AKIBAT KEADAAN GELAP, DADAHA RAWAN JADI TEMPAT MESUM

TASIK NEWS-Jika pada siang hari menjadi lokasi berolahraga, pada malam hari kawasan Dadaha yang ada di jantung Kota Tasikmalaya tak kalah semarak, terutama saat malam minggu tiba. Tapi sayang pada malam hari kawasan Dadaha tidak cukup diterangi lampu, sehingga hampir seluruh sudut taman pun  terlihat gelap. Akibat keadaan gelap tidak jarang di beberapa sudut pun jadi tempat perbuatan mesum atau pesta miras.

Menurut salah seorang petugas parkir, Aris, pemandangan pasangan muda-mudi yang ada di tempat gelap seprti itu bukan sesuatu yang aneh lagi. Karena hampir stiap malam, terutama malam minggu bisa dijumpai.

“Kalau tidak percaya silahkan datang dan buktikan sendiri, “ungkap Aris.(9/8)

Hal senada dikatakan salah seorang warga yang enggan ditulis identitasnya, padahal kalau dikelalo dengan baik, bukan tidak mungkin Dadaha akan menjadi kawasan yang akan banyak diminati warga, baik siang atau pun malam hari.

“Kalau sudah ramai pengunjung, maka Dadaha pun akan bisa jadi tempat usaha, seperti dangang makanan ringan dan soft drink, “katanya.

Jika saja setiap sudut taman dilengkapi dengan sarana penerangan yang memadai, ia yakin, nantinya tidak ada lagi masyarakat, khususnya remaja yang menggunakan taman untuk tempat mesum atau perbuatan negativ lainnya.

“Saya sangat menyayangkan, asset pemerintah ini terkesan tak terurus dan dibiarkan begitu saja, “imbuhnya. (ANWARWALUYO)



SEBAIKNYA SPORT CENTER DADAHA JADI KAWASAN BEBAS KENDARAAN

TASIK NEWS-Sudah menjadi kegiatan rutinitas warga Kota Tasikmalaya, setiap hari jumat dan minggu lapang Dadaha yang ada di jantung kota menjadi arena olahraga.

Sebagai sport center, Dadaha memiliki beberapa kawasan yang bisa digunakan, diantaranya untuk berlari (joging), bersepeda, sepatu roda dan skate board.

Menurut salah seorang mengunjung, Dadang, sebaiknya kawasan Dadaha bebas dari lalu-lalang kendaraan saat banyak warga yang sedang berolahraga.

“Selain asapnya kenalpot yang menggangu kesehatan, juga sangat mengganggu aktivitas olaharaga.. “ungkapnya.(9/8)

Sebaiknya jika sudah sampai ke Dadaha, kata Dadang, lebih baik kendaraannya diparkir saja di tempat yang sudah disediakan.

“Di kawasan yang menjadi tempat olahraga, sebaiknya harusnyamenjadi kawasan bebas kendaraan, “imbuhnya.

Bukan hanya itu, masih kata Dadang, banyaknya coretan-coretan tangan jahil (grafitti) di dinding tembok hampir di setiap sudut pun sudah merusak keindahan taman. Aksi vandalisme ini sama sekali tidak memiliki nilai karya seni, malah Dadaha jadi terkesan kumuh dan tak terurus.

“Saya berharap, siapa pun pengelolanya, sebaiknya Dadaha dikelola lebih profesional karena selain menjadi tempat olahraga Dadaha pun jadi alternatif wisata warga, “pungkasnya
(ANWARWALUYO)

TIM GATURAY DESA CIKULU BERHASIL MASUK BABAK FINAL VOLLEY BALL BHAYANGKARA CUP

TASIK NEWS-Setelah melewati babak penyisihan akhirnya tim bola voli putri Gaturay Desa Cikulu Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya berhasil lolos ke babak semi final, dalam open tournamen volley ball Bhayangkara Cup yang diselenggarakan Polsek Karangnunggal, di lapang Rancabakung.

Tim Gaturay, binaan pelatih Miptah Ega  dan Uus , bertekad akan meraih gelar juara dalam turnamen ini.

Menurut menejer tim, Dedi Hidayat, ia optimis meraih juara karena timnya akan bertanding all out di babak final nanti..(9/8)

“Karena selain memiliki pemain andalan, kami juga selalu kompak dalam setiap pertandingan. “katanya. (9/8)   *ANWARWALUYO*

MENUNGGU BANTUAN DATANG, SISWA KELAS 4 SDN NANGKASARI BELAJAR DI GUDANG

TASIK NEWS-Akibat ruang kelas yang sudah lapuk, siswakelas 4 SD Negeri Nangkasari di Desa Parung Kecamatan Cibalong Kabupaten Tasikmalaya, terpaksa untuk sementara belajar di sebuah gudang.

Menurut Kepala SDN Nangkasari, Yaya, S.Pd, kondisi bangunan kelas yang rusak ini diakibatkan gempa beberap awaktu lalu.

“Keadaan ini sudah hampir satu tahun, karena khawatir sewaktu-waktu ambruk maka proses belajar mengajar siswa pun di gudang, ”ungkap Yaya.(09/8)

Yaya mengatakan, sebenarnya kondisi ini sudah dilaporkan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya, tapi hingga sekarang belum mendapat tanggapan.

Karena proses belajar tidak boleh terganggu, kata Yaya lagi, maka sambil menunggu bantuan datang siswa pun harus belajar di tempat yang kurang nyaman.

“Kami berharap pemda bisa segera mengambil tindakan tegas sebelum bangunan ini roboh dan mengakibatkan hal-hal yang tidak diinginkan. “tegasnya. (JAJANG)

TOURNAMEN VOLLY BALL SEMARAKAN HUT KEMERDEKAAN DI DESA CIKUKULU

TASIK NEWS-Volley ball merupakan cabang olahraga (cabor) favorit dan ada di setiap desa, sehingga tidak heran pada setiap even peringatan Hari UlangTahun (HUT) Kemerdekaan atau peringatan hari besar lainnya cabor ini pasati selalu jadi mata lomba di setiap daerah.

Selain olahraga cabang olahraga ini biayanya terbilang murah karena hampir di setiap desa pasti mempunyai lapangannya, voli juga diminati segala usia baik laki-laki atau pun kaum hawa.

Seperti yang dilaksanakan warga Desa Cikukulu Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya, dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan ke 74 tahun 2019 ini, digelar pertandiangan voli antar klub se-Desa Cikukulu.

Seperti dikatakan Kasi Pemerintahan Desa Cikukulu, Asep Yoni, dengan semangat ikut menyemarakan hari kemerdekaan yang 74, pertandingan bola voli merupakan jenis olahraga yang paling disukai masyarakat.

“Hampir setiap tahun, dalam peringatan hari kemerdekaan kami selalu menyelenggarakan pertandingan bola voli, “terang Asep. (7/8)

Dengan kegiatan ini, kata Asep, diharapkan bisa terus memupuk rasa kebersamaan dan jalinan tali silaturahmi antara warga.

“Pesertanya ada dari perangkat desa, club pemuda, karangtaruna dan elemen masyarakat lainnya. “imbuhnya.(ANWAR WALUYO)




SDN 1 NARASI BERHARAP PUNYA RUANG PERPUSTAKAAN

TASIK NEWS-Untuk memenuhi kebutuhan sarana kelengkapan penunjang pendidikan lainnya, Sekolah Dasar Negeri (SDN) Narasi 1 Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya, saat ini masih membutuhkan ruang  perpustakaan dan WC sekolah.

“Kalau banggunan sekolah relatif masih  bagus dan layak, “ungkap Kepala SDN 1 Narasi, Tatang, S.Pd (6/8)

Selain dua kebutuhan tersebut, kata Tatang, karena SDN 1 Narasi lokasinya jauh dari pemukiman, sekolah ini juga sangat membutuhkan perpustakaan.

Menurut Tatang, masalah ini pernah diusulkan ke Pemkab Tasikmalaya melalui Dinas Pendidikan, namun hingga sekarang masih belum terealisasi.

“Mudah-mudahan ini bisa menjadi perhatian pemerintah daerah, “ungkapnya lagi.
(ANWAR WALUYO)



40 ANGGOTA DPRD KABUPATEN PANGANDARAN RESMI DILANTIK

PANGANDARAN – Beberapa hari lalu (5/8) Sekretariat DPRD Pangandaran menggelaracara rapat paripurna sumpah/janji 40 anggota DPRD masa jabatan tahun 2019-2020 di ruang rapat DPRD.

Dalam Surat Keputusan  (SK) Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, yang dibacakan Sekretaris DPRD Pangandaran, H. Yayat Kiswayat, dikatakan, sumpah janji ini merupakan amanat pasal 156 undang-undang no 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, bahwa anggota DPRD kabupaten/kota sebelum memangku jabatannya mengucapkan sumpah/janji bersama-sama yang dipandu oleh ketua pengadilan negri dalam rapat paripurna DPRD kabupaten/kota.

Masih dalam SK tersebut, dalam semangat negara demokrasi Pancasila, untuk mewujudkan suatu sistem check and balance, ada tiga hal yang dapat dijadikan fokus oleh anggota DPRD, diantaranya, pertama, melindungi dan memperjuangkan kepentingan rakyat melalui fungsi legislasi DPRD, karena itu anggota DPRD perlu memaksimalkan waktu untuk bertanya dan berdialog dengan rakyat, baik melalui jaringan aspirasi maupun saat reses. Saat ini proses komunikasi bisa dilakukan tidak hanya melalui media konvensional tatap muka, tapi juga melalui pemanfaatan tekhnologi informasi seperti media sosial maupun media masa.

Kedua, memaksimalkan peran DPRD dalam pelaksanaan fungsi budgeting atau penyusunan anggaran untuk sebesar-besar demi kepentingan rakyat, karena sekarang sudah bukan masanya lagi proses penyusunan dilaksanakan secara tertutup, tidak partisipatif dan pragmatif, apalagi berprilaku koruptif.

Ketiga, fungsi pengawasan, anggota DPRD harus melaksanakannya dengan cara efektif dan objektif derta dijalankan dengan niat yang tulus dan sepenuh hati demi berlangsungnya proses kontrol yang seimbang terhadap proses pelaksanaan tugas eksekutif dalam menjalankan management pemerintahan dan pembangunan daerah.

Selain membacakan SK gubernur, Yayat juga berkesempatan membacakan susunan nama-nama anggota DPRD Pangandaran yang akan menjabat tahun 2019-2024, antara lain, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP),  1. Joane Irwan Suwarsa Sip.Msi. 2. Citra PItriyanI SH. 3. Rd Tata Sutari SH.4 Rara Agustin AMd. 5. Hj Hesti Mulyati SPD. 6. H tasimin SPD. 7. Asep nurdin H.M.M. 8. Sri Rahayu Ssos. 9. Hamdan A.Md. 10. Mamat Rohimat SPD CH. 11. Elon Roslan. 12. Ucup supriatna. 13. Sopiah. 14. Deni Kusnaeni.15. Anwar Hidayat S.ag MM. Partai Golongan Karya (Golkar), 1. Ade Ruminah. 2 Muhamad Taufik Sip MSI. 3. H Oman Rohman. 4. H Toto Suherman Heryana SPD MM. 5. H Jajang Mustopa. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB),  1. Haer. 2.jalaludin S.Ag . 3 Subario S.Pdi. 4. Encep Najmuddin SH. 5. Orang tarlan. Partai Amanat Nasional (PAN), 1. Alip Suhendi Sip MSI. 2. Nia Sumiasari. 3. Hamdi. 4. Yen Yen Widiani SH. 5. Adang Sudirman S.I.P. Partai Keadilan Sejahtera (PKS), 1. H Endang Ahmad Hidayat. 2. Solihudin S.I.P. 3. Miswan. Partai Gerakan Indonedia Raya (Gerindra), 1. Darsum Darmawanto S.E. M.M. 2. Diah restu badraeni S.Sn. 3. H IDI Supriadi SPD. Partai Persatuan Pembangunan (PPP), 1. H Asikin S.Ag. 2. H Jajang Ismail. 3. Wowo kustiwa dan Cecep Nurhidayat S.PdI. 

(ANTON AS)

SAMBUT HUT RI KE-74 KARANG TARUNA DESA CIKUPA GELAR TURNAMEN BOLA VOLI

TASIK NEWS-Dalam rangka menyambut  serta memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-74, Karang Taruna Wibawa Mukti Desa Cikupa Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya, menggelar Turnamen Bola Voli yang rencananya akan digelar selama 13 hari, mulai tanggal 01 sampai dengan selesai.

Menurut Ketua Karang Taruna Desa Cikupa, Tatang Sungkawa, peserta yang mengikuti 14 tim dari 6 kedusunan atau kepunduhan yang ada di Desa Cikupa, rata-rata tiap kedusunan mengirimkan paling sedikit  2 tim, bahkan ada yang 3 tim, sehingga turnamen kali ini akan lebih seru karena pesertanya lebih banyak jika dibandingkan tahun lalu.

“Tidak hanya tournamen voli saja, tapi ada beberapa kegiatan lain, seperti Sepak Bola Ibu-ibu dan lomba-lomba lainnya. “terang Tatang.

Sementara Kepala Desa Cikupa, Yudha Heryadhi, kepada PNews, mengungkapkan, ia sangat mengapresiasi kegiatan ini, karena tournamen ini sudah menjadi rutinitas warga setiap tahun dalam menyambut dan memeriahkan HUT Kemerdekaan.

yudha mengatakan, kegiatan ini juga merupakan wujud rasa syukur menyambut hari kemerdekaan serta bisa menjadi ajang untuk mempererat persatuan dan kesatuan serta cinta tanah air dan dapat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan sesama warga.

“Kegiatan ini juga tentunya menjadi hiburan warga, ” ujarnya, Jumat (02/08)

Selain bertujuan mempererat anatara warga satu dengan lainnya, kata Yudha, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan sportifitas serta untuk memupuk rasa kebersamaan antar masyarakat. (ANWAR WALUYO)





MIRIS, SISWA SMP SATAP 2 CIPATUJAH BELAJAR DALAM RUANG KELAS MEMPRIHATINKAN

TASIK NEWS-Lembaga pendidikan (sekolah) tempat mencetak insan cerdas dan berhlak mulia sudah seharusnya berbanding lurus dengan sarana dan prasarananya, karena dalam proses belajar para peserta didik tidak boleh ada rasa khawatir dan tidak nyaman.

Seperti kondisi bangunan SMP Satu Atap (satap) 2 yang ada di  Desa Nagrog Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya, bangunan atapnya sudah banyak yang bocor dengan plafon yang  sudah banyak yang berjatuhan. Ditambah dinding yang sudah tak lagi menempel pada kayu bangunan, sehingga sewaktu-waktu dapat mengancam keselamatan jiwa siswa maupun guru, karena dengan kondisi seperti ini menyebabkan sekolah tak layak untuk tempat melaksanakan proses belajar mengajar.

“Bahkan jika turun hujan, siswa harus berpindah ruang kelas yang lebih layak sebab air dapat menggenangi ruang kelas tersebut, “terang Kepala Sekolah SMP Satu Atap 2 Cipatujah, Gunawan, S.Pd.(6/8)

Bahkan, kata Gunawan, parahnya lagi beberapa waktu lalu ada siswa yang pernah kejatuhan plafon atap ruang kelas, sehingga hingga sekarang pun baik guru mau pun siswa saat berada di ruang kelas selalu saja ada rasa kekhawatiran jika hal seperti itu terjadi lagi.

Gunawan menambahkan, ada tiga ruang kelas yang kondisinya sangat memperihatinkan, bahkan jika musim hujan tiba ketiga ruangan itu akan tergenang air. Jelas dengan kondisi sekolah yang sebagian bangunannya bahkan ada yang mau roboh, membuat semangat belajar siswa pun bisa menurun.

“Saya berharap Pemkab Tasikmalaya melalui Dinas Pendidikan bisa segera memperbaiki kondisi ini, sehingga kami pun tidak selalu dibayangi kekhawatiran saat proses belajar berjalan, “imbuh Gunawan. (ANWAR WALUYO)

SD NEGRI MEKARSARI BERHARAP DAPAT BANTUAN REHAB RUANG BELAJAR SISWA

TASIK NEWS-Sejak berdirinya tahun 1981, SD Negri Mekarsari Kecamatan Parungponteng Kabupaten Tasikmalaya, kondisi bangunannya sudah memprihatinkan.

Menurut Kepala SDN Mekarsari, Upan Supandi, S.Pd, padahal kondisi ini sudah dilaporkan ke pemerintah kabupaten melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya, namun hingga sekarang ada tanggapan.

“Saya sudah tiga kali mengajukan agar bisa mendapat bantuan rehab, tapi sampai sekarang belum ada jawaban, “ungkap Upan.(8/7)

Dengan lokasi sekolah yang terpencil dan jauh dari pusat pemerintahan, kata Upan, mungkin yang menjadi terlambat datangnya bantuan ke sekolahnya.

“Padahal ini penting untuk kenyamanan proses belajar siswa, “imbuh Upan. (JAJANG)

SD NEGERI BATULAWANG TEKANKAN PENDIDIKAN AHLAK PADA SISWANYA

TASIK NEWS-Sekolah bukan saja membuat murid menjadi pintar dalam menuntut ilmu saja, tapi pendidikan moral dan ahlak pun menjadi penting agar si anak berperilaku santun dan beretika baik.

Demikian dikatakan Kepala SD Negeri Batulawang Kecamatan Cialong Kabupaten Tasimalaya, Maman, S.Pd, saat ditemui PNews di ruang kerjanya.(8/7)
Menurut Maman, pendidikan ahlak perlu sungguh-sungguh dan lebih ditekankan pada setiap peserta didik karena semuanya penting dalam rangka membangun generasi penerus bangsa yang berkualitas.

“Selain didikan langsung yang diterapkan setiap orant tua, sekolah pun punya tanggungjawab yang sama dalam membentuk karakter yang baik anak, “kata Maman.

Jadi, kata Maman, orangtua dan sekolah bisa bersama-sama menerapkan pendidikan moral pada anak, sehingga di kemudian hari bisa menjadi generasi pintar  dan beretika mulia.

“Kita harus sepakat, bahwa pendidikan baik secara intelektual atau berahlak mulia harus dimilki setiap anak,”pungkas Maman. (ANWAR WALUYO)

HAMPIR SETIAP PAGI DI JALUR KAWALU-CIBEUTI TERJADI KEMACETAN

TASIK NEWS-Kemacetan panjang di sepanjang jalan Kawalu hingga ke persimpangan Cicariang Kota Tasikmalaya, selalu terjadi terutama pada jam-jam sibuk seperti pagi, dimana pada jam tersebut banyak pegawai dan anak sekolah yang berangkat baik ke tempat kerja atau pun ke  sekolah. 

Bukan hanya di jalur itu saja, kemacetan pun sering merambat hingga ke jalur Cibeuti, Pangaden dan dari barat ke arah kota, terlebih di simpul-simpul kemacetan itu tidak nampak petugas yang mengatur lalu-lintas.

Hal ini tentu dikeluhkan beberapa warga, karena akibat banyaknya angkot yang menunggu muatan di tepi jalan membuat jalan di kawasan itu semakin menyempit.

Menurut warga, ini terjadi akibat pada pagi hari volume kendaraan membludak, sementara ruas jalan menjadi sempit akibat angkot yang berhenti sembarangan menunggu muatan.

“Padahal Kawalu terletak di pinggir ota, tapi kemacetan persis seperti yangterjadi di kota-kota besar, “ungkapnya.(5/7) *ANWAR WALUYO*

TNI BERSAMA MASYARAKAT BAHU MEMBAHU BAGUN DESA CIKUPA

TASIK NEWS-Kemanunggalan TNI dan rakyat sudah dikenal pada masa-masa perjuangan dahulu, begitu juga pada era kemerdekaan seperti sekarang ini. TNI bersama rakyat di pedesaan saling bahumembahu untuk mengisi pembangunan di semua sektor.

Seperti yang ditunjukan Babinsa anggota Koramil Karangnunggal, bersama warga Desa Cikupa Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya, bergotongroyong membangun tembok penahan tanah (TPT) sebagai wujud nyata karya baktinya.

“Dan merupakan bentuk pengabdian nyata kami pada masyarakat, “ungkap Babinsa Desa Cikupa, Sertu Mamat.(31/7)

Dikatakan Mamat, TNI harus selalu ada di tengah-tengah masyarakat dan bersama-sama membangun desa, karena kehadiran TNI harus bisa menjadi solusi dalam kesulitan yang dihadapi rakyat.

Begitu juga, kata Mamat, dalam pembangunan yang dilaksanakan di pedesaan baik langung atau tidak TNI harus menjadi pendorong dan memmberikan semangat masyarakat untuk memajukan desa.

“Kami bersama pemerintahan Desa Cikupa punya tanggungjawab yang sama untuk mensejahterakan masyarakat. “kata Mamat. (ANWAR WALUYO)

BUPATI PANGANDARAN LANTIK 12 PEJABAT UNTUK MENGISI RSUD

PARIGI-Dalam rangka persiapan menjelang beroperasinya Ruma Sakit Umum Daerah (RSUD), Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata melakukan pengambilan sumpah beberapa pejabat yang nantinya akan bekerja lingkup RSUD, yang digelar di aula Setda Kabupaten Pangandaran. (5/8/)
Usai melantik 12 pejabat yang nantinya akan bertugas di RSUD, dalam sambutannya, bupati menyampaikn, dengan progres pembangunan yang hampir selesai, maka pemda pun perlu segera mempersiapkan SDM yang akan mengelolanya.

“Target kami, pada Desember 2019 yang akan  datang pembangunan pisik akan selesai dan akan mulai beroperasi pada awal tahun 2020 nanti,” kata bupati.

Selain menyiapkan SDM, kata bupati, pemda pun segera akan melengkapi sarana dan prasarana, sehingga bisa memberikan pelayan optimal pada masyarakat.

“Bila perlu kita akan melakukan studi banding ke rumah sakit yang bagus di bidang pelayanannya,” imbuh bupati.

Dan berikut daftar pejabat-pejabat di lingkup UPTD RSUD Pangandaran :

1. drg. Asep Kemal Pasha, Sp.KGA, M.M : Direktur UPTD RSUD Kab. Pangandaran
2. Sarlan, S.IP : Kabag Tata Usaha UPTD RSUD Kab. Pangandaran
3. H. Agus Maliana, S.Kep., Ners., M.M : Kabid Keperawatan UPTD RSUD Kab. Pangandaran
4. Yopi Maulana, S.STP., M.M : Kasubag Umum dan Kepegawaian UPTD RSUD
5. Ganjar Iskandar, S.KM : Kasubag Perencanaan, Evaluasi dan Pelaporan UPTD RSUD
6. Taupik Hermanto, SKM : Kasubag Keuangan dan Aset UPTD RSUD
7. dr. Liza Octa Ferostina : Kasi Pelayanan Medis UPTS RSUD
8. Elis Rosita, AM. Keb : Kasi Pelayanan Penunjang Medis UPTD RSUD
9. dr. Hj. Titi Sutiamah : Kasi Gawat Darurat dan Intensif UPTD RSUD
10. Herdis Heryanto, S.Kep.Ners : Kasi Asuhan Keperawatan UPTD RSUD
11. Yeti Kusmiati, S.Kep., Ners : Kasi Penunjang Non Medis UPTD RSUD
12. Sonny Firmansyah, A.Md.Kep : Kasi Etika dan Mutu Keperawatan UPTD RSUD
(PNews)

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN