» » Ketua PC PGRI Panumbangan, Guru Tulang Punggung Kemajuan Pendidikan Dengan Jasa Tak Terukur

Ketua PC PGRI Panumbangan, Guru Tulang Punggung Kemajuan Pendidikan Dengan Jasa Tak Terukur

Penulis By on 09/05/26 | No comments

Sarif Hidayat
PANGANDARANNEWS.COM/CIAMISNEWS - Memasuki bulan Mei bangsa Indonesia, kembali memperingati Hari Pendidikan Nasional. Sebuah momen istimewa untuk meninjau kembali makna pendidikan dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya bagi peran besar para pendidik, termasuk tenaga guru honorer yang menjadi pilar utama berjalannya kegiatan belajar mengajar di setiap sekolah. 

Demikian Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis, Sarif Hidayat, saat ditemui Pangandaran News di ruang kerjanya. (09/05/2026)

Sarif menyampaikan, doa tulus dan harapan besar bagi seluruh peserta didik di wilayahnya maupun seluruh Indonesia. 

Di Hari Pendidikan Nasional ini, Sarif berharap seluruh siswa dan siswi tidak hanya cerdas dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga tumbuh dan berkembang menjadi generasi yang berkarakter kuat, berakhlak mulia, disiplin, bertanggung jawab serta memiliki sopan santun yang luhur. 

"Perlu kita sadari, pendidikan bukan sekadar kegiatan memberi pelajaran atau mentransfer materi, melainkan tugas mulia untuk membentuk jati diri dan masa depan anak bangsa,” tegasnya.

Ia pun menyoroti peran krusial para guru, terutama tenaga pendidik honorer yang selama ini berdedikasi dan mengabdi dengan tulus. Meski kerap berjuang di tengah keterbatasan fasilitas sekolah maupun kesejahteraan yang belum sepenuhnya terjamin. Namun tanpa kehadiran para rekan-rekan guru honorer yang tetap setia dan ikhlas mengabdi, sudah pasti sekolah-sekolah akan kekurangan tenaga pengajar dan kegiatan belajar mengajar akan terganggu. 

Mereka merupakan tenaga yang jasa-jasanya tak terukur dengan angka atau materi, namun peranannya sangat besar dan nyata dalam mencetak kecerdasan serta membentuk karakter anak didik. 

"Kalau tidak ada guru, dimana kita bisa mendapatkan ilmu dan bisakah proses pembelajaran itu berlangsung?,” ungkapnya.

Menurutnya, guru adalah ujung tombak sekaligus tulang punggung dunia pendidikan. Dan sekolah pun dapat berjalan dengan baik sehingga tujuan pendidikan bisa tercapai berkat kesabaran, ketulusan, serta semangat juang para pendidik yang terus berdedikasi meski bekerja dalam berbagai keterbatasan. 

Oleh karena itu ia juga mengajak kepada seluruh elemen masyarakat, pemerintah, hingga pemangku kebijakan untuk lebih peduli, menghargai, dan serius memperhatikan nasib serta kesejahteraan para guru khususnya tenaga honorer yang menjadi garda terdepan di lapangan.

Tetaplah semangat mengabdi wahai para pendidik, karena pengorbanan dan ketulusan yang kalian berikan adalah bekal emas yang sangat berharga bagi masa depan negeri ini.

"Dan ingatlah, tanpa guru tidak akan ada kecerdasan, kemajuan, dan tidak akan lahir generasi yang berakhlak mulia,” kata Sarif.

Ia jiga kembali mengingatkan bahwa bulan Mei adalah bulan peringatan pendidikan nasional, waktu yang paling tepat untuk merenung dan menghargai segala jasa besar para pendidik.

Sarif menyampaikan selamat Hari Pendidikan Nasional, guru adalah cahaya yang senantiasa menerangi jalan masa depan bangsa.

"Jasa mereka takkan pernah terbalas sepenuhnya, namun akan terus hidup dan terpatri dalam setiap kesuksesan anak didik serta kemajuan bangsa ini,” tutup Sarif. (@nwarwaluyo)

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya