Label 4

Libas Cigugur, Tim Desa Cibenda Sabet Juara 1 Turnamen Bola Voli Wonoharjo Cup 2025

PANGANDARANNEWS.COM - Dengan skor 3-0 akhirnya tim bola voli Desa Cibenda Kecamatan Parigi Berhasil meraih juara 1 setelah menaklukan lawannya, Desa Cigugur dan harus puas menempati posisi runer up. Selasa malam (15/07/25)

Pada awal pertandingan, permainan cukup seru dengan diwarnai saling susul point. Namun memasuki babak kedua tampak tim Desa Cibenda semakin mendominasi permainan sementara tim Desa Cigugur pun semakin ketinggalan poin hinggga Tim Desa Cibenda kembali memperoleh kemenangan di babak kedua ini.

Memasuki babak ketiga, tim Desa Cibenda yang sudah meraih dua skor ini pun seakan mendapat semangat untuk bisa merebut tiga skor kemenangan sekaligus.

Akhirnya tim bola bola Desa Cibenda berhasil meraih kemenangan dengan skor 3-0, dan memaksa tim dari Desa Cigugur harus puas pada posisi kedua.

Kepada PNews, Ketua Panitia Penyelenggara Bangbang Turisno menyampaikan, pihaknya sangat puas dengan penampilan seluruh tim yang sudah berpartisipasi dalam turnamen ini karena masing-masing tim sangat menjunjung tingga sportipitas dalam pertandingan.

Bangbang menerangkan, ada 31 tim putri dan 34 putra yang mengikuti turnamen bola boly Wonoharjo Cup tahun 2025 ini.

"Turnamen ini dimulai sejak tanggal 14 juni lalu hingga malam ini final tim putra setelah kemarin malam pertandingan final untuk tim putri," jelasnya.

Seperti diketahui, untuk juara 1 tim putri dimenangkan tim dari Desa Legokjawa Keecamatan Cimerak disusul juara 2 Desa Pangandaran, juara 3 Desa Sukaresi Kecamatan  Sidamulih dan juara keempat diraih tuan rumah, Desa.Wonoharjo.

Bangbang juga menyampaikan terimakasih kepada seluruh peserta yang telah ikut berpartisipasi untuk memeriahkan Milangkala Desa Wonoharjo yang ke 47 ini, yang tepatnya jatuh pada tanggal 15 Juni lalu.

"Untuk seluruh juara mendapatkan piala, piagam dan uang pembinaam," jelasnya.(hiek)


Telan Anggaran Rp 10 Milyar, Pembangunan Area Parkir Eks Pasar Wisata Pangandaran Dibiayai Pihak Ketiga

PANGANDARANNEWS.COM - Lahan eks Pasar Wisata (PW) yang akan digunakan untuk tempat parkir obyek wisata Pangandaran, saat ini masih dalam proses pembenahan.

Rencananya, lahan area parkir yang direncanakan dapat menampung 2500 unit kendaraan di lahan seluas 7 hektar ini rencananya akan dihotmiks dan diperkirakan akan menelan biaya sekitar Rp 10 milyar.

Menurut Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran, Irwansyah, pembangunan area parkir PW ini seluruhnya akan dibiayai pihak ketiga (vendor) sebagai pengelola parkir.

Ia menjelaskan, Rp 8 untuk pembangunan fisik dan Rp 2 milyar lagi dialokasikan untuk sarana IT pemasangan sistem elektronik non tunai.

"Jadi biaya pembangunan parkir eks pasar wisata ini sepenuhnya dari pihak ketiga, bukan dari Pemkab Pangandaran," terang Irwansyah, saat ditemui PNews di ruang kerjanya.(15/07/25)

Ia mengatakan, ke depannya baik kendaraan kecil atau pun bis ini tidak boleh lagi parkir di sepanjang jalan area wisata, seluruh kendaraan harus diparkir di area parkir PW.

"Kecuali kendaraan yang masuk ke hotel parkirnya pasti di tempat parkir yang disediakan hotel," jelasnya.(hiek)



Kapolres Pangandaran Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Lodaya 2025

PANGANDARANNEWS.COM - Polres Pangandaran hari ini menggelar apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Patuh Lodaya 2025, bertempat di Mako Polres Pangandaran.(14/07/25)

Apel ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Pangandaran, KOMPOL Usep Supiyan S.H., M.M., dan dihadiri oleh jajaran Polres Pangandaran, unsur pemerintah daerah, TNI, serta berbagai elemen masyarakat.

Apel gelar pasukan ini bertujuan untuk mengecek kesiapan personel dan sarana prasarana sebelum pelaksanaan operasi yang akan berlangsung di wilayah hukum Polda Jawa Barat. Operasi Patuh Lodaya 2025 menargetkan penurunan angka pelanggaran lalu lintas, kecelakaan, dan fatalitas korban kecelakaan, serta meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas.

Kapolres Pangandaran AKBP Andri Kurniawan S.I.K., M.H., menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan operasi ini sebagai upaya bersama menciptakan keamanan dan ketertiban berlalu lintas di wilayah Pangandaran. “Kami siap mendukung penuh Operasi Patuh Lodaya 2025 agar tercipta Kamseltibcarlantas yang aman dan nyaman bagi masyarakat,” ujarnya.

Dalam amanat Kapolda Jawa Barat yang disampaikan oleh Wakapolres Pangandaran menekankan pentingnya sinergi antara Polri, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan keamanan dan kelancaran arus lalu lintas,  juga mengingatkan perlunya pendekatan humanis dalam penegakan hukum serta memanfaatkan kemajuan teknologi seperti ETLE statis dan mobile untuk mendukung operasi.

Mari kita perkuat upaya preemtif dan preventif dengan penyuluhan yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat,” ujar Wakapolres.

Operasi ini melibatkan sebanyak 2.002 personel gabungan Polda Jawa Barat dan Polres jajaran, yang akan bertugas melakukan pengawasan dan penindakan pelanggaran lalu lintas secara profesional dan berintegritas, fokus penindakan akan diarahkan pada 7 prioritas pelanggaran lalu lintas,

- Pengendara di bawah umur

- Menggunakan ponsel saat berkendara

- Berbonceng lebih dari 1 orang

- Tidak menggunakan helm SNI dan safety belt

- Pengendara dalam pengaruh alkohol

- Berkendara melawan arus

- Berkendara melebihi batas kecepatan

Kegiatan apel gelar pasukan berjalan dengan aman dan kondusif, menandai kesiapan Polres Pangandaran dalam mendukung suksesnya Operasi Patuh Lodaya 2025 demi terciptanya Kamseltibcarlantas yang aman dan nyaman bagi seluruh warga. ***

Kades Girikencana Nikmati Kebersamaan Bersama Warga Dalam Kegiatan Bersih-Bersih Lingkungan

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Kepala Desa Girikencana Kecamatan Parungponteng Kabupaten Tasikmalaya, Robai, terjun langsung ke lapangan untuk memimpin kegiatan gotong-royong membersihkan jalan dan selokan yang dipenuhi sampah dan daun kering.(14/07/25)

Kepada PNews, Robai menyampaikan, dirinya bersama warga dengan alat yang dibawa masing-masing dari rumah juga membersihkan rumput liar yang tumbuh hampir di sepanjang jalan di Dusun Lengkongjaya.

"Kalau bersih kan enak dipandang dan akan merasa nyaman," ujarnya.

Robai mengaku senang melihat masyarakat begitu semangat untuk bersama-sama membersihkan kampungnya yang kotor, ada yang kebagian membersihkan selokan, jalan dan tempat lainnya.

Tujuannya kegiatan ini, kata Robai, tentu untuk menciptakan lingkungan bersih, indah dan nyaman. Karena dengan sampah yang berserakan selain terkesan kumuh juga bisa menjadi sumber penyakit.

"Usai kerja gotong royong kami semua menikmati makanan nasi  liwet yang telah di siapkan ibu-ibu yang mendapat bagian untuk memasak, dan kami menikmatinya suasana ini," ungkapnya. 

Usai menikmati makanan Robai pun memberikan pengarahan kepada warga agar membiasakan hidup bersih dan sehat.

Ia juga menyampaikan tasikmalaya terimakasih kepada masyarakat yang begitu antusias ikut bergotong royong membersihkan lingkungan dan area di sekitar mesjid. 

"Kondisi lingkungan yang bersih di tengah masyarakat ini tentu akan membangun rasa kebersamaan di antara masyarakat," imbuhnya (anwarwaluyo)

Mapay Pandega, Wujud Komitmen RSUD Pandega Pangandaran Dalam Meningkatkan Kualitas Layanan Kesehatan

hiek - 14 juli 2025

PANGANDARANNEWS.COM - Seperti disampaikan pada JurnalMedia beberapa waktu lalu, dalam upaya terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandega Pangandaran kembali melaksanakan program unggulannya bertajuk Mapay Pandega atau Manajemen Sapa Pandega. 

Kegiatan ini digelar pada Kamis, 3 Juli 2025, dan dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUD Pandega Pangandaran, dr. Liza Octa Ferostina.

Kegiatan Mapay Pandega bukan sekadar rutinitas seremonial, namun merupakan bagian dari strategi manajemen rumah sakit dalam membangun komunikasi aktif dan interaktif antara pihak rumah sakit dan para pasien. 

Dalam kesempatan tersebut Kepala Bidang Pelayanan Medis bersama tim turun langsung ke sejumlah ruangan rawat inap dan rawat jalan untuk menyapa para pasien dan keluarganya, mendengarkan langsung keluhan, saran, serta harapan mereka terhadap pelayanan di RSUD Pandega Pangandaran.

Menyapa Pasien, Mendengar dengan Hati sehingga suasana hangat dan penuh keakraban menyelimuti kegiatan Mapay Pandega kali ini. Para pasien menyambut baik kehadiran tim manajemen yang secara langsung menanyakan pengalaman mereka selama mendapatkan pelayanan di rumah sakit kebanggaan masyarakat Pangandaran ini.

Beberapa pasien bahkan secara terbuka menyampaikan rasa terima kasih atas pelayanan yang mereka terima, yang menurut mereka sudah jauh lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Namun demikian, tidak sedikit pula yang menyampaikan masukan terkait kenyamanan fasilitas, kecepatan pelayanan, hingga kebutuhan akan informasi yang lebih jelas mengenai prosedur pengobatan.

Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUD Pandega, dr. Liza Octa Ferostina menegaskan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi setiap masukan dari pasien, baik berupa pujian maupun kritik.

“Kami hadir di tengah pasien untuk mendengar secara langsung suara mereka. Ini bukan sekadar kunjungan formal, tetapi komitmen kami dalam membangun rumah sakit yang berorientasi pada pelayanan prima dan kepuasan masyarakat,” ujar dr. Liza Octa Ferostina dalam keterangannya di akun media sosial Instagram rsud_pangandaran.

Salah satu keunggulan dari kegiatan Mapay Pandega adalah kemampuannya dalam melakukan evaluasi cepat dan responsif. Setiap masukan dari pasien yang bersifat mendesak langsung ditindaklanjuti oleh pihak manajemen, baik dalam bentuk instruksi langsung kepada petugas, pengadaan fasilitas penunjang, maupun peninjauan ulang terhadap alur pelayanan.

Hal ini merupakan bagian dari pendekatan continuous improvement yang diadopsi RSUD Pandega dalam upaya mencapai standar pelayanan kesehatan yang lebih tinggi. 

“Kami tidak ingin ada keluhan yang berulang. Semua harus ditindaklanjuti dengan serius, karena setiap pasien berhak mendapatkan pelayanan terbaik,” lanjut Kepala Bidang.

Komitmen Menuju Rumah Sakit Berkelas

Selain itu, RSUD Pandega Pangandaran juga memang tengah berbenah diri menjadi rumah sakit rujukan regional yang unggul dan berdaya saing. Peningkatan sumber daya manusia, pembaruan alat medis, serta pengembangan sistem informasi rumah sakit secara digital adalah sebagian langkah strategis yang tengah ditempuh.

Program Mapay Pandega menjadi salah satu instrumen kunci dalam memastikan bahwa perbaikan yang dilakukan benar-benar selaras dengan kebutuhan dan harapan masyarakat. Dengan menyerap langsung aspirasi dari pasien, pihak rumah sakit dapat merancang kebijakan yang lebih tepat sasaran, tidak hanya berdasarkan data statistik, tetapi juga berdasarkan pengalaman nyata pasien di lapangan.

Selain itu, pendekatan humanis yang dibangun dalam kegiatan ini juga memperkuat citra RSUD Pandega sebagai institusi kesehatan yang ramah, terbuka, dan peduli terhadap kondisi pasien secara menyeluruh, baik secara medis maupun psikologis.

Apresiasi untuk Sahabat Pandega

Dalam kesempatan tersebut, pihak rumah sakit juga menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat, khususnya para pasien dan keluarga, atas kepercayaan yang telah diberikan kepada RSUD Pandega Pangandaran.

“Terima kasih kepada seluruh Sahabat Pandega yang telah memilih dan mempercayakan layanan kesehatan kepada kami. Kepercayaan ini adalah amanah yang akan terus kami jaga dan tingkatkan,” ucapnya.

Tak hanya menyapa pasien, tim Mapay Pandega juga menyempatkan diri berbincang dengan para tenaga medis dan non-medis di lingkungan rumah sakit. Mereka diberikan motivasi dan dorongan untuk terus menjaga semangat pelayanan, disiplin kerja, serta keramahan dalam berinteraksi dengan pasien dan keluarga.

Antusiasme Pasien: Simbol Hubungan yang Kuat

Salah satu pasien rawat inap, Ibu Siti Maryam (56), mengaku terkejut sekaligus senang dengan kunjungan langsung dari pihak manajemen. “Baru kali ini saya dirawat di rumah sakit, dan ada pimpinan rumah sakit datang menyapa kami langsung. Ini luar biasa. Kami merasa lebih dihargai,” ungkapnya.

Senada dengan itu, keluarga pasien lainnya, Bapak Juhana, berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara rutin. Menurutnya, pendekatan langsung seperti ini sangat efektif dalam membangun kepercayaan antara pasien dan penyedia layanan kesehatan.

“Ini bukan hanya soal pelayanan medis, tapi juga soal empati. Dengan hadir langsung, pihak rumah sakit menunjukkan bahwa mereka benar-benar peduli,” kata Juhana.

Menuju Layanan Berbasis Human-Centered Care

Kegiatan Mapay Pandega menjadi gambaran nyata dari penerapan human-centered care, yakni konsep pelayanan kesehatan yang menempatkan pasien sebagai pusat dari seluruh proses pelayanan. Dalam konsep ini, aspek emosional, sosial, dan psikologis pasien turut diperhatikan, tidak hanya kondisi fisik mereka.

RSUD Pandega percaya bahwa rumah sakit bukan sekadar tempat menyembuhkan penyakit, tetapi juga ruang pemulihan secara menyeluruh, di mana interaksi yang hangat, lingkungan yang nyaman, dan pelayanan yang responsif menjadi bagian integral dari proses kesembuhan.

Melalui kegiatan Mapay Pandega, RSUD Pandega Pangandaran membuktikan komitmennya dalam mewujudkan layanan yang tidak hanya profesional, tetapi juga manusiawi. Program ini diharapkan terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi rumah sakit lain dalam membangun sistem pelayanan kesehatan yang partisipatif dan berkelanjutan.***



Catat, Ini Tips Kerja Semangat Pulang Selamat Dari RSUD Pandega Pangandaran

penulis, hiek

11 juli 2025

PANGANDARANNEWS.COM - Untuk meningkatkan kesadaran pentingnya kesehatan dan keselamatan kerja, RSUD Pandega Pangandaran melakukan kampanye “Kerja Semangat, Pulang Selamat”. 

Kampanye yang diposting di media sosial Instagram resmi milik RSUD Pandega ini bertujuan untuk membekali para pekerja dengan tips praktis agar tetap produktif di tempat kerja dan kembali ke rumah dengan selamat, dan melalui unggahan visual yang informatif RSUD Pandega juga menyoroti beberapa poin kunci yang dapat setiap pekerja terapkan mulai dari hal-hal sederhana namun berdampak besar.

Apa Saja Tips Kerja Semangat Pulang Selamat dari RSUD Pandega Pangandaran?

Untuk tetap semangat bekerja dan pulang dengan selamat, fokus pada keseimbangan antara pekerjaan dan istirahat, serta ciptakan lingkungan kerja yang positif. 

Dan berikut tips “Kerja Semangat, Pulang Selamat” dari RSUD Pandega,

Terapkan Pola Hidup Sehat, Pola Kerja Sehat dan Selamat: Fondasi utama untuk tetap semangat dan selamat adalah dengan menjaga pola hidup yang sehat. Ini mencakup asupan gizi yang seimbang, istirahat yang cukup, dan manajemen stres. Pola kerja yang sehat juga berarti menghindari kebiasaan buruk yang dapat membahayakan diri di lingkungan kerja.

Lakukan Pengendalian Risiko Bahaya di Tempat Kerja dengan Disiplin: Keselamatan adalah prioritas. 

Pekerja diimbau untuk selalu disiplin dalam mengidentifikasi dan mengendalikan risiko bahaya di tempat kerja. Penggunaan Alat Pelindung Diri yang sesuai standar, dan bekerja sesuai prosedur operasional standar adalah mutlak untuk mencegah kecelakaan kerja.

Pelihara Kesehatan dengan Rutin Berolahraga, Konsumsi Makanan Bergizi Seimbang, dan Jaga Kebersihan Diri: Gaya hidup sehat bukan hanya tentang diet, tetapi juga aktivitas fisik. Olahraga teratur membantu menjaga stamina dan kebugaran tubuh. 

Mengonsumsi makanan bergizi dan menjaga kebersihan diri sangat penting, untuk mencegah penyakit dan infeksi.

Jangan Lupa Cek Kesehatan Berkala untuk Deteksi Dini Penyakit: Pencegahan selalu lebih baik daripada pengobatan. RSUD Pandega menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan berkala atau medical check-up. 

Deteksi dini penyakit memungkinkan penanganan lebih cepat dan efektif, sehingga tidak mengganggu produktivitas dan kualitas hidup.

“Mulai dari hal simpel, terapkan safety first di mana pun berada!”.

Demikian pesan yang RSUD Pandega sampaikan di akun IG resminya. Hal itu menggarisbawahi, bahwa kesadaran akan keselamatan harus menjadi bagian integral dari setiap aktivitas, baik di dalam maupun di luar lingkungan kerja.

Dengan tips ‘Kerja Semangat Pulang Selamat’ ini, RSUD Pandega berharap para pekerja bisa menjalankan aktivitasnya dengan penuh semangat, tetap sehat, dan selalu kembali ke rumah dengan selamat.***

Siap Jadi Rujukan KJSU Jabar Selatan, RSUD Pandega Pangandaran Terus Perkuat SDM dan Alat Medis

Titi Sutiamah

penulis, hiek 

14 Juli 2025

PANGANDARANNNEWS.COM – Sejak diresmikan lima tahun lalu, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandega Kabupaten Pangandaran tak hanya terus melakukan pembenahan guna meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat namun RSUD yang berlokasi di jalan Merdeka ini juga terus menunjukkan komitmen kuat untuk menjadi pusat rujukan pelayanan penyakit kronis di wilayah selatan Jawa Barat. 

Untuk mendukung hal tersebut, tak hanya peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), namun RSUD Pandega juga terus melengkapi peralatan medis.

Dan salah satu langkah strategis yang tengah ditempuh saat ini,  salah satunya pengembangan layanan rujukan untuk empat jenis penyakit utama, yaitu kanker, jantung, stroke, dan uronefrologi (KJSU). 

Seperti disampaikan Direktur RSUD Pandega Pangandaran Titi Sutiamah beberapa waktu lalu, saat ini pihaknya sedang mempersiapkan tenaga dokter spesialis dan berbagai peralatan penunjang untuk mengembangkan layanan rujukan KJSU.

Sebagai bentuk keseriusan, kata Titi, RSUD Pandega telah menyekolahkan seorang dokter spesialis jantung dengan dukungan dari Pemerintah Daerah (Pemda). 

"Kami berharap proses pendidikan tersebut dapat segera rampung sehingga dapat memperkuat tim medis yang ada," ungkapnya.(08/07/225)

Titi menjelaskan, pengadaan sejumlah alat kesehatan penunjang layanan KJSU ini anggarannya didanai melalui bantuan Kementerian Kesehatan dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pangandaran.

Dengan berbagai upaya tersebut, Titi menyebut, RSUD Pandega menargetkan peningkatan pelayanan kesehatan bisa lebih cepat, tepat dan optimal, terutama bagi pasien penderita penyakit kronis di wilayah selatan Jawa Barat.

"Saya berharap dengan upaya yang sedang dilakukan ini tentunya bisa menjadi rumah sakit rujukan penyakit kronis di wilayah Jawa Barat Selatan," ucapnya.  


Kegiatan Sapa Warga Desa Cimanuk, Bentuk Kepedulian Pemdes Pada Warganya

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Melalui kegiatan Sapa Warga, Pemerintahan Desa (Pemdes) Cimanuk  Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya terus melakukan kunjungan ke masyarakat sebagai bentuk kepedulian pemdes pada warganya.

Seperti disampaikan Kepala Desa Cimanuk, Anhar, kegiatan Sapa Warga ini bukan bentuk aplikasi yang diluncurkan Pemprov Jabar, namun ini bentuk sebuah kegiatan yang rutin dilakukan Pemdes Cimanuk dengan melakukan kunjungan langsung ke masyarakat.

“Kegiatan ini telah berjalan sekitar 2  tahun, sejak saya menjadi kepala desa," terang Anhar kepada PNews saat mengunjungi salah satu warganya yang tengah sakit di Dusun Sukamenak RT 002/RW 01. (13/07/25)

Anhar mengatakan, tujuan dari inisiatif ini merupakan ajang silaturahmi antara perangkat desa dengan masyarakat khususnya dalam menjenguk warga yang sakit dan membutuhkan bantuan.

Selain sudah menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap hari 6 setiap bulannya, kegiatan Sapa Warga ini juga melibatkan seluruh perangkat desa serta sukarelawan. Sehingga kegiatan ini pun menjadi wujud kebersamaan dan kepedulian antar sesama, antara satu dengan lainnya.

Ia juga berharap kunjungan ini dapat memberikan semangat dan dukungan moral, karena pemdes juga memberikan keperluan sehari-hari bagi warga yang membutuhkan uluran tangan.

Anhar menegaskan, kegiatan Sapa Warga merupakan bentuk kepedulian Pemdes Cimanuk terhadap masyarakat. Melalui Sapa Warga, Nine ingin memastikan bahwa setiap warganya merasa diperhatikan, terutama di saat-saat sulit seperti ketika sakit.

“Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga memperkuat ikatan sosial antarwarga, sekaligus membuktikan bahwa pemerintah selalu hadir di tengah-tengah masyarakat,” imbuhnya.

Anhar menjelaskan, selain mengunjungi warga yang sedang sakit kegiatan Sapa Warga juga menjadi sarana untuk menyerap aspirasi dan keluhan warga secara langsung. Dan diharapkan kegiatan ini juga dapat mendorong warga untuk lebih aktif terlibat dalam kegiatan sosial sehingga tercipta masyarakat yang lebih inklusif dan harmonis.

“Mudah-mudahan kedepannya kegiatan Sapa Warga ini bisa dilaksanakan seminggu sekali bukan lagi hanya sebulan sekali," katanya.

Menurutnya, Pemdes Cimanuk juga mengharapkan dukungan dari masyarakat, Pemerintah Daerah dan berbagai pihak untuk keberlangsungan kegiatan ini.

Ditemui secara terpisah, Camat Cikalong Acep Sofian S,Pd menyapaikan, ia sangat menapresiasi kegiatan yang dilaksanakan Pemdes Cimanuk ini yang sigap terhadap warga masyarakat khususnya yang membutuhkan perhatian.

"Saya atas nama pemerintah Kecamatan Cikalong tentu bangga dan senang karena apa yang dilakukan Pemdes Cimanuk ini sangat membantu masyarakat," ucapnya. (anwarwaluyo)

Hilangnya Fungsi Trotoar Jadi Penyebab Semrawutnya Di Kawasan Dadaha Tasik ?

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Trotoar yang sejatinya menjadi tempat pejalan kaki, sekarang sudah beralih fungsi menjadi lapak-lapak pedagang kaki lima (PKL) yang berdiri berjejer memenuhi hampir sepanjang jalan komplek Dadaha Kota Tasikmallaya.

Selain sangat mengganggu para pejalan kaki, hal ini juga menyalahi Perda Nomor 1 Tahun 2015.

Seharusnya Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya segera menindaklanjuti kesemerawutan ini, jangan malah sebaliknya pemkot terkesan tutup mata. Padahal jalan di lokasi tersebut berdekatan dengan Kantor   Kelurahan Nagarawangi san kantor UPTD Pengelola Dadaha.

Menurut salah seorang pengguna jalan, selain sudah merampas hak pejalan kaki akibat PKL ini tak jarang menimbulkan kemacetan karena pejalan kaki terpaksa harus berjalan di bahu jalan.

“Kami berharap dengan adanya pengaduan dari masyarakat, pihak kelurahan ataupun Satpol PP segera menertibkan hal ini," ucapnya.(13/07/25)

Ia mengatakan, jangan hanya bisa menarik retribusi aja tapi tata kelolan dan ketertibannya pun harus diperhatikan.

Dan yang pasti, imbuhnya, trotoar harus segera dikembalikan pada fungsinya semula sesuai aturan tentang penggunaan trotoar.

“Saya berharap penataan di kawasan Dadah ini menjadi perhatian Pemkot Tasik, demi kenyamanan para pejalan kaki," ujarnya. (anwarwaluyo)

Anggota DPRD Pangandaran dari PDIP, Hesti Mulyati Siap Dampingi korban kekerasan seksual

Hesti Mulyati
PANGANDARANNEWS.COM - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangandaran dari PDIP, Hesti Mulyati menyatakan keprihatinan mendalam atas kasus kekerasan seksual yang menimpa anak di bawah umur yang diduga dilakukan oleh oknum anggota Linmas. 

Peristiwa memilukan ini menggugah perhatian Hesti, terlebih korban masih anak-anak dan berasal dari lingkungan masyarakat yang rentan. 

"Saya sangat prihatin atas kejadian ini, dan sebagai wakil rakyat saya merasa bertanggung jawab untuk hadir dan membantu korban serta keluarganya," kata Hesti.(07/07/25). 

Hesti mengatakan, ia pun komitmennya untuk mendampingi keluarga korban dalam menempuh jalur hukum demi mendapatkan keadilan.  

Dan meminta kepada Aparat Penegak Hukum (APH) agar kasus ini tidak dibiarkan begitu saja, karena menyangkut masa depan dan hak perlindungan anak. 

Ia menyebut siap pasang badan, ini bukan sekadar pendampingan tapi bentuk keberpihakan nyata kepada korban. 

“Kami tidak ingin ada lagi anak-anak yang menjadi korban kekerasan dan tidak mendapatkan keadilan," tambah Hesti. (hiek)

 


 

Advertisert

Cube Test