![]() |
| poto ilustrasi |
13 Januari 2026
PANGANDARANNEWS.COM – Kanker serviks (leher rahim), penyakit ini masih menjadi salah satu ancaman kesehatan terbesar bagi perempuan di Indonesia. Penyakit ini kerap berkembang secara senyap karena pada tahap awal sering kali tidak menimbulkan gejala yang jelas. Tapi meski demikian, para tenaga kesehatan menegaskan bahwa kanker serviks termasuk jenis kanker yang paling mungkin dicegah dan bahkan dapat disembuhkan jika terdeteksi sejak dini.
Menyikapi situasi tersebut, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandega Pangandaran mengajak masyarakat khususnya kaum wanit untuk lebih peduli terhadap kesehatan reproduksi. Upaya pencegahan bukan hanya sekadar kewajiban medis, tetapi langkah nyata untuk menyelamatkan masa depan dan meningkatkan kualitas hidup.
Paling tidak ada du acara pencegahan Efektif Skrining dan Vaksinasi, dalam imbauannya RSUD Pandega menyoroti dua langkah tersebut dapat menjadi benteng utama melawan kanker serviks.
Pertama Skrining Rutin, pemeriksaan berkala seperti Pap Smear atau tes IVA berfungsi mendeteksi sel-sel abnormal di leher rahim sebelum berkembang menjadi kanker. Dan semakin cepat kondisi terpantau, semakin besar peluang keberhasilan penanganan.
Kedua Vaksinasi HPV (Human Papillomavirus), Infeksi HPV menjadi penyebab utama kanker serviks. Melalui vaksinasi HPV sejak usia remaja hingga dewasa, risiko penularan dan perkembangan kanker dapat ditekan secara signifikan dan sekaligus melindungi generasi berikutnya.
Dalam peran bersama dalam Meningkatkan Kesadaran, RSUD Pandega Pangandaran menekankan supaya pencegahan kanker serviks tidak hanya menjadi tanggung jawab fasilitas kesehatan tetapi memerlukan dukungan dan kesadaran kolektif. Masyarakat diimbau untuk saling mengingatkan ibu, istri, saudara perempuan, dan sahabat agar tidak menunda pemeriksaan dan vaksinasi.
“Banyak kasus ditemukan dalam kondisi sudah lanjut karena kurangnya deteksi dini, dan kesadaran untuk melakukan pemeriksaan rutin adalah investasi jangka panjang yang sangat berharga,” terang sa;ah seorang petugas kesehatan di RSUD Pandega dalam pernyataannya.
Selamatkan Masa Depan dengan Deteksi Dini
Saat ini, semakin banyak fasilitas kesehatan yang menyediakan layanan skrining dan vaksinasi dengan akses yang lebih luas. Hal ini menjadi momentum penting untuk mengurangi angka kematian akibat kanker serviks di Indonesia, termasuk di Kabupaten Pangandaran.
Sebagaimana pesan RSUD Pandega:
“Deteksi dini hari ini, selamatkan masa depan.”
Dan melalui edukasi, langkah pencegahan, serta kolaborasi seluruh pihak, diharapkan wanita Pangandaran semakin sehat, tangguh, dan terbebas dari ancaman kanker serviks.***

Komentar
Posting Komentar