JELANG PELAKSANAAN PEMILU 2019, MUSPIKA KARANGNUNGGAL GELAR RAKOR UNTUK JAGA KONDUSIFITAS

TASIK NEWS-Menjelang pelaksanaan pemilu 2019 17 april mendatang, Forum Kecamatan Karangnaunggal Kabupaten Tasikmalaya, menggelar rapat kordinasi yang dihadiri seluruh leading sektor di tingkat kecamatan, antara lain, Camat Karangunggal Bapak Asep M. Dahliana STP MM, Ketua PPK, Panwascam, Ketua PPS dan Kades se-Kecamatan Karangnunggal, Kapolsek dan Danramil, yang diselengarakan di " di Aula Desa Cikukulu-Karangnunggal.(9/4)

Dalam arahannya, Camat Karangnunggal, Asep M. Dahliana STP MM, menyampaikan, seluruh elemen harus tetap menjaga sinergitas, keamanan, ketertiban ssesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing.

“Kita semua harus sepakat, pemilu tahun 2019 ini bisa berjalan tertib dan lancar. “ucap Asep.

Hal senada dikatakan Danramil 1215 / Karangnunggal, Mayor. Inf. Kurniadi, sesuai kesepakatan bersama dalam musyawarah pimpinan kecamatan (muspimcam), berkewajiban memantau situasi dan kondisi di masyarakat terutama di tahun politik 2019 ini, khususnya sebelum, saat pelaksanaan dan pasca pelaksanaan pemilu.

“Tujuan utamanya adalah menciptakan kondusifitas di masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Karangnunggal. “tegas Kurniadi. 

Kurniadai menambahkan, pihaknya akan terus mengupdate situasi dan kondisi di lapangan setiap harinya untuk kemudian dilakukan evaluasi internal maupun tingkat  kecamatan bersama stakeholder lainnya.

“TNI, Polri dan unsur lainnya terus meningkatkan sinergitas untuk menjaga  jalannya pesta demokrasi 2019 berjalan sesuai dengan apa yang selama ini kita harapkan, “pungkasnya. (ANWAR W) 

PANWASCAM SODONGHILIR GELAR BIMTEK UNTUK SAKSI PARPOL PESERTA PEMILU

TASIK NEWS-Untuk pembekalan pada saat pelaksanaan pencoblosan pemilu tanggal 17 april 2019 nanti, Panitia Pengawas Pemilu  (Panwas) Kecamatan Sodonghilir Kabupaten Tasikmalaya mengadakan pelatihan dan Bimbingan Teknis ( Bimtek) bagi saksi dari parpol peserta pemilu, yang digelar mulai pukul 08:00 wib sampai pukul 11:00 wib di GOR PGRI Kecamatan Sodonghilir.( 9/4/2019).

Menurut Ketua Panwascam Kecamatan Sodonghilir, Nana Rohana pun dalam bimbingan tersebut menyampaikan beberapa materi seputar penghitungan suara, cara pencoblosan dan cara mendampingi calon pemilih yang harus didampingi, tugas saksi dan materi teknis lainya.

“Seluruh tugas tersebut harus melaksanakan sesuai penugasan yang telah di tetapkan. "Ujarnya.

Dikatakan Nana, jika dalam pelaksanannya di Tempat Pemgutan Suara (TPS) nanti didapati ada kecurangan yang di lakukan KPPS, maka ini harus di intervensi saksi.

“Untuk legetimasi, saksi - saksi diharuskan membawa surat mandat dari Parpol masing-masing atau ketua koalisi dan ketua tim pemenangan dan wajib mengenakan ID Card selama proses kegiatan berlangsung. "tambahnya.

Sementara menurut peserta bimtek dari salah satu parpol, Ketua PAC PPP Kecamatan Sodonghilir, Andi Salahudin, terimakasih kepada Bawaslu yang telah menugaskan Panwascam untuk memberikan pembinaan atau bimbingan pada calon saksi yang akan nantinya akan bertugas di TPS masing-masing

Menurutnya, ia sangat merasa terbantu setelah mengikuti kegiatan Bimtek saksi ini, karena materi yang di ampaikan tentang tugas dan fungsi saksi di TPS berikut hak dan kewajiban sebagai saksi dari penyelenggara Pemilu dapat di terima dan dapat di pahami seluruh calon saksi, baik penyelenggaraan terkait prosedural dan tata cara saksi bertugas di TPS agar menjadi pedoman para saksi begitu pula yang di tugaskan di lapangan.

Atas nama pengurus PPPdi tingkat ranting, kata Andi, sudah siap bertugas menjadi saksi di TPS, karena bagi parpol saksi merupakan ujung tombak dalam pengawalan dan pengamanan suara yang akan  diperoleh.

Untuk itu, lanjutnya, saksi - saksi yang telah di tugaskan di  TPS harus mengawal raihan suara dari tingkat TPS ke PPS desa dan bagi ranting kordes harus mengawal raihan suara dari PPS ke tingkat PPK kecamatan. Dan selanjutnya tanggung jawab pengurus PAC nntinya akan mengawal suara di tingkat kecamatan tersebut hingga masuk ke KPUD Kabupaten.

“Selain kepada pengurus internal kami juga tekankan kepada seluruh kader yang menjadi saksi agar selalu berkoordinasi dengan KPPS maupun dengan Pengawas TPS, karena kondusifnya TPS mutlak tanggung jawab bersama bukan hanya tanggung jawab penyelengara saja. "pungkasnya. (MAMAT RAHMAT)

HARI INI PANGANDARAN BERKABUNG ATAS WAFATNYA TOKOH PRSIDIUM, H. YOS ROSBI

SIDAMULIH-Hari ini masyarakat Kabupaten Pangandaran berduka, pasalnya salah seorang tokoh Presidium pemakrasa terbentuknya Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Pangandaran, H. Yos Rosbi, meninggal dunia.

Seperti ditutur salah seorang putranya, Yan Mardiansyah, almarhum sebenarnya tidak dalam keadaan sakit, kondisi badannya pun relatif sehat. Tapi sekitar pukul 15.30 almarhum terjatuh pingsan di kamar mandi saat akan mengambil air wudlu untuk sembahyang ashar.

masih kata Yan, almarhum meninggal pada usia 79 tahun dan rencananya akan dikebumikan besok hari di lahan sekitar seberang rumah duka di Desa Cikembulan Kecamatan Sidamulih.

Sementara Bupati Pangandaran saat datang melayat ke rumah duka, menyampaikan, Pangandaran saat ini kembali kehilangan tokoh yang sangat dihormati, karena alm. H. Yos Rosbi merupakan seorang tokoh yang cara berpikirnya luas untuk kemajuan Pangandaran.

“Hari ini Alloh memanggilnya, tentunya baik secara pribadi mau pun atas nama masyarakat Pangandaran merasa sangat kehilangan dan turut berbela sungkawa dan mudah-mudahan Alloh menerima segala amal baiknya serta diampuni segala dosa-dosa selama masa hidup almarhum. “ungkap bupati.(10/4)

Bupati menambahkan, almarhum selalu berkata padanya, ada kepuasan saat melihat Pangandaran sudah terbukti sesuai dengan apa yang selama ini almarhum rintis sebagai inisiator, pengagas dan pemarkasa pemekaran.

Tapi kata bupati, almarhum juga sering mengatakan ingin menyaksikan Pangandaran secara utuh dan tuntas menjadi pangandaran yang baru dan hebat.

“Tapi hari ini Alloh memanggilnya, tentu kita harus mengikhlaskan, kita berdoa’ semoga H. Yos Rosbi diampuni dosa-dosanya dan diterima iman islamnya. “ucap bupati.

Bupati menambahkan, tentunya almarnum akan menjadi sebuah memori, menjadi satu motivasi bagi semua untuk bisa bekerja lebih keras dan sungguh-sungguh.

“Terutama bagi saya sebagai penyelenggara pemerinatahan tentu akan  terus berkarya meneruskan cita-cita dan harapan almahrum. “ungkapnya lagi.

Bupati juga mengatakan, pengorbana H. Yos sangat banyak dalam proses pemekaran Kabupaten Pangandaran, entah berapa rupiah materi yang almarhum donasikan agar cita-cita masyarakat Pangandaran untuk menjadi menjadi DOB segera terwujud.

Proses pemekaran digagas hampir 6 tahun, kata bupati, tentu ini menjadi satu contoh ketulusan pengorbanan almarhum pada sebuah cita-cita luhur untuk kemakmuran masyarakat Pangandara.

Disoal apakah H. Yos akan mendapat penghargaan khusus dari Pemkab Pangandara, menurut bupati, dua tahun lalu berdasarkan peraturan bupati (perbup) seluruh tokoh presidium sudah mendapat anugerah tertinggi Pemkab Pangandaran, anubawa, pada saat peringatan hari lahir (milangkala) Kabupaten Pangandaran.  Dan atas nama masyarakat Pangandaran, pemda akan memberikan penghormatan dalam prosesi pemakaman besok hari sekitar pukul 7.30 di rumah duka.

“Dan pada saat memperingati hari lahir Kabupaten Pangandaran, makam beliau tentu akan menjadi salah satu tujuan ziarah pemda. “ pungkasnya.

Sementara diperoleh keterangandari humas, Wakil Bupati, H. AdangHadari hingga berita ini diturunkan masih dalam perjalanan pulang setelah menghadiri acara Pengukuhan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD) di Bandung. (PNews)

RUDIANTARA : “PANGANDARAN HARUS MENINGKATKAN OPTIMALISASI FREKWENSI RADIO 700 MHZ”

PANGANDARAN-Sebagai negara dengn insensitas bencana yang cukup signifikan, seperti bencana gunung api, longsor, tsunami, banjir, puting beliung hingga fenomena likuifaksi yang dpat menelan korban baik jiwa atau pun harta benda, infrastruktur bahkan bisa melumpuhkan kegiatan perekonomian, Indonesia perlu sistem komunikasi yang bisa resfonsip penanganan di lapangan pada instansi terkait, seperti, BMKG, BNPB, Basarnas, TNI, Polri dan Pemda, untuk segera melakukan pemulihan keadaan pasca bencana terjadi.

Demikian dikatakan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Rudiantara, di hadapan jajaran Pemerintahan Kabupaten Pangandaran dan tamu undangan lainnya, saat melakukan kunjungan kerjanya, selasa kemarin (9/4).

Dikatakan Rudiantara, Kemenkominfo berperan menjadi fasilitator koabrasi untuk memanfaatkan teknologi informsi dan komunikasi dalam penanganan kebencanaan. Public Protection and Disarter Relief (PPDR), merupakan standar dunia untuk komunikasi radio bagi lembaga terkait yang menangani kebencanaan. Perlindungan untuk publik tersebut meliputi perlindungan jiwa, harta benda dan hukum.

“Sementara penanggulangan bencana mencakup gangguan serius terhadap sosial masyarakat, keselamatan manusia atau lingkungan yang disebabkan kecelakaan alam mau pun aktivitas manuasia.“ungkap Rudiantara.

Dalam konteks komunikasi bencana, kata Rudiantara, sebagai negara yang rawan bencanan Indonesia membt utuhkan dukungan infrastruktur kominkasi kebencanaan yang canggihyang mampu melayani trafik multymedia, tidak hanya komunikasi suara (voice) saja.

“Dengan begitu informasi situasi di lokasi yang menjadi target operasi pun tentunya akan bisa diterima lebih detail. “kata Rudiantara.

Disoal Pangandaran ditunjuk menjadi lokasi uji coba, menurut Rudiantara, karena Kabupaten Pangandaran dipetakan termasuk wilayah rawan bencana. Selain itu, lanjut Rudiantara, pita frekwensi radio 700 MHz, di Pangandaran belum terutilisasi, sehingga Pangandaran harus meningkatkan optimalisasi frekwensi tersebut melalui implementasi komunikasi kebencanaan berbasis tekonologi pita lebar yang memiliki kemampuan multimedia.

“Jika uji coba ini berhasil, Kemenkominfo berencana mengoptimalkan pita radio 700 MHz, khususnya di daerah rural menjadi bagian dari infrastruktur komunikasi kebencanaan dan peningkatan pelayanan publik. “imbuhnya.

Rudiantara juga mengatakan, melalui uji coba ini diperoleh data teknis mengenai kualitas layanan, pengujian aplikasi dan konektivitas.

Disamping itu, masih kata Rudiantara, Kemenkominfo juga telah mengembangkan Sistem Pelayanan Informasi Bencanan melalui SMS Blast di daearah terdampak bencana dan layanan anggilan darurat 112yang dikelola pemda dalam kondisi darurat.

“Layanan komukiasi radio tersebut untuk mmaksimalkan peran BMKG, BNPB, Basarnas, TNI, Polri, Pemda dan instansi terkait lainnya untuk bersama-sama meningkatkan menajemen penanggulangan bencana. “pungkasnya. (PNews)

TAHUN DEPAN PEMKAB PANGANDARA AKAN BANGUN ASRAMA SANTRI

LANGKAPLANCAR-Tahun depan Pemkab akan meluncurkan program baru, pembangunan asrama santri yang pelaksanaannya akan dilakukan secara bertahap, dengan anggaran sekitar Rp 3.5 miliar.

Demikian dikatakan Bupati Pangandaran, dalam sambutannya saat menghadiri undangan Peletakan batu pertama pembangunan TK PGRI Bangunjaya Langkaplancar, yang turut dihdiri ini Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, H. Tatang Mulyana SH.MM, Kadis Pendidikan Pemuda dan Olahraga, H. Surman, Kadis pertanian,  Drs Sutriaman, Kepala Bagian Humas, Drs Wawan Kustaman SPd MM, Camat Langkaplancar, Kepala Desa Bangunjaya serta tokoh masyarakat lainnya.(8/4)

“Insaalloh kita akan bangun asrama untuk santri-santri kita sebanyak dua atau tiga unit dengan anggaran sebesar Rp. 3,5 milyar untuk satu unitnya. “terang bupati.

 Bupati menambahkan, latar belakang pembangunan asrama tersebut, karena keadaan tempat pemondokan santri di pesantren-pesantren saat ini kurang memadai, ruangannya sempit dan kurang nyaman.

Pada kesempatan Peletakan batu pertama pembangunan TK PGRI, bupati berkesempatan memberikan bantuan dana sebesar Rp. 50 juta.

“Mudah-mudahan bantuan ini bisa bermanfaat untuk TK PGRI Bangunjaya yang sudah  berdiri sejak tahun 1989 ini. “ungkap bupati (PNews)


UNTUK KEPULANGAN TKI ASAL CIMERAK, BUPATI PANGANDARAN AUDEN DENGAN KEMENLU

PARIGI-Kisah duka tentang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Saudi Arabia tidak pernah berhenti, dari mulai cerita tidak bayargaji, mendapat perlakuan kasar, pelecehan dan lain-lain kerap terjadi menimpa TKI di sana.

Seperti yang dialami Umay Sumarni Suherman, TKI asal Desa Masawah Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran yang sudah lama bekerja di Arab tapi tidak kunjung pulang.

Menurut cerita orangtua Umay, Suherman, anaknya sudah 17 tahun pergi menjadi TKI di Arab Saudi bekerja menjadi asisten rumahtangga.

“Pernah sekali pulang waktu anak saya baru tiga tahun bekerja, tapi setelah itu sampai sekarang belum pernah pulang lagi. “terang Suherman.

Sebenarnya upaya-upaya agar anaknya bisa pulang sudah dilakukan, namun, kata Suherman, karena selama ini tidak membuahkan hasil ia pun mengadu pada Bupati Pangandaran.

“Mudah-mudahan melalui bupati, Pemda Pangandaran bisa memberikan solusi sehingga anak saya pun bisa secepatnya pulang kembali. “kata Suherman.

Suherman menambahkan, waktu anaknya berangkat menjadi TKI ke Ara Saudi melalui PT PJTKI tapi sekarang PT tersebut sudah tidak ada.

Sementara saat diminta tanggapannya, Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata, mengatakan, walau perusahaan yang memberangkatkan Umay sekarang sudah tidak ada, namun pemda akan tetap berusaha serta memperjuangkan aberkumpul dengan keluarganya lagi.

“Mungkin tidak sulit agar Umay bisa pulang, tapi kita juga harus memikikan hak-hak TKI Umay. “kata bupati, usai menerima keluarga Suherman di ruang kerjnya.(8/4)

Bupati pun berjanji tanggal 22-23 april mendatang akan audens dengan BNP2TKI, ke Kemenlu dan Kedubes Saudi Arabia di Jakarta.

“Saya akan berkirim surat pada instansi tersebut bahwa tanggal tersebut saya akan datang beraudens. “jelasnya. (ANTON AS)

AKIBAT MARAKNYA POL BUS, TERMINAL TIPE A TASIK PUN SEPI PENUMPANG

TASIK NEWS-Nampak terminal tipe A milik Pemerintah Kota Tasikmalaya yang menempati lahan 20 hektar ini kurang optimal dalam pemanfaatan dan fungsinya. Pasalnya, ada beberapa tempat pemberhentian bus sejenis terminal (terminal bayangan) tumbuh subur di Kota Tasik, sehingga pendapatan negara dari sektor retribusi pun kirang maksimal.

 Di sisi lain, terminal terbesar di Pulau Jawa yang terletak di jalan by pass Indihyang ini pun nampak seperti kurang “hidup” karena tidak semua kendaraan umum yang masuk ke Kota Tasik tidak singgah di terminal ini.

Terminal yang dibangun dengan biaya puluhan milyar dari APBN tahun 2000 lalu ini pun, nampak semakin “mati” jika malam hari, karena sejumlah pedagang yang menempati area sekitar terminal pun mengeluhkan sepi pembeli, sehingga tidak sedikit pedagang yang gulung tikar.

Menurut beberapa warga, nampaknya penumpang yang akan bepergian atau pun yang datang ke Kota Tasik lebih memilih datang ke pol-pol milik perusahaan bus. Karena selain dirasa lebih nyaman, lokasinya pun mudah dijangkau.

“Lihat saja salah satu contoh di pol bus budiman, tiap hari selalu penuh dengan kedatangan dan keberangkat penumpang. “Ungkapnya.(5/4)

Menurutnya, terkesan tidak ada ketegasan dari Pemkot Tasik untuk menghilangkan terminal bayangan tersebut sehingga terminal megah yang dikelola Kementerian Perhubungan ini pun menjadi kurang diminati penumpang.

“Biasanya pada saat menjelang bulan ramadhan atau menjelang Hari Raya Idul Fitri selalu dijejali penumpang, tapi sudah beberapa tahun ini keadaannya tidak jauh beda dengan hari-hari biasa. “imbuhnya. (ANWAR-ATENG)   



KELOMPOK TANI CITRA BUDAYA DESA CIKADU BERHARAP ADA BANTUAN PEMDA

TASIK NEWS-Kelompok tani Citra Budaya yang menempati sekitar 2 hektar pada harim laut di Kampung Sodongwangi Desa Cikadu Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya, mengeluhkan terkait hasil panennya yang kurang memuaskan.

 Kelompok yang yang diketuai Budi, sekertaris Dedin dengan anggota Asep, Engkus, Ibrahim, Abang ,Holis, Wowo, Abo, Engkan dan Oyat ini, mengakui ini karena keterbatasn modal yang dimiliki kelompok.

Seperti diungkapkan salah seorang anggotanya, Oyat, kelompokny selama ini berjuang mandiri tanpa bantuan dari pemerintah.

“Kami sangat mengharakan sekali ada bantuan Pemda Tasik melalui dinas terkait. “ungkapnya.(4/4)

Menurutnya, kini ia dan dan rekan-rekannya hanya bisa pasrah dengan segala keterbatasan ini serta saat ini kelompok hanya bisa berharap mudah-mudahn secepatnya ada perhatian dari pemerintah. (JAJANG)

MASYARAKAT MARGALAKSANA IKUT MANCING GRATIS KAMPANYE CAPRES-CAWAPRES PRABOWO-SANDIAGA UNO

TASIK NEWS-Masih dalam rangka rangkaian kampanye capres-cawapres nomer urut 2, Prabowo-Sandiaga Uno di Kabupaten Tasikmalaya, ratusan masyarakat mendatangi kolam di Kampung Cijolang Desa Margalaksana Kecamatan Sukaraja, haji ijang ( zidel) untuk mengikuti mancing gratis.(7/4)

 Warga pun antusias mengikuti acara tersebut untuk bisa memperoleh ikan sebanyak-banyaknya, seperti ikan nila, lele, tawes, ikan mas dan ikan air tawar lainya.

Seperti dikatakan pemilik kolam, H. Ijang yang biasa di akrab disapa Zidel, ia dengan senang dan rela hati memberikan kolamnya untuk dipancing masyarakat sebagai bentuk dukungannya pada Capres-Cawapres nomer urut 2, Prabowo-Sandiaga Uno.

“Tidak harus dengan pentas musik saja, ternyata dengan mengikuti mancing gratis pun masyarakat sangat terhibur. “ungkapnya.

Ijang juga mengatakan, kegiatan mancing gratis ini benar-benar atas kemauannya sendiri, modal sendiri dan tidak ada embel apapun.

“Saya benar-benar iklhas, sebagai bentuk dukungan pada Pa Prabowo dan Sandiaga Uno. " tuturnya. (ANWAR W)

STAKEHOLDER BERHARAP, PENGELOLAAN OW CITUMANG LEBIH PROFESIONAL DAN BERINOVASI

PARIGI-Untuk lebih meningkatkan sinergitas pengelola Obyek Wisata (OW) Citumang Desa Bpjpng Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran, seluruh stakeholder menggelar musawarah yang dihadiri beberapa pihak, antara lain, Karangtaruna yang diwakili Dede Hilmi alias Adut dan Dadi, pihak perhutani diwakili Rasim, KRPH Cisaladah mewakili Asper Pangandaran, Dadi Santoso Kepala Sub Seksi IT, pengelola objek wisata citumang, Wawan dan Deden Yogi Nugraha Waka ADM perhutani KPH Ciamis.

Pihak ADM perhutani KPH Ciamis, Deden, menyampaikan, sesuai dengan laporan dari pihak pengelola, ternyata aktivitas wisata Citumang mulai tahun 2015, 2016 dan 2017 capaian targetnya hanya 85 %.

“Dan tahun 2019, hingga bulan maret sekarang ini baru mencapai 12 %. “terangnya.(6/4)

Menurut Deden, pihaknya berharap pengelolaan dan pelayanan di objek wisata ini harus bisa ditingkatkan lagi, diantaranya dengan membuat terobosan dan inovasi baru agar bisa meningkatkan minat pengunjung untuk datang Citumang ini.

Lebih jauh Deden menjelaskan, dari hasil audit ternyata ada masalah kontribusi diluar non ticket, seperti share pendatan untuk kebersihan dan keamanan ke Desa Bojong sebesar Rp 4.000, termasuk cetak karcis. Sharing ke desa penyerahannya dimulai sejak tangga 5 Agustus 2016, sebesar Rp. 30,554 juta, tahun 2017 sebesar Rp. 94.743 juta dan tahun 2018 sebesar Rp. 114.792 juta.

“Dan musawarah ini mudah-mudahan bisa kita jadikan menjadi ajang silaturahmi agar lebih meningkatkan tali persaudaraan antar perhutani baik dengan karangtaruna atau lainnya, sehingga ke depannya bisa lebih menjaga kemungkinan terjadi hal yang tidak diinginkan diantara kita, lebih terbuka dan lebih baik. “ungkap Deden.

Pemandu yang diwakili Dede Hilmi, pada kesempatan tersebut mengatakan, jika kunjungan ke Citumang sekarang ini menurun itu diakibatkan salah satunya dengan beredarnya berita bohong atau hoaks, isu banjir dan isu akan adanya tsunami di Pangandaran.

Dengan jumlah pemandu 50 orang, kata Dede, masalah legal standing pemandu wisata semua sudah bersertifikat resmi.

“Keberadaan pemandu disini dibawah koordinator karangtaruna desa dan insaalloh tidak lama lagi kami akan segera berbadan hukum dengan Akta notaris. “terang Dede.

Dede menambahkan, luas keseluruhan obyek wisata Citumang ini sekitar 6 hektar, terdiri dari 3 hektar objek wisata air dan tiga hektar lagi berupa daratan hutan.

Untuk lebih memudahkan segalanya untuk menuju parawisata berkelas dunia, hndaknya pihak pengelola bisa melengkapi dulu legalitas pormal pemandu wisatanya, pengelolaan objek wisata lebih baik lagi.

“Tidak hanya objek wisata airnya saja tapi darat dan hutannya juga dengan membuat artraksi-akstraksi, tentunya itu akan menjadi dayatarik lain untuk pengunjung. “kata Dede.

Dari pihak karangtaruna, yang diwakili Dedi, meminta pada pihak Perhutani agar semua pemandu wisata Citumang ini mendapat asuransi.

“Selama ini hanya pengunjung saja yang dapat asuransi, sedangkan kami yang membawa dan memandu mereka tidak mendapat asuransi. “ujarnya..

Dadi juga berharap agar pihak perhutani bisa mendorong pemerintahan Desa Bojong untuk segera memperlebar sarana jalan menuju objek wisata, karena sekarang pihak desa sudah mendapat konfensasi dari perhutani. (ANTON AS)


RIBUAN MASSA TASIK BIRUKAN LAPANGAN DADAHA HADIRI KAMPANYE CAPRES-CAWAPRES PRABOWO-SANDIAGA UNO

TASIK NEWS-Hari sabtu kemarin (6/4) ribuan masyarakat memadati lapangan Dadaha Kota Tasikmalaya Jawa Barat untuk menghadiri safari kampanye akbar pasangan Capres-Cawapres nomer urut 2, Prabowo-Sandiaga Uno. Apalagi dalam kampanye di Tasikmalaya kali ini dihadiri Raja Dangdut Rhoma Irama, yang nota bene artis ibu kota kelahiran Tasikmalaya.

Di hadapan para pendukung Capres-Cawapres Prabowo-Sandiaga Uno, Rhoma dengan Soneta Grupnya di sela-sela orasi politiknya mampu menyedot perhatian para penggemarnya dengan beberapa buah lagu yang sangat dihapal masyarakat.

Dalam pidato kampanyenya, Rhoma yang sekarang bergabung bersama Partai Amanat Nasional (PAN), menyampaikan butir sila ke 5, Keadilan  Sosial  Bagi Seluruh Rakyat Indonesia, yang bermakna meyakinkan masyarakat bahwa pasangan Capres-Cawapres Prabowo-Sandiaga Uno akan mampu memberikan keadilan pada seluruh rakyat.

“Pa Prabowo dan Bang Sandia Uno menginginkan seluruh rakyat  Indonesia adil, makmur dan sejahtera. “tegasnya.

 Sementara ketua Fans Rhoma dan Soneta (Forsa) Tasikmalaya, Beben Ahmad, ia sangat senang karena kedatangan si raja dangdut mampu membirukan lapangan Dadaha Tasikmalaya.

“Alhamdulillah, kampanye pasangan Capres-Cawapres Prabowo-Sandiaga Uno berjalan aman dan tertib walau pun massa yang datang ribuan orang. “ungkapnya. (ANWAR W)


BUPATI PANGANDARAN LANTIK 633 ANGGOTA BPD PERIODE 2019 - 2025

PARIGI-Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata yang didampingi Wakil Bupati H. Adang Hadari, Ketua DPRD H. Iwan M Ridwan SPd.MPd, Pj. Sekda Drs Suheryana, para Asisten, staf ahli, Kepala SKPD, camat, Kepala desa,  bertempat di Aula Islamic Center Cijulang melantik 633 anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dari 93 desa se-Kabupaten Pangandaran.(4/4)

Seluruh anggota BPD untuk masa kerja  2019 - 2025 ini dilantik berdasarkan Keputusan Bupati Pangandaran nomor 141.2/Kpts.100 - Huk./2019 tentang Peresmian anggota Badan Permusyawaratan desa dan pemberhentian anggota BPD masa jabatan tahun 2013 -2019.

Dalam sambutannya, Buoati Pangandaran, menyampaikan, BPD merupakan bagian dari pemerintahan desa, seyogyanya bisa bermusyawarah dan bergotong royong, dengan tugas utama fungsinya membangun desa.

Bantuan keuangan desa dari tahun ke tahun terus meningkat, oleh karena itu, kata bupati,  perlu ada fokus-fokus dan sasaran pembangunan yang jelas dan hendaknya jangan terlalu banyak membuat fokus pembangunannya. Pemda yang anggarannya triliunan dengan 4 perioritas pembangunan saja kewalahan.

“Jadi cukup 2 atau 3 fokus saja sehingga nantinya mangfaatnya bisa benar-benar dirasakan wargadesa."tegas bupati.

Bupati juga berharap, pembangunan harus dilaksanakan bersama -sama atau bergotongroyong sehingga mangfaatnya akan lebih terasa masyarakat tetapi tetap harus sesua peraturan perundang – undangan. Karena jika dana desa diformasikan dengan pola gotongroyong, maka itu akan bertambah baik.

“Kalau dikerjakan oleh pihak ke tiga hanya dapat 200 meter tetapi kalau dengan pola gotongroyong bisa mencapai 1 km lebih. “terang bupati.

bupati juga mengatakan, hendaknya seluruh anggota BPD yang baru dilantik sudah siap  dalam pelaksanaan pembangunan desa serta bisa saling menghormati serta selalu bekerja dengan prisip gotongroyong jangan sampai saling menjatuhkan, walau tidak menutup untuk kriti dan saran yang akan menjadi dinamisasi sehingga perinsip membangun kebersamaan pun akan tumbuh dan berkembang karena itu merupakan bagian dari pembangunan.

"Saya juga tidak lupa mengucapkan terimakasih kepada anggota BPD yang telah menjalankan tugasnya selama 5 tahun, semoga apa yang telah dikerjakan menjadi amal ibadah" ungkapnya. (ANTON AS)



MENYUSURI PESONA KEINDAHAN OBYEK WISATA RUMAH BATU DI KARANGNUNGGAL

TASIK NEWS-Obyek Wisata Rumah Batu di Cibatu Tasikmalaya Jawa Barat, tepatnya di Kampung Cintasari Desa Cibatu Kecamatan Karangnunggal, merupakan destinasi wisata yang ramai dengan wisatawan pada hari biasa maupun hari liburan, karena tempat ini sangat indah dan bisa memberikan sensasi baru jika dibanding dengan lokasi wisata lainya.

Menurut beberapa pengunjung, keindahan Obyek Wisata Rumah Batu ini sangat unik yang menawarkan pesona keindahan alam dengan kearifan lokal penduduk sekitar yang ramah,, sehingga bisa menjadi alternatif tujuan wisatawa lokal maupun mancanegara atau sekedar tempat refreshing keluarga.

Konon, menurut warga sekitar, rumah batu ini pertama kali digagas oleh seorang lelaki mantan tukang kayu yang mengalami kebangkrutan beserta seorang lelaki yang terkenal sangat lugu, Aji Najidin namanya.

“Berdiri di atas lahan seluas 750 meter persegi, ukuran rumah 6 x 25 meter di dalamnya terdapat  2 kamar tidur, dapur, ruang tamu, terowongan dan WC,  dan bangunan ini dikerjakan dengan penuh kesabaran dan ketelatenan selama 3 tahun. “terangnya.(4/4)

Di hamparan sebuah bukit batu di kaki gunung Cantigi, lanjutnya, mereka berdua terinspirasi untuk membuat sesuatu yang jarang tapi meyakinkan dan bermanfaat untuk masyarakat, sehingga terciptalah sebuah bangunan rumah yang unik.

“Dan sekarang tempat ini menjadi salah satu tujuan wisata di Tasikmalaya selatan. “imbuhnya. (ANWAR W)

UPK DAPM JATIWARAS IKUTI TOUR DE CIKOLE LEMBANG BANDUNG

TASIK NEWS- Kelompok Simpan Pinjam Perempuan (SPP) yang tergabung dalam UPK DAPM Jatiwaras, sebagai bentuk penghargaan UPK DAPM pada nasabahnya, beberapa hari lalu  mengadakan kegiatan wisata ke Cikole Lembang, Bandung.

Seperti dikatakan Kepala Bagian Pelayanan Masyarakat pada UPK Unit Pengelola Kecamatan Dana Amanah Pemberdayaan Masyarakat (DAPM), Erwin Maya, kegiatan wisata yang dikemas dalam acara Outbound Tour de Cikole Lembang -  Together with family UPK DAPM Jatiwaras ini bertujuan untuk mempererat kebersamaan antar kelompok SPP se- Kec. Jatiwaras.

"Kegiatan ini juga menjadi ajang pembinaan sekaligus rekreasi, dan mudah-mudahan pada momen ini kedepannya dapat lebih menumbuhkan kebersamaan diantara para kelompok SPP dan UPK ", ujar Erwin, saat dihubungi lewat telepon celullernya.

98 anggota kelompok SPP se-Kecamatan Jatiwaras berwisata ke Bandung ini, kata Erwin,  merupakan hasil musyawarah kelompok SPP sendiri dan UPK hanya memfasilitasi serta menampung semua aspirasi  dari kelompok.

“Ada cost untuk kegiatan pembinaan dan anggaran pembinaan dari UPK dikembalikan pada kelompok sesuai dengan hasil musyawarah. “pungkas Erwin.(RUSDIANTO)

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN