KISAH MISTERI HANTU WANITA PENUMPANG BIS DI ALUN ALUN CIJULANG

CIJULANG - Percaya atau tidak, penampakan mahluk halus membuat kernet salah satu bis jurusan Cijulang - Tasikmalaya kaget bukan kepalang, pasalnya seorang wanita berpakaian merah berpayung kecil yang menumpang di dalam bisnya tiba-tiba menghilang.

Seperti dituturkan kernet bis tersebut, Usep (52), ia setiap hari berangkat dari terminal Cijulang paling awal, sekitar jam 03,00 dini hari.

“Saat itu saya yang nyetir karena supirnya sekalian lewat biasa naik di Desa Margacinta, “terangnya.(17/9)

Sesampainya di alun-alun, tepatnya di depan kantor Desa Cijulang bis pun berhenti sebentar sambil menunggu kalau-kalau ada penumpang. Tidak lama berselang, dari kaca spion Usep melihat seorang wanita bergaun merah dengan menggunakan payung kecil yang biasa dipakai anak-anak nampak naik ke dalam bisnya.

“Saat itu saya tidak punya prasangka apa-apa karena saya anggap itu penumpang biasa yang mau bepergian, “terangnya lagi.

Menurut Usep, wanita itu berwajah cantik dengan kulit putih dan rambut diikat ekor kuda seperti dandanan noni-noni belanda dulu.

Ketika ditanya tujuannya mau kemana, kata Usep, wanita tersebut hanya mengangguk dan tersenyum kecil. Dan selang beberapa menit bis pun berangkat lagi dengan kecepatan rendah, maksudnya kalau-kalau ada penumpang yang menyetop sehingga bisa ketahuan.

Tapi selang beberapa ratus meter, tepatnya di depan SPBU Cijulang, saat melihat dari kaca spion di atas kepala, Usep kaget, karena penumpang yang hanya satu orang itu sudah tidak ada lagi di dalam bisnya. Ia pun sempat memberhentikan kendaraanya untuk memastikan, apakah penumpang berbaju merah itu terjatuh atau turun karena sudah sampai di tempat tujuannya.

“Tapi setelah saya cek untuk memastikan, ternyata wanita bergaun merah yang duduk di jok belakang itu memang sudah tidak ada, “jelasnya.

Bis pun melaju kembali dan berhenti lagi di depan kantor Pos untuk menaikan penumpang, si ibu  langganan yang setiap subuh naik bisnya untuk belanja ke pasar Parigi.
Saat naik, sambil melirik penumpang yang duduk di jok belakang, si ibu sempat berkata, tumben malam ini berangkat dari terminal hanya membawa satu penumpang saja.

Usep pun langsung menjawab, sekarang memang sedang masa-masanya sepi penumpang, sehingga sejak berangkat dari terminal tadi tidak ada seorang pun dan penumpang, dan Usep mengatakan, di bisnya hanya ada ibu saja.

“Kan tidak hanya ibu, itu ada si eneng di jok belakang, “kata si ibu, sambil menoleh ke arah belakang.

Tapi betapa kagetnya, ternyata setelah ditengok perempuan yang tadi sempat ia lihat di jejeran jok belakang sudah tidak ada. Dan karena perasaan takut, si ibu pun lalu pindah tempat duduk ke jok di sebelah supir.

Usep lebih kaget lagi, karena perempuan berbaju merah yang naik di alun-alun lalu sempat menghilang di depan SPBU dan sempat dilihat lagi si ibu yang naik di depan kantor Pos, tapi sekarang menghilang lagi.

“Percaya atau tidak, kejadian ini benar-benarsaya alami, “ungkapnya. (AGE)


TAHUN INI DESA PARAKANHONJE ANGGARAN PERBAIKAN KANTOR BUMDES DAN JALAN

TASIKNEWS-Geliat pembangunan di Desa Parakanhonje Kecamatan Bantarkalong Kabupaten Tasikmalaya, dari tahun ke tahun terus dipacu. Hal ini selaras dengan keinginan dan harapan masyarakat yang mendambakan pembangunan yang ada di desanya terus berkembang.

Seperti dikatakan Kepala Desa Parakanhonje, Yayat Supriatna, dengan 3 kedusunan yang mayoritas warganya dengan bermatapecarian dari pertanian, tahun ini ada dua kegiatan pembangunan yang dilaksanakan, antara lain perbaikan kantor bumdes dan infrastruktur jalan Cibarengkok di  Dusun Ciomas.

Alhamdulillah sekarang kami sudah mempunyai kantor bumdes yang lebih representatif dan lebih nyaman, “ungkapnya.(16/9)

Dikatakan Yaya, dengan penampilan kantor yang semakin menarik diharapkan pelayanan terhadap masyarakat pun semakin meningkat.

Begitu juga dengan pembangunan jalan, kata Yayat, warga pun sangat senang karena dari seluruh kegiatan pembangunan yang ada di desa ini sepenuhnya berujung pada peningkatan pelayanan dan kebutuhan warga. (ANWARWALUYO)

PENGADAAN AMBULAN DESA SUKAMAJU TINGKATKAN PELAYANAN DI BIDANG KESEHATAN

TASIKNEWS-Untuk mendukung serta meningkatkan pelayanan di bidang kesehatan Pemerintahan Desa Sukamaju, anggaran Dana Desa (DD) tahap II tahun 2019 untuk pengadaan mobil ambulan.

Seperti dituturkan Kepala Desa Sukamaju Kecamatan Bantarkalong Kabupaten Tasikmalaya, Ade Supriatna,  ini untuk memenuhi tuntutan masyarakat di bidang pelayanan kesehatan, sehingga warga pun nantinya tidak merasa kesulitan dan terkendala lagi saat membutuhkan alat transportasi untuk pergi ke rumah sakit atau puskesmas yang jauh dari tempat tinggalnya.

Ade saat ditemui di ruang kerjanya (16/9), juga mengatakan, pengadaan ambulan ini pun menjadi skala perioritas penggunaan anggaran DD tahun ini, sehingga program desa sehat pun bisa terealisasi.

“Tidak hanya menjadi sarana kesehatan saja, karena ambulan ini pun bisa digunakan untuk kegiatan sosial lainnya. “imbuhnya. (ANWARWALUYO)

TIGA PIMPINAN DPRD PANGANDARAN, HARI INI DILANTIK

PARIGI-Melalui Surat Keputusan (SK) Gubernur Jawa Barat nomer 170, akhirnya ketiga pimpinan DPRD Kabupaten Pangandaran resmi dilantik, antara lain, Ketua, Asep Noordin H.M.M. (PDI Perjuangan), Wakil Ketua I, Muhamad Taufiq, S.IP., M.Si. (Partai Golkar) dan Ketua II, Jalaludin, S.Ag. (PKB).

Pelaksanaan pelantikan tersebut, selain dihadiri bupati dan wakil bupati pangandaran, juga turut dihadiri sekda serta pejabat di lingkup Pemkab Pangandaran, tokoh masyarakat, kepala desa, unsur TNI-POLRI dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata, menyampaikan selamat atas dilantikan pimpinan DPRD Pangandarn perode tahun 2019-2024,

“Atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat Pangandaran, saya mengucapkan selamat atas dilantiknya pimpinan DPRD Pangandaran, “ucapnya. (16/9)

Dan secara utuh, kata Jeje, nantinya DPRD pun segera akan membentuk alat kelengkatpan dan tata tertib lainnya sesuai ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku.

Kata Jeje, DPRD itu bersipat kolektif, dan saktinya DPRD itu terletak pada palu, apa pun keputusannya pasti melalui ketok palu. Artinya, keputusan DPRD tidak bersipat personal, apa yang diputuskan pimpinan merupakan keputusan bersama.

Pengaruh dan warna kebijakan pimpinan, lanjut Jeje, nantinya akan sangat menentukan pola-pola kebijakan DPRD. Sekolektif apa pun tentunya pimpinan mempunyai kesempatan yang lebih hebat, mulai dari mengarahkan, mengendalikan dan memenej DPRD.

“Yang saya ingin sampaikan, jagalah kehormatan ini dengan baik karena ini merupakan kehormatan masyarakat Pangandaran, “ungkap Jeje.

Hari ini sejak dilantik pimpinan DPRD, lanjut Jeje, masyarakat akan menanti kinerja wakilnya serta sejarah pun akan mencatat, apakah akan tertoreh catatan dengan tinta emas atau sebaliknya semua terpulang pada waktu dan kiprah anggot dan pimpinan DPRD.

Jeje menambahkan, yang paling aktual di seluruh Indonesia, biasanya terkait “pokir” (pokok-poko pikiran).  Apabila 4 tahun yang lalu dengan satu keikhlasan serta komitmen yang kuat untuk fokus pada hal-hal yang pokok tentang kebijakan pemerintah Pangandaran, apa yang bisa didapatkan sekarang, ternyata masyarakat merasa senang karena mempunyai saran jalan yang bagus, sekolah gratis, sarana kesehatan yang memadai dan hal lainnya, dan itu merupakan hasil fokus kebersamaan,

"Selamat bekerja, selamat menjalankan tugas, rakyat menanti karya terbaik anda”tegas Jeje.

Sementara, Ketua DPRD, Asep Noordin H.M.M, kepada awak media, mengatakan, ia bersukur karena  pimpinan DPRD Kabupaten Pangandaran sekarang sudah depinitif.

“Tentunya ini merupakan tahapan yang harus dilaksanakan sesuai perundng-undangan, “ungkap Asep.

Dan tapan ini, kata Asep, akan dilanjutkan dengan pembentukan Panitia Khusus Tata Tertib (pansus tatib) dan segera diparipurnakan. Lalu dilanjutkan dengan pembentukan komisi dan alat kelengkapan DPRD (AKD) lainnya.

Dari tahapan itu tentunya kita akan dilanjutkan pada pembahasan anggaran, seperti yang disampaikan Pa bupati terkait mepetnya waktu yang ada untuk membahas KUA PPAS dan RAPBD perubahan, karena ini harus segera ditetapkan pada tanggal 30 september mendatang..

“Walau dengan waktu yang singkat tetapi kami tetap berkomitmen agar  tahapan ini bisa berjalan lancar. “kata Asep.

Disoal perbaikan apa yang akan dilakukan pada DPRD dibanding periode sebelumnya, Asep mengatakan, ia tidak dalam kontek membanding-bandingkan antara periode lalu dan sekarang. Tetapi ini menjadi komitmen bersama untuk bekerja lebih baik, walau diakuinya, tidak mungkin DPRD yang sekarang tanpa ada DPRD lalu.

Menurutnya, ia merupakan yang sangat menghargai sejarah, tentu DPRD yang lalu merupakan pembuka yang tentunya mempunyai beban kerja dan dalam kondisi yang berat karena pada tahun 2014lalu merupakan DPRD pertama di Kabupaten Pangandaran.

“Seperti dikatakan bupati, intinya dengan kebersamaan pemerintah dan DPRD serta stakeholder lainnya bisa memberikan yang terbaik untuk masyarakat, “ucap Asep. (PNews)






PEMBANGUNAN POSYANDU DI DESA CIKAPINIS UNTUK PROGRAM KELUARGA BAHAGIA

TASIKNEWS-Untuk lebih mengefektifkan lagi kegiatan yang dilaksanakan kader Keluarga Berencanan (KB), tahun ini anggaran Dana Desa (DD) Cikapinis Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya, memproyeksikan salah satu programnya dengan pembangunan posyandu. Gedung yang terletak di Rt 06 Rw 03 Dusun Cipanawar ini nantinya berfungsi menjadi pusat pemeriksaan kesehatan ibu dan bayi.

“Ini merupakan bukti nyata bentuk perhatian pemerintah desa pada warganya, “ungkap Ketua Rw 03, Ela.(14/9)

Sementara menurut Kaur Perencanaan Desa Cikapinis, desa merupakan miniatur negara, artinya jika desanya maju negara pun akan maju.

Ia menambahkan, pemerintah desa dan warga bersama–sama mendukung, melaksanakan, memanfaaftkan dan melestarikan pembangunan yang yang ada di desa.

“Dan pembangunan posyndu ini juga merupakan hasil musyawarah desa dan masyarakat, “imbuhnya. (ANWARWALUYO)
 

SMK SWASTA BOJONGASIH TERAKREDITASI B DAN MAMPU CETAK TENAGA KERJA HANDAL

TASIKNEWS-Walau dengan fasilitas dan bangunan tempat proses kegiatan belajar mengajar siswa masih jauh dari memadai, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Swasta Bojongasih di Desa Girijaya Kecamatan Bojongasih Kabupaten Tasikmalaya, sudah terakreditasi B.

Demikian diungkapkan salah seorang pengajar, Asep Reja Suryadi, kepada PNews saat diwawancara di ruang kerjanya. (13/9)

“Artinya, secara kualitas SMK kami sudah bisa memberi pelayanan pendidikan dengan secara baik terhadap peserta didik, “ungkapnya.

Asep mengatakan, dengan jurusan sesuai minat belajar siswa di SMK Swasta Bojongasih, antara lain, Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran, hingga saat ini sudah ada 90 siswa yang berhasil terserap di lapangan kerja, bahkan diantaranya menjadi pengajar disini.

Sementara untuk masuk menjadi peserta didik baru (PDB), meskipun bukan sekolah negeri, tapi, kata Asep, SMK Bojongasih tidak membebani calon siswa dengan biaya pendaptaran dan biaya pembangunan, sehingga baik para siswa atau orangtua siswa tidak perlu khawatir terkait biaya pendidikan. Dan sudah pasti ini sangat membantu masyarakat untuk menyekolahkan putra-putrinya karena biaya pendidikan di SMK Bojongasih bisa terjangkau semua kalangan.

“Walau begitu tapi kami tetap utamakan pendidikan berkualitas hingga para siswa pun bisa menjadi insan berahlakul karimah, cerdas, teramil dan unggul dalam pengetahuan teknologi, “tegas Asep.

Pada kesempatan lain, Asep pun berharap, agar Pemkab Tasikmalaya bisa lebih memperhatikan keberadaan SMK Bojongasih, karena sementara ini terkesan hanya sekolah negeri saja yang menjadi perioritas pemerintah daerah.  Padahal tugas lembaga pendidikan atau sekolah baik negeri atau bukan, sama-sama untuk mencerdaskan bangsa dan mencetak generasi unggul dalam ilmu pengetahuan.

“Di sekolah kami banyak siswa anak yatim piatu dan dari keluarga kurang mampu, seharusnya pemerintah lebih peka, sehingga sekolah pun bisa berbagi beban dengan pemerintah, “kata Asep lagi. (ANWARWALUYO)






GELIAT PEMBANGUNA DI DESA CIKUKULU TINGKATKAN KESEJAHTERAAN WARGA

TASIKNEWS-Beberapa kegiatan pembangunan baik yang bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD) mau un Dana Desa (DD) Cikukulu Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya, terus dipacu.

Menurut Pjs. Kepala Desa Cikukulu, Ateng Hidayat S IP, tahun 2019 ini ada beberapa titik pembangunan, antara lain, pembangunan sarana dan prasarana olahraga berupa lapang dengan luas 60 x 100 meter yang menelan biaya Rp. 150 juta, pembangunan Madrash Ibtidaiyah (MI), pembangunan tahap II Posyandu di Dusun Sirnasari dan penambahan modal Bumdes.

“Pelaksanaan pembangunan ini ada di beberapa dusun, “terang Ateng.(10/9)

Kepada PNews, Ateng juga mengatakan, semua pembangunan ini bertujuan untuk mempecnatik desa dan kemajuan masyarakat. Mulai dari sektor pendidikan, ekonomi, kesehatan dan olahraga khususnya untuk generasi muda.

Ateng menambahkan, seluruh proses pembangunan dilaksanakan dengan sistim transparansi dan keterbukaan, sehingga seluruh kegiatan pun bisa diawasi langsung masyarakat sebagi penerima azas manfaat pembangunan.

“Karena seperti yang diketahui bersama, pembangunan yang ada di Desa Cikukulu pada intinya untuk kemaslahatan dan meningkatkan masyarakat desa, “kata Ateng lagi.

Hal senada dikatakan Ketua TPK, Iwan Kartiwan, menurutnya kepercayaan warga pada TPK sebagai pelaksana pembangunan tentunya tidak boleh menyimpang dari keinginan masyarakat.

“Baik spek bangunan atau penggunaan anggaran yang ada di Desa Cikukulu harus sejalan dengan apa yang dikehendaki seluruh warga desa. “ungkapnya. (ANWARWALUYO)

SUDAH BEBERAPA HARI TUMPUKAN SAMPAH DI JL.H. JUANDA TASIK MENGGUNUNG

TASIKNEWS-Lambatnya penanganan petugas dari Dinas Kebersihan Kota Tasikmalaya, beberapa hari terakhir mengakibatkan terjadi tumpukan sampah di jalan Ir. H. Juanda, samping Kantor Samsat.

“Sudah empat hari ini sampah rumahtangga ini menumpuk di hingga menimbulkan pemandangan dan bau tidak sedap, “ungkap salah seorang pengguna jalan.(13/9)

Ia menambahkan, gunungan sampah tersebut meluber hingga ke bahu bahkan badan jalan, padahal sampah dari perumahan warga tiap hari semakin bertambah.

“Seharusnya ini jadi perhatian serius pemkot sehingga citra Tasik kota resik pun tidak tercoreng, “imbuhnya. (ANWARWALUYO)

SAAT BERMAIN DI SUNGAI SEORANG ANAK KELAS 5 SD MATI TENGGELAM

PARIGI-Nanda, seorang anak perempuan warga RT 02 RW 05 Dusun  Kalenceuri Desa Parigi Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran, Nanda, meninggal akibat tenggelam ke dalam sungai.(12/9)

Menurut salah seorang warga, Kinkin, sekitar jam 12. 00, ketika mesin huler tempatnya bekerja dimatikan, dari seberang sungai sekitar 20 meter mendengar teriakan dan tawaria anak-anak sedang bermain di sungai, tepat di bawah jodang (alat menangkap ikan).

“Waktu itu Saya mendekati mereka, nampak ada 5 orang anak dengan usia sebaya, saat itu saya tegor agar jangan main di sungai karena berbahaya, “tutur Kinkin.

Tapi saat itu karena mereka sedang asik bermain cuci- cucian baju sambil saling mencipratkan air ke wajah, kata Kinkin, tegurannya pun tidak dihiraukan, sehingga Kinkin pun pergi.

Karena waktu itu istirahat kerja, lanjut Kinkin, kemudian ia pun pergi meninggalkan mereka kemudian pergi untuk istirahat dan minum kopi di bangunan seberang huler.

Tapi selang satu jam, lanjutnya, iakaget karena di sekitar sungai tempat anak=ank berenang tadi sudah banyak orang.

Setelah didekati, beberapa warga mengatakan ada anak tenggelam persis di tempat anak-anak tadi bermain. Dan tidak lama kemudian, beberapa orang warga menyelam berusaha mencari anak yang tenggelam itu

“Sekitar setengah jam kemudian diketemukan tubuh anak pun ditemukan dengan kondisi sudah tidak bernyawa dan langsung dibawa ke puskesmas untuk diberikan pertolongan pertama, " kata Kinkin.
( ANTON AS )

EMHA AINUN NAZIB: “JANGAN MALU MENJADI ORANG DESA...”

MANGUNJAYA-Ada yang beda dengan kegiatan pengajian desa yang rutin diselenggarakan di Desa Mangunjaya Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran kali ini, pasalnya pengajian yang digelar di lapang Dusun Sindangjaya kali ini dihadiri ribuan warga.

Menurut Kepala Desa Mangunjaya, Furqonudin, pengajian kali ini berbarengan dengan menyambut tahun baru islam, pihaknya sengaja menghadirkan penceramah sekaligus budayawan kondang, Emha Ainun Najib (Cak Nun) dan Kiayi Kanjeng.

“Kenapa kami namakan pengajian desa, karena ini merupakan kegiatan rutin bidang agama di Desa Mangunjaya, “jelasnya.(11/9)

Tujuannya, lanjut Furqon, dengan segala kesibukan pembangunan yang ada di desa sejatinya harus dilandasi dengan akhlakul karimah, sehingga momen seperti ini bisa menjadi penggalian potensi desa dengan norma-norma islami.

“Seperti tadi dikatakan Cak Nun, jangan pernah malu menjadi orang desa karena kesempatan sukses akan datang pada siapa saja, “ungkapnya. (Tn)

TMMD KE 106 KODIM 0613 CIAMIS TAHUN 2019 DILAKSANAKAN DI DESA PARAKANMANGGU

Dandim 0613 Ciamis, Letkol Arm Tri Arto Subagio, M.Int.Rel, M.M.D.S
PARIGI-Sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat, Kodim 0613 Ciamis gelar kegiatan operasi bakti TNI dalam berbagai wujud, salah satunya program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).

TMMD merupakan program kerjasama terpadu dan berkelanjutan antara TNI, POLRI, kementrian,/lembaga pemerintah, non kementrian (LPNK) yang mensinergikan program MSG2 instansi untuk membantu meningkatkan percepatan pembangunan di daerah sehingga mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat setempat dengan kriteria sasaran berupa daerah pedesaan hususnya daerah yang tergolong tertinggal/miskin, tetisolasi/terpencil, daerah perbatasan dan daerah kumuh perkotaan,serta daerah lain yang terkena akibat bencana alam.

Demikian disampaikan Dandim 0613 Ciamis, Letkol Arm Tri Arto Subagio, M.Int.Rel, M.M.D.S, kepada Pangandara News, seusai rapat sosialisasi TMMD di aula Setda Pangandaran. (9/9)

" Melalui TMMD kita tingkatkan kebersamaan TNI dan rakyat serta semangat gotong royong dalam kehidupan berbangsa dan bernegara untuk mewujudkan ketahanan nasional "tegas Tri.

Tri juga menerangkan, Program TMMD Koramil 1321 Parigi dan Kodim 0613 Ciamis tahun ini dilaksanakan di Desa Parakanmanggu Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran, dengan rangkaian kegiatan, Pra TMMD dilaksanakan pada tanggal 07 Agustus 2019 dan dilanjutkan dengan pembukaannya tanggal 01 oktober 2019, hingga nanti penutupannya tanggal 31 Oktober 2019.

Sasaran pokok fisik, kata Tri,  antara lain, lanjutan rabat beton jalan Gintung Cipatat sepanjang 370 meter dengan lebar 2,5 meter, jalan Darma Caang-Reruk Ragi, 500 meter, jalan Cikang Leungsir, 240 meter, jalan Genteng Eyep, 477 meter, jalan Puteran kadongdong, 511 meter, pembangunan Gedung Olahraga (GOR) Desa Parakanmanggu, 18 X 11,7 meter serta rehab rumah tidak layak huni (RTLH) milik  ibu Sutijem dan ibu sajem.

“Sementara ujtuk sasaran non fisik, penyuluhan tentang pentingnya hidup sehat, manfaat beras KB, kesadaran hukum, bahaya narkoba, sadar berbangsa dan bernegara, perlunya ketahanan pangan, budidaya ternak dan sunatan madal. “jelas Tri.

Dalam TMMD tahun 2019 ini, personel yang terlibat terdiri dari satgas 150 orang, Pok KMD dansatgas dan staff 15 orang, pol SSK DANSSk & staff 7 orang, SST 1 dan Yon armed 4 30 orang, SST2 dan yon zipur3 30 orang, SST3 dan TNI AD & Al 20 orang, SST4 kodim 0613 Ciamis 23 orang, timluh TNI dan polri 16 orang, tim tecknis zeni +PU 4 orang, tim kes 5 orang - pendukung 150 orang. Masyarakat SAS TMMD 100 orang, dinas Pangandaran 20 orang, ormas Manggala 20 orang, KBT fkppi 20 orang.

Komando dan pengendalian, langsung dari posko utama di Makodim 0613 Ciamis, Posko taktis di Kantor Desa Parakanmanggu, pengendalian pelaksanaan kegiatan oleh Dandim 0613 Ciamis selaku dansatgas TMMD ke 106 tahun 2019 dibantu para perwira staff. “Pengendalian giat pasukan di lapangan dilaksanakan oleh danramil 1321 Parigi selaku dan SSK,  masyarakat dikendalikan oleh camat, kepala desa, unsur muspika dan tokoh masyarakat."jelas Tri lagi.

Lebih rinci Tri menjelaskan, untuk dukungan anggaran dari komando atas, uang saku 150 orang X 32 hari X Rp 15.000 = Rp 72.000.000. uang makan 150 orang X 43 hari X Rp 43.000 = Rp 206.400.000. kodal dan satgas TMMD Rp 5.500.000. kodal dan SSK TMMD Rp 5.000.000. bahan kontak Rp15.000. bahan Duk dalam ops Rp 5.000.000. dokumentasi Rp 4.000.000. Duk kesehatan Rp 3.000.000. serpas TMMD Rp 8.000.000.jumlah Rp 323.900.000.

“Sementara dukungan anggaran dari pemerinta, anatara lain, dari APBD dan provinsi Jabar sebesar Rp 260 juta, APBD Kabupaten Pangandaran Rp 600 juta dan APBdesa Parangkanmanggu sebesar Rp 453.900.500, dengan jumlah total Rp 1.313.900.500.”pungkasnya. (ANTON AS)

PEMKAB PANGANDARAN AKAN REKRUT 500 ORANG UNTUK TENAGA RSUD

PARIGI-Menjelang dioperasikannya Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pangandaran, pada bulan Januari tahun 2020 mendatang, Pemkab Pangandaran pun sudah mempersiapkan baik Sumber Daya Manusia (SDM) mau pun sarana yang diperlukan.

Demikian dikatakan Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata, saat diwawancarai beberapa wartawan seusai upacara Hari Pramuka di lapang alun-alun Parigi.(9/9)

Disoal nama RSUD dengan yang menelan biaya sekitar Rp. 430 milyar ini, Jeje mengatakan, ia telah menyerahkannya pada gubernur Jawa Barat untuk pemberian nama.

“Saat itu gubernur sudah memberikan nama, Pandega,"ucap Jeje.

Pandega itu ada dua makna, terang Jeje,  yang pertama makna sebagai bahasa sunda yang artinya  penjaga. Sedangkan arti yang keduanya jika diambil dari sisi  singkatan, pandega itu kepanjangan dari Pangandaran sehat dan bahagia.

Saat ditanyakan terkait rekrutmen 500 orang pegawai RSUD, Jeje mengatakan, hal itu sudah diserahkan ke Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

“Tapi saya instruksikan agar memprioritaskan yang ada di Pangandaran, “imbuhnya.

Jeje menambahkan, rekrutmen pegawai tersebut nantinya harus bisa memprioritaskan dulu SDM yang ada di Puskesmas-Puskesmas dan di Dinas Kesehatan kabupaten Pangandaran, tapi tentunya yang ada nilai plusnya.

Secara prinsip, lanjutnya,  manusia itu tetap sebagai penentu, artinya untuk sukses RSUD itu tetap tergantung kepada manusianya, the man behind the gun.

“Kita akan mencoba mencari SDM dengan kualifikasi itu."tegas Jeje.

Jeje juga mengatakan, ada beberapa SDM yang akan dimanfaatkan misalnya dari puskesmas A kelebihan bidan, kelebihan perawat dan mereka sudah biasa, intinya tetap mencari yang terbaik.

“Untuk teknisnya rekrutmen itu tetap oleh dinkes dan BKPSDM, sementara saya sendiri sudah menugaskan Pa Wakil Bupati untuk mengawasi rekrutmen itu, "pungkasnya. (ANTON AS)

DPRD PANGANDARAN GELAR PARIPURNA PENGESAHAN PIMPINAN DEPINITIF

PARIGI-Untuk menetapkan pimpinan depinitif untuk periode 2019-2024, beberapa hari lalu Rapat anggota DPRD Kabupaten Pangandaran mengelar rapat paripura yang dihadiri seluruh fraksi, dipimpin ketua DPRD sementara, Asep Noordin H.M.M. (9/9)

Kepada awak media, Asep mengatakan,  rapat tersebut diawali pembahasan rapat paripurna oleh seluruh fraksi serta penetapan pimpinan.

Ketiga calon pimpinan itu, kata Asep, diantaranya, Asep Noordin dari PDIP, Topik Martin fraksi Golkar dan Jalaludin dari fraksi PKB.

“Ketiga calon pimpinan ini pun sudah mendapat rekomendasi dari ketua DPP masing-masing partai, “terangnya.

Dikatakan Asep, setelah diputuskan melalui rapat paripurna ini akan diusulkan ke gubernur melalui bupati.

Dan sesuai ketentuan perundang-undangan, kata Asep lagi,  setelah dari tiga hari penetapan dari gubernur termasuk pengisian nomor register, maka secepatnya bisa dilantik dan pengambilan sumpah janji yang dipandu ketua pengadilan negri.

Asep menambahkan, pihaknya tetap akan berpegang teguh kepada ketentuan dengan membentuk dulu ketua definitip, dan nantinya rancangan tata tertib pun diserahkan pada ketua depinitif yang sebelumnya sudah diambil sumpah dan janjinya.

“Setelah itu pimpinan definitip pun akan membentuk pansus untuk membahas dan menetapkan dan setelah itu dilanjutkan dengan pembentukan alat kelengkapan dewan (AKD-red), komisi-komisi dan AKD lainnya."Pungkasnya.  (ANTON AS).

TK SEJAHTERA CIBONGAS BUTUH PERHATIAN PEMERINTAH

TASIKNEWS- Sekolah Taman Kanak-Kanak (TK) Sejahtera yang berlokasi di Dusun Cibongas Rt. 02 Rw. 01Desa Cibongas Kecamatan Pancatengah Kabupaten Tasikmalaya, saat ini membutuhkan perhatian pemerintah untuk perbaikan bangunan.

Menurut Kepala TK sejahtera, Ida Kardati S.pd, sejak berdirinya tahun 1980 TK Sejahtera sudah dua kali pindah tempat, hingga menempati bangunan yang berada di komplek SD Cibongas Bangunan yang sekarang ini dipergunakan ini, kata Ida, merupakan bangunan bekas rumah dinas yang sudah tidak dipergunakan lagi.

“Kami pun berinisiatif memanfaatkan bangunan itu untuk TK kami. “ungkapnya.(10/9)

Ida yang ditemui di ruang kerjanya, menambahkan, selain infrastruktur yang belum maksimal kondisinya pun sangat memprihatinkan, sehingga kurang diminati anak-anak.
Padahal, lanjutnya, ia sudah mengajukan permohonan dana bantuan, namun hingga saat ini belum ada respon.

“Hanya satu kali saja pernah kami terima bantuan dari Pemda, sarana pasilitas bermain yang seadanya ini, “imbuhnya.

Ida dan tiga orang pengajar lainnya berharap, ke depan TK Sejahtera bisa memiliki bangunan baru yang layak sehingga infrastruktur pendidikan yang seharusnya sudah di rasakan merata di Kabupaten Tasikmalaya bisa juga dirasakan serta diterima manfaatnya agar nantinya mampu melahirkankan Sumber Daya Manusia (SDM) dari daerah.

Sementara salah seorang orang tua murid, menuturkan, ia sangat miris melihat kondisi bangunan tempat putranya menuntut ilmu. Seharusnya ini bisa menjadi perhatian pemerintah agar generasi penurus bangsa bisa diciptakan sejak dini.

“Sejatinya pendidikan harus ditanamkan pada anak-anak sejak kecil, “ucapnya. (MAMAT R-ANWAR W) 



 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN