Warga Sindangjaya Datangi Desa Untuk Audens Terkait Limbah Peternakan

PANGANDARANNEWS.COM - Masyarakat Desa Purwasari dan Desa Sindangjaya Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran siang tadi mendatangi kantor Desa Sindangjaya, mereka memprotes terkait limbah peternakan ayam yang terletak di perbatasan Kabupaten Pangandaran dan kabupaten Ciamis tepat nya di RT 17 RW 04 Desa Sindangjaya.(23/04/25)

Berawal dari pemberitaan sebuah media masa yang memberitakan dampak aroma tak sedap yang ditimbulkan dari kandang ayam tersebut, sehingga membuat sejumlah warga pun ramai-ramai mendatangi kantor Desa Sindangjaya untuk meminta solusi terkait hal tersebut.

Warga memprotes, karena aroma menyengat yang ditimbulkan dari kotoran dan pakan ayam di dekat pemukiman warga menimbulkan bau tak sedap dan menyebabkan lalat berdatangan.

Dalam aksi yang ditindaklanjuti dengan mediasi oleh pemerintah desa serta disaksikan Camat mangunjaya Sofyan Tanjung, Kapolsek Padaherang, Satpol PP, Babinsa, Dinas Pertanian dan Peternakan Kabuaten Pangandaran, warga meminta pemilik peternakan pun segera memperbaiki sistem pengolahan limbah.

Salah seorang perwakilan warga, Rido berharap agar perusahaan bertanggung jawab atas dampak polusi air dan udara yang di timbulkan dari kandang hayam tersebut.

"Kami menuntut agar pengelolaan limbahnya harus sesuai SOP, karena dambaknya langsung dirasakan kami," ucapnya.

Terutama kalau malam, kata Rido, pernapasan terasa sesak karena aroma bau yang menyengat hidung dan paru-paru.

"Sekali lagi, kami berharap hal ini segera bisa diatasi," tegasnya.

Sementara salah seorang perwakilan dari perusahaan juga sebagai konsultan, Maman, menyebut, pihaknya bersikap welcome terhadap peserta audien.

Maman mengaku senang karena telah dimediasi oleh pemerintah setempat, dan pihaknya pun kedepan siap untuk melakukan perbaikan.

"Sebenarnya, sebelumnya kami pun sudah melakukan langkah langkah dalam menjaga dampak terhadap lingkungan ini," ujarnya.

Sementara dari hasil auden, perusahaan dan warga akhirnya  disepakati dengan membuat kesepakatan tertulis.(Tn)

Peringati Moment Hari Kartini, Petugas Spbu 34.463.19 Pangandaran Kenakan Kebaya

PANGANDARANNEWS.COM - Ada suasana berbeda di SPBU 34.463.19 YANG TERLETAK DI Jalan Merdeka Pangandaran tepatnya di samping RSUD Pandega, bertepatan dengan Hari  Kartini, sejumlah petugas perempuan tampil anggun mengenakan kebaya saat melayani pelanggannya saat mengisi bahan bakar minyak (BBM).(21/04/25)

Di momen Hari Kartini yang jatuh setiap 21 April ini tidak hanya menjadi momen seremonial, namun juga menjadi saat untuk menebar semangat emansipasi dan pelestarian budaya.

Seperti disampaikan Manajer SPBU Pangandaran, Muhammad Apip Triyadi, kegiatan ini merupakan bentuk momen untuk memperingati dan penghormatan atas perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan hak-hak perempuan.

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, kata Apip, para karyawan SPBU 34.463.19 sengaja mengenakan seragam kebaya dan pakaian pangsi selama dua hari, dan ini sebagai bentuk penghormatan kepada perjuangan Ibu Kartini.

“Penggunaan kebaya ini juga menjadi simbol pelestarian budaya serta wujud apresiasi terhadap kontribusi perempuan dalam berbagai bidang, termasuk di sektor pelayanan,”kata Apip.

Apii mengaku senang karena langkahnya ini ternyata mendapat respon positif dari masyarakat., khusunya pelanggan yang juga merasakan terinspirasi oleh semangat Kartini yang tercermin dalam lingkungan kerja SPBU.

Seperti dikatakan seorang ibu yang sedang mengisi BBM sepeda motornya, menurutnya ia sangat terkesan dengan penampilan para petugas yang yang hari ini mengenakan kebaya

“Semoga wanita Indonesia semakin kuat,” ucapnya.(hiek)


Reaktivasi Jalur KA Banjar–Cijulang Ditarget Rampung Tahun Ini, Ini Penjelasan Wagub Jawa Barat

PANGANDARANNEWS.COM - Upaya pemerintah dalam menghidupkan kembali jalur kereta api (KA) jalur Banjar–Cijulang di Kabupaten Pangandaran menunjukkan progres yang signifikan, jalur rel sepanjang 82 kilometer ini ditargetkan rampung pada tahun 2025 dan kini tengah memasuki tahap penganggaran melalui APBD Perubahan Jawa Barat.

Demikian disampaikan Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, usai menyaksikan Air Show Pangandaran 2025 di International Beach Strip Susi Air Pangandaran.

“Reaktivasi kereta Banjar-Pangandaran ini merupakan bagian dari lima jalur kereta api yang akan diaktifkan kembali di tahun ini dan progresnya saat ini sedang berjalan,” terangnya. (19/04/25)

Selain Banjar–Cijulang, kata Erwan, ada empat jalur lainnya yang masuk dalam daftar reaktivasi seperti  jalur  Bandung–Ciwidey (37,8 km), Garut–Cikajang (28,2 km), Rancaekek–Tanjungsari (11,5 km) dan Cipatat–Padalarang (17 km). 

Ia menilai, langkah ini dinilai strategis untuk memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah.

Ia menambahkan, keberadaan jalur KA Banjar–Cijulang nantinya tidak hanya mendukung sektor pariwisata tetapi juga memperlancar distribusi hasil laut dari kawasan pesisir selatan Jawa Barat khususnya Pangandaran. Dan dengan diaktifkannya kembali jalur ini, wisatawan lebih mudah ke Pangandaran dan distribusi hasil laut bisa lebih cepat dan efisien.

Disola terkait pembebasan lahan, menurutnya, sebagian besar proses telah rampung terutama di segmen Banjar–Pangandaran sementara untuk segmen Pangandaran–Cijulang saat ini prosesnya masih berjalan.

“Dari Banjar ke Pangandaran sudah tuntas, sementara Pangandaran ke Cijulang masih diproses,” jelasnya.

Erwan menyebut, pembangunan jalur baru dan perbaikan fasilitas rel akan segera dimulai dengan kesiapan fisik jalur yang sudah memadai di beberapa titik, jalur Banjar ke Pangandaran tinggal diaktifkan karena secara fisik sudah siap.

Untuk masalah pendanaannya, Erwan mengaku optimis karena saat ini proses penganggaran sedang dibahas dalam APBD Perubahan 2025. 

“Insyaallah pengerjaannya mulai dilaksanakan setelah ketok palu anggaran di bulan Mei ini, saya berharap target selesai sesuai rencana’ ucapnya.(hiek)


Jadi Satu dari Tiga RS di Jawa Barat Kini RSUD Pandega Pangandaran Miliki Alat Crossmatch Otomatis

Oleh hiek, 20 April 2025 

PANGANDARANNEWS.COM - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandega Kabupaten Pangandaran mencatatkan pencapaian penting dalam layanan kesehatan menjadi satu dari hanya tiga rumah sakit di Jawa Barat yang telah dilengkapi dengan alat crossmatch otomatis, sebuah perangkat canggih untuk memastikan keamanan transfusi darah.

Crossmatch sendiri merupakan prosedur penting yang dilakukan sebelum transfusi darah untuk memastikan kecocokan antara darah donor dan penerima, pemeriksaan ini bertujuan mencegah terjadinya reaksi transfusi hemolitik yaitu kondisi ketika sel darah merah yang ditransfusikan dihancurkan oleh sistem imun penerima, yang dapat berakibat fatal.

Seperti disampaikan Direktur RSUD Pandega Pangandaran, Titi Sutiamah, meski jenis pemeriksaan crossmatch cukup beragam namun penggunaan alat otomatis ini masih terbilang sangat terbatas di Jawa Barat.

“Ada beberapa jenis crossmatch namun rumah sakit yang punya alat otomatis hanya ada tiga di Jawa Barat, dan salah satunya adalah RSUD Pandega,” Titi, Jumat (19/04/25).

Titi menjelaskan, jenis-jenis pemeriksaan crossmatch meliputi Major Crossmatch: Serum penerima direaksikan dengan sel darah merah donor, Minor Crossmatch: Serum donor direaksikan dengan sel darah merah penerima dan Computer Crossmatch: Menggunakan sistem elektronik untuk menguji kecocokan darah secara digital.

 Proses crossmatch otomatis di RSUD Pandega sendiri  kata Titi, terdiri dari beberapa tahapan, mulai dari registrasi pasien, pengambilan labu darah dengan metode FIFO (First In, First Out), pemeriksaan golongan darah, proses sentrifugasi, hingga pengujian dengan alat otomatis.

Kata Titi, hasil dari proses ini sangat akan sangat menentukan jika darah donor dan penerima tidak cocok maka transfusi tidak bisa dilakukan demi menghindari reaksi yang membahayakan nyawa pasien.

“Dengan keberadaan alat ini RSUD Pandega terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan mutu pelayanan, khususnya dalam bidang transfusi darah yang aman dan efektif,” ucapnya.



Memperingati Hari Dirgantara, 58 Pesawat Kecil Ikut Ajang Pangandaran Air Show 2025

PANGANDARANNEWS.COM  – Bertempat di Beach Strip Pangandaran, sebanyak 58 pesawat kecil  tadi siang ikuti dan memeriahkan ajang Pangandaran Air Show 2025 untuk memperingati Hari Dirgantara yang berlngsung selama dua hari (19–20 April 2025).

Dalam acara tersebut, beragam atraksi seperti joy flight, aksi aerobatik, hingga pertunjukan udara lainnya akan ditampilkan oleh para pilot dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam sambutannya, Susi Pudjiastuti sebagai penyelenggara mengatakan, seluruh pesawat yang ikut serta merupakan milik komunitas terbang dan maskapai perintis di tanah air.

Susi menyebuta ada 58 pesawat kecil yang akan melakukan joy flight dan aerobatik, dan semua pilot yang tampil ini sudah berpengalaman yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.

Susi menambahkan, sementara untuk jenis pesawat yang dipamerkan antara lain Cessna, ultralight aircraft, serta pesawat-pesawat kecil milik flying club lainnya. Dan acara ini terbuka untuk umum, sehingga masyarakat dan wisatawan bisa menyaksikan langsung dari area landasan milik Susi Air.

“Pertunjukan udara ini juga akan dimeriahkan atraksi para penerbang profesional, bahkan termasuk ada yang dari TNI AU,” ungkap Susi.(19/04/25)

Selain berbagai macam atraksi pesawat, kata Susi, Pangandaran Air Show 2025 akan dimeriahkan i atraksi paralayang, paramotor, terjun payung.

“Dan tentunya joy flight bagi pengunjung yang ingin merasakan pengalaman terbang langsung,” ucapnya.

Sementara Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan yang datang mewakili Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan ini.

Kata Erwan, ini acara bagus dan harus jadi agenda tahunan karena  Pangandaran merupakan salah satu destinasi wisata paling indah di Jabar.

“Dan dunia penerbanganini tentu bisa menjadi atraksi baru yang menarik,” ujarnya

Hal senada disampaikan Bupati Kabupaten Pangandaran Citra Pitriyami, ia mengaku sangat mengapresiasi konsistensi pelaksanaan acara ini.

Kegiatan ini, katanya, diharapkan bisa rutin digelar tiap tahun sehingga bisa menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan yang berkunjung ke Pangandaran.

Citra juga sangat terkesan, pasalnya dalam acara ini juga melibatkan para pelaku UMKM lokal untuk ikut memamerkan dan menjual berbagai produk kepada peserta dan pengunjung air show.

“Saya bersyukur karena sya lihat banyak UMKM lokal ikut diberdayakan sehingga diharapkan bisa lebih dikenal para pengunjung,” imbuhnya.(hiek)


Terbesar Dan Terluas, food Court Alun-Alun Ciamis Diserbu Masyarakat Pencinta Kuliner

PANGANDARANNEWSCOM/CIAMISNEWS - Setelah dinanti cukup lama, Pusat Kuliner Food Court Alun-alun Ciamis beberapa hari telah dibuka oleh Bupati Ciamis Herdiat Sunarya.

Tempat kuliner yang diklaim terbesar ini bakal memanjakan masyarakat, khususnya yang suka jajanan makanan.

Saat pembukaan, tampak masyarakat pun datang membludak mendatangi Food Court yang berlokasi di Alun-alun Ciamis ini.

Ada 106 kios yang dibangun dari anggaran APBD Provinsi Jawa Barat sebesar Rp34,5 miliar ini siap menjual aneka jajanan hingga kuliner khas Ciamis, sehingga tempat ini diharapkan dapat membangkitkan perekonomian Ciamis.

Dari pantauan Pangandaran News pada hari jum'at (18/04/25) usai pulang jumatan, banyak masyarakat tak hanya dari Kabupaten Ciamis saja, namun ada juga pengunjung yang datang dari  Tasik dan Kota Banjar.

Di kios yang berjejer rapih ini aneka.makanan, seperti mulai makanan tradisional, makanan modern, makanan berat, makanan luar negeri, kopi hingga aneka minuman pecel.dan mendoan, dan para pedagang disiini juga sudah menerima pembayaran digital atau cash less (QRIS).

Food Court Alun-alun Ciamis dibangun dengan desain yang estetik dengan dua jembatan yang dilengkapi lampu LED yang menghubungkan antara area taman dengan pusat kuliner, dan jembatan ini ternyata menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung untuk berfoto ria.

Seperti diketahui alun-alun Ciamis ini merupakan hasil penataan para PKL yang sebelumnya biasa pedagang ini  mangkal berjualan di kawasan taman, dan setelah penataan ini kini alun-alun Ciamis pun steril dari PKL sehingga pengunjung bisa menikmati suasana taman dengan nyaman.

Saat diminta tanggapannya menurut salah seorang pengunjung, Susan (24) menyampaikan, tempatnya sangat nyaman buat ngopi dan tidak khawatir kalau hujan.

"Pokonya tempatnya sangat representatif untuk tempat kongkow-kongkow sambil menikmati jajanan, " ucapnya.(18/04/25)

Hal senada pun disampaikan salah seorang pedagang, ia mengaku sangat nyaman berjualan di tempat barunya ini karena walau pun hujan ia bisa tetap berjualan tanpa harus takut kehujanan.

Namun ia menyebut masih terdapat kekurangan, seperti kurangan ketersediaan meja dan tempat duduk di area makan. 

"Banyak pengunjung yang sudah pesan tidak kebagian tempat duduk," ujarnya.

Sementara Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperindag Kabupaten Ciamis, Asep Sulaeman mengatakan, Food Court Alun-alun Ciamis ini merupakan tempat jajanan terbesar dan terluas di Jawa Barat. 

Kata Asep, kawasan ini bisa menjadi yang terbaik dan terindah oleh karena itu pihaknya pun mengajak semua ikut serta dalam menjaga fasilitas.

Asep.mengatakan, Food court ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal serta meningkatkan pendapatan para pelaku usaha kecil dan tentunya menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Ciamis.

"Mari kita jaga bersama kebersihan dan kenyamanan tempat ini, sehingga pengunjung pun akan betah saat datang kesini," kata Asep.(anwarwaluyo)

Sejumlah Siswa Dari SD Gugus 2 Erenpalay Ikuti Pentas PAI Tahun 2025

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Bertempat di SDN 1 Setiawaras Desa Erenpalay Kecamatan Cibalong Kabupaten Tasikmalaya, sejumlah siswa hadir untuk mengikuti pembukaan Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) Tingkat Gugus 2 tahun 2025.(17/04/25)

Seperti disampaikan Ketua Gugus 2, Kurnaningsih, S.Pd., MM.Pd, pada ajang Pentas PAI tahun ini 15 siswa peserta akan mengikuti 7 mata lomba, diantaranya  MTQ, Pidato, Kosidah, Sholat Berjamaah, Kaligrafi, Tahfidz dan Adzan.

Kurnaningsih mengatakan, pada Pentas PAI tahun ini  mengangkat tema, membangun generasi sehat, berkarakter, dan berdaya saing.

Pentas PAI ini, kata Kurnaningsih, merupakan sebuah wahana dalam rangka memacu dan mengembangkan Pendidikan Agama Islam, pendalaman kandungan Alquran serta penghayatan terhadap seni Islam.

"Namun paya untuk pemahaman dan penghayatan Alquran tidak boleh berhenti sampai di sini, namun harus bisa juga diterapkan pada keseharian siswa baik di sekolah atau pun di rumah," katanya.

Namun menurutnya, kegiatan Pentas PAI yang sangat bagus ini akan menjadi sia-sia apabila tidak meninggalkan bekas dan pengaruh di tengah-tengah masyarakat, oleh karenanya diperlukan perhatian dan keterlibatan serta tanggung jawab seluruh komponen umat dan pemerintah serta orang tua agar penyelenggaraan Pentas PAI ini memberi manfaat dan pengaruh positif yang dirasakan secara nyata, terukur dalam perkembangan kehidupan bermasyarakat.

Dengan tema Pentas PAI tahun ini, ia juga berpesan agar para peserta harus menjadi anak-anak soleh dan mampu meningkatkan daya saing dalam era perkembangan teknologi dan informas dan tetap membumi dengan karakter sebagai insan beriman dan bertaqwa.

Ia juha berharap, mudah-mudahan hasil dari kegiatan Pentas PAI ini dapat menambah wawasan, penghayatan dan cinta anak-anak kita terhadap Alquran.

Pada pelaksanaan Pentas PAI tahun, Kurnaningsih menyebut, pihaknya juga melibatkan kalangan professional guna lebih menjamin independensi dan kualitas penilaian. Sehingga dengan terobosan ini ia meyakini siapa pun yang menjadi juara memang layak menyandang predikat juara dan merupakan yang terbaik dari yang baik sehingga nantinya akan mampu bersaing di tingkat  kecamatan hingga  tingkat kabupaten.

“Berlombalah dan jalin silatuhami dengan sesama peserta serta tunjukkan prestasi terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas,” tegasnya.(anwarwuyo)


 

PGRI Cimaragas Tutup Program Kerja Tahun 2024 Dengan Menggelar Halal Bihalal

PANGANDARANNEWS.COM/CIAMISNEWS - bertempat di SMPN 1 Cimaragas, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Cimaragas Kabupaten Ciamis menggelar acara Halal Bihalal yang dihadiri Ketua, pengurus dan anggota PGRI Cabang Cimaragas, Muspika Kecamatan Cimaragas dan tamu undangan lainnya.(16/04/25)

Di sela kegiatan, kepada PNews Ketua PGRI Cabang Cimaragas Hilman Ridwan, S. Pd., M. Pd, memgatakan, pada bulan Ramadhan kemarin beberapa waktu lalu PGRI Cimaragas telah melaksanakan kegiatan bagi-bagi takjil dan hari ini ditutup dengan acara Halal Bihalal.

"Tujuan dari kegiatan Halal Bihalal ini adalah untuk bersilaturahmi dan saling bermaaf-maafan," jelasnya.

Dikatakan Hilman, acara Halal Bihalal ini merupakan program terakhir dari kepengurusan PGRI Cabang Cimaragas periode 2021-2025, karena sesuai dengan SK kepengurusan yang sekarang adalah dari tahun 2021 dan berakhir pada bulan Desember 2025.

Lebih lanjut ia menjelaskan, pada bulan Desember nanti PGRI Cabang Cimaragas akan melaksanakan Konkercab (Konferensi Kerja Cabang), dan ini merupakan salah satu agendanya untuk memilih Ketua dan membentuk kepengurusan yang baru.

"Pada Konkercab nanti, saya tidak akan maju mencalonkan kembali sebagai Ketua PGRI Cabang Cimaragas, tetapi kami di sini memberikan kesempatan kepada yang muda untuk menjalankan organisasi ini," tandasnya.

Hilman juga berpesan kepada kepengurusan yang baru nanti, agar hal-hal yang baik yang telah dilaksanakan oleh kepengurusan yang lama untuk diteruskan dan untuk hal yang kurang baik supaya diperbaiki.

"Semoga dengan kepengurusan yang baru nanti, PGRI Cimaragas semakin solid dan kompak," ucapnya.(anwarwaluyo)

Untuk ukhuwah Serta Pererat Silaturahmi, PGRI Cikatomas Gelar Halal Bihalal

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Masih dalam suasana Idul Fitri 1446 H, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Cikatomas Kabuaten Tasikmalaya tadi siang menggelar acara Halal Bihalal yang bertempat di GOR PGRI Kecamatan Cikatomas.(15/04/25)

Hadir dalam acara tersebut, antara lain Ketua dan pengurus serta seluruh anggota PGRI PC Cikatomas, para guru TK, PAUD, SMP, MTsN, SMA, Muspika Kecamatan Cikatomas dan tamu undangan lainnya.

Menurut Ketua Panitia penyelenggara Nana Sukmana, S. Pd, kegiatan ini merupakan momentum untuk memperkuat silaturahmi serta saling memaafkan antar guru, kepala sekolah, dan pengawas.

Nana berharap.melalui Halal Bihalal ini solidaritas keluarga besar PGRI Cikatomas pun kedepannya bisa semakin kokoh, karena kegiatan ini juga merupakan bentuk rasa syukur serta sebagai ajang mempererat ukhuwah.

"Dan sesuai dengan program kerja PC PGRI Kecamatan Cikatomas, acara kegiatan Halal Bihalal ini dilaksanakan satu kali dalam 2 tahun," jelas Nana.

Sementara Ketua PGRI PC.Cikatomas H. Usep Edi, S.Pd.,M.Pd mengaku merasa bersyukur karena hari ini PGRI Cabang Cikatomas bisa melaksanakan acara Halal Bihalal denganengambil tema, Refleksikan Diri Mensucikan Hati Bersinergi Dalam Profesi.

Usep mengatakan, berkat dorongan dan dukungan serta simpatisan dari para anggota program-program PGRI telah selesai dilaksanakan.

"Dan salah satu bukti nyata program PGRI yang telah dilaksanakan adalah pembangunan lapangan bola volly indoor," ungkapnya.

Ia juga menyampaikan terimakasih kepada seluruh anggota atas dukungan dan simpatisan terhadap organisasi PGRI, karena sejak dulu PGRI selalu berdampingan dengan para guru honorer untuk dijadikan teman setia untuk memberikan penguatan kepada seluruh guru honorer untuk memperbaiki nasibnya.

"Pada tahun 2024 lalu di Kecamatan Cikatomas, sebanyak 93 orang guru SD dan SMP sudah mendapatkan SK P3K dan 10 orang menunggu pelantikan," terangnya.(anwarwaluyo)

Peringati Hari Kanker Tulang Nasional, RSUD Pandega Ajak Masyarakat Lebih Peduli

penulis, hiek

11 April 2025

PANGANDARANNEWS.COM – Setiap tanggal 11 April, Indonesia memperingati Hari Kanker Tulang Nasional sebagai momen penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya kanker tulang.

RSUD Pandega Pangandaran, melalui laman resminya, menyampaikan bahwa peringatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan sebuah ajakan agar masyarakat lebih peduli, waspada terhadap gejalanya, memahami pentingnya deteksi dini, serta tidak mengabaikan peran pengobatan yang tepat dalam proses penyembuhan.

Peringatan Hari Kanker Tulang Nasional memiliki beberapa tujuan utama, di antaranya:

Mengedukasi masyarakat mengenai gejala, pentingnya diagnosis dini, serta pilihan pengobatan yang tersedia untuk kanker tulang.

Menekankan pentingnya dukungan psikologis dan sosial bagi pasien serta keluarga yang terdampak.

Mendorong pengembangan dan penelitian lebih lanjut terkait penanganan kanker tulang.

Mengadvokasi peningkatan kualitas hidup bagi para penderita.

Penetapan Hari Kanker Tulang Nasional dilakukan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan diperingati setiap tahunnya. Selain peringatan nasional, masyarakat dunia juga mengenal Hari Kanker Tulang Sedunia, yang bertujuan meningkatkan kesadaran global terhadap berbagai jenis kanker tulang.

Sebagai bentuk dukungan, RSUD Pandega Pangandaran mengimbau masyarakat yang membutuhkan konsultasi untuk mengunjungi Dokter Spesialis Orthopaedi & Traumatologi

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN