Diakui Masih Bingung Soal Modal, 93 Koperasi Merah Putih di Pangandaran Sudah Terbentuk

Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami
PANGANDARANNEWS.COM - 93 Desa di Kabupaten Pangandaran tadi siang memghadiri Launching Koperasi Merah Putih melalui virtual, bertemoat di aula  Sekretariat Daerah (setda) Kabupaten Pangandaran. (21/07/25)

Pada kegiatan tersebut, dalam sambutannya Bupati Pangandaran Citra Pitriyami mengatakan, sebanyak 93 desa di Kabupaten Pangandaran saat ini sudah memiliki Koperasi Merah Putih walau masih terkendali terkait pembayaran ke pihak notaris sebagai proses administrasinya.

"Hingga saat ini masih ada desa yang belum selesai," ujarnya.

Bupati mengatakan, koperasi Merah Putih bisa mendapatkan bantuan modal dari Pemerintah Pusat apabila nanti sudah berjalan. 

"Sebuah koperasi bisa berjalan kakau ada modal, tetapi tahu sendiri kondisi kita saat ini," ucapnya.

Namun bupati menyebut, kendala tersebut akan dibahas lagi bersama-sama Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa agar Koperasi Merah Putih bisa berjalan karena syaratnya mendapat modal itu koperasi harus sudah berjalan.

Seperti diketahui, Koperasi Merah Putih ini termasuk Asta Cita ke-6 Presiden yang bertujuan untuk menggerakkan ekonomi lokal sehingga pengentasan kemiskinan bisa dimulai dari tingkat desa dan kelurahan.(hiek)

Tristan, Atlit Tarung Derajat Satlat Banjarsari Berhasil Raih Medali Kejurda Tingkat Pelajar Tahun 2025

PANGANDARANNEWS.COM - Tristan Nauval Akbar (16) yang lebih akrab di sebut Abang siswa SMP Negeri Banjarsari Kabupaten Ciamis, tampil cemerlang pada Kejuaraan Daerah (KEJURDA) Tarung Derajat antara Pelajar SD, SMP, SMA se-Jawa Barat kelas kejuaraan 49,1 -53 Kg tahun 2025.

Sebelumnya Tristan mengikuti seleksi tingkat Kabupaten Ciamis dan berhasil lolos bersama 8 orang petarung lain nya, kemudian ke 8 petarung yang lolos seleksi tersebut ikut di kejuaraan tingkat provinsi.

Seperti disampaikan pelatih Tarung Derajat Satlat Banjarsari,  Enjang, ia membenarkan, pihaknya mengirimkan sejumlah anak didiknya untuk ikut seleksi beberapa bulan yang lalu dan satu petarung berhasil lolos.

"Alhamdulilah petarung kamilolos ke tingkat kejurda dan sekarang mendapatkan mendali, dan tentu ini merupakan kebanggan tersendiri bagi saya selaku pelatih Satlat," ujarnya.(21/07/25)

Enjang mengatakan, kejuaraan Kejurda ini digelar di GOR Tri Lomba Juang Padjajaran Bandung pada tangga 17 hingga 20 Juli 2025 lalu.

Walau pun hanya meraih medali perunggu, tapi menurutnya, Tristan mampuh menunjukan penampilan terbaiknya dan mampu mempersembahkan mendali terhadap Satuan Latihan (Satlat) Banjarsari yang dipimpin oleh Yoga.

Terpisah saat dihubungi lewat telepon selullernya, Yoga mengaku bersukur dan bangga karena salah seorang atlitnya mampuh lolos dan memperoleh mendali.

Yoga juga berharap, dengan perolehan prestasi ini Tarung Derajat Satlat Banjarsari ke depan mampuh memperoleh mendali mas.

"Dan ini merupakan yang pertama kalinya Satlat banjarsari mengirimkan atlit tingkat SLTP ke Kejurda," ungkapnya.(Tn)

 

Atasi Serangan Hama Padi, Dinas Pertanian Pangandaran Sigap Tanggapi Keluhan Petani Di Kecamatan Mangunjaya

PANGANDARANNEWS.COM - Menanggapi keluhan warga terkait hama tanaman padi yang mulai menyerang, Dinas Pertanian Kabupaten Pangandaran melalui petugas TPH Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Mangunjaya pun turun ke lapangan melakukan monitoring langsung ke areal sawah yang ada di Desa sindangjaya.(21/07/25)

 Para petani pun berharap kehadiran petugas ini bisa membawa solusi bagi mereka dalam melakukan pencegahan hama tanaman padi.

Kepala BPP Kecamatan Mangunjaya Eneng Imas Masriah,S.K.H, dengan didampingi petugas Dinas TPH Provinsi Jawa Barat Ugun Gunawan pun langsung melakukan koordinasi dengan beberapa kelompok pertanian yang ada di wilayah Mangunjaya.

Di sela-sela munjungannya, petugas dinas  TPH Provinsi Jawa Barat Ugun Gunawan  menyampaikan, pihaknya bekerja sama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Pangandaran beserta jajaran  di bawahnya saat ini langsung turun ke sawah warga untuk menganalisa potensi dampak hama terhadap pertumbuhan padi warga, terutama tanaman padi.

"Dan ini merupakan tugas kami dalam memberikan edukasi kepada masyarakat petani yang ada di wilayah kerja kami," katanya.

Sebelumnya ia pun mengaku sudah memberikan informasi ke grup BPP Kecamatan Mangunjaya sebagai bentuk antisipasi penyebaran hama wereng, ulat serta tikus. 

"Kami berharap para petani di musim panen yang akan datang bisa sukses juga mendapat hasil yang melimpah," ucapnya. (Tn)

Diperkirakan Ini Penyebab Mengapa Udara Saat Ini Sangat Dingin

PANGANDARANNEWS.COM - Di berbagai media sosial (medsos)  beredar sejumlah narasi yang yang memberikan informasi, kenapa akhir-akhir ini kondisi udara dirasakan sangat dingin.

Seperti disampaikan di salah satu medsos, fenomena tak biasanya rotasi bumi diprediksi akan semakin cepat selama bulan Juli dan Agustus 2025 membuat hari-hari di periode tersebut menjadi lebih singkat dari biasanya.

Menurut pengamatan dari lembaga pemantau rotasi Bumi, IERS (International Earth Rotation and Reference Systems Service), 9 Juli 2025 diprediksi akan lebih pendek 1,30 milidetik dari panjang hari normal (86.400 detik). 

Sementara 22 Juli dan 5 Agustus masing-masing akan lebih pendek 1,38 dan 1,5 milidetik.

Fenomena ini dapat diprediksi oleh tronom, tetapi tetap dianggap mengejutkan. Sejak 1972, telah ditambahkan 27 detik kabisat untuk mengkompensasi perlambatan rotasi Bumi.

"Tidak adanya kebutuhan untuk detik kabisat ini tidak terduga," kata Judah.

Levine, fisikawan dari divisi waktu dan frekuensi di National Institute of Standards and Technology.

"Asumsinya adalah Bumi akan terus melambat dan detik kabisat akan terus diperlukan. Jadi fenomena ini sangat mengejutkan," jelasnya.

IERS sendiri akan terus memantau rotasi Bumi seperti biasa dan dapat memastikan seberapa pendek hari-hari di bulan Juli dan Agustus ini.

Fenomena ini bukan kali pertama terjadi, sejak 2020 catatan menunjukkan tren percepatan rotasi Bumi yang belum sepenuhnya bisa dijelaskan. 

Bahkan, pada 2024 tercatat hari terpendek dalam sejarah modern, yang 1,66 milidetik lebih cepat dari biasanya.

Meski Bulan dianggap sebagai penyebab perlambatan rotasi Bumi dalam jangka panjang, ia juga bisa mempercepat rotasi. Semakin dekat posisi Bulan ke ekuator bumi, semakin besar gaya tarik yang memperlambat Bumi.

Hari-hari terpendek ini diprediksi terjadi karena Bulan berada pada jarak maksimum dari ekuator Bumi, demikian dikutip dari IFL Science, Selasa (/7/2025).***


Warga Menyayangkan Mess Pemda Tasikmalaya Di Sindangkerta Kondisinya Kumuh Dan Tak Terurus

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Mess Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten  Tasikmalaya Jawa Barat yang berlokasi obyek wisata pantai Sindangkerta Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya kondisinya sangat memperihatinkan, kumuh dan menyeramkan seperti tidak terurus dan terawat lagi. Mungkin hal akibat dari kurangnya perhatian dari Dinas Pariwisata Kabupaten Tasikmalaya sebagai pihak pengelola.

Salah seorang warga, Andri mengatakan, padahal mess tersebut merupakan milik Pemda yang ada  di destinasi wisata andala Kecamatan Cipatujah.

Andri menambahkan, terlihat di lokasi mess pemda di Sindangkerta ini kondisi bangunannya kumuh dikarenakan beberapa lampu penerangan yang sudah tidak berfungsi lagi, landscape yang rusak, cat dinding gedung yang sudah pudar dan beberapa kaca jendela yang pecah, sehingga terlihat tidak terawat bagaikan tidak terurus.

"Jika dirawat dan diperbaiki, mess ini akan mendatangkan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Tasikmalaya Apalagi posisi Mess Pemdaini sangat strategis, di obyek wisata," ucap Andri.(18/07/25)

Seperti diketahui, selain untuk sarana pelayanan publik dan pegawai negeri, mess ini juga bisa difungsikan menjadi penginapan bagi pengunjung yang berwisata Sindangkerta.

Mess ini juga selalu dipakai kegiatan, seperti acara  O2SN atau kegiatan lainnya.

Saat PNews mencoba konfirmasi ke Dinas Parawisata, sayang menurut salah seorang petugas security Kepala Dinas sedang sakit.

Dan saat Pnews telepon ke sekretaris dinas, telepon selulernya tidak dapat dihubungi.(anwarwaluyo)


Sejumlah Mahasiswa KKN IPB University Kenalkan Inovasi Lumpia Ikan Lele Kepada Ibu-Ibu PKK Desa Cibenda

oleh: Nur Hifzhul Mawalia Alfath 

PANGANDARANNEWS.COM - Sejumlah mahasiswa IPB University yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Cibenda, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, menggelar pelatihan pembuatan lumpia ikan lele yang diikuti ibu-ibu PKK.(17/07/25)

Menurut salah seorang peserta KKN, kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan inovasi olahan ikan lele sekaligus membuka peluang usaha baru berbasis potensi lokal. Pasalnya berbeda dengan wilayah lain yang sudah aktif membudidayakan ikan lele, Desa Cibenda justru masih memiliki tingkat budidaya lele relatif minim. 

"Hal inilah yang mendorong kami untuk menginisiasi kegiatan pelatihan olahan ikan sebagai bentuk pengenalan manfaat dan potensi usaha dari sektor perikanan air tawar," ucapnya.

Para mahasiswa juga melihat adanya peluang besar untuk mengembangkan olahan ikan lele, sekaligus memperkenalkan bahwa ikan lele tidak hanya bisa dibudidayakan tetapi juga diolah menjadi produk makanan siap saji yang bernilai ekonomi.

Melalui program ini, para mahasiswa berharap agar masyarakat khususnya ibu-ibu rumah tangga bisa melihat potensi ekonomi dari sektor perikanan, baik melalui budidaya maupun pengolahan hasil perikanan. 

Ia menyebut, kegiatan pelatihan yang diikuti ibu-ibu PKK dari beberapa dusun di Desa Cibenda ini bisa belajar langsung cara mengolah daging lele menjadi isian lumpia, teknik memasak lumpia, sampai teknik menggulung lumpia serta diskusi ringan mengenai strategi pengembangan dan pengolahan produk rumahan.

"Diharapkan melalui kegiatan ini bisa menjadi awal tumbuhnya usaha olahan ikan lele yang berkelanjutan di Desa Cibenda," ungkapnya.

Program ini ternyata mendapat sambutan positif dari peserta, salah satunya dari anggota PKK yang  menyampaikan, kegiatan seperti ini memiliki manfaat yang besar karena memberikan keterampilan dan ide baru sekaligus inspirasi untuk kami dalam memulai usaha kecil dari rumah.

Menurutnya, pelatihan ini juga sejalan dengan program-program strategis dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) khususnya dalam upaya mendorong diversifikasi produk perikanan, peningkatan konsumsi ikan serta penguatan ekonomi masyarakat melalui Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis perikanan.

(penulis adalah salah satu peserta KKN IPB)


Catat, Ini Tips Manfaat Senam untuk Diabetes RSUD Pandega Pangandaran

Oleh hiek | Kamis, 12 Juni 2025 

PANGANDARANNEWS.COM – Diabetes yang juga dikenal sebagai penyakit kencing manis, penyakit ini merupakan ancaman kesehatan global dengan prevalensi yang terus meningkat. Penyakit kronis ini ditandai dengan kadar gula darah tinggi yang. Dan jika tidak dikelola dengan baik, dapat menimbulkan komplikasi serius. Namun kabar baiknya, diabetes dapat dicegah dan dikelola melalui perubahan gaya hidup termasuk aktivitas fisik teratur seperti senam.

Seperti disampaikan fisioterapis di RSUD Pandega Pangandaran, Iwan Kartiwan, pentingnya senam sebagai intervensi non-farmakologis yang efektif untuk mencegah dan mengelola diabetes. 

“Senam secara teratur dapat membantu tubuh menjadi lebih sensitif terhadap insulin, hormon yang mengontrol kadar gula darah,” jelas Iwan, Kamis (12/06/25)

Kata Iwan, sensitivitas tubuh terhadap insulin akan meningkat dengan senam memungkinkan sel-sel tubuh menyerap glukosa dari darah lebih efisien. Hal ini membantu menjaga kadar gula darah tetap terkendali.

Berikut manfaat Utama Senam untuk Pencegahan Diabetes

Sementara fisioterapis lainnya di RSUD Pandega Pangandaran Wisnu Fajar menambahkan beberapa manfaat utama senam dalam mencegah diabetes, diantaranya,

1. Meningkatkan Sensitivitas Insulin: Aktivitas fisik membantu otot menggunakan glukosa sebagai energi, mengurangi kebutuhan produksi insulin dalam jumlah besar, dan mencegah resistensi insulin.

2. Menurunkan Berat Badan: Kelebihan berat badan adalah salah satu faktor risiko utama diabetes tipe Senam membakar kalori dan lemak, membantu penurunan berat badan yang sehat.

3. Meningkatkan Massa Otot: Otot adalah pembakar glukosa terbesar dalam tubuh. Senam dapat membantu membangun dan mempertahankan massa otot.

4. Melancarkan Sirkulasi Darah: Aliran darah yang lancar penting untuk mencegah komplikasi diabetes, seperti neuropati dan masalah pada kaki.

5. Mengurangi Stres: Stres dapat memicu peningkatan kadar gula darah. Senam merupakan cara alami untuk meredakan stres dan menjaga keseimbangan hormon.

Jenis Senam yang Direkomendasikan

Wisnu juga merekomendasikan senam intensitas moderat yang dilakukan secara teratur, idealnya lakukan senam aerobik seperti jalan cepat, bersepeda atau senam irama setidaknya 150 menit per minggu yang dibagi menjadi sesi-sesi singkat,

“Saya juga menyarankan agar menambahkan latihan penguatan otot dua hingga tiga kali seminggu,:ungkapnya. 

Berikut beberapa gerakan senam sederhana yang dapat dilakukan di rumah:

Jalan di Tempat: Angkat lutut setinggi pinggul sambil mengayunkan tangan selama 5-10 menit.

Arm Circles (Putaran Lengan): Rentangkan lengan ke samping, lakukan putaran ke depan dan ke belakang.

Leg Lifts (Angkat Kaki): Berdiri tegak dengan pegangan kursi, angkat satu kaki ke samping atau belakang.

Squats (Jongkok): Berdiri dengan kaki selebar bahu, tekuk lutut seperti akan duduk di kursi, pastikan punggung tetap lurus.

Senam Peregangan: Peregangan untuk melenturkan otot-otot besar.

Pesan Penting untuk Masyarakat Pangandaran

Sebelum memulai program senam, terutama jika memiliki riwayat penyakit tertentu, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter atau fisioterapis. “Konsultasi awal penting untuk memastikan jenis dan intensitas senam yang sesuai dengan kondisi fisik individu,” tegas Wisnu.

RSUD Pandega Pangandaran siap memberikan panduan dan edukasi lebih lanjut kepada masyarakat tentang pentingnya aktivitas fisik untuk kesehatan. Dengan menjadikan senam sebagai bagian dari gaya hidup sehat, masyarakat Pangandaran dapat mengambil langkah proaktif untuk mencegah diabetes dan meningkatkan kualitas hidup mereka.***


RSUD Pandega Pangandaran, Tekankan Penanganan Celah Bibir dan Langit-langit Anak bersama Dokter Gigi Spesialis Bedah Mulut

0leh: hiek, 14 Juli 2025

PANGANDARANNEWS.COM – RSUD Pandega Pangandaran kembali mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya penanganan celah bibir dan langit-langit (palatoskisis) pada anak. Kegiatan ini dipimpin oleh drg. Rani Septikasari, Sp.BMM, Dokter Gigi Spesialis Bedah Mulut dan Maksilofasial di RSUD Pandega.

Dalam pemaparannya drg. Rani menjelaskan, kondisi celah bibir dan langit-langit merupakan kelainan bawaan yang kerap kali kurang mendapat perhatian serius dari orang tua. Padahal, jika tidak ditangani sejak dini kondisi ini dapat memengaruhi tumbuh kembang anak secara signifikan termasuk kemampuan berbicara, makan, hingga berdampak pada psikologis anak.

Banyak masyarakat yang mengira, kata Rani, anak tidak bisa berbicara dengan jelas hanya karena belum terbiasa padahal bisa jadi karena adanya celah pada langit-langit mulut. 

“Kondisi ini bisa ditangani dengan operasi dan terapi bicara, tentunya dengan dukungan gizi yang baik,” jelas Rani.

Rani mengatakan, keterkaitan antara gangguan pada rongga mulut dan risiko stunting. Anak dengan celah bibir atau gangguan mulut lainnya seringkali mengalami kesulitan makan karena rasa sakit, yang berdampak pada asupan gizi. 

“Kalau gigi sakit, anak cenderung tidak mau makan. Akibatnya, nutrisi tidak terpenuhi dan risiko stunting meningkat,” imbuhnya.

Menurutnya, stunting sendiri merupakan kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan. Gejala umum stunting antara lain pertumbuhan fisik yang lambat, kesulitan belajar, kurang fokus, anak sering sakit, berat badan cenderung menurun, dan sifat anak yang lebih pendiam.

Ia menyebut, beberapa faktor penyebab stunting termasuk infeksi yang berulang, kebersihan mulut yang buruk, serta kurangnya perawatan terhadap kondisi kesehatan anak. “Kebersihan gigi dan mulut sangat penting. Infeksi yang berulang dari rongga mulut bisa berkontribusi terhadap stunting.

Dalam upaya pencegahan dan penanganan, RSUD Pandega membuka layanan pemeriksaan dan perawatan untuk anak-anak dengan kondisi celah bibir dan langit-langit. Perawatan ini mencakup operasi untuk mengembalikan fungsi rongga mulut, terapi bicara, serta pemantauan nutrisi secara berkala.

Rani juga mendorong para orang tua agar tidak ragu memeriksakan anak mereka sejak dini jika ditemukan tanda-tanda kelainan pada mulut atau perkembangan yang tidak sesuai usia. 

“Penanganan sejak awal akan memberikan hasil yang lebih optimal,” ujarnya.


Terkait Dugaan Penjualan Pupuk Cair oleh Oknum Kejaksaan, Kejari Kabupaten Tasikmalaya Terima Jumpa Pers FORWAPI

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS — Menindaklanjuti pemberitaan sebelumnya terkait dugaan penjualan pupuk cair yang diduga melibatkan oknum pegawai kejaksaan, Forum Wartawan Priangan (FORWAPI) menggelar jumpa pers bersama pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tasikmalaya. (16/07/25)

Pertemuan yang berlangsung di kantor Kejari Kabupaten Tasikmalaya, Kampung Eor, Jalan Raya Singaparna–Garut tersebut diterima langsung oleh Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Boby Muhamad Ali Akbar, SH, MH.

Dalam jumpa pers tersebut, Kasi Intel Boby menyampaikan terima kasih atas perhatian dan inisiatif FORWAPI terkait dugaan adanya oknum yang mengatasnamakan pegawai kejaksaan untuk menjual pupuk cair ke desa-desa di Kabupaten Tasikmalaya.

“Terimakasih kepada rekan-rekan FORWAPI yang sudah hadir dan menyampaikan atensi terkait isu ini, kami sudah melakukan investigasi awal dan dipastikan hingga saat ini tidak ada pegawai atau pimpinan Kejari Tasikmalaya yang terlibat maupun mengatasnamakan kejaksaan dalam dugaan penjualan pupuk cair tersebut,” tegas Boby.

Ia menjelaskan, pihaknya telah mengeluarkan surat imbauan dengan nomor: B 1478A/M.2.33/Dip.4/07/2025 tertanggal 02 Juli 2025 kepada seluruh jajaran dan pihak desa agar tidak melayani pengkondisian penjualan pupuk cair oleh pihak-pihak yang mengaku sebagai perwakilan Kejari.

Dan ini, kata Boby, merupakan upaya preventif Kejari demi menjaga marwah institusi kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum dengan tingkat kepercayaan publik yang tinggi. 

"Kami sangat terbuka untuk menerima laporan resmi jika memang ada bukti awal mengenai oknum yang dimaksud,” ujarnya.

Boby mengatakan, pihaknya sangat mendukung program-program pembangunan desa.termasuk program ketahanan pangan melalui program Jaga Desa yang digagas seksi intelijen Kejari.

“Kami ingin dana desa digunakan tepat sasaran tanpa ada intervensi dari pihak yang tidak bertanggung jawab,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Umum FORWAPI yang didampingi Sekjen FORWAPI Ade Global menyampaikan apresiasi atas sambutan baik dan keterbukaan pihak Kejari dalam menanggapi isu tersebut.

Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada Kejari Tasikmalaya yang telah menerima Forwai dengan baik untuk sharing informasi terkait dugaan ini.

FORWAPI, lanjutnya, akan segera menindaklanjuti arahan dari Kasi Intel untuk menyusun laporan resmi disertai bukti-bukti pendukung, seperti kwitansi, berita acara, dan rekaman hasil investigasi lapangan.

“Kami berharap ke depan dapat terus berkolaborasi dan bersinergi dengan Kejari Tasikmalaya dalam membangun Kabupaten Tasikmalaya yang lebih baik,” ucapnya. (anwarwaluyo)

Peringati Milangkala Ke 47, Pemdes Wonoharjo Gelar Sejumlah Kegiatan

Dede Suprapto
PANGANDARANNEWS.COM - Dalam rangka memperingati Hari Jadi (milangkala) Desa Wonoharjo Kecamatan Pangandaran Kabupaten Pangandaran yang 47 Pemdes Wonoharjo menggelar sejumlah kegiatan diantaranya, lombo hampir semua cabang olahraga, pentas budaya dengan menampilkan kesenian lokal, qosidah dan beberapa lomba lainnya.

Menurut Kepala Desa Wonoharjo Dede Suprapto berharap, dengan moment milangkala ini diharapkan menjadi pemicu baik bagi pemdes mau pun untuk seluruh warga.

Dede mengatakan, Milangkala Desa Wonoharjo tahun 2025 ini merupakan yang kedua kalinya sejak ia menjabat kepala desa. 

Milangkala Desa Wonoharjo ini, kata Dede, merupakan inisiatifnya sejak ia menjadi kepala desa.

"Dan ternyata antusias warga sangat luar biasa," ucap Dede, saat ditemui pada final bola boly di lapang Wonoharjo.(15/07/25)

Ia menambahkan, kegiatan milangkala ini terus akan berlanjut  hingga memasuki bulan Agustus bertepatan peringatan Hari Kemerdekaan.

Ia juga menjelaskan, di Pemdes Wonoharjo ini ada Panitia Hari Besar Islam (PHBI) dan ada Panitia Hari Besar Nasional (PHBN) yang menangani peringatan baik itu hari besar Islam atau pun hari besar nasional.

Ia juga mengaku bangga karena seluruh kegiatan yang selama ini dilaksanakan pemerintahan desa selalu didukung masyarakat, bahkan ikut langsung berkontribusi pada seluruh rangkaian kegiatan. Seperti pada penyelenggaraan turnamen voli ini, seluruh panitia yang terlibat bekerja tanpa pamrih.

"Atas nama pemdes saya menyampaikan terimakasih kepada seluruh warga, baik yang terlibat langsung atau pun tidak langsung," ucapnya.(hiek)