Setelah Beberapa Tahun Menghilang, Sejumlah Anggota DPRD Pangandaran Berharap Anggaran Pokir Ada Lagi


PANGANDARANNEWS.COM - Selama ini anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangandaran tidak menerima dana aspirasi, walau pun mereka sangat berharap adanya dana aspirasi atau dana pokok pikiran (pokir).

Seperti disampaikan Ketua Komisi IV, Wowo Kustiwa, dari awal memang tidak ada pokir di DPRD Pangandaran padahal ini sangat penting sekali.

Sebagai jabatan politis, ujar Wowo, pokir sangat dibutuhkan DPRD untuk menampung aspirasi masyarakat.

"Tentunya untuk meralisasikan aspirasi dari masyarakat terkait  pembangunan dan lain-lain," ujarnya.(09/07)

Setiap kunjungan ke daerah pemilihan atau melaksanakan reses, menurut Wowo, pokir ini sangat diperlukan karena jika sedang melaksanakan reses tidak jarang ada yang minta untuk bangun ini, bangun itu.

"Kalau tidak ada anggarannya sampaikan saja ke pemerintah," kata Wowo.

Hal senada dikatakan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Muhamad Taupik, sudah sekitar 3 tahunan memang tidak ada dana aspirasi di DPRD Pangandaran.

Padahal Topik mengaku anggaran aspirasi ini sangat penting karena setiap anggota DPRD memiliki konstituen di daerah pilihan (dapil) masing-masing.

"Saya berharap anggaran aspirasi ini bisa ada lagi," ungkap pria yang juga Ketua DPD Golkar Pangandaran.(hiek)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tahun 2025 Jadi Rp 2.221.724, UMK Kabupaten Pangndaran Naik 6,5%

TARGET TIDAK TERCAPAI, SANKSINYA GAJI BILLER PLN DIPOTONG TIAP BULANNYA

KISAH HEROIK SRIKANDI SUKAPURA, R.A. DEWI SITI MUNIGAR