BAWASLU PANGANDARAN BEKALI PKD DAN PTPS DENGAN PELATIHAN BINTEK

CIMERAK-Selang 5 hari setelah pelantikan dan bimbingan teknis (bimtek) Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS), Panwaslu Kecamatan Cimerak kembali melaksanakan bingbingan teknis (bintek) pelatihan pengawasan persiapan dan pelaksanaan pemungutan suara pemilu tahun 2019, yang diperuntukan ada Pengawas Kelurahan Desa /PKD di 11 desa Kecamatan Cimerak, yang dilaksanakan di aula kecamatan.(31/3)

Bintek yang dihadiri langsung ketua Bawaslu Kabupaten Pangandaran, Iwan Yudiawan, S.Ag,  staff bawaslu, komisioner Panwaslu Kecamatan Cimerak, Koordiv dan Pengawasan Pencegahan dan hubungan antar lembaga, Arif Jalaludin, S.E. 

Di hadapan para peserta bintek, dalam pemaparannya sebagai narasumber, Iwan Yudiawan, menyampaikan, ending dari sarana kedaulatan rakyat pemilu 2019 ini adalah tahapan pemungutan dan pehitungan suara, dan suksesnya proses tahapan ini tentunya tidak lepas dari pengawasan yang akuntable dari seluruh komponen jajaran pengawas, apalagi PKD dan PTPS merupakan spearhead atau ujung tombak untuk melaksanakan tugas pengawasan persiapan dan pelaksanaan pemungutan suara.

“Tugas dan kewajiban PKD hingga tingkat Pengawas TPS, memastikan Panwaslu desa dan PTPS melakukan pengawasan ketersediaan perlengkapan pemungutan suara dan dukungan perlengkapan lainnya. “terang Iwan.

Tugas lainnya, lanjut Iwan, memastikan TPS telah didirikan sesuai lokasi yang telah ditentukan sebelum pelaksanaan pemungutan suara, mencermati kerawanan di TPS serta memastikan perlengkapan pemungutan suara dan dukungan perlengkapan lainnya telah diterima KPPS paling lama 1 (satu) hari.

Ia menambahkan, proses tersebut harus tertuang dalam berita acara serah terima juga memastikan perlengkapan pemungutan suara yang diterima dalam kondisi baik dan tersegel.

“Aplikasi siwaslu yang harus dimiliki jajaran pengawas secara hirarki dari panwascam hingga PTPS itu merupakan sistem aplikasi berbasis android dengan fungsi untuk mempermudah proses pengawasan tahapan pemungutan dan perhitungan suara. “pungkasnya. (Tn)

ELON RUSLAN, LEWAT JALUR POLITIK PDIP INGIN BERIKAN YANG TERBAIK UNTUK MASYARAKAT


CIMERAK – Setiap warga negara mempunyai hak politik yang sama apa pun latar belakang strata kehidupan sosial sebelumnya, baik yang tinggal di kota atau yang  tinggal di pelosok sekali pun.

Seperti keinginan politik salah satu warga Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran, Elon Ruslan. Berawal dari seorang pengusaha bangunan kini Elon mencoba terjun ke dunia politik dengan memilih PDI Perjuangan sebagai pilihan penyaluran hasrat politiknya.

Saat bincang-bincang dengan PNews di kediamannya di Desa Batumalang Kecamatan Cimerak, menurut Elon, didasari kenyataan di lapangan, khususnya di Kecamatan Cimerak dan Cijulang yang dirasakan Elon masih kurang optimalnya pembangunan infrastruktur di desa-desa.

“Termasuk minimnya ketersediaan lapangan kerja untuk anak-anak kita setelah mereka  menyelesaikan pendidikannya. “ungkapnya.(28/3)

Lewat jalur politik PDI Perjuangan, akhirnya Elon pun tergerak untuk mencoba membantu dan memberikan yang terbaik untuk masyarakat dengan mencalonkan menjadi anggota DPRD Kabupaten Pangandaran dari daerah pemilihan (dapil) 4, Kecamatan Cijulang dan Cimerak.

Ia mengatakan, tekadnya sudah bulat untuk mengabdikan diri menjadi penyampai aspirasi dan kepentingan rakyat, terutama di bidang pembangunan infrastruktru dan  mental sepiritual serta mengaktifkan peran dan potensi pemuda desa untuk bisa menciptakan lapangan pekerjaan sehingga generasi muda pun lebih mandiri.

“Melakukan pengembangan dan penataan destinasi wisata Madasari pun menjadi salah satu agenda perjuangan saya. “imbuhnya.

Karena pengembangan wisata, lanjut Elon, tentunya ini sejalan dengan visi-misi Pemkab Pangandaran, untuk menjadi wisata yang mendunia.

“Mudah-mudahan niat saya untuk ikut berkiprah di pemerintahan menjadi anggota DPRD, ada pada rido Alloh serta tentunya mendapat doa’ dan dukungan masayarakat, khususnya warga Kecamatan Cijulang dan Cimerak. (AGE)

CALON DPRD PROVINSI JABAR, IWAN M RIDWAN MOHON DOA DAN DUKUNGAN MASYARAKAT PANGANDARAN

H. IWAN M, RIDWAN, S.Pd, M.Pd
PARIGI - Sosok H. Iwan M Ridwan, S.Pd, M.Pd mungkin sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Kabupaten Pangandaran, politisi PDI Perjuangan ini seperti ketahui saat ini menjadi ketua DPRD Kbupaten Pangandaran periode 2014 - 2019.

Pria kelahiran tahun 1970 ini asli putra daerah, dan saat ini bermukim di Dusun Bunisinga Desa Sukamaju Kecamatan Mangunjaya kabupaten Pangandaran, dikenal sosok yang dekat dengan semua kalangan masyarakat. Perilakunya yang santun dan lugas serta selalu peka pada hal-hal kecil yang disuarakan rakyat.

Perhatian pada nilai-nilai agama yang berkembang dalam kehidupan masyarakat pun tidak luput dari perhatiannya, terbukti hingga saat ini Iwan pun dikenal sebagai politisi yang dekat dengan para ulama, pesantren, guru ngaji dan tokoh agama lainnya.

Tidak hanya itu, di mata rekan-rekannya di DPRD Iwan juga dikenal sangat disiplin dan tegas saat memimpin rapat-rapat, khususnya yang menyangkut kepentingan rakyat, baginya kepentingan masyarakat harus menjadi perioritas di atas kepentingan apa pun.

Sebelumnya Iwan juga pernah menjadi anggota DPRD Kabupaten Ciamis periode 2009 – 2014, tapi walau karir politiknya terus bersinar, sosok Iwan tetap menjadi figur wakil rakyat yang penuh kharisma, rendah hati dan selalu tersenyum ramah pada siapa saja yang ditemuinya.

Saat bincang-bincang dengan PNews di rumah dinasnya, ia mengatakan, selama menjadi ketua DPRD sudah banyak Rancangan Peraturan Dearah (Raperda) yang disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).

“Bersama rekan-rekan di DPRD saya terus melakukan yang terbaik untuk kepentingan masyarakat. Dari  mulai biaya pendidikan gratis, kesehatan gratis sampai rasta (beras  sejahtera-red) gratis. “terangnya.

Iwan mengatakan, saat ini ia mencalonkan kembali menjadi wakil rakyat untuk DPRD Provinsi Jawa Barat dari dapil XIII meliputi kabupaten Pangandaran, Ciamis, Pemkot Banjar dan Kabupaten Kuningan.

Keinginannya mencalonkan untuk menjadi wakil rakyat di tingkat provinsi, kata Iwan,  tentunya dengan berbagai pertimbangan dan alasan, terutama ketika melihat sampai saat ini masih adanya ketimpangan bantuan dari provinsi untuk keempat kabupaten/kota tersebut.

"Saya sangat prihatin, kurang optimalnya bantuan tersebut, terutama Kabupaten Pangandaran yang nota bene masih sangat memerlukan bantuan baik dari pemerintah pusat melalui APBN maupun dari pemerintah provinsi Jawa Barat melalui APBD provinsi, " tegasya.

Iwan mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama bangkit membangun Pangandaran menjadi kabupaten yang lebih maju, lebih sejahtera, adil dan makmur sesuai dengan visi misi, Pangandaran hebat.

Iwan juga berharap, mudah-mudahan warga masyarakat Pangandaran bisa memberikan doa’ dan dukungannya dalam pencalonannya menuju kursi DPRD Provinsi Jawa Barat.
“Mudah-mudahan niat baik saya dan seluruh warga Pangandaran mendapat ridho Alloh serta diberi kelancaran dan dimudahkan dari segala urusan. " paparnya.

Iwan juga mengatakan, baik atas nama prnama lembaga Dibadi sebagai ketua atau atas nama lembaga DPRD Pangandaran, meminta maaf kepada seluruh masyarakat bila selama menjalankan amanat rakyat telah banyak melakukan kesalahan.

Sebagai manusia biasa, lanjutnya, tentunya tidak akan luput dari kesalahan selama memimpin DPRD dalam kurun waktu 5 tahun ( 2014 - 2019 ).

“Saya juga minta maaf jika selama saya menjalan tugas di DPRD, hingga saat ini masih banyak harapan masyarakat yang belum bisa diwujudkan. “ungkapnya. (AGE)

PRODUKSI KELAPA PANGANDARAN TEMBUS PASAR AUSTRALIA DAN TIMUR TENGAH

PANGANDARAN-Usai menghadiri kegiatan Apresiasi dan Sinkronisasi Program kementerian Pertanian 2019 di Jawa Barat yang dilaksanakan di Lapang Katapangdoyong pantai timur, Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata, kepada awak media mengatakan, kegiatan ekonomi masyarakat Pangandaran, salah satunya pertanian, telah memberikan kontribusi besar pada laju perekonomian daerah.

“Yang sekarang kita perlukan ada 2, peningkatan dan kualitas produkasi hasil tani padi dan Kabupaten Pangandaran pada tahun 2018 hingga maret 2019, mengalami surplus 2 ribu ton. “ungkap Jeje.(29/3)

Jeje mengatakan, pada sektor perkebunan kelapa pun nilai produksinya mencapai Rp. 3 milyar per hari, dari tiga jenis produksi, kelapa butir, gula kelapa dan tepung santan.

Masih kata Jeje, saat ini pohon kelapa yang ada di Pangandaran sudah tua sehingga perlu peremajaan.

“Sekarang kita sedang bekerjasama dengn sebuah perusahaan untuk mengembangkan kelapa pendek atau hibryda. “terang Jeje.

 Jeje menambahkan, saat ini Pemkab Pangandaran masih fokus pada empat program kebijakan, antara lain, perbaikan infrastruktur, penataan pariwisata, pelayanan kesehatan dan pendidikan.

“Dan insaalloh untuk tahun depan kita akan jor-joran fokus pada peningkatan sumber daya mmanusia dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. “jelasnya.

Sebenarnya dengan bertani kelapa, kata Jeje, sektor ini bisa mengurangi angka pengangguran, hingga bisa menekan jumlah pengangguran di angka 3,4 %, terendah di Jawa Barat.

Masih soal produksi kelapa, lanjut Jeje, ada tiga jenis produksi, antara lain, kelapa butiran, gula kelapa dan santan tepung yang diharapkan ketiga produk ini bisa saling mengontrol. Karena jika hanya difokuskan pada butiran kelapa saja dikhawatirkan suatu saat harganya akan anjlok, begitu juga dengan dua produk lainnya. Agar harga bisa selalu terkontrol, maka ketiga produk ini harus berimbang.

 Jeje juga mengatakan, produk kelapa ini bukan hanya dieksport ke Australia saja tapi ke negara-negara di timur tengah.

“Dan kita sedang memikirkan optimalisasi pelabuhan yang ada di kita, karena bisa lebih dekat jika dibandingkan melalui Tanjung Priok atau pelabuhan Cilacap. “pungkasnya. (ANTON AS)

IWA KARNIWA: “MASYARAKAT PANGANDARAN HARUS DUKUNG PENUH JEJE-ADANG”

PANGANDARAN-Mungkin tidak banyak masyarakat yang tahu, beberapa hari lalu seluruh sekda kabupaten-kota se-Jawa Barat berkumpul di Pangandaran menggelar Rapat Kerja Komisariat Wilayah Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia (Komwil Forsesdasi) Provinsi Jawa Barat.

Pertemuan yang berlangsung di sebuah hotel di kawasan pantai barat yang dipimpin langsung Sekda Pemvrop Jabar, Dr. H. Iwa Karniwa S.E.Ak., M.M.,CA., PIA, ini salah-satunya bertujuan untuk mensinkronkan serta mengharmonisasikan seluruh program baik dari pemerintah pusat atau provinsi, sehingga pertemuan ini mutlak harus dilakukan.

“Karena peran kami ini tentunya sangat vital karena semua visi-misi bupati-walikota di daerah, inflementasinya oleh sekda. “Tegas Iwa.(29/3)

Disoal kenapa pertemuannya di Pangandaran, Iwa mengatakan, karena Pangandaran nantinya akan diarahkan  kualitasnya sama dengan Bali, dan untuk itu seluruh sekda se-jabar harus mendorong agar akselerasi tujuan tersebut cepat tercapai.

Iwa mengatakan, dan sekarang Kabupaten Pangandaran dibawah pimpinan Bupati-Wakil Bupati, H. Jeje Wiradinata dan H. Adang Hadari, sangat luar biasa.

Dan ini, kata Iwa, harus diinformsikan oleh seluruh sekda di daerahnya masing-masing, bukan ke daerah sejenis seperti Kabupaten Sukabumi, Bogor atau Cirebon saja tapi ke seluruh Indonesia bahkan ke mancanegara, bahwa Pangandaran kini sudah berubah.

“Ini menjadi penting, karena kita harus saling membesarkan antara kabupaten-kota satu dengan lannya. “imbuh Iwa.

Sekda Jabar kelahiran Ciamis ini juga mengatakan, Pangandaran dibawah pimpinan Jeje-Adang begitu kuatkomitmennya untuk memajukan daerahnya, oleh karena itu masyarakat harus mendukung sepenuhnya kebijakan Pemkab Pangandaran agar bertambah hebat dan Jawa Barat pun semakin maju.

Hal senada dikatakan plt. Sekda Pangandaran, Drs. Suheryana, menurutnya, seluruh sekda se-jabar mendukung agar Pangandaran bisa menjadi tujuan wisata berkelas dunia, standarnya, salah satunya Bali.

Untuk itu, ucap Suheryana, seluruh sekda yang sekarang hadir di pertemuan ini bisa ikut berpartisipasi mendorong dan mendukung  kebijakan pemprov jabar. Termasuk jika ada kegiatan agar bisa di laksanakan di Pangandaran karena itu juga termasuk promosi.

“Termasuk mengundang investor datang ke Pangandaran untuk pengembangan kepariwsataan Pangandaran. “imbuhnya. (PNews)

KUNJUNGAN KEMENTAN KE PANGANDARAN SALURKAN BANTUAN SENILAI RP 5 MILYAR

PANGANDARAN-Kunjungan Menteri Pertanian RI ke Kabupaten  Pangandaran yang diwakili Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Pertanian, Dr Ir Momon Rusmono.MS, disambut antusias masyarakat petani Pangandaran.

Pada pertemuan Apresiasi dan Singkronisasi Program Kementerian Pertanian (Kementan) 2019 di Jawa Barat yang digelar di Lapang Doyong (29/3), turut dihadiri Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata, Wakil Bupati, H. Adang Hadari, anggota DPRD Pangandaran, Kepala Dinas Pertanian, Direktur Jenderal Perkebunan, Kasdi Subagiyoni, Kepala Badan Karantina Pertanian, Ali Jami, dan lebih dari 12.000 petani, santri tani, pendamping desa dan seluruh penyuluh pertanian.

Pada kesempatan tersebut, pihak Kementan juga menyalurkan beberapa bantuan kepada para petani secara langsung senilai Rp 5 miliar berupa alat dan mesin pertanian seperti traktor roda dua, handsprayer, cultivator dan pompa air. Selain itu berupa kegiatan PUPM (Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat), domba, benih pala, benih kelapa dalam 6.000 batang, benih sayur dan mangga, juga sarana produksi cabai, manggis, pisang dan pascapanen cabai, benih padi varietas inpari 32, 33, 42 dan 43 serta power threser, ayam umur empat minggu beserta pakan, vaksin dan kandangnya.

"Pesan Pak Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, bantuan ke petani ini jangan dikurangi, bila perlu ditambah dan melalui bantuan ini, kami berharap produksi pertanian di Kabupaten Pangandaran meningkat dan sekaligus bisa mensejahterakan petani," tuturnya

Pada kesempatan yang sama, Kementan juga melepas eksport kelapa bulat asal Pangandaran ke Australia sebayak 15 ton dan kayu olahan (barecore) ke Tiongkok 591,317 m3, dengan total nilai ekspor sebesar Rp 1,85 milyar, yang sebelum dikirim ekspor kayu olahan ini wajib dilakukan pemeriksaan Badan Karantina Pertanian sehingga bisa diterima negara tujuan.

 “Saya sangat  mengapresiasi pelaku bisnis asal Pangandaran yang sudah berhasil mengeksporr komoditas kelapa ke mancanegara. “ucap Momon.

Menurut Momon, pihak kementan pun tentunya akan terus mendorong para petani muda agar tidak hanya memproduksi, namun juga bisa menjual produk yang telah diolah, dan Kementan berharap dengan ekspose ekspor berbagai komoditas pertanian di berbagai media, masyarakat pun semakin sadar ternyata banyak manfaat yang bisa diambil dari sektor pertanian.

Seperti diketahui, luas perkebunan kelapa di Pangandaran yang tersentra di 5 kecamatan, antara lai di Kecamatan Kalipucang, Sidamulih, Parigi, Cijulang dan Kecamatan Cimerak mencapai 33.400 hektare. Dari luas tersebut, 21 ribu hektare yang memproduksi kelapa, sedangkan sisanya disadap atau dideres untuk bahan gula.

"Kami minta agar semua yang kita miliki ini harus tetap dijaga dari ancaman bioterorisme global berupa hama dan penyakit yang dapat merusak sumberdaya alam kita," tegasnya.

Momon juga mengatakan, seluruh program di Kemnetan ini tentunya sesuai dengan visi pemerintahan Jokowi-JK untuk mewujudkan kedaulatan pangan dan peningkatan kesejahteraan petani.

Kementan sendiri, lanjut Momon, memiliki visi guna mewujudkan Indonesia menjadi lumbung pangan dunia di tahun 2045 dengan beberapa program terobosan, seperti, mekanisasi pertanian, memperbanyak benih unggul dan peningkatan SDM pertanian yang unggul.

Dan hasilnya, lanjut Momon lagi, selama pemerintahan Jokowi-JK, berdasarkan data BPS, penduduk miskin di pedesaan berkurang 10,87% dan sebagian besar andilnya adalah sektor pertanian. Di Kabupaten Pangandaran sendiri, tingkat kemiskinan turun 9%. “terang Momon.


"Ini bukti keberhasilan pembangunan pertanian saat ini dan  bukti yang kedua nilai tukar usaha pertanian tahun 2018 ini terjadi peningkatan. “pungkasnya. (hiek)

RIBUAN MASSA PENDUKUNG CAPRES-CAWAPRES 02 PADATI LAPANG KARANG MEKAR KARANGNUNGGAL

TASIK NEWS-Kehadiran artis ibu kota, Mulan Jameela, menambah semarak serta mampu menghibur ribuan massa yang hadir pada acara kampanye calon presiden dan wakil presiden nomer urut 2, Prabowo-Sandiaga Uno, di Lapang Karang Mekar Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya.(28/3)

Tidak hanya dari Tasikmalaya, massa relawan dan pendukung Prabowo-Sandi ini juga datang dari daerah lain di wilayah priangan timur, walau pun capres-cawapres berhalangan hadir. Ketidak hadiran capres 02, dari keterangan yang berhasil dihimpun PNews, Prabowo batal menghadiri acara istiqosah 283 karena cuaca mendung yang tidak memungkinkan untuk melakukan penerbangan.

Menurut Badan Pemenangan Nasional (BPN), Jenderal (Purn) Joko Santoso yang didampingi Wakil Ketua BPN Bachtiar Hamzah, usai acara di Bandung sedianya Prabowo akan menghadiri langsung acara Istiqosah 283 di Karangnunggal, namum mengingat cuaca yang kurang bersahabat dan hal ini jadi pertimbangan keselamatan karena pesawat helikopter yang ditumpanginya tidak memungkinkan terbang dengan cuaca mendung dan hujan sejak dari Bandung, hingga batal hadir.

”Tapi walau Pa Prabowo berhalangan hadir, ternyata ini tidak menyurutkan para pendukung capres-cawapres nomer urut 2 untuk tetap hadir dan memberi mendukungannya. “ jelas Joko Santoso usai memberikan orasi politiknya.

Apalagi, kata Joko, kehadiran Mulan Jameela yang sudah akrab di Jawa Barat ini, mampu untuk menghibur masa pendukung.

“Apalagi saat Mulan Jameela menyanyikan lagu Ganti Presiden, para pendukung nampak sangat antusias. “imbuhnya.

Joko menambahkan, ternyata massa pendukung bisa memahami ketidakhadirian Prabowo ke Karangnunggal, karena memanh sejak awal massa pendukung 02 sudah komitmen hadir tidak hadir pada acara kampanye, Prabowo Subianto tetap menjadi pilihan untuk Presiden 2019-2024.

”Dan ini terbukti, walau Pa Prabowo tidak hadir di Karangnunggal tapi massa yang hadir khususnya masyarakat Tasik selatan tetap pendukung pasangan capres-cawapres nomer urut 02. “kata Joko lagi. (ANWAR W-UDI R)

RAT KOPERASI MINASARI PANGANDARAN CATAT NILAI TRANSAKSI 2018 SEBESAR RP.40 MILYAR

PANGANDARAN-Sejak keterpurukannya beberapa tahun lalu, kini KUD Minasari Pangandaran telah mampu bangkit dan mengembangkan usahanya dan asetnya pun semakin berkembang. Koperasi milik nelayan yang ada di Kecamatan Pangandaran ini sudah bisa lebih mensejahterakan seluruh anggotanya.

Dengan adanya Koperasi Minasari ini nelayan bukan hanya bisa menjual ikan hasil tangkapannya dengan harga tinggi, tapi lebih dari itu. KUD pun ikut memfasilitasi memberikan kemudahan kepada nelayan untuk mendapat asuransi, layanan kesehatan, bantuan alat tangkap serta keperluan lainnya.
Demikian disampaikan Ketua Koperasi Minasari, H. Jeje Wiradinata dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) tahun anggaran 2018 yang dilaksanakan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pangandaran.(28/3)

“Kami juga membantu memberikan beberapa unit perumahan untuk nelayan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. “ungkap Jeje.

Dalam pengembangan usahanya, kata Jeje, kini KUD Minasari sudah mempunyai pabrik es, penyewaan alat pendingin ikan, rumah makan sea food dan banyak lagi, bahkan sekarang sudah dibuka pusat pembelanjaan Minasari Mart.

“Nantinya di Minasari Mart tersebut kami menyediakan segala kebutuhan rumahtangga seperti sembako. “imbuh Jeje.

Di tempat terpisah, salah seorang pengurus koperasi, Datam Sutarjo, mengatakan, untuk capaian jumlah nilai transaksi tahun 2018 mencapai Rp. 40 milyar dengan kontribuasi pada Penghasilan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp.2,4 milyar.

“Nilai transasksi atau istilah kami, raman ini melebihi target dan paling besar diantara KUD nelayan lainnya di Kabuaten angandaran. “terangnya.

Sementara menurut Kepala Dinas Kelautan, Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pangandaran,  Rida Nirwana Kristiana., S.Sos., M.Si, dari seluruh produksi tangkapan ikan laut , tercatat untuk tahun 2018 senilai Rp 72 milyar dengan sumbangan PAD Rp 2,57milyar.

“Mudah-mudahan ke depannya hasil tangkapan para nelayan ini semakin baik karena bagaimana pun usaha nelayan ini masih tergantung keadaan cuaca dan keadaan laut. “ungkap Rida. (ANTON AS)

MENTERI KKP, SUSI PUDJIASTUTI BERHARAP SEKOLAH ALMAMATERNYA DIREVITALISASI

Yayan Suryana, S. Pd.
PANGANDARAN-Beberapa waktu Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti pernah meminta Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata untuk membantu merevitalisasi sekolah almamaternya, SD Negeri Pangandaran 4, hal ini kemudian disampaikan kepala sekolah SDN 4 Pangandaran, Yayan Suryana, S. Pd. SD pada para guru dan seluruh muridnya.

Menurut Yayan, saat itu ia dipanggil bupati untuk membicarakan rencana tersebut yang  diharapkan bisa terealisasi pada 2020 yang akan datang.

“Saya merasa kaget campur gembira karena selama ini ternyata ibu menteri KKP dan Bupati Pangandaran ini serius memantau dan memperhatikan sekolah yang membesarkannya ini. “ungkap Yayan.(23/3)

menurut Yayan, ia mendpat informasi langsung dari bupati, bahwa Menteri Susi meminta agar SDN 4 ini segera direvitalisasi, termasuk sarana pendidikan yang lainnya.

“Tentu  maksudnya agar sekolah kami ini lebih baik dan lebih maju lagi," tutur Yayan.

Disoal bantuan apa saja yang akan diterimanya, Yayan mengatakan, bantuan ini murni berkaitan untuk pembangunan sekolah, tidak yang lain.

Dan tentunya, masih kata Yayan, ia gembira dan sangat menunggu-nunggu agar bantuan untuk revitalisasi sekolah bisa segera terwujud.

"Perlu diketahui Menteri Susi dan Bupati Pangandaran ini merupakan alumni sekolah ini, saya sangat terharu karena kedua tokoh besar ini masih sempat memperhatikan tempat yang dahulu pernah membesarkannya," tutur Yayan. (HARI F)


BUMDES GUNA BAKTI BERDAYAKAN PEREKONOMIAN DESA EUREUNPALAY

TASIK NEWS-Keberadaan Badan Usaha Milik Desa (bumdes), saat ini sangat dibutuhkan sekali, karena keberadaanya sanggup mengangkat perekonomian warga di pedesaan.

Seperti halnya keberadaan Bumdes Guna Bakti di, Desa Eureunpalay Kecamatan Cibalong Kabupaten Tasikmalaya. Sejak berdirinya 2 tahun lalu,  telah berhasil membuat kagum warga masyarakat terutama warga yang berlokasi di sekitar Kantor Desa Eureunpalay.

Menurut Direktur Bumdes Guna Bakti, Mulyana, keberadaan bumbes tersebut sudah memberikan kemudahan dalam bertransaksi dan berbelanja keperluan sehari-hari, sehingga, kepercayaan sekirtar 5.700 warga Desa Eureunpalay cukup tinggi pada keberadaan Bumdes.

“Jika dipersentasikan, ada sekitar 35% dari jumlah masyarakat telah mengandalkan Bumdes ini untuk keperluan sehari-harinya. “ungkap Mulyana.(24/3)

Bumdes Guna Bakti awalnya berdiri pada tahun 2016, tepatnya tanggal 20 Desember 2016, dengan nama Warung Desa. Dan pada tanggal 20 November 2017 berganti nama menjadi Bumdes Guna Bakti, setelah pergantian Direktur Bumdes pada tahun sebelumnya.

Dikatakan Mulyana, pihaknya mempunyai tekad akan berjuang dengan segala daya upaya untuk terus membangun usaha desa ini.

“Kami berharap budes ini bisa memberikan kontribusi yang baik bagi perkembangan ekonomi desa ke depannya. ”imbuhnya.

dan berkat kegigihannya dalam mengelola Bumdes, kini para pegawai semakin profesional dalam berdagang dan menangani transaksi keuangan lainnya.

Mulyana juga mengatakan, jenis usaha dan transaksi-transaksi yang telah dicapai antara lain, Brilink, pembayaran Tagihan Listrik, penjualan Pulsa.

Sementara unit usaha yang kami kelola, meliputi, pertanian, perikanan, hasil bumi serta
jnis makanan dan minuman, seperti, kopi, susu, mie rebus dan makanan ringan Khas Desa Eureunpalay, sale dan Keripik.

“Saya berharap tahun depan, aset Bumdes Guna Bakti mampu untuk menambah modal usaha lainnya sesuai rencana pengembangan bumdes. “pungkasnya. (ANWAR W/UDI/ATENG)


INI JADWAL KUNJUNGAN MENTERI PERTANIAN RI KE PANGANDARAN TANGGAL 29 MARET 2019

Menteri Pertanian RI, DR Ir Andi Amran Sulaiman MP
Menjelang kedatangan Menteri Pertanian RI, DR Ir Andi Amran Sulaiman MP, yang direncanakan akan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten angandaran hari jum’at tanggal  29 Maret 2019, Pemkab Pangandaran pun menggelar rapat pemantapan  apresiasi dan sinkronisasi program  kunjungan menteri pertanian tersebut, yang diselenggarakan di aula setda.(27/3)

Dalam rakor tersebut, direncanakan kedatangan menteri pertanian akan dipusatkan di Lapang Katapangdoyong, dengan agenda, sebagai berikut, dialog interaktif antara penyuluh, petani dan santri tani milenial, dengan bupati Pangandaran dan menteri pertanian, pemberian bantuan bidang pertanian meliputi bantuan holtikultura, perkebunan, tanaman pangan, peternakan, KRPL, ayam dan Alsintan. Dengan sasaran dan distribusi peserta berjumlah 5000 orang, diantaranya teridiri dari, penyuluh pertanian 300 orang (SDM), 500 orang barangan, 3 ribu petani peternak, Bun 500, hortikultura 300 orang, PSP 200,  BKP 200, PKH 300, 1500 barangan, Santri tani milenial 700 orang, Aparat desa serta pendamping desa dan 500 Kemendes. (ANTOS AS)





KPUD TETAPKAN JADWAL KAMPANYE, 24 MARET - 13 APRIL 2019

PANGANDARAN – Seluruh partai politik (parpol) peserta pemilu, Bawaslu, Polri, Kodim 0613 Ciamis, timses Capres cawapres juga rekan rekan media, beberapawaktu lalu hadir dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Kampanye Rapat Umum Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2019 di Aula salah satu hotel di Pangandaran, yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran.

Dalam sambutannya, Ketua KPUD Pangandaran, Muhtadin, Shi, menyampaikan, rakor ini dilaksanakan dalam rangka membahas jadwal kampanye rapat umum peserta pemilu dan jadwal kampanye.

“Hari ini jadwal kampanye untuk partai politik sudah ditetapkan oleh KPU pusat bersama parpol tingkat DPP, jadi tugas KPU kabupaten itu hanya menyampaikan ulang hasil dari keputusan tersebut, " katanya(22/3)
.
Sementara Ketua divisi sosialisasi, pendidikan pemilih dan partisipasi masyarakat, Maskuri Sudrajat, menambahkan, jadwal kampanye rapat umum peserta pemilu sudah bisa  dilaksanakan selama 21 hari jelang masa tenang.

“Para peserta pemilu terhitung sejak tanggal 24 Maret 2019 - 13 April 2019 dapat
berkampanye atau rapat umum atau kampanye i media massa.,” terang Maskuri.

Maskuri juga menjelaskan lokasi mana saja yang bisa digunakan peserta pemilu untuk rapat umum di Kabupaten Pangandaran, ijin lokasi itu didapat dari KPU Kabupaten/Kota atas rekomendasi dan ijin dari Pemerintah Daerah (Pemda).

Pada prinsipnya, dalam rakor tersebut seluruh stakeholder yang hadir dalam rapat, siap mendukung dan mengawal tahapan kampanye rapat umum agar Pemilu 2019 berjalan dengan aman dan damai tanpa ekses. (AGE)

BERHARAP DUKUNGAN DI DAPIL I, HAER AKAN KEMBANGKAN PENDIDIKAN BERKARAKTER

PARIGI – Calon Legislatif (caleg) DPRD kabupaten Pangandaran periode 2019 - 2024  asal Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB ), Haer S.pd mengaku dirinya siap maju pada pileg 2019  yang akan dilaksankan tanggal 17 april mendatang dengan dukungan masyarakat dan keluarga besarnya.

Menurut Haer putera daerah asli asal Desa Parakanmanggu, ia pun akan amanah pada kepecayaan yang diberikan rakyat jika kelak menjadi wakil rakyat.

“Saya harus bisa mengemban dan mempertanggungjawabkan kepercayaan masyarakat. “ujarnya.(25/3)

Masih kata Haer, banyak jalan yang dapat kita tempuh untuk memperjuangkan kepentingan rakyat, namun menurutnya ia lebih memilih jalur politik, karena kebijakan untuk kepentingan rakyat semuanya tidak akan lepas dari perjuangan secara politik.

Cita-citanya untuk lebih bisa membangun desa dan pengembangkan dunia pendidikan berkarakter secara optimal merupakan salah satu cita cita sejak ia mengabdi di salah satu Madrasah Ibtidaiah (MI) diwilayah Desa Parakanmanggu Kecamatan Parigi.

Haer pun berharap doa’ dan dukungan pada seluruh masyarakat yang ada di daerah pemilihan (dapil) I, Kecamatan Parigi dn Sidamulih agar bisa menyampaikan aspirasi yang selama ini belum tersampaikan.

"Saya sebagai masyarakat biasa dengan segala kekurangan dan kerendahan hati  meminta doa dan dukungannya pada waktunya nanti tanggal 17 April mendatang dan tidak lupa saya  juga mohon maaf apabila saat mengadakan acara sosialisasi selama ini ada kata dan tingkah laku yang kurang berkenan dihati, " pungkasnya. (AGE)



MUMU MUJAHID SIAP BERDAYAKAN PEMUDA DALAM PEMBANGUNAN DI PEDESAAN

PARIGI - Pemuda sejatinya memiliki kemampuan untuk mengembangkan pemikiran, tenaga yang besar, semangat dan kreatifitas untuk bergerak dalam pembangunan di pedesaan. Karena jika pemuda dapat diberdayakan secara maksimal, maka  sudah jelas  akan memberi kontribusi dan dampak positif yang sangat signifikan bagi desa.

Selain itu, jika diberdayakan pemuda juga menyimpan potensi besar untuk memimpin pembangunan di pedesaan serta menjadi kunci keberlanjutan pembangunan dengan pemikiran-pemikirannya yang fresh.

Seperti dikatakan salah seorang politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB ), Mumu Mujahid, menurutnya ia ingin sekali memberdayakan para pemuda desa di Kabupaten Pangandaran dengan kegiatan-kegiatan yang positif juga mengawal pembangunan yang ada hingga di pelosok-pelosok desa.

Menurutnya, pemikiran ini sudah ada dibenaknya sejak ia mengabdi menjadi sekertaris BPD Badan  Permusyawaratan Desa (BPD) Karangbenda Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran selama dua periode sebelum ia terjun ke dunia politik.

Selain itu,kata Mumu, lahirnya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa tentunya menjadi dasar kini desa subjek pembangunan itu sendiri.

“Kegiatan dan kelembagaan kepemudaan desa pun  bisa menjadi media yang efektif untuk berkumpul, saling berbagi inspirasi, dan membuat kreatifitas, " tambahnya.

Dalam membangun sebuah Desa, lanjutnya, tugas pemuda tidaklah gampang karena permasalahan desa yang begitu banyak, dan untuk itu pemuda harus mampu menciptakan Inovasi yang tepat agar semangat perubahan dalam membangun desa tidak berbenturan dengan budaya dan adat istiadat desa, bukan tak mungkin permasalahan akan muncul dari para pendahulu desa yang mungkin adanya miss persepsi dengan cita-cita generasi muda.

Mumu Mujahid yang kini maju menjadi calon legislatif (caleg) DPRD Kabupaten Pangandaran dari  PKB pada dapil I (kecamatan Parigi & Sidamulih), memiliki obsesi yang tulus untuk bisa memberdayakan pemuda agar lebih terarah dan bisa bersinergi dengan pemerintahan desa dalam kontribusi segala pemikiran dan kreatifitasnya.

Mumu yakin, ia bisa mewujudkan segala cita-cita dan harapan para pemuda jika pada pemilu 2019 nanti terpilih menjadi wakil rakyat.

“Saya minta doa dan dukungannya dari semua lapisan masyarakat kecamatan Parigi dan Sidamulih. “pungkasnya. (AGE)

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN