RSUD Pandega Pangandaran Raih Penghargaan BPJS Kesehatan Atas Komitmen Dalam Transformasi Digital Layanan Kesehatan

PANGANDARANNEWS.COM— Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandega Pangandaran kembali menorehkan prestasi gemilang dengan menerima penghargaan dari BPJS Kesehatan atas komitmennya dalam mendukung implementasi transformasi digital layanan kesehatan, penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada RSUD Pandega Pangandaran atas 

keberhasilannya dalam mengimplementasikan Integrasi Sistem Antrian Online, Integrasi Sistem Klaim, Implementasi E-SEP, Finger Print & FRISTA, serta Implementasi Bridging Farmasi.

Penilaian yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan ini merupakan bagian dari upaya untuk mendorong rumah sakit di seluruh Indonesia agar terus meningkatkan mutu pelayanan berbasis digital dan efisiensi sistem pelayanan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), dan Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan, Dr. Ir. Edwin Aristiawan, MM., CPM-A., CCGO., QRGP., CCCO pun berkesempatan menyerahkan langsung penghargaan tersebut.

Dalam keterangannya, Edwin Aristiawan menyampaikan, RSUD Pandega Pangandaran dinilai berhasil menjadi salah satu rumah sakit daerah yang mampu menjalankan integrasi sistem secara optimal serta mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.

Direktur RSUD Pandega Pangandaran Dr. dr. Hj Titi Sutiamah, MM mengaku merasa bersyukur dan apresiasi atas penghargaan tersebut.

Penghargaan ini, kata Titi, merupakan hasil kerja keras dan sinergi seluruh tim RSUD Pandega Pangandaran. 

"Kami akan terus berkomitmen untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang cepat, transparan, dan terintegrasi demi kenyamanan pasien serta kemajuan layanan kesehatan di Kabupaten Pangandaran,” ujarnya.(07/11/25)

Titi menambahkan, pencapaian ini menjadi bukti bahwa RSUD Pandega Pangandaran terus berupaya menghadirkan 

inovasi pelayanan publik di sektor kesehatan dan ini sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Pangandaran dalam mewujudkan pelayanan yang profesional, modern, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

"Melalui penghargaan ini, RSUD Pandega Pangandaran diharapkan dapat terus menjadi contoh dan inspirasi bagi rumah sakit lain dalam penerapan sistem digitalisasi pelayanan yang efektif dan berkelanjutan," ujarnya.***


FORWAPI Apresiasi PPDI Ciamis Terkait Pentingnya Hubungan Profesional Antara Perangkat Desa dan Media

PANGANDARANNEWS.COM/CIAMISNEWS - Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Ciamis, komitmennya dalam membangun hubungan yang sehat dan profesional dengan media massa, demikian disampaikan Ketua PPDI Kabupaten Ciamis Ahmad Himawan yang akrab disapa Ahim dalam pertemuan internal yang diadakan bersama jajaran perangkat desa.

Menurutnya, tujuan utama dari pertemuan ini adalah untuk memberikan pemahaman yang lebih baik kepada perangkat desa dalam menghadapi pemberitaan dan pendekatan dari media.

Ia juga menekankan, media merupakan mitra penting bagi pemerintah desa dalam menyebarkan informasi pembangunan kepada masyarakat luas. Dan pertemuan ini, difokuskan pada peningkatan pemahaman internal tentang bagaimana cara berinteraksi dengan media. 

"Kemitraan dengan media adalah prioritas utama kami,” tegas Ahim.(05/11/25)

Namun Ahim juga menyoroti adanya oknum yang mengatasnamakan wartawan yang melakukan tindakan tidak etis, seperti pemerasan terhadap perangkat desa. Tindakan ini, menurutnya, tentu akan merusak citra jurnalisme yang sebenarnya dan merusak semangat kemitraan yang telah dibangun.

Ahim mengaku, ia memiliki hubungan baik dengan banyak media. Namun, oknum yang mengaku wartawan dan melakukan pemerasan harus bertanggung jawab atas tindakan mereka. 

"Jangan sampai mencoreng nama baik profesi wartawan yang jujur,” ujarnya.

Ahim menambahkan, setelah insiden yang menimpa salah satu perangkat desa PPDI berencana untuk membangun komunikasi yang lebih baik dengan organisasi media di Ciamis karena dengan dialog terbuka dianggap penting untuk menghindari kesalahpahaman.

Pihaknya berencana untuk duduk bersama dengan para ketua organisasi media untuk membahas langkah-langkah ke depan, dan jika semua berada di pihak yang benar tentu tidak perlu takut untuk menyatakan kebenaran. 

Jangan mau diintervensi, apalagi sampai mengeluarkan uang dengan alasan yang tidak jelas, karena itu akan membebani APBDes,” katanya.

Menanggapi hal ini Ketua Umum DPP Forum Wartawan Priangan (FORWAPI), Halim Saepudin pun memberikan apresiasi atas inisiatif yang diambil PPDI Kabupaten Ciamis.

Ia menekankan, kolaborasi yang sehat antara pemerintah desa dan media sangat penting untuk mewujudkan transparansi dan kemajuan daerah.

Atas nama FORWAPI, Halim sangat mendukung langkah PPDI Kabupaten Ciamis. Dan jika ada oknum yang mengaku wartawan dan meminta uang, ini harus dilawan. 

"Wartawan sejati selalu berpegang pada Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999,” terang Halim.

Sekretaris Jenderal FORWAPI, Ade Global menambahkan, pihaknya akan segera mengirimkan surat resmi kepada PPDI Kabupaten Ciamis untuk menjalin silaturahmi dan mempererat sinergitas antara kedua lembaga.

“Kami berharap dapat menjalin kerja sama yang baik dan konstruktif untuk bersama-sama membangun Kabupaten Ciamis dan wilayah Priangan Timur,” pungkasnya.(anwarwaluyo)

Persiapkan Rencana Pembangunan Koperasi Merah Putih, Dandim 0625/Pangandaran Tinjau Sejumlah Lokasi

PANGANDARANNEWS.COM - Untuk menindaklanjuti komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung percepatan program penguatan ekonomi kerakyatan melalui pembentukan koperasi di tingkat desa dan kelurahan, Komandan Kodim (Dandim) 0625/Pangandaran, Letkol Czi Ibnu Muntaha,M.Han bersama jajaran, melakukan peninjauan langsung ke lapangan untuk memonitor sekaligus mengecek lahan yang telah dialokasikan sebagai lokasi pembangunan fasilitas Koperasi Merah Putih. (03/11/25).

Peninjauan ini dilaksanakan di sejumlah desa, diantaranya Desa Cintaratu, Sukaresik, Sidamulih, Wonoharjo, Putrapinggan, Bagolo, Tunggilis, Padaherang, Kedungwulu dan Desa Pasirgelis.

Koperasi Merah Putih sendiri merupakan inisiatif strategis yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, dan koperasi ini nantinya akan menyediakan berbagai layanan seperti simpan pinjam, penjualan sembako, pengelolaan hasil pertanian, hingga layanan kesehatan masyarakat.

Di sela-sela peninjauan, Letkol Czi Ibnu Muntaha juga berkesempatan berinteraksi langsung dengan kepala dan perangkat desa serta perwakilan masyarakat setempat.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat agar Koperasi Merah Putih benar-benar mampu menjadi motor penggerak ekonomi lokal dan memutus mata rantai ketergantungan masyarakat terhadap tengkulak.

"Dengan adanya dukungan dari semua pihak, diharapkan pembangunan Koperasi Merah Putih di Pangandaran dapat segera terealisasi dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan masyarakat Pangandaran," ujarnya.****

Tasikmalaya Diterjang Banjir Dadakan, Puluhan Kendaraan Mogok Di Tengah Jalan

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWSA – Hujan deras yang mengguyur Kota Tasikmalaya sejak dini hari tadi menyebabkan banjir di sejumlah titik, akibatnya aktivitas warga terganggu, puluhan kendaraan mogok dan rumah-rumah terendam air.(01/11/25)

Menurut kesaksian sejumlah warga, hujan deras yang berlangsung selama kurang lebih dua jam menyebabkan sejumlah jalan utama dan permukiman pun tergenang air. Seperti di Jalan RE Martadinata, Jalan Sukagalih, Jalan Mohammad Hatta (terutama di kawasan Prapatan Cador), dan Jalan Panca Sila menjadi wilayah yang paling parah terdampak banjir.

Ketinggian air bervariasi mulai dari sebatas mata kaki hingga mencapai selutut orang dewasa, kondisi ini menyebabkan banyak pengendara motor terpaksa menepi karena kendaraannya mogok akibat kemasukan air.

"Tadi di jalan airnya tidak terlalu tinggi hanya sebatas mata kaki, tapi pas mau masuk gang ke rumah airnya malah tambah dalam sampai selutut dan motor langsung mati," ujar seorang pengendara motor yang ditemui di Jalan RE Martadinata, Asep.

Banjir yang terjadi di Kota Tasikmalaya ini harus menjadi perhatian serius bagi pemerintah daera, segera lakukan evaluasi pada sistem drainase dan tata ruang kota.

Asep berharap, Kota Tasikmalaya dapat terbebas dari masalah banjir dan menjadi kota yang lebih nyaman dan aman bagi seluruh wargan masyarakat.

"Semoga Oktober kemarin hari jadi kota Tasikmalaya ke 24  dengan tema santun pemerintah, kota Tasikmalaya bisa terbebas banjir bukan hanya sekedar obrolan saja," ucapnya.

Selain motor beberapa mobil yang terparkir di gang-gang juga ikut terendam banjir, beberapa pemilik mobil terlihat berusaha memindahkan kendaraannya ke tempat yang lebih tinggi.

Banjir juga merendam rumah-rumah warga di sejumlah lokasi, warga yang rumahnya terendam terlihat sibuk menguras air dan menyelamatkan barang-barang berharga.

"Sandal sama sepatu saya hanyut semua tadi. Ini lagi nyari di depan gang, siapa tahu masih ada," ungkap seorang warga yang rumahnya kebanjir, Sasqia.(anwarwaluyo)


Bak Jagoan, Seorang Kasi Ekbang Desa Mangkubumi Diduga Tak Kooperatif dan Arogansi Saat menghadapi Awak Media

PANGANDARANNEWS.COM/CIAMISNEWS - Kejadian tidak menyenangkan terjadi beberapa waktu lalu antara awak media  dengan salah seorang perangkat Desa Mangkubumi, Kecamataadananya, Kabupaten Ciamis.

Saat itu sejumlah awak media sedang melakukan kegiatan kontrol sosial dan konfirmasi lapangan terkait pelaksanaan proyek pembangunan rabat beton yang bersumber dari Bantuan Keuangan Provinsi (Banprov) Tahun Anggaran 2025 senilai Rp 98.000.000, proyek tersebut diketahui berada di Desa Mangkubumi dan dikerjakan sebagai bagian dari program peningkatan infrastruktur desa.

Setelah melakukan peninjauan lapangan, tim media wakaketum DPP Forwapi mendatangi kantor desa untuk meminta konfirmasi kepada Kaur Ekonomi Pembangunan (Ekbang)/Kesra Desa  Mangkubumi, Kamil Jamaludin, yang diketahui berperan sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam proyek tersebut.

Namun sayang saat proses wawancara berlangsung, situasi mendadak memanas. Berdasarkan keterangan tim DPP Forwapi di lokasi, oknum Ekbang tersebut bersikap arogan, tidak menerima pertanyaan media bahkan membentak serta menantang berkelahi sambil menunjuk-nunjuk wartawan yang sedang bertugas liputan.

Sikap tersebut tentu sangat disayangkan, mengingat seorang aparatur desa seharusnya dapat bersikap terbuka dan kooperatif terhadap upaya kontrol sosial dari media. 

Perilaku demikian tidak mencerminkan etika dan profesionalisme sebagai pelayan publik, karena dapat mencoreng citra pemerintahan desa.

Tim media perwakilan DPP Forwapi menegaskan bahwa kegiatan konfirmasi yang dilakukan merupakan bagian dari fungsi jurnalis sebagai kontrol sosial, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

“Media bekerja berdasarkan etika dan aturan hukum. Kami hanya menjalankan tugas jurnalistik untuk memastikan keterbukaan informasi publik,” ujar salah satu anggota tim media perwakilan DPP Forwapi di lokasi kejadian.(28/10/25)

Atas kejadian tersebut, tim media memiliki bukti rekaman dan video peristiwa yang akan diserahkan kepada pihak berwenang untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan. Tim juga akan terus mengusut permasalahan ini hingga tuntas, demi menjaga marwah jurnalistik dan transparansi publik.

Peristiwa ini diharapkan menjadi perhatian bagi pemerintah desa lainnya agar selalu menjunjung tinggi etika komunikasi, keterbukaan informasi dan pelayanan publik yang baik.

Seperti diketahui, saat itu tim media DPP Forwapi hanya mau konfirmasi terkait pembangunan yang ada desa tugas kami kontrol sosial monitoring memberikan informasi edukasi kepada masyarakat.(anwarwaluyo)


Gubernur Jabar Canangkan Program Sapoe Sarebu. Kades Karangmekar, Kami Punya Perelek

H. Yusup 
PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Untuk menindaklanjuti kebijakan Gubernur Jawa Barat terkiat "Poe Ibu Sapoe Seribu Sepoe", di Desa Karangmekar Kecamatan Karangnungal Kabupaten Tasikmalaya ternyata sudah berjalan sebelum ada program tersebut.

Seperti dikatakan Kepala Desa Karangmekar, H. Yusup, meskipun gubernur mengintruksikan agar di desa dibentuk bendahara untuk pengelolaan keuangan program itu, tapi menurut Yusup, pihaknya mengembalikan pengelolaan keuangan sepoe sarebu langsung ke tingkat RT.

Yusup menerangkan, di tingkat RT sudah ada program sejenis seperti perelek yang sudah berjalan dengan baik. 

"Hal ini dilakukan bukan karena saya tidak percaya pada desa, tetapi karena saya ingin memberdayakan masyarakat dan RTnya," ungkap Yusup.(27/10/25)

Namun apa pun itu, menurut Yusup, kebijakan gubernur saat ini benar-benar sangat dirasakan manfaatnya terutama dalam hal kegotongroyongan. 

"Semangat gotong royong ini harus terus dijaga agar tidak punah," ucapnya.

Yusup mengaku, budaya gotong - royong ini di Desa Karangmekar sudah menjadi ciri dan budaya dalam praktek kehidupan masyarakat sehari-hari.

"Program gubernur Jabar sapoe sarebu, kami sudah lama punya perelek," imbuhnya.(anwarwaluyo)

 


Untuk Evaluasi Dan Program Kerja, Pemdes Sarimangu Secara Berkala Gelar Rapat Kordinasi

PANGANDARNNEWS.COM/TASIKNEWS - Untuk merencanakan kegiatan atau program apa saja yang akan dilaksanakan, Pemdes Sarimangu Kecamatan Karangnungal Kabupaten Tasikmalaya, selalu dibahas dalam Rapat koordinasi rutin perangkat desa adalah kegiatan yang dilakukan secara berkala oleh pemerintah desa sarimangu  pimpin langsung kepala desa  sarimangu indra untuk berbagai tujuan, seperti: mengkoordinasikan agenda kegiatan internal dan eksternal

Mengkoordinasikan hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan kegiatan mengevaluasi kegiatan dan kinerja membentuk kerja sama tim yang baik serta mendapatkan umpan balik, saran, dan dukungan berbagi informasi dan ide untuk menemukan solusi yang inovatif

Rapat koordinasi rutin setiap seminggu sekali  ada juga. yang rutin dilaksanakan ada yang seminggu sekali atau pun satu bulan sekali.

Seperti dijelaskan Kepala Desa Sarimangu, Indra, rapat koordinasi rutin perangkat desa ini merupakan kegiatan yang dilakukan secara berkala oleh pemerintah desa yang dipimpin langsung kepala desa.

Tujuan, terang, Indra, untuk mengkoordinasikan agenda kegiatan internal dan eksternal serta mengevaluasi hambatan apa yang akan dihadapi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

"Kami juga mengevaluasi kegiatan dan kinerja serta membentuk kerja sama tim," katanya.(26/10/25)

Selain untuk mendapatkan umpan balik, saran dan dukungan, dalam rapat rutin juga, Indra menyebut, pihaknya menerima berbagi informasi dan ide untuk menemukan solusi yang inovatif.

Dalam rapat yang selalu dilaksanakan di gedung serbaguna ini menurutnya dapat memberikan dampak positif bagi kinerja pemerintah desa, seperti pelayanan kepada masyarakat semakin baik, program-program desa berjalan lebih efisien, proses administrasi desa berjalan lebih optimal dan kualitas hidup masyarakat desa meningkat. 

Indra menambahkan, perangkat desa yang terdiri dari sekretariat desa, pelaksana teknis, dan pelaksana kewilayahan ini berkedudukan sebagai unsur pembantu kepala desa dan bertanggung jawab kepada kepala desa. 

"Dengan rakor tersebut kami juga bisa selalu menjalin silaturahmi antar kepala desa dan perangkat, sehingga kami tidak ada sekat," ujar Indra.

Dalam rapat koordinasi rutin perangkat desa yang dilaksanakan secara berkala ini bertujuan antara lain untuk - Mengkoordinasikan agenda kegiatan internal dan eksternal.

- Mengkoordinasikan hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan kegiatan.

- Mengevaluasi kegiatan dan kinerja.

- Membentuk kerja sama tim yang baik.

- Mendapatkan umpan balik, saran, dan dukungan.

- Berbagi informasi dan ide untuk menemukan solusi yang inovatif.

"Dengan adanya rapat ini diharapkan kinerja pemerintah desa dapat terus meningkat," pungkasnya.(anwarwaluyo)

 


RSUD Pandega Pangandaran Hari Ini Resmi Luncurkan Layanan Dialis, MOT, Klinik Jantung Dan Konservasi Gigi

PANGANDAARANNEWS.COM - Dalam rangka peningkatan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang berkualitas sesuai dengan standar pelayanan serta mendekatkan akses pelayanan kesehatan khususnya bagi pasien yang berasal dari Kabupaten Pangandaran dan sekitarnya, RSUD Pandega Pangandaran resmi meluncurkan sejumlah layanan kesehatan baru. 

Layalanan tersebut antara lain, Dialisis, Klinik Jantung dan Pembuluh Darah, Klinik Konservasi Gigi serta penambahan Ruangan Midular Operating Theatre (MOT), launching layanan baru ini dilaksanakan di Aula RSUD Pandega Pangandaran Gedung A Lantai 4.(24/10/25)

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain:

1. Bupati Kabupaten Pangandaran;

2. Wakil Bupati Kabupaten Pangandaran;

3. Bapak H. Jeje Wiradinata;

4. Anggota DPR RI Dapil X (Hj. Ida Nurlaela Wiradinata);

5. Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran;

6. Kepala Kepolisian Resort Pangandaran;

7.Komandan Distrik Militer 0625 Pangandaran;

8. Kepala Kejaksaan Negeri Ciamis;

9. Sekretaris Daerah Kabupaten Pangandaran;

10. Asisten Daerah Sekretariat Daerah Kabupaten Pangandaran;

11. Para Staff Ahli Sekretariat Daerah Kabupaten Pangandaran;

12. Para Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Pangandaran;

13. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran;

14. Kepala SKPD se-Kabupaten Pangandaran;

15. Camat dan Kepala Puskesmas se-Kabupaten Pangandaran;

16. Kepala BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Banjar;

17. Pimpinan perbankan daerah dan BUMD;

18. Serta unsur Forkopimda dan tokoh masyarakat Kabupaten Pangandaran.

Dalam kesempatan ini Anggota DPR RI Komisi VI, Hj. Ida Nurlaela Wiradinata menyampaikan dukungannya pada semua proses pelayanan yang diberikan kepada masyarakat juga turut berbangga hati dengan capaian-capaian RSUD Pandega yang telah berkontribusi untuk memberikan pelayanan terbaiknya. 

Bupati Kabupaten Pangandaran Hj. Citra Pitriyami dalam sambutannya juga menyampaikan, launching pelayanan ini tentu menjadi kado terbaik bagi masyarakat Pangandaran.

Dengan adanya Pelayanan Dialisis, Ruang Operasi Modular Operating Theatre (MOT), Klinik Jantung dan Klinik Konservasi Gigi di RSUD Pandega, kata bupati, ini menjadi kado terbaik bagi masyarakat Pangandaran pada Hari Jadi ke 13 Kabupaten Pangandaran.

"Sehingga Pangandaran tentu lebih maju, lebih hebat dan lebih luar biasa lagi,” ujarnya. 

Kegiatan launching ini juga menjadi momentum penting bagi RSUD Pandega Pangandaran untuk memperkuat sinergi antarinstansi dalam membangun sistem pelayanan kesehatan daerah yang lebih baik dan berkelanjutan.

Seluruh pengembangan layanan baru ini selaras dengan prioritas program “Pangandaran Melesat” yang telah dicanangkan oleh Bupati Pangandaran Hj. Citra Pitriami, sebagai wujud nyata komitmen Pemerintah 

Daerah dalam meningkatkan pelayanan kesehatan yang cepat, berkualitas, dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat.

Dengan diresmikannya layanan-layanan baru ini, Bupati yakin RSUD Pandega Pangandaran dapat semakin memperkuat perannya sebagai rumah sakit rujukan utama di Kabupaten Pangandaran yang memberikan pelayanan prima, berorientasi pada keselamatan pasien, dan berkomitmen pada peningkatan mutu berkelanjutan.

Sementara dalam konferensi persnya Direktur RSUD Pandega Pangandaran dr. Titi Sutiamah menyampaikan, pembukaan layanan baru ini merupakan langkah nyata dalam upaya rumah sakit menghadirkan pelayanan kesehatan berkualitas dan berstandar tinggi bagi masyarakat.

Ia mengatakan, RSUD Pandega Pangandaran berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi pelayanan kesehatan agar masyarakat tidak perlu lagi dirujuk jauh ke luar daerah. 

"Dengan dibukanya layanan Dialisis, Klinik Jantung, serta penambahan fasilitas ruang operasi modern MOT, kami berharap RSUD Pandega mampu memberikan pelayanan yang lebih lengkap, aman, dan profesional," ungkap Titi.

Layanan Dialisis dihadirkan ini, kata Titi, untuk memenuhi kebutuhan pasien dengan penyakit ginjal kronis yang memerlukan terapi cuci darah secara berkala. Sementara Ruang Operasi MOT (Modular Operating Theatre) merupakan fasilitas ruang operasi modern dengan sistem modular yang lebih steril dan efisien serta mendukung prosedur operasi dengan tingkat keamanan tinggi.

Selain itu, imbuhnya, Klinik Jantung dan Pembuluh Darah serta Klinik Konservasi Gigi menjadi bagian dari pengembangan layanan spesialis RSUD Pandega dalam rangka memberikan pelayanan terpadu dan komprehensif kepada masyarakat.(hiek)

Bukti Nyata Kepedulian untuk Kaum Dhuafa, Dinsos Jabar Bareng Pemkab Pangandaran Gelar Sunatan Massal

PANGANDARANNEWS.COM - Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran menggelar kegiatan sunatan massal, bertempat di Aula Desa Wonoharjo, Kecamatan Pangandaran.(24/10/25)

Kegiatan sosial yang diikuti 32 anak dari berbagai kecamatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian dari Festival Layanan Publik dan Hiburan Khas Jawa Barat dengan moto Abdi Nagri Nganjang Ka Warga, dan untuk Kabupaten Pangandaran kegiatan ini bertepatan dengan milangkala kabupaten Pangandaran yang ke 13.

Sejak pagi hari antusiasme masyarakat tampak tinggi, orang tua bersama anak-anak mereka datang memenuhi aula desa untuk mengikuti kegiatan ini. 

Selain memberikan manfaat kesehatan, kegiatan ini juga menjadi wujud kepedulian pemerintah terhadap masyarakat kurang mampu khususnya dalam bidang sosial dan kesehatan.

Kehadiran pemerintah provinsi dan kabupaten dalam program bersama ini, menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antarinstansi dapat memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan rakyat.

Seperti disampaikan salah seorang dokter yang menangani peserta, kegiatan ini murni bertujuan sosial tanpa kepentingan lain.

“Program ini sangat positif, bukan hanya membantu masyarakat secara ekonomi, tapi juga memperkuat nilai kebersamaan dan gotong royong," ucapnya.

Pihaknya juga mengaku senang bisa terlibat dalam kegiatan yang benar-benar memberi manfaat langsung, dan juga disambut baik masyarakat.

Sementara itu menurut salah satu orang tua peserta merasa bersyukur rasa dan bahagia, karena program ini sangat membantu karena anaknya bisa disunat gratis dan bahkan mendapat bingkisan menarik.

"Terima kasih kepada pemerintah yang sudah peduli dengan masyarakat kecil seperti kami,” tuturnya.

Sejumlah warga yang hadir juga memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut dan berharap agar program seperti ini dapat menjadi agenda rutin setiap tahun, karena terbukti memberikan manfaat nyata bagi warga terutama bagi keluarga yang kurang mampu secara ekonomi.

 “Kalau bisa, kegiatan ini jangan hanya diadakan di Kecamatan Pangandaran saja, tapi juga di wilayah lain,” imbuhnya.

Kegiatan sunatan massal ini tidak hanya membawa kebahagiaan bagi anak-anak yang menjadi peserta, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Karena melalui kegiatan seperti ini pemerintah menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan yang dekat dan nyata bagi rakyat dan sejalan dengan semangat “Abdi Nagri Nganjang Ka Warga”, yaitu pemerintah hadir langsung di tengah masyarakat melalui pelayanan dan hiburan khas Jawa Barat yang menyejukkan hati.(harisfirdaus)

Peringati Hari PGRI, Guru-Guru Di Kecamatan Cimaragas Ikuti Pertandingan Olahraga

PANGANDARANNNEWS.COM/TASIKNEWS - Dalam rangka memperingati HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional, PGRI Cabang Cimaragas Kabupaten Ciamis menggelar kegiatan perdana pertandingan bola voli persahabatan antar ranting. Kegiatan ini diikuti oleh para guru dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari TK, SD, SMP hingga SMA di wilayah Kecamatan Cimaragas.(21/10/25)

Kepada  media Ketua PGRI Cabang Cimaragas, Hilmansyah Ridwan, S.Pd., M.Pd, menyampaikan, pihaknya berharap agar kegiatan seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi peringatan hari-hari besar lainnya.

Menurutnya, melalui kegiatan olahraga dan kebersamaan, para guru dapat lebih saling mengenal serta memperkuat sinergi dalam membangun dunia pendidikan.

“Melalui kegiatan persahabatan dan olahraga seperti ini, para guru dapat mempererat tali silaturahmi serta menumbuhkan semangat kebersamaan," ungkapnya.

Dalam pertandingan voli tersebut, tim putra mempertemukan SMA Cimaragas dengan Ranting 2 SD, sementara kategori putri mempertemukan Ranting 1 SD dengan Ranting 2 SD. Meski tidak ada juara yang ditetapkan, semangat sportivitas dan kebersamaan menjadi nilai utama dari kegiatan ini.

Selain pertandingan olahraga, PGRI Cimaragas juga telah menyiapkan agenda lain, yaitu pertandingan bulu tangkis antar ranting dan konferensi cabang yang akan membahas pergantian pengurus serta laporan pertanggungjawaban masa bakti 2021–2025.

Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban ini menjadi simbol semangat baru bagi para guru di Cimaragas, dan melalui kebersamaan dan sinergi ini juga PGRI berharap dunia pendidikan di Kabupaten Ciamis terus maju dan semakin berkualitas. 

Hilman menyebut, di masa kepemimpinannya pihaknya telah membangun gedung sekretariat PGRI Cimaragas yang berlokasi di atas gedung Korwil.

"Saat ini pembangunan gedung sekretariat ini masih berproses," ujarnya.(anwarwaluyo)


 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN