RAT KOPERASI MINASARI PANGANDARAN CATAT NILAI TRANSAKSI 2018 SEBESAR RP.40 MILYAR

PANGANDARAN-Sejak keterpurukannya beberapa tahun lalu, kini KUD Minasari Pangandaran telah mampu bangkit dan mengembangkan usahanya dan asetnya pun semakin berkembang. Koperasi milik nelayan yang ada di Kecamatan Pangandaran ini sudah bisa lebih mensejahterakan seluruh anggotanya.

Dengan adanya Koperasi Minasari ini nelayan bukan hanya bisa menjual ikan hasil tangkapannya dengan harga tinggi, tapi lebih dari itu. KUD pun ikut memfasilitasi memberikan kemudahan kepada nelayan untuk mendapat asuransi, layanan kesehatan, bantuan alat tangkap serta keperluan lainnya.
Demikian disampaikan Ketua Koperasi Minasari, H. Jeje Wiradinata dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) tahun anggaran 2018 yang dilaksanakan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pangandaran.(28/3)

“Kami juga membantu memberikan beberapa unit perumahan untuk nelayan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. “ungkap Jeje.

Dalam pengembangan usahanya, kata Jeje, kini KUD Minasari sudah mempunyai pabrik es, penyewaan alat pendingin ikan, rumah makan sea food dan banyak lagi, bahkan sekarang sudah dibuka pusat pembelanjaan Minasari Mart.

“Nantinya di Minasari Mart tersebut kami menyediakan segala kebutuhan rumahtangga seperti sembako. “imbuh Jeje.

Di tempat terpisah, salah seorang pengurus koperasi, Datam Sutarjo, mengatakan, untuk capaian jumlah nilai transaksi tahun 2018 mencapai Rp. 40 milyar dengan kontribuasi pada Penghasilan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp.2,4 milyar.

“Nilai transasksi atau istilah kami, raman ini melebihi target dan paling besar diantara KUD nelayan lainnya di Kabuaten angandaran. “terangnya.

Sementara menurut Kepala Dinas Kelautan, Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pangandaran,  Rida Nirwana Kristiana., S.Sos., M.Si, dari seluruh produksi tangkapan ikan laut , tercatat untuk tahun 2018 senilai Rp 72 milyar dengan sumbangan PAD Rp 2,57milyar.

“Mudah-mudahan ke depannya hasil tangkapan para nelayan ini semakin baik karena bagaimana pun usaha nelayan ini masih tergantung keadaan cuaca dan keadaan laut. “ungkap Rida. (ANTON AS)

MENTERI KKP, SUSI PUDJIASTUTI BERHARAP SEKOLAH ALMAMATERNYA DIREVITALISASI

Yayan Suryana, S. Pd.
PANGANDARAN-Beberapa waktu Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti pernah meminta Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata untuk membantu merevitalisasi sekolah almamaternya, SD Negeri Pangandaran 4, hal ini kemudian disampaikan kepala sekolah SDN 4 Pangandaran, Yayan Suryana, S. Pd. SD pada para guru dan seluruh muridnya.

Menurut Yayan, saat itu ia dipanggil bupati untuk membicarakan rencana tersebut yang  diharapkan bisa terealisasi pada 2020 yang akan datang.

“Saya merasa kaget campur gembira karena selama ini ternyata ibu menteri KKP dan Bupati Pangandaran ini serius memantau dan memperhatikan sekolah yang membesarkannya ini. “ungkap Yayan.(23/3)

menurut Yayan, ia mendpat informasi langsung dari bupati, bahwa Menteri Susi meminta agar SDN 4 ini segera direvitalisasi, termasuk sarana pendidikan yang lainnya.

“Tentu  maksudnya agar sekolah kami ini lebih baik dan lebih maju lagi," tutur Yayan.

Disoal bantuan apa saja yang akan diterimanya, Yayan mengatakan, bantuan ini murni berkaitan untuk pembangunan sekolah, tidak yang lain.

Dan tentunya, masih kata Yayan, ia gembira dan sangat menunggu-nunggu agar bantuan untuk revitalisasi sekolah bisa segera terwujud.

"Perlu diketahui Menteri Susi dan Bupati Pangandaran ini merupakan alumni sekolah ini, saya sangat terharu karena kedua tokoh besar ini masih sempat memperhatikan tempat yang dahulu pernah membesarkannya," tutur Yayan. (HARI F)


BUMDES GUNA BAKTI BERDAYAKAN PEREKONOMIAN DESA EUREUNPALAY

TASIK NEWS-Keberadaan Badan Usaha Milik Desa (bumdes), saat ini sangat dibutuhkan sekali, karena keberadaanya sanggup mengangkat perekonomian warga di pedesaan.

Seperti halnya keberadaan Bumdes Guna Bakti di, Desa Eureunpalay Kecamatan Cibalong Kabupaten Tasikmalaya. Sejak berdirinya 2 tahun lalu,  telah berhasil membuat kagum warga masyarakat terutama warga yang berlokasi di sekitar Kantor Desa Eureunpalay.

Menurut Direktur Bumdes Guna Bakti, Mulyana, keberadaan bumbes tersebut sudah memberikan kemudahan dalam bertransaksi dan berbelanja keperluan sehari-hari, sehingga, kepercayaan sekirtar 5.700 warga Desa Eureunpalay cukup tinggi pada keberadaan Bumdes.

“Jika dipersentasikan, ada sekitar 35% dari jumlah masyarakat telah mengandalkan Bumdes ini untuk keperluan sehari-harinya. “ungkap Mulyana.(24/3)

Bumdes Guna Bakti awalnya berdiri pada tahun 2016, tepatnya tanggal 20 Desember 2016, dengan nama Warung Desa. Dan pada tanggal 20 November 2017 berganti nama menjadi Bumdes Guna Bakti, setelah pergantian Direktur Bumdes pada tahun sebelumnya.

Dikatakan Mulyana, pihaknya mempunyai tekad akan berjuang dengan segala daya upaya untuk terus membangun usaha desa ini.

“Kami berharap budes ini bisa memberikan kontribusi yang baik bagi perkembangan ekonomi desa ke depannya. ”imbuhnya.

dan berkat kegigihannya dalam mengelola Bumdes, kini para pegawai semakin profesional dalam berdagang dan menangani transaksi keuangan lainnya.

Mulyana juga mengatakan, jenis usaha dan transaksi-transaksi yang telah dicapai antara lain, Brilink, pembayaran Tagihan Listrik, penjualan Pulsa.

Sementara unit usaha yang kami kelola, meliputi, pertanian, perikanan, hasil bumi serta
jnis makanan dan minuman, seperti, kopi, susu, mie rebus dan makanan ringan Khas Desa Eureunpalay, sale dan Keripik.

“Saya berharap tahun depan, aset Bumdes Guna Bakti mampu untuk menambah modal usaha lainnya sesuai rencana pengembangan bumdes. “pungkasnya. (ANWAR W/UDI/ATENG)


INI JADWAL KUNJUNGAN MENTERI PERTANIAN RI KE PANGANDARAN TANGGAL 29 MARET 2019

Menteri Pertanian RI, DR Ir Andi Amran Sulaiman MP
Menjelang kedatangan Menteri Pertanian RI, DR Ir Andi Amran Sulaiman MP, yang direncanakan akan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten angandaran hari jum’at tanggal  29 Maret 2019, Pemkab Pangandaran pun menggelar rapat pemantapan  apresiasi dan sinkronisasi program  kunjungan menteri pertanian tersebut, yang diselenggarakan di aula setda.(27/3)

Dalam rakor tersebut, direncanakan kedatangan menteri pertanian akan dipusatkan di Lapang Katapangdoyong, dengan agenda, sebagai berikut, dialog interaktif antara penyuluh, petani dan santri tani milenial, dengan bupati Pangandaran dan menteri pertanian, pemberian bantuan bidang pertanian meliputi bantuan holtikultura, perkebunan, tanaman pangan, peternakan, KRPL, ayam dan Alsintan. Dengan sasaran dan distribusi peserta berjumlah 5000 orang, diantaranya teridiri dari, penyuluh pertanian 300 orang (SDM), 500 orang barangan, 3 ribu petani peternak, Bun 500, hortikultura 300 orang, PSP 200,  BKP 200, PKH 300, 1500 barangan, Santri tani milenial 700 orang, Aparat desa serta pendamping desa dan 500 Kemendes. (ANTOS AS)





KPUD TETAPKAN JADWAL KAMPANYE, 24 MARET - 13 APRIL 2019

PANGANDARAN – Seluruh partai politik (parpol) peserta pemilu, Bawaslu, Polri, Kodim 0613 Ciamis, timses Capres cawapres juga rekan rekan media, beberapawaktu lalu hadir dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Kampanye Rapat Umum Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2019 di Aula salah satu hotel di Pangandaran, yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran.

Dalam sambutannya, Ketua KPUD Pangandaran, Muhtadin, Shi, menyampaikan, rakor ini dilaksanakan dalam rangka membahas jadwal kampanye rapat umum peserta pemilu dan jadwal kampanye.

“Hari ini jadwal kampanye untuk partai politik sudah ditetapkan oleh KPU pusat bersama parpol tingkat DPP, jadi tugas KPU kabupaten itu hanya menyampaikan ulang hasil dari keputusan tersebut, " katanya(22/3)
.
Sementara Ketua divisi sosialisasi, pendidikan pemilih dan partisipasi masyarakat, Maskuri Sudrajat, menambahkan, jadwal kampanye rapat umum peserta pemilu sudah bisa  dilaksanakan selama 21 hari jelang masa tenang.

“Para peserta pemilu terhitung sejak tanggal 24 Maret 2019 - 13 April 2019 dapat
berkampanye atau rapat umum atau kampanye i media massa.,” terang Maskuri.

Maskuri juga menjelaskan lokasi mana saja yang bisa digunakan peserta pemilu untuk rapat umum di Kabupaten Pangandaran, ijin lokasi itu didapat dari KPU Kabupaten/Kota atas rekomendasi dan ijin dari Pemerintah Daerah (Pemda).

Pada prinsipnya, dalam rakor tersebut seluruh stakeholder yang hadir dalam rapat, siap mendukung dan mengawal tahapan kampanye rapat umum agar Pemilu 2019 berjalan dengan aman dan damai tanpa ekses. (AGE)

BERHARAP DUKUNGAN DI DAPIL I, HAER AKAN KEMBANGKAN PENDIDIKAN BERKARAKTER

PARIGI – Calon Legislatif (caleg) DPRD kabupaten Pangandaran periode 2019 - 2024  asal Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB ), Haer S.pd mengaku dirinya siap maju pada pileg 2019  yang akan dilaksankan tanggal 17 april mendatang dengan dukungan masyarakat dan keluarga besarnya.

Menurut Haer putera daerah asli asal Desa Parakanmanggu, ia pun akan amanah pada kepecayaan yang diberikan rakyat jika kelak menjadi wakil rakyat.

“Saya harus bisa mengemban dan mempertanggungjawabkan kepercayaan masyarakat. “ujarnya.(25/3)

Masih kata Haer, banyak jalan yang dapat kita tempuh untuk memperjuangkan kepentingan rakyat, namun menurutnya ia lebih memilih jalur politik, karena kebijakan untuk kepentingan rakyat semuanya tidak akan lepas dari perjuangan secara politik.

Cita-citanya untuk lebih bisa membangun desa dan pengembangkan dunia pendidikan berkarakter secara optimal merupakan salah satu cita cita sejak ia mengabdi di salah satu Madrasah Ibtidaiah (MI) diwilayah Desa Parakanmanggu Kecamatan Parigi.

Haer pun berharap doa’ dan dukungan pada seluruh masyarakat yang ada di daerah pemilihan (dapil) I, Kecamatan Parigi dn Sidamulih agar bisa menyampaikan aspirasi yang selama ini belum tersampaikan.

"Saya sebagai masyarakat biasa dengan segala kekurangan dan kerendahan hati  meminta doa dan dukungannya pada waktunya nanti tanggal 17 April mendatang dan tidak lupa saya  juga mohon maaf apabila saat mengadakan acara sosialisasi selama ini ada kata dan tingkah laku yang kurang berkenan dihati, " pungkasnya. (AGE)



MUMU MUJAHID SIAP BERDAYAKAN PEMUDA DALAM PEMBANGUNAN DI PEDESAAN

PARIGI - Pemuda sejatinya memiliki kemampuan untuk mengembangkan pemikiran, tenaga yang besar, semangat dan kreatifitas untuk bergerak dalam pembangunan di pedesaan. Karena jika pemuda dapat diberdayakan secara maksimal, maka  sudah jelas  akan memberi kontribusi dan dampak positif yang sangat signifikan bagi desa.

Selain itu, jika diberdayakan pemuda juga menyimpan potensi besar untuk memimpin pembangunan di pedesaan serta menjadi kunci keberlanjutan pembangunan dengan pemikiran-pemikirannya yang fresh.

Seperti dikatakan salah seorang politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB ), Mumu Mujahid, menurutnya ia ingin sekali memberdayakan para pemuda desa di Kabupaten Pangandaran dengan kegiatan-kegiatan yang positif juga mengawal pembangunan yang ada hingga di pelosok-pelosok desa.

Menurutnya, pemikiran ini sudah ada dibenaknya sejak ia mengabdi menjadi sekertaris BPD Badan  Permusyawaratan Desa (BPD) Karangbenda Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran selama dua periode sebelum ia terjun ke dunia politik.

Selain itu,kata Mumu, lahirnya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa tentunya menjadi dasar kini desa subjek pembangunan itu sendiri.

“Kegiatan dan kelembagaan kepemudaan desa pun  bisa menjadi media yang efektif untuk berkumpul, saling berbagi inspirasi, dan membuat kreatifitas, " tambahnya.

Dalam membangun sebuah Desa, lanjutnya, tugas pemuda tidaklah gampang karena permasalahan desa yang begitu banyak, dan untuk itu pemuda harus mampu menciptakan Inovasi yang tepat agar semangat perubahan dalam membangun desa tidak berbenturan dengan budaya dan adat istiadat desa, bukan tak mungkin permasalahan akan muncul dari para pendahulu desa yang mungkin adanya miss persepsi dengan cita-cita generasi muda.

Mumu Mujahid yang kini maju menjadi calon legislatif (caleg) DPRD Kabupaten Pangandaran dari  PKB pada dapil I (kecamatan Parigi & Sidamulih), memiliki obsesi yang tulus untuk bisa memberdayakan pemuda agar lebih terarah dan bisa bersinergi dengan pemerintahan desa dalam kontribusi segala pemikiran dan kreatifitasnya.

Mumu yakin, ia bisa mewujudkan segala cita-cita dan harapan para pemuda jika pada pemilu 2019 nanti terpilih menjadi wakil rakyat.

“Saya minta doa dan dukungannya dari semua lapisan masyarakat kecamatan Parigi dan Sidamulih. “pungkasnya. (AGE)

SUDAH 2 MINGGU ATM DI BRI UNIT PARIGI TIDAK BERFUNGSI

PARIGI - Rusaknya Anjungan Tunai Mandiri (ATM) BRI di unit Parigi mengundang kekecewaan dari para nasabah BRI terutama yang berdomisili di daerah perkotaan Parigi. ATM tersebut sudah hampir dua minggu mengalami kerusakan.

Seperti diungkapkan salah seorang nasabah BRI,  Hermawan ( 47 ) asal parigi. Dirinya merasa kecewa dengan fasilitas ATM BRI di wilayah ibu kota kabupaten yang sudah hampir dua minggu tidak berfungsi.

"Harusnya pihak BRI cepat memperbaiki ATM yang rusak tersebut jangan hanya  menempelkan peringatan  maaf mesin ATM rusak  saya pribadi saat akan melakukan teansaksi terpaksa harus ke Cijulang, " katanya.

Ia menambhakan, harusnya pihak BRI lebih mengutamakan optimalisasi ATM yang ada di perkotaan apalagi ini di kota kabupaten dan juga kalau bisa jangan hanya satu ATM dikarenakan nasabah BRI kan sudah begitu banyak.

Hermawan berharap sebagai nasabah BRI yang sudah lama, mengatakan, semoga pihak BRI bisa lebih memberi pelayanan terbaiknya pada nasabah sepertinya. (AGE)

BANYAK DIKUNJUNGI WISATAWAN, IMAH TASIK JADI ETALASE HANDYCRAFT TASIKMALAYA

TASIK NEWS-Salah satu Lokasi yang rekomended dikunjungi bila jalan-jalan ke Kota Tasikmalaya, Imah Tasik yang berlokasi di Lingkar Industri Kecil (LIK) atau Jalan Perintis Kemerdekaan, sekitar 3 kilo meter dari Kota Tasikmalaya. Bila menggunakan angkot naik angkot 03 yang sama menuju sentra bordir Kawalu.

Imah Tasik merupakan etalase kerajinan unggulan Kota Tasikmalaya yang dikelola Pemkot Tasikmakaya, sehingga pengunjung yang datang ke Imah Tasik bisa difasilitasi pengelola untuk dipertemukan dengan produsen kerajinan jika akan melakukan transaksi belanja sekala besar.

menurut salah seorang petugas, Imah Tasik buka setiap mulai jam 9.00 WIB-16:00 WIB, termasuk hari Minggu dan hari libur.

“Di sini dipajang hasil kerajinan yang mewakili kerajinan unggulan di Kota Tasikmalaya juga Kabupaten Tasikmalaya seperti kerajinan anyaman asal Rajapolah, kerajinan bmbu dari Singaparna dan lainnya. Ungkapnya.(26/3)

Tidak jauh dari Imah Tasik, terdapat pabrik pembuatan alas kaki kelom geulis yang selama ini sudah terkenal dan menjadi trade merk handycraft Tasik.

“Kami bisa langsung mengantar para pengunjung untuk menyaksikan para pengrajin membentuk kelom berbahan dasar kayu. “imbuhnya. (ANWAR W-UDI R)


BANTUAN REHABILITAS RUMAH DI KOTA TASIKMALAYA TIDAK TEPAT SASARAN ?

TASIK NEWS-Program antuan rehabilitasi rumah layak huni di beberapa Kecamatan di Kota Tasikmalaya, disinyalir kurang tepat sasaran. Pasalnya, warga yang terbilang mampu secara ekonomi bisa mendapat bantuan tersebut.

“Masa ketua RT yang terbilang cukup mampu bisa dapat. “ungkap salah seorang warga.(6/3)

Menurut beberapa warga, diduga tim survey, pedata, Lurah, Camat bahkan Bappelitbangda Pemko Tasikmalaya tidak netral dalam penyaluran bantuan tersebut.

Menurut salah seorang warga Kecamatan Cihideung, ia heran karena tidak mendapatkan program ini padahal rumah yang ia tempati sudah tidak layak huni, ini bisa saja diakibatkan karena petugas pendataan kurang akurat.

“Seharusnya tim yang dibentuk pemkot bisa lebih selektif sehingga peruntukannya bisa tepat sasaran, sehingga tidak seperti yang terjadi sekarang rumah yang sudah bagus jadi tambah bagus lagi. “ungkapnya lagi. (ANWAR W-ATENG)

AKIBAT KONDISI JALAN TDAK RATA BANYAK PENGENDARA MOTOR ALAMI KECELAKAAN

MANGUNJAYA-Kondisi amblasnya jalan tepat di atas jembatan penghubung Desa Sindangjaya dengan Jangraga sangat membahayakan keselamatan pengendara, pasalnya, sudah beberapa pengendara mengalami kecelakaan yang diakibatkan karena terjadi anjlok badan jalan di titik tersebut.

Menurut beberapa warga, kondisi ini terjadi setelah proses perbaikan dengan rabat beton  jalan yang baru selesai pengerjaannya tahun 2018 lalu.

“Antara jalan yang dicor dan permukaan jalan di atas jembatan tersebut tidak rata sehingga banyak pengendara sepeda motor terjatuh. “ungkap warga.(26/3)

Untuk keselamatan para pengguna jalan, warga pun berharap ke depan ada upaya pemda untuk memperbaiki kondisi jalan tersebut, karena jika dibiarkan tetap seperti kondisi sekarang, maka dikhawatirkan kejadian serupa akan terus terulang.

“Teknisnya seperti apa kami tidak tahu, tapi kami berharap jalan di atas jembatan itu bisa rata dengan jalan beton yang baru dibangun. “imbuhnya. (Tn)

KONDISI TERMINAL SINGAPARNA DIKELUHKAN SOPIR ANGKUTAN

TASIK NEWS-Sudah lama kondisi terminal Singaparna dengan kondisi becek dan berlobang hingga seperti  kolam ikan lele, padahal lokasinya ada di Ibu Kota Kabupaten Tasikmalaya. Hal ini tentunya sangat dikeluhkan pengguna jalan terutama para sopir angkot yang setiap hari masuk-keluar terminal.

“Tiap hari saya harus bayar retribusi TPR tapi kondisi terminal sangat mengkhawatirkn dan terkesan dibiarkan pemda. “ungkap salah seorang sopir angkot.(25/3)

Dari pantau di PNews di lapangan, kondisi terminal Singaparna ini sudah sangat mengkhatirkan karena genangan air terihat hampir di seluruh sudut.

Sayang saat akan dikonfirmasi, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tasikmalaya, tidak sedang berada di tempat. (ANWAR W-ATENG)


FGD DIKPLHD LAHIRKAN 12 ISU PRIORITAS TERKAIT LINGKUNGAN

PANGANDARAN-Pada diskusi Penyusunan Dokumen Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (DIKPLHD) yang dilaksanakan Forum Group Discusion (FGD) di Hotel Jeng Ratu Pangandaran (25/3), dibahas beberapa hal yang terkait pentingnya menjaga kawasan hutan.

Seperti diungkapkan Kabid Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung, Ita Purwati, menurutnya, ada ungkapan dalam bahasa daerah (sunda), leuweung hejo rakyat bisa ngejo tapi lamun leuweung rusak rakyat bisa balangsak (jika hutan hijau masarakat akan sejahtera tapi jika hutannya rusak masyarakat pun akan sengsara).

Cara kerja untuk menjaga lingkungan di lingkup pantai, kata Ita, satu orang atau ormas harus bisa menanam minimal satu pohon di pinggir pantai dan dibayar Rp.25 ribu per pohon, dua orang atau ormas diberi tanggungjawab untuk memelihara tanaman tersebut dan dibayar Rp. 25 ribu.

“Setelah 6 bulan dan tanamannya tumbuh subur lalu mereka diberikan sertifikat dan sertifikat itupun bisa dijadikan anggunan ke bank, ini semua telah dilakukan di Kbupaten Bandung. “kata Ita.

Hal senada dikatakan pembicara dari Unpad, untuk memudahkan koordinasi dalam pelaksanaan kegiatan ini, dibentuk tim yang terdiri dari beberapa SKPD dan melakukan FGD untuk pelengkapan isu-isu lingkungan, isu-isu strategis.

“Juga selalu melakukan koordinasi serta diskusi dengan isyu lingkungan. “ungkapnya.

Sementara pegawai dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pangandaran, Maman, pada forum rembuk ini semua sepakat harus  belajar dari pola kerja pengelolaan lingkungan hidup yang telah dilakukan di Kabupaten Bandung.

Untuk membantu suksesnya program pemerintahan kabupaten Pangandaran, lanjut Maman, khusus pada pengelolaan  lingkungan, perlu melibatkan ormas-ormas yang sudah mempunyai badan hukum dan tentu peduli pada lingkungan, seperti ormas badega yang khusus menjaga hutan kota, ormas jaga lembur husus jaga kebersihan lingkup pantai, ormas cakil  menjaga lingkungan hutan dan ormas Jakatawang yang selalu menjaga air sungai.

“Agenda FGD ini adalah melakukan perlindungan isu-isu lingkungan hidup yang ada di Kabupaten Pangandaran, kemudian menentukan 5 isu prioritas yang akan ditetapkan dan disajikan didalam dokumen pemerintah. “kata Maman.

Pada FGD kali ini akhirnya melahirkan 12 isu prioritas, antara lain, isu limbah dan pencemaran air dikawasan parawisata (hotel), isu konservasi pegetatif pesisir untuk mencegahabrasi, rob dan pencemaran air ( dengan rumput vetivera, tumbuhan pohon keras dan mangrove), peningkatan kualitas sanitasi (lingkungan) untuk menekan pembuangan limbah bab diluar MCK, meningkatkan pemberdayaan SDM  ormas menjadi mitra gerakan lingkungan, zonasi pesisir berdasarkan peruntukan dan pembentukan/penetapan hutan kota ( ruang hijau ), limbah dan pencemaran pada kawasan industri kecil, menengah, Membangun IPAL untuk pengelolaan limbah padat dan cair,dikawasan wisata, perlindungan satwa liar di kawasan CA dengan pembuatan pagar satwa liar termasuk isu terumbu karang dikawasan cagar alam (KMPP), Nusawiru telah punya AMDAL : isu abrasi runway 25 Bojongsalawe, pengolahan limbah B3 (pesawat), Pangandaran telah menjadi kawasan strategis parawisata nasional (KEK) dan koordinasi pengelolaan wilayah sungai diwilayah kabupaten Pangandaran ( dikelola oleh pemkab kabupaten Pangandaran ). ***ANTON AS

PANWASCAM MANGUNJAYA LANTIK 101 PTPS

MANGUNJAYA-Dengan semakin dekatnya pelaksanaan hajat demokrasi pemilu dan pilpres tanggal 17 april 2019, Panwaslu Kecamatan Mangunjaya melantik 101 Pengawas TPS (PTPS) bertempat di Gedung Da’wah Mangunjaya yang dihadiri camat, danposramil, kapospol dan komisioner Bawaslu Kabupaten Pangandaran.

Dalam sambtannya Ketua Komisioner Bawaslu, Iwan Yudiawan, menyampaikan, pengawas pemilu harus hadir di tengah-tengah masyarakat, karena keberadaan Pengawas TPS ini sangat krusial dan menjadi pengawas serta mengemban tugas penting yang langsung bersentuhan dengan masyarakat pemilih.

“Sesuai aturan, hari ini PTPS dibentuk, 21 hari sebelum Hari H dan berakhir 7 hari setelah hari H. “jelas Iwan.

Sementara menurut Ketua Panwascam Mangunjaya, Toni Taufiq, seluruh PTPS ini sudah melalui seleksi  dan penjaringan hingga  hari ini resmi dilantik.

“Seluruh PTPS harus siap untuk mengawal demokrasi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi selaku pengawas langsung di tiap-tiap TPS. “ungkap Toni. (Tn)


 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN