Dengan Tema, TNI AD Bersama Rakyat Bersatu Dengan Alam Untuk NKRI, Kodim 0625 Pangandaran Tanam Sejumlah Pohon


PANGANDARANNEWS.COM
- Dengan tema "TNI AD Bersama Rakyat Bersatu Dengan Alam Untuk NKRI" Kodim 0625/Pangandaran hari ini menggelar Karya Bakti TNI penanaman pohon yang bertema " yang dilaksanakan di Blok Cudang Desa Legok Jawa Kecamatan Cimerak. (12/01-24)

Selain dihadiri langsung oleh Kodim 0625/Pangandaran Letkol Inf Indra Mardianto Subroto, kegiatan ini juga turut dihadiri sejumlah tokoh, Kasdim 0625/Pnd Mayor Inf M. Junaedi, Kepala BPBD Kabupaten Pangandaran dan Asisten Perhutani.

Dalam sambutannya Dandim menyampaikan, ia mengaku bersukur pada Yang Maha Kuasa karena kegiatan ini berjalan lancar.

Ia juga menekankan betapa pentingnya gerakan penghijauan ini untuk  melestarikan alam, mengingat kejadian-kejadian seperti kekeringan dan bencana alam yang sering terjadi. 

Menurutnya, dalam kehidupan manusia hendaknya harus bisa seimbang antara apa yang diambil dan apa yang diberikan kepada alam. 

"Mari bersama-sama kita lestarikan alam kita," ajak Dandim.


Dalam upaya menjaga kelestarian alam, kata Dandim, Kodim 0625/Pnd berencana untuk melaksanakan pembersihan pantai dan sungai untuk mengantisipasi banjir dalam menghadapi musim hujan saat ini, dan TNI mengajak masyarakat dan pemuda untuk peduli terhadap lingkungan diantaranya dengan memanfaatkan lahan tidur serta aktif dalam penanaman pohon. 

Ia menambahkan, program Penanaman Pohon Serentak dan Pembersihan Sampah di Sungai ini juga merupakan bentuk edukasi kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian alam serta menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. 

"Kegiatan ini juga diharapka menjadi langkah antisipasi bencana banjir serta diharapkan  dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan, khususnya di Kabupaten Pangandaran," pungkasnya.***

Ratusan Wartawan Tasik Gelar Konfrensi Terkait Dugaan Oknum polisi Intimidasi dan Ancam Wartawan


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Sejumlah awak media yang ada di Kota-Kabupaten Tasikmalaya mempertanyakan terkait isu yang beredar melalui group Whatsapp jurnalis tentang dugaan adanya ancaman dan intimidasi terhadap sejumlah wartawan, diantaranya Arief Cahyadin (Media Kabar DesaNews.com), Asep Setiadi (Media Sidik Kasus), Joy Astro (Media SriTV), Soni (Media Sergap Rebon), Asep Dani (Media Patroli Ciber) dan Bayu (Media Suara45) yang dilakukan oleh salah seorang oknum anggota Polisi Kabupaten Tasikmalaya, bertempat di Padepokan Wiradegdaha Kota Tasikmalaya ahirnya keenam korban tersebut pun menggelar konferensi pers yang dihadiri ratusan jurnalis dari berbagai wilayah di Jawa Barat yang didampingi kuasa hukum Buana Yudha, S.H.,MH & Rekan.(11/01-24)

Dalam konfrensi pers tersebut salah seorang korban, Arief Cahyadin dari media Kabar DesaNews.com menceritakan kronologis dari awal sampai akhir yang dilengkapi keterangan dari kelima orang saksi dan sekaligus korban lainnya tentang dugaan acaman dan intimidasi oleh oknum anggota kepolisian Polres Kabupaten Tasikmalaya tersebut.

Tak hanya keterangan saja, Arief Cahyadin dalam penuturannya menayangkan beberapa video sebagai bukti atas dugaan tersebut diatas.

Marwah dan nama baik Kepolisian Republik Indonesia, kata Arief, wajib dijaga dan dilindungi oleh semua lapisan masyarakat, jurnalis dan lembagaan lainnya karena kami semua butuh penegak hukum, pelindung dan pengayom masyarakat dari lembaga kepolisian.

*Saya sendiri wajib bersahabat dengan institusi kepolisian baik daerah kota atau kabupaten, Propinsi sampai pusat, Apabila ada yang mengotori institusi kepolisian, saya garda terdepan yang akan membela dan menjaganya karena saya selama ini sangat bermitra baik dalam menjalankan kinerja berpropesi Jurnalis, ada sekalipun iknum di dalamnya," ungkap Arief.

Hal senada disampaikan wartawan Media Buset86 Deni Hercules, ketua Aliansi Wartawan Pasundan Kabupaten Tasikmalaya, Ade Hera Ketua Aliansi Wartawan Pasundan kota Tasikmalaya,  Ade Irawan Ketua HIPSI Priangan Timur, mereka mengecam keras atas sikap dan tindakan Oknum polisi berinisial IF salah seorang anggota Polres Kabupaten Tasikmalaya karena dianggap tidak sopan dengan mitra kerja para awak media.

"Kami akan mengawal terus kasus ini sampai tuntas karena kami sudah lama membangun kerjasama baik dengan pihak kepolisian Kabupaten Tasikmalaya," tegasnya.

Tak hanya para awak media, budayawan Tasikmalaya sAcep Sanca Wulung dan Dicky Z Sastaradikusumah pemilik Padepokan Wiradegdaha mengaku kecewa dan sangat prihatin dengan sikap serta atitude oknum polisi Kabupaten Tasikmalaya.

Sementara pengacara yang mendampingi baik dalam pelaporan dan persidangan kedepan Buana Yudha, S.H.,MH & Rekan, saat diminta komentarnya mengatakan, pihaknya tentu akan bekerja sesuai tugas dan fungsi kewenangan sebagai Advokat karena amanah pemberi kuasa adalah mahkota yang akan kami jaga dan kami perjuangkan demi penegakan hukum.

"Kami akan secepatnya melaporkan dugaan ancaman dan intimidasi oleh oknum polisi Kabupaten Tasikmalaya ini ke Propam Polda Jawa Barat dalam waktu cepat, bisa saja dilakukan malam ini usai konferensi pers sekarang," tuturnya.(andi h)

Dinas Pariwisata Tasik Akui, Pengelolaan Sejumlah Obyek Wisata Terkendala Anggaran

Sekdis Pariwisata Tasik, Dodi

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Akibat terbatasnya aanggran, sarana dan prasarana yang ada di sejumlah obyek wisata hingga saat ini masih belum memadai.

Seperti disampaikan Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Tasikmlaya H Dodi S.E, M.MSi, saat wawancara dengan PNews di ruang kerjanya.(11/01)

Keterbatasan anggaran ini, menurutnya, tentu membuat obyek-obyek wisata di Kabupaten Tasikmalaya belum bisa optimal berkontribusi meningkatkan fasilitas wisata.

Untuk saat ini penataan dan perbaikan beberapa obyek wisata, seperti Pantai Karangtawulan, Galunggung, Sindangkerta, Cipatujah Pamijahan dan Aitu Sanghiyang, kata Dodi, anggarannya hanya mengandalkan bantuan baik dari pemerintah provinsi atau pun pusat.

"Pastinya kalau sudah dilakukan penataan dengan pasilitas yang dibutuhkan tentu akan membuat wisatawan merasa lebih nyaman," ucapnya.

Dan bukan tidak mungkin, sebut Dodi, kunjungan wisatawan pun akan terus meningkat.

Dodi mengatakan, saat ini pihaknya sedang mengusahakan untuk penataan 
pantai Sindangkerta, karena selain Galunggung dan Pamijahan destinasi wisata Sindangkerta ini sudah menjadi ikon wisata Kabupaten Tasik.

"Mudah-mudahan ke depannya bisa lebih berkembang lagi sehingga  masyarakat tahu bahwa di Tasikmalaya ada tempat wisata yang cukup indah," imbuhnya.

Disoal masalah sampah di sejumlah lokasi wisata, Dodi mengatakan, pihaknya akan berkordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup untuk langkah penanggulangannya. (anwarwaluyo)

KODIM 0265 Pangandaran Melalui Babinsa Dukung Dan Pantau Program Ketahanan Pangan Desa


PANGANDARANNEWS.COM
- Untuk meningkatkan serta mendukung ketahanan pangan daerah, Kodim 0625 Pangandaran melalui Babinsa di seluruh Koramil yang ada di Kabupaten Pangandaran terjun langsung ke lapangan untuk memonitor dalam mendukung ketahanan pangan di wilayahnya. 

Seperti yang dilakukan Babinsa Koramil Parigi Koptu Pepen S di Dusun Banjarsari, Desa Selasari Kecamatan Parigi, dirinya langsung mendatangi untuk melaksanakan kegiatan monitoring Ketahanan Pangan Hewani Triwulan TA 2024.(08/01-24)

Pepen mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Babinsa dalam pendampingan pada Pemerintah Desa (Perdes) untuk memastikan ketahanan pangan di wilayahnya berjalan lancar.

Monitoring ini juga, kata Pepen, langsung melibatkan interaksi peternak dan pihak-pihak terkait untuk menilai kondisi peternakan serta mengevaluasi program ketahanan pangan hewani di desa.

"Dan ini menjadi hal penting untuk program ketahanan pangan sebagai aspek vital dalam kehidupan masyarakat," jelas Pepen.

Ia menambahkan, melalui kegiatan ini diharapkan dapat bersama-sama memastikan ketersediaan dan kualitas pangan hewani untuk mendukung kehidupan sehari-hari masyarakat desa.

Sementara sejumlah peternak yang ada di Dusun Banjarsari Desa Selasari, dalam pertemuan di balai dusun pun antusias menyambut kehadiran institusi TNI yang diwakili Babinsa Koramil Parigi.

"Kami menyampaikan apresiasi atas perhatian TNI Angkatan Darat terhadap ketahanan pangan di tingkat lokal serta berharap kegiatan ini dapat memberikan kontribusi positif untuk meningkatkan kesejahteraan dan ketahanan pangan di Desa Selasari dan sekitarnya," ucap salah seorang peternak. ***


Berlaku Sejak 5 Januari 2024 Pemkab Pangandaran Naikan Retribusi Parkir Wisata, Berikut Besaran dan Lokasinya

penulis; hiek

PANGANDARANNEWS.COM - Selain kenaikan harga tiket masuk pariwisata, Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran juga menaikan retribusi parkir yang diterapkan pada retribusi parkir di seluruh destinasi wisata.

Kenaikan Penghasilan Asli Daerah (PAD) dari sektor parkir ini berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) nomer 8 Tahun 2023 tentang Pajak dan Retribusi Daerah, sementara Pemkab Pangandaran melalui
Dinas Perhubungan pun telah mengeluarkan daftar retribusi parkir kendaraan di kawasan objek wisata di Kabupaten Pangandaran dan efektif dibelakukan pada 5 Januari 2023 lalu bersamaan dengan Retribusi tiket masuk objek wisata Pangandaran.

Sekedar untuk diketahui, sejak diberlakukan Perda nomer 8 tahun 2023 mulai tanggal 5 Januari 2023 penarikan retribusi parkir tidak lagi dilakukan di toll gate bersama tiket masuk kawasan objek wisata, asuransi dan retribusi kebersihan. Namun mulai tanggal 5 Januari 2024 ini penarikan retribusi parkir ini dilakukan terpisah di beberapa lokasi khusus parkir wisata, seperti di Pasar Wisata Pantai Pangandaran, Kampung Turis Pamugaran, Green Canyon dan obyek wisata Batukaras.

Berikut daftar besaran retribusi parkir sesuai jenis kendaraan,
Motor Rp.5000
Roda Empat Rp.1 0.000
Bus kecil Rp.25.000 "
Bus Sedang Rp.50.000 .
Bus Besar Rp.75.000

Dede Muharam Sebut, Program Kacamata Gratis Dan Sembako Murah Sudah Jadi Kegiatan Rutin PKS


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
– Anggota DPRD Kota Tasikmalaya dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dede Muharam bersama calon legislatif (caleg) DPRD Kabupaten Tasikmalaya dari PKS untuk Daerah Pemilihan (dapil) 4 Jalaludin Malikmenggelar kegiatan bakti sosial pemeriksaan mata gratis pemberian kaca mata gratis serta penyaluran sembako murah dengan harga Rp11.550 di Kecamatan Argasari.(06/01-24)

saat wawancara dengan awak media usai kegiatan, Dede Muharam yang sudah dua periode duduk di kursi DPRD Kota Tasikmalaya mengatakan, bakti sosial ini ini merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan PKS dan bukan karena hanya saat menjelang Pemilu saja.

“Mudah-mudahan kegiatan kami ini sedikit bisa meringankan beban terutama masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya.

Sebetulnya kegiatan dengan slogan PKS Bangras ini, kata Dede, merupakan permintaan masyarakat satu bulan lalu, namun baru saat ini bisa dilaksanakan.

Dan kenapa untuk sembako tidak dibagikan secara gratis, karena menurutnya ia ingin mengedukasi masyarakat bahwa PKS tidak membiasakan untuk membagikan sembako gratis tapi membiasakan pada masyarakat bisa membeli murah karena kebetulan program ini merupakan kegiatan berkelanjutan dan bukan hari ini saja atau hanya menjelang Pemilu saja.

Dede yang saat ini mencalonkan diri di DPRD Provinsi Jawa Barat ini menyebut, pemberian sembako murah ini akan rutin setip minggu, sementara untuk pembagian kaca mata gratis akan disesuaian dengan permintaan masyarakat yang masih membutuhkan.

“Dan lokasi pelaksanakan dari daerah satu ke daerah lainnya,” terang Dede.

Ditemui secara terpisah menurut anggota Paswascam Argasari Septian Maula menyampaikan, saat melakukan pengawasan dalam kegiatan tersebut pihaknya tidak menemukan adanya pelanggaran.

“Pasalnya karena pembagian kacamata dan sembako gratis itu sudah menjadi program anggota DPRD dari Fraksi PKS, artinya kegiatan tersebut bukan mengatasnamakan caleg,” jelasnya.(anwarwaluyo)


Pantai Padabumi Di Ujung Pesisir Tasik, Tawarkan Pesona Keindahan Alam


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Keindahan Pantai Pada Bumi di Desa Cimanuk Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya kini banyak dikunjungi wisatawan, seperti beberapa waktu lalu saat libur natal dan tahun baru (nataru) kemarin.

Pantai Pada Bumi yang terletak di laut selatan jawa ini diakui pengunjung memang memiliki potensi wisata yang besar, seperti Batu Koloto, Watu Pecak, karangtawulan dan spot-spot pantai lainnya.

Lokasi pantai Pada Bumi yang terletak di ujung timur pesisir Kabupaten Tasikmalaya berlokasi di lintasan menuju obyek wisata di Kabupaten Pangandaran, sehingga pantai Pandarbumi ini bisa dikunjungi baik sebelum ke Pangandaran atau sebaliknya.

Menurut Sekretaris Desa Cikalong, Andre, selain menawarkan keindahan panorama, pantai Pada Bumi ini pun suasananya masih sejuk dengan hembusan angin khas aroma pantai.

"Dari bukit Karang Tawulan kita bisa melihat keindahan pantai Pada Bumi yang letaknya di bawah Karang Tawulan,” terangnya.(05/01-24)


Di kawasan wisata ini, kata Andre, pengunjung akan disuguhi lingkungan yang bersih dengan tempat duduk dan gazebo yang dibuat oleh para pedagang yang ada di sekitar lokasi wisata dengan kebersihan lingkungan yang terawat sehingga membuat kawasan ini terasa nyaman dan menyenangkan untuk dikunjungi.

Para pedagang yang berjejer siap dengan berbagai macam makanan, mulai dari makanan berat hingga makanan ringan sederhana siap melayani dengan segala keramahannya.

“Namun para pengunjung dilarang berenang di pantai ini, tapi kalau sekedar main air di pantai saja bisa,” imbuh Andre.
(anwarwaluyo)

Pemkab Pangandaran Rencana Rubah Tarif Retribusi Wisata? Ini Penjelasan Kadis Pariwisata

Penulis: hiek


PANGANDARANNEWS.COM
- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran segera merubah tarif masuk objek wisata di Kabupaten Pangandaran, walau Peraturan Daerah (Perda) tentang ini sudah terbit tapi perubahan tarif retribusi wisata ini masih harus melalui kajian dan persetujuan dari Pemprov Jawa Barat .

Saat dikonfirmasi ke Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran Tonton Guntari mengatakan, kedepanya tarif masuk objek wisata di Pangandaran akan dihitung per orang dan bukan lagi per kendaraan.

“Alasanya karena kendaraan itu bukan sarana retribusi, tapi sarana pengangkut retribusi," jelas Tonton.nya kepada Radar Selasa (02/01-2024).

Tonton menjelaskan, turan tersebut mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 08 tahun 2023, Tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. 

“Namun hingga saat ini Peraturan Bupatinya belum turun,” imbuhnya.

Ia menyebut dalam draft yang tengah disusun itu akan diberlakukan tarif per kelas di tiap objek wisatanya, contohnya untuk obyek wisata pantai Pangandaran dan Batuhiu masuk kelas I dengan tarif Rp 20 ribu per orang.

Sementar untuk obyek wisata Pantai Batukaras dan Madasari masuk kelas II dengan tarif Rp 15 ribu per orang dan Green Canyon masuk kelas III dengan tarif Rp 10 ribu per orang.

“Selanjutnya untuk obyek wsiata pantai Karapyak masuk kelas IVdengan tarif  Rp6.000 per orang,” jelasnya.


Kepala Bapenda Pangandaran Sebut, Pendapatan Dari Beberapa Pajak Daerah Tahun 2023 Alami Kenaikan Siginfikan

Penulis:hiek


PANGANDARANNEWS.COM
– Jika dilihat dari progres atau pertumbuhan kunjungan wisatawan ke Pangandaran oada tahun 2023 lalu, mengalami penurunan. Namun walau terjadi  tren penurunan, untuk pencapaian target Penghasilan Asli Daera (PAD) dari sektor  retribusi pariwisata  tahun 2023 melebihi target, 106,64 % atau Rp28,94 Milyar dari target Rp27,13 Milyar (APBD perubahan).

Seperti diketahui besaran target pada tahun 2022 lalu sebesar Rp31 Milyar (setelah APBD Perubahan), dan realisasi capaian retribusi wisata ini sebesar Rp29,38 Milyar.

Seperti disampaikan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Pangandaran, Dadang Solihat, S,Pd, M.Pd, ada penurunan angka jumlah kunjungan wisatawan di tahun 2023 lalu walau walau dari sisi perolehan  retribusi wisata ini lebih dari yang ditargetkan.

“Sementara dari sektor pajak daerah terjadi kenaikan signifikan untuk beberapa jenis pajak,” kata Dadang saat ditemui PNews diruang kerjanya.(02/01-24)

Beberapa  jenis pajak, seperti pajak hiburan mengalami kenaikan hingga 446,65 %, pajak sarang burung walet naik 137,92 %, pajak Mineral Bukan Batuan (MBLB) naik 61,73 % dan lainnya.

Dan untuk pajak restoran naik dari Rp7,029 Milyar naik menjadi Rp8,20 Milyar atau naik sekitar 16,73 %, namun untuk pajak hotel terjadi penurunan dari Rp20,96 Milyar menjadi Rp20,15 Milyar, atau turun sekitar 3,86 %.

“Sementara perolehan dari PBBP2 atau yang lebih dikenal pajak bumi dan bangunan terjdi penurunan dari  Rp17,77 Milyar turun menjadi Rp15,56 Milyar atau 12,4 %,” jelas dadang.


Malam Pergantian Tahun, Pengunjung Padati Obyek Wisata Pangandaran

PAD sektor Retribusi Wisata Tahun 2023 Capai 106,6%


penulis:hiek


PANGANDARANNEWS.COM -
Puncak arus kunjungan wisatawan ke obyek wisata yang ada di Kabupaten Pangandaran terjadi tadi malam saat momen pergantian tahun, seluruh ruas jalan di kawasan pantai barat dan timur pun tampak dipenuhi pengunjung.(31/12)

Walau pada siang hari Pangandaran sempat diguncang gempa dengan magnitudo 5, namun ternyata tak membuat pengunjung membatalkan niatnya untuk menikmati malam pergantian tahun di Pangandaran.

Tak hanya guncangan gempa yang terjadi sekitar jam sekitar jam 11.52 WIB, saat sore menjelang malam hari Pangandaran pun diguyur hujan hingga menjelang tengah malam.

Menurut salah seorang pengunjung asal Rancaekek Bandung, Dedi (28), ia mengaku tidak terpengaruh dengan isu-isu terkait gempa yang memang berpusat di laut Pangandaran.

Niat merayakan malam tahun baru di pantai Pangandaran ini, ungkapnya, sudah direncanakan jauh-jauh hari bersama teman-temannya.

"Kami berenam menggunakan sepeda motor, dan sangat menikmati malam tahun baru di Pangandaran ini," ucap Dedi, di sela-sela ribuan pengunjung lainnya di depan hotel Krishna.

Dari pantauan PNews saat menjelang pergantian tahun  tampak kemacetan di jalan pun tak bisa dihindari karena hampir seluruh ruas jalan dipenuhi pengunjung, baik para pejalan kaki, pengendara roda dua dan roda empat.


Saat waktu menunjukan jam 00.00 tampak warna-warni kembang api pun menghiasi langit malam dibarengi suara kenalpot motor yang meraung-raung memekakkan telinga, yang menandakan tahun pun telah berganti.

Sementara dari data informasi yang diterima PNews, untuk perolehan Penghasilan Asli Daerah (PAD) dari retribusi wisata mencapai 106,6 % dari target setelah perubahan tahun 2023 sebesar Rp27,134 milyar atau realisasi pendapatan tahun ini sebesar Rp28.936 Milyar, dengan perincian
obyek wisata Pantai Pangandaran sebesar Rp21.672 Milyar, pantai Karapyak Rp1,830 Milyar, Batukaras sebesar Rp3,509 Milyar, pantai Batuhiu Rp1,147 Milyar dan obyek wisata Green Canyon sebesar Rp607,4 juta. 

Pada tahun 2023 kunjungan wisatawan yang datang ke Obyek Wisata Pangandaran, sebanyak 3.548.354 wisatawan.***

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN