TAK KUNJUNG DAPAT BANTUAN PEMDA, RUMAH AGUS PUN AKHIRNYA ROBOH

MANGUNJAYA-Setelah menunggu dan hanya menunggu berharap bantuan pemerintah tak kunjung tiba, sebuah rumah milik Agus di Dusun Babakan Desa Sindangjaya Kecamatan Mangunjaya, akhirnya roboh.

Menurut kepala dusun, Asep Roni, kini  warga puun berinisiatif mengumpulkan dana untuk perbaikan rumah agus yang roboh tersebut, karena jika tidak cepat-cepat dibangun kembali kasihan Agus dan keluarganya harus tinbggal dimana.

Dikatakan Asep, setelah berkoordinasi dengan ketua RT,RW dan kepala desa untuk membuat surat permohonan bantuan dana kepada warga sekitar, akhirnya terkumpul sedikit demi sedikit unjtuk biaya perbaikan.

Asep juga merasa bersyukur dengan semangat gotong-royong dan kebersamaan antar warga, rumah Agus pun bisa diperbaiki walau alakadarnya.

“Sebelumnya upaya ke pemerintah melalui program rutilahu telah di ajukan namun hingga rumah Agus roboh tak kunjung membuahkan hasil. “terang Asep .(8/9)   *Tn*

SUNGAI CIWAYANG TERCEMAR AKIBAT LIMBAH CV UNA SURYA ?

Kelompok Penggerak Pariwiata (kompepar) obyek wisata Sungai Ciwayang, menyesalkan Cv. Una Karya produksi tepung kelapa yang membuang limbah industrinya langsung ke sungai Ciwayang.

Menurut Ketua Kompepar, Ujang Sahri, selama ini sungai Ciwayang yang dijadikan wisata body rafting, jadi tercemar, pasalnya limbah sisa yang dibuang tersebut berkembang biak jadi ribuan cacing-cacing merah.

“Tentu saja wisatawan pun mengeluh karena setelah body rafting badannya galtal-gatal. “kata Ujang. (7/9)

Ujang pun meyakini, gatal-gatal yang dialami pelancong ini diakibatkan cacing yang berasal dari pembuangan limbah CV. Una Surya.

“Selain terganggu wisata body rafting, masyarakat yang tinggal di sepnajang aliran sungai pun yang sehari-hari memanfaatka air sungai untuk mand, cuci bahkan air minum pun ikut tercemar. “kata Ujang lagi.

Sementara saat dikonfirmasi ke pihak perusahaan, CV.Una Surya, melalui bagian maintenance, Rion, mengatakan, sebenarnya limbah tersebut sudah melalui du filter penyaringan. Filter pertama berfungsi untuk menjernihkan cucian hampas kelapa, dan filter kedua, kolam untuk pengecekan control penjaringan air limbah. (ANTON AS)

“Dan masalah pipa yang dipotong dan airnya yang masuk ke dalam kolam, dimaksudkan agar air bisa mengalir keluar. “ungkap Rion. (ANTON AS)

RIBUAN OFFROADER ADU NYALI DI ADVENTURE TRAIL GUNDALA III PANGANDARAN

PANGANDARAN-Untuk kesekian kalinya Pangandaran jadi ajang ketangkasan bermotor, khususnya para penggila motor jenis trail. Kali ini para para peserta ditantang menguji adrenalinnya pada even Adventure Trail Gundala lll.(8/9)

Kegiatan yang diikuti 3 ribu peserta yang berasal dari berbagai daerah ini dipusatkan dengan mengambil garis star di kawasan pantai barat Desa Wonoharjo Kecamatan Pangandaran, dengan rute Desa Cikembulan, melintasi kawasan hutan di Desa Kalijati Kecamatan Sidamulih, dilanjtukan dengan penyusuri area pesawahan dan hutan di Ciparakan Desa Pageurgunung, Purbahayu , Wonoharjo dan kembali finish di patani barat.

Pada pembukaan di sekitar lokasi start, Buapti dan Wakil Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata dan H. Adang Hadari, nampak hadir serta berkesempatan membuka kegiatan mengibarkan bendera start.

Dalam sambutannya, bupati pangandaran, menyampaikan rasa terimakasihnya pada selurh panitia penyelenggara dan peserta Adventure Trail Gundala lll yang secara tidak langsung sudah membantu pemerintah daerah mempromosikan pariwisata Pangandaran.

“Visi-misi Pangandaran menjadi tujuan wisata dunia tidak akan terwujud tanpa dukungan seluruh elemen masyarakat, seperti halnya penyelenggaraan even ini. “kata bupati.

Di temnpat yang sama, ketua Panitia Penyelenggara, Herdis, mengatakan, 3 ibu lebih peserta  offroader yang datang dari Sumatra , Jawa, Bali dan Kalimantan, mengaku puas dan terkesan dengan trek yang dilalui selama adventure dengan melintasi alam laut, hutan, sawah, sungai, perkebunan dan perkampungan warga pedesaan.

“Menurut para peserta, dengan medan yang sangat menantang dan eksotik keindahan alamnya, Pangandaran memang layak dijadikan kegiatan adventure. ”ungkap Herdis (ANTON AS)

WARGA PANGANDARAN SIAP SONGSONG DAN GEBYARKAN TAHUN BARU HIJRIYAH

PANGANDARAN-Dalam menyambut tahun baru Islam di bulan Muharom 1440 H di tahun ini, Majlis Ulama Indonesia (MUI), menghimbau umat Islam di wilayah Kecamatan Pangandaran Kabupaten Pangandaran  untuk sama-sama aktif menyambut pergantian tahun baru hijriyah ini.

Sebelumnya berdasar hasil musyawarah MUI Kabupaten Pangandaran pada beberapa waktu yang lalu sepakat mengintruksikan di 10 kecamatan untuk serentak mnenggelar tahun baru.

Di antara ragam acara pun disesuaikan dengan kebiasaan setiap tempat, seperti pawai ta'aruf, bermuhasabah, tabligh, dan kegiatan lainnya. Terpenting adalah menghidupkan suasana tahun baru.

Menurut ketua MUI Kecamatan Pangandaran, menyambut tahun baru hijriyah ini selain tradisi juga sarat nilai kebersamaan dan persaudaraan, dan sekaligus berlomba-lomba dalam kebaikan.

"Ini adalah tradisi kita untuk menjadikan syiar Islam ini sebagai bukti kebersamaan dan seyogyanya lebih respon karena secara langsung kita bersinggungan dengan pariwisata," katanya.(7/9)

Sementara, camat Kecamatan Pangandaran, menyampaikan, pada intinya pihak kecamatan tetap mendorong dan mendukung agar peringatan menyongsong tahun baru islam ini lebih semarak.
“Kami akan pun bersinergi dengan pihak terkait untuk kelancaran acara ini.”kata camat, yang diwakili salah satu staopnya. (HARIS F)

BAWASLU PANGANDARAN BUKA RUANG KONSULTASI KEPEMILUAN BAGI PARTAI POLITIK MASYARAKAT DAN BACALEG

PANGANDARAN- Badan Pengawas Pemilu (bawaslu) Kabupaten Pangandaran  memiliki peran sangat strategis dalam mewujudkan proses dan hasil pemilu yang dilaksanakan langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (luber dan jurdil). Sebagai lembaga yang bertanggung jawab langsung dalam melakukan pencegahan dan penindakan, Bawaslu menjadi kunci berlangsungnya tahapan pemilu yang berintegritas.

Untuk mewujudkan pelaksanaan pemilu yang bersih dan berintegritas, bawaslu menyusun strategi dan perencanaan pengawasan, pencegahan, dan penindakan yang baik, karena tantangan pelaksanaan pemilu 2019  membutuhkan perencanaan pengawasan yang jitu. 

Demikian disampaikan Ketua Bawaslu Kabuopaten OPangandaran, Iwan Yudiawan, kepada PNews saat ditemui di ruang kerjanya.

“Dengan semakin mendekatnya penetapan dan pengumuman Daptar Calon Tetap (DCT) Pemilu 2019 oleh KPU pada Tanggal 20-23 Sepetember 2018 mendatang, yangh jumlahnya saat diselenggarakan pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat tahun 2018 jumlah, DPT di Kabupaten Pangandaran, 311.176 yang gtersebar di 10 Kecamatan dari 93 Desa dan jumlah TPS 717. “terang Iwan.(6/9)

Sedangkan pada pemilu 2019 mendatang, lanjut Iwan, jumlah DPT di Kabupaten Pangandaran mengalami peningkatan menjadi 316.218, 1 dan 350 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Masih kata Iwan, ia menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk ikut berpartisipasi aktif dalam pencegahan dan  pengawasan pelaksanaan hajat demokrasi ini untuk menghindari banyak tejadinya pelanggaran selama tahapan Pemilu 2019.

Selain itu, lanjutnya, Bawaslu juga membuka pintu seluas-luasnya bagi parpol maupun Bakal Calon Legislatif (bacaleg) perorangan dan juga masyarakat yang ingin mendapatkan informasi  terkait kepemiluan, bisa datang langsung ke sekretariat kantor Bawaslu Kabupaten Pangandaran yang berlokasi di Desa Cibenda Kecamatan Parigi.

“Saat ini kami seluruh komisioner, diantaranya, Gaga Abdilah Sihab selaku Kodiv Pencegahan dan Hubal, Uri Juwaeni Kodiv Hukum Penanganan Pelanggaran, siap menerima siapa pun yang membutuhkan keterangan bawaslu. “jelas Iwan.

Karena selain menunggu klaporan masyarakat, bawaslu pun sudah mengirimkan surat kepada 13 kepengurusan partai politik (parpol) yang ada di Kabupaten Pangandaran, yang isinya, antara lain, meminta struktur kepengurusan partai politik  dari tingkat DPC, ranting atau Desa. Hal ini di lakukan sebagai upaya Bawaslu untuk melakukan pencegahan agar tidak banyak tejadinya pelanggaaran yang di lakukan pengurus parpol mau pun bacaleg.

Iwan juga mengatakan, dari jumlah DPT p[ada pilkada yang lalu, sekarang ada  tambahan 5 ribu DPT, ditambah lagi yang pada pilgub tersebut tidak memilih. Artinya, ini kesempatan anggota parpol sebagai peserta pemilu untuk menjaring swing votter lebih terbuka.

“Apalagi pada pilihan pilgub kemaren ada suara tidak sah sekira 3.986 orang, itu juga bisa menjadi pemilih pada pileg nanti. “imbuh Iwan.

Iwan menambahkan, pihaknya menghimbau pada pihak terkait agar lebih meningkatkan sosialisasi serta pendidikan politik pada masyarakat, sehingga bisa meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memilih wakilnya yang akan duduk di DPR dan DPRD nanti. (TN)

JALAN CIBALANARIK-CINTAJAYA RUSAK, PEREKOMIAN WARGA PUN TERSENDAT

TASIK NEWS-Sudah lama masyarakat di dua desa, Cibanarik dan Cintajaya Kecamatan Tanjungjaya Kabupaten Tasikmalaya, mengeluhkan kondisi jalan yang menghunbungkan kedua desa tersebut. Pasalnya sudah lebih 7 tahun jalan tersebut dibiarkan rusak, dengan bergelombang dan terdapat genangan air jika  musim hujan.

Seperti diungkapkan salah seorang warga Cibalanarik, Yayat, dari dulu hingga saat ini belum pernah menikmati jalan mulus layaknya jalan-jalan yang ada di daerah lain.

“Entah kapan pemerintah mau memperbaiki jalan disini. “ungkapnya.(6/9)

Padahal, menurut Yayat, jalan ini sering dilalui para penjabat pemkab, tapi entah kenapa mereka terkesan tidak peduli. 

Hal senada dikatakan pemilik tambal ban, Yaya, sebenarnya potensi perekonomian masyarakat ralatif maju, dengan usaha bordirnya. Tapi dengan sarana infrastruktur lalu-lintas seperti kondisi sekarang ini, roda perekonomian pun agak tersendat.

“Atau memang sengaja dibiarkan jelek, agar para pengendara tidak mengantuk saat mengemudi. “canda Yaya. (ANWAR W)

KALIJATI HILLS SIDAMULIH, BISA DIKEMBANGKAN JADI KAWASAN WISATA MINAT KHUSUS

SIDAMULIH-Kawasan bukit Kalijati di Desa Kalijati Kecamatan Sidamulih Kabupaten Pangandaran mungkin bisa menjadi salah satu alternatif destinasi wisata lama pegunungan. Dengan hgembusan semilir angin serta nuansa desa yang kental, Kalijati dengan wonderful paditerace bisa menjadi Ubud Bali di Pangandaran.

Tepatnya di lokasi vila milik seorang pengusaha gula kelapa, H. Yos Rosbi, sejauh mata memandang akan dimanjakan dengan panorama alam yang berujung hamparan biru laut pantai Pangandaran.

Hal ini dibenar para openggiat dunia pariwisata, Dedi Wahyudi dan Edi Rusmiadi, menurutnya, Kalijati memang sangat cocok menjadi obyek wisata dataran tinggi yang dihiasi lembah ngarai hijau.

“Nantinya disana bisa juga wisata gantole atau paralayang. “ungkap mereka.(6/9)

Saat menuruni jalan menuju dibawahnya bisa menjadi, lanjutnya, bisa mwenjadi wisata rowing atau wisata kampung adat sepanjang sungai Citonjong Desa Cikembulan dan Cikalong.

“Dan bagi penghobi Jungle track, Kalijati juga cocok menjadi arena yang akan menantang adrenalin wisatawan. “imbuhnya. (ANTON AS)

KHAWATIR DITERJANG ARUS SUNGAI, WARGA BERHARAP JEMBATAN DI KALIJATI SEGERA DIPERBAIKI

SIDAMULIH-Jembatan yang melintang di Sungai Cikembulan, tepatnya berada di Desa Kalijati Kecamatan Sidamulih Kabupaten Pangandaran, saat ini kondisinya sangat mengkhawatirkan. Padahal keberadaan jembatan tersebut sangat vital karena menjadi satu-satunya akses warga Desa Cintaratu dan Kalijati ke Ibukota kecamatan.

Malah dulu ada wacana, jalur ini menjadi jalan alternatif untuk mengurai kemacetan arus balik wisatawan melalui jalur tersebut yang akan melewati Desa Cikembulan, Kalijati, Cintaratu menuju Kecamatan banjarsari Kabupaten Ciamis.
Menurut seorang warga yang tinggal tak jauh dari jembatan, Nana, dengan kondisi seperti sekarang ini dikhawatirkan saat terjadi arus besar sungai cikembulan, jembatan ini akan tergeruss dan semakin rusak.

“Kondisinya sekarang hampir putus akibat dihantam banjir bandang beberapa waktu lalu, pagar jembatan ambrol dan tanggul tanah di sisi badan jembatan pun hanya selebar jalan yang teraspal. “ungkap Nana.(6/9)

Nana berharap, kondisi jembatan ini segera menjadi perhatian Pemkab Pangandaran, karena merupakan sarana transfortasi ini sangat vital untuk alur perekonomian warga.

Jika tidak segera diperbaiki, kata Nana, ia khawatir jembatan ini akan hancur terbawa arus, apalagi sekarang memasuki musim hujan.

“Perbaikan jembatan saat sekarang ini mungkin akan jauh lebih baik ketimbang membangun kembali setelah hancur karena anggarannya pun relartif lebih afesien. “imbuh Nana. (ANTON AS)

BUPATI PANGANDARAN TERBITKAN SE TERKAIT PEKERJAAN PENGADAAN BARANG DAN JASA PEMERINTAH

PARIGI-Di usianya yang belum genap 6 tahun, Kabupaten Pangandaran terus berpacu membangun daerah untuk bisa sejajar bahkan melebihi daerah-daerah lain, termasuk pembangunan infrastruktur yang selama ini menjadi kebutuhan dasar masyarakat pun terus dikebut. Sehingga bupati dan wakil bupati harus “rela” untuk tidak memiliki dulu rumah dinas (rumdin).    

“Ini salah satu bukti keseriusan pemda, bahwa kepentingan masyarakat harus diposisikan pada skala kebijakan kami. “ungkap Bupati Kabupaten Pangandaran, H. Jeje Wiradinata, di hadapan puluhan penyeddia jasa kontruksi di ruang rapat setda Pangandaran.(4/9)

Lebih jauh Jeje mengatakan, baik konsultan, pengusaha atau elemen masyarakat lainnya harus punya komitmen yang sama untuk bersama-sama membangun Pangandran.

“Pemerintah sudah membayar konsultan, diharapkan bisa bekerja dengan baik, begitu juga pengusaha bisa bekerja sesuai standar. “tegas Jeje.

Tahun-tahun ini, kata Jeje, pembangunan infrastruktur masih mejadi primadona yang menyerap APBD, DAK dan bankeu sangat besar, sehingga jika tidak dikerjakan dengan baik, maka kepercayaan baik dari provinsi atau pusat akan hilang. Artinya, bantuan yang selama ini diterima Pemkab Pangandaran pun akan berkurang bahkan mungkin tidak ada.

“Sekarang saya membuat surat edaran baik untuk SKPD, PPK kegiatan Kontruksi, penyedia kontruksi, konsultan pengawas dan pimpinan BJB, agar semuanya bekerja dengan baik, dan jika ada yang keberatan silahkan diskusikan. “kata Jeje.

Seperti diketahui, untuk optimalisasi pembangunan yang sedang dikerjakan tahun anggaran 2018, melalui Surat Edaran (SE) nomer 027/451.e-HUK/2018 tentang Pekerjaan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah, bupati Pangandaran, mengintruksikan, dilarang untuk melakukan pembayaran terhadap seluruh paket pekerjaan pengadaan barang dan jasa yang tidak sesaui dengan spsifikasi teknis sebagaimana yang vtercantum dalam dokumen pengadaan, bagi rekanan yang belum menindaklanjuti temuan hasil pemeriksaan baik dari pemeriksa internal atau eksternal agar dikenakan sanksi, bagi pemenang lelang, pengadaan langsung, penunjukan langsung yang berasal dari luar Kabupaten Pangandaran wajib memilki Nomor Wajib Pajak (NPWP) Pangandaran serta memilki rekening bank yang ada di Pangandaran, jaminan pemeliharaan pelaksana kegiatan dapat dicairkan setelah hasil pekerjaan dilakukan pemeriksaan oleh BPK-RI atau Insfektorat Provinsi atau insfektorat kabupaten dan jaminan pelaksanaan dan pemeliharaan dapat dicairkan berdasarkan surat perintah yang ditandatangani Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dengan stempel SKPD. (PNews)

WARGA KESAL, PJU DI TENJOLAUT KARANGNUNGGAL GELAP GULITA

TASIK NEWS-Sistim Penerangan Jalan Umum (PJU) di Tenjolaut Desa Cikukulu Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya, dikeluhkan warga. Pasalnya selama ini di lokasi tersebut gelap gulit, akibatnya warga yang melintas di jalan sekitar itu lokasi tersebut pun merasa khawatir terjadi kecelakaan atau terjadi tindak kejahatan.

Menurut salah seorang warga pemilik warung makanan, sudah beberap hal ini disampaikan pada desa, tapi entah kenapa hingga saat ini di tempat itu masih gelap gulita.

“Apakah harus menunggu dulu ada kecelakaan sehingga jadi perhatian pemerintah. “ungkapnya kesal. (ANWAR W – HERMAN)

TAHUN INI SINGAJAYA BANGUN KANTOR DESA SENILAI RP 100 JUTA

TASIK NEWS-Antusias swadaya masyarakat dalam pengerjaan Kantor Pemerintahan Desa Singajaya Kecamatan Cibalong kabupaten Tasikmalaya, pasalnya, sungguh luar biasa. Karena dengan suka rela warga datang berduyun-duyun untuk bersama-sama membangun kantor desanya.

Seperti diungkapkan Kepala Desa Singajaya, Dadeng, pihaknya sangat mengapresiasi dengan semangat gotong-royong yang dimiliki warga desa ternyata masih tetap terjaga utuh. 

Dalam gerakan membangun desa, kata Daden Alek Sholihin, sengaja ia melibatkan langsung masyarakat, sehingga rasa kebersamaan anata desa dan masyarakat tetap terjalin harmonis.

“Ini juga dalam rangka transparansi penggunaan anggaran desa. “ungkapnya lagi.(4/9)

Daden menambahkan, pembangunan kantor pemerintah desa 11 x 6 meter ini menelan biaya Rp 100 juta yang berasal dari bantuan provinsi (banprov) tahun anggaran 2018.

“Mudah-mudahan ini bisa menjadi kebanggan warga sekaligus dengan bangunan bartu nanti bisa meningkatkan pelayanan kami pada masyarakat. “imbuh Daden. (ANWAR W-HERMANSYAH)

MUSIM KEMARAU PANJANG SITU SANGHYANG ALAMI PENDANGKALAN, PENGUNJUNG PUN BERKURANG

TASIK NEWS-Sejak memasuki musaim kemarau, air di Obyek Wisata (ow) situ (danau) Sanghyang di Desa Cibalanarik-Cilolohan Kecamatan Tanjungjaya Kabupaten Tasikmalaya mengalami pendangkalan, volume air pun menurun hingga 1 meter lebih. Hal ini tentunya mengakibatkan penurunan jumlah pengunjung yang biasa berwisata kesana.

Menurut kordinator pengelola, Ase Saefudin, debet air terus menurun karena belum ada curah hujan. Akibatnya, pengunjung yang datang pun saat ini bisa dihitung dengan jari.

“Walau kebanyakan pengunjung berasal dari daerah sekitar atau siswa sekolah, tapi pada akhir pekan biasanya lumayan banyak. “terng Ase.(5/9) *HERMANSYAH-RUSDIYANTO*

PESONA GOA BATU DI KUTAKANYERE BUTUH SENTUHAN PEMDA

CIMERAK-Selain wisata pantai, Kabupaten Pangandaran pun banyak menyimpan destinasi wisata alam baru yang dapat dikembangkan secara propesional untuk menyedot wisata baik dalam maupun luar negeri sehingga dapat menambah Penghasilan Asli Daerah (PAD).

Salah satu destinasi baru yang masih asli dan menarik, Goa Batu yang memanjang sekitar 150 meter lebih, terletak di Dusun Kutakanyere Desa Sindangsari Kecamatan Cimerak. Kutakanyere sendiri merupakan dusun yang  secara geografis ada di wilayah paling barat Kabupaten Pangandaran  yang langsung berbatasan dengan Kabupaten Tasikmalaya, hanya  terhalang bentangan sungai Cimedang. Goa Batu ini merupakan pegunungan batu pualam asli yang eksotik dengan serta beraroma cerita religius.

Jika dilihat dari luar goa ini terlihat seperti pegunungan batu yang atasnya ditumbuhi pohon-pohon besar dan pohon kelapa milik penduduk sekitar seluas 4 hektar, persisnya lokasi goa yang diurus Rahidin ini berada di tanah milik warga,
Menurut Radihin, Goa Batu ini menyimpan banyak bukti sejarah yang berkaitan langsung dengan sejarah Siliwangi dan Kesultanan Cirebon. Pada lokasi tersebut ada tiga makam yang dikeramatkan, makam  Mbah Raga Gading Mujul Muda, Nyai Layang Sari Omas dan Nyai Layang Sari Kembang. Sementara bukti lain yang ada di goa tersebut, suatu tempat yang disebut Pangapungan, Sodong Goong yang didalamnya dipenuhi setalagtit dan setalagmit.

Ada yang aneh dari yang tergantung, bila dipukul suaranya mirip sekali dengan suara saron atau bonang (sejenis alat musik tradisional sunda-red).

Sementara tempat yang dinakaman Situ Mendung, konon katanya tempat tersebut untuk pemandian sang Raja dan Korawanya dan Situ Genggong menjadi tempat istirahat, juga Kandang Gajah,batu Payung dan masih banyak keunikan lainnya.

“Saat ini sebagian tempat tersebut sudah jadi sawah penduduk. “ungkap Radihin.

Masuk ke dalam goa ini, lanjut Radihin, sekarang  sudah dipasang penerangan hingga lebih suasana pun tambah asri dan mempesona. Dari segi keamanan pun area sekitar goa  ini nyaman yuntuk dikunjungi karena jalan menuju ke lokasi telah dibuat masyarakat.

Masih cerita Radihin, menurut masyarakat sekitar kadang-kadang bila malam hari terdengar suara gamelan Sunda yang sumbernya dari Sodong Goong.

Sementara menurut tokoh pemuda Kuta, Hendar, yang akrab dipanggil Etik, potensi wisata Goa Batu sangat cocok untuk dijadikan salahsatu varian wisata daerah, dan Pemerintahan Desa Sindangsari pun sudah melaporkan keberadaan goa-goa ini ke Pemkab Pangandaran.

Menurut Hendar, masyarakat Kutakanyere dan sekitarnya sangat berharap pemda melalui Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan bisa menjadikan goa batu ini menjadi salah satu tujuan wisata.

“Karena jika di satu daerah ada lokasi wisata, biasanya kehidupan masyarakat sekitar pun akan terangakat. “ujar Hendar. (RASIMUN)

INI UNGKAPAN PETANI TERKAIT HARGA JUAL KELAPA YANG SEMAKIN MURAH

SIDAMULIH-Produksi petani kelapa kabupaten Pangandaran menjerit karena harga jual 600 rupiah perbutir sama sekali jauh dari kewajaran.

Seperti dituturkan Selamet, warga Desa Sukaresik Kecamatan Sidamulih, selaku petani kelapa, menurutnya, ia merasa terdzolimi dengan nilai jual buah kelapa tidak sesuai dengan nilai beli harga pabrikan.

Selamet mengatakan, jika dihitung per bulan  per satu pohon menghasilkan rata-rata 10 butir buah kelapa, dijual Rp 600 per butir, jadi Rp 600 dikali 10 jumlah  Rp 6 ribu dikalikan 100 pohon, hanya mendapat  Rp 60 ribu.

Dari hasil jual sebetulnya tidak 6000 ribu per pohon, sebab per satu pohon kelapa itu ada biaya yang harus dikeluarkan, anatara lain, dua butir per pohon, upah petik panjat dan ongkos angkut. Kalkulasinya, jika per pohon Rp6 ribu dikurangi pengeluaran Rp1.200, maka tersisa RP 3.200. Dan jika mempunyai 100 pohon dengan harga Rp 3.200, maka yang buisa diterima, Rp 320 ribu.

Selamet menambahkan, apakah dengan kondisi seperti ini, dengan pendapatan petani yang hanya Rp 320 ribu per bulan bisa dikatakan kehidupan petani makmur?

“Dua tahun lalu harga kelapa dikisaran Rp 3 ribu  per butir, dan jika dihitung saya bisa mendapat Rp 600 ribu per bulan. “terang Slamet.(4/9)

Untuk ukuran masarakat kecil yang hidup di kampung itu bisa dipaksakan cukup, artinya, . bisa dicukupkan untuk kebutuhan rumah tangga dan anak sekolah. Tapi jika dibanding saat sekarang dangan ditambahnya musim kemarau panjang yang mengakibatkan gagalnya panen padi, sehingga sangat berdampak sekali pada ekonomi keluarga.

Salmet menambahkan, sebagai masyarakat yang hidup dari penghasilan petani dengan kebutuhan meningkat, dan ditambah harga-harga makin naik, listrik naik, apa-apa naik, jelas ini sangat berdampak buruk pada kesejahteraannya.

“Saya berharap pemerintah segera mencari solusi, beban hidup kami tidak semakin terjepit. “ pungkas Selamet. (ANTON AS)
 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN