terimakasih kepada ibu Ketua Tim Penggerak PKK 14 desa atas kerjasamanya sehingga bisa terselenggara rakor ini, “imbuhnya. (ANWARWALUYO)

KEBAKARAN HANGUSKAN 13 KIOS DI PASAR CIKURUB TASIKMALAYA

TASIKNEWS-Sebanyak 13 Kios diluar pasar HPKP Pasar Cikurubuk tepatnya di wilayah Kp Sukajaya RT 03/013 Kelurahan Linggajaya Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya, pada hari Minggu sore (08/09) habis dilalap si jago merah.

Kapolsek Mangkubumi, IPDA. Agus Predi Muharom S.IP, dalam keterangannya mengatakan, kebakaran yang mengakibatkan 13 kios pedagang habis dilalap si jago merah ini diketahui sekitar  pukul 16.00.

"Api juga sempat membakar bagian belakang satu unit kendaraan roda 4 , dan begitu mendapati laporan adanya kebakaran tersebut, kami pun segera menuju ke lokasi kejadian," ucapnya.

Salah seorang saksi mata, Agus Predi, mengatakan, awalnya  ia melihat adanya asap yang keluar dari salah satu warung, selang berapa waktu kemudian api semakin membesar. Setelah diketahui asap itu berasal dari kebakaran, beberapa pedagang yang berada di sampingnya pun berusaha menyelamatkan barang-barang dagangannya.

"Kebakaran tersebut diduga diakibatkan korsleting listrik, “terang Agus. (ANWARWALUYO)

JEJE WIRADINATA: “PENATAAN PANTAI PANGANDARAN MULAI DILAKUKAN, AYO AWASI, TAPI JANGAN DIRECOKI”

PANGANDARAN-Penataan kawasan wisata pantai barat dan timur Pangandaran, saat ini  sudah dimulai dengan waktu 120 hari kalender kerja.

Dengan anggaran Rp 37,3 milyar, yang dibiayai APBD Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran (TA) 2019, ditargetkan bisa selesai pada 10 desember mendatang.

Demikian disampaikan Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata, saat meninjau langsung ke lokasi pengerjaan, beberapa hari lalu. (4/9).

“Penataan obyek wisata Pantai Batuhiu dan Karapyak juga Insaalloh akan dilaksanakan  tahun 2020, ” jelas Bupati.

Selain penataan wisata, kata Jeje, fokus tahun ini masih perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan, termasuk nantinya pengerjaan jalan penghubung dari Pantai Pangandaran ke Pantai Batu Hiu dan jembatan yang menghubungkan Bojongsalawe ke Pantai Batu Karas.

Jeje berharap, semua pihak mendukung serta peduli pada pembangunan yang sedang gencar-gencarnya dilakukan pemerintah ini.

Kata Jeje, silahkan awasi pengerjaannya, tapi jangan direcoki agar semuanya bisa berjalan sesuai rencana,” tegas Jeje.

“Karena saya sendiri akan pantau langsung proses  pembangunannya, saya pastikan semua berjalan sesuai aturan dan rencana awal,”imbuhnya. (PNews)

RATUSAN APOTEKER SE JABAR, JATENG DAN DKI JAKARTA, GELAR PELATIHAN DI PANGANDARAN

Add caption
PANGANDARAN-Sejumlah apoteker yang tergabung dalam Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) se- Jawa Barat, Jawa Tengah dan DKI Jakarta, sabtu malam (7/9), mengikuti pelatihan kepemimpinan profesi bertempat di sebuah hotel di Kabupaten Pangandaran.

Mewakili Pemkab Pangandaran yang menjadi tempat diselenggarakannya acara ini, melalui Sekretaris Dinas Kesehatan, Yadi Sukmayadi M.kes, berkesempatan membuka acara yang diikuti 720 apoteker ini.

Dalam sambutannya, Yadi, menyampaikan, minggu lalu, Pangandaran juga menjadi tempat kegiatan Jumbara Bidan tingkat Provinsi Jawa Barat, yang diikuti 800 bidan, ini semua tentunya selain rahmat juga menjadi kebanggaan masyarakat Pangandaran.

“Pelatihan kepemimpinan profesi apoteker sendirisaya nilai menjadi sangat penting untuk dasar penguatan kelembagaan organisasi, “ujar Yadi.

Yadi juga mengatakan, IAI di Jawa Barat tentunya ingin menguatkan kelembagaann serta mensejajarkannya dengan lembaga kesehatan lainnya yang berujung pada meningkatkan pelayanan di bidang kesehatan.

Yadi juga mengucapkan terimakasih pada pihak penyelenggara yang sudah memilih Pangandaran menjadi tempat kegiatan, dan ini penting karena sebentar lagi Pangandaran  akan mempunyai Rumash Sakit Umum Daerah (RSUD), tentunya akan membutuhkan banyak tenaga medis, termasuk apoteker.

“Mudah-mudahan seluruh peserta pelatihan berkesan di Pangandaran dan mendapatkan ilmu untuk lebih eksis lagi dalam pelayanan kesehatan. “imbuh Yadi. (PNews)

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN