Ponpes Darussallam Cikapinis Terima Bantuan Sumur Bor Dari CSR Yayasan Amgala Pondation

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Pondok Pesantren (Pondok pesantren ) Darussallam yang ada di Desa Cikapinis Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya menerima bantuan wakaf sumur bor dari Yayasan Amgala Pondation yang diresmikan pada hari Minggu tanggal 15 februari 2026, disaksikan Muspika Karangnunggal, Kepala Desa Cikapinis, dan jajaran pengurus pesantren dan tamu undangan lainnya.

Salah seorang perwakilan Yayasan Amgala Pondation, Ilham Mubin, menjelaskan, bantuan wakaf ini berasal dari dana Corporate Social Responsibility (CSR). Dengan empat program utama, diantaranyan Pendidikan, Sosial, Pemberdayaan, dan Wakaf Berkah. 

Wakaf sumur bor ini, menurut Ilham, diberikan untuk memenuhi kebutuhan air bersih yang diajukan pesantren melalui komunikasi dengan Remaja Masjid Darrul Ikhlas Rancakadu.

"Kami berbagi melalui dana CSR yang disalurkan melalui keempat program tersebut," kata Ilham.

Selain itu, ujar Ilham, pihaknya juga siap menerima usulan bantuan secara online melalui akun Instagram Yayasan Amgala Pondation untuk kebutuhan infrastruktur masjid, UMKM, kelompok tani, pembinaan remaja, hingga pemberdayaan anak jalanan.

Sementara Pimpinan Yayasan Pondok Pesantren Darussalam, KH Zakariya Ansori, S.Sos., mengucapkan terimakasih atas bantuan pasilitas sumur bor ini yang tentu sangat bermanfaat. 

Ia juga tidak lupa menyampaikan terimakasih kepada Remaja Masjid Darul Ikhlas yang telah menjembatani, semoga keberkahan menyertai semua pihak.

Masih di tempat yang sama, Camat Karangnunggal, Suherman, S.I.P., M.M., menghimbau agar bantuan sumur bor ini dapat dimanfaatkan dan dipelihara dengan baik. 

Menurutnya, air merupakan sumber kehidupan, sehingga fasilitas ini harus dijaga kelangsungannya untuk kemaslahatan bersama. Dan menjelang bulan suci Ramadhan 1447 H tentu ketersediaan air bersih sangat dibutuhkan masyarakat.

"Semoga Ramadhan tahun ini diisi dengan kesehatan dan kelancaran rezeki bagi seluruh umat muslim," ungkapnya. (anwarwaluyo)


Tebing Setinggi 15 Meter Longsor, Akses Dua Desa Di Kabupaten Pangandaran Tersendat

PANGANDARANNEWS.COM - Kejadin tanah longsor yang terjadi sekitar jam 22.00 WIB pada hari Sabtu (14/02/26) mengakibatkan tertutup jalan umum di dua desa, Padaherang dan Panyutran, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran.

Diduga insiden itu terjadi diakibatkan oleh curah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Kabupaten Pangandaran, sehingga mengakibatkan tanah dan tembok sekolah jebol hingga menutup akses jalan warga.

Tebing setinggi 15 meter tersebut longsor material tanahnya menutupi jalan, dan lokasi longsor dilaporkan berada tepat di depan Kantor Desa Padaherang yang berbatasan langsung dengan bangunan SD Negeri 4 Padaherang.

Akibat kejadian ini, pondasi tebing penahan jalan pun mengalami kerusakan serius. Dan material tanah yang menutup badan jalan, sempat memutus akses transportasi masyarakat yang biasa melintasi jalur Padaherang menuju Panyutran.

Saat dikonfirmasi, Kepala BPBD Pangandaran Dodo membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan, saat ini pihaknya dan tim sedang melakukan pembersihan material longsoran tanah.

"Pagi ini tim kami sudah kesana melakukan pembersihan tanah longsor menggunakan alat berat," jelas Dodo. (15/02/26).

Upaya penanganan tanah longsor pun sempat dilakukan sejak malam, namun, kata Dodo,  berhubungan kondisinya gelap dan memerlukan arat berat maka sementara tadi malam hanya penjagaan agar warga tidak melintas di lokasi tersebut.

Ia menambahkan, jika malam tadi pembersihan tanah dilakukan secara gotong royong oleh warga setempat. Hanya saja tidak di area sensitif, karena dikhawatir ada pergerakan tanah di sekitar lokasi longsor.

Dodo juga mengatakan, dari kejadian itu dilaporan tidak ada korban jiwa. Sementara pihak BPBD dan pemerintah setempat melakukan pembersihan di lokasi tanah longsor, diharapkan akses jalan pun bisa segera normal kembali.

"Kami pun mengimbau agar masyarakat tetap waspada saat melintasi area tersebut, mengingat kondisi tanah yang masih labil di tengah cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi," ucapnya.(hiek)




Jelang Ramadhan, Situ Panjalu Jadi Tujuan Tempat Munggahan Warga

PANGANDARANNEWS.COM/CIAMISNEWS – Menjelang bulan Ramadhan 2026 yang diperkirakan dimulai pada 18 atau 19 Februari mendatang, tampak suasana di Objek Wisata Situ Lengkong Panjalu Kabupaten Ciamis dipadati pengunjung.(15/02/26)

Situ Panjalu dikenal sebagai salah satu wisata favorit Jawa Barat ini siap menyambut hingga 1000 pengunjung untuk mengikuti kegiatan munggahan dan berziarah ke Pulau Nusa Larang, yang menyimpan makam Prabu Hariang Kancana serta museum peninggalan sejarah Islam lokal.

Koordinator Wisata Situ Panjalu, Teteng Supriatna mengatakan, sebagian besar pengunjung berasal dari sekitaran Kecamatan Panjalu, khususnya masyarakat Desa Panjalu. 

Dalam rangka menyambut bulan suci, kata Teteng, pihak pengelola memberikan kemudahan khusus dengan memberlakukan tiket masuk dan biaya sewa perahu digratiskan sebagai bentuk shodaqoh bagi seluruh warga Kecamatan Panjalu.

"Sementara untuk pengunjung dari luar wilayah tarifnya sebesar Rp25.000 per orang, terdiri dari tiket masuk dan biaya sewa perahu sebesar Rp15.000," terang Teteng.

Ia menambahkan, kehadiran pengunjung bervariasi setiap hari. Hari Sabtu dan Minggu menjadi momen puncak dengan jumlah yang bisa melebihi 1000 orang. Sedangkan pada hari biasa, jumlah pengunjung berkisar antara 300 hingga 500 orang.

"Perkiraan jumlah pengunjung yang sampai ke Pulau Nusa mencapai setengah dari total kunjungan ke Situ Lengkong Panjalu," imbuhnya.

Terkait pengelolaan objek wisata ke depannya, Teteng berharap kepada Pemkab Ciamis jangan hanya mengambil Penghasilan Asli Daerah (PAD) namun biarkan wilayah menentukan hidupnya sendiri agar desa bisa mandiri. 

"Mudah-mudahan seiring waktu Panjalu bisa ikut mendongkrak perkembangan Kabupaten Ciamis dengan manfaat yang besar bagi masyarakat luas," ujarnya.(anwarwaluyo)

 


 


Jadi Berkah Bagi Pedagang, Jelang Ramadhan TPU Cinehel Tasikmalaya Dipadati Peziarah

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNNEWS – Setiap menjelang bulan suci Ramadhan umat Islam di Indonesia melaksanakan berbagai tradisi, salah satunya berziarah atau nyekar ke makam keluarga. 

Selain untuk mendoakan dan merawat makam orang tersayang, tradisi ini ternyata   juga membawa berkah bagi para pedagang sekitar Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cinehel, Kota Tasikmalaya.

Seperti menjelang Ramadhan tahun ini, TPU Cinehel dipenuhi masyarakat yang datang baik dari dalam maupun luar kota untuk melaksanakan tradisi nyekar. Dan jumlah peziarah ini bisa meningkat dua kali lipat dibanding hari biasa yang cenderung sepi, bahkan terkadang tak ada penziarah.

Menurut salah satu peziarah, Elis Rahmawati mengungkapkan, ziarah ke makam orang tua menjadi prioritas utama sebelum mengunjungi makam leluhur atau pemuka agama. 

Ziarah ke makam orangtua, kata Elis, biasa dilakukan kalau menjelang bulan puasa.

"Biasanya banyak yang ziarah seperti ke makam para leluhur, masa orangtua yang dekat tidak diziarahi dan ziarah ke orangtua tentu harus dinomersatuka,” ujarnya.(14/02/26)

Sementara hasil pantauan Pangandaran News di lokasi, kondisi tampak ramai di kawasan TPU Cinehel dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar untuk berjualan bunga. 

Para pedagang bunga tabur yang menjadi kebutuhan utama peziarah pun, tentu memanfaakan momen ini dengan meraih keuntungan yang relatif besar. 

Salah seorang pedagang bunga mengaku, ia bisa mendapatkan keuntungan berkisar Rp150-Rp300 ribu per harinya.

“Lumayanlah buat nambah-nambah kebutuhan keluarga," ungkapnya.

Tak hanya penjual bunga,  pedagang makanan dan tukang sapu bersih juga merasakan manfaat dari meningkatnya jumlah pengunjung di sekitar kawasan TPU Cinehel.

Seperti diketahui, sudah menjadi tradisi sebagian umat Islam selain melaksanakan juga ada tradisi munggahan atau makan bersama untuk menyambut Ramadhan. 

Mungkin tradisi-trasisi ini sudah merupakan warisan turun-temurun dari nenek moyang yang patut dilestarikan, wallahualam bissawab.(anwarwaluyo)

Jaga Kebersihan Sekolah, Siswa dan Guru SDN III Sindangherang Rutin Gelar Jumat-Sabtu Bersih

PANGANDARANNEWS.COM/CIAMISNEWS – Jelang bulan suci Ramadhan 2026 siswa-siswi serta guru Sekolah Dasar Negeri (SDN) III Sindangherang, Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis, melaksanakan kegiatan kerja bakti Sabtu Bersih sebagai bagian dari rutinitas mingguan mereka.(14/02/26)

Dalam kegiatan tersebut seluruh peserta bekerja sama secara gotong royong membersihkan area sekitar jalan di lingkungan sekolah, mulai dari memungut sampah hingga merapikan rumput liar di pinggir jalan dan pagar sekolah. 

Menurut salah seorang guru SDN III Sindangherang, Rina Saptanira, dengan semangat kebersamaan para siswa pun membawa peralatan kebersihan masing-masing untuk mengumpulkan sampah serta membersihkan area yang terlantar.

Rina mengatakan, kegiatan ini sejalan dengan salah satu moto pendidikan Indonesia, Tut Wuri Handayani, yang tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan lingkungan sekitar sekolah tetapi juga sebagai bentuk pendidikan karakter. 

"Kebersihan lingkungan merupakan sebagian dari iman, dan kegiatan bersih-bersih kami lakukan setiap hari Jumat dan Sabtu," terangnya.

Dan momentun kali ini kebetulan menyambut bulan suci Ramadhan 2026, sehingga diharapkan bulan Ramadhan tidak hanya hati yang bersih namun lingkungan juga harus bersih. 

"Melalui kegiatan ini, kami mendidik anak-anak untuk memiliki karakter menjaga lingkungan yang bersih dan sehat," imbuhnya.

Pada kesempatan lain Rina juga menyampaikan harapannya terkait kesejahteraan guru P3K paruh waktu, semoga tahun ini bisa mendapatkan gaji layak setara dengan guru ASN.

"Mudah-mudahan harapan kami ini bisa terwujud di tahun 2026 ini," ungkapnya.(anwarwaluyo)

Disdikpora Pangandaran Libatkan Siswa, Pemdes Dan Babinkamtibmas Tanam Jagung Secara Masal

PANGANDARANNEWS.COM - Program  kokurikuler Pilar Ketahanan Pangan yang digagas Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pangandaran terus digulirkan di berbagai sekolah di Kabupaten Pangandaran, seperti salah satunya kegiatan penanaman jagung dilaksanakan di lahan tanah SMP Negeri 6 Padaherang, Desa Payutran, Kecamatan Padaherang.

Selain siswa, kegiatan penanaman jagung tersebut melibatkan Babinkamtibmas, Anggota DPRD Kabupaten Pangandaran, perangkat desa dan para guru.

Saat ditemui di lokasi, Babinkamtibmas Desa Payutran, Bribka Dede Kosim (37) menyampaikan, keterlibatan aparat bersama pemerintah desa dan pihak sekolah merupakan bentuk dukungan terhadap upaya menanamkan nilai kemandirian serta kepedulian terhadap ketahanan pangan sejak dini.

“Melalui kegiatan ini diharapkan anak-anak tidak hanya belajar teori tetapi langsung praktik bagaimana memanfaatkan lahan yang ada di sekitar agar menjadi produktif,” ungkap Dede.(13/06/26)

Sementara anggota DPRD Kabupaten Pangandaran, Rohimat Resdiana (36) mengaku pihaknya sangat mengapresiasi kolaborasi antara sekolah, pemerintah desa, dan aparat keamanan. 

Menurutnya, program ini dapat menjadi pembelajaran penting bagi generasi muda untuk memahami proses produksi pangan sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong.

Ia juga mengaku senang saat melihat para siswa dan siswi SMP 6 Padaherang terlihat bekerja bersama membersihkan lahan, membuat barisan tanam, hingga memasukkan benih jagung. ungkapnya.

"Saya berharap kegiatan ini dapat berkelanjutan sehingga hasilnya nanti bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan bersama maupun sebagai sarana edukasi," ujarnya.

Seperti diketahui, program kokurikuler Pilar Ketahanan Pangan Disdikpora Pangandaran ini diarahkan agar sekolah mampu menjadi contoh pemanfaatan lahan sekaligus membangun karakter siswa yang mandiri dan peduli lingkungan.(hiek)

Sambut Ramadan 1447 H Dan Lewat Acara Munggahan, Kodim 0612/Tasikmalaya Perkuat Sinergi dengan Insan Pers Lewat

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah Kodim 0612/Tasikmalaya menggelar kegiatan Silaturahmi dan Munggahan yang dirangkaikan dengan program Jumat Berkah serta upaya untuk mempererat hubungan kelembagaan dengan berbagai elemen masyarakat, bertempat di Markas Kodim 0612/Tasikmalaya. Jumat (13/02/26) 

Acara dihadiri langsung Komandan Kodim 0612/Tasikmalaya, Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, S.Sos., M.Han., bersama Ketua Persit KCK Cabang XXIII Dim 0612. Turut hadir jajaran prajurit TNI, anggota Persit, tokoh agama, serta puluhan insan pers dari wilayah Kota dan Kabupaten Tasikmalaya.

Dalam sambutannya, Dandim menegaskan, kegiatan munggahan tidak sekadar tradisi menjelang Ramadan tetapi menjadi momentum strategis untuk memperkuat komunikasi dan sinergi antara TNI dan insan pers sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah.

"Kegiatan ini merupakan wujud rasa syukur sekaligus sarana untuk mempererat silaturahmi, dan kami berharap kolaborasi yang sudah terjalin dengan insan pers dapat terus diperkuat demi mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif di Tasikmalaya," kata Dandim.

Selain ramah tamah, kegiatan tersebut juga diisi dengan penyaluran santunan dan bantuan sosial melalui program Jumat Berkah. Aksi sosial ini ditujukan kepada masyarakat yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian TNI menjelang Ramadan serta implementasi peran sosial kemasyarakatan satuan teritorial.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama dan makan siang sebagai simbol kebersamaan (munggahan) sebelum memasuki bulan puasa, suasana pun tampak akrab dan dialogis terlihat saat jajaran Kodim berinteraksi dengan para jurnalis, mencerminkan hubungan yang harmonis antara institusi pertahanan dan media sebagai pilar demokrasi.(anwarwaluyo)

Sering Terkendala Cuaca Buruk, Tangkapan Ikan Nelayan di Pangandaran Jadi Menurun

Poto ilustrasi 
PANGANDARANNEWS.COM - Awal tahun ini nampaknya belum berpihak kepada nelayan di Kabupaten  Pangandaran, karena tangkapan di tahun 2026 ini belum cukup memuaskan.

Seperti disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Perikanan Tangkap Dinas Kelautan Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pangandaran, Ridwan Mulyadi, cuaca saat ini masih sulit diprediksi dan sering terjadi gelombang tinggi sehingga para nelayan kadang-kadang libur tidak melaut.

Masalahnya cuaca akhir-akhir ini agak kurang bersahabat, sehingga, kata Riwan, nelayan terpaksa libur bahkan beberapa waktu lalu banyak nelayan yang terpaksa berlabuh mendadak di Batukaras, karena tiba-tiba cuaca memburuk.

"Cuaca buruk ini terjadi sejak akhir 2025 dan diprediksi masih akan terjadi sampai April mendatang," terang Ridwan.(12/02/26)

Ia menambahkan, data dari Dinas Keluatan pada Januari 2026, hasil tangkapan ikan sudah mencapai 21.459 kilogram. Sementara pada Desember 2025, jumlah tangkapan mencapai 85.557,85 kilogram ikan.

"Sementara untuk jenis ikan yang banyak ditangkap saat ini adalah tongkol," terangnya.

Disoal target retribusi tahun ini, Ridwan mengatakan, untuk tahun 2026 ini mencapai Rp 2,5 miliar. Dan ini lebih besar jika dibandingkan target retribusi perikanan tangkap di tahun 2025, yakni sebesar Rp 1.050 miliar. Pada tahun 2025, capaian retribusi perikanan tangkap di Kabupaten Pangandaran mencapai Rp 1,1 Miliar, walaupun saat itu hasil tangkapan juga tidak banyak.

"Ya mudah-mudahan di tahun ini target retribusi bisa tercapai," ucapnya.(hiek)

Kolaborasi RSUD Pandega Pangandaran Bersama PMI, Aksi Donor Darah Jadi Wujud Kepedulian Dan Kemanusiaan

PANGANDARANNEWS.COM – Suasana berbeda terasa di salah satu sudut Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandega Pangandaran pada hari Senin tanggal 9 Februari 2026, bukan deretan pasien yang menunggu layanan medis seperti hari-hari biasa melainkan barisan warga, tenaga kesehatan, hingga relawan yang antusias menyingsingkan lengan baju. Hari itu, RSUD Pandega Pangandaran kembali menggelar aksi donor darah bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pangandaran.

Kegiatan ini, menjadi bukti nyata kolaborasi lintas lembaga dalam menjawab kebutuhan kemanusiaan yang bersifat mendesak dan berkelanjutan. Sejatinya donor darah bukan sekadar agenda rutin, tapi ini sudah bagian dari komitmen sosial RSUD Pandega untuk memastikan ketersediaan darah bagi pasien yang membutuhkan terutama di tengah fluktuasi stok darah yang kerap menjadi tantangan di berbagai daerah.

Dari meja registrasi hingga ranjang pengambilan darah, suasana dipenuhi semangat berbagi yang tenang namun sarat makna. Para pendonor datang dari berbagai latar belakang, mulai dari pegawai rumah sakit, relawan PMI, hingga masyarakat umum yang dengan sukarela meluangkan waktu demi membantu sesama. Senyum, sapaan ramah, dan rasa empati mengalir seiring proses donor berlangsung.

Bagi RSUD Pandega Pangandaran, aksi ini bukan sekadar kegiatan medis administratif. Lebih dari itu, donor darah merupakan manifestasi nilai-nilai kemanusiaan yang menjadi ruh pelayanan kesehatan. Setiap kantong darah yang terkumpul hari itu diharapkan mampu menjadi “napas baru” bagi pasien-pasien yang tengah berjuang di ruang perawatan, ruang operasi, hingga unit gawat darurat.

Pesan sederhana namun kuat terpampang jelas pada spanduk kegiatan, “Setiap tetes darah Anda sangat berarti”. Kalimat ini tentu menjadi penting karena kepedulian tidak selalu hadir dalam bentuk bantuan besar. Sering kali, harapan hidup justru lahir dari kerelaan seseorang berbagi darah yang mengalir di dalam tubuhnya.

Pihak RSUD menegaskan, kegiatan donor darah juga menjadi sarana edukasi publik tentang pentingnya donor darah secara rutin dan sukarela. Selain bermanfaat bagi penerima, donor darah juga berdampak positif bagi kesehatan pendonor sekaligus memperkuat rasa solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Apresiasi disampaikan kepada seluruh pendonor, relawan PMI, serta panitia yang terlibat aktif menyukseskan kegiatan ini. Berkat partisipasi mereka, rantai kemanusiaan dapat terus terjaga, memastikan tidak ada pasien yang kehilangan waktu berharga akibat keterbatasan stok darah.

Langkah kecil yang dimulai dari pesisir Pangandaran ini menjadi investasi kebaikan untuk masa depan, dan RSUD Pandega Pangandaran berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial melalui donor darah dapat terus tumbuh menjadi budaya bersama dalam menjaga kesehatan kolektif dan nilai kemanusiaan yang luhur.***


O2SN Tingkat Kecamatan Jamanis Hari Ini Resmi Dibuka, Dilaksanakan 10-13 Februari 2026

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kecamatan Jamanis Kabupaten Tasikmalaya yang dilaksanakan mulai hari ini hingga 13 Februari 2026, hari ini resmi dibuka.(10/02/26)

Dengan pelaksanaan setiap hari dimulai pukul 08.00 WIB kegiatan ini digelar di dua lokasi, SDN 2 Argasari dan Lapang Tanjungpura.

18 sekolah yang mengikuti ajang ini akan menampilkan 5 cabang olahraga, antara lain bulu tangkis, sepak bola, karate, renang, dan bola voli. 

Ketua Ikatan Guru Olah Raga (IGORA) Kecamatan Jamanis, Acep Irvan S.Pd, dalam sambutannya menyampaikan, O2SN bertujuan untuk mengembangkan bakat dan minat olahraga pada siswa serta mempererat tali silaturahmi antar peserta.

Irvan juga berharap, peserta yang berprestasi nantinya dapat melanjutkan ke tingkat Kabupaten Tasikmalaya. 

Masih dalam sambutannya ia juga sempat menyentil isu guru Penggerak Pembelajaran dan Pembangunan Karakter (P3K) paruh waktu, perlu mendapatkan perlakuan yang layak.

"Seperti fasilitas P3K yang mudah dijangkau dan terjangkau, serta gaji yang setara dengan Aparatur Sipil Negara, mengingat jumlah jam kerja yang sama," ungkapnya.(anwarwaluyo)

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN