Pererat Silaturahmi, Dandim 0612/Tasik Laksanakan Shalat Subuh Berjamaah Bersama Warga


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Untuk lebih mendekatkan pada masyarakat banyak kegiatan yang berorientasi dan dilaksanakan bersama warga, salah satunya dengan kegiatan TNI Manunggal Rakyat dan  mengoptimalkan peran Bhabinsa yang ada di garda depan dalam kedekatannya yang bersentuhan langsung dengan rakyat.

Tak hanya itu, dalam kegiatan keagamaan pun TNI seakan tak mau jauh dengan masyarakat, salah satunya dengan melakukan ritual keagamaan yang dilaksanakan bersama Forum Komunikasi Daerah (Forkopinda), Kodim  0612/Tsm melaksanakan shalat subuh berjamaah bersama dengan Club Bikers Subuhan Kota Tasikmalaya.

Dandim 0612/Tsm Letkol Inf Raden Henra Sukmadjidibrata S.I.P bersama Wali Kota Tasikmalya Dr. Cheka Virgowansyah, S.STP serta M.E,Danlanud Wiryadinata Letkol Pnb Adi Putra Buana, S.H,. M.I.Pol dan Ketua Bikers Subuhan Kota tasikmalaya, Ustad aep, bersama-sama
melaksanakan shalat subuh berjamaah di Masjid Al-Mutaqim Lanud Wiryadinata yang dilangsungkan dengan pemberian sembako kepada anak yatim piatu dan Jompo serta malakukan konvoi motor bersama anggota Bikers Subuhan di wilayah Kota Tasikmalaya.(18/02)

Usai konvoy mengelilingi Kota Tasik, kepada sejumlah awak media Dandim 0612/Tsm Letkol Inf Raden Henra Sukmadjidibrata S.I.P, mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara TNI dan masyarakat.

"Saya menilai kegiatan ini sangat positif karena sudah kewajiban semua umat muslim untuk beribadah kepada Allah dan mudah-mudahan kegiatan seperti bisa dilaksnakan rutin, " ujar Dandim.

Dan menambahkan, apa sebentar lagi akan datang bulan suci ramadhan sehingga selain melaksnakan shalat lima waktu dan berpuasa ramadhan, perbanyak lagi ibadah lainnya seperti berbagi rezeki kepada sesama khususnya yang membutuhkan.

"Dan tentu ini menjadi penting karena sebagian harta kita disana ada hak fakir miskin dan anak yatim, "terang Dandim. (anwarwaluyo)

Forkopinda Tasik Gelar Apel Hari Kesadara Nasional


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Bertempat di halaman kantor Setda Kabupaten Tasikmalaya, dilaksanakan upacara Hari Kesadaran Nasional tingkat kabupaten yang dihadiri sekitar 200 peserta upacara. (17/02)

Pada pacara bendera yang rutin diperingati setiap tanggal 17 tiap bulan, selain dihadiri Bupati Kabupaten Tasikmalaya Ade sugianto S. IP, turut hadir
Sekda kabupaten Tasikmalaya Drs. Mohammad Zen, Dandim 0612/Tasikmalaya ( Letkol Inf Raden Henra Sukmadjidibrata, Kapolres Tasikmalaya AKP Hari Sakti, Kajari Tasikmalaya, para Danramil 0612/Tasikmalaya wilayah Barat, Kepala SKPD dan tamu undangan lainnya.

Usai menjadi insfektur upacara, Dandim 0612/Tsm Letkol Inf Raden Henra SukmadjiDibrata S.I.P, kepada awak media menyampaikan, selain untuk menetapkan kualitas pengabdian serta meningkatkan kecintaan kepada bangsa dan negara apel ini juga merupakan salah satu wujud nyata pelaksanaan tugas dan tanggungjawab yang diamanahkan kepada semua,

Dandim juga berharap apel ini bisa memberikan motivasi dan inovasi untuk meningkatnya semangat m bekerja dan mengabdi lebih baik sebagai aparat pemerintah di Kabupaten Tasikmalaya.

"Tak hanya itu, apel kesadaran ini juga sebagai evaluasi pada diri masing-masing tentang sejauh mana pengabdian kita sebagian pelayanan publik, "
tegas Dandim.


Dandim menambahkan, ada tanggungjawab sosial yang harus dipikul serta menjadikan upacara hari kesadaran ini sebagai sebuah kesempatan yang sangat baik untuk melakukan hal yang terbaik agar terciptanya perubahan-perubahan ke arah yang lebih baik khususnya di lingkup Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya.

"Upacara hari kesadaran nasional ini agar kita sadar lingkungan menjaga keamanan, ketentraman, menjaga kebersihan yang dimulai dari kesadaran kita, "pungkasnya. (anwarwaluyo)

Siswa SDN Bantarsari Rebut Juara Silat Pada O2SN Tingkat Kecamatan Kota Tasik


PANGNDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- SD Negwri Bantarsari Kecamatan Bungursari berhasil meraih sejumlah prestasi melalui cabang olahraga atletik dan pencaksilat dalam ajang O2SN ringkat kecamatan, atas nama Saufika Naqiyya Darmawan siswa kelas 2 dan Akma Azizan siswa kelas 5.

Seperti disampaikan Kepala SDN Bantarsari, Nur Bariyah, S,Pd, pihknya mengaku senang karena siswa-siswinya sudah berhasil meraih prestasi, juara satu putra meraih juara Pencak dan karate.

Keberhasilan ini, ucap Nur, tentu menjadi kebanggaan guru-guru dan orangtua karena anaknya sudah mampu menunjukan keunggulan yang dimilikinya walau di tingkat kecamatan.

"Atlet yang berhasil meraih juara satu O2SN yaitu atletik putra dan puta putri dan atlet pencak silat, "terang Nur.(15/02)

Nur berharap mudah-mudahan ke depan bisa atlit SDN Bungursari ini juga dapat berprestasi baik di tingkat kota, provinsi hingga ke tingkat nasional.

Nur juga optimistis siswanya akan meraih juara di tingkat Kota Tasikmalaya, dan akan mampu bersaing dengan sisw-siswi dari SD lain.

"Kebanggaan ini mudah-mudah bisa lebih ditingkatkan lagi tentunya dengan terus berlatih agar prestasi di tingkat selanjutnya sehingga mampu mengharumkan nama SDN Bantarsari, "imbuhnya.(anwarwaluyo)

Usai Terpilih, Edi Permadi Jabat Ketua PGRI Cikalong Periode 2023-2028


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Edi Permadi akhirnya terpilih menjadi Ketua PGRI Cabang Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya untuk masa bakti tahun 2023 - 2028.

Usai terpilih kepada PNews, Edi Permadi mengatakan mudah-mudahan ke depan PGRI khususnya cabang Kecamatan Cikalong bisa memfasiliasi dalam segala hal terutama yang menyangkut tenaga guru dan pendidikan serta bisa lebih continue lagi dalqn pelaksanaan kegiatan-kegiatan di tiap titik terutama masalah terutama pembinaan terhadap personil atau pun guru yang ada di Kecamatan Cikalong.

"Dan seperti diketahui untuk masalah guru honor sampai saat ini PGRI masih tetap memperjuangkan agar mereka mendapatkan kelayakan sebagai guru terutama di tingkatan sekolah dasar, "ujar Edi. (14/02)

PGRI juga, kata Edi, akan tetap berupaya untuk terus memperjuangkan guru honorer dengan mengupayakannya pada pemerintah agar segera menentukan nasib ke depannya.

Karena menurut Edi, guru honorer pun mempunyai peran penting dalam menentukan arah pendidikan di Kabupaten Tasikmalaya, maka PGRI sudah seharusnya hadir untuk kepentingan mereka.

"Kami mengucapkan terimakasih kepada guru honorer yang telah mengabadikan diri dan mendedikasikan diri pada dunia pendidikan khususnya di Kecamatan Cikalong, "ungkap Edi. (anwarwaluyo)

Untuk Mewujudkan Tertib Niaga, Petugas Tera Disdagkop Pangandaran Layani Warga Hingga Ke Desa


PANGANDARANNEWS.COM
- Siapa saja masyarakat yang memerlukan Pelayanan Tera Ulang alat Ukur Takar Timbang dan Perlekapannya (UTTP), Pemerintah Kabupaten Pangandaran melalui Dinas Perdagangan dan Koperasi (Disdagkop) siap melayani dalam rangka pelayanan keliling tahun 2023.

Seperti disampaikan perugas penera Disperindagkop, Ari Ridwan Mas, ST, alat UTTP milik warga yang digunakan jual beli wajib ditera ulang setiap tahun sesuai amanat undang-undang nomor 2 tahun 1981 tentang metrologi legal dan Permendag 67 tahun 2018 tentang alat UTTP yg wajib Tera/Tera Ulang.

"Dan hal ini untuk menjamin kebenaran ukuran dan takaran timbangan dalam tiap transaksi perdagangan, "ungkap Ari, saat elaksanaan kegiatan ini yang bekerja sama dengan Penrintah Desa Jadikarya Kecamatan Langkaplancar, bertempat diKantor Desa Jadikarya.(14/02)

Ari yang dibantu Rian Widya Aditama, S.Si, Galih Maulana, Henry, S.Si dan Eki Ginanjat, ST, selama dua hari (13-14 Pebruari 2023), memberikan pelayanan tera ulang ini untuk merespon kebutuhan masyarakat terkait kebenaran serta keakuratan alat ukur yang digunakan transaksi usaha yang ada di tengah-tengah warga.

Ari juga menjelaskan, pihaknya telah melaksanakan tera ulang pada sejumlah alat ukur, seperti timbangan sentisimal 7 Unit,
timbangan meja 9 Unit, timbangan dacin 6 Unit dan
timbangan elektronik sebanyak 1 Unit.

Ari mengaku senang karena dalam kegiatan tera ulang ini minat warga cukup antusias, namun karena terkendala transportasi masih ada beberapa warga yang tidak sempat datang ke tempat tera ulang.

Pelayanan tera ulang ini, kata Ari, Disisi lain, merupakan langkah pemerintah daerah dalam rangka mendekatkan pelayanan tera ulang pada masyarakat

"Sehingga kami pun tak jarang datang langsung ke desa-desa dalam rangka mewujudkan perlindungan konsumen dan tertib niaga, "ucapnya. (hiek)  

HPN, Insan Pendidik Jadikan Pers Sebagai Mitra Pendidikan

Kepala SD Cikalong Kecamatan, Endang

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Keberadaan pers sangat berjasa dan berperan dalam memberikan edukasi, masukan serta berkontribusi dalam mengawal program dan keputusan atau kebijakan pembangunan termasuk dunia pendidikan khus melalui  infomasi dan edukatif untuk masyarakat.

Demikian disampaikan Kepala SD Cikalong Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya, Endang, kepada PNews saat dimintai komentarnya terkait Hari Pers Nasional (HPN).

Endang mengatakan, mudah-mudahan seluruh insan pers semakin sukses dan maju serta bisa memberkan suguhan berita atau Informasi yang positif untuk memberikan edukasi atau pendidikam serta ikut dan mencerdaskan masyarakat dan bangsa.

"Saya dari kalangan insan pendidikan hanya bisa mengucapkan agar Pers lebih sukses, maju dan profesional serta mampu menyajikan berita yang benar dan tentunya sesuai dengan fakta dilapangan juga profesional dalam menjalankan tugas jurnalistik, "papar Endang.(13/02)

Pers juga, kata Endang, diharapkan mampu berperan aktif serta turut membina dan menjaga kondusifitas di tengah masyarakat dengan menyuguhkan informasi yang penuh edukasi untuk publik.

Pers juga menurut Endang harus menjunjung tinggi asas keberimbangan dalam menyampaikan informasi yang aktual, akurat tentunya dengan teknologi, kreatifitas dan integeritas.

"Dan saya sendiri menjadikan bahwa pers ini merupakan mitra kami yang turut berperan aktif pada dunia pendidikan, "pungkasnya.(anwarwaluyo)

Akibat Sudah Lapuk dan Diguyur Hujan Deras, Ruang Kelas 1 SDN 2 Putrapinggan Ambruk


PANGANDARANNEWS.COM
- Akibat diguyur hujan deras yang mengguyur, bangunan SDN 2 Putrapinggan Kecamatan Kalipucang Kabupaten Pangandaran ambruk.

Menurut Kepala Desa Putrapinggan, Juhen, bangunan SD yang berlokasi di Dusun Bojong terjadi hari minggu siang siang (12/02).

"Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa karena pas hari sedang, "terang Juhen.(13/02)

Jika dilihat dari struktur bangunan, kata Juhen,  gedung SD 2 Putrapinggan ini ekolah tersebut ambruk sudah tua dan lapuk.

Juhen mengatakan bangunan sekolah SDN 2 Putrapinggan merupakan ruang kelas 1 yang sudah lama tidak diperbaiki sejak tahun 2011, sehingga ruangan yang ambruk itu tidak diguna dan murid belajar di kelas lain karena memang muridnya pun sedikit.

"Untuk membantu pihak sekolah saya bersama warga segera akan membersihkan puing runtuhan bangunan yang roboh dan terkait perbaikan sekolah kami masih menunggu informasi dari pihak sekolah ataupun Dinas Pendidikan, "jelasnya.

Ditemui di ruang kerjanya, Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pangandaran Dodi Djubardi membenarkan bangunan kelas di sekolah tersebut memang belum ada perbaikan, namun sebagian bangunan lainnya sudah diperbaiki sejak lama.

Dodi menjelaskan, bangunan tersebut tidak masuk antrian untuk perbaikan di kementrian, karena masalah pada Dapodik, namun dari Disdikpora Pangandaran sudah masuk daptar pengajuan tapi Kemendiknas harus menyingkronkan dengan dapodik sekolah itu dan ini tidak masuk prioritas.

"Namun walaupun kelas di SD tersebut tidak masuk prioritas, kami akan segera melakukan perbaikan dengan menggunakan APBDi, "ucap Dodi. (PNews)

Peringati Isra Mi’raj, Padi Kota Tasik Bagikan Santunan Untuk Yatim Piatu


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Dengan Semangat Isra Mi’raj Nabi Muhammad Saw, bersama Kita wujudkan kebahagian anak yatim piatu dhu’afa.

Demikian disampaikan Ketua Padepokan Peradaban Demokrasi Indonesia (Padi),Iwan Restiawan disela-sela peringatan Isra Mi’raj yang mengusul tema “Meningkatkan Ibadah Sholat Dengan Penuh Cinta  dan Membentuk Generasi Yang Berkarya”.

Iwan bersukur pada Allah yang telah memberikan kenikmatan dan keberkahannya dalam kehidupan di dunia ini, karenaNya jualah yang telah melancarkan segala kegiatan dan aktivitas Padi untuk membangun kemandirian Indonesia terpadu ini untuk membagikan santunan pada anak yatim jompo di RT oo1 Rw 0010 Kelurahan Cibunigelis Kecamatan Bungursari Kota Tasikmalaya.

Ia menambahkan, pada momen Isro Mi'raj ini Padi telah membagikan santunan anak yatim piatu ini dengan memberikan sedikit rezeki yang menjadi salah satu karakter bangsa untuk hidup saling berbagi.

"Saya juga tidak lupa mengucakanterimakasih kepada tokoh masyarakat Cibunigelis Kampung Kokosan yang telah bersama-sama melaksanakan kegiatan ini, "ucap Iwan.(12/02)

*anwarwaluyo*

Sate Daging Sapi Muda Jadi Menu Paforit Di Lesehan Saung Ranggon Maya Emplak


PANGANDARANNEWS.COM
- Ingin mencicipi aneka makanan sate dari olahan daging sapi muda dengan cita rasa yang berbeda, tempatnya ada di Rumah makan lesehan Saung Ranggon Maya yang berlokasi di rest area bunderan Desa Emplak Kecamatan Kalipucang Kabupaten Pangandaran.

Selain rasanya yang lezat, dagingnya juga empuk ditambah aneka bumbunya yang komplit serta dipadukan sayuran yang masih segar dengan sambal sebagai ciri khasnya membuat selera makan pun akan bertambah.

Rumah makan lesehan Saung Ranggon Maya, dengan bangunan unik menggunakn serba kayu terletak di simpang tiga tepatnya arah ke obyek wisata Pantai Karapyak menjadi tempat strategis untuk pengunjung menikmati kudapan sate ditambah lagi ada temat untuk bersewa poto dilokasi tersebut.

Menurut salah seorang pengunjung asal Bandung, ia mengaku sering berkunjung ke Lesehan Saung Ranggon maya saat akan liburan ke pantai Pangandaran.

"Biasanya kalau berlibur ke Pangandaran pasti saya dan keluarga mampir ke Lesehan ini Saung Ranggon Maya, " Ungkap Wawan pada PNews.(12/02)


Selain tempat parkirnya luas kata wawan, bangunannya juga bagus buat selfie bersama keluarga.

Masih kata Wawan, Lesehan Saung Ranggon Maya memiliki berbagai menu makanan  namun ia memilih sate sapi muda menjadi menu favoritnya karenan selain rasanya enak dagingnya juga empuk dibalut bumbunya yang banyak.

"Harganya pun sangat terjangkau sehingga pas untuk makan bersama rekan dan keluarganya, "imbuh Wawan.

Samentara pemilik Lesehan Saung Ranggon Maya, membenarkan olahan sate daging sapi muda merupakan menu andalan di tempatnya, pasalnya di Pangandaran masih jarang menemukan sate dengan daging sapi masih muda.

"biasanya pengunjung yang mampir kesini rata-rata memesan sate sapi muda, sebab menurut mereka rasanya beda dengan sate di tempat lain, "paparnya.(bill)

Ketua DPRD Pangandaran: "Pers Bisa Jadi Alat Informasi dan Promosi"


PANGANDARANNEWS.COM
- Di depan puluhan awak media saat peringatan Hari Pers Nasional (HPN), Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Asep Noordin menyampaikan, informasi publik yang di sampaikan pers harus mampuh menyuguhkan sebuah kebenaran yang bisa mengedukasi masyarakat.

Pers juga, kata Asep, harus bisa memberikan informasi yang aktual dan jujur sehingga sampai kepada masyarakat secara utuh.

"Selain itu pers juga harus bisa menjadi alat informasi promosi  untuk Kabupaten Pangandaran, "ujar Asep, dalam percakapan dengan sejumlah wartawan di kawasan pantai timur.(11/02)

Ia juga mengatakan, atas nama DPRD Kabupaten Pangandaran Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional yang tahun 2023, semoga insan pers semakin solid dan terus semangat berkarya dalam menyajikan berita-berita yang aktual dan berimbang.

"Pada Hari Pers Nasional ini saya berharap menjadi momentum bagi para insan pers, baik jurnalis dan perusahaan media untuk terus menjaga kuliatas kerja-kerja jurnalistik di era digital saat ini, "tuturnya. (TnT)

KKN 68 Unpad Di Ponpes Bani Husen Pangandaran Cetuskan Program Peningkatan Kualitas Kesehatan Pondok Pesantren


PANGANDARANNEWS.COM
- Berawal dari permasalahan  yang ada di Pondok Pesantren, Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 68 Unpad bersama Pondok Pesantren Bani Husen berhasil temukan sejumlah solusi untuk mengatasi problem-problem yang ada di pondok pesantren.

Demikian disampaikan pimpinan tertinggi lembaga eksekutif mahasiswa yang ada di PSDKU Unpad, Muhammad Fauzan Nabil, saat dijumpai di Pondok Pesantren Bani Husen - Kabupaten Pangandaran.(09/02)

Menurut Muhamad Fauzan, Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan sebuah program yang berisi penerapan keilmuan tertentu yang dipelajari mahasiswa untuk diaplikasikan kepada masyarakat sekaligus memberikan kontribusi dalam mencari solusi atas permasalahan tertentu yang terjadi pada masyarakat.
KKN juga imbuhnya, merupakan ajang bagi para mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas mereka sambil mengenal kehidupan sosial di dalam masyarakat dan tidak sekedar bagaimana menyampaikan keilmuan mereka kepada masyarakat, mahasiswa juga dituntut supaya dapat berkolaborasi bersama masyarakat setempat untuk menciptakan terobosan baru didalam kehidupan masyarakat setempat.

Dan hal tersebutlah yang dilakukan tim KKN 68 dari Universitas Padjadjaran dengan mengusung tema “Penyuluhan dan Pelatihan Kader Pesantren Peduli Penyakit Kulit (Scabies) di Pondok Pesantren Bani Husen - Kabupaten Pangandaran.

"Kelompok KKN ini bekerja sama dengan Pondok Pesantren Bani Husen untuk melakukan berbagai terobosan dalam mengatasi permasalahan kesehatan di pondok pesantren, "kata Muhamad Fauzan.

Tidak sekedar menyampaikan informasi dalam bentuk penyuluhan yang bersifat satu arah, namun kata Fauzan, mereka justru melakukan kerjasama bersama pondok pesantren untuk menciptakan berbagai program baru sebagai terobosan dalam menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada bahkan siap menjadikan Pondok Pesantren Bani Husen sebagai percontohan bagi pesantren lainnya yang ada di Jawa Barat.

Fauzan menambahkan, program kolaborasi yang dilakukan kelompok KKN 68 Unpad bersama dengan Pondok Pesantren Bani Husen ini antara lain, pemeriksaan kesehatan pada santri, pembentukan dokter kecil, pembentukan sistem lingkungan pesantren berbasis PHBS, penyuluhan kesehatan yang dikolaborasikan dengan budaya pondok pesantren, gerak sehat bersama santri, hingga terlibat dalam perayaan hari besar pondok pesantren. Berbagai program yang dilakukan merupakan hasil dari observasi mendalam yang kemudian hasil observasi tersebut dirumuskan dengan berbagai metode mulai dari metode Design Thinking, SWOT, dan SCAMPER yang kemudian diolah kembali dengan memasukan berbagai teori di dalamnya yang berasal dari basis keilmuan berbeda, mulai dari Medical Complex, Saintek, hingga Soshum.

Bahkan berkat dukungan penuh pihak Pondok Pesantren Bani Husen, kelompok KKN ini mampu mengkolaborasikan pencegahan dan penanganan terhadap Scabies dan penyakit lainnya yang mungkin terjadi di ondok pesantren dengan menggabungkan sudut pandang keilmuan modern seperi kedokteran dengan sudut pandang keagamaan dalam perihal menjaga kebersihan dan kesehatan.

Fauzan mengatakan, kelompok KKN ini didampingi oleh dr. Budi Sujatmiko M.Epid selaku dosen pembimbing lapangan (DPL) yang berasal dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran Beranggotakan 16 orang dari berbagai jurusan dan asal daerah, kelompok KKN ini dipimpin oleh Muhammad Fauzan Nabil yang juga merupakan pimpinan tertinggi pada lembaga eksekutif mahasiswa yang ada di PSDKU Unpad. Empat orang dari Fakultas Kedokteran yaitu Belgia Basyirasaniyanti, Putri Aulia Nur Ichsian, M. Zidan Anandika, dan M. Farrel Ridho. Empat orang dari Fakultas Ilmu Budaya yaitu: Ismi Yasmin, Rizki Isnan, Maulida Ratna Dewi, dan Riendani Rizkya Putri. Satu orang dari Fakultas Farmasi yaitu: Lena Wensa Lumban. Dua orang dari Fakultas Peternakan yaitu: M. Adika Febriansyah dan Musthofa Ridlo. Satu orang dari Fakultas Hukum yaitu: Raka Firman Sonjaya. Satu orang dari Fakultas Ilmu Sosial dan Politik yaitu: Difa Ghissani. Satu orang dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis yaitu: Syahla Schiffer Shekila.

"Dan sua orang dari Kampus PSDKU Pangandaran yaitu saya sendiri dan Syarifudin, "ucapnya.


Kata Fauzan, kegiatan ini berlangsung mulai dari tanggal 6 Januari 2023 hingga 6 Februari 2023 dan pelaksanaan kegiatan ini dibagi menjadi beberapa tahapan yang dimulai dari pembentukan tim khusus berdasarkan keilmuan pada pekan pertama yang kemudian dilakukan tahap observasi dan berbagai kegiatan lainnya hingga akhirnya ditutup oleh tahap intervensi lapangan serta penetapan tim dokter kecil secara simbolis.

Sementara pengurus Pondok Pesantren Bani Husen, Misbahudin, S.Pd.Si menuturkan, selama kegiatan KKN ini berlangsung ia selalu mendampingi dan memberikan pengarahan mengenai tindakan apa yang efektif untuk diterapkan di lingkungan Pondok Pesantren Bani Husen.

Menurut pria yang akrab disapa Mas Saepul ini, ia pun tidak jarang menyempatkan waktunya di sela-sela kesibukan untuk bercengkrama dan berdiskusi bersama rekan-rekan mahasiswa sambil bercerita bagaimana kehidupan setelah selesai dari bangku perkuliahan.

"Dalam beberapa pernyataannya bahwa menjadi penting bagi mahasiswa untuk menerapkan keilmuan yang dipelajari tersebut kepada masyarakat semisal melalui kegiatan seperti KKN kali ini, "ujar Saeful.

Menurut Saeful pihaknya tidak sekedar mendukung kegiatan KKN ini, namun ia juga berharap ada kegiatan kolaboratif sejenis kedepan yang dapat diadakan di lingkungan masyarakat manapun sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Atas nama Pondok Pesantren Bani Husen, ia juga mengucapkan terimakasih kepada rekan-rekan mahasiswa yang sudah berkolaborasi bersama kami dalam menciptakan lingkungan pondok pesantren ini menjadi lebih nyaman.

Di tempat yang sama, Ketua Yayasan Pondok Pesantrwn Bani Husen, Maskuri Sudrajat, S.Pd.I. atau yang akrab disapa Kang Maskuri, mengatakan, ia mendukung penuh segala kegiatan yang dilakukan rekan-rekan mahasiswa ini yang tidak sekedar membawa teori, tapi juga melakukan penerapan keilmuan secara maksimal.

Maskuri menyebut, program kerja yang mereka laksanakan didasari oleh hasil observasi yang dikolaborasikan dengan teori serta masukan maupun saran dari pengurus pondok pesantren sehingga Pondok Pesantren Bani Husen pun mendukung penuh program ini. Sebab selama kegiatan ini dilaksanakan.

Pondok Pesantren Bani Husen juga kata Maskuri, memberikan dukungan SDM untuk membantu kelompok KKN dalam melakukan terobosan di lingkungan Pondok Pesantren. Bahkan dalam beberapa kali kesempatan ia pun terjun kelapangan untuk mendampingi rekan-rekan KKN mahasiswa.

“Program KKN ini merupakan sebuah terobosan bersama, dan ini bukan soal siapa atau pihak mana yang bergerak lebih besar namun ini tentang bagaimana sinergitas mahasiswa dan masyarakat mampu berkolaborasi menciptakan solusi dalam menyelesaikan masalah serta terobosan lainnya dalam menghadapi kehidupan, "tegasnya.

KKN ini menurutnya memang hanya berlangsung selama satu bulan namun ia yakin dan percaya bahwa kolaborasi ini akan menimbulkan implikasi yang berkelanjutan pada lingkungan yang ditinggalkan.

Maskuri juga berharap, semoga apa yang dilakukan Kelompok KKN 68 Unpad yang berkolaborasi dengan Pondok Pesantren Bani Husen ini dapat menjadi contoh bagi khalayak banyak untuk saling berlomba dalam kebaikan. Karenan jika bukan mahasiswa yang terjun ke masyarakat, kepada siapa masyarakat akan berharap perubahan.

Maskuri juga mengatakan, dari kegiatan KKN ini telah berhasil mencetak beberapa kader kesehatan di Pondok Pesantren Bani Husen yang siap menjadi garda terdepan dalam mewujudkan lingkungan yang sehat, bersih dan nyaman untuk seluruh warga Pondok Pesantren Bani Husen. (TnT)

KPU Pangandaran Lakukan Verfak Untuk Syarat Dukungan Calon DPD RI


PANGANDARANNEWS.COM
-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran bersama PPK dan PPS melakukan verifikasi faktual (verfak) syarat untuk dukungan perseorangan bagi bakal calon anggota DPD RIPemilu 2024.

Kepada sejumlah wartawan Ketua KPU Pangandaran Muhtadin yang didampingi Kadiv Teknis Andis Dedi Supriadi mengatakan, berdasarkan ketentuan pasal 106 PKPU No. 10 Tahun 2022, KPU Pangandaran dengan melibatkan PPK dan PPS saat ini melakukan verifikasi faktual syarat dukungan bagi calon DPD setelah sebelumnya melewati tahapan verifikasi administrasi.

Tahapan verifikasi administrasi perbaikan telah selesai, dan  selanjutnya kata Muhtadin,  dilakukan verfak untuk memastikan dukungan masyarakat kepada masing-masing bakal calon.


Muhtadin menjelaskan, ada 56 calon DPD di Jawa Barat yang memasuki tahapan Verfak, dan ada 13 calon DPD dengan 803 data sampling muncul sebagai sampel dukungan di Kabupaten Pangandaran yang saat ini akan dilakukan verfak ke lapangan.

"Jadwal pelaksanaan tahapan verifikasi faktual ini dilaksanakan mulai tanggal 6 sampai 26 Februari 2023 untuk memastikan alamat domisili warga sesuai e-KTP yang sudah diverifikasi sebelumnya, "jelas Muhtadin.(09/02)

Sementara Kadiv Teknis, Andis Dedi Supriadi menambahkan, mekanisme verifikasi faktual ini dilakukan dengan metode door to door.

Andis mengatakan, pihaknya langsung turun ke lapangan secara door to door menemui satu persatu warga yang menjadi pendukung calon DPD sesuai alamat domisili e-KTP  untuk memastikan kebenarannya,.

"Tahapan ini dilakukan mengacu pada Peraturan KPU Nomor 10 Tahun 2022 tentang pencalonan perseorangan peserta pemilihan umum anggota dewan perwakilan rakyat, "ucap Andis. (PNews)

Tingkat Melanjutkan Pendidikan Masyarakat Pangandaran Ke Perguruan Tinggi Saat Ini Masih Rendah


PANGANDARANNEWS.COM
- Tingkat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi masyarakat di Kabupaten Pangandaran terhitung masih sedikit, dari data yang ada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pangandaran masyarakat Pangandaran yang tamatan SD dan sederajat mencapai 166.725  orang, lulusan SMP sederajat sebanyak 67.777 orang dan lulusan SMA sederajat sebanyak 46.599 ribu orang, lulusan diploma I dan II 1.641  orang, lulusan diploma III 2.539 orang dan lulusan strata I (S1) sebanyak 10.436  orang.

Sementara yang melanjutkan pendidikan hingga S2,  651 orang dan S3 sebanyak 29 orang.

Seperti disampaikan Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan dan Pemanfaatan Data Disdukcapil Kabupaten Pangandaran, Andi Purnomo, jumlah warga yang belum sekolah sebanyak 108.898 orang.

"San untuk yang belum tamat sebanyak 27.796 orang," jelas Andi. (8/2).

Andi menambahkan, data tersebut diterbitkan pada semester I tahun 2022 lalu. dan yang melanjutkan kuliah atau diplima IV hanya sekitar 10  orang.

Dari jumlah penduduk Kabupaten Pangandaran 433.091 jiwa, kata Andi, jumlah laki-laki sebanyak 216.900 orang dan perempuan  216.191 orang.(PNews)

Dari Rumahnya, Seorang Pengrajin Kayu Asal Padaherang Hasilkan Cuan Puluhan Juta


PANGANDARANNEWS.COM
- Saking, seorang pengrajin kayu di Rt 05/02 Dusun Nagrak Desa Karangsari Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran, dari produksi yang dikerjakan di rumahnya bisa menghasilkan omzet puluhan juta rupiah dalam waktu satu minggu.

Ia yang mengawali usahanya sejak tahun 1993 mangaku sebelumnya pernah merantau ke kepulaun Mentawai Provinsi Sumatera Barat untuk mencari modal serta untuk membeli peralatan mesin kayu, hinggae, dan stelah berhasil mengumpulkan modal ia pun pulang ke kampung halamannya membuka usaha sendiri hingga usahanya ini dibanjiri pesanan. 

Dari produk kayu yang dihasilkannya ini menurut Saking membandrol mulai dari harga Rp 14 juta untuk per-rumah hingga senilai Rp 50 juta.

"Harga ini m tergantung jenis dan kualitas kayu yang dipesan konsumen, "jelasnya pada PNews, saat ditemui di bengkel kerjanya.(08/02)

Dengan dibantu tiga orang karyawan, dan dari hasil produksinya ini, kata Saking, sudah menyebar ke beberapa wilayah di Pangandaran bahkan sampai keluar provinsi.

Saking mengatakan, untuk  daerah sekitat tempat tinggalnya sudah hampir semua memakai jasanya.

"Tak hanya di Pangndaran saja, saya juga memasarkan produk saya ini ke Subang, Bandung dan kota lainnya, "imbuhnya. 

Jenis pesanan konsumen sangat bervariasi, mulai jendela, kusen, pintu dan lain-lain yang terpenting menurutnya berbahan kayu. Dan sekarang yang lagi ramai, konsumen memilih dari kayu laban.

"Selain waktu pekerjaan tepat waktu saya juga selalu mengutamakan kualitas, itu yang membuat konsumen puas menggunakan produk saya, "ucanya. (bill)

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN